cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 199 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 199 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL TERHADAP PERSEPSI KEPUASAN PELAYANAN PUBLIK PADA POLRES SUKOHARJO JAWA TENGAH TAHUN 2023 Wadjdi, Farid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan secara khusus untuk mengetahui 6 variabel pengungkit untuk penentuan keberhasilan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Polres Sukoharjo telah dirancang dengan baik, diorganisasikan secara rapi, diterapkan dengan konsisten, dan dievaluasi secara regular. Pencapaian standar kualitas penerapan Zona Integritas menuju WBK/WBBM terkategori Sangat Baik dengan skor nilai 97,49%. Nilai ini merupakan nilai rata- rata seluruh indikator penilaian. Dari 36 indikator penilaian, sebanyak 33 kuesioner telah berkategori Excellent (rentang nilai >95%-100%). Sedangkan ada 3 kuesioner telah berkategori Sangat Baik (rentang nilai 90%-95%). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Polres Sukoharjo telah benar-benar bersungguh-sungguh ingin mencapai predikat WBK/WBBM.
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN (DPLK) MANULIFE INDONESIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PELAKSANAAN PUTUSAN PENGADILAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PHI) TERHADAP PT. LUXOR INDONESIA Suherman, Herry
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dana pensiun pada prinsipnya merupakan lembaga berbadan hukum yang dibentuk untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada karyawan dan memungkinkan karyawan memperkecil risiko yang timbul dari permasalahan yang dihadapi di masa tua maupun risiko ketika sudah tidak lagi bekerja di usia produktif. Pada prinsipnya, dana pensiun merupakan salah satu alternative untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada karyawan. Adanya jaminan kesejahteraan tersebut memungkinkan karyawan untuk memperkecil masalah- masalah yang timbul dari risiko-risiko yang akan dihadapi dalam perjalanan hidupnya, misalnya risiko kehilangan pekerjaan, lanjut usia, dan kecelakaan yang mengakibatkan cacat tubuh atau bahkan kematian. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian hukum eksploratory (exploratory legal study) diartikan sebagai penelitian hukum yang bersifat mendasar dan bertujuan untuk memperoleh keterangan informasi dan data mengenai hal-hal yang belum diketahui mengenai pertanggungjawaban hukum Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dalam hubungannya dengan pelaksanaan putusan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI). Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian normatif yaitu pendekatan melalui studi kepustakaan (library research) dengan cara membaca, mengutip dan menganalisa teori-teori hukum dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan permasalahan pertanggungjawaban hukum Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dalam hubungannya dengan pelaksanaan putusan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI). Secara umum, terdapat dua skema manfaat program pensiun yaitu manfaat pasti atau Defined Benefit (DB) dan iuran pasti atau Defined Contribution (DC). Dalam desain DB, besaran manfaat pensiun ditentukan oleh suatu formula yang umumnya berdasarkan penghasilan, faktor penghargaan (accrual rate), masa kerja, dan/atau masa mengiur. Dalam perkembangannya, terdapat beberapa modifikasi dari kedua program tersebut dengan yang cukup populer adalah skema Non-financial/Notional Defined Contribution (NDC). Skema ini memungkinkan adanya manfaat yang besarannya diakui secara virtual (notional) dan ditetapkan secara terlebih dahulu. Dalam peraturan perusahaan tersebut menerangkan bahwa perusahaan telah mencadangkan biaya untuk mengantisifasi apabila terjadi PHK melalui atau dengan menggunakan DPLK. Putusan PHI Nomor: 184/Pdt.Sus- PHI/2020/PN.JKT.PST, tentunya belum bisa memberikan rasa adil kepada masing-masing pihak. Putusan PHI tersebut hanya bisa menekankan pada perkara Pemutusan Hubungan Kerja dan besaran pesangon yang harus di bayarkan oleh perusahaan, perusahaan di dalam perkara ini dapat memerintahkan DPLK MI untuk melakukan pembayaran pesangon dengan ketentuan sebagaimana termuat dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN FLEXIBLE PAVEMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DALAM PENENTUAN PENANGANAN JALAN Jihad, Ahmad; Kasim, Muhammad Ridha; B, Berlianta; Mahendra, Muhammad Isra
