Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Pasundan Journal of Mathematics Education (PJME) merupakan jurnal pendidikan matematika yang dikelola oleh Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Pasundan dan Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli atau makalah teoretis tentang pengajaran dan pembelajaran dalam program studi pendidikan matematika tentang masalah sains saat ini, yaitu: Pendidik matematika di tingkat sekolah dasar, menengah dan tinggi; Pengamat dan peneliti matematika; Pembuat keputusan pendidikan di tingkat regional dan nasional. Jurnal ini pun merekomendasikan penelitian tindakan kelas, kualitatif, deskriptif, atau kuantitatif. Penelitian asli disini meliputi penelitian murni (penelitian tindakan kelas) maupun penelitian eksperimen. Sedangkan makalah teoretis meliputi: ulasan buku, laporan singkat (short report), artikel review (review articles), studi kasus (case studies), metodologi (methodology). Jurnal ini adalah jurnal nasional, yang menerbitkan artikel dari penelitian asli dan makalah teoretis tentang semua aspek pendidikan matematika yang nilainya baru. Sehingga jurnal ini diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang pendidikan, dapat memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan matematika.
Articles
203 Documents
Pendekatan Saintifik Dengan Reward Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Persepsi Siswa Terhadap Matematika
Mariana, Anna
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2018): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v8i1.3994
Pendekatan saintifik dengan reward dalam meningkatkan pemahaman matematika dan persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika kelas X SMKN 10 Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa melalui pendekatan saintifik dengan reward, pemahaman matematika siswa dapat meningkat, persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika lebih positif dan aktivitas di kelas menjadi aktif. Penilitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen tipe embeded dengan tiga perlakuan di tiga kelas berbeda. Kelas eksperimen pertama diberi perlakuan pendekatan saintifik dengan reward, kelas eksperimen kedua diberi perlakuan pendekatan saintifik tanpa reward, dan kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman matematika antara kelas saintifik dengan reward, kelas saintafik tanpa reward dan kelas kontrol, terdapat perbedaan pemahaman antara kelas saintifik dengan reward dan kelas saintifik tanpa reward, begitu juga ada perbedaan pemahaman antara kelas saintifik tanpa reward dan kelas kontrol. Hasil penelitian juga memperlihatkan adanya perbedaan persepsi siswa dalam pembelajaran matematika antara kelas saintifik dengan reward, kelas saintifik tanpa reward dan kelas kontrol. Persepsi siswa lebih positif dan aktivitas di kelas lebih aktif pada kelas saintifik dengan reward dibandingkan dengan kelas saintifik tanpa reward dan kelas kontrol.
Meningkatkan Kemampuan Metakognisi Siswa SMP Dengan Metode Eksplorasi
Sari, Nenden Mutiara
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2019): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v9i2.2716
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan metakognisi siswa yang memperoleh pembelajaran dengan metode eksplorasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan bentuk desain kelompok control non-equivalent. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP pada sebuah SMP Negeri di Kota Cimahi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan non-tes. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, (1) Persentase jumlah siswa yang berpikir untuk menyusun strategi dan mengevaluasi tindakan tidak jauh berbeda antara siswa kelas eksplorasi dengan siswa kelas konvensional; (2) Persentase jumlah siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode eksplorasi dalam aspek berpikir memonitor tindakan lebih tinggi dibandingkan persentase jumlah siswa yang mendapat pembelajaran konvensional; (3) siswa yang berpikir untuk menyusun rencana dan memonitor tindakan memiliki peluang yang lebih besar untuk dapat merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah dengan benar serta memiliki kemampuan yang baik dalam memeriksa kembali hasil yang diperoleh.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Pendekatan STEM Berbasis PBL
Faoziyah, Nina
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v11i1.3942
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X-Multimedia 1 SMK Muhammadiyah Kota Tegal melalui penerapan pendekatan STEM berbasis PBL pada materi trigonometri. Dalam Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-Multimedia 1 SMK Muhammadiyah Kota Tegal tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes kemampuan pemecahan masalah, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian tentang penerapan pendekatan STEM berbasis PBL adalah sebagai berikut: persentase ketuntasan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada siklus kesatu berada pada kriteria tinggi yaitu 81,25%, pada siklus kedua mengalami penurunan dengan kriteria kurang yaitu 46,875% dan pada siklus ketiga mengalami peningkatan dengan kriteria Cukup yaitu 75%. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEM berbasis PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X-Multimedia 1 SMK Muhammadiyah Kota Tegal pada tahun ajaran 2019/2020.
