cover
Contact Name
Lili Amaliah
Contact Email
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jenderal Sudirman KM 3, Cilegon, Banten 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
ISSN : 27456404     EISSN : 27742547     DOI : http://dx.doi.org/10.52742
Core Subject : Health,
This journal publishes articles and reviews with focus and scope i.e occupational nutrition, clinical nutrition and dietetics, community nutrition, management of food services, sports nutrition, nutrition and productivity, education, and promotion of health and nutrition.
Articles 129 Documents
Gaya Hidup Generasi Z Dalam Konteks Perilaku Makan, Tingkat Stres, Kualitas Tidur dan Kaitannya Dengan Status Gizi: Literature Review Nila Reswari Haryana; Risti Rosmiati; Edy Marjuang Purba; Hardi Firmansyah
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24990

Abstract

Generasi Z atau iGeneration berkaitan dengan kemampuan mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Selama masa hidupnya, orang-orang di usia ini tidak hanya mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengeksplorasi gaya hidup Generasi Z dalam konteks tingkat stres, kualitas tidur dan perilaku makan serta dampaknya terhadap status gizi mereka. Tinjauan literatur ini menggunakan literatur eksplorasi non-sistematis yang dilakukan dengan menggunakan platform basis data elektronik seperti Google Scholar, Pubmed/Medline, dan Google. Kata kunci seperti generasi Z, remaja, stres, kualitas tidur, perilaku makan, dan status gizi beserta sinonimnya digunakan untuk pencarian melalui metode pencarian Boolean. Kajian literatur menunjukkan bahwa Generasi Z di Indonesia memiliki prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas yang meningkat. Generasi Z yang saat ini berusia remaja dan mahasiswa mengatasi stres dengan makan secara tidak terkendali karena dipengaruhi oleh emosi dan hal ini jika terjadi terus menerus akan mempengaruhi status gizi. Selain itu, status gizi juga dapat dipengaruhi secara langsung oleh ritme sirkadian tubuh (kualitas tidur) dan melalui perantara perilaku makan. Kualitas tidur yang menurun berhubungan dengan penurunan kadar leptin dan peningkatan kadar ghrelin, yang meningkatkan nafsu makan. Kualitas tidur, stres, dan perilaku makan semuanya berhubungan dengan status gizi pada Generasi Z, baik melalui perantara perilaku makan, maupun secara langsung. Gaya hidup Generasi Z harus menjadi perhatian karena mereka berisiko lebih tinggi terkena PTM saat dewasa.
Hubungan Kebiasaan Olahraga dan Kualitas Diet dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Remaja Anita Wulandari; Bahriyatul Ma’rifah; Arwin Muhlishoh
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dan kualitas diet dengan kejadian dismenorea primer pada remaja di SMPN 1 Tasikmadu, Karanganyar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 57 remaja SMPN 1 Tasikmadu, Karanganyar dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data diambil dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner kebiasaan olahraga, instrumen (DQI-I) untuk mengukur kualitas diet melalui wawancara kebiasaan makan dengan (SQ-FFQ) dan kuesioner MSQ untuk mengukur dismenorea primer. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 19 responden (33,3%) mengalami dismenorea primer, 36 responden (63,2%) memiliki kebiasaan olahraga yang tidak teratur dan terdapat 28 responden (49,1%) memiliki kualitas diet yang rendah. Hasil analisis Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenorea primer (p = 0,003) serta tidak terdapat hubungan antara kualitas diet dengan kejadian dismenorea primer (p = 0,832). Semakin teratur kebiasaan olahraga maka kejadian dismenorea primer akan menurun
Hubungan Asupan Zat Besi dan Kadar Hemoglobin dengan VO2max Atlet Basket dan Voli Wanita Unesa Pasa, Wafa Nugrian; Bahar, Asrul; Mayasari, Noor Rohmah; Dini, Cleonara Yanuar; Pratama, Satwika Arya; Wahjuni, Endang Sri
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25002

