cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER" : 17 Documents clear
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA LAMONGAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Fitratun Nikmatul Khoiriyah
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2412

Abstract

Bawang merah merupakan bahan pokok dimana permintaannya selalu meningkat. Permintaan yang bertambah membuat produksi juga semakin bertambah. Hal ini tertunya membuat kehidupan petani bawang merah semakin sejahtera. Kesejahteraan petani tidak hanya bisa dilihat dari pemenuhan kebutuhan saja, namun bisa dilihat berdasarkan indikator tahapan keluarga sejahtera. Dari uraian tersebut sangat menarik untuk dijadikan pokok permasalahan yaitu tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis Tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo berada pada tahapan Keluarga Sejahtera II (KS II).
STUDI KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM KOLAM TERPAL Herry Nur Faisal
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.1901

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan budidaya air tawar yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan ikan lele mudah untuk dibudidayakan, tidak banyak memerlukan air untuk hidup, dan harga relatif murah.Kegiatan budidaya ikan lele merupakan salah satu kegiatan agribisnis, suatu kegiatan agribisisnis dapat berjalan dengan baik dengan adanya faktor pendukung dari kegiatan tersebut. Salah satu faktor pendukungnya adalah penyediaan kawasan berbasis perikanan dalam hal ini disebut sebagai kawasan agropolitan. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu Kabupaten sebagai percontohan minapolitan usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal. Usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal yang ada di Kabupaten Tulungagung, salah satunya adalah para peternak yang ada di Desa Kacangan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana tingkat kelayakan usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal di Desa Kacangan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini dilakukan pada peternak ikan lele dengan kolam terpal di Desa Kacangan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja yaitu pengambilan sampel secara sengaja dengan teknik simple random sampling . Pada penelitian ini dilakukan cara untuk mengetahui kelayakan pada usaha tersebut yaitu dengan metode R/C ratio = TR/TC . Berdasarkan hasil penelitian rata-rata nilai R/C yang didapatkan ialah 1,63 lebih besar dari pada 1 jadi layak untuk dijalankan. seluruh peternak dapat mengembalikan modal usaha dengan jangka waktu 3 kali masa panen, hal ini dikatakan layak dengan estimasi panen 80 % dari seluruh total bibit yang ditanam.
RESPON PETANI TERHADAP PEMAFAATAN REFUGIA SEBAGAI KOMPONEN TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA TANAMAN PADI RAMAH LINGKUNGAN (Kasus di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Provinsi Banten) Eka Yuli Susanti; Sri Kurniawati; Yati Astuti; Pepi Nur Susilawati
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2359

Abstract

Rendahnya produktivitas padi di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Provinsi Banten disebabkan belum optimalnya penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam budidaya padi. Teknologi pemanfaatan refugia bagian dari strategi dalam menerapkan salah satu prinsip PHT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon petani terhadap pemanfaatan refugia sebagai pengendalian hama tanaman padi yang ramah lingkungan, dan menganalisis fakor-faktor berhubungan terhadap respon dan minat petani dalam pemanfaatan refugia sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan. Lokasi penelitian di Desa Pulo Kencana Kecamatan Pontang Kabupaten Serang dimulai dari bulan Januari hingga Desember 2018. Jumlah sampel sebanyak 40 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi sperman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar petani berumur dewasa dengan tingkat pendidikan mayoritas SMP. memiliki lahan garapan sempit, serta pengalaman berusahatani kategori sedang. Kemudahan refugia untuk diaplikasikan merupakan indikator yang paling tinggi direspon oleh petani (92%). Faktor yang berhubungan terhadap respon petani dalam pemanfaatan refugia sebagai pengendalian hama tanaman padi adalah pengalaman berusatani, sedangkan faktor yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan refugia yaitu tingkat pendidikan.
PENGARUH LIMBAH FERMENTASI METODE BIOTEKNOLOGI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TOMAT (Lycopersicum esculantum L) Ahmad Saddam; Muhammad Faizal Fathurrohim; Firman Rezaldi; Yuliana Kolo; Fajar Hidayanto
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2291

Abstract

Pupuk organik cair adalah pupuk yang dihasilkan dari alam dan berpotensi dalam meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah karena mengandung unsur hara yang berpotensi juga dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pupuk cair berbahan dasar limbah fermentasi kombucha bunga telang terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan faktor tunggal, yaitu perbedaan konsentrasi pupuk organik cair yang diberikan 6 perlakuan dengan pengulangan sebanyak 5 kali pada masing-masing perlakuan yaitu P0 (penyemprotan tanpa pupuk organik cair/ sebagai kontrol), P1 (penyemprotan pupuk organik cair kombucha bunga telang konsentrasi 1 mL/L), P2 (penyemprotan pupuk organik cair kombucha bunga telang konsentrasi 2 mL/L), P3 (penyemprotan pupuk organik cair k kombucha bunga telang konsentrasi 3 mL/L), P4 (penyemprotan pupuk organik cair kombucha bunga telang konsentrasi 4 mL/L), dan P5 (penyemprotan pupuk organik cair kombucha bunga telang konsentrasi 5 mL/L). Data hasil penelitian dianalisis secara statistik melalui ANOVA pada taraf signifikasi 95%. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah, dan berat kering. Hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa perlakuan penyemprotan pupuk organik cair yang mengandung limbah fermentasi kombucha bunga telang berpengaruh terhadap semua perlakuan terhadap parameter pertumbuhan.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans Poir) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK Chalen Vito Nanda; Vega Kartika Sari; Mohammad Nur Khozin
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.1943

Abstract

Tanaman kangkung merupakan salah satu komoditas yang memiliki prospek dan peluang yang baik apabila dibudidayakan secara konvensional. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman kangkung secara optimal pada sistem tanam konvensional, pemberian nutrisi berupa pupuk NPK menjadi upaya untuk mendapatkan hasil produksi kangkung yang berkualitas. Kegiatan pemupukan harus memperhatikan tepat cara pemupukan, tepat dosis, tepat jenis, tepat tempat serta tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman kangkung terhadap penggunaan sistem tanam konvensional serta mendapatkan informasi terkait dosis NPK yang tepat untuk pertumbuhan kangkung. Metode percobaan yang dilakukan yaitu menggunakan rancangan acak kelompok terdiri atas 4 taraf yaitu tanpa pupuk NPK, pupuk NPK 2 g, 4 g dan 6 g/ polybag. Hasil penelitian perbedaan dosis NPK menunjukan berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, berat segar tanaman serta jumlah daun pada taraf kepercayaan Uji BNJ 5%. Perlakuan NPK menghasilkan respon nyata pada taraf kepercayaan Uji BNJ 5% dan dosis NPK 4 g merupakan perlakuan terbaik pada seluruh parameter pengamatan.
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN SEBAGAI MEDIA TANAM DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PRODUKSI KOMODITAS JAMUR Soetriono Soetriono; Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ariq Dewi Maharani; Setiyono Setiyono; Sasmita Sari; Dano Quinta Revana
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2363

Abstract

Saat ini, permintaan pasar akan komoditas jamur kian meningkat. Peningkatan tersebut akan mendorong peningkatan dan inovasi dalam penggunaan media pertumbuhan komoditas jamur yang berasal dari limbah tanaman semusim maupun tahunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui teknik budidaya (media, bibit, pemeliharaan dan pasca panen) komoditas jamur dan teknologi inovasi pemanfaatan berbagai limbah tanaman sebagai media tanam. Metode analisis yang digunakan meliputi deskriptif, dan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jenis jamur yang digunakan jamur tiram putih (Pleorotus Ostre atus). Media tanam jamur menggunakan serbuk gergaji, jerami, alang-alang, kulit kopi diaplikasikan dengan jenis pupuk cair yang terdiri dari kontrol, pupuk Excelent, pupuk Strong, dan pupuk Amino Age. Hasil dari penelitian ini adalah nilai rata-rata hasil pemanfaatan berbagai limbah tanaman dengan tingkat produktivitas dan produksi komoditas jamur terbaik adalah waktu panen dalam interaksi kopi + kulit aminoase selama 21 hari; jumlah buah dalam serbuk gergaji + pupuk kuat sebanyak 102.4; berat buah dengan media serbuk gergaji sebesar 1,019.4 gr; ukuran buah dalam penambahan perlakuan pupuk strong adalah 15.976 cm.
KERAGAMAN MORFOLOGI SERBUK SARI TUMBUHAN MANGROVE DI KAWASAN PANTAI BLEKOK KABUPATEN SITUBONDO Uni Baroroh Husnudin; Nurul Avidhah Elhany; Desy Ratnasari; Awwaliy Maulidna Adhenta Nuriyante
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2372

Abstract

Pantai Blekok merupakan salah satu pantai dibagian barat Kabupaten Situbondo dengan ekosistem hutan mangrove yang ditumbuhi oleh beragam vegetasi tumbuhan dan termasuk dalam kawasan lindung serta berfungsi sebagai destinasi ekowisata. Keanekaragaman tumbuhan mangrove dapat dipelajari salah satunya melalui studi terhadap serbuk sari melalui kajian morfologi serbuk sari. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keanekaragaman morfologi serbuk sari tumbuhan mangrove di Kawasan Pantai Blekok. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode jelajah. Preparasi serbuk sari dilakukan menggunakan metode asetolisis dan preparat serbuk sari dibuat untuk pengamatan morfologi. Analisis data morfologi serbuk sari dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies tumbuhan mangrove yaitu Excoecaria agallocha, Bruguiera gymnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Acanthus ilicifolius dan Acanthus ebracteatus. Morfologi serbuk sari pada spesies tumbuhan mangrove memiliki variasi dalam ukuran (kecil, sedang, besar), bentuk (prolate spheroidal, subprolate, prolate), apertura (tricolpate, triporate, tricolporate) dan ornamentasi eksin (reticulate, scabrate, perforate, verrucate).
IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GULA MERAH KELAPA DI KABUPATEN BANYUWANGI Aryo Fajar S; Kacung Hariyono
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2360

Abstract

Sektor perkebunan kelapa telah menjadi kontibutor terbesar bagi kegiatan ekonomi yang banyak dimanfaatkan hasilnya dalam pengembangan industri pengolahan, dimana salah satu pemanfaatan kelapa adalah pemanfaatan melalui penyadapan nira untuk dibuat gula merah kelapa. Potensi wilayah di Kabupaten Banyuwangi juga menghasilkan produk kelapa dan agroindustrinya yang tersebar di beberapa wilayah. Dari kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah potensi wilayah dalam mendukung produksi gula merah kelapa serta strategi pengembangan agroindustri gula kelapa di Kabupaten Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Pesanggaran memiliki persentase terbesar dari seluruh agroindustri yang ada di Kabupaten Banyuwangi yakni sebesar 22,31 %dari total sebanyak 1067 agorindustri yang ada. Untuk rata – rata luas panen kelapa deres tertinggi berada di Kecamatan Kabat dengan rata – rata luas panen pada periode Tahun 2018 – 2019 sebesar 298 Ha. Produktifitas tertinggi berada di kecamatan Pesanggaran dengan nilai produktifitas nya sebesar 0,59 Ton/Ha. Untuk nilai jual tertinggi produk gula merah kelapa berada di Kecamatan Pesanggaran dengan rata – rata nilai jual tertinggi sebesar Rp 84,788,655 Strategi pengembangan agroindustri gula kelapa di Kabupaten Banyuwangi yakni Meningkatkan mutu gula merah kelapa, Menjalin kemitraan dan kerjasama dan Meningkatkan kualitas SDM.
PERILAKU PETANI DALAM BUDIDAYA SAYUR: SUATU TINJAUAN DARI PERSPEKTIF TEORI GEORGE HOMANS Diah Puspaningrum; Sri Subekti; Aryo Fajar Sunartomo; Lenny Luthfiyah
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2426

Abstract

Budidaya tanaman sayur masih memiliki peluang pasar sehingga berpotensi untuk terus dikembangkan. Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam produksi sayur-sayuran di Kabupaten Jember. Budidaya adalah sub sektor hulu yang harus diperhatikan karena menentukan keberhasilan keseluruhan sistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku petani dalam berusahatani sayur dengan menggunakan perspektif Teori George Homans. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penentuan daerah penelitian secara purposif, pengumpulan data dengan Teknik indepth interview, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data secara interaktif dari Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat dua macam jaringan yang dimiliki oleh petani sayur yaitu jaringan individu dan jaringan kelompok; (2) Petani sayur tidak bertindak secara rasional sepenuhnya tetapi senantiasa berfikir untung rugi yang berkaitan dengan alasan berbudidaya tanaman sayur, membuat benih sendiri, menggunakan pupuk kimia, menyewa lahan; memasarkan sayurnya ke tengkulak atau langsung ke Pasar Tanjung; (3) Informasi yang dimiliki petani berasal dari petani lain, media massa dan tengkulak untuk mengembangkan alternatif guna memperhitungkan untung rugi yang meliputi, pemilihan komoditas, membuat pupuk dan pestisida organik dan melakukan pemasaran hasil; (4) Keterbatasan petani dalam budidaya sayur adalah keterbatasan pemilikan lahan, lahan yang relatif sempit, keterbatasan pupuk bersubsidi, keterbatasan relasi dengan tengkulak dan keterbatasan sarpras dalam berusahatani sayur; (5) Menjadi petani sayur menjadi pilihan, sebagian petani yang melakukan pemasaran kepada tengkulak atau pedagang tidak hanya masalah keuntungan tetapi etika.
PEMURNIAN DAN UJI AKTIVITAS PROTEASE SULFIHIDRIL BATANG KAMBOJA (Plumeria obusta) Trias Ayu Laksanawati; M Habbib Khirzin; Kiky Mey Shinta
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2232

Abstract

Batang kamboja (Plumeria obtusa) merupakan bagian terbesar dari tanaman kamboja yang mengandung protease sulfihidril, namun masih belum banyak dimanfaatkan. Pemanfaatan protease sulfihidril dari batang kamboja dilakukan karena memiliki aktivitas proteolisis yang baik. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas protease sulfihidril batang kamboja agar dapat mengetahui efektivitasnya dalam menghidrolisis protein. Uji aktivitas enzim protease sulfihidril dapat ditentukan dengan metode caseein assay menggunakan kasein sebagai substrat. Selain itu juga dilakukan pemurnian enzim untuk memisahkan protein enzim tertentu dari ekstrak kasar batang kamboja yang mengandung banyak unsur lainnya. Pemurnian protease sulfihidril dilakukan dengan pengendapan menggunakan ammonium sulfat konsentrasi 20% sampai 80%. Hasil aktivitas tertinggi enzim protease sulfhidril terdapat pada pengendapan 60% ammonium sulfat dengan nilai protein 132,5485 µg, aktivitas total sebesar 0,4389 U/ml, purification factor sebesar 1,0066 dan yield 40,9790%.

Page 1 of 2 | Total Record : 17