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemantapan jalan yang berada di kota makassar perlu dilakukan peningkatan hal ini disebabkan masih rendahnya nilai kemantapan jalan salah satunya adalah ruas Jalan Urip Sumiharjo Kota Makassar dimana perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut karena kondisi kemantapan jalan tersebut masih rendah dan sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Beberapa program penanganan jalan yang dapat dilakukan yaitu dalam bentuk pemeliharaan, rehabilitas atau rekonstruksi jalan. Bentuk penanganan yang akan dilakukan tergantung dari hasil penilaian secara visual dan dari nilai kondisi kerusakan jalan yang didapatkan melalui hasil evaluasi data. Parameter yang biasanya digunakan di Indonesia untuk menentukan jenis penanganan yaitu metode Surface Distress Index (SDI) yang dimana dilakukan survei tentang penilai kondisi jalan secara visual yang di nilai melalui survei langsung di lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan sifatnya deskriptif, yang terbagi kedalam tiap- tiap STA titik tinjau pada ruas jalan yang ada dengan klasifikasi penanganan berupa pemeliharaan rutin, periodic. Adapun hasil terkait evaluasi kondisi perkerasan lentur jalan Urip Sumiharjo, didapatkan pada STA 0+000 – STA 4 + 800 menggunakan metode SDI memiliki hasil 87,5% kondisi baik dan tergolong dalam Pemeliharaan Rutin sedangkan, 12,5% kondisi sedang dan tergolong dalam Rutin Kondisi, untuk kondisi Rusak ringan dan Berat tidak di temukan pada ruas jalan ini. Dari hasil presentasi nilai kondisi jalan yang ada maka Kemantapan jalan pada ruas Jalan Urip Sumiharjo masih tergolong baik. Dengan panjang jalan dalam kondisi baik Sepanjang 4,2 km, dan kondisi sedang sepanjang 0,6 km. Adapun jenis perbaikan yang dilakukan pada kerusakan retak berupa pengaspalan, penutupan retak atau pengisian retak, pada kerusakan lubang dapat dilakukan perbaikan berupa perataan, kerusakan bekas roda dapat dilakukan perbaikan berupa perataan dan kerusakan penurunan dapat dilakukan berupa pengaspalan.
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM MENGATASI PENGEMBANGAN OBAT GENERIK DI INDONESIA Rahman, Fauzi; Prayuti, Yuyut; Lany, Arman
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengusulkan tinjauan hukum terhadap perlindungan konsumen dalam mengatasi pengembangan obat generik di Indonesia. Dalam konteks perkembangan industri farmasi yang pesat, penggunaan obat generik semakin meningkat sebagai alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen. Meskipun obat generik memiliki potensi untuk menyediakan solusi ekonomis, isu-isu terkait kualitas, keamanan, dan hak konsumen tetap menjadi perhatian utama. Penelitian ini mengadopsi pendekatan hukum normatif dan empiris untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur obat generik di Indonesia. Pertama, analisis normatif akan mengeksplorasi undang-undang dan peraturan terkait yang mengatur produksi, distribusi, dan penggunaan obat generik. Kedua, pendekatan empiris akan melibatkan survei konsumen untuk mengidentifikasi persepsi, pengalaman, dan kebutuhan konsumen terkait obat generik. Hasil analisis normatif diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang perlindungan konsumen yang terkandung dalam regulasi yang berlaku. Sementara itu, hasil survei konsumen akan membuka wawasan tentang tingkat kesadaran konsumen terhadap obat generik, serta kendala dan kebutuhan yang mungkin mereka hadapi. Melalui pendekatan holistik ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat memperkuat perlindungan konsumen terkait obat generik. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan aksesibilitas obat generik, sambil memastikan keamanan dan kualitasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan yang berkelanjutan dalam mendukung pemberdayaan konsumen di sektor farmasi Indonesia.
KOMUNIKASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA DAN PERAN MASYARAKAT MENANGGAPI ISU KESEHATAN MENTAL Constantin, Natasha Astrid; Rawis, Daniel; Setijadi, Naniek Novijanti
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2433

Abstract

Saat ini, kesehatan mental menjadi masalah yang serius dan mendapatkan perhatian khusus terutama pada usia sekomlahmenengah atas dan pendidikan pergurauan tinggi akibat tingginya tingkat penyandang gangguan kesehatan mental pada usia tersebut. Kurangnya perhatian dan wawasan akan kesehatan mental tersebut berakibat ketidakpekaan individu maupun masyarakat akan bagaimana kondisi penyandang kesehatan mental dan bagaimana mencegahnya untuk mengurangi prevalensi. Ditemukan bahwa saat ini, pada usia tersebut indivdu cenderung tidak terbuka dan tidak peka terhadap kondisi kesehatan mental masing-masing dikarenakan kurangnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya dan seberapa berbahayanya kesehatan mental itu sendiri. Mereka tidak menemukan ruang yang aman untuk berdiskusi dan menjadi tempat untuk berlindung akan masalah yang dihadapi sehingga lebih memilih untuk memendamnya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif yang bertujuan untuk mendapatkan hasil eksplorasi yang mendalam akan bahasan ini. Pada akhirnya peran masyarakat menjadi sangat penting dalam pembentukan norma, persepsi dan kolaborasi dalam penanganan gangguan kesehatan mental pada usia menjelang dewasa tersebut sehingga dibutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam menanggulangi dan memberikan ruang yang aman dan dapat dipercaya bagi mahasiswa dalam mengkomunikasikan kesehatan mental yang diderita atau lebih awal permasalahan yang berpotensi menghasilkan gangguan kesehatan mental.
Manajemen Pengelolaan Terminal Penumpang Angkutan Darat Pada Terminal Untung Suropati Kota Pasuruan Sulastri , Sulastri; Ardiono, Ahmad Rizki; Sugiarto, Rega Ardy
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to identify the Land Transport Passenger Terminal Management at the Suropati Profit Bus Stop in Pasuruan City. This type of research is a qualitative approach and the type of research used is descriptive qualitative with basic and secondary sources of information. The number of informants in this research was 6 people. Information is obtained through monitoring, interviews (question and answer), and selection. The information analysis method used in this research is an interactive form of analysis, namely reducing information, providing information, and drawing conclusions. There is also a way to legalize information from research results, namely by triangulation results, namely base triangulation, method triangulation and duration triangulation. The research results show that the Management of Land Transport Passenger Terminal Management at the Suropati Profit Bus Stop in Pasuruan City is still very far from what is expected to be observed from the provision of education. Coordination, coverage and budgeting have not yet run optimally, resulting in problems at bus stops still not being resolved to date.
Undang-undang Keamanan Siber di Era Digital: Mengatasi Tantangan dan Memastikan Perlindungan Data Harsya, Rabith Madah Khulaili; Jacob, Muhammad Salman Alfansuri; Hafizi, Royyan; Bhaskoro, Aryo; Judijanto, Loso
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-undang Keamanan Siber memiliki peran krusial dalam menanggapi tantangan yang muncul di era digital, terutama terkait dengan pengamanan data. Artikel jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi undang-undang keamanan siber serta dampaknya dalam memastikan perlindungan data. Penelitian ini mengulas dinamika undang-undang keamanan siber, faktor-faktor yang memengaruhi implementasi yang berhasil, dan evaluasi terhadap hasil yang dihasilkannya. Artikel ini dimulai dengan menjelaskan urgensi undang-undang keamanan siber dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital. Pemetaan bentuk undang-undang keamanan siber, peran teknologi, serta dampaknya terhadap perlindungan data menjadi fokus analisis. Analisis mendalam terhadap proses implementasi mencakup keterlibatan pemangku kepentingan, kerangka regulasi, dan peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi keamanan siber. Studi kasus dan contoh riil digunakan untuk mengilustrasikan keberhasilan implementasi undang-undang keamanan siber, menyoroti praktik terbaik dan pembelajaran yang dihasilkan. Penelitian ini juga mengevaluasi hasil dari inisiatif undang-undang keamanan siber, mempertimbangkan efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang diinginkan dan menanggulangi tantangan perlindungan data. Sebagai kesimpulan, artikel ini berkontribusi pada wacana tentang undang-undang keamanan siber, memberikan wawasan mendalam tentang kompleksitas implementasi dan dampak dari undang-undang yang progresif. Seiring dengan masyarakat yang terus bergerak di ranah digital, membentuk budaya hukum yang adaptif menjadi strategi kunci dalam memastikan keamanan data yang efektif.
Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Supply Chain Management Wisnujati, Nugrahini Susantinah; Suhara, Ade; Mulya, Fitra; Syamsuddin, Syamsuddin; Jamalus, Jamalus
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja Supply Chain Management (SCM) merupakan elemen kritis dalam menjaga daya saing perusahaan di lingkungan bisnis yang dinamis. Artikel jurnal ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja SCM, mengidentifikasi determinan utama, dan memberikan wawasan mendalam terhadap dinamika yang berkaitan. Artikel ini dimulai dengan merinci pentingnya kinerja SCM dalam konteks ekonomi global yang terus berubah. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja SCM, seperti manajemen rantai pasokan, teknologi informasi, kolaborasi mitra bisnis, dan keberlanjutan, menjadi fokus utama analisis. Analisis mendalam terhadap manajemen rantai pasokan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proses logistik. Peran teknologi informasi dalam meningkatkan visibilitas dan efisiensi operasional SCM menjadi titik sentral dalam evaluasi. Selanjutnya, keterlibatan dan kolaborasi dengan mitra bisnis dieksplorasi sebagai faktor penting dalam meningkatkan kinerja SCM. Studi kasus dan penelitian empiris digunakan untuk mengilustrasikan dampak nyata dari penerapan praktik terbaik dalam konteks industri yang berbeda. Dalam konteks keberlanjutan, artikel ini mengeksplorasi bagaimana strategi keberlanjutan dapat meningkatkan efisiensi dan ketahanan rantai pasokan. Evaluasi dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari praktik SCM yang berkelanjutan menjadi perhatian utama. Temuan dari analisis ini memberikan wawasan yang mendalam tentang faktor-faktor yang krusial dalam meningkatkan kinerja SCM. Rekomendasi termasuk peningkatan investasi dalam teknologi, penguatan kolaborasi mitra bisnis, dan integrasi strategi keberlanjutan dalam manajemen rantai pasokan. Sebagai kesimpulan, artikel ini menyumbangkan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja SCM. Dalam menghadapi tantangan pasar global, pemahaman yang mendalam terhadap elemen-elemen kritis ini menjadi landasan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan rantai pasokan yang efektif.
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM KEUANGAN DALAM MENGURANGI KETIMPANGAN SOSIAL: TINJAUAN AKUNTANSI Leiwakabessy, Rudolf; Astuty, Putu Anggreyani Widya; Solissa, Ferdinando; Sadeli, Yudi Akhmad; Duffin, Duffin
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengevaluasi efektivitas program keuangan dalam mengurangi ketimpangan sosial dengan mengadopsi perspektif akuntansi. Ketimpangan sosial menjadi isu krusial di berbagai tingkatan masyarakat, dan program keuangan telah menjadi instrumen utama dalam upaya mengatasi masalah ini. Penelitian ini fokus pada analisis akuntansi untuk menilai sejauh mana program keuangan dapat memberikan dampak positif terhadap mengurangi ketimpangan sosial. Metodologi penelitian ini mencakup pengumpulan dan analisis data keuangan terkait program-program tersebut, serta penerapan metrik akuntansi untuk mengevaluasi kinerja mereka. Hasil penelitian ini mencakup gambaran yang mendalam tentang efektivitas program keuangan dalam mengurangi ketimpangan sosial, termasuk perubahan yang terjadi dalam distribusi kekayaan dan akses sumber daya ekonomi. Dalam tinjauan akuntansi ini, penelitian mempertimbangkan aspek-aspek kritis seperti pelaporan keuangan, transparansi, dan akuntabilitas program keuangan. Dengan menganalisis data keuangan yang relevan, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan program keuangan dalam mengurangi ketimpangan sosial. Hasil evaluasi ini memberikan wawasan berharga bagi pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat umum, untuk mengembangkan dan meningkatkan desain program keuangan yang lebih efektif dalam mengatasi ketimpangan sosial. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan dasar untuk kebijakan yang lebih baik yang mendorong inklusivitas ekonomi dan mengurangi kesenjangan yang ada di masyarakat.
Praktik Bisnis Berkelanjutan: Mengevaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Pertimbangan Environmental, Social, and Governance (ESG) Dwianto, Agus; Hidayat, Muhamad; Setyowati, Rr Dyah Eko; Triyantoro, Andri; Judijanto, Loso
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik bisnis berkelanjutan telah menjadi fokus utama dalam konteks korporat modern, dengan perusahaan semakin memahami perlunya mengintegrasikan pertimbangan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengambilan keputusan keuangan mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak praktik bisnis berkelanjutan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian menggunakan analisis data keuangan dan indikator ESG untuk sejumlah perusahaan yang menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan praktik bisnis berkelanjutan memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak menerapkannya. Penilaian ini mencakup aspek keberlanjutan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola perusahaan yang efektif. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana ESG mempengaruhi kinerja keuangan, mendukung argumen bahwa praktik bisnis berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga memberikan nilai tambah finansial bagi perusahaan.