Abstract

Penyerapan zat besi dan kadar hemoglobin merupakan salah satu hal yang dapat menunjang VO2max atlet karena memiliki mekanisme untuk mengaktifkan oksigen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin dan VO2max pada atlet basket & voli wanita Unesa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, analitik, dan deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian ini adalah atlet basket dan voli wanita Unesa berjumlah 38 atlet yang dipilih dengan metode total sampling dan rumus Slovin. Pengumpulan data asupan zat besi dilakukan dengan wawancara menggunakan formulir SQ-FFQ, pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat HB digital dan pengukuran nilai VO2max menggunakan metode MFT. Pada variabel asupan zat besi, 92,1% responden memiliki asupan zat besi dengan kategori kurang dan 7,9% yang memiliki asupan zat besi dengan kategori baik. Pada variabel kadar hemoglobin, 68,4% responden memiliki kadar hemoglobin dengan kategori baik, 28,9% memiliki kadar hemoglobin dengan kategori lebih, dan 2,6% memiliki kadar hemoglobin dengan kategori kurang. Dan pada variabel tingkat VO2max, 81,6% responden memiliki tingkat VO2max dengan kategori kurang, 5,3% memiliki tingkat VO2max dengan kategori cukup, dan 13,2% memiliki tingkat VO2max dengan kategori baik. Analisis statistik dengan uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan zat besi dengan kadar VO2max dengan p-value = 0,556 (p>α0,05), tidak ada hubungan antara asupan zat besi dengan kadar hemoglobin dengan p-value = 0,811 (p>α0,05), namun terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan kadar VO2max dengan nilai p-value = 0,037 (p<α0,05). Terdapat korelasi positif yang menunjukkan bahwa semain tinggi kadar hemoglobin maka semakin tinggi juga tingkat VO2max.
Tingkat Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro kaitannya dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Putri Destya Ramadani; Sofya Maya; Yanti Ernalia
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.21540

Abstract

Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada anak, salah satunya adalah asupan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro terhadap status gizi anak sekolah dasar di SDN 01 Bunga Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden yang merupakan siswa/i kelas 4 dan 5 SDN 01 Bunga Raya. Data yang dikumpulkan adalah food recall 2x24 jam dan pengukuran langsung berat badan dan tinggi badan responden melalui pengukuran indeks massa tubuh menurut umur. Data dianalisis menggunakan uji pearson dengan p-value˂0,05. Tingkat kecukupan energi responden sebagian besar berada pada kategori baik (44,8%) namun masih ada responden yang mengalami tingkat kecukupan energi pada kategori defisit dan lebih. Tingkat kecukupan zat gizi makro responden sebagian besar pada kategori defisit berat, yaitu tingkat kecukupan protein 27,6% defisit berat, tingkat kecukupan lemak 50,7% defisit berat, dan tingkat kecukupan karbohidrat 49,4% defisit berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9,2% responden berstatus gizi kurang, 56,3% status gizi baik, dan 34,5% status gizi lebih. Hasil uji pearson menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro (protein, lemak) terhadap status gizi anak sekolah dasar (p-value>0,05) namun terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan karbohidrat terhadap status gizi anak sekolah dasar di SDN 01 Bunga Raya dengan p-value=0,029. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat yang cukup maka akan berdampak pada status gizi yang baik.
Aspek Pelayanan Kesehatan Remaja Hamil Etnis Jawa Di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur Muh Ruslan; Artha Prabawa; Retno Inten Rizqi Pratiwi; Andi Mukraimin Yusuf; Adhyanti Adhyanti; Muktamar Umakapa
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25141

Abstract

Pernikahan usia dini akan memungkinkan terjadinya kehamilan usia remaja, dari segi fisik dan psikologi untuk menghadapi proses persalinan. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi aspek pelayanan kesehatan dan pengetahuan gizi pada ibu hamil usia remaja pada etnis jawa di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2020. Informan utama penelitian ini adalah ibu hamil dengan rentang usia 10 – 19 tahun di wilayah kerja Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo. Informan pendukung dalam penelitian ini adalah Tokoh adat/Pimpinan adat dan Petugas Kesehatan. Pelayanan kesehatan diharapkan dapat membantu masalah gizi ibu hamil yang masih kurang, perhatian dari pelayanan kesehatan dalam mengatasi permasalahan gizi hanya berupa konseling dari bidan desa, kelas ibu hamil dan pemberian TTD, tidak ada perbedaan tindakan atau program yang dikhususkan untuk ibu hamil usia remaja, ibu hamil KEK atau memiliki masalah gizi tidak diberikan PMT ibu hamil dikarenakan Puskesmas menunggu dropping dari dinas kesehatan. Dari rendahnya pengetahuan, pelayanan kesehatan dan pola makan yang kurang baik berakibat pada status gizi ibu hamil usia remaja. Keseluruhan informan mengalami masalah gizi KEK dan status gizi kurus.
Studi Literatur: Manfaat Serat dan Pati Resisten terhadap Kesehatan Metabolik Fatmayanti Nawai; Ahmad Syauqy; Adriyan Pramono
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25132

Abstract

Gangguan metabolisme mulai banyak terjadi pada penderita obesitas. Di Indonesia, obesitas meningkat setiap tahunnya hingga mencapai 21,8 persen. Tingginya angka obesitas diduga akan meningkatkan prevalensi penyakit tidak menular sehingga diperlukan solusi untuk memperlambat perkembangannya melalui pola makan tinggi serat dan pati resisten. Tujuan: Untuk meninjau beberapa literatur mengenai efek metabolik dari konsumsi serat dan pati resisten pada manusia. Metode penelitian ini adalah studi literatur dilakukan pada bulan September dan Oktober 2023. Kata kunci yang digunakan adalah pati resisten, serat, obesitas, diabetes melitus, kadar trigliserida, dan resistensi insulin. Kriteria inklusi yang digunakan antara lain artikel tahun 2013-2023, manusia obesitas dan/atau penderita diabetes melitus, menggunakan bahasa Inggris, diberikan intervensi berupa serat atau pati resisten, berdampak pada kesehatan. Hasil review dari 177 artikel diperoleh 10 artikel yang menunjukkan bahwa intervensi serat dan pati resisten dapat meningkatkan efek metabolik baik glukosa darah postprandial, profil lipid, sensitivitas insulin dan inflamasi. Kesimpulan Serat dan pati resisten dapat direkomendasikan sebagai strategi pencegahan dan pengobatan obesitas, dan penyakit tidak menular khususnya diabetes melitus.
Pengukuran Tingkat Kecukupan Cairan (TKC) Individu dan Status Hidrasi Fahrul Rozi; Chaidir Masyhuri Majiding; Muhammad Nuzul Azhim Ash Siddiq
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24986

Abstract

Status hidrasi sangat penting dalam memelihara kesehatan tubuh pada manusia, sehingga perhitungan tingkat kecukupan cairan dan penentuan status hidrasi menjadi hal yang penting. Penelitian ini melibatkan mahasiswa pascasarjana gizi sebanyak 37 orang. Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu total asupan/konsumsi cairan sehari dan total pengeluran urin sehari. Total konsumsi cairan sehari dibandingkan terhadap kebutuhan cairan sehari untuk menentukan tingkat kecukupan cairan sehari. Sementara itu, status hidrasi ditentukan menggunakan metode PURI. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecukupan cairan sebanyak 29 subjek (78%) yang terdiri atas 6 subjek laki-laki dan 23 subjek perempuan tergolong lebih serta 8 subjek (22%) yang terdiri atas 1 subjek laki-laki dan 7 subjek perempuan tergolong cukup. Hasil penelitian juga menunjukkan sebanyak 36 subjek (97.3%) yang terdiri atas 7 subjek laki-laki dan 29 subjek perempuan terhidrasi baik serta 1 subjek (3,33%) kurang terhidrasi. Sebanyak 96% subjek mengalami tingkat kecukupan cairan berlebih dan status hidrasi yang baik, sedangkan 4% subjek yang mengalami tingkat kecukupan cairan berlebih memiliki status hidrasi yang kurang. Hasil uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan (p<0.05) antara TKC dan tingkat hidrasi. Sebagai kesimpulan, sebagian besar subjek tergolong memiliki tingkat kecukupan cairan lebih dan status hidrasi baik.
Studi Timbulan Sampah Persiapan Bahan Makanan Pada Instalasi Gizi Rumah Sakit Sebagai Upaya Higiene Sanitasi Marianingsih Marianingsih; Denis Melati; Yoanita Indra Kumala Dewi
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24915

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki permasalahan serius terkait masalah sampah. Rumah sakit memiliki potensi besar dalam menghasilkan sampah. Sebanyak 25% limbah tidak berbahaya berasal dari sampah makanan. Salah satu sumber penghasil limbah makanan di Rumah sakit adalah instalasi gizi. Tujuan penelitian ini studi mendalam tekait jumlah timbulan, komposisi, serta karakteristik sampah sebagai upaya awal mengkaji potensi sampah tersebut untuk kegiatan higene sanitasi pada instalasi gizi. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian dilakukan disalah satu instalasi gizi RS swasta di Kota Kediri. Variabel penelitian ini meliputi jumlah timbulan sampah, komposisi serta karakteristik sampah. Timbulan sampah yang dihasilkan dari sisa proses persiapan bahan makanan Instalasi Gizi RS X rata-rata sebesar 28,55 kg/hari. Timbulan sampah terrendah Instalasi Gizi RS X adalah 22,9 kg dan timbulan tertinggi 30,75 kg. Komposisi sampah sisa proses persiapan bahan makanan pada Instalasi Gizi RS X selama 7 hari adalah 82,92% sampah organik dan sisanya sebanyak 17,08% berupa sampah anorganik. Kesimpulan berdasarkan komposisi sampah sisa proses persiapan bahan makanan Instalasi Gizi yang dihasilkan oleh RS X, maka sampah organik berpeluang untuk dilakukan proses pengolahan lebih lanjut menjadi eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan nilai ekonomis sampah dan mendukung higiene sanitasi di Instalasi Gizi RS
Pengaruh Penggunaan Cakram Makanan Pendamping Air Susu Ibu Terhadap Pengetahuan Kader Posyandu Sony Kurniawan; Izka Sofiyya Wahyurin; Widya Ayu Kurnia Putri
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25049

Abstract

Kader posyandu memiliki peranan penting dalam penyampaian informasi terkait penerapan MP-ASI yang baik kepada ibu balita. Perlu adanya media edukasi yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait penerapan pemberian MP-ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cakram MP-ASI dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu diwilayah kerja Puskesmas Batangan Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan pretest dan posttest with control group. Sampel ditentukan dengan metode total sampling yang berjumlah 50 kader Posyandu yang terbagi menjadi 25 pada kelompok kontrol dan 25 pada kelompok intervensi. Edukasi diberikan dua kali dalam dalam waktu dua minggu. Peningkatan pengetahuan diukur dengan menggunakan kuisioner pretest yang diberikan sebelum pelaksanaan edukasi dan posttest yang diberikan satu minggu setelah pemberian edukasi yang kedua. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dilanjutkan dengan uji Man Whitney. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader posyandu setelah diberikan edukasi menggunakan cakram MP-ASI dengan median skor sebelum edukasi sebesar 40 dan setelah edukasi sebesar 80 (p=0,000).   Peningkatan pengetahuan kader posyandu setelah diberikan edukasi menggunakan lembar balik MP-ASI dengan median skor sebelum edukasi sebesar 40 dan setelah edukasi sebesar 80 (p=0,006). Tidak ada perbedaan antara penggunaan cakram MP-ASI dengan lembar balik MP-ASI (p= 0,136). Terdapat peningkatan 1 kader posyandu setelah diberikan edukasi dengan menggunakan cakram MP-ASI. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan cakram MP-ASI dengan lembar balik MP-ASI
Hubungan Antara Penerapan Empat Pilar Gizi Seimbang Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bengkunat Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat Yosshinta Deby Marcellina Sonavel; Mayesti Akhriani; Abdullah Abdullah; Desti Ambar Wati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25137

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit mematikan karena sering tanpa keluhan. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan menyebutkan bahwa biaya pelayanan hipertensi mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penyakit hipertensi ini disebabkan oleh faktor yang dapat dikontrol dan tidak dapat dikontrol. Faktor risiko yang dapat dikontrol salah satunya adalah penerapan empat pilar gizi seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penerapan empat pilar gizi seimbang dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bengkunat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 58 responden yang terdiri dari 16 laki – laki dan 42 perempuan. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu pilar gizi seimbang terdiri dari konsumsi beranekaragam pangan dianalisis menggunakan kuisioner FFQ, perilaku hidup bersih, aktivitas fisik menggunakan kuisioner IPAQ, memantau berat badan secara teratur, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu hipertensi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner. Analisis data univariat menggunakan gambaran frekuensi dan analisis data bivariat. Hasil penelitian ini diantaranya yaitu ada hubungan konsumsi beranekaragam pangan (p value 0,044) dan aktivitas fisik (p value 0,005), variabel yang tidak ada hubungan perilaku hidup bersih (p value 0,536) dan pemantauan berat badan (p value 0,536) dengan klasifikasi hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bengkunat Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat.

Page 7 of 13 | Total Record : 129