cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
alanalfiansyahputra@ymail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
alanalfiansyahputra@ymail.com
Editorial Address
Jl. Alumunium Raya No. 77 Tanjung Mulia Hilir, Medan, 20241, Sumatera Utaram Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan
ISSN : -     EISSN : 27763994     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan is a scientific journal containing the publication of scientific papers on sports and health. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and discuss various topics such as, Sports Education and Sports Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
Pengaruh Latihan Drill Shooting Dan Latihan Target Terhadap Akurasi Shooting Menggunakan Punggung Kaki Pada Atlet Ukm Futsal STOK Bina Guna Syukur Anugerah Gulo Gulo; Boby Helmi; Andi Nur Abady; Rinaldi Aditya
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.6456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drill shooting dan latihan target terhadap akurasi shooting menggunakan punggung kaki serta membandingkan efektivitas kedua metode latihan pada atlet UKM Futsal STOK Bina Guna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Two Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 32 atlet aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat keaktifan latihan, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan drill shooting dan kelompok latihan target. Program latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dikumpulkan menggunakan tes akurasi shooting menggunakan punggung kaki sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan akurasi shooting menggunakan punggung kaki. Selain itu, terdapat perbedaan efektivitas antara kedua metode latihan, di mana latihan target memberikan peningkatan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan latihan drill shooting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua metode latihan efektif digunakan untuk meningkatkan akurasi shooting, namun latihan target lebih direkomendasikan sebagai metode latihan untuk meningkatkan kemampuan finishing atlet futsal karena memberikan adaptasi yang lebih spesifik terhadap tuntutan keterampilan shooting.
Pengaruh Latihan Depth Jump Terhadap Hasil Smash Atlet Bulu Tangkis Pb Pasha Jaya Nugraha Pratama; Muhammad Farhan Aulya; Zikrur Rahmat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6606

Abstract

Smash merupakan pukulan serangan utama dalam permainan bulu tangkis yang sangat dipengaruhi oleh daya ledak otot tungkai. Latihan Depth Jump sebagai bentuk latihan pliometrik diyakini mampu meningkatkan power otot tungkai sehingga berkontribusi terhadap peningkatan hasil smash atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Depth Jump terhadap hasil smash pada atlet bulu tangkis PB Pasha Jaya Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri atas 5 atlet bulu tangkis PB Pasha Jaya Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes ketepatan smash bulu tangkis sesuai standar PB PBSI. Data dianalisis menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05 setelah memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai hasil smash atlet setelah diberikan perlakuan latihan Depth Jump. Uji statistik menunjukkan bahwa latihan Depth Jump berpengaruh signifikan terhadap hasil smash atlet bulu tangkis PB Pasha Jaya Banda Aceh (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan Depth Jump efektif dalam meningkatkan kemampuan smash melalui peningkatan daya ledak otot tungkai. Disimpulkan bahwa latihan Depth Jump dapat digunakan sebagai alternatif latihan fisik yang efektif untuk meningkatkan hasil smash atlet bulu tangkis, khususnya pada atlet tingkat pemula.
Analisis Mental Toughness Dan Keterampilan Service (Backhand Dan Forehand) Atlet Bulu Tangkis Pra Pora Aceh Tengah Ayu Dewi Setyawati; Nugraha Pratama; Zikrur Rahmat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6608

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mental toughness serta keterampilan service forehand dan service backhand pada atlet bulu tangkis Pra PORA Kabupaten Aceh Tengah. Keberhasilan dalam olahraga tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik dan keterampilan teknik yang dikuasai, tetapi juga ditentukan oleh elemen psikologis yang sangat berperan dalam menjaga konsistensi performa atlet selama pertandingan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Jumlah populasi penelitian terdiri dari 14 atlet bulu tangkis Pra PORA Aceh Tengah, dengan teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Mental Toughness Questionnaire (MTQ) yang dirancang oleh Gucciardi, Gordon, dan Dimmock. Sedangkan keterampilan service forehand dan service backhand diukur menggunakan lembar observasi berdasarkan aspek fase persiapan, pelaksanaan, dan gerakan lanjutan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif berupa skor, rata-rata, persentase, dan kategori. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kemampuan service forehand mendapatkan nilai rata-rata 8,4 dan tergolong baik, sedangkan kemampuan service backhand memperoleh nilai rata-rata 11 dengan kategori baik. Sementara itu, ketahanan mental mendapatkan rata-rata persentase mencapai 85% dan berada dalam kategori sangat baik. Kondisi tersebut menjadi modal yang positif dalam menghadapi kompetisi, namun peningkatan kualitas teknik servis tetap diperlukan agar selaras dengan kesiapan mental sehingga performa atlet dapat berkembang secara optimal
Analisis Fase Gerakan Smash Forehand Dan Regulasi Emosi Pada Atlet Bulutangkis Prapora Bener Meriah Riska Amanda; Ayu Dewi Setyawati; Didi Yudha Pranata
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fase gerakan smash forehand dan regulasi emosi pada atlet bulutangkis Pra PORA Kabupaten Bener Meriah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 14 atlet bulutangkis Pra PORA Kabupaten Bener Meriah yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi untuk menilai fase gerakan smash forehand berdasarkan aspek persiapan, pelaksanaan, dan gerakan lanjutan (follow through), sedangkan regulasi emosi diukur menggunakan kuesioner Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang dikembangkan oleh Gross (2002). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, dan kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase gerakan smash forehand memperoleh total skor 149 dengan rata-rata 10,64 yang berada pada kategori Baik. Sebanyak 43% atlet berada pada kategori Baik, 28,5% kategori Baik Sekali, dan 28,5% kategori Cukup. Sementara itu, regulasi emosi memperoleh total skor 331 dengan rata-rata 23,64 atau persentase 59,11% yang berada pada kategori Sedang. Sebanyak 43% atlet memiliki regulasi emosi kategori Kuat, 50% kategori Sedang, dan 7% kategori Lemah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa atlet bulutangkis Pra PORA Kabupaten Bener Meriah telah memiliki penguasaan teknik smash forehand yang baik, namun kemampuan regulasi emosi masih berada pada tingkat sedang sehingga diperlukan pembinaan psikologis yang terintegrasi dengan latihan teknik untuk meningkatkan performa atlet secara optimal.
Analisis Kualitas Gerakan Dropshot Dan Tingkat Kecemasan Atlet Bulutangkis Pra Pora Abdya Muhammad Farhan Aulya; Riska Amanda; Didi Yudha Pranata
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6610

Abstract

Penelitian ini dimulai karena pentingnya kemampuan menggunakan teknik dropshot serta kondisi mental atlet, terutama tingkat kecemasan, dalam membantu meningkatkan performa bermain bulutangkis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kualitas gerakan dropshot, memahami tingkat kecemasan, serta menggambarkan kualitas gerakan dropshot dan tingkat kecemasan atlet bulutangkis Pra PORA Abdya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 16 atlet bulutangkis Pra PORA Abdya yang semuanya digunakan sebagai sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengevaluasi kualitas gerakan dropshot berdasarkan tahap preparation, execution, dan follow-through, serta menggunakan angket untuk mengetahui tingkat kecemasan para atlet. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas gerakan dropshot atlet memiliki nilai rata-rata 11, masuk dalam kategori Baik.Dari total atlet yang dianalisis, 9 orang (56%) termasuk dalam kategori Baik, sedangkan 7 orang (44%) termasuk dalam kategori Baik Sekali. Tingkat kecemasan para atlet mencapai rata-rata 21% dengan kategori Lemah, yang terdiri dari 9 atlet (56%) yang memiliki kategori Sangat Lemah dan 7 atlet (44%) yang termasuk dalam kategori Lemah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa atlet bulutangkis Pra PORA Abdya memiliki kemampuan dalam melakukan gerakan dropshot yang cukup baik dan tingkat kecemasan yang tidak terlalu tinggi, sehingga menunjukkan kesiapan dalam teknik serta kondisi mental yang mendukung dalam menghadapi latihan maupun pertandingan.
Tinjauan Literatur Sistematis: Agresivitas Pada Atlet Bela Diri Dan Olahraga Kontak Kania Raras Pramudita; Ni Made Swasti Wulanyani; I Gusti Ayu Putu Wulan Budisetyani
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika agresivitas pada atlet bela diri dan olahraga kontak, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi agresivitas, serta mengkaji hubungan agresivitas dengan performa kompetitif atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Proses pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Scopus, SINTA/Garuda, PsycINFO, dan PubMed pada rentang tahun 2016–2026. Sebanyak 2712 artikel diperoleh pada tahap identifikasi awal, kemudian melalui proses penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 15 artikel utama yang digunakan dalam sintesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat agresivitas atlet bela diri cenderung berada pada kategori sedang hingga tinggi, terutama pada cabang olahraga dengan intensitas kontak fisik tinggi seperti Muaythai, Pencak Silat, Karate, dan Tinju. Faktor utama yang memengaruhi agresivitas meliputi regulasi emosi, kontrol diri, kedisiplinan, kecemasan, pengalaman latihan, dan karakteristik cabang olahraga. Agresivitas yang terkontrol dapat berperan sebagai energi kompetitif yang meningkatkan fokus, keberanian, dan daya juang atlet. Sebaliknya, agresivitas yang berlebihan dapat menurunkan kontrol emosi, mengganggu konsentrasi, serta meningkatkan risiko cedera dan pelanggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agresivitas pada atlet bela diri tidak selalu bersifat negatif, melainkan perlu dikelola secara tepat melalui pendekatan psikologis agar dapat memberikan dampak positif terhadap performa atlet.
Hubungan Indeks Massa TUBUH (IMT) Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Dada Pada Klasifikasi Usia Remaja Di Klub Renang Solo Raya Huda Nur Rochmad; Pungki Indarto; Agam Akhmad Syaukani
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kecepatan renang 50 meter gaya dada pada atlet renang usia remaja di klub renang wilayah Solo Raya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet renang usia remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Data IMT diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan, sedangkan data kecepatan renang diperoleh melalui tes renang gaya dada 50 meter. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Analisis korelasi menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,434 dengan nilai signifikansi 0,016 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kecepatan renang 50 meter gaya dada pada atlet renang usia remaja. Arah hubungan yang negatif mengindikasikan bahwa semakin tinggi nilai IMT atlet, maka kecepatan renang cenderung menurun, sedangkan semakin rendah nilai IMT yang masih berada dalam rentang proporsional, maka kecepatan renang cenderung meningkat. Dengan demikian, Indeks Massa Tubuh merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan performa renang gaya dada 50 meter, meskipun bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi kecepatan renang. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pelatih dan atlet dalam melakukan pemantauan kondisi fisik sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa renang.
Analisis Teknik Dasar Shooting Sepak Bola Ditinjau Dari Keseimbangan Dinamis Pada Pemain Ekstrakurikuler Sepak Bola SMPN 1 Bulu Rahma Tulloh; Pungki Indarto; Nur Subekti
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6410

