cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Pengembangan E-Modul Berbasis TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) Terintegrasi PjBL (Project-Based Learning) Zakiyya Khairani; Dewi Rosita
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat e-modul yang mengintegrasikan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) dengan PjBL (Project-Based Learning) sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan materi jaringan komputer dan internet, menilai kelayakannya untuk kelas X di SMA Negeri 14 Samarinda. Penelitian ini mengadopsi metodologi Research and Development (R&D) berbasis model 4-D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Para peserta terdiri dari 181 peserta didik kelas sepuluh, satu guru informatika, satu validator materi, dan tiga validator media. Temuan peneliti menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan mendapat evaluasi kelayakan dari validator pakar materi dan dari tiga validator pakar media, menghasilkan skor rata-rata keseluruhan 114,33, yang tergolong dalam kriteria "Sangat Layak". Setelah penilaian kelayakan, umpan balik dikumpulkan melaui respons dari guru dan peserta didik, menghasilkan skor rata-rata keseluruhan 140,35 dalam kategori "Sangat Baik". Sehingga, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis TPACK, terintegrasi dengan PjBL dan dirancang menggunakan model 4-D, dikategorikan "Sangat Layak" oleh validator media dan materi dan mendapat respons "Sangat Baik" dari guru dan peserta didik.
The Sahta Method: A Learning Innovation To Improve Nahwu Comprehension For Junior High School Students Wildan Azzam Firdausi; Talqis Nurdianto; Mohamad Nor Amin Samsun Baharun
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2272

Abstract

Learning nahwu is often considered difficult and tedious, especially for junior high school students in a pesantren environment. This study aims to examine the application of the SAHTA (Sahlan wa Tafrihan) method, a song-based nahwu learning method, in improving students' understanding of nahwu. This research uses a mixed method with an exploratory sequential design, starting with a qualitative approach through in-depth interviews with the inventor of the SAHTA method and nahwu teachers at the ALMATERA Islamic Boarding School to explore the implementation of the SAHTA method. The quantitative approach was carried out on 55 grade 9 students of MTs ALMATERA who had attended nahwu learning for two years, selected using a purposive sampling technique. Quantitative data were obtained through questionnaires and then analyzed using IBM SPSS Statistics 25 through assumption tests (normality and linearity) and hypothesis testing (Pearson correlation). The analysis results show that the SAHTA method is applied through fun stages such as singing, modeling, practice, and vocabulary reinforcement. Based on the Pearson correlation test, a positive and significant relationship was found between using of the SAHTA method and students' understanding of nahwu (r = 0.543; p < 0.05). This finding shows that the SAHTA method is effectively used as an alternative to learning nahwu because it can improve students' understanding in a fun and contextual way.
Peran Kepemimpinan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Pendidikan 4.0 Hendra; Zultoni Lubis; Jefri Afrizal; Nurhalimah; Mesiono; Haidir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2273

Abstract

Kepemimpinan yang tidak memiliki visi strategis, cenderung sentralistik, serta minim partisipasi telah menciptakan hambatan struktural dan budaya yang menghambat pengembangan dosen. Kurangnya dukungan terhadap inovasi, resistensi terhadap transformasi digital, tidak adanya sistem insentif akademik, serta praktik favoritisme menjadi faktor penghambat utama dalam penguatan budaya akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kepemimpinan terhadap pengembangan dosen di Perguruan Tinggi Agama Islam Kota Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilaksanakan di salah satu Perguruan Tinggi Agama Islam yang berada di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari berbagai elemen sivitas akademika yang memiliki pengalaman dan pengetahuan langsung terkait isu yang diteliti, yaitu dosen senior, dosen muda, Staf akademik dan administrasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik yakni reduksi data, kategorisasi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan di Perguruan Tinggi Agama Islam belum menjalankan peran transformatif sebagaimana yang dibutuhkan dalam menghadapi tuntutan globalisasi dan digitalisasi pendidikan. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pengelolaan pendidikan tinggi keagamaan, khususnya dalam membangun sistem kepemimpinan yang partisipatif, visioner, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Adapun keterbatasan penelitian terletak pada ruang lingkup institusi yang sempit dan pendekatan kualitatif yang belum mencakup pengukuran kuantitatif. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk mengadopsi pendekatan campuran (mixed methods) dan memperluas cakupan studi ke berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam lainnya di Indonesia.
Analisis Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Keterampilan Kolaborasi Pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Khaf Shah; Munir; Fitri Oviyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis keterampilan kolaborasi di SMPN 1 dan SMPN 2 Banyuasin III, menganalisis implikasi pembelajaran PAI terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik, serta menjelaskan urgensi pembelajaran PAI berbasis keterampilan kolaboratif dalam konteks pendidikan kontemporer. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menyusun modul ajar dengan memprioritaskan kebutuhan siswa dan konteks lokal, sehingga materi menjadi relevan dan menarik. Pelaksanaan menggunakan metode diskusi kelompok dan proyek kolaboratif yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, serta keterampilan komunikasi dan kerja sama. Evaluasi dilakukan secara formatif, di mana rubrik keterampilan kolaborasi dan umpan balik konstruktif dari guru meningkatkan motivasi dan perkembangan siswa. Implikasi dari pendekatan ini mencakup peningkatan sikap saling menghargai dan toleransi di antara siswa. Pembelajaran berbasis kolaborasi mempersiapkan siswa dengan keterampilan sosial yang krusial untuk sukses di abad ke-21. Dengan demikian, pembelajaran PAI di kedua sekolah berkontribusi dalam membentuk generasi yang siap berkontribusi positif di masyarakat.
Penguatan Karakter Keislaman melalui Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka: Kajian Literatur Sagir Muhammad Amin; Sitti Nadirah; Idris Idris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2281

