Jurnal Kepelatihan Olahraga
Jurnal Kepelatihan Olahraga (JKO) is a media for widespread the results of research, studies and ideas in the field of sports coaching. Jurnal Kepelatihan Olahraga focuses on information related to the issues of the latest sports training development. The scope of the journal includes: 1) Sports Coaching Theory and Methodology, 2) Physical conditioning, 3) Sports Biomechanics, 4) Anatomy, 5) Exercise Physiology, 6) Sports Psychology, 7) Sports Sociology, 8) Sports Nutrition, 9) Sports Recovery, 10) Sports Tests and Measurements.
Articles
230 Documents
Pemanfaatan Aplikasi Smartphone: Peningkatan Hasil Shooting Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMAN 1 Simpenan
Rafdlal Saeful Bakhri;
Debi Krisna Irawan;
Moch Latif;
Chairul Umam Ramadhan
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i1.44845
Shooting merupakan teknik yang sangat penting dimiliki oleh seorang pemain sepakbola, karena merupakan teknik yang digunakan untuk mencetak gol. Hasil pengamatan pada peserta ektrakurikuler sepakbola SMAN 1 Simpenan Sukabumi menunjukan bahwa hasil shooting masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot tungkai berbantu aplikasi smartphone pada peserta ektrakurikuler sepakbola SMAN 1 Simpenan Sukabumi terhadap hasil shooting. Jenis penelitian yang digunakan berupa pra-experiment dengan desain The one group pretest posttest design. Latihan kekuatan otot tungkai yang digunakan memanfaatkan aplikasi smartphone ”Home work out no equipment”. Sampel penelitian sebanyak 20 orang siswa peserta ektrakurikuler sepakbola SMAN 1 Simpenan Sukabumi. Instrumen yang digunakan adalah tes shooting sepakbola. Analisis data menggunakan paired sample t test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan kekuatan otot tungkai berbantu aplikasi smartphone terhadap hasil shooting, dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.
Pengaruh Metode Latihan HIIT dengan Menggunakan ETM Terhadap Peningkatan Kemampuan Speed Endurance Pemain Futsal Putra UPI
Ilham Muadin Putra;
Dede Rohmat Nurjaya;
Muhamad Tafaqur
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.39282
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan high intensity interval training (hiit) dengan menggunakan elevation training mask (etm) terhadap peningkatan kemampuan speed endurance pemain futsal putra upi. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah Anggota UKM Futsal Putra UPI sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 10 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah RAST test. Teknik analisis data yang digunakan untuk uji-t, Hal ini menunjukkan bahwa nilai speed endurance setelah dilakukan latihan high intensity interval training dengan elevation training mask lebih tinggi dibandingkan sebelum dilakukannya latihan high intensity interval training dengan elevation training mask.
Metode Latihan Shuttle Run dan Boomerang Run Terhadap Kelincahanatlet Bulutangkis Usia 10-14 Tahun Di PB. Jaya Pratama
Akmal Ray Surya;
Ucup Yusup;
Hadi Sartono
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.32290
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan shuttle run dan boomerang run terhadap kelincahan dalam permainan bulutangkis atlet usia 10-14 tahun PB. Jaya Pratama . Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain “Two Group Pretest-Postest Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bulutangkis PB. Jaya Pratama yang berjumlah adalah 20 atlet. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, Pembagian sampel tidak diambil secara acak,di tentukan oleh peneliti dengan pertimbangan dan kriteria.Sampel berjumlah 8 atlet putra. Instrumen yang digunakan yaitu shadow test. Analisis data menggunakan uji t test pada data hasil pretest dan post-test kelompok shuttle run terlihat bahwa diperoleh hasil t sebesar -2,449denagn signifikansi hitung sebesar 0,092. Sedangkan boomerang run, terlihat bahwa diperoleh hasil nilai t sebesar -3,000 dengan signifikansi hitung sebesar 0,058. Berdasarkan pada uji paired sample t test tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho diterima karena hasil signifikansi lebih besar dari 0,05 dan Hi ditolak yang artinya tidak ada pengaruh dalam hasil signifikan latihanshuttle run danboomerang runterhadap kelincahan atlet PB.Jaya Pratama.
Latihan Medicine Ball Throw dan Resistance Band Meningkatkan Ketepatan Three Point Shoot Pemain Bola Basket
Fahmi Taufik Rahman;
Nida'ul Hidayah;
Alen Rismayadi
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.35403
Kekuatan otot lengan dalam cabang olahraga bola basket merupakan komponen kondisi fisik yang sangat penting, dikarenakan karakteristik permainannya yang mengharuskan para pemainnya menembak bola ke arah ring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Medicine Ball Throw dan Latihan Resistance Band Terhadap Ketepatan Three Point Shoot Dalam Cabang Olahraga Bola Basket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain Two Group Pre-test Post-Tes Design. Penelitian ini dilakukan pada siswa ekstrakuliker bola basket SMA Negeri 3 Cimahi sebanyak 12 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes awal/ pre-test kepada 2 kelompok yang disebut sebagai kelas eksperimen. Kemudian diberi perlakuan (treatment) dengan bentuk latihan Medicine Ball Throw (kelompok A) dan latihan Resistance Band (kelompok B), selanjutnya diberikan tes akhir/ post-test dengan menggunakan instrumen penelitian yang digunakan adalah Shooting Three Point Test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan dua cara yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis uji perbandingan. Kedua bentuk latihan ini memiliki pengaruh terhadap ketepatan three point shoot, tetapi bentuk latihan medicine ball throw memiliki pengaruh nilai yang lebih signifikan di bandingkan dengan bentuk latihan resistance band. Jadi dapat disimpulkan bahwa bentuk latihan medicine ball throw memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap ketepatan three point shoot dalam cabang olahraga bola basket.
Perbandingan Latihan Pass and Follow Drill Circle dengan Pass and Follow Drill Square Terhadap Peningkatan Passing Pendek Pada Cabang Olahraga Sepak bola
Hendra Rustiawan;
Andang Rohendi;
Endi Rustandi;
Adang Sudrazat
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.23289
Short passing has a basic technique in soccer that must be mastered by every soccer player. The aim the research was studied the comparised of pass and follow drill circle and pass and follow drill square to increased short passing in soccer. The research method used was a experiment. The sampling technique was total sampling. The participants were students of Universitas Galuh Ciamis, Indonesia a count was 30 participants. The research instrument used was passing and stopping. The results was pass and follow drill circle and pass and follow drill square was significantly influence the to increased for short passing in soccer. But the exercise that had the biggest effect was the pass and follow drill square. The conclusion was that the pass and follow drill circle and the pass and follow drill square could be increased short passing in soccer.
Hubungan Self Awareness Dengan Keterampilan Bermain Futsal Klub Futsalhita Bandung
Albiansyah Pratama;
Komarudin Komarudin;
Basiran Basiran
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i1.32005
The SARS-CoV-2 virus outbreak has triggered a series of events. Everyone is forced to do WFH (Work From Home), including the Bandung Futsalhita Club which requires players to do independent training. The facts on the field are that only some players practice in accordance with the training program provided by the coach. Indicating the player's lack of self-awareness, self-awareness is an important factor that players must have. The author conducted research on the relationship of self-awareness with the skills of playing futsal at the Futsalhita Club Bandung. The purpose of this study was to examine the relationship between self-awareness and the skills of playing futsal at the Futsalhita Club Bandung. The method used in this research is descriptive method by means of correlation. The population used is the futsal club Futsalhita Bandung players as many as 20 people. The sample of players taken at the Futsalhita club in Bandung was 11 players with nonprobability sampling with purposive sampling using the Slovin formula. This research instrument uses important areas of self-awareness using the Likert scale and the Game Performance Assessment Instrument (GPAI). The results of this study indicate a high correlation coefficient of 0.920 sig value 0.000 0.05 rejecting Ho and accepting Ha, this shows that there is a significant relationship between self-awareness and the skills of playing futsal for Futsalhita Club players in Bandung.
Asumsi Atlet Pencak Silat UKM UPI Mengenai Latihan Relaksasi Terhadap Kecemasan
Naziya Vinaty Sultan;
Pipit Pitriani
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.38902
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Asumsi Atlet Pencak Silat UKM UPI Mengenai Latihan Relaksasi Terhadap Kecemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini atlet pencak silat dari UKM (unit kegitan mahasiswa) UPI Bandung yang berjumlah 20 orang. Jumlah sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 11 atlet pencak silat dari UKM (unit kegitan mahasiswa) UPI Bandung dengan pendekatan purposive sampling. Kriteria pengambilan sampel yaitu atlet yang pernah mengikuti latihan relaksasi dengan memperhatikan jenis latihan relaksasi yang sama serta frekuensi dan durasi latihannya pun sama. Dengan instrumen yang digunakan yaitu angket latihan relaksasi dan kecemasan. Hasil dari uji korelasi menunjukan bahwa p-value = 0.000 yang berarti ρα. Hal ini menunjukan menolak Ho dan menerima Ha. Maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara latihan relaksasi dengan tingkat kecemasan.
Penggunaan Rating of Perceived Exertion dalam Berbagai Komponen Biomotor Latihan
Gafur Ammar Santoso;
Berliana Berliana;
Boyke Mulyana
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i1.51888
Coaches and athletes must be able to know whether the exercise carried out can affect optimal performance, coaches must have the ability to know the relationship between training load and training response (lambert borresen 2010) using Rating of Perceived Exertion (RPE). This study aims to determine the effectiveness of RPE to measure athletes' efforts in the biomotor components of speed, strength and endurance training. The research method used in this study was an experimental method, with the design of The One-Shot Case Stud), 11 swimming athletes and 6 diving athletes, the study was conducted in 3 sessions. To assess RPE during a training session (SPRE), standard instructions and statutory procedures are explained during a socialization session, samples are asked to assess the exertion of energy felt after the completion of a particular exercise execution based on the RPE CR-10 scale.
Kontribusi Power Tungkai dan Fleksibilitas Panggul Terhadap Kecepatan 50m Apnea Olahraga Selam
Amelia Tasya Budiyana;
Boyke Mulyana;
Ira Purnamasari
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v13i2.34782
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kontribusi power tungkai dan kontribusi fleksibilitas panggul terhadap hasil kecepatan nomor 50m apnea pada cabang olahraga selam, serta untuk mengetahui kontribusi power otot tungkai dan fleksibilitas panggul secara bersama-sama terhadap hasil kecepatan nomor 50m apnea pada cabang olahraga selam. Metode yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif teknik korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 15 atlet selam Shark Aquatic Club Bandung. Sampel penelitian ini sebanyak 10 atlet Shark Aquatic Club Bandung dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu vertical jump, sit and reach, dan stopwatch. Hasil dari penelitian ini terdapat kontribusi power tungkai, fleksibilitas panggul, serta power otot tungkai dan fleksibilitas panggul secara bersama-sama terhadap hasil kecepatan 50m apnea pada cabang olahraga selam.
Implementasi Sport Massage terhadap Penurunan Kelelahan Atlet Overall Ski Air Indonesia
Ni Eka Dewi Ambarawati;
I Made Jawi;
Ni Made Linawati;
Anak Agung Sagung Sawitri;
I Made Krisna Dinata
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jko-upi.v12i2.27190
Fatigue is a process of decreasing tolerance to physical activities. Metabolism burns energy where it breaks down carbohydrates to become lactic acid which results in fatigue. There are many ways to treat fatigue, such as sports massage. This research will guide the effect of sports massage on decreasing fatigue of Indonesia’s water ski athletes. Research method Treatment by Subject Design. The population of this study were all Indonesian athletes in overall water skiing who were still active in 2019. The subjects of the study were 18 Indonesian athletes of overall water skiing and divided into two different treatment periods. Period 1 was given sports massage treatment and Period 2 was given active rest treatment, between treatments was given a break for 3 days, so the research lasted for 5 days. Lactic acid measurement is measured by taking a blood sample and measured using an accurted lactate tool. Based on the test result, we find that the mean of lactic acid levels before sport massage and after active rest. When viewed from the average difference before and after sport massage treatment can be concluded that the sport massage treatment is more effective in reducing levels of lactic acid compared to active rest. Sport massage and active rest can both reduce levels of lactic acid, but sport massage is more effective than active rest. The suggestion in this study is that the trainers are expected to be able to provide a good recovery method after the athlete has done the exercise.