cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Kajian Etnopedagogi dalam Nilai Karakter Berbasis Filosofi Tallu Lolona Charlie Baka; Irene Hendrika Ramopoly
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2168

Abstract

Kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya dan karakter masyarakat, salah satunya filosofi Tallu Lolona dari Toraja yang menekankan keseimbangan hubungan antara manusia (Lolo Tau), tumbuhan (Lolo Tananan), dan hewan (Lolo Patuoan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai karakter berbasis filosofi Tallu Lolona melalui pendekatan etnopedagogi di UPT SDN 1 Makale. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri atas 4 guru dan 4 siswa, dengan data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter Tallu Lolona telah terintegrasi dalam kehidupan sekolah, baik di dalam kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler. Karakter religius tercermin dari kebiasaan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, karakter toleransi dari sikap menghargai perbedaan, kejujuran dari kebiasaan tidak mencontek, disiplin dari kepatuhan pada aturan sekolah, peduli lingkungan melalui kegiatan menjaga kebersihan, serta tolong-menolong melalui aksi kasiturusan atau sumbangan bagi warga sekolah yang membutuhkan. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman sebagian siswa terhadap makna filosofi Tallu Lolona dan rendahnya fokus dalam pembelajaran, yang diatasi dengan strategi literasi 15 menit sebelum pelajaran dan pemberian penghargaan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal dalam pendidikan formal. Filosofi Tallu Lolona tidak hanya memperkuat identitas budaya Toraja, tetapi juga membekali siswa dengan karakter yang relevan untuk menghadapi tantangan globalisasi.
Integrasi Nilai-Nilai Profetik dalam Praktik Kepemimpinan Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Systematic Literature Review Zakaria Syafei; Anis Zohriah; Eti Kurniawati; Reni Suwenti; Een Masdariah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2171

Abstract

Revolusi industri 4.0 dan era disrupsi digital telah menghadirkan tantangan fundamental bagi institusi pendidikan Islam, membutuhkan transformasi paradigma kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi. Penelitian systematic literature review ini bertujuan menganalisis model integrasi nilai-nilai profetik dalam praktik kepemimpinan pendidikan Islam di era disrupsi, dengan fokus pada identifikasi strategi adaptasi, tantangan implementasi, dan implikasi praktis. Menggunakan protokol PRISMA, penelitian melakukan pencarian komprehensif melalui multiple database, menghasilkan empat artikel final dari 2.200 artikel yang ditemukan. Metode systematic literature review digunakan untuk mensintesis temuan dan perspektif terkini tentang kepemimpinan profetik. Hasil penelitian mengungkap model kepemimpinan profetik yang multidimensional, dengan empat dimensi utama: sidiq (kejujuran), amanah (kepercayaan), tabligh (komunikasi), dan fathonah (kecerdasan). Penelitian mengidentifikasi tantangan signifikan dalam implementasi, termasuk resistensi budaya organisasi, kesenjangan kompetensi digital, dan kompleksitas adaptasi sistem manajemen. Strategi adaptasi yang diusulkan mencakup peningkatan literasi teknologi, penciptaan budaya organisasi adaptif, dan pengembangan model kepemimpinan yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi utama penelitian adalah pengembangan kerangka konseptual integrasi nilai profetik di era disrupsi, yang menawarkan perspektif baru tentang fleksibilitas kepemimpinan spiritual dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian menyarankan pendekatan dinamis yang mampu mensinergikan tradisi spiritual dengan inovasi kontemporer, tanpa kehilangan esensi nilai-nilai fundamental Islam.
Literasi Peserta Didik: Pencapaian Melalui Rapor Satuan Pendidikan Sekolah Wiga Rahmayanti; Indriyani; Destrinelli
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pencapaian literasi siswa pada rapor satuan pendidikan, penerapan, serta permasalahan literasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan hasil rapor satuan pendidikan serta pengamatan yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan di di SDN 062 Kota Jambi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa rapor pendidikan bermanfaat untuk mengetahui informasi kualitas satuan pendidikan serta untuk merencanakan perbaikan dalam perencanaan berbasis data. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian literasi siswa yang dikategorikan sedang dengan capaian 66,67% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum. Adapun penerapan literasi yang dilakukan adalah melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum belajar, pemanfaatan pojok baca, kunjungan perpustakaan, pemanfaatan teknologi, kegiatan menceritakan kembali isi teks, pemberian motivasi, pelibatan orang tua, dan Melatih peserta didik untuk dapat menyampaikan pendapat, saran, penilaian, kesimpulan dan refleksi. Adapun permasalahan yang muncul diantaranya kurangnya variasi buku pada pojok baca, terdapat siswa yang belum lancar membaca, pemanfaatan perpustakaan yang kurang maksimal, kurangnya tenaga perpustakaan, kurangnya minat baca siswa, hilangnya fokus saat pembelajaran, kosa kata yang sulit dimengerti, kesulitan dalam mencari informasi yang spesifik dalam teks panjang karna kurangnya keterampilan scanning dan membaca cepat (skimming).
Analisis Kepemimpinan Kolaboratif dalam Fungsi Pengorganisasian Manajemen Pendidikan Islam: Systematic Literature Review Encep Syarifudin; Eneng Muslihah; Eti Kurniawati; Reni Suwenti; Een Masdariah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis integrasi kepemimpinan kolaboratif dalam fungsi pengorganisasian manajemen pendidikan Islam berdasarkan literatur terkini. Lembaga pendidikan Islam kontemporer menghadapi tantangan kompleks yang membutuhkan pendekatan manajerial adaptif, namun terdapat kesenjangan literatur mengenai penerapan kepemimpinan kolaboratif dalam fungsi pengorganisasian pendidikan Islam. Menggunakan metode systematic literature review dengan protokol PRISMA, penelitian ini menganalisis artikel ilmiah pada lima database elektronik (Scopus, Web of Science, ERIC, DOAJ, dan Google Scholar) yang diterbitkan pada tahun 2024-2025. Dari 11.600 artikel yang diidentifikasi, 4 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian mengidentifikasi empat model pengorganisasian berbasis kepemimpinan kolaboratif yang relevan untuk pendidikan Islam: model partisipatif yang menekankan keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan; model berbasis teknologi yang berfokus pada integrasi teknologi dan tim lintas fungsi; model integratif yang memadukan prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai Islam; dan model fungsional yang menekankan aspek struktural pengorganisasian. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya keselarasan antara prinsip kepemimpinan kolaboratif dengan nilai-nilai Islam seperti syura (musyawarah) dan ta'awun (kerjasama), yang memperkuat relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Meskipun terbatas dalam jumlah artikel dan cakupan geografis, penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka konseptual integratif yang dapat menjadi landasan transformasi manajemen pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan kontemporer.
Pengembangan Augmented Reality Sebagai Media Pengenalan Alat Musik Tradisional Gayo Muhammad Fiqri Rizqullah; Yudi Sukmayadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2197

Abstract

Era globalisasi masa kini menuntut peserta didik untuk dapat menggunakan teknologi. Pemanfaatan teknologi di bidang Pendidikan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran, terutama dalam melestarikan alat musik tradisional. Pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) diharapkan dapat menjadi langkah inovatif dalam upaya pelestarian alat musik tradisional Gayo yang bersifat sementara dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Takengon. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan metode pengembangan sistem model prototype ini terfokus sampai pada langkah ketiga, yaitu communication, quick plan dan modelling quick design. Metode yang digunakan dalam Augmented Reality berbasis markerbased. Diharapkan aplikasi ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan alat musik tradisional gayo di masa depan dan pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis AR diharapkan dapat menjadi langkah inovatif dalam pelestarian alat musik tradisional Gayo dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Takengon, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu guru dalam proses pembelajaran dengan penerapan P5 berbasis kearifan lokal.
Analyzing the Alignment of Writing Materials in Bahasa Inggris Work in Progress with the Genre-Based Approach Stages Andhika Wahyu Rustamaji; Dewi Rochsantiningsih; Kristian Adi Putra
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2199

Abstract

This study analyzed the implementation of the Genre-Based Approach (GBA) in the Bahasa Inggris Work in Progress textbook, with the aim of evaluating its effectiveness in supporting writing instruction in Indonesian senior high schools. Using qualitative content analysis, the study examined how writing tasks aligned with Cahyono’s (2012) GBA framework: Building Knowledge of the Field (BKOF), Modeling and Deconstruction of the Text (MDT), Joint Construction of the Text (JCOT), and Independent Construction of the Text (ICOT). The findings revealed that although the textbook was structured according to GBA principles, its implementation across the stages was inconsistent. BKOF and MDT were generally well-supported through vocabulary-building activities and teacher-led instruction, but JCOT lacked meaningful peer collaboration, and ICOT relied heavily on teacher intervention, which limited student autonomy. Moreover, the absence of explicit linguistic analysis in the MDT stage hindered students’ understanding of genre-specific language features.This study contributed to the field of textbook evaluation by identifying practical gaps in the design and delivery of GBA within EFL writing materials. It also offered pedagogical insights for improving GBA implementation, including the integration of peer interaction, metalinguistic instruction, and self-assessment tools to enhance student-centered learning. Future research should explore how teachers mediate these materials in classroom contexts and how students engage with genre-based instruction in practice.
Development of a Teachmint-Based Digital Module to Improve Students’ Learning Effectiveness in Pancasila Education Ni Wayan Sayuwaktini Sayu; Rangga Firdaus; Herpratiwi; Undang Rosidin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2202

Abstract

This study aims to analyze (1) the potential and conditions of development, (2) the process, (3) the product, and (4) the attractiveness of teachmint-based digital modules for students. The research method adapts Borg and Gall's research and development (R&D) with a population of class VIII students and a sample of 60 students. Data collection was done using questionnaires, observations, questionnaires, and documentation, while data analysis was done using descriptive statistical analysis techniques and t-tests. The results of the study show: (1) the potential and conditions of module development based on expert validation obtained very valid results and can be used without revision, with a percentage of material experts 90%, media experts 77.5%, and design experts 76%. (2) The process of developing teachmint-based digital learning modules showed an effectiveness level of 91%, which is included in the very effective category. (3) The product of developing teachmint-based digital learning modules has proven to be effective in improving learning outcomes with an effect size value of
Pendampingan Belajar dan Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Muti Munarti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2212

Abstract

Penelitian ini diharapkan mendapatkan bukti empirik tentang Pendampingan Belajar Peserta Didik dan Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Lokus penelitian dalam penelitian ini adalah di SDN 003 Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif verifikatif dan analisis regresi linier berganda dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada siswa peserta didik kelas 4, 5, dan 6. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa pendampingan belajar peserta didik, kompetensi guru, dan motivasi belajar siswa pada umumnya tergolong baik. Hasil analisis verifikatif terbukti bahwa pendampingan belajar peserta didik dan kompetensi guru secara parsial dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, namun secara simultan tidak terbukti berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Artinya bahwa antara pendampingan belajar peserta didik dan kompetensi guru harus terpisah tidak dapat dilakukan secara serentak bersamaan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka di Sekolah: Sebuah Tinjauan Tentang Evaluasi Siti Marfu'ah; Heri Retnawati; Elly Arliani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2223

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur dengan pendekatan Systematic Literature Review yang bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di sekolah. Objek kajian meliputi artikel, jurnal, dan prosiding yang telah diterbitkan sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemahaman siswa, partisipasi aktif dalam pembelajaran, dan motivasi belajar. Penerapannya mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan individu. Namun demikian, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru, minimnya pelatihan, kurangnya dukungan sumber daya, serta belum optimalnya manajemen pelaksanaan di sekolah. Untuk mengoptimalkan pembelajaran berdiferensiasi, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru, evaluasi rutin terhadap praktik pembelajaran, serta peningkatan keterlibatan guru dalam Program Profesi Guru (PPG). Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti Merdeka Mengajar dan penguatan koordinasi antara kepala sekolah, guru, dan siswa juga menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi. Kajian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan dan tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan program yang lebih efektif di masa mendatang.
Exploring The Speaking Anxiety Among English Language Education Undergraduate Students at Universitas Negeri Malang Nur Giana Febrianti; Nurenzia Yannuar; Yusnita Febrianti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2224

Abstract

Speaking anxiety is a prevalent challenge in foreign language learning that can hinder students’ ability to communicate effectively. This study investigates the causes of speaking anxiety among undergraduate students in the English Language Education program at Universitas Negeri Malang. Employing a qualitative descriptive design, data were collected from 11 participants through the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) questionnaire and semi-structured interviews. The data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns and factors contributing to students’ anxiety. The findings reveal three primary sources of speaking anxiety: communication apprehension, test anxiety, and fear of negative evaluation. Students reported experiencing physiological symptoms such as a rapid heartbeat, nervousness, and fear of being mocked, which significantly influenced their classroom participation and speaking performance. These results highlight the urgent need for supportive pedagogical strategies that not only enhance students’ linguistic competence but also address their psychological and emotional well-being. The study contributes to a deeper understanding of the multidimensional nature of speaking anxiety and provides insights for educators in developing effective interventions to foster more confident English communication among students.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue