cover
Contact Name
Lili Amaliah
Contact Email
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jenderal Sudirman KM 3, Cilegon, Banten 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
ISSN : 27456404     EISSN : 27742547     DOI : http://dx.doi.org/10.52742
Core Subject : Health,
This journal publishes articles and reviews with focus and scope i.e occupational nutrition, clinical nutrition and dietetics, community nutrition, management of food services, sports nutrition, nutrition and productivity, education, and promotion of health and nutrition.
Articles 129 Documents
Proximate Analysis on Chayote (Sechium edule (Jacq.) Swartz) Sticks Hijrawati Hijrawati; Jamaludin M Sakung; Tahril Tahril
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24992

Abstract

Chayote is one type of commodity vegetables in Indonesia. It is known chayote has a high content of nutrients. The nutritional content in chayote can be efficacious as an antioxidant, antipyretic, anti-inflammatory, can reduce cholesterol levels, and hypertension. Processing of chayote into flour is so that it can be stored longer and can be processed into various snacks as desired. Chayote sticks are one of the innovations in food processing from chayote fruit flour. This study aims to determine the proximate levels of chayote sticks. The sample is crushed, then analyzed for protein content using a biuret reagent. Determination of protein levels using UV-Vis spectrophotometer  at a wavelength of 549 nm and using a standard solution of bovine serum albumin as a comparison. Analysis of carbohydrate content using anthrone reagent. Determination of carbohydrate levels using UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 360 nm and using a standard solution of glucose as a comparison. Analysis of fat content using the soxhlation method. Determination of fat content using soxhlet tool with N-hexane as solvent in sample extraction. Analysis of water content using gravimetric method. Determination of water content using an oven tool. Analysis of ash content using gravimetric method. Determination of ash content using a kiln. The results of this study showed proximate levels in chayote sticks were that the average protein content of 10.157%, the average carbohydrate content of 49.873%, the average fat content of 32.688%, the average water content of 0.42%, and the average ash content of of 2.174%.
Hubungan Asupan Lemak, Serat, Kalsium, dan Magnesium dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Tsania Salsabila; Arwin Muhlishoh; Dewi Kusumawati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan lemak, serat, kalsium, dan magnesium dengan tekanan darah pada pasein hipertensi. Penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Tempat penelitian di Puskesmas Gondangrejo. Sampel adalah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo usia 45-54 tahun sebanyak 109 orang. SQ-FFQ digunakan untuk mengetahui asupan makanan, dan sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji spearman, serta dilakukan uji multivariat regresi linear berganda dan regresi logistik. Ada hubungan antara asupan lemak dengan tekanan darah sistolik (p=0,016; r=0,230) dan tekanan darah diastolik (p=0,047; r=0,191), ada hubungan asupan serat dengan tekanan darah sistolik (p=0,001; r=0,304) dan tekanan darah diastolik (p=0,040; r=0,197). Tidak ada hubungan antara asupan kalsium dengan tekanan darah sistolik (p=0,908; r=0,011) dan tekanan darah diastolik (p=0,347; r=0,091), tidak ada hubungan asupan magnesium dengan tekanan darah sistolik (p=0,767; r=-0,029) dan tekanan darah diastolik (p=0,103; r=0,157). Analisis multivariat menunjukkan bahwa asupan lemak berpengaruh terhadap peningkatan tekanan darah sistolik (p=0,025; OR=2,526). Asupan lemak, serat, kalsium, dan magnesium tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan tekanan darah diastolik (p>0,005). Ada hubungan yang signifikan antara asupan lemak, dan serat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik serta tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan kalsium, dan magnesium dengan tekanan darah sistolik dan diastolik. Asupan lemak berpengaruh nyata terhadap tekanan darah sistolik.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Sri Wulandari Rahman; Usman Usman; Fitriani Umar; Henni Kumaladewi Kengky
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24912

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana terjadinya penurunan jumlah masa eritrosit dikarenakan adanya penurunan kadar hemoglobin yang rendah dalam darah,, hematocrit dan hitung eritrosit. Anemia yaitu suatu keadaan dimana  kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih  rendah daripada nilai normal untuk setiap  kelompok umur dan jenis kelamin, pada  wanita remaja Hb normal adalah 12-15 g/dl dan pria remaja adalah 13-17g/dl. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMPN 8 Parepare berjumlah 99 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja di SMPN 8 Parepare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dengan kejadian anemia pada remaja di SMPN 8 Parepare adalah pola makan intake zat besi (p=0,754), sumber zat besi (p=0,443), zat pelancar (p=0,805), zat pelancar (p=0,651). Tingkat pengetahuan (p=0,887), menstruasi (p=0,857), dan ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe (0,026) dengan kejadian anemia pada remaja. Saran pada penelitian ini Remaja putri di SMPN 8 Parepare kedepannya diharapkan bisa melakukan upaya pencegahan terjadinya anemia serta dapat meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe
Hubungan Status Gizi, Asupan Energi Sarapan, Kebiasaan Sarapan, dan Lingkungan Kerja Fisik dengan Produktivitas Kerja: (Studi Kasus Tenaga Kerja Laki-laki Divisi Maintenance PT. X di Kota Cilegon) Nahdiyatul Umaini; Lili Amaliah; Fachruddin Perdana
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24823

Abstract

Produktivitas kerja memiliki peran penting dalam roda perekonomian negara, produktivitas yang menurun akan berpengaruh terhadap pendapatan dari suatu perusahaan. Memiliki produktivitas yang tinggi merupakan keingdinan setiap tenaga kerja, tetapi produktivitas tiap individu berbeda-beda karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan energi sarapan, kebiasaan sarapan, dan lingkungan kerja fisik dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja laki-laki divisi maintenance PT. X di kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan cross sectional. Jumlah populasi tenaga kerja divisi maintenance sebanyak 67 tenaga kerja, jumlah sampel sebanyak 40 tenaga kerja didapatkan dari hasil perhitungan rumus Slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan pengukuran tinggi dan berat badan, food recall 3× sarapan pagi, kuesioner, wawancara, dan observasi. Data diolah mengguankan aplikasi microsoft excel dan SPSS 25.0. Analisis data menggunakan uji pearson chi-square. Berdasarkan hasil uji pearson chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (p = 0,037), asupan energi sarapan (p= 0,005), dan lingkungan kerja fisik (p= 0,002) dengan produktivitas kerja tenaga kerja laki-laki divisi maintenance. Untuk variabel kebiasaan sarapan (p = 0,419) tidak terdapat hubungan dengan produktivitas kerja tenaga kerja laki-laki divisi maintenance. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan produktivitas kerja
Pengaruh Penambahan Bayam Hijau (Amaranthus Hybridus L) Pada Nuget Ikan Patin (Pangasius Sp.) Ditinjau Dari Kualitas Kimia, Zat Besi (Fe), dan Sifat Organoleptik Arik Nugraheni; Rinten Anjang Sari; Rieska Indah Mulyani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25134

Abstract

Ikan patin dan bayam hijau dapat dimodifikasi menjadi alternatif lauk dan camilan bernutrisi sebagai salah satu cara untuk mengatasi permasalahan anemia. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan bayam hijau pada nuget ikan patin ditinjau dari kualitas kimia, kadar zat besi, dan sifat organoleptik. Jenis Penelitian eksperimental dengan design rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 4 (empat) jenis perlakuan dan 3 (tiga) pengulangan pada berbagai tingkat penambahan ikan patin (95 g, 90 g, 85 g, 80 g) dan bayam hijau (5 g, 10 g, 15 g, 20 g). Panelis yang digunakan sebanyak 25 panelis semi terlatih. Analisis kuantitatif menggunakan Microsoft Excel dan SPSS 23 uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test dan uji Kruskall Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil uji kadar air tertinggi pada perlakuan F1 58,40%, kadar abu terendah pada perlakuan F1 2,12%, kadar protein tertinggi pada perlakuan F4 15,14%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan F1 yaitu 1,081%, kadar karbohidrat terendah pada perlakuan F1 24,10%, dan kadar zat besi tertinggi pada perlakuan F4 4,87%,. Uji hedonik warna tertinggi pada perlakuan F1 4,04. Uji hedonik aroma tertinggi pada perlakuan F1 4,04. Uji hedonik tekstur tertinggi pada perlakuan F1 3,80. Uji hedonik rasa tertinggi pada perlakuan F1 4,08. Formula terbaik adalah F1 (95%:5%). Formula ini dapat dijadikan alternatif lauk dan camilan bernutrisi tinggi
Gambaran Karakteristik dan Asupan Gizi Mikro Ibu Balita di Puskesmas Labuan Miranti Miranti; Ketut Suarayasa; Diah Mutiarasari; Gabriella Bamba Ratih Lintin
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24988

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik dan asupan gizi mikro ibu dengan anak stunting dan tidak stunting. Penelitian ini dilakukan khusus untuk Ibu dengan anak yang stunting dan ibu dengan anak yang tidak stunting yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala tahun 2023. Adapun jumlah sampel disetiap kelompok yaitu masing-maisng 50 orang. Variabel yang dikumpulkan adalah karakteristik responden yang meliputi umur, data tinggi badan ibu, berat badan ibu, dan asupan zat gizi mikro (vitamin A, Asam Folat, Fe, Yodium, dan Zink). Hasil yaitu Ada perbedaan karakteristik ibu dengan anak stunting dan tidak stunting. Ibu dengan anak stunting secara rata-rata lebih muda dan memiliki tinggi badan yang lebih tinggi dibandingkan ibu dengan anak tidak stunting. Namun, ibu dengan anak tidak stunting memiliki berat badan yang lebih berat. Ada perbedaan asupan gizi mikro ibu dengan anak stunting dan tidak stunting. Ibu dengan anak stunting memiliki asupan gizi mikro yang lebih rendah dibandingkan ibu dengan anak tidak stunting. Hal ini terlihat dari nilai rerata asupan gizi mikro yang lebih rendah pada ibu dengan anak stunting untuk semua indikator gizi mikro. Kesimpulan yaitu asupan gizi mikro ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting pada anak. Ibu dengan asupan gizi mikro yang lebih rendah memiliki risiko lebih tinggi untuk memiliki anak stunting.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan Siti Nursofiati; Lili Amaliah; Annisa Nuradhiani
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24921

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang sering terjadi pada balita yang ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan yang lebih pendek dari standar usianya. Berdasarkan Riskesdas (2018), prevalensi stunting di Indonesia sebesar 30,8% masih berada di atas 20% dari batas maksimal toleransi WHO. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Sukadana Kecamatan Ciomas Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan studi kasus. Responden penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan di Desa Sukadana Kecamatan Ciomas dengan besar sampel yang dibutuhkan sebanyak 43 orang. Hasil penelitian pada analisis bivariat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting diperoleh p-value= 0,043 < 0,05, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting diperoleh p-value= 0,728 ≥ 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita dan tidak terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita
Hubungan Konsumsi Minuman Manis dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Lebih Siswa SMP Negeri 13 Kota Serang Difa Laulaulinnuha; Rakhmi Setyani Sartika; Lili Amaliah
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25661

Abstract

Kelebihan gizi pada remaja adalah masalah kesehatan masyarakat dan gizi. Faktor penentu terjadinya obesitas dan kelebihan berat badan antara lain kurangnya aktivitas fisik dan konsumsi makanan berkalori tinggi, seperti makanan cepat saji dan minuman manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi minuman manis dan aktivitas fisik dengan status gizi lebih pada siswa SMP Negeri 13 Kota Serang. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 75 siswa berusia 11-15 tahun sebagai responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Konsumsi minuman manis diukur dengan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) sedangkan aktivitas fisik diukur dengan kuesioner Physical Activity Level (PAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24% responden mengalami status gizi lebih. Lebih dari separuh responden (60%) mengonsumsi gula dari minuman manis melebihi 50 gram per hari, dikategorikan sebagai jumlah konsumsi berisiko. Mayoritas responden (89,3%) memiliki tingkat aktivitas fisik yang ringan. Berdasarkan analisis uji chi-square tidak ditemukan hubungan antara konsumsi minuman manis dan tingkat aktivitas fisik dengan status gizi lebih (p > 0,05).
Edukasi Gizi berbasis Buku Cerdas ASI (BCA) dan Konseling ASI Kit terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Teknik Menyusui I Wayan Mardika; Riska Mayang Saputri Ginting; Nur Abri Joto; Endah Wahyutri
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.25139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi berbasis Buku Cerdas ASI (BCA) dan konseling ASI kit terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang teknik menyusui. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan desain penelitian pre-test and post-test with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sebanyak 32 ibu hamil dijadikan sampel. Variabel independent dalam penelitian ini adalah edukasi gizi berbasis BCA dan konseling ASI kit. Sedangkan variabel dependent dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang teknik menyusui. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian yaitu ada pengaruh intervensi gizi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang teknik menyusui dengan menggunakan BCA (p=0,00), konseling ASI kit (p=0,01). Ada pengaruh edukasi terhadap sikap ibu hamil dengan menggunakan BCA (p=0,01), konseling ASI kit (p=0,02). Tidak ada perbedaan pengaruh antara edukasi dengan BCA dengan konseling ASI kit terhadap tingkap pengetahuan (p=0,099) dan sikap ibu hamil tentang teknik menyusui (p=0,237). Edukasi gizi berbasis Buku Cerdas ASI (BCA) dan konseling ASI kit efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang teknik menyusui, sehingga media ini dianjurkan untuk digunakan di Puskesmas dalam kegiatan konseling ASI.
Studi Bioteknologi Komputasi (Bioinformatika) Senyawa Vitexin Pada Kombucha Bunga Telang Vitexin Sebagai Antioksidan dan Antikanker M. Fariz Fadillah; Firman Rezaldi; Raisa Fadila; Muhammad Andry; Barolym Tri Pamungkas; Syariful Mubarok; Susiyanti Susiyanti; Vevi Maritha
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v5i1.24993

Abstract

Manfaat minuman probiotik kombucha bunga telang sebagai produk hasil dari proses fermentasi menggunakan teknologi bioteknologi mengandung berbagai senyawa bioaktif atau metabolit sekunder yang berperan penting dalam menjalankan berbagai aktivitas farmakologinya sehingga memiliki potensi sebagai bahan aktif obat maupun kosmetik. Salah satu senyawa yang berperan penting dan diuji pada penelitian ini adalah vitexin yang berasal dari golongan flavonoid dan memiliki aktivitas sebagai antioksidan maupun antikanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa senyawa vitexin memiliki aktivitas dalam menangkal radikal bebas dan kanker secara in silico sebagai gambaran awal untuk pengembangan kandidat bahan aktif obat baru. Metode penelitian yang digunakan berbasis laboratorium kering menggunakan software bioinformatika. Adapaun software yang digunakan pada penelitian ini ialah Discovery Studio 2021, ChemDraw Ultra 8.0, ChemDraw Ultra 8.0 dan MGL Tools 1.5.7.   Langkah pertama yang dilakukan ialah mengunduh struktur protein (3ZBF) dari Protein Data Bank (PDB) dan membuat struktur ligan (vitexin). Selanjutnya dilakukan preparasi protein untuk mencegah kemungkinan gangguan dalam proses ikatan antara ligan dan reseptor serta preparasi ligan untuk mencapai bentuk optimal dari ligan yang memiliki konformasi terbaik. Langkah berikutnya adalah validasi docking dengan cara melakukan docking ligan bawaan terhadap protein untuk membandingkan ligan hasil proses docking (ligan validasi) dengan ligan bawaan dan melihat nilai Root Mean Square Deviation (RMSD). Hasil penelitian yang diperoleh yakni senyawa vitexin memiliki nilai energi bebas -6.97 kkal/mol, nilai konstanta inhibisi 7800 nM dan dapat berinteraksi pada asam amino protein ROS, antara lain GLU2027, MET 2029, LEU2086, ASP2033 dan GLY2032 dengan nilai RMSD 1.383 Å. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambatan senyawa vitexin yang terkandung pada kombucha bunga telang terhadap inhibitor ROS memiliki nilai RMSD < 2 Å, mampu berinteraksi dengan asam amino GLY2032 yang merupakan penyebab terjadinya resistensi terhadap inhibitor ROS (Crizotinib)serta dapat memberikan gambaran awal sebagai kandidat obat baru yang diregulasi untuk memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan maupun antikanker.

Page 9 of 13 | Total Record : 129