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam penguatan karakter keislaman peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan, strategi, dan tantangan dalam implementasi pembelajaran PAI yang berorientasi pada pembentukan karakter keislaman. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkait implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan profil Pelajar Pancasila dengan nilai-nilai keislaman. Pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari secara lebih kontekstual dan bermakna. Namun, tantangan seperti kesiapan pendidik, keterbatasan sumber daya, serta perlunya integrasi yang lebih kuat antara konsep keislaman dan prinsip Kurikulum Merdeka masih perlu diatasi. Kajian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran yang inovatif, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran PAI yang efektif.
Pengaruh Penggunaan Smart Classroom terhadap Kualitas Pembelajaran dan Literasi Digital Mahasiswa dengan Mediasi Motivasi Belajar Malikha Nurcholifah; Harsono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun kesadaran tentang dampak smart classroom terhadap kualitas pembelajaran serta literasi digital mahasiswa FKIP UMS, serta pengaruh tidak langsungnya melalui motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, desain survei, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa angket, dan metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) dengan dukungan perangkat lunak Smart PLS 4.0. Sampel penelitian terdiri atas 126 mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2021 yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemanfaatan smart classroom berkontribusi secara signifikan dan positif terhadap kualitas pembelajaran dan literasi digital mahasiswa. Disamping itu, motivasi belajar berperan sebagai variabel mediasi untuk memperkuat hubungan antara penggunaan smart classroom dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan literasi digital. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan memikat, mendorong ketertarikan mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif, bahkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memperoleh informasi digital. Dengan demikian, implementasi smart classroom di perguruan tinggi dapat menjadi pendekatan yang ampuh untuk meningkatkan mutu pendidikan di zaman digital. Bagaimana proses optimalisasi penggunaan teknologi serta peningkatan literasi digital mahasiswa diperlukan agar terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dibahas dalam naskah ini.
Fostering Critical Thinking and Patriotism via a Local Wisdom-Based Pancasila Education Module for Fifth Grade Students Agung Santika; Wuri Wuryandani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2285

Abstract

This research aims to develop: (1) a feasible local wisdom-based Pancasila education learning module to improve the critical thinking skills and patriotics character of fifth-grade students, (2) a practical local wisdom-based Pancasila education learning module for the same purpose, and (3) an effective local wisdom-based Pancasila education learning module to enhance students’ critical thinking and patriotics character. This research and development study was conducted at SDN 2 Tambakan, SDN 3 Joton, SDN 1 Kraguman, SDN Prawatan, and SDN 1 Granting in Jogonalan District, Klaten Regency, Central Java Provience. The development procedure was adapting from Borg and Gall (2003) model, which consist of ten steps: (1) preliminary study, (2) planning, (3) development of initial product, (4) initial field testing, (5) product revision, (6) main field testing, (7) product revision, (8) operational field testing, (9) final product, and (10) dissemination. The research subjects were fifth-grade students and teachers. Data were collected through interviews, observations, product validation, and feasibility questionnaire validation. Data were analyzed using both qualitative and quantitative methods. The effectiveness of module was examined through n-gain scores and the Mann Whitney U test at a 5% significance level. The findings show that (1) the module meets the criteria of feasibility based on expert validation in contect and media, (2) the module is practical according to teacher and student assessment, and (3) the module is effective in enhacing students’ critical thinking and patriotic character. The experimental class outperformed the control class in both ciritical thinking and patriotic character based on the N-gain scores. The t-test and Mann Whitney U test results yielded a signifivance value of <1%, indicating a significant effect of the module on improving students’ ciritical thinking and patriotic character.
Studi Peran Desain Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang dalam Mendorong Aktivitas Fisik Mahasiswa: Pedekatan Active Design Guidelines Untuk Mengurangi Gaya Hidup Sedentari Agita Aura Yasmin; Viola Malta Ramadhani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2287

