cover
Contact Name
Annisa Rengganis
Contact Email
annisa.rengganis@umc.ac.id
Phone
+6285726083803
Journal Mail Official
sosfilkom@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Cirebon Kecamatan Watubelah, Kabupaten Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Sosfilkom : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi
ISSN : 20850182     EISSN : 26860368     DOI : https://doi.org/10.32534/jsfk.v14i02
Core Subject : Social,
Jurnal Sosfilkom: Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi has been enlisted with ISSN online 2686-0368 and ISSN Printed 2085-0182 and published per semester on January-June and July-December by Faculty of Social Scince and Political Science of UniversitasMuhammadiyah Cirebon. Jurnal Sosfilkom: Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi focuses on social issues, philosophy issues, and communication issues.
Articles 154 Documents
A Systematic Literature Review: Hubungan Antara Etika dengan Psikologi dan Etika dengan Filsafat dalam Praktek Profesional Husna Munawar Sihono; Willy Adimas Rahmawan; Lukman Dwi Rismanto; Eka Rosita Widya Sariningtyas; Prof.Dr.Rini Sugiarti, M.Si, Psikolog
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2023): Volume 17 No 02 Juli- Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v17i2.5233

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara etika dengan filsafat dan etika dengan psikologi dalam praktek profesional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan database yang didapat dari google scholar. Pada pengumpulan data artikel jurnal, peneliti menyertakan kriteria inklusi spesifik dengan jenis artikel penelitian dengan artikel yang telah terindeks sinta (S1-S4), terbitan artikel penelitian selama 10 tahun terakhir, dengan kata kunci etika, filsafat dan psikologi. Hasil analisis artikel yang telah dilakukan terdapat total 14 artikel penelitian yang terdiri dari hubungan antara etika dan filsafat serta hubungan antara etika dengan psikologi terhadap praktek profesional. Kesimpulan pada penelitian ini adalah hubungan antara etika dengan filsafat bermanfaat untuk mengatur perilaku dan membatasi individu untuk tidak keluar dari batasan yang diluar etika. Sedangkan hubungan etika dengan psikologi adalah sebagai makhluk sosial manusia perlu menerapkan ilmu psikologi supaya ketika melakukan praktek profesional tidak melanggar dari etika yang ada.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DESA JATISEENG KECAMATAN CILEDUG KABUPATEN CIREBON Aditiya Albar; Muhamad Taufikurrohman; Rochmat Hidayat
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2023): Volume 17 No 02 Juli- Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v17i2.5234

Abstract

Kesenjangan sosial adalah suatu keadaan ketidak seimbangan sosial yang ada di masyarakat yang mengakibatkan adanya suatu perbedaan yang mencolok antara masyarakat satu dan masyarakat yang lain, maka pemerintah sedang berupaya melakukan penanggulangan kemiskinan. Tujuan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) salah satunya adalah untuk mengurangi beban pengeluaran kebutuhan pangan masyarakat serta memberikan nutrisi seimbang kepada keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat sasaran dan tepat waktu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon.Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian yang digunakan untuk memahami fenomena yang terjadi pada subjek penelitian. Informan penelitian merupakan subjek yang paham informasi objek penelitian sebagai pelaku maupun orang lain yang memahami objek penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. . Kemudian dianalisis sesuai data tentang implementasi kebijakan menurut Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi/petugas pelaksana, struktur birokrasi.
HERMENEUTIKA, MAKNA, DAN KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF HANS-GEORG GADAMER Natasha Constantin; Fitzerald Sitorus
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 No 01 Januari-Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i1.5241

Abstract

This research examines the concept of understanding and meaning in communication from the viewpoint of Hans-Georg Gadamer. It focuses on hermeneutics, which is the skill of accurately comprehending the message transmitted by another person via language. According to Gadamer, hermeneutics is seen as a method of interpretative comprehension that is used to bring out an interpretation of the communicated message. This research emphasizes the significance of comprehending in hermeneutics for the interpretation of the current state of affairs. This research further investigates the impact of Gadamer's perspective on the concept of meaning and comprehension within the realm of communication.
IMPLEMENTASI PROGRAM APLIKASI DIGITAL MANAGEMENT SURAT MENYURAT DALAM MONITORING SURAT MASUK SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN CIREBON Sri Fatimah; Rochmat Hidayat; Ahmad Yusron
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 No 01 Januari-Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i1.6076

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dari penelitian ini kemudian dianalisis secara kualitatif dengan meninjau semua data yang dikumpulkan didukung oleh hasil wawancara dengan pendekatan teori yang dikemukakan oleh Edward III untuk mengetahui bagaimana penerapan implementasi yang dapat dilihat dari faktor komunikasi, sumber daya, disposisi atau petugas pelaksana, dan struktur birokrasi. Begitupun untuk melihat pengontrolan aplikasi digitalnya melalui kegiatan monitoring yang dikemukakan oleh Mercy yaitu pemantauan kepatuhan dan pematauan kinerja. Hasil penelitian untuk implementasinya yaitu pertama, komunikasi sudah berjalan dengan baik dan berurutan walaupun masih adanya kekurangan untuk informasi kejelasan. Kedua, sumber daya sudah cukup memadai dari segi sumber daya manusia dan lembaganya, serta untuk sumber anggaran dan peralatan belum mencukupi. Ketiga, disposisi atau sikap pelaksana sudah berjalan dengan baik berdasarkan keputusan pimpinan untuk proses recrutmen dan bentuk insentifnya masih berupa penilaian tambahan pimpinan saja. Keempat, struktur birokrasinya sudah memiliki Standard Operasionation Prosedure (SOP) dan fragmentasinya sesuai dengan tugas yang telah ditentukan tetapi masih adanya kekurangan. Adapun hasil monitoring dalam pengontrolan aplikasi digitalnya yaitu pertama, pemantauan kepatuhan sudah berjalan dengan baik dan pesat tetapi masih bersifat internal belum eksternal. Kedua, pemantauan kinerjanya tidak dilakukan setiap saat, serta menuntut para pegawai untuk meningkatkan kinerjanya agar pengontrolan ini dapat terus berjalan sesuai yang diharapkan. Berdasarkan dari pembahasan teori implementasi dan monitoring tersebut mendapatkan hasil bahwa kedua teori ini saling berhubungan dalam program aplikasi digital Management Surat Menyurat untuk surat masuk Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon. Karena jika program aplikasi digital hanya dilihat dari implementasinya saja maka masih kurang cukup, untuk itu perlu adanya teori monitoring agar adanya pengontrolan dalam program aplikasinya supaya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBEBASAN BERSYARAT DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIREBON alditia Abdul Mustapa; Agus Rianto; Agus Irfan
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 No 01 Januari-Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i1.6078

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat yang menjalankan fungsi Pembinaan terhadap Narapidana. Over kapasitas atau suatu kondisi disaat warga binaan pemasyarakatan melebihi kapasitas menjadi permasalahan yang berlangsung hampir seluruh Lembaga Pemasyarakatan di indonesia termasuk juga di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon. Dalam mengatasi permasalahan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon melakukan salah satu alternatif pemecah masalah dengan cara memberikan Pembebasan Bersyarat. Pembebasan Bersyarat dinilai sangat efektif untuk diberikan kepada narapidana sebagaimana yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Implementasi Program Pembebasan Bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang difokuskan pada Implementasi Program Pembebasan Bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon yang terdiri dari 4 dimensi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Informan penelitian terdiri dari 16 orang yaitu dari unsur pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon, Balai Pemasyarakatan Kelas I Cirebon, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon dan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon. Peneliti mengambil data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa berkaitan dengan 4 dimensi sudah diterapkan dengan baik sehingga implementasi program pembebasan bersyarat di lembaga pemasyarakatan kelas I cirebon sudah terlaksana sesuai dengan maksud dan tujuan sistem pemasyarakatan. Namun pada dimensi sumber daya tepatnya pada indikator sumber daya manusia masih ditemukan permasalahan mengenai ketersedian sumber daya manusia yang masih kurang dan pada indikator fasilitas yaitu ketersediaan fasilitas kamar/blok hunian yang masih kurang sehingga menyebabkan over kapasitas hunian Lembaga Pemasyarakatan.
ETIKA KOMUNIKASI DALAM KOMENTAR NETIZEN DI YOUTUBE: Studi Etnografi Virtual pada Konten Live Sidang Ijazah Palsu Berlanjut Rocky Gerung Jadi Saksi Ahli di Youtube Refly Harun dan Konten Refly Harun Mencium Bau Intimidasi Soal Gugatan Penundaan Pemilu 2024 di YoutubetvOneNews Sapari, Yusuf; Suhara, Rizki Budhi; Riaeni, Ida; Suherman, Suherman
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 02 (2024): Volume 18 No 02 Juli-Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i2.6142

Abstract

Advances in technology and the internet have not only given rise to new media but have become a human need to interact and socialize, one of which is communication technology innovation in the form of social media. With social media that can be accessed by the wider community, people in villages and cities also get the same information about education, technology, knowledge and so on. The development of the use of social media as a means of communication is increasingly rapid after the internet can be accessed via cell phones, even now people can access it anytime, anywhere using a smartphone or the term gadget has emerged which makes it easier for people to access it anywhere and anytime without any time limits. Good communication ethics in consuming social media and in accordance with Islamic teachings are not to use harsh words, pornography, or "SAR" issues and do not post false articles or statuses, which will later cause conflict, and do not post articles or statuses that are not true. or images that are copyrighted. There are many theories that explain the ethics of using social media, namely being able to use correct language, be polite, not insult people and not engage in body shaming. The aim of this research is to determine communication ethics in netizen comments on the live content of the fake diploma trial continuing with Rocky Gerung becoming an expert witness on Refly Harun's Youtube and Refly Harun's content smelling of intimidation regarding the lawsuit for postponing the 2024 Election on Youtube tvOneNews. The theory used is communication ethics with Cyber ​​Media Analysis (AMS). The method in this research is a qualitative virtual ethnographic approach. The results and conclusions of this research are the essence of communication ethics in netizen comments on YouTube, namely as a process in conveying messages from the communicator to the communicant with intent and meaning. This means that in conveying the message there needs to be ethics or rules. This is so that the communication message to be conveyed has the same meaning for both the communicator and the communicant. YouTube Refly Harun and tvOneNews, namely the existence of video content which of course has informative benefits and goodness. It also contains basic elements, namely faith, sharia, broadcasting and good morals. Keywords :Communication Ethics, Virtual Ethnography, Cyber ​​Media Analysis, Netizens, Youtube
ALIRAN FILSAFAT YANG MELEKAT PADA DIRI PENDIDIK KELAS XII TKJ 4 SMK KRISTEN PETRA SURABAYA Andriyani, Bernadeta Novi; Patriawan, Desmas; Simanjutak, Nensy Megawati
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 02 (2024): Volume 18 No 02 Juli-Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i2.6179

Abstract

Filsafat menjadi landasan dalam memecahkan berbagai persoalan dalam pendidikan, seperti menentukan tujuan dari kurikulum, pendidikan, metode pembelajaran, dan lain-lain. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi aliran filsafat yang melekat pada diri pendidik di kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 4. Penelitian ini merupakan penelitian metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi oleh sepuluh siswa dari kelas XII TKJ 4 yang ditentukan secara purposive sebagai narasumber. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa aliran filsafat yang melekat pada diri pendidik kelas XII TKJ 4 SMK Kristen Petra tahun ajaran 2023/2024 yaitu aliran eksistensialisme. Penelitian ini penting untuk memberikan informasi berkaitan dengan aliran filsafat yang melekat pada diri pendidik di kelas XII TKJ 4 selaras dengan tujuan pendidikan yang diusung oleh SMK Kristen Petra Surabaya khususnya dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan sesuai dengan kebutuhan mereka dan tuntutan pasar kerja secara global.
DOA SEBAGAI PENGIKAT RITUAL MASYARAKAT NGRAWAN DALAM TRADISI RAJABAN DI PRASASTI NGRAWAN Anggraeni, Elisa; Kartika Sari, Dewi; Machmud, Amir
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 02 (2024): Volume 18 No 02 Juli-Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i2.6213

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran doa sebagai pengikat ritual masyarakat Ngrawan dalam tradisi Rajaban yang terdapat di Prasasti Ngrawan. Studi ini mengeksplorasi bagaimana praktik doa tidak hanya sebagai aksi religius, tetapi juga sebagai elemen yang memperkuat identitas dan solidaritas sosial dalam komunitas tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh Masyarakat dari Desa Ngrawan dan observasi partisipatif di desa Ngrawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doa memegang peran yang sangat penting sebagai komunikasi ritual dalam tradisi Rajaban di Prasasti Ngrawan. Doa bukan hanya sekadar serangkaian kata-kata, tetapi merupakan medium yang menghubungkan masyarakat Ngrawan dengan dimensi spiritual dan budaya mereka. Melalui doa, mereka menyampaikan harapan, permohonan, dan rasa syukur kepada entitas spiritual yang mereka percayai. Doa menjadi pengikat dalam sebuah ritual yang memperkuat identitas dan kebersamaan komunitas. Lebih jauh, doa memiliki peran sentral dalam menghubungkan masyarakat dengan tradisi Rajaban, mempertahankan nilai-nilai budaya, serta memperkuat hubungan sosial didalamnya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memahami dan melestarikan praktik doa sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat tradisional untuk menjaga keberlanjutan budaya dan kearifan lokal.
KOMUNIKASI LINTAS AGAMA : (Analisis Framing pada Pemberitaan Media tentang Isu-Isu Keagamaan dan Impilkasinya bagi Kerukunan Umat Beragama dalam Podcast Login Season 2 Enam Pemuka Agama Jadi Satu di Lebaran) Fuadi, Muhamad Hanif Fuadi; Novita, Lisna
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 02 (2024): Volume 18 No 02 Juli-Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i2.6428

Abstract

Abstrak Artikel ini menganalisis framing pemberitaan media tentang isu-isu keagamaan menggunakan teori framing Robert Entman dalam konteks podcast “Login Season 2: Enam Pemuka Agama Jadi Satu di Lebaran”. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana media membingkai pemberitaan terkait isu-isu keagamaan dan dampaknya terhadap pemahaman publik. Selain itu, artikel ini mengevaluasi strategi komunikasi media dalam menjaga keseimbangan dan meminimalisir potensi konflik antar-agama serta merumuskan rekomendasi bagi media dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan umat beragama. Kata kunci: Komunikasi lintas agama, framing, media, toleransi, kerukunan umat beragama, Robert Entman
INTEGRASI FILSAFAT HUMASNISTIK DALAM TERAPI PSIKOLOGI POSITIF: DITINJAU DARI TOKOH ABRAHAM MASLOW Khofifatul Mardhiyyah, Siti
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 02 (2024): Volume 18 No 02 Juli-Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i2.6677

Abstract

Filsafat humanistik sebuah ilmu yang mengkaji tentang manusia untuk melihat bagaimana manusia bisa menjalani hidupnya dengan baik, dengan melihat tingkah laku, emosi dan memahami lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan hal tersebut psikologi humanistik adalah ilmu yang sangat menekankan kepada pentingnya kesadaran, sesuatu yang bersifat positif mengenai manusia dan aktualisasi diri manusia. Psikologi humanistik itu sendiri memiliki berbagai jenis salah satunya yaitu psikologi positif yang mana fokus utama dari psikologi positif yaitu pada pemahaman dan pengembangan ketahanan, kekuatan, kemajuan dan kesejahteraan manusia yang mana dapat dispesifikkan lagi dalam penelitian untuk lebih memahami tentang emosi positif, kekuatan karakter, makna dan tujuan hidup, hubungan positif dan intervensi berbasis perhatian, psikologi positif ini juga bisa dikembangkan di berbagai bidang. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu melihat apakah filsafat humanistik ini ada hubungannya dengan terapi psikologi positif. Metode yang dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan studi literatur. Sehingga dapat diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu terdapat integrasi dan kesinambungan antara filsafat humanistik, psikologi humanistik dan psikologi positif. Adapun terapi psikologi positif ini berfokus kepada psikologi humanistik oleh Abram Maslow yang mana dalam teorinya terdapat hierarki kebutuhan manusia, jika kebutuhan manusia tersebut terpenuhi maka manusia akan memperoleh kesejahteraannya sehingga dapat menjalankan kehidupan lebih baik.