cover
Contact Name
Nurhasanah Siregar
Contact Email
nurhasanahsiregar@unimed.ac.id
Phone
+6281370702461
Journal Mail Official
fibonacy@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27463656     DOI : https://doi.org/10.24114/
Core Subject : Education,
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika berisi artikel-artikel mengenai pendidikan matematika yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah berupa diseminasi hasil penelitian yang dihasilkan oleh ahli, ilmuwan, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang Pendidikan Matematika dengan lingkup: Desain Pembelajaran Matematika Pengembangan Bahan Ajar ataupun Model Pembelajaran Media Pembelajaran Matematika Alat Peraga Pembelajaran Matematika Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Matematika Kurikulum Pendidikan Matematika Teori Belajar Matematika Sejarah dan Filsafat Matematika Analisis Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Media Pembelajaran berbasis IT Penelitian Tindakan Kelas Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Matematika Lesson Study Pembelajaran Matematika
Articles 193 Documents
Analisis Motif Ukir Jepara Ditinjau dari Etnomatematika Daffa Aulia Rahmadanti; Ervida Eka Aurelya; Eka Zuliana
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.71988

Abstract

Seni ukir Jepara merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya memiliki nilai estetika dan filosofis, tetapi juga mengandung konsep-konsep matematika yang digunakan secara intuitif oleh para pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif ukir Jepara ditinjau dari perspektif etnomatematika, khususnya pada konsep geometri dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengrajin ukir Jepara, serta dokumentasi artefak ukiran, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukir Jepara mengandung berbagai konsep matematika, seperti geometri bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, belah ketupat, jajar genjang, trapesium, dan lingkaran), geometri bangun ruang (balok dan tabung), konsep kongruensi, serta transformasi geometri berupa translasi. Selain itu, setiap motif ukiran juga memuat nilai-nilai filosofis yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jepara, seperti keseimbangan, keselarasan, ketekunan, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Temuan ini menunjukkan bahwa seni ukir Jepara berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran matematika berbasis budaya.
Etnomatematika pada Kain Tenun Troso Jepara: Kajian Geometri Dua Dimensi dan Nilai Budaya Lokal Jeny Koestanti; Alfiana Lulu Widiyanti; Dinda Laurenza Nailis Sikhah Maulida; Eka Zuliana
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.71990

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep geometri dua dimensi serta nilai budaya yang terkandung di dalam motif Tenun Ikat Troso Jepara. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang berfokus pada analisis deskriptif terhadap hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi di sentra Tenun Aida Troso, Jepara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan motif Tenun Troso secara alami menerapkan prinsip-prinsip matematika seperti simetri lipat, simetri rotasi, translasi, dan dilatasi. Motif-motif seperti tembus bintang, ceplok bolong, paroan ombo, dan baron motif merepresentasikan bentuk-bentuk geometri dua dimensi berupa segitiga, persegi panjang, belah ketupat, dan jajargenjang. Selain mengandung unsur matematis, setiap motif memiliki makna filosofis yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Troso, seperti keseimbangan, keterbukaan, kerja sama, dan semangat berinovasi. Hasil temuan ini memperlihatkan bahwa Tenun Troso bukan sekadar produk budaya, tetapi juga media pembelajaran yang kaya akan nilai edukatif dan kontekstual. Dengan mengintegrasikan unsur etnomatematika ke dalam pembelajaran geometri, siswa dapat memahami konsep matematika secara lebih nyata serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal yang bermakna dan kontekstual.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Berorientasi Masalah Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Luh Made Gita Laksmi; Putu Kartika Dewi; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v2i1.72210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Treffinger berorientasi masalah kontekstual terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK). Masalah yang dihadapi adalah rendahnya capaian kemampuan berpikir kreatif siswa akibat dominasi pembelajaran konvensional yang lebih menekankan pada penguasaan prosedur dan algoritma, sehingga membatasi eksplorasi ide dan solusi kreatif. Dalam penelitian ini, dua kelompok sampel yang dipilih secara acak, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Treffinger dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, diuji dengan tes soal cerita matematika untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen memperoleh skor posttest yang lebih tinggi (rata-rata 65,70) dibandingkan kelompok kontrol (rata-rata 51,73). Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran Treffinger berorientasi masalah kontekstual secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang terintegrasi dengan model Treffinger dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses berpikir kreatif, mengembangkan berbagai solusi kreatif, dan memahami masalah secara lebih mendalam. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar model ini diterapkan lebih luas di SMK dengan pemilihan masalah kontekstual yang relevan, serta penelitian lebih lanjut dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh model ini pada mata pelajaran lain dan dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
Metakognisi Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah SPLTV Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Ishlahatul Janah; Harfin Lanya
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil metakognisi siswa SMA dalam memecahkan masalah SPLTV berdasarkan kemampuan awal matematika (KAM). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan terkait metakognisi siswa. Adapun subjek yang digunakan terdiri dari 3 orang siswa kelas X-A SMAN 3 Pamekasan yang telah dipilih berdasarkan KAM tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Sedangkan validitas data dalam penelitian ini menggunaka triangulasi waktu. Temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik metakognisi berdasarkan kategori KAM. Siswa berkemampuan tinggi menggunakan metakognisi secara lengkap dan konsisten (merencanakan, memonitoring, dan mengevaluasi) pada setiap tahap pemecahan masalah Polya. Siswa berkemampuan sedang menggunakan metakognisi secara sadar pada tahap memahami masalah dan menyusun rencana, namun pada tahap melaksanakan rencana tidak melakukan evaluasi, serta tidak menggunakan metakognisi pada tahap memeriksa kembali. Sementara itu, siswa berkemampuan rendah menunjukkan penggunaan metakognisi yang sangat terbatas, yaitu hanya lengkap pada tahap menyusun rencana, sebagian pada tahap memahami masalah (tanpa evaluasi), dan tidak menggunakan metakognisi pada tahap melaksanakan maupun memeriksa kembali.
Systematic Literature Review: Pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Matematika Mecca Evi Novianti; Dwi Sulistyaningsih; Venissa Dian Mawarsari
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72405

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) memiliki peran strategis dalam pembelajaran matematika melalui pengintegrasian konsep matematis dengan konteks budaya siswa. Akan tetapi, ulasan literatur sistematis mengenai aplikasinya dalam pembelajaran matematika masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menelaah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran matematika melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian difokuskan pada media pembelajaran yang digunakan, kemampuan matematis yang dikembangkan, serta kecenderungan desain penelitian pada studi-studi terkait CRT. Penelusuran literatur dilakukan menggunakan Google Scholar dengan bantuan Publish or Perish berdasarkan tahapan PRISMA. Artikel yang dikaji dibatasi pada publikasi lima tahun terakhir dari jurnal nasional terindeks SINTA 1–5 yang relevan dengan pembelajaran matematika berbasis CRT. Sebanyak 14 artikel dipilih dan dikaji secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan CRT umumnya diimplementasikan melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), modul pembelajaran, permainan edukatif, dan alat peraga kontekstual. Penerapan CRT cenderung memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan matematis siswa, meliputi koneksi matematis, pemahaman konsep, hasil belajar, motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, serta literasi matematis. Selain itu, sebagian besar penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang menunjukkan bahwa CRT banyak diterapkan secara langsung dalam praktik pembelajaran. Integrasi konteks budaya lokal terbukti mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan responsif terhadap keberagaman peserta didik.
Profil Pemahaman Konseptual Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Dasar Muhammad Syarifuddin Rahman
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemahaman konseptual siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan perbedaan tingkat kemampuan dasar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek tiga siswa SMP yang masing-masing mewakili kategori kemampuan dasar matematika tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling berdasarkan hasil tes kemampuan dasar matematika dan rekomendasi guru. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan dasar matematika, tes pemahaman konseptual pada materi sistem persamaan linear dua variabel, serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis kualitatif interaktif dan analisis tematik berdasarkan indikator pemahaman konseptual dan tahapan pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan dasar matematika tinggi memiliki pemahaman konseptual yang utuh dan terintegrasi pada setiap tahapan pemecahan masalah, siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemahaman konseptual yang bersifat parsial dan belum konsisten, sedangkan siswa dengan kemampuan dasar matematika rendah memiliki pemahaman konseptual yang sangat terbatas. Penelitian ini memberikan gambaran rinci mengenai karakteristik pemahaman konseptual siswa pada setiap tingkat kemampuan dasar matematika di setiap tahapan pemecahan masalah, yang belum banyak diungkap secara mendalam dalam kajian sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat kemampuan dasar matematika berimplikasi langsung terhadap kualitas pemahaman konseptual siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
Math for Finance: Inovasi Pembelajaran Matematika Menuju Literasi Keuangan Mahasiswa Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045 Arshinta Vrasetya; Syarifa Anggraini; Jihan Dwi Hatria; Eline Yanty Putri Nasution
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72463

