cover
Contact Name
Ibnu Siswanto
Contact Email
ibnusiswanto@uny.ac.id
Phone
+6281392799699
Journal Mail Official
jpvo@uny.ac.id
Editorial Address
Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif
ISSN : 26554879     EISSN : 26552132     DOI : https://doi.org/10.21831/jpvo.v3i1
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif dipublikasikan dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November oleh Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif bertujuan untuk mempromosikan secara komprehensif kajian teoritik dan empirik dalam bidang keilmuan Pendidikan, Teknologi, dan Teknik Otomotif.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025): (November)" : 11 Documents clear
RANCANG BANGUN DAN EVALUASI KINERJA SIMULATOR SISTEM PENDINGIN ENGINE TERHADAP TIGA JENIS CAIRAN PENDINGIN Fauzan, Ilham Zaki; Mubarak, Ibnu; Sukrawan, Yusup
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.86284

Abstract

This study aims to design and develop a simulator of an automotive engine cooling system that serves both as a practical learning tool and an experimental platform to evaluate the effectiveness of three types of coolant fluids: radiator coolant, mineral water, and demineralized water. The simulator was built using an Arduino-based system equipped with temperature sensors, a heating element, a water pump, and a radiator fan. The experiment focused on three key indicators: the time needed to reach engine operating temperature, the temperature difference between radiator inlet and outlet (ΔT). Results showed that mineral and demineralized water outperformed radiator coolant in terms of thermal efficiency, particularly in heat transfer rate and temperature drop. Beyond numerical results, the simulator also enabled learners to directly observe coolant flow and the function of each component, enhancing their conceptual understanding. This study contributes to the development of accessible, practice-based automotive learning media, while also offering experimental insight into alternative coolant fluids in the context of vocational education. Keywords: simulator, engine cooling system, radiator coolant, demineralized water, automotive education Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah simulator sistem pendingin engine kendaraan ringan yang tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran praktik, tetapi juga sebagai alat untuk mengevaluasi efektivitas tiga jenis cairan pendingin, yaitu radiator coolant, air mineral, dan air demineralisasi. Simulator dikembangkan dengan menggunakan sistem berbasis Arduino, dilengkapi dengan sensor suhu, elemen pemanas, pompa air, dan kipas radiator. Pengujian dilakukan dengan fokus pada tiga indikator utama: waktu untuk mencapai suhu kerja, perbedaan suhu antara inlet dan outlet radiator (ΔT). Hasilnya menunjukkan bahwa air mineral dan air demineralisasi memberikan performa pendinginan yang lebih baik dibandingkan radiator coolant, terutama dalam hal efisiensi pelepasan panas dan stabilitas suhu. Selain memberikan data eksperimen, simulator ini juga memungkinkan mahasiswa mengamati langsung aliran cairan pendingin dan cara kerja setiap komponen, sehingga membantu meningkatkan pemahaman konsep secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan media praktik yang aplikatif serta memperkaya referensi eksperimen cairan pendingin dalam lingkungan pendidikan vokasi. Kata Kunci: simulator, sistem pendingin engine, radiator coolant, air demineralisasi, pendidikan otomotif
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN ADMINISTRASI DAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BOYOLALI Tabarani, Alvon Binazier; Prakoso, Adji Mas Suryo; Zulfikar, Chandra Maulana; Wirang, Kadek Mega Satria; Ijazi, Muhammad Reza; Brilianti, Dani Fitria
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.87208

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan standar pelayanan administrasi dan pengujian teknis kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali. Sistem terintegrasi berbasis SIM PKB telah diterapkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, namun masih terdapat kendala operasional seperti ketergantungan pada sistem manual, ketidakstabilan jaringan, dan kepadatan antrean pada jam sibuk. Observasi dilakukan terhadap proses pengujian yang mencakup pemeriksaan fisik kendaraan dan kelayakan teknis berdasarkan regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji perpanjangan mendominasi dengan persentase 79%, sementara uji pertama relatif rendah. Evaluasi juga mengidentifikasi perlunya digitalisasi layanan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna meminimalkan kesalahan administratif serta meningkatkan akuntabilitas layanan. Rekomendasi strategis meliputi pengembangan platform daring untuk administrasi, optimalisasi kebijakan keselamatan kerja, serta peningkatan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya uji berkala kendaraan
ANALISIS KESIAPAN KERJA MAHASISWA VOKASIONAL MENGHADAPI ERA INDUSTRI 5.0 Dwiki Muda Yulanto; Indra Koto; Rahma Doni; Sapitri Januariyansah; Henry Iskandar; Fajrin Sidiq Muzaffarul Zaman
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.90262

Abstract

Pendidikan vokasional adalah pendidikan yang mempersiapkan lulusannya untuk segera bekerja. Namun, lulusan pendidikan vokasional menjadi lulusan penyumbang tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia, dikarenakan banyak lulusan yang belum siap kerja. Mahasiswa Program Studi Pendidikan teknik Otomotif sebagai satu di antara program pendidikan vokasional juga menghadapi masalah yang sama. Mahasiswa Program Studi Pendidikan teknik Otomotif seharusnya dapat bekerja sebagai guru produktif, praktisi industri, dan berwirausaha. Tingginya tingkat pengangguran dapat disebabkan oleh belum terukurnya secara berkala tingkat kesiapan kerja mahasiswa. Di sisi lain, pengukuran yang dilakukan tidak mengikuti dengan perkembangan dunia kerja seperti Industri 5.0. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis tingkat kesiapan kerja mahasiswa dalam menghadapi era Industri 5.0 pada mahasiswa Program Studi Pendidikan teknik Otomotif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diperkuat dengan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dengan tahapan awal membuat distribusi frekuensi dan menentukan kategori kecenderungan data. Kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif pada penelitian ini diukur melalui aspek keterampilan teknis bidang otomotif, keterampilan digital pendidik, dan budaya kerja. Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukan tingkat kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif memiliki kecenderungan dalam kategori Siap.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PRAKTEK SISTEM KEMUDI, REM DAN SUSPENSI DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO: K3 Anitasari, Mike Elly; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.90466

Abstract

The purpose of this study is to describe the knowledge, attitudes, and application of K3 in the practice of steering, brakes, and suspension systems of students of the Automotive Engineering Education Study Program, Muhammadiyah University of Purworejo (PTO Umpwr). This study is a descriptive study with a sample of 55 students. Data collection was carried out by observation, interviews, and questionnaires. Furthermore, the research data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results of the study show that the K3 knowledge of PTO UMPwr students in the good category was achieved in all indicators. The average result of the overall K3 knowledge indicator in the good category was 81.62%. The students' K3 attitudes were in the good category, namely 85.4%. Based on the percentage of each attitude indicator, it is known that the highest percentage is the indicator of appreciation with a percentage of 96.2% in the good category and 3.80% in the fairly good category. While the lowest percentage is in the responding indicator where 82.2% are in the good category and 17.8% are in the fairly good category. The application of K3 in the practice of steering, brakes, and suspension systems shows a percentage score on each indicator reaching a score above 50%. The average result for "always do" (SM) was 72.8%. Therefore, it can be concluded that the implementation of K3 in steering, braking, and suspension practice is in the good category. This means that students pay close attention to implementing or consistently carrying out the K3 implementation indicators. Keywords: Occupational Safety and Health (K3), Knowledge, Attitude, Implementation
PENGEMBANGAN MODUL AJAR SEPEDA MOTOR LISTRIK DI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN: Pengembangan Modul Ajar Sepeda Motor Listrik Rabiman, Rabiman; Putra Pratama, M. Akbar; Samsul Hadi3, Samsul Hadi; Mutohhari, Farid
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.88672

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar Sepeda Motor Listrik yang layak digunakan untuk mata pelajaran Ototronik kelas XI TBSM di SMK Muhammadiyah Prambanan. Penelitian ini menggunakan metode Four-D dari Tiagarajan dan Sammel, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket. Tahapan yang digunakan dalam pengembangan modul ajar meliputi define, design, development dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan validasi oleh ahli materi (90%), ahli media (88,75%), respon kelayakan dari guru (89,16%) dan respon kelayakan peserta didik (83,57%), secara keseluruhan modul ajar sepeda motor listrik dikategorikan “sangat layak” dan modul siap menjadi pedoman pembelajaran. Sebagai rekomendasi, modul ini perlu diimplementasikan secara menyeluruh di SMK tersebut. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi efektivitas terhadap hasil belajar dan keterampilan siswa setelah menggunakan modul ajar dan bila perlu memperbarui modul dengan informasi terbaru, serta memperluas penyebarannya ke SMK lain yang memiliki jurusan serupa.
HUBUNGAN PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN KESIAPAN BEKERJA SISWA TEKNIK OTOMOTIF Dianastiti, Yelma; Andhika Putra, Rico
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.91078