Metode Mood-Understand-Recall-Digest-Expand-Review (Murder) Berbasis E-Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Matematis Siswa Serta Sikap Belajar Siswa Kelas VI
Syaripudin, Arip
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2018): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v8i1.3995
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran matematika dengan model pembelajaran mood-understand-recall-digest-expand-review (murder) berbasis e-learning terhadap berpikir kritis, pemecahan masalah matematis siswa serta sikap belajar siswa kelas VI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian campuran (mixed method) dengan tipe embedded desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDIT Al-Irsyad Bandung kelas VI tahun pelajaran 2017/2018. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu kelas VI A dan VI B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode tipe Mood-Understand-Recall-Digest-Expand-Review (MURDER) berbasis e-learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional; (2)peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Tipe Mood-Understand-Recall-Digest-Expand-Review (MURDER) berbasis e-learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional; (3)terdapat pengaruh positif sikap belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis; (4) terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis matematis, kemampuan pemecahan masalah matematis, dan sikap belajar siswa.
Pengembangan Metode Discovery Learning Dengan Memanfaatkan Media Pembelajaran Matematika Untuk Menghindari Mind In Chaos Siswa Dalam Pembelajaran Matematika
Ramadina, Ina;
Dwiarifiyanti, Septian;
Sahrudin, Asep;
Firmansyah, Eka
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2019): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v9i2.2718
: This study aims to find out (1) whether or not there is an increase in mathematical creative thinking skills of Madrasah Aliyah students; (2) Student activities during mathematics learning with the connected mathematics project Learning model. The research method used is the quasi-experimental method. The population in the study was class XI Madrasah Aliyah Mathla'ul Anwar Pusat Menes Pandeglang District, while the sample was taken randomly from two classes of six classes in the school. Class XI Religion is an experimental class, namely the class that has learned to apply the connected mathematics project and class XI IPS as a control class, namely the class whose learning applies conventional learning. Question test data were analyzed by descriptive and inferential statistics using the average difference test. The results of the study show: (1) There is an increase in mathematical creative thinking skills using the connected mathematics project learning model; (2) Positive student activities during mathematics learning with the connected mathematics project learning model.
Analisis Kemampuan Literasi Matematik dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Ditinjau Berdasarkan Gender Melalui Pembelajaran Reciprocal Teaching
., Kusmayati;
Yudiawati, Nita;
Trisaputri, Fatiya;
Sari, Nenden Mutiara
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v11i1.3691
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa setalah mendapatkan pembelajaran bila ditinjau berdasarkan gender. Metode penelitian ini menggunakan mix method tipe embedded design. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Plumbon Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari tes berupa soal uraian kemapuan literasi dan pemecahan masalah matematik, dan non tes berupa observasi dan wawancara kemapuan literasi dan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan, diantaranya:(1) kemampuan literasi matematik siswa perempuan lebih baik daripada siswa laki-laki pada pembelajaran yang menggunakan Reciprocal Teaching dan kelas konvensional; (2) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa perempuan lebih baik daripada siswa laki-laki pada kelas Reciprocal Teaching dan kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan tidak lebih baik daripada siswa laki-laki pada kelas konvensional. Kata Kunci: Gender, Kemampuan Literasi Matematik, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Reciprocal Teaching Abstract The purpose of this study was to determine students' mathematical literacy abilities, mathematical problem-solving abilities after learning based on gender and to know the differences in increasing literacy skills and mathematical problem solving after receiving Reciprocal Teaching learning. This research method uses the embedded design mix method type. The sample of this research was all students of class X SMAN 1 Plumbon Cirebon Regency, West Java. The instrument in this study consisted of tests in the form of descriptions of literacy skills and mathematical problem solving, and non-tests in the form of observations and interviews of students' literacy skills and problem solving. Based on the results of data processing it can be concluded, including: (1) female students' mathematical literacy skills are better than male students in learning using reciprocal teaching and conventional classes; (2) The ability of female students to solve mathematical problems is better than that of male students in the reciprocal teaching class and the problem solving abilities of female students are not better than that of male students in the conventional class. Keywords: Gender, Mathematical Literacy Ability, Problem Solving Ability and Reciprocal Teaching
Implementasi Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Howard Gardner’s Multiple Intelligences Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Dan Kemandirian Belajar Siswa
Sulastri, Fitri
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2018): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v8i1.3996
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampaun koneksi dan kemandirian belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan Modul Program Linear Berbasis Howard Gardner’s Multiple Intelligences. Penelitian ini adalah penelitian mix method dengan tindakan penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas XI MIPA 2 sebagai kelas modul MI dan XI MIPA 3 sebagai siswa kelas konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi dan skala kemandirian belajar siswa. Uji statistik yang dilakukan adalah Independent Sample t-test, Uji Mann Whitney, dan Uji Korelasi Berganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Modul Program Linear Berbasis MI dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa; (2) Peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan modul MI lebih baik dari pada siswa dengan pembelajaran konvensional; (3) tidak terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan modul MI; (4) tidak terdapat korelasi antara kemampuan koneksi dan kemandirian belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Dan Pemecahan Masalah Matematis Dengan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project
Diana, Upik
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2018): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v8i1.3991
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional yang dilihat dari keseluruhan dan Kemampuan Awal Matematika (KAM). Selain itu penelitian ini juga untuk mendeskripsikan korelasi antara kemampuan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Penelitian ini dilaksanakan di MSK BSC Kota Bandung, dengan sampel sebanyak dua kelas, yaitu Kelas X-A dan X - B Administrasi Perkantroran. peneliti menggunakan metode campuran (mix method). Strategi mix method yang digunakan adalah strategi embedded konkuren. Strategi ini hampir sama dengan model triangulasi konkuren, karena sama-sama mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif dalam waktu yang bersamaan. Data kuantitatif diambil dari tes pemahaman dan pemecahan serta angket motivasi siswa. Sedangkan data kualitatif diambil dari hasil wawancara siswa Setelah pengolahan dan analisis data dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dilihat dari keseluruhan dan Kemampuan Awal Matematika (KAM). Terdapat korelasi positif antara kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis siswa. Motivasi siswa positif setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project
Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Induktif Siswa SMP
Septiani, Nurul Intan;
Solehudin, Sutresno
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2019): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v9i2.4123
This research is motivated by the low inductive reasoning ability of junior high school students. The purpose of this quasi-experimental study is to analyze: 1) whether the increase in the inductive reasoning ability of junior high school students whose learning uses the guided discovery method is better than students who have learned mathematics with expository methods, 2) students' responses to the application of the guided discovery method. Indicators of inductive reasoning ability measured in this study, namely: 1) determining the relationship between patterns for patterns of images or numbers, 2) estimating between those forming these patterns. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 44 Bandung. While the sample chosen was not random, but through a purposive technique based on the consideration of researchers and teachers, class VIII H was chosen as the experimental class and class VIII J as the control class. The subject that is used as teaching material is a circle. The instruments used were tests of inductive reasoning abilities, student questionnaires and observation sheets. Based on the analysis of all stages of the research it can be concluded that: 1) the increase in the inductive reasoning ability of junior high school students who obtain learning by using the guided discovery method is better than the increase in the inductive reasoning ability of junior high school students who obtain learning by using the expository method; 2) students give a positive response to learning by using the guided discovery method.
Project Based Learning, Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
Herawati, Teti;
Turmudzi, Didi;
Yaniawati, R. Poppy
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/pjme.v11i1.3253
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman matematis dan motivasi antara siswa yang menggunakan metoda Project Based Learning dan siswa yang menggunakan metoda Problem Based Learning ditinjau dari gender (laki-laki dan perempuan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metoda Kausal Komparatif dengan teknik analisis data Mixed Method (kualitatif dan kuantitatif) konvergen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Banjaran Majalengka, sampel kelas VIII A dan VIII B. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman, motivasi, wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematis dan motivasi antara siswa yang menggunakan metoda Project Based Learning dan siswa yang menggunakan metoda Problem Based Learning ditinjau dari gender (laki-laki dan perempuan). Hasil lain juga menunjukan tidak ada hubungan antara motivasi dengan kemampuan pemahaman matematis. Motivasi siswa baik di kelas PBL dan PjBL mengalami peningkatan, dikarenaka kedua metoda tersebut merupakan metoda yang menuntut siswa lebih aktif dan dengan pemberian masalah di awal pembelajaran siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar matematika.