Abstract

Rendahnya literasi keuangan mahasiswa merupakan tantangan strategis dalam membentuk kecakapan finansial yang bijak dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi pembelajaran matematika melalui program Math for Finance dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan teknik analisis isi terhadap literatur ilmiah, buku akademik, laporan lembaga resmi, serta publikasi digital terpercaya untuk mensintesis konsep dan temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa integrasi konsep matematika, seperti persentase, bunga majemuk, peluang, dan statistika, dalam konteks keuangan berkontribusi terhadap pemahaman pengelolaan keuangan pribadi, analisis investasi, dan pengambilan keputusan finansial yang rasional. Kajian literatur juga mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis proyek, media digital, dan studi kasus autentik meningkatkan keterlibatan aktif serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Temuan ini merupakan hasil sintesis literatur dan memberikan landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran matematika kontekstual guna mendukung terwujudnya generasi yang cerdas finansial, mandiri, dan berdaya saing dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Desain E-LKPD Berbantuan Website TopWorksheet untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Thoyibah Thoyibah; Nafida Hetty Marhaeni
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72494

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah jenis keterampilan untuk mengumpulkan informasi, menganalisis kondisi dan menemukan masalah untuk membuat alternatif dalam pengambilan keputusan. Media pembelajaran yang belum terintegrasi dengan kemampuan pemecahan masalah perlu dikembangkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah merancang desain media pembelajaran E-LKPD berbantuan website Top Worksheet untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) dengan fokus pada tiga tahap awal, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih, validator materi pembelajaran, dan validator media pembelajaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, observasi, kuesioner, tes berbasis pemecahan masalah, kuesioner ahli materi pembelajaran, dan kuesioner ahli media pembelajaran. Teknik analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih tergolong rendah, sehingga media pembelajaran E-LKPD berbantuan website TopWorksheet dikembangkan; (2) Perancangan desain E-LKPD dilakukan dengan melibatkan penggunaan Canva kemudian diintregasikan ke website TopWorksheet; (3) E-LKPD yang dikembangkan memuat beberapa komponen utama, meliputi ringkasan materi, materi yang disajikan dalam bentuk video, soal-soal berbasis pemecahan masalah, serta sistem penilaian yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik di era digital; (4) Hasil validasi dari ahli materi pembelajaran dan ahli media pembelajaran menunjukkan bahwa E-LKPD dinyatakan sebagai “kriteria sangat valid” untuk aspek materi pembelajaran, dan “kriteria sangat valid” untuk aspek media pembelajaran. E-LKPD dinyatakan valid dan layak digunakan. Penelitian ini akan dilanjutkan ke fase implementasi dan evaluasi.
Profil Kesalahan Siswa SMK Dalam Menyelesaikan Soal Gema Lomba Matematika Ditinjau Dari Teori Newman I Gusti Agung Melia Putri Ningrat; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72551

Abstract

Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan ajang olimpiade tingkat nasional yang diadakan oleh Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan finalis GLM tingkat SMK tahun 2025. Soal yang digunakan dalam olimpiade ini adalah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu  masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling dominan terjadi pada tahap pemahaman proses (50%), diikuti oleh kesalahan memahami masalah (33%), serta kesalahan transdormasi masalah (17%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS.
Systematic Literature Review: Konstruktivisme Sosial dalam Implementasi Project Based Learning pada Pembelajaran Matematika Ni Komang Jessynda Ayuningtyas Aditya; I Gusti Putu Sudiarta
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72567

Abstract

Salah satu pendekatan pembelajaran yang direkomendasikan oleh Kemdikbudristek dalam implementasi kurikulum merdeka adalah project-based learning (PjBL). Pendekatan pembelajaran ini dirancang untuk mendorong pembelajaran matematika yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Secara konseptual, pendekatan ini sejalan dengan pandangan konstruktivisme sosial yang memandang pengetahuan matematika sebagai hasil konstruksi melalui interaksi sosial dan pengalaman belajar. Namun, keselarasan antara implementasi PjBL dan landasan filosofis konstruktivisme sosial dalam praktik pembelajaran matematika belum banyak dikaji secara kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PjBL dalam pembelajaran matematika ditinjau dari perspektif konstruktivisme sosial menurut Paul Ernest. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Artikel ilmiah yang disintesis sebanyak 15 yang terbit tahun 2015-2025 pada jurnal terindeks SINTA atau jurnal internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PjBL pada pembelajaran matematika secara konseptual sejalan dengan filsafat konstruktivisme sosial. Namun, tingkat keselarasan filosofis bervariasi, bergantung pada sejauh mana PjBL dipahami dan diterapkan sebagai praktik pedagogis yang menekankan konstruksi pengetahuan melalui interaksi sosial. Kajian ini menegaskan pentingnya pemahaman filosofis guru dalam mengimplementasikan PjBL agar pembelajaran matematika tidak hanya efektif secara hasil, tetapi juga bermakna secara epistemologis

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue