cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,118 Documents
Optimalisasi Lingkungan Sekitar Rumah Sebagai Sumber Belajar Untuk Pengembangan Kosakata Ekologi Anak Usia Dini Jannah, Raudhatul; Dhieni, Nurbiana; Jaya, Indra
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2314

Abstract

Masih terbatasnya sumber belajar berbasis lingkungan di rumah mendorong perlunya eksplorasi terhadap potensi pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sarana pembelajaran anak usia dini. Lingkungan rumah, baik yang bersifat alami maupun buatan, sesungguhnya memiliki kekayaan unsur ekologis yang dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan berbagai kosakata dan konsep dasar ekologi secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan lingkungan sekitar rumah sebagai sumber belajar dalam pengembangan kosakata ekologi anak usia 5-6 tahun. Metode dalam studi ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan orangtua, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengenalan kosakata ekologi pada anak usia 5-6 tahun melalui eksplorasi lingkungan sekitar rumah melibatkan tiga aspek utama, yaitu: (1) pemanfaatan lingkungan rumah sebagai sumber belajar, (2) interaksi anak dan orang tua dalam penguatan kosakata, dan (3) perkembangan kreativitas serta kemampuan observasi melalui aktivitas berbasis alam. Pada aspek pertama, seluruh subjek penelitian memperoleh kosakata baru seperti tanah, daun, batang, bunga, ikan, dan serangga melalui kegiatan langsung di kebun, halaman, dan sungai. Aktivitas multisensori membantu anak memahami dan mengingat kosakata secara lebih bermakna. Pada aspek kedua, interaksi verbal antara anak dan orang tua berperan penting dalam memperkuat pemahaman anak terhadap istilah ekologis. Dialog spontan dalam aktivitas sehari-hari, seperti saat mengamati hewan atau fenomena alam, memperkaya kemampuan anak menggunakan kosakata ekologi secara kontekstual. Pada aspek ketiga, aktivitas berbasis alam terbukti mendorong kreativitas dan kemampuan observasi anak. Anak mengekspresikan pengalamannya melalui bahasa dan kegiatan imajinatif, seperti menyusun daun atau bercerita tentang hewan yang ditemui. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis pengalaman dan kontekstual dalam pendidikan ekologi anak usia dini. Dukungan aktif orang tua diperlukan sebagai fasilitator utama proses belajar di rumah.
Transformasi Perencanaan Sekolah: Implementasi Siklus IRB Berbasis Rapor Pendidikan Panggih Cahyo Imami; Taurisia, Rina; Saguh Miliarto; Nurkolis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2378

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi transformasi perencanaan sekolah melalui implementasi siklus Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB) berbasis Rapor Pendidikan di Indonesia. Kesenjangan antara ketersediaan data evaluasi dan implementasi program peningkatan mutu mendorong pengembangan model perencanaan yang sistematis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka sistematis, penelitian ini menganalisis 10 artikel ilmiah terbitan 2023-2025 dari database jurnal terakreditasi Sinta 3 melalui teknik meta-sintesis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi siklus IRB memiliki potensi transformatif dalam menggeser paradigma perencanaan sekolah dari pendekatan intuitif menuju pendekatan berbasis bukti empiris. Studi ini mengidentifikasi interkoneksi antara kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kompetensi digital sebagai faktor determinan kesuksesan implementasi siklus IRB. Kerangka implementatif yang dikembangkan tidak hanya mentransformasi proses perencanaan teknis, tetapi juga mereorientasi peran kepala sekolah sebagai fasilitator kolaboratif dan guru sebagai partisipan aktif dalam interpretasi data. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual yang mengintegrasikan teori perencanaan strategis, kepemimpinan transformasional, dan manajemen perubahan dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Continuance Intention Pengguna MOOC pada Pendidikan Tinggi di Negara Maju dan Berkembang: Tinjauan Sistematis Harida Budianti, Luluk; Lisana, Lisana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2617

Abstract

Tinjauan sistematis ini menelaah tren penelitian dalam beberapa aspek dari 135 riset empiris mengenai fenomena pada continuance intention pengguna MOOCs di pendidikan tinggi yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Pemetaan literatur sistematis dilakukan berdasarkan klasifikasi negara sebagai negara maju maupun berkembang. Proses tinjauan meliputi perumusan pertanyaan menggunakan kerangka PICOT, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, strategi pencarian literatur, penilaian kualitas artikel, ekstraksi dan analisis data, serta penyajian temuan secara sistematis dengan kerangka kerja PRISMA. Dari analisa secara deskriptif dan kuantitatif dengan mengacu pada pendekatan analisis sistematik terhadap hasil tinjauan menunjukkan bahwa tren penelitian di negara berkembang terfokus pada tantangan kontekstual dan retensi pengguna, sementara negara maju menekankan teknologi dan pengalaman pengguna. Penelitian MOOC masih bersifat eksploratif dengan banyak variabel unik dan minim studi replikasi. Adanya aspek psikologis, sosial, dan teknologi yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Penelitian selanjutnya disarankan menguji integrasi faktor-faktor tersebut dalam model teoritis komprehensif dan memperhatikan aspek sosial serta empati guna mendukung keberlanjutan penggunaan MOOCs dalam pendidikan tinggi.
Penerapan Prinsip-Prinsip Pembiayaan Pendidikan di Satuan Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar Evi Fitriyani; Eka Prestianingsih; Nurdiyati; Nurkolis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip pembiayaan pendidikan di SD Negeri 2 Mergowati Temanggung, dengan fokus pada empat prinsip utama: keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Keempat prinsip ini merupakan landasan penting dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan pendidikan yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus di satuan pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa SD Negeri 2 Mergowati telah menerapkan prinsip keadilan melalui pemberian bantuan kepada siswa kurang mampu, efisiensi melalui pemanfaatan anggaran untuk program prioritas seperti pelatihan guru dan pengadaan buku, transparansi melalui pelaporan keuangan terbuka kepada masyarakat, serta akuntabilitas melalui pelaporan dan evaluasi penggunaan anggaran secara berkala. Implementasi keempat prinsip tersebut secara sinergis berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Temuan ini dapat menjadi model praktik pembiayaan pendidikan yang baik untuk diterapkan di satuan pendidikan lainnya.
Environment-Based Horticulture Learning: The Effect of Fertilizer Usage Variation on Students’ Environmental Literacy Eka Trisianawati; Novi Nurmayanti; Ninda Permasari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2828

Abstract

This study investigates the influence of various fertilizer types—NPK, organic, granulated, and block compost—on students’ environmental literacy within an environment-based horticulture learning context. The research aims to determine whether fertilizer-based practical activities contribute to measurable improvements in students’ environmental literacy. A quantitative approach was employed by comparing students’ environmental literacy levels before and after participating in horticultural practicum activities. Data were collected using standardized questionnaires and assessment instruments designed to evaluate environmental literacy. The improvement scores were analyzed using the N-Gain technique, and an independent sample t-test was conducted to assess the significance of the observed differences.The results show an average pre-practicum score of 55, which increased to 74 following the practicum. The independent sample t-test produced a significance value of 0.000, which is lower than 0.05. This indicates that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted, demonstrating that the fertilizer-based practicum had a significant impact on students’ environmental literacy. The findings suggest that integrating diverse fertilizer applications into horticulture learning can effectively enhance students’ environmental literacy. This supports the use of environment-based, hands-on learning strategies as a pedagogical approach for fostering environmental awareness and responsible behavior among students.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Fikih Berbasis Information and Communication Technologi (ICT) Rini Widya Ningsih; Abd Rahman
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Penggunaan Media pembelajaran fikih berbasis Information And Communication Technology (ICT) di MAS Al-Washliyah 30 Binjai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara dan Dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan empat tahap yaitu : 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi data , 3) Penyajian data dan 3) Penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penggunaan media pembelajaran fikih berbasis ICT dengan media power point, video pembelajaran, dan akses website sebagai pencari materi tambahan. 2) Bentuk penggunaan media pembelajaran fikih yaitu kegiatan pembelajaran mulai dari tahap awal sebagai pembuka, Kemudian, tahap utama dilanjutkan dengan pengajaran materi yang dilakukan oleh guru menggunakan media presentasi seperti PowerPoint. 3) Jenis-jenis media pembelajaran berbasis Information And Communication Technology (ICT) menggunakan infocus, media power point, google form dan video pembelajaran. 4) Manfaat dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dengan adanya media pembelajaran berbasis Information And Communication Technology (ICT) yaitu manfaatnya dapat mengaktifkan berbagai jenis alat indra siswa, respon siswa yang antuasias dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi. Sedangkan kendala yang di hadapi pemahaman siswa yang kurangnya pemahaman, masalah jaraingan yang tidak stabil.
Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Education for Sustainable Development Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Dahlia Mutiara; Bramianto Setiawan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) yang berbasis Education for Sustainable Development (ESD) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran matematika. Metode yang dipakai adalah kuasi eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel terdiri dari siswa kelas IV SD Negeri Hegarmukti 02 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes esai terbuka yang mengukur empat aspek berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Mann-Whitney, serta perhitungan N-gain. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0,05), dengan kelompok eksperimen mencatat skor rata-rata post-test lebih tinggi. Nilai N-gain kelompok eksperimen sebesar 0,5254 tergolong sedang dan lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol yang sebesar 0,3456. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan CTL berbasis ESD efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan isu keberlanjutan.
Implementasi Pendekatan Inkuiri dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Sekolah Dasar Sati Aminah; Bramianto Setiawan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis kelas IV sekolah dasar. Secara khusus, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana implementasi pendekatan inkuiri dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap perkembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design yang melibatkan dua kelas IV Sekolah Dasar, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran matematika, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis berbasis soal cerita operasi hitung dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Information dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-2 sampel , dan perhitungan gain score untuk mengetahui efektivitas peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil dari uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,003 (<0,05), yang dimana terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Mean Rank kelompok eksperimen (18,58) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (18,58), dengan ini menunjukkan bahwa pendekatan inkuiri efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang dimana sejalan dengan teori Gestalt (Koffa).
Strategi Pembentukan Karakter Sehat dan Berakhlak Mulia Melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Kajian Literatur Desmi Sofia; Junaidi Indrawadi; Maria Montessori; Erianjoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2974

Abstract

Pembentukan karakter anak sejak dini merupakan fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi pembentukan karakter sehat dan berakhlak mulia melalui pendekatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai model penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kesehatan, kedisiplinan, empati, tanggung jawab, serta akhlak mulia kepada anak-anak. Setiap kebiasaan yang ditanamkan mengandung muatan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan profil pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Dengan penerapan yang konsisten dan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, strategi ini berpotensi memperkuat pembangunan karakter generasi muda Indonesia secara holistik.
Teaching Factory As A Model For Maintenance and Repair Learning In Vocational Motorcycle Engineering: A Systematic Review Abdullah, Jihan Jannata; Yoto, Yoto; Nurhadi, Didik
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3034

Abstract

This study systematically reviews the implementation of the Teaching Factory (TeFa) model in vocational motorcycle engineering education, with a specific focus on maintenance and repair learning. The background of the research lies in the persistent gap between theoretical instruction and practical application in vocational schools, which often leaves graduates underprepared for the demands of the labor market. The objective of this review is to synthesize empirical evidence on how TeFa supports the development of technical and soft skills, while also identifying enabling and inhibiting factors that influence its effectiveness. A Systematic Literature Review (SLR) approach was employed using the PRISMA protocol, analyzing 16 selected articles published between 2018 and 2025 from international and national journals. Data were extracted and analyzed thematically to identify recurring patterns and critical insights. The findings reveal that TeFa enhances students’ diagnostic, servicing, and repair skills, while fostering teamwork, communication, and problem-solving abilities. Supporting factors include adequate facilities, curriculum alignment, and industry partnerships, whereas challenges involve limited equipment, insufficient practice time, and teacher readiness. The study concludes that TeFa not only advances theories of work-based learning and competency-based training but also provides significant implications for policymakers, educators, and industry stakeholders.

Filter by Year

2019 2026