cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Transformasi Pendidikan dan Pengajaran di Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia: Upaya Meningkatkan Kinerja Institusi R. Supyan Sauri; Iim Wasliman; Fitri Rachmiati Sunarya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2021

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi strategi pendidikan dan pengajaran dalam meningkatkan kinerja Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada penerapan prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teori dan praktik melalui pembelajaran berbasis proyek dan studi kasus mendorong pengembangan keterampilan praktis dan berpikir kritis mahasiswa. Kurikulum yang mengadopsi e-learning dan blended learning memberikan pengalaman belajar yang fleksibel dan adaptif terhadap teknologi. Kapasitas dosen ditingkatkan melalui pelatihan pedagogis dan teknologi secara berkelanjutan. Evaluasi dilakukan secara sistematis dengan melibatkan umpan balik dari mahasiswa, dosen, dan mitra industri untuk menjaga relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pendidikan berbasis manajemen POAC efektif dalam meningkatkan kinerja institusi melalui pembelajaran kontekstual, penguatan kompetensi dosen, serta kemitraan dengan industri. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen pendidikan tinggi berbasis kebutuhan industri dan teknologi, serta merekomendasikan penguatan kebijakan pelatihan dosen dan evaluasi kurikulum secara adaptif dan berkelanjutan.
The Effectiveness of Sixth Grade Math in Focus Curriculum for Indonesian Christian Schools Students Tia Aulia Putri Sadeva; Sylvia Primulawati; Robert Harry Soesanto; Evander Banjarnahor
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2025

Abstract

Math In Focus as a curriculum program is based on the Singaporean mathematics framework. However, it has been adjusted for U.S. classrooms by Great Source & Hougton Mifflin Harcourt publisher. This curriculum program was also used by a Christian school in Jakarta, Indonesia that has predominantly Indonesian students whose mother tongue was Indonesian language. Thus, the purpose of this study is to evaluate the effectiveness of Math In Focus curriculum program that was used in a Christian school in Jakarta, Indonesia, particularly in Grade VI. This research used a case study research methodology. The techniques of data collection used were questionnaire, interview, and observation. The results showed that the accuracy of the target was highly effective (81.5%), the aims of the program was also highly effective (82.5%), the socialization of the program was effective (71.5%), and the supervision of the program was also effective enough (70.5%). It can be concluded that Math In Focus curriculum program was effective enough (76.5%) for Indonesian Christian students in sixth grade although English is not their mother tongue. The other findings in this research were the supported and inhibited factors of the effectiveness.
Enhancing Multicultural Values Through Pedagogical Approaches in Islamic Education for Senior High Schools A. Chandra Kusuma Negara; Saihan; Sukamto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2027

Abstract

This study explores how Islamic Religious Education enhances multicultural values among junipr high school students through thoughtful pedagogical approaches. This research method using a qualitative with case study design, the research delves into how teachers and the school communitywork together to nurture tolerance and respect for diversity. Data were gathered through semi-structured interviews with 17 informants, including 5 ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION teachers, school principal, vice principal for curriculum, and 10 student representatives. These were complemented by classroom observations, deep-interviews, and an analysis of relevant documents, such as lesson plans and student activity reports. The data analysis followed Miles and Huberman's interactive model, focusing on reducing, displaying, and verifying the data to uncover meaningful patterns. To ensure the validity of the findings, triangulation methods were applied, including cross-referencing different sources, member checks with participants, and maintaining detailed research documentation. The results highlight that teachers actively incorporate multicultural values into Islamic Religious Education lessons through group discussions, interfaith dialogues, and culturally inclusive examples. They also create a safe and open classroom atmosphere that encourages students to appreciate diversity and share their unique perspectives. These efforts have led to noticeable changes, including improved interactions across cultural and religious groups, reduced biases, and stronger bonds within the school community.This study emphasizes the essential role of educators in fostering students' understanding of diversity and demonstrates how Islamic Religious Education can become a powerful tool for building a more tolerant and inclusive society.
Moderasi Beragama: Internalisasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dan Toleransi Beragama di Sekolah Menengah Pertama Muhamad Hamdan; Siti Nurzana; Hasanuddin Munthe; Meyniar Albina
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama di lingkungan sekolah, mengidentifikasi faktor penghambat, serta mencari solusi atas hambatan tersebut Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan informan penelitian guru dan siswa. Penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama diinternalisasikan melalui pembelajaran agama yang sesuai keyakinan siswa, kegiatan lintas agama seperti pemberian salam dan kerja sama dalam kebersihan lingkungan, serta kebijakan khusus, seperti penutupan kantin selama Ramadan. Faktor penghambat dalam implementasi nilai-nilai ini mencakup kekurangan guru agama yang kompeten, rendahnya kesadaran siswa dalam memperdalam nilai agama, serta keterbatasan sarana prasarana. Solusi yang diusulkan meliputi optimalisasi fasilitas yang ada, peningkatan kegiatan keagamaan yang inklusif, dan kerja sama dengan orang tua untuk mendukung pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat moderasi beragama melalui pengintegrasian nilai-nilai multikulturalisme dalam pembelajaran, kegiatan sosial, dan kebijakan pendidikan. Dengan upaya ini, SMP Negeri 9 Kota Binjai mampu membentuk generasi muda yang toleran, menghargai keberagaman, dan siap hidup harmonis dalam masyarakat multikultural.
Mapping Science Teacher Professionalism in Junior High Schools Emilia Candrawati; Ratnaningsih Eko Sardjono; Ijang Rohman; Binar Kurnia Prahani; Yendi; Yusi Riksa Yustiana; Ade Elvia; Mellyta Uliyandari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2039

Abstract

Teacher certification is a fulfillment of professional competence. In Bengkulu City, many junior high school science teachers are still uncertified. Therefore, mapping is needed to see the number of the junior high school science teachers who are certified and uncertified in Bengkulu City. This research uses descriptive qualitative methods through observation and interviews. The results showed that 109 junior high school science teachers in Bengkulu City are already certified and 65 are uncertified. There are 114 junior high school science teachers in Bengkulu City who are civil servants and 60 non-civil servants who teach in 47 junior high schools in Bengkulu City. Meanwhile, teachers who are called to join the in-service certification program must pass the Teacher Competency Test (UKG), which causes some teachers to fail to follow the next stage in the in-service teacher training program (PPG). Therefore, in order to fulfill the mandate of the Teachers and Lecturers Law 2015, it is recommended that the Bengkulu City Goverment and the Ministry of Education and Culture implement an accelerated teacher certification program to ensure that teachers are professional.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berdiferensiasi dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Andriyani; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa; Widiasih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2057

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar melalui pendekatan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest kontrol group, melibatkan siswa kelas IV dari beberapa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model PBL berdiferensiasi dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika materi bilangan cacah besar kelas IV serta interaksi antara keduanya. Data yang dikumpulkan melalui tes, pengukuran kemandirian belajar, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berdiferensiasi secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar matematika, kemandirian belajar berpengaruh positif terhada hasil belajar matematika, dan terdapat interaksi positif antara keduanya. Studi kasus di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Tangerang membuktikan bahwa siswa dengan kombinasi PBL berdiferensiasi dan kemandirian belajar yang tinggi mampu menyelesaikan masalah matematis pada materi bilangan cacah besar lebih baik dibandingkan siswa di kelas PBL Konvensional. Kontribusi penelitian ini mencakup pengembangan model pembelajaran matematika yang didukung untuk kebutuhan individual siswa, identifikasi faktor pendukung kemandirian belajar dalam matematika tingkat dasar, pengembangan instrumen pengukuran efektivitas PBL berdiferensiasi, dan penyediaan dasar empiris untuk pengembangan kebijakan pendidikan matematika yang mengintegrasi diferensiasi pembelajaran dengan pengembangan kemandirian belajar siswa di sekolah dasar.
Evaluasi Program Pengimbasan Sekolah Penggerak Menggunakan Model CIPP Muhammad Khairul Irfan; Mohammad Sofwan Effendi; Matin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Pengimbasan Sekolah Penggerak yang dilaksanakan oleh SMP Labschool Kebayoran dengan menggunakan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini bersifat kualitatif dan melibatkan subjek penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru di SMP Labschool Kebayoran serta sekolah sasaran yaitu SMP Islam Assalam, SMP PSKD IV Bulungan, dan SMP Islam At Taufieq. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pengimbasan ini dirancang dengan memperhatikan konteks masing-masing sekolah sasaran, dengan penyesuaian program yang dilakukan berdasarkan kebutuhan spesifik setiap sekolah. Evaluasi input menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam keterbatasan jumlah guru tetap di beberapa sekolah sasaran, program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka. Pada tahap proses, implementasi program berlangsung efektif melalui workshop dan pendampingan yang berkelanjutan. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis proyek dan mengelola kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program ini berhasil mencapai tujuan utamanya, meskipun beberapa tantangan perlu diatasi untuk keberlanjutan program di masa mendatang.
Reproductive Health Education Management Based on Self-Care Module in the Pancasila Student Profile Strengthening Project Yanti Rosmiyanti; Endang Komara; R Supyan Sauri; Waska Warta
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2078

Abstract

The background of this research is driven by the fact that many students have a limited understanding of the importance of maintaining reproductive health and making responsible decisions regarding reproductive behavior. This study aims to describe and analyze the management of reproductive health education based on the self-care module in implementing the Pancasila student profile strengthening project at Sehati Bina Insani IT Junior High School and Al Hasanat IT Junior High School. The approach used is qualitative with a case study method. Data collection techniques include observation, interviews, documentation studies, and data triangulation. The study results show that implementing reproductive health education management based on the self-care module in implementing the Pancasila student profile strengthening project in the two schools is effective. In conclusion, the implementation of the project to improve the profile of Pancasila students through reproductive health education based on self-care modules at Sehati Bina Insani IT Junior High School and Al Hasanat IT Junior High School showed significant success in the planning, organization, and implementation stages. The evaluation showed the effectiveness of this approach despite challenges related to limited resources, integration of Pancasila values, parental involvement, and teacher readiness. To overcome these challenges, the proposed solutions include improving the quality of resources, teacher training, collaboration with parents and the community, and using technology. It is hoped that this project can run optimally and positively impact students.
English Syllabus Development: A Need Analysis-Based Approaches Ikrama Prasetya; Djatmika; Ngadiso
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2099

Abstract

This study investigates the English language skills required by students at Aviation Vocational High Schools, focusing on syllabus development and the challenges teachers face in preparing effective teaching materials. The research aims to identify the necessary English skills for aviation students, explore the difficulties in syllabus creation, and determine the skills teachers need to design a relevant curriculum. A needs analysis approach was used, with data collected through questionnaires, interviews, and document analysis of the existing syllabus. The study found that speaking skills were the most crucial, followed by reading, listening, and writing. However, the current syllabus does not adequately meet the needs of students, as teachers face challenges such as the lack of diagnostic assessments and materials that are not aligned with aviation industry standards. The study also identifies key teacher skills necessary for effective syllabus development, including the ability to assess student needs and ensure the syllabus is implemented in a way that aligns with the intended learning objectives. The findings highlight the need for a more tailored and effective approach to syllabus design in aviation vocational education.
Pengaruh Model Joyful Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Matematika Materi Bangun Datar di Madrasah Ibtidaiyah Helmi Yuliana; Atin Supriatin; Setria Utama Rizal
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2111

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah ada pengaruh model joyful learning untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika materi bangun datar. Metode yang dimanfaatkan pada kajian ini yakni kuantitatif, dengan jenis penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi eksperimen). Kajian ini dijalankan selama 2 bulan mulai bulan juli – september 2024 dengan melakukan penelitian lapangan di MIN 3 Kota Palangka Raya. Data dikumpulkan dari 50 siswa, dengan 25 siswa kelas III A sebagai kelas kontrol dan 25 siswa kelas III B sebagai kelas eksperimen. Dalam ini uji yang dipilih yakni uji t dengan dukungan aplikasi IBM SPSS Statistics 25. Hasilnya analisis data uji independent sample t test yang dilakukan dengan data posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan uji whitney test menyatakan bahwa uji t hipotesis dalam perhitungan dilihat pretest serta posttest kelas eksperimen bahkan control sesuai dalam kriteria uji apabila ditolak bahkan diterima artinya adanya pengaruh. Dengan skor Sig. (2-tailed) sebanyak 0,001 < 0,05, sehingga bisa ditarik kesimpulan adanya perbedaan kreativitas belajar matematika peserta didik dengan model joyful learning dengan model konvensional.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue