cover
Contact Name
Faisal Ashar
Contact Email
sipil@ft.unp.ac.id
Phone
+6282284597658
Journal Mail Official
sipil@ft.unp.ac.id
Editorial Address
Jln Hamka. Jurusan Teknik Sipil, Universitas Negeri Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Applied Science in Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 27221032     DOI : -
Jurnal Applied Science in Civil Engineering fokus mempublikasikan artikel pada bidang Pendidikan Teknik Bangunan dan Teknik Sipil. Ruang lingkup jurnal ini adalah 1. Pengembangan proses pembelajaran Teknik Bangunan dan Teknik Sipil 2. Studi kurikulum pendidikan Teknik Bangunan dan Teknik Sipil 3. Struktur baja, beton dan kayu 4. Manajemen Konstruksi 5. Transportasi 6. Mitigasi Bencana 7. Manajemen sumber daya air 8. Rekayasa Lingkungan 9. Hal lain yang berhubungan dengan Pendidikan Teknik Bangunan dan Teknik Sipil
Articles 562 Documents
Pengaruh Recycled Concrete Powder Sebagai Bahan Substitusi Semen Terhadap Kinerja Beton - Structured Literature Review Yuan Nifer Harada; Nevy Sandra
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/hxwkst96

Abstract

Peningkatan limbah konstruksi dan pembongkaran bangunan mendorong pemanfaatan material daur ulang dalam bidang konstruksi, salah satunya melalui penggunaan Recycled Concrete Powder (RCP) sebagai substitusi sebagian semen pada material berbasis semen. RCP merupakan fraksi halus hasil penghancuran limbah beton yang mengandung pasta semen lama, agregat halus, senyawa aktif terbatas, dan komponen inert. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur terstruktur terhadap penelitian yang membahas pengaruh RCP terhadap sifat segar, hidrasi, mikrostruktur, kuat tekan, durabilitas, metode aktivasi, serta dampak lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa RCP tidak dapat diposisikan setara dengan SCM aktif seperti fly ash atau slag karena reaktivitasnya lebih rendah dan sangat dipengaruhi oleh sumber beton asal, kadar pasta semen lama, kehalusan partikel, dan metode aktivasi. Pada kadar rendah, terutama sekitar 10-20%, RCP berpotensi mempertahankan kinerja material melalui filler effect dan nucleation effect. Namun, pada kadar tinggi, dilution effect, peningkatan kebutuhan air, dan porositas partikel lama dapat menurunkan workability, kuat tekan, dan durabilitas. Metode aktivasi mekanis, termal, kimia, karbonasi, dan sistem alkali-activated dapat meningkatkan nilai guna RCP, tetapi manfaat teknisnya perlu dibandingkan dengan kebutuhan energi, biaya, dan dampak lingkungan. Dengan demikian, RCP berpotensi mendukung circular economy apabila penggunaannya dikontrol melalui karakterisasi awal, pemilihan kadar substitusi yang tepat, dan evaluasi durabilitas jangka panjang.
STRUCTURED LITERATURE REVIEW (SLR): PENGARUH FLY ASH DAN BOTTOM ASH TERHADAP KINERJA MEKANIS DAN DURABILITAS BETON Novendra Gilang Ramadhan; Nevy Sandra
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0tdv4f88

Abstract

Pemanfaatan produk sampingan industri seperti abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) yang secara bersama disebut FABA dalam bidang konstruksi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses pembuatan semen konvensional. Semen konvensional dibuat melalui proses pembakaran yang menghasilkan banyak gas karbon dioksida, sehingga penggunaan bahan pengganti seperti FABA dapat membantu menekan emisi tersebut. Kajian pustaka ini bertujuan untuk menilai temuan dari 20 artikel jurnal tentang pengaruh FABA terhadap kekuatan beton (kuat tekan, kuat lentur, kuat tarik belah, modulus elastisitas) dan ketahanannya, terutama dalam hal menahan masuknya klorida serta mencegah karat pada tulangan, yang dilihat dari laju penetrasi ion klorida, sorptivitas, daya serap air, serta resistivitas listrik. Hasil rangkuman dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa fly ash dalam jumlah besar (High Volume Fly Ash) dapat memadatkan struktur beton melalui pembentukan gel kalsium silikat hidrat (C-S-H) tambahan pada umur beton yang lebih tua, yaitu 28 sampai 90 hari, meskipun hal ini juga membuat proses pengerasan pada umur muda, yaitu 3 sampai 14 hari, menjadi lebih lambat. Penambahan bahan halus seperti abu silika atau metakaolin, maupun penggunaan bakteri tertentu, dilaporkan dapat mengurangi kelemahan kekuatan pada umur muda tersebut karena bahan-bahan ini membantu mempercepat pengisian pori pada tahap awal perawatan. Di sisi lain, bentuk fisik bottom ash yang bersudut dan berpori berpeluang dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian pasir pada beton bermutu normal hingga tinggi. Secara umum, kajian ini menunjukkan bahwa proporsi campuran FABA yang tepat dapat meningkatkan kekuatan beton sekaligus menurunkan laju masuknya klorida, sehingga beton menjadi lebih tahan terhadap karat tulangan bila digunakan di lingkungan yang keras, seperti kawasan pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa fly ash lebih dominan berperan sebagai material pozolanik yang memperbaiki mikrostruktur pada umur lanjut, sedangkan bottom ash lebih sesuai digunakan sebagai substitusi agregat halus pada kadar yang terbatas karena sifatnya yang berpori dan menyerap air. Namun, efektivitas kombinasi FABA masih dipengaruhi oleh sumber abu, kehalusan, rasio air-binder, metode curing, serta kondisi lingkungan paparan.
Penggunaan BIM Untuk Upaya Penurunan Embodied Carbon pada Pekerjaan Pembetonan Struktur Rahmat Nur; Risma Apdeni
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/et500m21

Abstract

Praktik konstruksi konvensional menghasilkan sekitar 37% emisi gas rumah kaca dunia. Beton menjadi kontributor terbesar karena embodied carbon tinggi pada produksi semen. Proyek pembangunan gedung kuliah D FT UNP belum mengintegrasikan perencanaan penurunan jejak karbon. Penelitian ini mengimplementasikan Building Information Modeling dimensi ke-6 (BIM 6D) dengan fokus pada aspek sustainability. Penelitian memodelkan, menganalisis, dan membandingkan kuantitas embodied carbon pada pekerjaan beton struktur atas. Analisis membandingkan kondisi eksisting dengan optimasi material ramah lingkungan. Penelitian dimulai dengan membuat model 3D struktur memakai Autodesk Revit. Model itu menghasilkan volume beton yang akurat secara otomatis lewat fungsi material take off yang terhubung ke plugin Carbo Life Calculator. Plugin menghitung embodied carbon memakai koefisien dari Inventory of Carbon and Energy (ICE) Database. Analisis embodied carbon dilakukan dengan tiga skenario. Skenario pertama menggunakan kondisi eksisting, yaitu beton normal. Skenario kedua mengganti sebagian semen dengan fly ash 15 %. Skenario ketiga mengganti semen dengan fly ash 25 %. Hasilnya menunjukkan bahwa BIM 6D dapat menampilkan perhitungan visual emisi karbon secara instan dan akurat. Penggunaan aplikasi revit dapat meningkatkan efisiensi terutama dalam proses perancangan
Pengembangan Fungsi Manajemen Konstruksi Terhadap Pengendalian Waktu, Biaya, dan Mutu Pada Proyek Pembangunan Gedung Nahdah Hafizah; Henny Yustisia
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/40968323

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi sangat ditentukan oleh keseimbangan tiga parameter utama (triple constraints): waktu, biaya, dan mutu. Namun dalam realisasinya, proyek Pembangunan gedung sering kali menghadapi kendala keterlambatan dan pembengkakan biaya, seperti yang terjadi pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang yang mengalami perpanjangan durasi waktu selama 75 hari dan peningkatan nilai kontrak akibat adanya Adendum I. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dan tindakan manajerial yang paling dominan dalam memengaruhi fungsi manajemen konstruksi (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) terhadap pengendalian waktu, biaya, dan mutu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitis dengan teknik pengambilan sampel sensus (total sampling) terhadap 33 responden yang terdiri dari pihak kontraktor, konsultan pengawas, dan tim teknis. Analisis data dilakukan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) dan Standar Deviasi (SD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan memengaruhi fungsi manajemen konstruksi adalah tahap Pengawasan (Controlling) dengan nilai RII tertinggi sebesar 0,940, sedangkan tindakan manajerial yang paling dominan untuk memastikan keberhasilan proyek adalah tindakan pada tahap Pelaksanaan (Actuating) dengan nilai RII sebesar 0,954. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi pengawasan yang ketat dan pelaksanaan tindakan korektif yang responsif dalam meminimalkan deviasi di lapangan.
PEMETAAN BANJIR DAERAH ALIRAN SUNGAI AIR DINGIN KOTA PADANG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK HEC-RAS Alfonso Minoki; Fahmi Rizal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bdrczz93

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Dingin Kota Padang akibat tinggi curah hujan dan kondisi topografi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan debit banjir rencana, melakukan simulasi banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS serta memetakan sebaran genangan banjir di DAS Air Dingin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis hidrologi dan hidrolika. Data yang digunakan meliputi data curah hujan periode 2015–2024, Digital Elevation Model (DEM), tata guna lahan, dan data pasang surut. Analisis dilakukan melalui perhitungan curah hujan rencana, debit banjir rencana, serta simulasi banjir dua dimensi (2D unsteady flow) menggunakan HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi HEC-RAS mampu memetakan sebaran genangan banjir pada kala ulang 50 dan 100 tahun. Wilayah hilir DAS Air Dingin memiliki potensi genangan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah hulu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pendukung dalam upaya mitigasi banjir dan perencanaan tata ruang di Kota Padang.
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja pada Pekerjaan Finishing Gedung Kuliah Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang Naomi Raihana Zalni; Henny Yustisia
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/evgezp03

Abstract

Produktivitas tenaga kerja menjadi salah satu faktor penting yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, terutama pada pekerjaan finishing yang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi untuk mengasilkan mutu pekerjaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas tenaga kerja melalui metode Labour Utilization Rate (LUR) serta menganalisis pengaruh usia, pengalaman kerja, koordinasi tim, kesesuaian upah, dan keselamatan kerja terhadap produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan finishing Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 33 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Labour Utilization Rate (LUR) untuk mengukur tingkat pemanfaatan waktu kerja, sedangkan hubungan antar variabel dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LUR mencapai 82,75%, yang mengidentifikasikan bahwa pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja berada pada kategori produktif. Pengujian regresi menunjukkan bahwa koordinasi tim dan keselamatan kerja memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Sebaliknya, usia, pengalaman kerja, dan kesesuaian upah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di antara seluruh variabel yang dianalisis, keselamatan kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu, pengingkatan penerapan keselamatan kerja yang disertai koordinasi antar tenaga kerja perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan produktivitas pada pekerjaan finishing.
ANALISIS DAKTILITAS DAN TINGKAT KINERJA STRUKTUR RANGKA GEDUNG BERTINGKAT TERHADAP BEBAN GEMPA MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER(Studi Kasus: Gedung Fakultas C UIN Mataram) Irma Yanti Nur Illahi; Prima Zola
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/7b6px514

Abstract

Nusa Tenggara Barat, khususnya Pulau Lombok, merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat risiko kegempaan tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh rangkaian gempa bumi bermagnitudo besar pada tahun 2018 yang mengakibatkan kerusakan pada berbagai bangunan, termasuk gedung-gedung pendidikan. Kondisi ini mendorong perlunya evaluasi kinerja struktur bangunan eksisting terhadap beban gempa, khususnya dari aspek daktilitas dan tingkat kinerja struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons struktur, menentukan rasio daktilitas, serta mengevaluasi tingkat kinerja Gedung Fakultas C UIN Mataram, sebuah gedung perkuliahan empat lantai, terhadap beban gempa. Analisis dilakukan menggunakan metode analisis pushover (non-linear static analysis) dengan bantuan perangkat lunak ETABS, mengacu pada ASCE 41-17/FEMA 356 dan SNI 1726:2019. Struktur dimodelkan berdasarkan data as-built drawing, kemudian dianalisis pada arah X dan arah Y untuk memperoleh kurva kapasitas, distribusi sendi plastis, nilai daktilitas perpindahan, serta level kinerja berdasarkan batasan drift ratio ATC-40/FEMA 356. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode getar fundamental struktur (T = 1,087 detik) berada di atas batas periode maksimum bangunan baru menurut SNI 1726:2019, meskipun kontrol gaya geser dasar dan simpangan antar lantai tahap elastis masih memenuhi syarat. Distribusi sendi plastis terbentuk lebih dahulu pada balok dibandingkan kolom (strong column-weak beam) sehingga tidak terindikasi mekanisme soft-story. Rasio daktilitas perpindahan diperoleh sebesar 1,86 pada arah X dan 2,38 pada arah Y, yang keduanya tergolong daktilitas parsial (terbatas). Drift ratio maksimum pada arah X sebesar 1,342% berada pada level kinerja Life Safety (LS), sedangkan pada arah Y sebesar 2,156% berada pada kondisi transisi Life Safety-Collapse Prevention (LS-CP), dengan Lantai 1 sebagai lantai paling kritis. Mengingat gedung tergolong Kategori Risiko IV, hasil ini menunjukkan bahwa kinerja struktur eksisting belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi ideal, sehingga direkomendasikan kajian perkuatan (retrofit) khususnya pada kolom Lantai 1 arah Y.
Rancang Bangun Alat Penjernih Air Portable Berbasis Filtrasi Bertingkat untuk Kondisi Darurat Banjir Bandang Di Sumatera Barat Fani Iflahdini; Yaumal Arbi
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/6xt0k356

Abstract

Penelitian ini merancang, membangun, dan mengevaluasi alat penjernih air portable berbasis filtrasi bertingkat untuk mendukung penyediaan air bersih pada keadaan darurat banjir bandang. Penelitian dilakukan melalui eksperimen kuantitatif menggunakan air permukaan dari Batang Kuranji, Kota Padang. Sistem yang dikembangkan terdiri atas pompa listrik, tabung FRP berisi pasir silika dan media mangan, karbon aktif, filter housing, membran ultrafiltrasi, unit ultraviolet, serta desinfeksi akhir. Kinerja alat dievaluasi meliputi analisis struktur rangka menggunakan SAP2000, perhitungan debit, kecepatan, kehilangan energi, total dynamic head (TDH), hydraulic retention time (HRT), serta pengujian pH, total dissolved solids (TDS), dan kekeruhan sebelum dan sesudah pengolahan. Prototipe berukuran 100,33 cm × 69,85 cm × 146,05 cm menghasilkan debit rata-rata 972 L/jam, total dynamic head 2,7425 m, dan waktu tinggal hidrolik teoretis 2,10 menit. Pada kondisi pengujian, kekeruhan turun dari 179 NTU menjadi 24 NTU dengan efisiensi 86,59%, sedangkan TDS menurun dari 167 mg/L menjadi 147 mg/L dengan efisiensi 11,98%. Nilai pH berubah dari 6,81 menjadi 6,99. Secara teoretis, debit rata-rata mampu menghasilkan 1500 L dalam 1,54 jam untuk kebutuhan 100 orang. Hasil penelitian dari nilai Ph, TDS, dan kekeruhan dapat memenuhi nilai acuan Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023 untuk keperluan higiene sanitasi. Meskipun demikian, air hasil pengolahan belum dapat dinyatakan aman diminum karena parameter mikrobiologi, logam berat, dan parameter kimia lain belum diuji.  
UJI KINERJA DAN EVALUASI KUALITAS AIR HASIL ALAT PENJERNIH AIR PORTABLE Dwi Lastri Utami; Yaumal Arbi
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/j8szsz08

Abstract

Ketersediaan air bersih yang memenuhi standar kualitas masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, khususnya pada daerah yang terdampak bencana banjir. Banjir menyebabkan penurunan kualitas air permukaan akibat meningkatnya kandungan padatan tersuspensi, bahan pencemar, dan kontaminan lainnya sehingga air tidak dapat dimanfaatkan secara langsung. Kondisi tersebut menuntut adanya teknologi penjernihan air yang efektif, ekonomis, mudah dioperasikan, serta memiliki mobilitas tinggi untuk mendukung penyediaan air bersih pada kondisi darurat maupun wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat penjernih air portable berbasis pompa listrik dalam meningkatkan kualitas air melalui sistem filtrasi bertingkat yang dikombinasikan dengan proses desinfeksi menggunakan kalsium hipoklorit. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen melalui pengujian kualitas air sebelum dan sesudah proses pengolahan. Sistem filtrasi yang diterapkan meliputi saringan awal berbahan Stainless Steel 304 food grade, media pasir silika, pasir mangan, dan karbon aktif, kemudian dilanjutkan dengan proses desinfeksi menggunakan tablet kalsium hipoklorit. Parameter kualitas air yang dianalisis meliputi derajat keasaman (pH), Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), Oxidation Reduction Potential (ORP), dan kekeruhan (turbidity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH meningkat dari 6,81 menjadi 6,98, nilai TDS menurun dari 167 mg/L menjadi 147 mg/L, nilai ORP meningkat dari 276 mV menjadi 332 mV, sedangkan nilai kekeruhan berkurang dari 179 NTU menjadi 35 NTU dengan efisiensi penyisihan sebesar 80,45%. Selain itu, nilai EC mengalami perubahan setelah proses filtrasi dan desinfeksi yang menunjukkan adanya peningkatan karakteristik kualitas air. Alat yang dikembangkan memiliki kapasitas produksi sebesar 972 L/jam (16,2 L/menit), sehingga mampu menghasilkan air dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan air baku. Berdasarkan hasil tersebut, sistem filtrasi bertingkat yang dipadukan dengan desinfeksi menggunakan kalsium hipoklorit terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas air permukaan dan berpotensi menjadi alternatif penyediaan air bersih yang praktis untuk kondisi darurat maupun daerah dengan akses air bersih yang terbatas.
Pemodelan Genangan Banjir Dengan Menggunakan HEC-RAS Pada Segmen Sungai Batang Toru Tapanuli Selatan Martin Rafael Siregar; Yaumal Arbi
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/h3t24x76

Abstract

Banjir merupakan hasil interaksi antara manusia dan alam serta sistem alam yang muncul dari proses penggunaan lahan untuk berbagai aktivitas. Penerapan pemodelan banjir di Segmen Sungai Batang Toru berdasarkan (HEC-RAS) perlu dilakukan untuk menghasilkan peta genangan, ketinggian muka air, dan prediksi daerah yang terdampak banjir. Penelitian yang dilakukan termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan metode pemodelan hidraulik dan bersifat aplikatif dan deskriptif karena menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk mensimulasikan genangan banjir berdasarkan data hidrologi dan topografi, dengan skenario debit banjir periode ulang 100 tahun dengan simulasi Unsteady Flow, Steady Flow, dan skenario perubahan penggunaan lahan. Dengan hasil Simulasi Unsteady Flow Kala Ulang 100 Tahun Luas area genangan sebesar 55.09 ha Kedalaman maksimum genangan 5.28 m, Simulasi Perubahan Tata Guna Lahan (Unsteady Flow) Luas area genangan sebesar 83.26 ha Kedalaman maksimum genangan 8.13 m, dan Simulasi Steady Flow Luas area genangan sebesar 25.34 ha dari total DAS 1195.42 ha Kedalaman maksimum genangan 3.79 m. Dari hasil tersebut, setiap jenis simulasi menghasilkan luas dan sebaran genangan serta tinggi muka air yang berbeda hal ini disebabakn jenis aliran yang berbeda (Steady Flow dan Unsteady Flow) dan debit yang berubah tiap jamnya, dan validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil di HEC-RAS dan kejadian banjir historis, yaitu ketinggian air banjir.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 4 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Applied Science in Civil Engineering More Issue