cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
Training and Scouts Development at MTs Negeri 2 Sinjai: Pelatihan dan Pembinaan Pramuka di MTs Negeri 2 Sinjai Salman Alfarisi; Heri Irawan; St. Hadijah Wahid
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.595 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang815

Abstract

Scouting activities are activities using the open nature which serves to fill the needs of students who are not fulfilled in the family environment and school environment. Scouting activities are very useful for students because they provide education that is not fully obtained in indoor learning activities. Scouting is an educational process that always uses creative, refreative and educative ways to achieve its expected goals. In the process of scouting activities, it is a must for students to feel interesting, exciting, fun, not boring and challenging. It is hoped that students will develop mental, emotional and spiritual maturity. Scouting activities are also expected to provide fun knowledge because they are carried out while playing and adventuring in the open. The purpose of implementing this community service program is to shape the personality and character of students, through scouting activities, students as the younger generation gain a sense of love for the homeland and nation, improve skills and explore the potential of students so that these skills can be useful for themselves and for the community. . In addition, scouting activities can provide several important benefits for students, including, students have a sense of responsibility, care and a spirit of patriotism as taught in scouting. The approach method is carried out by conducting discussions, surveys, and awarding certificates. Abstrak Kegiatan kepramukaan adalah kegiatan dengan menggunakan alam terbuka yang berfungsi untuk mengisi kebutuhan peserta didik tidak terpenuhi lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Kegiatan kepramukaan sangat berguna bagi peserta didik karena memberikan pendidikan yang tidak sepenuhnya di dapatkan dialam kegiatan belajar di dalam ruangan. Kepramukaan adalah proses pendidikan yang selalu menggunakan cara kreatif refreatif, dan edukatif untuk mencapai tujuannya yang diharapkan. Dalam proses kegiatan kepramukaan menjadi suatu keharusan peserta didik merasakan hal yang menarik, mengembirakan, menyenangkan, tidak menjenuhkan dan menantang. Hal ini diharapkan peserta didik akan berkembang kematangan mental, emosional dan spiritualnya. Kegiatan kepramukaan juga di harapkan memberikan pengetahuan yang bersifat menyenangkan karena dilakukan sambil bermain dan berpetualang di alam terbuka. Tujuan dilaksanakannya program pengabdian masyarakat ini untuk membentuk kepribadian dan karakter peserta didik, melalui kegiatan pramuka, peserta didik sebagai generasi muda memperoleh rasa cinta tanah air dan bangsa, meningkatkan keterampilan dan menggali potensi diri peserta didik sehingga keterampilan tersebut bisa berguna bagi dirinya sendiri dan bagi masyarakat. Selain itu dengan adanya kegiatan pramuka dapat memberikan beberapa manfaat penting untuk peserta didik, diantaranya, peserta didik mempunyai rasa tanggung jawab, peduli dan jiwa patriotisme sebagaimana yang di ajarkan dalam pramuka. Metode pendekatan yang dilakukan dengan melakukan disuksi, survey, dan pemberian piagam penghargaan.
Marketing communication strategy for merchants in The SP market Elva Susanti; Ance Jusmaya; Citra Indah Asmarawati; Rizki Prakasa Hasibuan
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.336 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang932

Abstract

In communicating, speaking with the public requires sense, how we speak well, with our speech it will provide special data for the listener, the ability to liven up the atmosphere will be good if we have good communication skills. So that the objectives that we will convey will be achieved. Thus, both traders, consumers, or anyone else need to be given knowledge of efficient communication methods. In this case, the lecturer provides communication and marketing strategies, sales promotions, and public relations to the community around the market.
Teacher Ability Training in Developing Online Teaching Materials: Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Online Mochamad Sukardjo; Uswatun Khasanah; Yayan Sudrajat; Annis Kandriasari
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.472 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang935

Abstract

Preparing face-to- face learning with teaching materials has often been done by teachers, but there are still many teachers who find it difficult to prepare and write lessons using online teaching materials. This training activity has the aim of improving the ability of teachers in compiling online teaching materials and increasing teacher creativity in online learning. This training method and strategy uses face-to-face (offline) discussions and questions and answers, as well as exercises and practices in compiling and writing online teaching materials. The results obtained after participating in this training are that all teachers want to be able to compose complete online teaching materials with a 100% questionnaire score. Furthermore, after participating in this training, the main priority in the future is the development of human resources (HR), this can be seen from 20 participants, then 20 participants (100%) chose to prioritize HR. Next, there are only 17 people (85%). Abstrak Mempersiapkan pembelajaran secara tatap muka dengan bahan ajar sudah sering dilakukan oleh guru, tetapi mempersiapkan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar online masih banyak guru yang merasa kesulitan dalam menyusun dan menulisnya. Kegiatan pelatihan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun bahan ajar online dan meningkatkan kreativitas guru dalam pembelajaran online. Metode dan strategi pelatihan ini menggunakan tatap muka (luring) dengan diskusi dan tanya jawab, serta latihan dan praktik menyusun dan menulis bahan ajar online. Hasil yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan ini adalah semua guru ingin dapat menyusun bahan ajar online secara lengkap dengan perolehan skor kuisioner 100 %. Untuk selanjutanya setelah mengikuti pelatihan ini yang menjadi prioritas utama dimasa yang akan datang adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM), ini terlihat dari 20 peserta, maka ke 20 peserta(100%) memilih memprioritaskan SDM. Berikutnya baru masalah dana sekiatr 17 orang (85%).
Manufacturing Natural Woven Dyes From Mangrove In Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Sumbawa: Pembuatan Pewarna Alami Tenun Dari Mangrove Di Dusun Prajak, Desa Batu Bangka Sumbawa Lili Suharli; Izzul Islam; Riri Rimbun Anggih Chaidir; Kusdianawati Kusdianawati
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.637 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang978

Abstract

Department of the environment around 10.660 hectares of mangroves with varuous types. One that has the potential for mangrove development is Dusun Prajak, located in the Saleh bay area which is directly adjacent to the Moyo Tambora biosphere zone that has a major influence on the preservation of marine natural resources such as coral and whale sharks. The purpose is to provide skill in making natural dyes made from mangroves to community. The method is observation, interviews, practice and assistance with the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach. Furtermore, mentoring and evaluation are carried out. The survey result show that weaving based on natural dyes from mangroves has never been done, so it is important to carry out demonstrations of making mangrove dyes. The training program received high appreciation from the community because it was uniqe and hope that program would continue and community would be assisted. Abstrak Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, sekitar 10.660 hektar mangrove dengan jenis yang beragam. Salah satu yang memiliki potensi pengembangan mangrove adalah Dusun Prajak, terletak di wilayah Teluk Saleh yang langsung berbatasan dengan zona biosfer Moyo-Tambora sehingga dusun prajak berpengaruh besar dalam kelestarian SDA laut seperti karang dan seperti Hiu Paus. Tujuan pengabdian yaitu memberikan skill pembuatan pewarna tenun alami berbahan mangrove kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, praktik dan pendampingan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal. Selanjutnya dilakukan pendampingan dan evaluasi. Hasil survei menunjukkan bahwa tenun berbasis bahan pewarna alami dari mangrove belum pernah dilakukan, sehingga penting dilaksanakan demonstrasi pembuatan pewarna mangrove. Program pengabdian ini mendapat apresiasi tinggi dan berharap program ini terus dilanjutkan dan masyarakat didampingi.
MSME empowerment in the tourism sector as an effort to improve the economy of the thematic village community Padang City History Tourism: Pemberdayaan UMKM di Sektor Pariwisata Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kampung Tematik Wisata Sejarah Kota Padang Hesty Aisyah; Sari Puspita; Gusrino Yanto
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.499 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1086

Abstract

The tourism development activity is essentially one of the national priority activities that involves the role of all the development of interest that has a connection in tourism activities. One of the most gloomy fertilizer is the community where together with the government and business/ business people together with each other synergize in ordering and supporting the development of national tourism. The role of Tingi Buga's college is very important, because the knowledge and theory that is owned can be actualized by the program through community service. Through this activity, it is expected that universities will be able to be the best solution to the problems that occur in the community. Therefore, in the context of developing tourism potential in the History Tourism Village, a community service program is carried out in the theme of empowerment in Jakomian Pariadata Sejajomaj. Abstrak Kegiatan pembangunan kepariwisataan pada hakekatnya adalah salah satu kegiatan prioritas nasional yang melibatkan peran dari seluruh pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dalam kegiatan pariwisata. Salah satu unsur yang paling penting adalah masyarakat dimana bersama-sama dengan pemerintah dan kalangan usaha/ swasta saling bersinergi dalam melaksanakan dan mendukung pembangunan pariwisata nasional. Peranan perguruan tinggi juga sangat penting keberadaannya, karena ilmu dan teori yang dimiliki bisa langsung diaktualisasikan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan perguruan tinggi mampu memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu dalam rangka pengembangan terhadap potensi wisata di Kampung Wisata Sejarah maka dilakukan program pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pemberdayaan UMKM di Sektor Pariwisata Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kampung Tematik Wisata Sejarah Kota Padang.
Optimizing Microsoft Teams-Based Administrative Governance for Administrative Staff at State University of Jakarta: Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Berbasis Microsoft Teams bagi Tenaga Administrasi Universitas Negeri Jakarta Muhammad Nur Ashar Asnur; Ihwan Rahman Bachtiar
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.457 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1093

Abstract

Jakarta State University has built a network with the giant company Microsoft to optimize the performance of the academic community at the level of students, educators, and staffs. Unfortunately, the utilization of the services that have been provided has not been optimal, even though only a few of the academic community are still consistent with the existing services. The focus of this service is to look at one feature that is very productive and has been used in various countries, namely Microsoft Teams. For this reason, this service activity is actualized in the form of training for staffs at the Jakarta State University. During the training process, the enthusiasm of the participants was clearly seen through the questions asked by them and their curiosity regarding the application from downloading to using it. Initially, the participants thought that this application could only be used for learning and could not be used by staffs. After training, the function of this application can finally be optimized in governance. The important point in optimizing this application is how to build a digital work environment, create work plans, progress reports, and feedback. This training went well, and it is important to carry out further training. Most of the participants also recommended that the training process in the future can be carried out offline so that the practice process and communication between participants can run optimally. Abstrak Universitas Negeri Jakarta telah membangun jejaring dengan perusahaan raksasa Microsoft dalam rangka mengoptimalkan kinerja civitas akademika baik dari level mahasiswa, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan. Sayangnya pemanfaatan layanan yang telah disediakan belum optimal bahkan hanya sedikit dari civitas akedemika yang masih konsisten dengan layanan yang telah ada. Fokus pengabdian kali ini melirik salah satu fitur yang sangat produktif dan telah digunakan diberbagai negara yaitu Microsoft Teams. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini diaktualisasikan dalam bentuk pelatihan secara daring secara terstruktur kepada tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. Selama proses pelatihan, antusiasme peserta terlihat dengan jelas melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan keingintahuan menjalankan aplikasi mulai dari proses unduh hingga menggunakannya. Awalnya para peserta beranggapan bahwa aplikasi ini hanya dapat digunakan untuk pembelajaran saja, dan tidak dapat digunakan oleh para tenaga kependidikan. Setelah pelatihan, fungsi aplikasi ini akhirnya dapat dioptimalkan dalam tata kelola. Hal yang menjadi poin penting dalam memaksimalkan aplikasi ini adalah bagaimana membangun lingkungan kerja digital, membuat rancangan kerja, laporan kemajuan, dan umpan balik. Pelatihan ini berjalan dengan baik dan penting untuk dilakukan pelatihan lanjutan. Sebagian besar dari peserta pun merekomendasikan bahwa proses pelatihan ke depannya dapat dilaksanakan secara luring sehingga proses berlatih dan komunikasi antara peserta dapat berjalan maksimal.
Interactive Worksheet to Improve Children's Literacy Ability : Worksheet Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Ryan Humardani Syam Pratomo; Sri Mukminati Nur; Alin Liana; Sulfaidah Sulfaidah; Khadijah Khadijah; Maisya Zahra Al-Banna
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.542 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1094

Abstract

The holiday in the month of Ramadan makes some parents confused about how to keep their children studying even though they are fasting. Where children sometimes only play gadgets which ultimately have no benefit for them. So, we held an activity with the theme “Interactive Worksheet to Improve Children's Literacy Ability. The purpose of this activity is for children to be able to improve children's literacy skills regarding the meaning of the holy month of Ramadan by using worksheets and increase children's activity in knowing the meaning of the month of Ramadan. One type of learning media or learning aids is student worksheets or also called worksheets. The formulation of the problem from this activity is; (1) How to improve children's literacy skills in knowing the meaning of the month of Ramadan? (2) How to increase children's activity in knowing the meaning of the month of Ramadan in using worksheets? This activity is carried out during the month of Ramadan 1443H, which is April 3 – May 2, 2022. The participants of the activity are all Indonesian children aged 5-10 years, who are committed to learning Ramadan knowledge with parental assistance. The results of this activity are from 19 participants, there are 14 participants who get the Excellent category with a score of 97% and 100%. The percentage of participants who were able to achieve the Excellent category was 74%, or most of the participants were able to follow well the entire series of Ramadan literacy activities. Students get the Deficient category are from 19 participants, there were 5 participants who got the Deficient category. The percentage of participants who get the Deficient category is 26% or a small percentage of participants are less able to take part in Ramadan literacy activities. Abstrak Libur pada bulan Ramadan membuat beberapa orang tua bingung bagaimana cara agar anak-anak mereka tetap belajar meskipun sedang berpuasa. Dimana anak-anak terkadang hanya bermain gadget yang akhirnya tidak memiliki manfaat bagi mereka. Sehingga kami mengadakan kegiatan yang bertema “Worksheet Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak. Tujuan dari kegiatan ini yaitu agar anak-anak mampu meningkatkan kemampuan literasi anak mengenai makna dari bulan suci Ramadan dengan menggunakan worksheet dan meningkatan keaktifan anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan. Salah satu jenis media pembelajaran atau alat bantu pembelajaran adalah lembar kerja siswa atau disebut juga worksheet. Adapun rumusan masalah dari kegiatan ini adalah: (1) Bagaimana meningkatkan kemampuan literasi anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan? (2) Bagaimana meningkatkan keaktifan anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan dalam menggunakan worksheet? Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Ramadan 1443H, yaitu 3 April – 2 Mei 2022. Peserta kegiatan adalah seluruh anak Indonesia berusia 5-10 tahun, yang berkomintmen untuk belajar ilmu Ramadan dengan pendampingan orang tua. Hasil kegiatan ini yaitu adalah dari 19 peserta, terdapat 14 peserta yang mendapatkan kategori Excellent dengan nilai 97% dan 100%. Persentase peserta yang mampu meraih kategori Excellent yaitu 74%, atau sebagian besar peserta mampu mengikuti dengan baik seluruh rangkaian kegiatan Literasi Ramadan. Siswa yang mendapatkan kategori Deficient yaitu dari 19 peserta, terdapat 5 orang peserta yang mendapatkan kategori Deficient. Persentase peserta yang mendapatkan kategori Deficient yaitu 26% atau sebagian kecil peserta kurang mampu mengikuti kegiatan Literasi Ramadan
Education on Hygiene and Sanitation Standards for Ternate City MSMEs During a Pandemic at Sulamadaha Tourism Beach: Edukasi Standar Hygiene dan Sanitasi UMKM Kota Ternate Pada Masa Pandemi di Pantai Wisata Sulamadaha Abd. Hakim Husen
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.489 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1111

Abstract

In almost all parts of Indonesia, the Covid-19 pandemic situation has even had an impact on the temporary closure or delay of health and public services. The Covid-19 pandemic has also had a major impact on the economy throughout Indonesia, including in Ternate City, North Maluku Province. Problems found two main problems faced by PKM Partners, namely: Lack of Hygiene and Sanitation Standards in MSMEs that have not been optimal. Taking into account the above matters, the PKM Team agreed that it would overcome the problems with the scheduled program in PKM activities regarding the Hygiene and Sanitation Standards Training for Ternate City MSMEs during the Pandemic. The method used in this PKM activity is a participatory method. participation, participation or involvement related to the outward circumstances. Understanding the principle of participation is that the community plays an active role in the process or flow of the program stages and their supervision, starting from the socialization, planning, implementation, and preservation stages of activities by contributing energy, thoughts, or in the form of material. From the analysis of the situation and problems faced by Partners (MSMEs), it can be stated that the selection of health and business aspects is set to resolve and find solutions to Partner problems for activities Abstrak Hampir di seluruh wilayah Indonesia situasi pandemi Covid-19 bahkan berdampak pada penutupan sementara atau penundaan layanan kesehatan dan publik. Pandemi Covid-19 juga memberi dampak besar bagi perekonomian di seluruh Indonesia termasuk di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Permasalahan ditemukan dua masalah utama yang dihadapi Mitra PKM, Yaitu: Minimnya Standar Hygiene dan Sanitasi pada UMKM yang belum optimal. Dengan mempertimbangkan perihal diatas, maka Tim PKM bersepakat bahwa akan mengatasi permasalahan dengan program yang terjadwal pada kegiatan PKM tentang Pelatihan Standar Hygiene dan Sanitasi UMKM Kota Ternate Dimasa Pandemi. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode partisipatif. keikutsertaan, peran serta atau keterlibatan yang berkitan dengan keadaaan lahiriahnya pengertian prinsip partisipasi adalah masyarakat berperan secara aktif dalam proses atau alur tahapan program dan pengawasannya, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pelestarian kegiatan dengan memberikan sumbangan tenaga, pikiran, atau dalam bentuk materil. Dari analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi Mitra (UMKM), maka dapat dinyatakan pemilihan aspek kesehatan dan bisnis yang ditetapkan untuk menyelesaikan dan mencari solusi untuk permasalahan Mitra untuk kegiatan.
The Use of Technology Based on Google Suite for Education at SMP Negeri 5 Surakarta: Penggunaan Teknologi Tepat Guna Berbasis Google Suite For Education di SMP Negeri 5 Surakarta Hasan Dwi Cahyono; Dewi Wisnu Wardani; Haryono Setiadi; Ardhi Wijayanto
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.659 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1127

Abstract

The COVID-19 pandemic has a major impact on the education sector. Educators are necessarily assisted to ensure that the educational process can run well in any foreseen condition. Technology-based learning can be seen as a solution to this problem at SMP Negeri 5 Surakarta (SMPN 5 Surakarta) in these regards. However, the use of technology needs to be decided carefully to minimize any disadvantageous. SMPN 5 Surakarta has been facilitated with Google Suite for Education (GSE)-based services with an integration into the nation-wide @belajar.id platform. Furthermore, the Community Service Team for Research Group Data Information Knowledge and Engineering (PkM RG DIKE Team) UNS mandated a training on how to fully implement the platform. As this program was aimed at establishing a sustainable partnership with the community, we hope that SMPN 5 Surakarta can further promote the obtained experience from the PkM DIKE UNS Team to the surrounding regions. Abstrak Dampak pandemi COVID-19 tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga para pendidik. Pendidik tentu berkewajiban agar proses pendidikan dapat berjalan dengan baik pada berbagai kondisi. Pembelajaran berbasis teknologi bisa menjadi solusi permasalahan ini di SMP Negeri 5 Surakarta. Namun, pemilihan teknologi yang tepat perlu dilakukan karena dapat berakibat kekurang-optimalan dalam proses pembelajaran. Pada layanan teknologi ini, sekolah bisa dengan mudah melakukan menggunakan layanan berbasis Google Suite for Education (GSE) yang telah terintegrasi ke platform @belajar.id. Selanjutnya, Tim Pengabdi kepada Masyarakat Research Group Data Information Knowledge and Engineering (Tim PkM RG DIKE) UNS memberikan pelatihan tentang cara penggunaan platform tersebut. Agar program ini dapat memberikan keberlanjutan dari program kemitraan bersama masyarakat, kami berharap bahwa pihak SMP Negeri 5 Surakarta bisa menyebarkan keterampilan yang didapat dari TIM PkM DIKE UNS kepada para pendidik di sekitar Surakarta.
Moving With Hearts Establishing Friendship (Counseling at the Muhammadiyah Orphanage Grogol Sukoharjo): Bergerak Dengan Hati Menjalin Silaturahmi (Penyuluhan di Panti Asuhan Muhammadiyah Grogol Sukoharjo) Rizka Rizka; Anugerah Guswiji Putranto; Masfuroh Masfuroh; Paiza Aprilia Saputri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.662 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1131

Abstract

The meaning of friendship that is widely practiced in the community, including by visiting each other, visiting, together in various moments, greeting, or by helping each other. Because we as humans need each other. Relationships are a bridge between us and our Muslim brothers and sisters. It is a complete strap. Relationships must be maintained and maintained. The purpose of this service is to strengthen good relations between each other, to connect with the Management and Children of the LKSA Orphanage Orphanage Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo, to give religious lectures about the importance of friendship, and to provide assistance to the Orphanage. The service method we use is starting from finding the location of the service, then licensing to the RT, and next is counseling where we will go directly to the field for data collection, we use interviews and questionnaires, and the last is a research report. In this community service, we use an empirical juridical approach through field data as well as research document studies from legislation to research journals and webinar results documents to be used as analysis material in community service studies. The results of the study that we find will later become the basis for the implementation of community service. Abstrak Makna silaturahim yang banyak di praktekkan di masyarakat, di antaranya dengan saling mengunjungi, bertandang, bersama-sama dalam berbagai momentum, bertegur sapa, ataupun dengan saling tolong menolong. Karena kita sebagai manusia yang saling membutuhkan satu sama lain. Hubungan silaturahmi adalah jembatan hati antara kita dengan saudara kita sesama muslim. Ia merupakan tali pengikat yang utuh. Hubungan silaturahmi itu harus dijaga dan dipelihara. Adapun tujuan dari pengabdian ini untuk merekatkan hubungan baik antar sesama, menyambung silaturahmi dengan Pengurus dan Anak anak panti asuhan LKSA Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo, memberikan ceramah agama tentang pentingnya silaturahmi, serta bantuan untuk Panti Asuhan. Metode pengabdian yang kami gunakan adalah dimulai dari pencarian lokasi pengabdian, kemudian perizinan kepada RT, dan selanjutnya adalah penyuluhan dimana kami akan terjun langsung ke lapangan untuk pengumpulan data, kami menggunakan metode wawancara dan kuisioner, dan yang terakhir adalah laporan penelitian. Dalam pengabdian masyarakat ini kami menggunakan metode pendekatan yuridis empiris melalui data dilapangan dalam kajian pengabdian masyarakat. Hasil kajian yang kami temukan nantinya akan menjadi landasan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat.

Page 11 of 32 | Total Record : 314