cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 246 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DI PESISIR PANTAI Alfan Zain Ababil Asror; Sri Subekti; Mustapit Mustapit; Lenny Luthfiyah
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3563

Abstract

Pengelolaan sampah perlu dilakukan untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Persepsi masyarakat berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember Jawa Timur terhadap pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan purposive method. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Masyarakat cenderung menyediakan tempat pembuangan sampah sendiri dan membuangnya ke muara sungai dan pesisir pantai. Motif utama mereka membuang sampah ke muara sungai dan pesisir pantai adalah sebagai tempat pembuangan sementara akibat ketidakmerataan infrastruktur pengangkutan sampah. Minat masyarakat terhadap pengelolaan sampah adalah untuk mengurangi tumpukan sampah. Pengalaman mereka menunjukkan bahwa meskipun tempat pembuangan dan pengangkutan pernah tersedia, banyak masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Harapan masyarakat adalah tersedianya tempat pembuangan dan pengangkutan sampah yang merata. Pengelolaan sampah diidentifikasi sebagai hal baru karena minimnya sosialisasi. Gerakan seperti kerja bakti juga tidak dilakukan secara rutin, sementara tumpukan sampah di muara sungai dan pesisir pantai terus bertambah. Kendala lainnya meliputi sumber sampah dari berbagai sumber, kurangnya dukungan sosial, dan tidak adanya sanksi terhadap pembuang sampah sembarangan. Diperlukan pendekatan komprehensif untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah di Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember.
KARAKTERISTIK PETANI DALAM MENDUKUNG OPTIMALISASI PENGEMBANGAN LAHAN MARGINAL DI KABUPATEN SITUBONDO Sasmita Sari; Dimas Bastara Zahrosa
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3329

Abstract

Lahan marginal merupakan lahan kering yang memiliki kandungan hara terbatas. Di Kabupaten Situbondo lahan marginal sering dijumpai pada lahan kering. Namun untuk pengembangannya masih kurang baik. Budidaya tanaman di lahan marginal merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat di Kabupaten Situbondo meski pengembangan lahan marginal masih belum maksimal karena masyarakat di sana masih berpegang teguh pada kearifan lokal (local wisdom). Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui karakteristik petani di lahan marginal. Dimana hasil penelitian ini nantinya sebagai rekomendasi kepada petani agar mampu bertahan hidup di lahan marginal dan sebagai masukan kepada pemerintah agar memberikan kebijakan terkait pengembangan usaha tani berwawasan lingkungan. Penentuan daerah penelitan ditentukan purposive sampling adalah Kabupaten Situbondo khususnya di Kecamatan Jatibanteng dan Kecamatan Sumbermalang. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif. Teknik pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling dan metode triangulasi data. Sampel dalam penelitian ini adalah petani di lahan marginal Kecamatan Sumbermalang dan Kecamatan Jatibanteng. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Listiowati, Dinda Finka; Joko Santosa, Sartono; Nikmatu Sholilah, Efi
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4593

Abstract

Penelitian yang berjudul "Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)" yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi POC batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil kacang panjang. Dilaksanakan pada 15 November 2023 sampai 12 Januari 2024, di lahan Blok 3 Pertanian Organik Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada yang terletak di Jl. Tanjungtirto, Kalitirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor 3 kali ulangan. Kedua faktor tersebut adalah pupuk kandang ayam (K) dengan 3 taraf yaitu : kontrol (K0), dosis 1,44 kg/petak (K1), dosis 2,88 kg/petak (K2), dan pupuk organik cair batang pisang yang terdiri dari 3 taraf yaitu: kontrol (P0), konsentrasi POC 30 ml/200 ml (P1), konsentrasi POC 60 ml/200 ml (P2). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Parameter yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, jumlah polong, panjang polong, dan berat polong. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pupuk kandang ayam berpengaruh terhadap parameter jumlah daun, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, jumlah polong, panjang polong, dan berat polong. (2) Konsentrasi POC batang pisang berpengaruh terhadap parameter panjang akar, berat brangkasan basah, jumlah polong, dan berat polong. (3) Pemberian perlakuan terbaik terdapat pada interaksi perlakuan K2P2 (dosis pupuk kandang ayam 2,88 kg/petak dan konsentrasi POC batang pisang 60 ml/200 ml) pertumbuhan terbaik pada berat brangkasan basah dengan rata-rata 196,50 gram, serta hasil terbaik pada panjang polong dengan rata-rata 54,17 cm, dan berat polong dengan rata-rata 223,89 gram. Kata kunci: Pupuk, Pertumbuhan, Hasil, Kacang Panjang
FORMULASI SEDIAAN SPRAY ALAMI PADA KOMBUCHA BUNGA TELANG SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI DAN ANTIFUNGI PADA TANAMAN KOMODITAS HORTIKULTURA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L) Rezaldi, Firman; Maritha, Vevi; Yenny, Ratna Fitry; Saifullah, Ipul; Sugiono, Sugiono; Rohmatulloh, Rizal; Munir, Misbakhur; Setiawan, Usman; Mubarok, Syariful; Kusumiyati, Kusumiyati
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4600

Abstract

Tanaman kentang memiliki manfaat sebagai sumber karbohidrat, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai menu pengganti nasi. Gagalnya panen pada tanaman kentang disebabkan oleh faktor faktor biotik yang sangat potensial dalam menyerang tanaman kentang sehingga para petani sulit dalam memenuhi permintaan pasar dalam jangka waktu terkendali maupun tidak terkendali. Fungi patogen penyebab busuk pada tanaman kentang yaitu spesies Phytophthora infestans. Fungi patogen penyebab bercak cokelat pada tanaman kentang berupa Ralstonia solanacearum merupakan spesies fungi patogen penyebab layu pada daun tanaman kentang, sehingga dibutuhkan antibiotik secara natural dari kombucha bunga telang yang cukup ramah lingkungan dengan pertimbangan adanya penggunaan pestisida secara kimiawi cukup potensial dalam merusak lingkungan budidaya tanaman. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yaitu dengan cara membuat formulasi dan sediaan spray kombucha bunga telang pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%, menyediakan aquadest steril yang dirancang sebagai kontrol negatif, menyediakan antibiotik pasaran sebagai kontrol positif. Tahapan tahapan penelitian ini meliputi persiapan bunga telang, kultur awal kombucha, fermentasi kombucha bunga telang, menguji daya hambat pertumbuhan fungi patogen dari masing-masing formulasi dan sediaan spray kombucha bunga telang, dan analisis data. Hasil penelitian ini telah terbukti bahwa seluruh formulasi dan sediaan kombucha bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai antifungi bagi tanaman kentang yang cukup potensial dalam diserang fungi patogen, sehingga perlu diberikan edukasi bagi petani dalam pemanfaatan kombucha bunga telang untuk diperankan sebagai minuman probiotik peningkat sistem imun maupun sediaan spray natural yang ramah lingkungan.
ANALISIS USAHA TANI BUDIDAYA IKAN GURAMI (Osphronemus ghouramy) STUDI KASUS DI DESA KACANGAN KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG Herry Nur Faisal
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3685

Abstract

Di Kabupaten Tulungagung jumlah konsumsi ikan Gurami cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya usaha pemancingan dan rumah makan yang menyediakan dan menawarkan ikan konsumsi. Melihat kenyataan tersebut maka usaha budidaya ikan sangat berpotensi dan berpeluang besar dalam meningkatkan perekonomian. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan usaha Budidaya Ikan Gurami di Desa Kacangan, dengan pengambilan sample dari 10 responden dengan luas lahan yang berbeda perhitungan analisis kelayakan di hitung dari modal awal sampai pendapatan dengan menitik beratkan pada aspek finansial dan aspek non finansial , aspek finansial di ambil dari jumlah biaya ,jumlah RC Ratio ,BC Ratio,BEP dan Payback Period yang di peroleh selama satu periode. Percobaan juga untuk mengetahui layak atau tidak nya Usaha Budidaya Ikan Gurami bila mana biaya variabel naik yang di pengaruhi tingkat Inflasi nasional 0,69% . dari Hasil penelitian menunjukan layak untuk di usahakan.
WILLINGNESS TO PAY (WTP) PETANI PADI TERHADAP JASA LAYANAN IRIGASI DI DESA GUDANG KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Yekti, Gema Iftitah Anugerah; Walidah, Jamilatul; Supatra, Supatra
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4645

Abstract

Kebutuhan air untuk kepentingan lahan pertanian, semakin meningkat seiring peningkatan kebutuhan pangan penduduk. Apalagi, pangan pokok masyarakat Indonesia adalah beras, yang berasal dari tanaman padi, yang tergolong tanaman dengan kebutuhan air cenderung tinggi. Sehingga, pengaturan air irigasi untuk padi perlu dilakukan untuk peningkatan produksi. Namun, saat ini permasalahan kondisi irigasi sering terjadi akibat buruknya pengelolaan, pemeliharaan sistem saluran irigasi, serta adanya degradasi lingkungan hutan sekitar DAS. Oleh sebab itu, petani perlu melakukan pembayaran jasa lingkungan (PJL) air melalui metode willingness to pay (WTP) untuk pelaksanaan konservasi lingkungan air dan irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai rataan WTP dan total WTP petani di Desa Gudang Kecamatan Asembagus. Metode penentuan sample secara simple random sampling pada 30 orang petani sawah irigasi di Desa Gudang Kecamatan Asembagus. Analisa data menggunakan analisa EWTP dan TWTP dengan metode contingent valuation method (CVM). Hasil penelitian menunjukkan nilai rataan WTP sebesar 272.956/ha/MT dan total WTP yaitu sebesar Rp 24.020.151/ha/MT.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK CATTLEYA (Cattleya sp.) HYBRID TERHADAP JENIS MEDIA DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN PADA TAHAP AKLIMATISASI Muhammad Burhanuddin Irsyadi; Distiana Wulanjari
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3608

Abstract

Cattleya merupakan salah satu genus anggrek yang berbunga besar dan beraroma harum. Perbanyakan bibit Cattleya banyak dilakukan secara kultur jaringan dalam skala besar dan cepat. Pertumbuhan planlet pada proses aklimatisasi masih memiliki banyak kendala. Media tanam dan penambahan nutrisi menjadi faktor eksternal yang krusial dalam keberhasilan aklimatisasi. Penelitian terkait jenis media dan penambahan pupuk daun belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jenis media dengan konsentrasi pupuk daun yang sesuai dalam keberhasilan aklimatisasi plantlet Anggrek Cattleya. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-September 2021 menggunakan plantlet Cattleya hybrid hasil kultur jaringan dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu 4 jenis media tanam (arang sekam, akar pakis, cocopeat dan akar kadaka), serta faktor kedua yaitu berbagai konsentrasi pupuk daun (0 g/L, 1 g/L dan 2 g/L). Percobaan diulang 3 kali. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat interaksi antara jenis media dengan konsentrasi pupuk daun terhadap pertambahan panjang akar bibit anggrek Cattleya. Perlakuan terbaik untuk panjang akar dihasilkan dari kombinasi arang sekam dengan konsentrasi pupuk daun 2 g/L mencapai 1,76±1,09 cm. Penambahan pupuk daun 2 g/L berpengaruh nyata terhadap pertambahan panjang daun bibit anggrek Cattleya bila dikombinasikan dengan media akar kadaka mencapai 2,03±1,26 cm.
KAJIAN TREND PRODUKTIVITAS TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis Arg) STUDI KASUS DI PROVINSI JAWA BARAT Prasetyo, Gagah Gigih; Harahap, Syamuddin; Rizal, Azhari
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4291

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik LPP Yogyakarta pada bulan Mei-Agustus 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari trend produksi tanaman karet di provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengambilan data sekunder produksi karet tahun 2013- 2022 dari BPS, dan pengambilan data curah hujan tahun 2013-2022 dari BMKG. Berdasarkan data yang dihimpun dari badan badan terkait, akan menjadi variabel utama pada penelitian untuk menentukan trend analisis produksi 2023-2025 dan melakukan uji korelasi data produksi, curah hujan dan luas lahan untuk melihat nilai signifikansi dan melakukan uji analisis data regresi untuk memperoleh pengaruh nyata antara keterkaitan produksi, curah hujan dan luas lahan. Hasil analisis tren selama 10 tahun pada 2013-2022 mengalami flutuktuasi penurunan yang sangat signifikan dengan rata-rata penurunan yaitu 45.123 ton/tahun dengan rata-rata luas lahan 56.515 Ha. Tren produksi karet juga mengalami penurunan setiap tahunnya dengan persamaan tren yaitu Yt = 56686 + 1242 x t – 480 x t ^ 2 yang dapat diartikan setiap tahunnnya produksi karet di Jawa Barat menurun sebesar 12.300 ton. Penurunan produksi karet disebabkan adanya pengurangan luas areal tanam, yang berdampak pada penurunan produksi.
UJI PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH PERTANIAN TERHADAP BEBERAPA JENIS TANAMAN SAYURAN DI KECAMATAN BAHOROK Maimunah Siregar; Hanifah Mutia Z.NA; Tomi Tomi; Hadi Fadeli; Juanda Syahfridawani; Alfi Syahrin Siregar
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3645

Abstract

Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai iklim tropis, berpeluang besar bagi pengembangan hortikultura baik untuk tanaman dataran rendah maupun dataran tinggi. Saat ini masyarakat khususnya di Kecamatan Bahorok telah menyadari pentingnya tanaman hortikultura organik karena tanaman organik lebih sehat dan tidak mengandung pestisida dan herbisida. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman sawi Hijau (Brassica juncea Var. L), tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L), tanaman bunga kol (Brassica oleracea var. botrytis). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non Faktorial. Hasil yang diperoleh pada penelitian pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi sawi hijau berpengaruh tidak nyata atau tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah daun tanaman sawi hijau pada umur 1 MSPT, tetapi berpengaruh sangat nyata pada umur 2,3 dan 4. Pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang tidak nyata atau tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada umur 1 dan 2 minggu setelah tanam. Hasil yang diperoleh pada penelitian pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi bunga kol yaitu pada parameter tinggi tanaman berbeda nyata atau memberikan pengaruh yang signifikan pada umur 1 minggu setelah pindah tanam.
STUDI KOMPARATIF PANEN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN DODOS MEKANIS DAN DODOS MANUAL Yeremia Pandiangan; Azhari Rizal; Syamuddin Harahap
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3665

Abstract

Panen merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit menghasilkan. Selain bahan tanam (bibit) dan pemeliharaan tanaman, panen juga merupakan faktor penting dalam pencapaian produktivitas. Panen adalah pemotongan tandan buah dari pohon sampai dengan pengangkutan ke pabrik yang meliputi kegiatan pemotongan tandan buah matang, pengutipan brondolan, pemotongan pelepah, pengangkutan hasil ke TPH, dan pengangkutan hasil ke pabrik Kelapa Sawit (PKS). Teknologi di industry kelapa sawit terus berkembang dan memberikan dampak pada produktifitas dan efisiensi produksi. Salah satu teknologi yang telah digunakan din perkebunan kelapa sawit adalah dodos mekanis teknologi sangat membantu pekerjaan panen kelapa sawit. Dalam penelitian ini dapat dilihat hasil yang ouput yang didapatkan oleh dodos mekanis sangat tinggi dibanding kan dodos manual tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa biaya yang digunakan dalam penggunaan dodos mekanis ini cukup tinggi dibandingkan dodos manual. Kata kunci: Kelapa Sawit, Panen, Dodos Mekanis, Dodos Manual Abstract Agronomic Management in sugarcane cultivation based on plant categories is divided into two types, namely Plant Cane (PC) and Ratoon Cane (RC). PG Semboro, one of the business units of PT Perkebunan Nusantara XI which is engaged in the sugarcane commodity plantation industry, is planning a RC land expansion program in the next planting period. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing the forecasting result or trend result of each sugarcane crop productivity based on plant categories. The data collection uses the company’s secondary data, sugarcane crop productivity data and rainfall data, in PG Semboro 2013-2022. Using this data, the analysis that used is the quadratic trend analysis which has the smallest MAPE value. The result showed that the trend of sugarcane productivity both on PC and RC experienced an increasing trend with an average increase productivity per year in PC was 1.93 tons and in RC was 1.11 tons. Based on these result, the planning of RC land expansion program in PG Semboro can be applied in the next planting period.