Abstract

Kemampuan shooting merupakan salah satu teknik dasar penting dalam sepak bola yang berperan dalam menciptakan gol. Keberhasilan shooting dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya keseimbangan dinamis yang berfungsi menjaga stabilitas tubuh saat melakukan gerakan menendang. Namun, hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungan keseimbangan dinamis dengan kemampuan shooting masih menunjukkan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keseimbangan dinamis dan kemampuan shooting pada pemain ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 1 Bulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan Y-Balance Test Lower Quarter, sedangkan kemampuan shooting diukur menggunakan Tes Menembak Bola ke Sasaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,199 dengan nilai signifikansi sebesar 0,400. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dinamis dan kemampuan shooting pada pemain ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 1 Bulu. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa keseimbangan dinamis bukan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kemampuan shooting pemain.
Survei Penggunaan Hand Paddle Terhadap Performa Kecepatan Renang Gaya Bebas 50 Meter Atlet Klub Barracuda Bimo Satrio Utomo; Eko Sudarmanto; Vera Septi Sistiasih; Gatot Jariono
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan hand paddle terhadap performa kecepatan renang gaya bebas 50meter pada atlet Klub Barracuda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penggunaan hand paddle diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data performa kecepatan renang diperoleh melalui hasil tes renang gaya bebas 50 meter. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor penggunaan hand paddle sebesar 63,07 dengan standar deviasi 4,166, sedangkan rata-rata kecepatan renang sebesar 32,53 dengan standar deviasi 3,777. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi Shapiro-Wilk sebesar 0,065 dan 0,959. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,647 dengan nilai signifikansi 0,009 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan hand paddle dengan performa kecepatan renang gaya bebas 50 meter atlet Klub Barracuda. Semakin optimal penggunaan hand paddle dalam latihan, semakin baik performa kecepatan renang yang dicapai atlet.
Profil Cedera Pada Atlet Rugby X Putra Kabupaten Rembang Pasca Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi 2026 Deny Permana; Anugrah Nur Warthadi; Nur Subekti
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6530

Abstract

Cedera merupakan salah satu masalah yang sering terjadi dalam olahraga kontak, termasuk Rugby yang dikenal sebagai olahraga dengan intensitas tinggi dan banyak melibatkan kontak fisik antarpemain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil cedera yang dialami atlet Rugby X putra Kabupaten Rembang setelah babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi 2026 berdasarkan waktu terjadinya, mekanisme, lokasi, jenis cedera, serta dampaknya terhadap waktu bermain yang hilang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek atlet Rugby X putra Kabupaten Rembang yang mengalami cedera selama babak kualifikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cedera lebih sering terjadi saat kompetisi (89%) dengan penyebab utama kontak langsung antarpemain (78%). Lokasi cedera yang paling banyak ditemukan adalah lutut (46%), sedangkan jenis cedera yang dominan berupa lecet (60%) dan memar superfisial (30%). Sebagian besar atlet mengalami kehilangan waktu bermain selama dua hari (67%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa cedera pada atlet Rugby X putra Kabupaten Rembang didominasi oleh kontak fisik saat pertandingan dengan tingkat keparahan relatif rendah. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan teknik tackling, penguatan kondisi fisik, serta pemantauan cedera secara berkala untuk mengurangi risiko cedera pada kompetisi berikutnya.