cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 246 Documents
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) MENGGUNAKAN PERANGKAP Sari, Sasmita
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4663

Abstract

Hortikultura merupakan salah satu andalan masyarakat Indonesia sebagai sumber pangan dan pendapatan. Salah satu komoditas hortikultura yang berpeluang untuk dikembangkan adalah jambu Kristal. Salah satu penyebab rendahnya produktivitas dan kualitas jambu kristal di Indonesia adalah adanya gangguan dari serangan hama lalat buah (Batrocera dorsalis). Gejala serangan lalat buah ditandai oleh adanya lubang kecil di bagian permukaan kulit buah yang hampir masak. Kerusakan buah disebabkan oleh aktivitas larva memakan daging buah yang memicu terjadinya pembusukan kemudian meluas seiring dengan masaknya buah, akhirnya buah jatuh sehingga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas buah. Oleh karena itu, pengamatan terhadap hama lalat buah harus dilakukan untuk mengetahui populasi, tingkat serangan serta upaya pengendaliannya, yaitu menggunakan senyawa antraktan. Metode yang digunakan adalah metode pengamatan langsung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Berdasarkan hasil pembahasan diketahui bahwa jumlah hama yang terperangkap didalam alat perangkap yang berisi senyawa antraktan bersifat fluktuatif atau naek turun. Sehingga ketika dilakukan uji menggunakan BNT taraf 5% tidak berbedanyata. Adapun penggunaan atraktan sebagai perangkap hama mampu menurunkan intensitas serangan hama lalat buah dari kategori intensitas serangan berat menjadi kategori intensitas serangan ringan.
POTENSI KETERSEDIAAN LIMBAH TANAMAN PANGAN SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN MUNA BARAT Muhsafaat, La Ode; Mpia, La; R, Mustafa.
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4562

Abstract

West Muna Regency in Southeast Sulawesi Province is a new autonomous region where the majority of the population is engaged in plantation, agriculture, livestock, and fisheries sectors. In the livestock sector, the population of beef cattle in this area reached 23,388 heads in 2023. However, cattle rearing still depends on natural forage whose production is limited due to seasonal changes and land conversion. This research aims to analyze the potential of food crop waste as a source of feed for beef cattle in West Muna Regency, using secondary data from BPS West Muna in 2023, with descriptive analysis methods. Data analysis is based on calculations of livestock units (ST), food crop waste dry matter (BK), waste carrying capacity and waste carrying capacity index (IDD). The analysis results show that the harvested area for food crops is 9,671 ha with the main commodities being corn (6,372.6 ha), peanuts (1,607.6 ha) and rice (1,048.9 ha). The potential of dry matter from food crop waste reaches 33,221.7 tons of DM/year, with the largest contribution from corn (28,676.7 tons of DM/year). West Muna Regency has an IDD for feed from food crop waste of 0.89, which shows that 89% of beef cattle feed needs can be met from food crop waste. Four sub-districts have an IDD of more than 1, namely Wadaga, Lawa, Barangka, and Sawerigadi, indicating the potential for dry mater from feed crop waste to exceed the needs of the beef cattle population in these sub-districts. The sub-districts with the lowest IDD are Napano Kusambi, Tiworo Tengah, Tiworo Pulau, and Tiworo Utara.
POTENSI CABAI RAWIT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI DI DESA BANGERAN KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO Ninis Khulafatur Rizkiyah; Heri Susanto
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3262

Abstract

Di dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan kelayakan usahatani cabai rawit dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Bangeran Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani yang berusahatani cabai rawit yang mempunyai lahan dibawah 0,5 Ha dengan para petani yang mempunyai lahan sendiri. Populasi petani cabai rawit dilokasi penelitian berjumlah sebanyak 27 orang petani. Metode pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode dengan cara sensus. Dari hasil sensus tersebut, maka sampel yang diambil terhadap para petani yang penghasil cabai rawit berjumlah 27 orang petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, berdasarkan analisis pendapatan dan kelayakan yang dihitung dengan (R/C rasio), Break Even Point (BEP), dan (B/C rasio). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pendapatan usahatani cabai rawit yang didapat para petani di Desa Bangeran Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto dalam satu kali musim tanam sebesar Rp. 41.486.198 per hektar. Hasil analisis menunjukkan R/C rasio usahatani cabai rawit diperoleh sebesar Rp. 3,098, BEP sebesar 662,7 dan B/C sebesar 2,09. Dengan Hasil R/C rasio dan B/C rasio tersebut memiliki nilai lebih dari 1, yang artinya usahatani cabai rawit Di Desa Bangeran layak diusahakan dengan BEP yang bernilai 662,7 hari atau 2 tahun lebih.
SUMBER GALAKTOMANAN, METODE EKSTRAKSI, DAN MANFAAT GALAKTOMANAN: TINJAUAN LITERATUR Yermia, Yermia; Hasbiadi, Hasbiadi; Rahim, Abdul; Adelina, Fitriah; Sudarmin, Sudarmin; Adi, Qadarudin Fajri
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.5240

Abstract

Galaktomanan adalah polisakarida yang berasal dari sumber alami dan memiliki berbagai aplikasi industri, terutama di bidang makanan, farmasi, dan tekstil. Sumber utama galaktomanan adalah biji dari berbagai spesies tanaman seperti biji fenugreek, guar, dan carob. Studi ini bertujuan untuk menilai sumber galaktomanan yang paling efisien, metode ekstraksi yang optimal, dan manfaat yang dihasilkan dari polisakarida ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain tinjauan sistematis. Pencarian artikel dalam tinjauan literatur ini dilakukan menggunakan mesin pencari seperti Medline, PubMed, EBSCO, Elsevier, Cambridge Core, dan Wiley. Galaktomanan dapat diekstraksi dengan berbagai teknik seperti ekstraksi pelarut organik, proses mekanik, dan metode enzimatik, masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan dalam hal efisiensi, kemurnian produk, dan biaya. Manfaat terbesar dari galaktomanan termasuk penggunaannya sebagai agen pengental, penstabil, dan pengemulsi dalam industri makanan serta penggunaannya dalam formulasi farmasi sebagai agen pengikat dan pelepasan terkontrol. Dengan memahami sumber, teknik ekstraksi, dan manfaat galaktomanan, studi ini berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut dalam memanfaatkan galaktomanan untuk aplikasi industri yang lebih luas.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PADI ORGANIK DI KECAMATAN HARAU Mukhlis Mukhlis; Raeza Firsta Wisra; Riva Hendriani; Nila Sari
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3680

Abstract

Excessive use of chemical fertilizers causes a decrease in soil quality so that rice production decreases, even though the production costs incurred by farmers continue to increase due to the increasing price of chemical fertilizers. The purpose of this study was to determine what factors affect the income of organic rice farmers. This study used a survey method, where the determination of the research area was carried out deliberately and selected Nagari Koto Tuo Harau District. Determination of research samples using proportional stratified random sampling method, where the number of samples is 25 farmers. Data collection is done by interview and direct observation. Data analysis method used is kunatitatif analysis using multiple linear regression analysis. The results showed that the factors that significantly affect the income of organic rice farmers are land area, production costs, the amount of rice production and the price of rice. While the factors that affect insignificantly are age, education and other jobs. Keywords: Analysis, rice, organic, Yield
PENANGANAN PASCAPANEN PRODUK METE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI METE DI NUSA TENGGARA TIMUR Dea, Agnes Yunita; Kaleka, Marten Umbu
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4468

Abstract

Berbagai perlakuan diterapkan pada komoditas pertanian setelah panen hingga sampai ke tangan konsumen sebagai bagian dari proses pascapanen, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk pertanian. Dalam upaya meningkatkan pendapatan petani jambu mete, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas jambu mete di Nusa Tenggara Timur dan menekankan pentingnya pengelolaan pascapanen jambu mete. Studi ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data sekunder digunakan dari beberapa lembaga publik. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik dasar. Jambu mete merupakan komoditas yang menduduki peringkat teratas secara nasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan menjadi salah satu pusat produksi di Indonesia dengan total produksi 52.846 ton pada tahun 2023. Nusa Tenggara Timur memimpin produksi jambu mete nasional sebesar 33,25%, diikuti oleh Sulawesi Tenggara 25,34%, Jawa Timur 10,84%, Sulawesi Selatan 8,66%, Nusa Tenggara Barat 7,87%, dan Jawa Tengah 7,26% sedangkan provinsi lain sebesar 7,77%. Proses pascapanen jambu mete sangat penting dilakukan ditingkat petani agar dapat memberikan keuntugan secara finansial yakni mengubah mete gelondongan menjadi produk jadi dengan nilai jual yang tinggi. Penanganan pascapanen meliputi tindakan seperti panen, pembersihan, pemisahan biji dari buah, pengeringan gelondongan mete, pengukusan, penganginan, pengupasan, penjemuran kacang mete, pengupasan kulit ari, sortasi kacang mete, pengemasan dan penyimpanan.
PEMBUATAN POC ECOENZYM BERBASIS FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR YANG BERNUTRISI TINGGI DAN RAMAH LINGKUNGAN Musadia Afa; Mustafa Mustafa; Hasbiadi Hasbiadi; La Mpia; La Ode Muhsafaat
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3857

Abstract

The current condition of Indonesian agriculture is very worrying due to the massive use of chemical fertilizers. One of the government's efforts to reduce the use of chemical fertilizers is to promote organic farming. Organic farming is the main indicator of realizing sustainable agriculture. One effort to develop organic farming is the use of liquid organic fertilizer (POC) based on fermented Moringa leaf flour which is highly nutritious and environmentally friendly. The procedure for making POC includes preparing materials and tools, making Moringa leaf flour and making POC by following predetermined procedures. The results of the research are making POC Ecoenzym through five core stages, namely preparation of tools and materials, grinding organic materials, mixing organic materials, brown sugar molasses and water, anaerobic fermentation process and filtering the POC Ecoenzym solution (results collection).
ANALISIS USAHA AYAM RAS PETELUR DI KELURAHAN AIR BANG KECAMATAN CURUP TENGAH KABUPATEN REJANG LEBONG Putri Milanda Bainamus; Sarimawati Sarimawati; Mira Yanuarti
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3564

Abstract

Usaha peternakan ayam di desa Air Bang Kec. Curup Tengah cukup dominan dibandingkan usaha lainnya. Dengan kondisi lahan, usaha ini sudah ada sejak lama dan eksis hingga saat ini, walaupun harga input dan output terus mengalami fluktuasi, selain itu pengelolaannya sederhana, pengoperasiannya pun sederhana. dan semua tanggung jawab berada di tangan pemilik bisnis dn pengelolaan keuangan masih sederhana dan sejauh ini belum ada analisis mengenai kelangsungan usaha. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan nilai efisiensi dan nilai titik impas dalam usaha ayam ras petelur yang berada di Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni Tahun 2023 yang berlokasi di Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong. Total biaya produksi yang dikeluarkan Rp. 37.368.100,-/Periode dengan rincian biaya tetap sebesar Rp. 5.820.000,-/Periode dan biaya tidak tetap Rp. 31.548.100,-/periode. Rata-rata penerimaan pada setiap periode panen yaitu Rp. 174.500.000,- penerimaan tersebut diperoleh berdasarkan jumlah produksi dikalikan dengan harga jual produk. Rata-rata biaya yang dikeluarkan pada setiap periode yaitu Rp. 37.368.100,- berdasarkan hasil tersebut diketahui selisih antara penerimaan dan biaya sehingga pendapatan yang diperoleh dalam usaha ayam ras petelur yaitu Rp. 137.131.900,-. Nilai R/C ratio dalam usaha ayam ras petelur Pak Deden yaitu 4,67 hal ini berarti usaha yang ayam ras petelur pak Deden untung.
ANALISIS RANTAI NILAI USAHA SAPI POTONG DENGAN POLA KEMITRAAN DI KALIMANTAN TENGAH Rianita, Resti; Husein, Firdaus; Sari, Ricca; Jordi, Roy
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4554

Abstract

This research aims to identify the role of profit sharing partnerships in value chain management, analyze the role of profit sharing partnerships in improving the performance of the beef cattle value chain, analyze the cost structure in beef cattle profit sharing partnerships and calculate and analyze the market margin created in the beef cattle value chain with a profit sharing system. The research was conducted from June 2023 to December 2023. This research is a survey research that explores data on respondents selected using purposive random sampling from beef cattle breeders with a profit sharing system in Lamandau Regency, Central Kalimantan Province. The sub-district with the largest population of beef cattle was selected, and respondents were taken proportionally from each sub-district. Data was analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The research results show that the role of profit sharing is very important in reducing capital and market creation, the performance of the value chain created provides value in accordance with the role of each supply chain involved. A cost structure that can be efficient because of the short market chain created, each chain can access infrastructure well and profitably. Breeders obtain a fairly high farmershare of 55% and adequate market margins for each actor involved.
KAJIAN PERANAN TRICHODERMA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT VANILI (Vanilla planifolia) Radja, Anselmus R.; Ngaku, Maria Alfonsa; Goda, Karina D.
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4563

Abstract

ABSTRAK Trichoderma memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman salah satunya pada bibit vanili.trichoderma berfungsi untung merangsang pertumbuhan pada tanaman vanili agar dapat mencegah pembusukan pada batang vanili, disisi lain trichoderma tersebut dapat menghambat pertumbuhan pathogen yang dapat merugikan bibit vanili. Trichoderma sp. memberikan pengaruh positif terhadap perakaran, pertumbuhan dan hasil produksi tanaman. Mekanisme kerjanya dengan menginfeksi akar sehingga akar yang terinfeksi akan tumbuh lebih banyak dibandingkan yang tidak terinfeksi. Perakaran yang banyak menyebabkan penyerapan unsur hara lebih optimum, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik Kata Kunci : Trichoderma, Pertumbuhan, Bibit Vanili