Abstract

Perkembangan teknologi yang ada saat ini memiliki dampak seperti gaya hidup sedentari. Gaya hidup ini rentan dialami oleh mahasiswa pada lingkungan pendidikan. Hal ini ditandai dengan aktivitas monoton seperti duduk berjam-jam di ruang kelas atau terpaku pada layar perangkat elektronik. Hal ini akan berbahaya jika seseorang mempertahankan perilaku gaya hidup sedentari. Oleh karena itu, diperlukan intervensi untuk mendorong seseorang supaya lebih aktif secara fisik, salah satunya melalui desain bangunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep desain aktif pada Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang (GKB UM), untuk mendukung pengurangan gaya hidup sedentari pada mahasiswa. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rekayasa desain yang diperlukan pada GKB UM berdasarkan Active Design Guidelies untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk meneliti perspektif gedung GKB UM berdasarkan “Active Design Guidelines: Promoting Physical Activity and Health in Design”. Data diperoleh melalui observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu peran desain GKB UM dalam mendorong aktivitas fisik mahasiswa, yang menunjukkan bahwa GKB UM telah menerapkan prinsip-prinsip desain aktif. Namun, masih ada beberapa hal yang dapat dilakukan rekayasa desain untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa, seperti menyediakan fasilitas untuk penyandang disabilitas, memberikan penanda atau rambu-rambu informasi, dan menggabungkan instalasi seni publik di lingkungan sekitar GKB UM. Selain itu, perlu dilakukan rekayasa desain bangunan pada lingkungan tangga GKB UM supaya lebih menarik, aman, dan nyaman saat digunakan.
Manajemen Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa: Studi di SLB 12 Jakarta Selatan Vitus Oktasari; Neti Karnati; Fakhrudin Arbah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 12 Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah penggerak di wilayah DKI Jakarta. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan baru dalam sistem pendidikan nasional memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SLB Negeri 12 Jakarta Selatan dilaksanakan melalui manajemen yang komprehensif, mencakup perencanaan berbasis data peserta didik, pengorganisasian fleksibel melalui komunitas belajar, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang kontekstual dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan melalui supervisi dan refleksi komunitas guru. Keterlibatan orang tua sangat tinggi, mendukung terciptanya pembelajaran yang berkesinambungan antara sekolah dan rumah. Kendala yang dihadapi antara lain manajemen waktu dan kompleksitas diferensiasi pembelajaran dalam satu kelas. Meskipun demikian, koordinasi yang kuat antar pihak sekolah dan kolaborasi aktif dengan orang tua menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan perlunya studi lanjutan yang melibatkan lebih dari satu SLB serta pendekatan longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang implementasi Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan peserta didik berkebutuhan khusus.
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Sumber Energi Kelas V di Sekolah Dasar Supardji Edi Santoso; Binar Kurnia Prahani; Wahono Widodo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar dalam memahami materi sumber energi. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad 21, karena keterampilan ini melatih peserta didik untuk menganalisis, mengevaluasi, dan membuat keputusan yang tepat dalam memecahkan masalah. Dalam mendiskripsikan profil keterampilan berpikir kritis siswa pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan pemberian 10 soal evaluasi berbasis pemecahan masalah. Analisis difokuskan pada lima aspek berpikir kritis, yaitu merumuskan masalah, menyampaikan argumen, melakukan deduksi, induksi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa berada pada kategori cukup. Sebagian siswa menunjukkan pemahaman yang baik dalam mengidentifikasi masalah dan menyusun argumen, namun masih terdapat kendala dalam menghubungkan konsep dan menarik kesimpulan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pembelajaran yang mendorong pertanyaan tingkat tinggi serta penguatan budaya diskusi dan refleksi untuk mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis di sekolah dasar.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue