cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 90 Documents clear
Surrogate Informed Concent Sebagai Element Preventif Sengketa Medis Pada Pembedahan Elektif Wibowo, Arif; Nasser, M.; Husain, Bahtiar; Bungin, Sator Sapan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3740

Abstract

yang membentuk hubungan terapeutik dan hubungan hukum. Kepercayaan dan harapan pasien, dapat menimbulkan kekecewaan ketika hasil pelayanan medis tidak sesuai harapan, yang kemudian menimbulkan konflik atau sengketa medik. Dokter Orthopaedi merupakan ahli bedah yang berpotensi lebih tinggi untuk menghadapi resiko tindakan medis daripada spesialisasi lain. Pembedahan orthopaedi merupakan tindakan yang sangat berpotensi terjadi resiko medis. Persetujuan tindakan medis merupakan suatu persetujuan yang harus diberikan oleh pasien dan keluarganya setelah mendapatkan penjelasan yang lengkap tentang rencana tindakan medis. Seringkali Dokter Orthopaedi memerlukan persetujuan tindakan pada saat pembedahan elektif berlangsung, untuk memberikan persetujuan tindakan yang tidak termasuk dalam penjelasan awal. Penelitian ini untuk menganalisis pentingnya surrogate informed consent selama pembedahan elektif berlangsung dengan tujuan menghindari timbulnya sengketa medis. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui pendekatan yuridis normative. Surrogate informed consent dalam hal seorang Dokter Orthopaedi memerlukan persetujuan tindakan pada saat pembedahan elektif berlangsung, merupakan prosedur yang bisa dibenarkan secara hukum.
Analisis Faktor Pendorong Manajemen Teknologi dan Inovasi Dalam Sistem Pembelajaran Pasca Covid-19 Utami, Prita Nur; Syamsuddin, Syamsuddin; Miru, Sulaeman; Hadi, Suryadi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3748

Abstract

Sistem pembelajaran merupakan seperangkat cara dalam membantu meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan melalui pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong manjemen teknologi dan inovasi dalam pengembangan sistem pembelajaran di SD Negeri 17 Palu pasca COVID-19. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara langsung dengan tenaga pendidik. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa faktor pendorong inovasi, melibatkan sumber daya pendidik, adaptasi kurikulum, kemajuan teknologi, model dan metode pembelajaran, sarana prasarana, lingkungan sekolah, kerjasama dengan organisasi luar, dan kebiasaan peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi dalam pengembangan sistem pembelajaran di SDN 17 Palu pasca COVID-19 melibatkan berbagai faktor yang saling terkait. Implementasi strategi inovatif yang mencakup sumber daya manusia, teknologi, kurikulum, dan faktor-faktor pendukung lainnya menjadi krusial untuk menghadapi tantangan baru dalam dunia pendidikan pasca pandemi.
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di IAIN Fattahul Muluk Papua Fatmayanti, Annisa'; Husain, Alma Pratiwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3749

Abstract

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat yang merupakan salah satu bagian dari vitamin B, yaitu B9. Defisiensi asam folat merupakan kadar asam folat di bawah normal, yaitu folat serum < 3 ng/ml dan folat eritrosit < 130 ng/mL. Defisiensi folat ini dapat terjadi karena akibat langsung dari kurangnya konsumsi harian, absorbsi yang buruk dari folat yang dimakan serta peningkatan penggunaan (misalnya saat beraktivitas fisik, kehamilan); dapat pula disebabkan oleh kondisi liver patologis dan gangguan metabolisme folat oleh karena defek genetik atau interaksi obat. Metode penelitian deskriptif bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang akurat dari sejumlah karakteristik masalah yang diteliti yaitu untuk melihat distribusi frekuensi dari masing-masing variabel. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil memeriksakan kehamilannya ke PMB Marsia pada bulan Juni - Juli tahun 2024. Sampel yang diambil sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik pengambilan besar sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berisi pertanyaan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat asam folat. Teknik analisa data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data secara univariat. Kesimpulan secara keseluruhan pengetahuan ibu hamil tentang konsumsi asam folat menunjukkan bahwa sebanyak 8 responden (8,51%) memiliki pengetahuan baik, 37 responden (39,36%) memiliki pengetahuan cukup, dan 49 responden (52,13%) memiliki pengetahuan kurang. Adanya peran serta dari tenaga kesehatan pada setiap ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan dapat diberikan penyuluhan tentang konsumsi asam folat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tersebut.
Peran Gugah Nurani Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah di Kelurahan Belawan II Azari, Fadhila Rahma; Alfirman, Farhan; Sembiring, Tamaulina Br.
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3752

Abstract

Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, oleh karena itu Konstitusi Negara Republik Indonesia mencantumkan tentang pendidikan yang merupakan hak setiap warga Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam pasal 31 ayat 1 Undang-Undang Dasar Tahun 1945 menyatakan “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”. Namun secara nyata, masih banyak hak pendidikan yang belum terpenuhi secara adil dan merata terutama pada anak-anak. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik yang tercatat pada tahun 2018,terdapat sekitar puluhan ribu anak putus sekolah yang disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari faktor ekonomi, faktor sarana dan prasarana pendidikan, faktor akses dan jarak tempuh serta faktor lainnya. Maka dalam hal ini,begitu pentingnya peranan dari berbagai pihak lembaga terlibat untuk saling bekerja sama serta memberi dukungan penuh mengentaskan permasalahan ini. Salah satu lembaga yang berperan aktif dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah adalah Gugah Nurani Indonesia. Sebagai lembaga kemanusiaan non-pemerintah yang berfokus pada pemenuhan hak-hak anak khususnya dibidang pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran Gugah Nurani Indonesia berupaya meningkatkan angka partisipasi sekolah terutama dalam wilayah dampingan yang terletak di Belawan II. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa peranan Gugah Nurani Indonesia dalam upaya meningkatkan angka partisipasi sekolah melalui lima strategi efektif yaitu melalui Program Anak Dukungan (Sponsorship), Kampanye Hak Anak atas Pendidikan, Tabungan Pendidikan Anak, Membentuk Satuan Tugas (SATGAS) Anti Anak Putus Sekolah, dan Peningkatan Kompetensi Guru di Sekolah. Kelima strategi efektif tersebut telah berhasil menurunkan angka anak putus sekolah di Belawan II. Dari beberapa strategi yang telah dipaparkan diyakini menjadi sebuah jurus ampuh walaupun masih berada dalam skala kecil namun sangat diharapkan pola ini tentu bisa dikembangkan menjadi skala yang lebih besar.
Efektivitas Pengelolaan Pergudangan Dalam Tempat Terbuka Dalam Pelaksanaan Proyek Penerangan Jalam Umum PT. Pamintori Cipta Mandiri Waliyya, Dienhaqi Walid; Supardi, Edi; Thorfiani, Dera
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen pergudangan yang efisien dalam mendukung operasional perusahaan, khususnya PT. Pamintori Cipta Mandiri, yang berfokus pada proyek Penerangan Jalan Umum (PJU). Sistem pergudangan yang efektif dapat meminimalkan risiko kekurangan atau kelebihan stok, serta kerusakan barang, yang berdampak pada efisiensi operasional dan keselamatan karyawan. Melalui metode pengamatan langsung dan analisis data sekunder, penelitian ini bertujuan untuk memahami masalah yang dihadapi dalam manajemen pergudangan perusahaan dan mengidentifikasi solusi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Pamintori Cipta Mandiri menghadapi tantangan dalam pengelolaan stok dan pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP) yang memadai, yang berdampak negatif pada performa proyek dan keselamatan karyawan. Implementasi sistem manajemen pergudangan yang lebih baik, termasuk pelatihan staf dan pengembangan SOP yang jelas, dianalisis dan direkomendasikan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Kombinasi metode pengamatan langsung dan data sekunder memberikan pandangan yang komprehensif tentang kondisi pergudangan dan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Sistem Pendidikan Islam di Indonesia dan Analisis Pengembangannya Irmianto, Pages; Zalnur, Muhammad; Rehani, Rehani
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3754

Abstract

Setelah Indonesia merdeka, umat islam semakin menyadari pentingnya perjuangan Umat Islam dalam meraih kemerdekaan, dan pemerintah berusaha melakukan memperbaiki pendidikan Islam di Indonesia, dan Sebagai realisasinya Pemerintah Indonesia telah merumuskan dalam undang-undang Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang system pendidikan Nasional yang diteruskan dengan UU No. 20 Tahun 2003 yang mengatur penyelenggaraan satu system Pendidikan Nasional, sebagai upaya pengintegrasian pendidikan Islam dalam system pendidikan Nasional, sebagai upaya pengintegrasian pendidikan Islam dalam system pendidikan Nasional.
Hubungan Antara Usia, Tingkat Pendidikan Dan Kepatuhan Kontrol Ke Puskesmas Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoro Bulan Januari - April 2024 Putri Listia, Cory Artania; Yaqin, Nurul; Rachmawati, Anisa Nur; Kumara Danta, I Made; Sahadewa, Sukma
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3756

Abstract

Penyakit diabetes mellitus (DM) atau kencing manis merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup. Kondisi DM ditandai adanya peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia karena adanya gangguan metabolisme organ pankreas. Secara umum, penyakit DM dibagi menjadi tipe 1 dan tipe 2, dimana pada DM tipe 2 menjadi penyakit kronis yang sering dialami oleh masyarakat. Hal tersebut mempengaruhi penderitanya dalam mengontrol kadar gula darah akibat sulitnya melakukan perubahan gaya hidup. Berdasarkan World Health Organization (WHO) sebanyak 415 juta mengalami diabetes mellitus dan diprediksi meningkat pada tahun 2040 menjadi 642 juta penderita. Kejadian DM tipe 2 di Indonesia tercatat sebanyak 12.688 kasus di tahun 2017, sedangkan di Jawa Timur sebanyak 2,6% dari total penduduk pada tahun 2018 mengalami DM tipe 2. Faktor yang berpengaruh pada kejadian DM tipe 2, diantaranya usia, tingkat pendidikan, dan tingkat kepatuhan kontrol penderitanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia, tingkat pendidikan, dan kepatuhan kontrol ke PKM terhadap pasien DM tipe 2 di wilayah kerja PKM Ngoro bulan Januari - April 2024. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain “cross sectional”. Adapun populasi penelitian ini merupakan seluruh penderita DM tipe 2 yang berada di Puskesmas Ngoro Mojokerto periode Januari – April 2024, besar sampel yang diambil sebanyak 131 subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple randome sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple randome sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji Fisher Exact nilai p value < 0.05 yang masing-masingnya (p = 0.037, p = < 0.001, dan p = 0.000) yang diartikan terdapat adanya hubungan signifikan antara usia, tingkat pendidikan dan kepatuhan kontrol ke puskesmas terhadap pasien DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ngoro bulan Januari - April 2024.
Persediaan Bahan Baku Kedelai Pada Pabrik Tahu RGS di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala Algifari, Moh; Syamsuddin, Syamsuddin; Miru, Sulaeman; Hadi, Suryadi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3758

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan frekuensi pemesanan bahan baku terbaik serta biaya keseluruhan persediaan bahan baku baik sebelum maupun sesudah digunakan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ) pada Pabrik Tahu RGS di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan metode EOQ, diperoleh jumlah pemesanan bahan baku kedelai yang optimal setiap kali pesan pada tahun 2023 adalah sebesar 999,27 kg, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 10 kali. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif deskriftif, serta sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif yang menjelaskan secara sistematis dengan tahapan yaitu penentuan EOQ. Total biaya persediaan menggunakan metode EOQ adalah sebesar Rp. 10.103.657,58. Sedangkan total biaya persediaan menurut kebijakan perusahaan adalah sebesar Rp. 20.083.085,28, Maka dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 9.979.427,7. Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode Ekonomic Order Quantity menunjukan jumlah pemesanan yang lebih ekonomis dibandingkan dengan kebijakan yang dilakukan oleh Pabrik Tahu RGS.
Evaluasi Dampak Implementasi PMK Nomor 201/PMK.07/2022 Terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Sematu Jaya Kabupaten Lamandau Ngatmono, Ngatmono; Ibrohim, Siti Noor Khatija; Dwi, Maya Puspita; Taufiqurokhman, Taufiqurokhman
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 201/PMK.07/2022 mengenai penggunaan dana desa tahun 2023, dengan fokus khusus pada kebijakan ketahanan pangan yang diatur dalam Pasal 35. Kebijakan ini mengharuskan setiap desa mengalokasikan minimal 20% dari Anggaran Dana Desa untuk program ketahanan pangan. Studi ini dilaksanakan di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, menggunakan metode kualitatif dan wawancara untuk mengumpulkan data dari berbagai desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, tidak semua desa memenuhi persyaratan alokasi anggaran. Dari delapan desa yang diteliti, tiga desa gagal mengalokasikan 20% dari dana desa mereka untuk program ketahanan pangan. Pada tahap pelaksanaan, terdapat variasi signifikan dalam pendekatan yang digunakan oleh setiap desa, dengan 70% desa tidak melibatkan penyuluh pertanian dalam pelaksanaan program. Evaluasi program juga menunjukkan kelemahan, karena tidak ada keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, meskipun anggaran yang lebih besar telah dialokasikan. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi PMK Nomor 201/PMK.07/2022 di Kecamatan Sematu Jaya belum optimal. Banyak desa yang tidak mematuhi persyaratan alokasi anggaran, serta pelaksanaan dan evaluasi program yang kurang efektif. Diperlukan peningkatan pengawasan dan bimbingan dari pihak terkait untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan dapat berjalan sesuai dengan peraturan dan mencapai tujuan yang diinginkan.
Tanggung Jawab Rumah Sakit Terhadap Karyawannya Pabidang, Siswanto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3888

Abstract

Artikel ini melakukan analisis yuridis terhadap pengaturan kewenangan pengawasan terhadap produk farmasi dan alat kesehatan dalam perspektif UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kerangka hukum baru ini mendefinisikan dan mempengaruhi peran serta tanggung jawab badan regulasi dalam mengawasi industri farmasi dan alat kesehatan. Analisis ini menggali ketentuan-ketentuan dalam UU No. 17 Tahun 2023, dengan fokus pada pemisahan kekuasaan pengawasan dan mekanisme yang ditetapkan untuk memastikan kepatuhan dan melindungi kesehatan masyarakat. Selain itu, artikel ini juga memeriksa hubungan antara regulasi nasional dan standar internasional, serta menyoroti implikasi bagi pemangku kepentingan industri. Melalui tinjauan menyeluruh terhadap teks legislatif dan yurisprudensi yang relevan, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai efektivitas dan tantangan potensial dari kerangka regulasi baru tersebut. Analisis ini penting untuk memahami lanskap regulasi kesehatan yang berkembang dan dampaknya terhadap kualitas dan keamanan produk farmasi serta alat kesehatan di Indonesia.