Abstract

Abstract The work readiness of Vocational High School graduates remains a major challenge in vocational education, mainly due to the suboptimal role of the school environment in supporting the development of students’ technical and non-technical competencies. This study focuses on analyzing the relationship between the role of the school environment and students’ work readiness at SMKN 2 Tulungagung. A mixed methods approach with a convergent parallel design was applied, in which quantitative and qualitative data were collected simultaneously, analyzed separately, and then integrated. The sample consisted of 140 students of the Motorcycle Engineering program who had completed industrial work practice, along with in-depth interviews with eight students. Regression analysis showed a positive and significant relationship between the school environment and work readiness, with a correlation coefficient of 0.612 and a determination value of 0.375. Qualitative findings reinforced this result, highlighting that peer support, adequate facilities, a conducive learning atmosphere, and effective time management contribute to improving students’ technical skills, discipline, and confidence. It can be concluded that a supportive school environment—physically, socially, and psychologically plays an essential role in shaping Vocational High School students’ readiness to enter the industrial world. Keywords: School environment, work readiness, vocational education, Vocational High School, mixed methods Abstrak Kesiapan bekerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan masih menjadi tantangan utama dalam pendidikan vokasi, terutama karena belum optimalnya peran lingkungan sekolah dalam mendukung pembentukan kompetensi teknis dan nonteknis siswa. Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara peran lingkungan sekolah dengan kesiapan bekerja siswa SMK Negeri 2 Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel, di mana data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan secara bersamaan, dianalisis secara terpisah, lalu diintegrasikan. Sampel terdiri dari 140 siswa kelas XI dan XII program keahlian Teknik Sepeda Motor yang telah mengikuti Praktik Kerja Lapangan, disertai wawancara mendalam terhadap delapan siswa. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara peran lingkungan sekolah dan kesiapan bekerja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,612 dan determinasi 0,375. Data kualitatif memperkuat hasil tersebut dengan menegaskan bahwa dukungan teman sebaya, fasilitas memadai, suasana belajar kondusif, dan pengaturan waktu efektif berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan, disiplin, dan kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung secara fisik, sosial, dan psikologis berperan penting dalam membentuk kesiapan kerja siswa SMK menghadapi dunia industri. Kata Kunci: Lingkungan sekolah, kesiapan bekerja, Sekolah Menengah Kejuruan, pendidikan vokasi, mixed methods
THE IMPACT OF GASOLINE-TO-LPG FUEL CONVERSION ON ENGINE PERFORMANCE IN ELECTRONIC FUEL INJECTION MOTORCYCLES: AN EXPERIMENTAL ANALYSIS Sentosa, Ilham; Mukarrama, St. Khaeratul
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.91251

Abstract

This study aims to determine the performance analysis in converting gasoline fuel to LPG fuel on motor performance on electric fuel injection-based motorcycles and engine performance with the use of LPG gas fuel and gasoline. with a 110 cc engine at engine speeds of 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm, 4000 rpm, 4500 and 5000 rpm. Instrument testing was carried out at Ernest Racing Home (Makassar). This research method is "Pre-Experimental Designs" (pre-Experiment). Testing uses a dyno test where the test data produces print out data, analyzed using a descriptive investigation method. The results of the experiment on a 110 cc gasoline engine and data collection at engine speeds of 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm, 4000 rpm, 4500 and 5000 rpm; There is an increase in engine performance in the use of LPG gas fuel which tends to increase with increasing engine speed; The lowest fuel consumption was found with LPG gas fuel, with an average consumption difference of 0.06 kg/hour. There was an increasing trend in CO2 emissions with LPG gas fuel use with each increase in engine speed. There was an effect of LPG gas fuel use on the performance of a 110 cc gasoline engine.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PERBANDINGAN EFISIENSI TRANSMISI KENDARAAN Maulana, Nabil; Maulana Hafizh, Arvin; Abidin, Fauzan; Gusti, Abna; Ar Rafi, Raihan
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.85177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi bahan bakar dari berbagai jenis transmisi kendaraan, yaitu transmisi manual, otomatis konvensional, CVT (Continuously Variable Transmission), dan DCT (Dual-Clutch Transmission), dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap transmisi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Transmisi otomatis konvensional telah mengalami peningkatan berkat perkembangan teknologi, meskipun masih sedikit kurang efisien dibandingkan jenis transmisi lainnya. Transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) lebih cocok digunakan dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang cenderung padat dan sering mengalami kemacat, karena dapat menjaga putaran mesin tetap rendah dan putaran stabil, sehingga konsumsi bahan bakar lebih hemat meskipun harus menghadapi kondisi stop-and-go yang berulang kali. Transmisi DCT (Dual-Clutch Transmission) dan transmisi manual lebih cocok digunakan pada kondisi jalan tol atau perjalanan jarak jauh dengan kecepatan yang stabil. Hal ini dikarenakan kedua jenis transmisi ini mampu menjaga putaran mesin tetap optimal pada kecepatan tinggi. Efisiensi transmisi sangat bergantung pada situasi penggunaan
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) SISTEM POWERTRAIN PADA KENDARAAN RINGAN DENGAN FOKUS PADA PENGURANGAN BOBOT DAN BIAYA Ahmad Rafiq Ramadhan; Rafi Fauzan, Najwan; Ardiyan Saputra, Sandi; Suprayudha, Galih; Hendra Satya Saputra, Kurniawan
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.85312

Abstract

This study aims to analyze strategies for reducing weight and cost in light vehicle powertrain systems using the Systematic Literature Review (SLR) method. Based on a review of 15 indexed journals, it was found that innovative approaches in materials, design, and technology are key to achieving efficiency. The use of lightweight materials such as aluminum alloys, carbon fiber composites, and high-performance polymers has been proven to reduce weight by 30-45% while lowering production costs. Modular design optimization and component configuration (e.g., engine, transmission, battery) can improve energy efficiency, while the integration of electrification technologies (hybrid and electric) reduces energy consumption to 100 Wh/km compared to conventional vehicles (350-400 Wh/km). Physics-based modeling and Pareto analysis also play a crucial role in designing systems that balance weight, cost, and performance. However, challenges such as high initial costs and trade-offs between parameters still need to be addressed through further research. The findings of this SLR provide recommendations for the automotive industry to develop more economical, lightweight, and sustainable powertrains.
IDENTIFIKASI KOMPETENSI MANAJERIAL INDUSTRI AFTER SALES KENDARAAN RODA 2 BAGI LULUSAN VOKASI Dewi, Ayu Sandra; Ibnu Siswanto; Bambang Sulistyo; Purwanto
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 8 No. 1 (2025): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v8i1.89128

Abstract

Kompetensi yang perlu dikuasai oleh setiap karyawan harus menyesuaikan dengan bidang pekerjaan yang ditekuni. Pada industri after sales kendaraan roda 2, kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap karyawan tidak hanya fokus pada kompetensi teknis saja, akan tetapi kompetensi manajerial juga penting dikuasai oleh setiap karyawan yang bekerja pada industri tersebut. Sehingga, Program Studi yang menghasilkan calon pekerja pada bidang industri after sales kendaraan roda 2 harus menyiapkan lulusannya untuk memiliki kompetensi teknis dan kompetensi manajerial. Berdasarkan KKNI lulusan S1/D4 setara pada level 6 yang nantinya akan bekerja pada bidang manajerial. Sayangnya, penyiapan lulusan masih terfokus pada penyiapan kompetensi teknis saja sedangkan kompetensi manajerial masih dikesampingkan. Sehingga ketika lulusan masuk ke dalam dunia kerja kompetensi manajerial yang dimiliki masih tergolong rendah. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi manajerial yang dibutuhkan oleh Manajer, Kepala Bengkel, Service Advisor, dan calon pekerja di industri After Sales Kendaraan Roda2. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui analisis tematik selanjutnya disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kompetensi manajerial bagi manajer antara lain: kemampuan komunikasi, menguasai perkembangan teknologi otomotif, adaptif, berkarakter, berjiwa kepemimpinan; sedangkan kompetensi manajerial bagi kepala bengkel antara lain: menguasai digital marketing, mampu mengelola sumber daya manusia, problem solving; selanjutnya untuk kompetensi manajerial bagi service advisor antara lain: kemampuan komunikasi, manajemen pelanggan, menguasai trouble shooting kendaraan; kompetensi manajerial bagi calon pekerja antara lain: menguasai sales dan marketing, manajemen bengkel, kemampuan komunikasi, dan pengusaan kompetensi teknis otomotif.

Page 1 of 2 | Total Record : 11