cover
Contact Name
Retno Rusdjijati
Contact Email
ce@ummgl.ac.id
Phone
+62811258883
Journal Mail Official
ce@ummgl.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Magelang JL. Bambang Sugeng km.05 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : https://doi.org/10.31603/ce
Community empowerment is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016)" : 10 Documents clear
Meningkatkan Pemahaman Kosakata Bahasa Inggris pada Murid Sekolah Dasar Fidian, Athia; Pradana, Agrissto Bintang Aji; Handayani, Estrin
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.475 KB)

Abstract

Era globalisasi pada saat ini menuntut generasi muda untuk selalu mengembangkan potensi diri. Hampir semua sektor menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Melihat perannya yang dominan tersebut, sudah selayaknya penguasaan ketrampilan Bahasa Inggris menjadi bagian penting bagi siswa-siswi Indonesia. Namun, banyak kendala yang dihadapi dalam mengajarkan Bahasa Inggris, misalnya mencari materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa bukanlah hal yang mudah.. pemberian materi melalui story telling merupakan salah satu cara upaya yang efektif dalam meningkatkan pemahaman kosa kata Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan ginjal pada murid sekolah dasar untuk membentuk generasi muda yang sehat dan berkualitas di masa depan. Pengabdian ini berupa penyuluhan dengan metode kelompok dengan peserta penyuluhan lebih dari 15 orang. Metode yang baik untuk kelompok ini adalah ceramah dan seminar. Pengabdian ini diikuti oleh 48 peserta murid sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif. Para murid sangat antusias dalam menikuti kegiatan. Hasil evaluasi yang diberikan berupa mencocokkan gambar dan pertanyaan singkat dengan jawaban 95% benar. Kemudian, pemahaman kosa kata Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar menjadi bagian penting bagi siswa-siswi Indonesia generasi muda agar bisa mengembangkan potensi diri dan menguasai ketrampilan bahasa Inggris sebagai bahasa Global.
Penyuluhan Sosialisasi Program DAGASIBU di Kelurahan Sumberrejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang Lutfiyati, Heni; Kusuma, Tiara Mega; Hapsari, Widarika Santi; Hidayat, Imron Wahyu; Dianita, Puspita Septie; Yuliastuti, Fitriana; Agusta, Herma Fanani
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.46 KB)

Abstract

Obat adalah suatu senyawa kimia yang memiliki aneka sifat dan efek. Untuk mendapatkan efek obat yang optimal maka masyarakat harus cerdas dalam mengenali obat, baik dimulai dari cara mendapatkan obat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Penyuluhan kefarmasian tentang sosialisasi program DAGASIBU bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dengan mengajak masyarakat untuk mendapat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan cara yang benar. Metode kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah berupa penyuluhan kefarmasian tentang program DAGASIBU dengan media presentasi berupa powerpoint dan leaflet, diskusi, dan tanya jawab serta wadah konsultasi berupa pojok POI (Pelayanan Informasi Obat)
Pendampingan untuk UKM “Bayam Bersin” di Desa Gejagan, Pakis, Kabupaten Magelang Yuliani, Nur Laila; Dewi, Veni Soraya
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.298 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan daerah, makanan dan icon Kota Magelang, kami yakin bahwa usaha “bayam bersin” merupakan usaha yang prospektif. Ini dinilai dari kurangnya persaingan yang ada, terutama untuk segmen menengah keatas yang merupakan target utama yang berada pada kota-kota besar di luar wilayah Magelang dimana untuk harga kami terhitung terjangkau dengan keunggulan yang dimiliki. Selain itu semakin tingginya kebutuhan makanan ringan sebagai camilan bagi semua kalangan dan umur masyarakat maka semakin tinggi pula peluang kami untuk lebih baik kedepannya. Berbagai manfaat akan didapat dengan semakin besarnya usaha ini. Mulai dari semakin tercukupinya kebutuhan masyarakat dan meningkatnya penghasilan, usaha ini juga melakukan pengabdian bagi bangsa dan negara. Ini terlihat dengan berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan, karena semakin berkembangnya usaha ini maka semakin banyak juga sumber daya manusia yang terserap nantinya
Penyuluhan dan Pendampingan Pola Asuh Anak di Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran Suryawan, Ari; Nisa, Anis Khoirun; Karim, Ibniyatul
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.132 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah Memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat Dusun Gendol Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran tentang pentingnya Parenting Education (Pola Asuh) utamanya pada anak usia dini. Kegiatan ini diikuti oleh 35 ibu-ibu PKK dan dilakukan selama 1 bulan mulai dari 5 November 2016 sampai dengan 5 Desember 2016 melalui kegiatan Posdaya Pilar Pendidikan. Proses kegiatan diawali dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan sosialisasi pelatihan pola asuh anak sesuai dengan tahap perkembangannya baik dari sisi fisik maupun sisi psikologis. Setelah penyuluhan diberikan selanjutnya adalah pendampingan oleh kader posdaya pilar pendidikan sebagai pengawal dan tempat untuk memantau sejauh mana implementasi pola asuh anak secara benar dan tepat. Melalui kegiatan ini didapati bahwa orang tua yang berpendidikan lebih tinggi mampu memberikan tingkat pengasuhan yang lebih baik, baik secara teori maupun praktik sehingga mereka diharapkan mampu menjadikan anak dapat bersosialisasi dengan baik di rumah maupun di lingkungannya diwaktu masa yang akan datang
Pendampingan Siswa Melalui Bimbingan Belajar untuk Mengurangi Kecemasan Neurotik Yuhenita, Nofi Nur; Kurniati, Astiwi; Sari, Dewi Liana
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.577 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan bimbingan belajar bagi siswa kelas VIII untuk mengurangi kecemasan neurotik, Meningkatkan kesiapan mental siswa kelas VIII dalam menghadapi tes hasil belajar, dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil pendampingan siswa melalui layanan bimbingan dan konseling belajar untuk mengurangi kecemasan neurotik dapat disimpulkan bahwa siswa belum dapat mengelola waktu belajar dengan baik sehingga sering mengalami kecemasan neurotik, akan tetapi siswa belum dapat menghindari dan mengatasi kecemasan neurotik ketika menjelang ulangan dan melalui kegiatan pendampingan ini, siswa sangat terbantu dalam bagaimana mengatur waktu belajar dan menghindari kecemasan neurotik
Sosialisasi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja Agusta, Herma Fanani
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.185 KB)

Abstract

Pengabdian Masyarakat dengan judul Sosialisasi Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja dilaksanakan di gedung SMK Yudha Karya Magelang, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, pada hari 27 Januari 2016. Tujuan pengabdian ini agar remaja mengetahui tentang bahaya penyalahgunaan obat. Target khusus dari pengabdian ini adalah remaja SMK Yudha Karya Magelang, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang yang mayoritas masih membutuhkan pengetahuan tentang Bahaya Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja. Upaya untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam bahaya penyalahgunaan obat maka diadakan penyuluhan sosialisasi penyalahgunaan di kalangan remaja. Penyuluhan diharapkan memberikan informasi tindakan peningkatan kesadaran bahaya penyalahgunaan obat
Pelatihan Manajemen Mutu Kabupaten dan Kota Magelang bagi Kepala Sekolah Sebagai Peningkatan Kualitas dan Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten-Kota Magelang Mardiana, Tria; Rasidi, Rasidi; Minchah, Ella
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.468 KB)

Abstract

Manajemen budaya dan lingkungan berbasis sekolah adalah pengaturan budaya dan lingkungan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan budaya dan lingkungan sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis sekolah. Sekolah menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan. Salah satu identitas sekolah dapat dilihat dari model sekolah itu sendiri. Model adalah contoh, acuan, ragam, barang tiruan yang kecil dan tepat seperti yang ditiru, seperti model pencernaan tubuh manusia. Semakin banyak seseorang menemukan model dari suatu proses atau situasi yang dapat dipelajari maka akan semakin mudah bagi yang bersangkutan untuk memahaminya. Sebuah model yang baik dapat menolong kita untuk memahami sebuah proses yang kompleks. Ada beberapa keuntungan penggunaan model yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini mengacu pada.. yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembentukan Kampung Organik Pemula di Perumahan Muria Kabupaten Kudus Ermawati, Ristie; Marleni, Ni Nyoman Nepi; Widodo, Sarno
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.544 KB)

Abstract

Komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus beserta masyarakat Kabupaten Kudus dalam hal pengelolaan sampah sangat terlihat nyata, hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah bank sampah baik yang dikelola oleh masyarakat umum maupun oleh masyarakat/warga sekolah setiap tahun. Pengelolaan sampah yang saatini dilakukan lebih banyak ke pengelolaan sampah anorganik. Maksud dari inisiasi pembentukan kampung organik adalah terciptanya lingkungan yang bersih, indah disertai dengan terjadinya perbaikan kualitas lingkungan alam secara berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan penggunaan hasil olah sampah. Kegiatan inisiasi pembentukan kampung organik ini telah memberikan pembekalan kepada masyarakat untuk terlibat dalam pembentukan kampung organik dan juga membahas isu-isu positif maupun negatif terkait dengan komponen kegiatan kampong organik. Selain itu pembekalan tambahan dalam budidaya tanaman pestisida organik, tanaman toga, PKK Smart dan biopori juga diberikan untuk mendorong masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga memberikan strategi alternatif apabila pengelolaan sampah organic rumah tangga dikelola secara komunal dalam skala RW, misalkan dengan adanya pengkomposan yang dilakukan dalam skala RW.
Pelatihan Pengendalian Kebocoran Non Revenue Water (NRW) di PDAM Kota Cirebon Bhaskoro, R. Gagak Eko; Aji, Awaluddin Setya; Firdaus, Nitis Aruming
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.061 KB)

Abstract

Masalah yang sangat serius bagi PDAM adalah terjadinya kebocoran di jaringan yang identik dengan kehilangan air. Secara otomatis kehilangan air ini akan mengakibatkan kerugian bagi PDAM karena mengurangi pendapatan PDAM dan juga akan mengakibatkan kerugian bagi pelanggan karena dapat mempengaruhi kualitas, kuantitas dan juga kontinuitas air yang didistribusikan ke pelanggan. Pengendalian kehilangan air mutlak dilakukan oleh PDAM dengan tujuan untuk mengurangi kehilangan air sehingga dapat mengurangi kerugian yang dialami oleh PDAM akibat adanya kehilangan air yang tidak tercatat. Agar memudahkan dalam pelaksanaan pengendalian kebocoran dan juga untuk memudahkan dalam pemeliharaan jaringan distribusi, maka perlu dilakukan pembentukan zona-zona atau area-area. Penurunan kehilangan air adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja PDAM. Untuk dapat mengetahui bagaimana cara pengendalian kehilangan air yang disesuaikan dengan dasar teori dan lapangan pelatihan pengendalian kehilangan air – Non Revenue Water (NRW) di PDAM kota Cirebon. Hasil evaluasi saat paparan hasil studi kasus oleh masing-masing kelompok bidang menunjukkan bahwa materi dapat diserap dengan baik oleh peserta. Pelatihan ini telah meningkatkan ketrampilan peserta dengan peningkatan peserta dengan kenaikan rata-rata nilai sebesar 23,6, ada perbedaan yang signifikan setelah melakukan pelatihan singkat untuk meningkatkan pengetahuan peserta.
Pengembangan Mainan Anak Tradisional dari Kayu bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Magelang Saifudin, Saifudin; Sutoyo, Sutoyo
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.497 KB)

Abstract

Dari tahun ke tahun perkembangan Industri Kerajinan Menengah (IKM) mainan tradisional anak dari kayu di kota Magelang sangat signifikan, tetapi pemanfaatan limbah kayu gergajian berupa serbuk kayu masih belum optimal. Limbah serbuk kayu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar tungku, padahal limbah serbuk kayu dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi kampas rem dengan kekuatan yang dihasilkan hampir sebanding dengan kekuatan bahan asbestos. Tujuan Pelaksanaan Program Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini adalah untuk memperkenalkan friction material dari limbah serbuk kayu kepada calon investor / calon produsen dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat dan industri Indonesia suatu alternatif bahan non-logam yang dapat dipergunakan untuk pembuatan kampas rem sepeda motor. Solusi yang pernah ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mahalnya harga produksi kampas rem adalah dengan menggunakan limbah serbuk bambu dan serabut kelapa. Pada proses pencetakan kampas rem dari limbah serbuk bambu dan serabut kelapa belum dilakukan sintering (penekanan dengan pemanasan) pada proses pencetakannya, sehingga kekuatan kampas rem serbuk bambu dan serabut kelapa masih rendah. Solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat kampas rem dari limbah serbuk kayu dengan melakukan sintering pada proses pencetakannya, sehingga bisa dihasilkan kampas rem yang kuat, murah dan ramah lingkungan

Page 1 of 1 | Total Record : 10