cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 246 Documents
OPTIMALISASI KOMPOSISI RANSUM UNGGAS BERBASIS LIMBAH SAWIT Husein, Firdaus; Dilfa, Muhammad; Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4553

Abstract

Polutry farming in Central Kalimantan has shown a positive trend in the last 3 years. The increase in chicken farming causes the use of livestock rations to increase. Feeding is the largest contributor to production costs in the chicken farming industry, contributing 70-80% of production costs. The current increase in feed prices means that farmers have to look for new innovations to overcome this problem, where the price of animal feed rations is relatively cheaper and the nutrition obtained by livestock is still achieved. The innovation that can be used is using palm oil waste as a substitute for corn and rice bran. Palm kernel meal (BIS) is a by-product of the palm oil industry where the nutritional content obtained by BIS is very suitable as an alternative animal feed in terms of nutritional content and is easy to obtain at a relatively cheaper price. However, there is no model for formulating animal feed rations. So in this research, a model of animal feed ration formulation was created using the linear programming method to determine the optimal composition for preparing this animal feed ration. The objective function of this model is to minimize the price of animal feed rations. Before the model is used, model verification and validation is carried out which is useful for testing logical suitability and compatibility with the real system. The results of the model that has been created can reduce the cost of producing animal feed rations is 11%, which is the actual condition Rp. 6,800 and the model obtained is Rp. 6,114 where the nutrition obtained is relatively the same as actual conditions. Keywords: Palm Kernel Meal, Production Costs, Nutritional Requirements, Minimization.
PENGARUH PEMBERIAN ISOLAT BAKTERI BINTIL AKAR DAN PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) PUTRI MALU (Mimosa pudica) DARI LAHAN KERING PRINGGABAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata) Nufus, Novita Hidayatun; Wangiyana, Wayan; Suliartini, Ni Wayan Sri
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4522

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiate) adalah tanaman legume yang kaya protein dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Untuk mmenuhi kebutuhan kacang hijau dalam negeri di tengah fluktuasi produksi, diperlukan adanya suatu upaya, salah satunya rekayasa budidaya tanaman melalui pemupukan dengan pupuk hayati. Untuk itu dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan isolat bakteri bintil akar dan Plant Growth Promoting Rhizobacteri (PGPR) tanaman putri malu yang hidup di lahan kering Kecamatan Pringgabaya terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tanaman kacang hijau. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK) dengan rancangan perlakuan Split Plot Design tiga faktor. Faktor pertama adalah isolat bakteri bintil akar (B), dengan 2 aras; B0 (tanpa isolat) dan B1 (pemberian isolat). Faktor kedua adalah aplikasi PGPR rizosfir Putri malu (P), dengan 2 aras; P0= tanpa PGPR, P1= pupuk dengan PGPR. Faktor ketiga adalah varietas kacang hijau yang terdiri atas 2 jenis; V2 (varietas Vima 2) dan V4 (varietas Vima 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian PGPR putri malu (P) berpengaruh secara signifikan pada hampir seluruh parameter pengamatan. Interaksi antar ke-3 faktor perlakuan didapatkan pada parameter berat brangkasan basah dan jumlah polong tiap tanaman. Perlakuan B1P1V4 menghasilkan berat brangkasan basah tertinggi yaitu 13.493 gram. Adapun kombinasi perlakuan yang menghasilkan jumlah polong tertinggi tiap tanaman adalah perlakuan dengan kombinasi P1B1V2 dengan rata-rata 24.8 polong tiap tanaman.
ANALISIS KEPUTUSAN PETANI BERUSAHATANI NILAM DI KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA Helviani Helviani; Masitah Masitah; Aan Wilhan Juliatmaja; Suci Ramadani
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3700

Abstract

Patchouli is one of the primary essential oil-producing plants in Indonesia. The oil produced by the patchouli plant is called patchouli oil (patchouli oil), which is used as a raw material in perfume, cosmetics and other industries. In Indonesia, there are several patchouli oil production centres. One is in Polinggona District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province. To start farming activity, some factors influence farmers in making the farmer's decision to carry out patchouli farming. Decision-making is a process of selecting the best alternative from various alternatives systematically to be followed up as a way to solve problems that occur. This research aims to determine what factors influence farmers' decisions to carry out value farming in Polinggona District, Kolaka Regency. This research method uses a quantitative descriptive method with the help of multiple linear regression data analysis tools. The research sample was determined using the Slovin method. The results of this research state that the land area variable has the most significant influence on farmers' decisions in patchouli farming because it has a calculated t value that is greater than the education variable and the income variable.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) PETANI TERHADAP JASA LINGKUNGAN AIR IRIGASI DAS DESA GUDANG KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Suryaningsih, Y.; Walidah, Jamilatul
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4958

Abstract

Padi tumbuh baik di daerah tropis maupun subtropis dengan ketersediaan air yang mampu menggenangi lahan tempat penanaman. Apabila lahan pertanian kekurangan air maka pertumbuhan tanaman dapat terhambat dan dapat mengurangi produktivitas pertanian. Agar lahan pertanian dapat dialiri air maka diperlukan sebuah jaringan irigasi. Ketersediaan air irigasi sangat tergantung pada pengelolaannya yang membutuhkan pembiayaan dalam penerapannya di lapangan. Pengelolaan jaringan irigasi memerlukan partisipasi petani dalam pembayaran iuran untuk pemeliharaan jaringan irigasi. Penentuan faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar petani terhadap jasa lingkungan air perlu diketahui agar menjadi pertimbangan dalam penetapan iuran jasa lingkungan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yyang mempengaruhi kesediaan membayar atau willingness to pay (WTP) pada pemanfaat air irigasi DAS di Desa Gudang Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2022 yang berlokasi di Desa Gudang Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor Luas Lahan memberikan pengaruh positif dan faktor pendapatan berpengaruh negatif terhadap kesediaan membayar jasa lingkungan air irigasi oleh petani, sedangkan faktor jenis kelamin, umur, jumlah keluarga, pendidikan, pekerjaan utama lama bertani dan status kepemilikan lahan tidak mempengaruhi terhadap kesediaan membayar jasa lingkungan air irigasi oleh petani di Desa Gudang Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo
PENGARUH KONSENTRASI THIDIAZURON (TDZ) TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS ANGGREK Grammatophyllum sp. SECARA IN VITRO Dewi Eka Prawita Rani; Nurul Avidhah Elhany; Arinda Putri Nur Faisyah
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3465

Abstract

Abstrak Grammatophylum merupakan salah satu genus anggrek yang mulai langka ditemukan di Indonesia. Upaya untuk melestarikan anggrek Grammatophylum yaitu dengan mengembangbiakkannya secara in vitro di laboratorium kultur jaringan. Perbanyakan in vitro dapat menghasilkan individu baru anggrek secara cepat. Penelitian ini menggunakan modifikasi media VW (Vacin and Went) yang merupakan media dasar dalam kultur jaringan anggrek. Media VW dikombinasikan dengan zat pengatur tumbuh (ZPT) yaitu Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) merupakan salah satu zat pengatur tumbuh yang dalam konsentrasi rendah dapat memicu perbanyakan tunas, namun menghasilkan tunas kerdil jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Thidiazuron (TDZ) terhadap multiplikasi tunas anggrek Grammathophyllum sp. secara in vitro, dan menentukan konsentrasi TDZ yang paling optimal untuk multiplikasi tunas tanaman anggrek. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan yaitu : P1=VW (kontrol), P2=VW + TDZ 5ppm, P3=VW + TDZ 10ppm, P4=VW + TDZ 15ppm, P5=VW + TDZ 20ppm. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian TDZ 5ppm mampu menyebabkan banyaknya jumlah tunas yang dihasilkan, dan pemberian TDZ dengan variasi konsentrasi mampu menghambat pertambahan tinggi tanaman. Kata kunci: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), kultur in vitro Abstract Grammatophylum is a genus of orchid that is threatened with extinction in Indonesia. Grammatophylum preserved by cultivating in a tissue culture laboratory. In vitro propagation can produce new individuals of orchids quickly. This study used modified VW media (Vacin and Went) which is the basic medium for orchid tissue culture. VW media was combined with a growth regulator (ZPT), namely Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) is a growth regulator which can trigger shoot multiplication in low concentrations, but produces stunted shoots when used in high concentrations. This study aims to determine the effect of concentrations of growth regulators (ZPT) Thidiazuron (TDZ) on shoot multiplication of Grammatophyllum sp. in vitro, and determine the most optimal TDZ concentration for orchid plant shoot multiplication. This study used a completely randomized design consisting of 5 treatments with 5 replications, namely: P1=VW (control), P2=VW + 5ppm TDZ, P3=VW + 10ppm TDZ, P4=VW + 15ppm TDZ, P5=VW + TDZ 20ppm. The data were analyzed using variance and continued with the DMRT (Duncan Multiple Range Test) with a level of 5%. The results showed that the administration of 5ppm TDZ was able to cause a large number of shoots to be produced, and the administration of TDZ with varying concentrations was able to inhibit the increase in plant height. Keywords: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), in vitro culture
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) TERHADAP KOMBINASI PEMBERIAN PUPUK NPK DAN PUPUK DARI KOTORAN SAPI DI DESA SUKADANA Putri, Dwi Noorma; Nikmatullah, Aluh; Dewi, Suprayanti Martia; Jufri, Afifah Farida; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Abdullah, Taufik
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4534

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji efek pemberian pupuk NPK dan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman tomat. Penelitian ini berupa percobaan factorial yang dilakukan di desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pupuk NPK dengan dosis 100% dosis anjuran, 75% dosis anjuran dan 50% dosis anjuran. Faktor kedua adalah Pupuk Kotoran Sapi dengan dosis 5 ton/ ha, 10 ton/ ha dan 20 ton/ha. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dengan a= 5% dan selanjutnya di uji lanjut dengan uji beda nyata jujur. Hasil penelitian menunjukkan pengurangan pupuk NPK tidak berdampak signifikan, namun dosis 75% dosis anjuran memberikan rata-rata terbaik pada parameter pertumbuhan yaitu jumlah ruas, tinggi tanaman dan jumlah tangkai bunga. Aplikasi Pupuk Kotoran Sapi memberikan perbedaan hasil yang signifikan pada parameter berat buah, jumlah buah dan diameter buah per tanaman. Dosis 20 ton/ha memberikan hasil terbaik. Hasil Anova tidak menunjukkan adanya interaksi antar factor.
ANALISIS USAHATANI KOPI ARABIKA RAKYAT DI DESA KAYUMAS KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Dwi Gita Dian Prahara; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3832

Abstract

Kayumas Village, Arjasa District, Situbondo Regency is one of the centers for smallholder Arabica coffee plantations where almost all farmers grow Arabica coffee. However, due to several factors, the income earned by smallholder Arabica coffee farmers is not optimal. The aim of this research is to find out how much farmers' income is and what factors influence the income of Arabica coffee farmers. The data used comes from the identity of the respondent (sample) and a list of questions (questionnaire) given to the Mulya Jaya and Sejahtera farmer groups. The sample used in this research was 60 respondents. The method used to analyze this research is quantitative descriptive. This research uses analysis of income data and multiple linear regression. The results of the research show that the income of smallholder Arabica coffee farmers in Kayumas Village is profitable. Factors that influence the income of smallholder Arabica coffee farmers are labor costs and fertilizer costs.
PENGARUH DOSIS PEREKAT TERHADAP KANDUNGAN NUTRIENT RANSUM AYAM PETELUR BERBENTUK PELET Fadhli Fajri; Fajri Maulana; Bunga Putri Febrina; M. Riswandi
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis perekat terhadap kandungan nutrient ransum ayam petelur berbentuk pelet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu: perlakuan A: ransum tanpa perekat tepung tapioka (kontrol), B: ransum + perekat tepung tapioka 1,5%, C : ransum + perekat tepung tapioka 3,0%, D: ransum + perekat tepung tapioka 4,5% dan E: ransum + perekat tepung tapioka 6,0 %. Peubah yang diamati adalah Kadar Air (%), Protein Kasar (%), Lemak Kasar (%) dan Serat Kasar (%). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan dosis perekat yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap Kadar Air (%) dan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap kandungan Protein Kasar (%), Lemak Kasar (%) dan Serat Kasar (%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dosis perekat tapioka terbaik pada pembuatan pelet ransum ayam petelur adukan adalah 3% dengan kandungan kadar air 10,29 %, kandungan protein kasar 16,61%, lemak kasar 3,52% dan serat kasar 5,64%.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI TEMBAKAU KASTURI PADA SAAT SEBELUM DAN SESUDAH KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK Sahroni, Sahroni; Septianingtyas Purwandhini, Ari; Wahyu Pudjiastutik, Endang; Hadi, Abdul
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.3292

Abstract

BBM merupakan salah satu kebutuhan yang penting dalam produksi usaha tani tembakau kasturi, pada bulan September tahun 2022, pemerintah telah mengeluarkan keputusan untuk menaikkan harga BBM. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, perbedaan dan pengaruh dari kenaikan (BBM) terhadap pendapatan petani tembakau kasturi. Waktu pengumpulan data bulan Desember 2022 pada petani tembakau kasturi di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan analitik. Pengambilan sempel dilakukan dengan rumus slovin sebanyak 56 responden dengan menggunakan data primer dan sekunder melalui wawancara, dokumentasi, dan berbagai literatur terkait. Analisis yang digunakan: 1. Analisis pendapatan, 2. Analisis paired simple t-test dan 3. Analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian dan pembahasan: 1. Nilai TR > TC, artinya pendapatan usaha tani tembakau kasturi di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan menguntungkan, 2. Hasil analisis paired simple t-tes, nilai signifikansi 0,008 lebih kecil dari nilai taraf nyata, sebesar 0,05, maka terdapat perbedaan pendapatan antara sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM, 3. Hasil analisis regresi linier sederhana untuk variabel pendapatan nilai t-hitung sebesar 2,133 dan untuk nilai t-tabel yaitu sebesar 1,997, artinya nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel dan nilai signifikansi 0,037 artinya lebih kecil dari 0,05. Maka harga BBM berpengaruh secara signifikan.
ANALISIS INTENSITAS SERANGAN HAMA RAYAP (Coptotermes curvignathus) PADA TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI JENIS LAHAN YANG BERBEDA Sitorus, Rizky Ashabi; Ekawati, Rina; Muningsih, Retno
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4591

Abstract

Lahan rawa dan Spodosol termasuk areal lahan yang dimanfaatkan untuk tanaman kelapa sawit. Kondisi lahan tersebut juga mempengaruhi adanya serangan hama pada tanaman kelapa sawit. Salah satu hama yang dominan pada areal lahan tersebut adalah rayap (Copcotermes curvignahtus). Hama rayap merupakan hama yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intensitas serangan hama rayap Copcotermes curvignathus terhadap tanaman kelapa sawit dan peningkatan serangan hama rayap setelah dilakukan pengendalian secara kimiawi, yaitu penyemprotan Termisida berbahan aktif Fipronil 80% di PT Kapuasindo Palm Industri kebun Sungai Serawi yang terletak di Desa Kelin Panggau, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berfokus untuk membandingkan intensitas serangan hama rayap di lahan rawa dan Spodosol. Pemilihan kedua jenis lahan tersebut berdasarkan pada ketersediaan jenis lahan yang sebagian besar terdiri dari lahan rawa (74,6%) dan Spodosol (25,4%). Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling atau pengambilan sampel secara sengaja sebanyak 20% sampel dari jumlah seluruh tanaman dalam 1 blok. Berdasarkan hasil pengamatan, tanaman kelapa sawit yang terserang hama rayap paling banyak ditemukan dengan gejala Ringan. Intensitas serangan hama rayap ditemukan lebih banyak di lahan rawa dengan intensitas Sedang (2,7%) dan lahan Spodosol dengan intensitas Ringan (0,5%). Intensitas serangan hama rayap tidak berpengaruh terhadap produksi tanaman kelapa sawit yang disebabkan pengendalian yang sesuai prosedur yang berlaku dan didukung oleh perawatan yang baik.