cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
fakultaskesehatanunw@gmail.com
Editorial Address
http://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jhhs/about/editorialTeam
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS)
ISSN : -     EISSN : 26863812     DOI : https://doi.org/10.35473/jhhs.v2i1
Core Subject : Health,
Menerima hasil penelitian dalam bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Jurnal ini diterbitkan pada bulan Maret dan September
Articles 226 Documents
Deskripsi Tingkat Kecemasan pada Pasien Pra-Operasi : Description of Anxiety Levels in Pre-Operative Patients Weni Hastuti
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.502

Abstract

Anxiety is shown directly through physiological changes, such as shaking, sweating, increased pulse rate and abdominal pain. These changes cause the patient to become fussy, talk quickly, and respond to startle. These changes certainly cause the patient to become uncomfortable so this feeling of anxiety needs to be reduced or eliminated. Pre-operative knowledge can help patients and families recognize the anxiety they feel. method is descriptive research conducted at Indriati Hospital from 27 May to 20 June 2024 with a sample size of 67 people, using a purposive sampling method, with a questionnaire instrument, using univariate analysis. Research Results Age characteristics of respondents aged <20 years and 20-29 years were 20 people (30%). The gender is mostly female, 34 people (50.7%). Most of them had high school education, namely 30 people (44.7%). The majority of housewives work, namely 20 (30%). The level of anxiety is that most of them are not anxious, amounting to 58 people (86.5%) and mild anxiety totaling 4 people (6%), moderate anxiety totaling 3 people (4.5%), severe anxiety totaling 2 people (3%). The conclusion is that most respondents do not experience anxiety   ABSTRAK Kecemasan ditunjukkan secara langsung melalui perubahan fisiologis, seperti gemetar, berkeringat, peningkatan denyut nadi dan nyeri perut. Perubahan ini menyebabkan pasien menjadi rewel, bicara cepat, respons terkejut. Perubahan tersebut tentunya menyebabkan pasien menjadi tidak nyaman sehingga rasa cemas ini perlu dikurangi atau dihilangkan. Pengetahuan tentang Pra-operasi dapat membantu pasien dan keluarga mengenali kecemasan yang dirasakan. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif penelitian dilakukan di Rumah Sakit Indriati pada tanggal 27 mei sampai 20 Juni 2024 dengan jumlah sampel 67 orang, dengan teknik metode sampling purposive sampling, dengan instrumen Kuesioner, menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian Karakteristik  umur responden umur <20 tahun dan 20-29 tahun sebanyak 20 orang (30%). Jenis kelamin sebagian besar perempuan 34 orang (50,7%). Pendidikan sebagian besar SMA yaitu sebanyak 30 orang (44,7%). Pekerjaan sebagian besar IRT yaitu sebanyak 20 (30%). Tingkat kecemasan sebagian besar tidak cemas berjumlah 58 orang (86,5%) dan kecemasan  ringan berjumlah 4 orang (6%) cemas sedang berjumlah 3 orang (4,5%), cemas berat berjumlah 2 orang (3%). Kesimpulan sebagian besar responden tidak mengalami cemas.
Karakteristik Fisik dan Uji Iritasi Krim Pelembab Maskne Kombinasi Minyak Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata Seed Oil) Dan Niasinamide: Physical Characteristics and Irritation Test of Maskne Moisturizing Cream Combination of Pumpkin Seed Oil (Cucurbita moschata Seed Oil) and Niacinamide Sunnah, Istianatus; Tiara Anggraeni; Fadiyah, Ghina Atika; Erwiyani, Agitya Resti
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.302

Abstract

Face masks that are used too long and often cause acne called maskne. The emergence of acne can be overcome by using a moisturizer. One of the ingredients that can be added to the moisturizer formula is niacinamide. This substance has potential anti-inflammatory activity to treat acne vulgaris. In the maskne formulation, vegetable oil can be added as an emollient, one of which is pumpkin seed oil. The purpose of this study was to analyze the content of pumpkin seed oil metabolite compounds and evaluate the physical characteristics of maskne moisturizing cream. The variation of pumpkin seed oil concentration used was 5% and 10%. Identification of the content of metabolite compounds in pumpkin seed oil was carried out qualitatively. Physical properties were observed for 4 weeks. Dermal irritation test refers to BPOM 2014. The physical characteristics of the preparation were analyzed by one way ANOVA. Organoleptic and homogeneity observations were analyzed descriptively. Phytochemical screening of pumpkin seed oil contains flavonoids and saponins. Organoleptic observations, the cream preparation was homogeneous, semi-solid, white in color, thick in shape and odorless. The cream has a pH of ± 8, adhesion for 1.13-1.60 seconds, spreading power in a diameter of 5.11-5.54 cm, and viscosity of 7376-10014.67 cP. No edema and erythema were found after application to the skin. Pumpkin seed oil contains flavonoids. MBLK maskne moisturizing cream combined with niacinamide meets the physical characteristics of pH, spreading power, adhesion, viscosity, centrifugation and non-irritating.   ABSTRAK Masker penutup wajah yang digunakan terlalu lama dan sering menyebabkan timbulnya jerawat yang disebut maskne. Timbulnya jerawat tersebut dapat diatasi dengan penggunaan pelembab. Salah satu bahan yang dapat ditambahkan dalam formula pelembab yaitu niasinamid. Zat ini memiliki aktivitas anti inflamasi yang potensial untuk mengobati akne vulgaris. Dalam formulasi maskne dapat ditambahkan minyak nabati sebagai emolient salah satunya minyak biji labu kuning. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan senyawa metabolit minyak biji labu kuning dan mengevaluasi karakteristik fisik krim pelembab maskne. Variasi konsentrasi minyak biji labu kuning yang digunakan 5% dan 10%. Identifikasi kandungan senyawa metabolit dalam minyak biji labu kuning dilakukan secara kualitatif. Sifat fisik diamati selama 4 minggu. Uji iritasi dermal mengacu pada BPOM 2014. Karakteristik fisik sediaan dianalisis dengan one way ANOVA. Pengamatan organoleptis dan homogenitas dianalisis secara deskriptif. Skrining fitokimia minyak biji labu kuning mengandung flavonoid dan saponin. Pengamatan secara organoleptis, sediaan krim homogen, semi padat, berwarna putih, bentuk kental dan tidak berbau. Krim memiliki pH ± 8, daya pelekatan selama 1,13-1,60 detik, daya penyebaran dalam diameter 5,11-5,54 cm, dan viskositas 7376-10014,67 cP. Tidak ditemukan udema dan eritema setelah diaplikasikan di kulit. Minyak biji labu kuning mengandung flavonoid. Krim pelembab maskne MBLK kombinasi dengan niasinamid memenuhi karakteristik fisik pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, sentrifugasi dan tidak iritatif.
Hubungan Strategi Koping dengan Kualitas Hidup Ibu yang Memiliki Anak Disabilitas Intelektual: The Relationship between Coping Strategies and Quality of Life of Mothers with Children with Intellectual Disabilities Nur Lu’lu’atul Ahadiah; Liyanovitasari
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.406

Abstract

Intellectual disability is a child whose development of intellectual function experiences obstacles accompanied by disabilities in learning and adjusting, which can make parents need special handling and also result in increased burden and stress that can affect the quality of life. A factor affecting the quality of life of the family is coping strategies. The purpose of this study was to determine the relationship between coping strategies and the quality of life of mothers who have children with intellectual disabilities. This research design is descriptive correlational with a cross sectional approach. The population is parents who have children with intellectual disabilities at Ungaran State Special School with a consecutive sampling technique of 64 respondents. The measuring instrument used is a questionnaire. The data analysis used is the chi square test. Results: Most respondents had adaptive coping strategies with a moderate maternal quality of life, which was 32 respondents (78.0%). There is a relationship between coping strategies and the quality of life of mothers who have children with intellectual disabilities. With p value = 0.000 < α (0.05). Suggestion: Parents can improve coping strategies by planning everything about their children, can also control stress well so that it does not interfere with daily activities, for example by cultivating feelings of optimism, always getting closer to God Almighty and always praying.   ABSTRAK Disabilitas intelektual adalah anak yang perkembangan fungsi intelektualnya mengalami hambatan yang disertai ketidakmampuan dalam belajar dan menyesuaikan diri, sehingga dapat membuat orang tua membutuhkan penanganan khusus dan juga mengakibatkan peningkatan beban dan stres yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup keluarga adalah strategi koping. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan strategi koping dengan kualitas hidup ibu yang memiliki anak disabilitas intelektual.  Desain penelitian ini diskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah orang tua yang memiliki anak disabilitas intelektual di Sekolah Luar Biasa Negeri Ungaran sejumlah 87 responden, dan sampel sejumlah 64 responden dengan teknik consecutive sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji chi square.  Sebagian besar responden memiliki strategi koping adaptif dengan kualitas hidup ibu kategori sedang yaitu sebanyak 32 responden (78.0%). = Ada hubungan strategi koping dengan kualitas hidup ibu yang memiliki anak disabilitas intelektual. Dengan nilai p value = 0,000 < α (0,05). Orang tua dapat meningkatkan strategi koping dengan merencanakan segala sesuatu mengenai anaknya, juga dapat mengendalikan stres dengan baik sehingga tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, misalnya dengan menumbuhkan perasaan optimis, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu berdo’a.
Hubungan Dukungan Ibu dengan Kecemasan Menghadapi Menarche Siswi di MI Miftahul Huda Sumberejo 01 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang Tahun 2023: Relationship of Mother's Support with Anxiety Facing Students' Menarche at MI Miftahul Huda Sumberejo 01 Pabelan District, Semarang Regency 2023 Erna Rahayu; Veftisia, Vistra
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.407

Abstract

Anxiety facing menarche is a feeling characterized by physical tension, worry and the assumption that something bad will happen during menarche. Parents, especially mothers, play a role in providing support including basic knowledge and matters related to menarche. In MI Miftahul huda, 4 out of 7 schoolgirls experienced anxiety, felt tense and afraid if they would face menarche because they had not received maternal support, and 3 of them also felt worried and anxious about facing menarche, even though they had received support from their mothers. Meanwhile, as many as 3 schoolgirls who have also received support from their mothers in the form of informational and instrumental support do not experience anxiety. This study aims to determine the relationship between maternal support and anxiety facing menarche students at Mi Miftahul Huda Sumberejo 01 in 2023. Research Methods: This study used a correlational analytic design with a cross sectional approach. The population of this study were adolescents aged 10-12 years, namely 49 female students. The sampling technique in this study used purposive sampling with a total sample size of 46. Data analysis using chi square analysis. Research Results: Most respondents with good support were 26 respondents (54.5%), and respondents who experienced mild anxiety were 16 (34.8%). Obtained a p value of 0.000 < α (0.05), then Ho is rejected, meaning that there is a significant relationship between maternal support and anxiety facing menarche. Conclusion: There is a relationship between maternal support and anxiety facing menarche. Health workers should provide education related to Menarche through adolescent posyandu activities or prom KRR in schools.   ABSTRAK Kecemasan menghadapi menarche merupakan perasaan yang ditandai oleh ketegangan fisik, kekhawatiran dan anggapan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi saat menarche. Orang tua terutama ibu berperan dalam memberikan dukungan meliputi pengetahuan dasar dan hal yang berkaitan dengan menarche. Di MI Miftahul huda didapatkan 4 dari 7 siswi mengalami kecemasan, merasa tegang dan takut jika nantinya menghadapi menarche karena belum mendapatkan dukungan ibu, dan 3 diantaranya juga merasa khawatir, dan cemas untuk menghadapi menarche, meskipun sudah mendapatkan dukungan dari ibu. Sementara itu, sebanyak 3 siswi yang juga sudah mendapatkan dukungan dari ibu berupa dukungan informasional dan instrumental tidak mengalami kecemasan. Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Ibu Dengan Kecemasan Menghadapi Menarche Siswi Di Mi Miftahul Huda Sumberejo 01 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja berusia 10 – 12 tahun yaitu sebanyak 49 siswi. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 46. Analisis data menggunakan analisis chi square. Didapatkan sebagian besar responden dengan dukungan baik sebanyak 26 responden (54,5%), dan responden yang mengalami cemas ringan sebanyak 16 (34,8%). Diperoleh nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05), maka Ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan ibu dengan kecemasan menghadapi menarche. Ada hubungan antara dukungan ibu dengan kecemasan menghadapi menarche. Hendaknya tenaga kesehatan meberikan edukasi terkait Menarche melalui kegiatan posyandu remaja atau prom KRR di sekolah.
Dukungan Teman Sebaya dalam Meningkatkan Kehadiran Remaja di Posyandu Remaja: The Relationship Between Adolescent Knowledge And Peer Support On The Level Of Adolescent Attendance At The Youth Integrated Healthcare Center Marliana Yuliarta; Hirawati, Heni
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.418

Abstract

Youth Integrated Healthcare Center is a form of Community Resource Health Effort (UKBM) that was managed and organized by, for, and with the community, including teenagers. Implementation of youth posyandu activities in Olung Village started in January 2022 with an average of 40 people visiting every month. This research aimed to determine the relationship between peer support and the level of attendance of adolescents at the Youth Integrated Healthcare Center in Olung Village. A correlational descriptive research design with a cross-sectional approach was employed. The research population comprised all teenagers in Olung Village, and the sampling technique used purposive sampling of 72 individuals. Data collection involved questionnaires and observation sheets. Data analysis included univariate and bivariate analyses using the chi-square test (χ2). Most descriptions of peer support in Youth Posyandu activities were in the good category, with 60 people (83.3%), and the level of attendance of teenagers was in the routine category, with 62 people (86.1%). The results of the chi-square statistical test (χ2) on the peer support variable yielded a ρ value of 0.002, which was < α (0.05), indicating that Ha was accepted. There is a relationship between peer support on the level of adolescent attendance at the Youth Integrated Healthcare Center in Olung Village. ABSTRAK   Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja. Pelaksanaan kegiatan posyandu remaja di Desa Olung dimulai dari bulan Januari 2022 dengan jumlah rata-rata kunjungan 40 orang setiap bulannya. Dukungan teman sebaya menjadi salah satu faktor yang menghambat cakupan posyandu remaja. Dukungan teman sebaya di Desa Oulung masih kurang, banyak remaja yang enggan mengajak teman sebayanya untuk datang ke posyandu remaja. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui hubungan dukungan teman sebaya terhadap tingkat kehadiran remaja di Posyandu Remaja di Desa Olung. Jenis penelitian kuantitatif dengan desаin penelitiаn deskriptif korelаsionаl pendekаtаn cross sectionаl. Populаsi penelitiаn аdаlаh seluruh remaja di Desa Olung dаn teknik pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn purposive sаmpling sebаnyаk 72 orаng. Pengumpulаn dаtа menggunаkаn lembar kuesioner dan observasi. Аnаlisis dаtа аdаlаh аnаlisis univаriаt dаn аnаlisis bivаriаt menggunаkаn uji chi squаre (χ2). Sebagian besar gambaran dukungan teman sebaya dalam kegiatan Posyandu Remaja dengan kategori baik yaitu 60 orang (83,3%) dan tingkat kehadiran remaja dengan kategori rutin yaitu 62 orang (86,1%). Hasil uji statistik chi square (χ2) pada variabel dukungan teman sebaya diperoleh ρ value (0,002) < α (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima. Terdаpаt hubungаn аntаrа dukungan teman sebaya terhadap tingkat kehadiran remaja di Posyandu Remaja di Desa Olung.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Hasil Pemeriksaan Tcm (+) : The relationship between family support and medication compliance in tuberculosis patients with TCM (+) Heni Rosidah; Puji Lestari
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.434

Abstract

Tuberculosis disease is the most common cause of death in the world, every year there are 10 million cases of tuberculosis. The role of the family is very influential on the recovery of tuberculosis disease, and compliance with taking medication is also very influential in the success of treatment. One of the factors that influence patient compliance with taking medication is family support, To determine the relationship between family support and compilance to taking medication in tuberculosis patients with TCM (+) examination results in the Kedungwuni I Health Center work area, Pekalongan Regency. The research design used descriptive correlative method, collecting with questionnaires as many as 68 respondents, the sampling technique used Accidental Sampling. Analysis using the Kolmogorov-spirnov test. Family’s role who support patients as much as 94.1% while the level of compliance with taking medication is high category 80.6%, bivariate tests showed no association between family support and adherence to taking medication for tuberculosis patients with a p-value> 0.05. There is no significant relationship between family support and compilance to taking medication in tuberculosis patients with TCM (+) examination results in the Kedungwuni I Health Center working area, Pekalongan Regency.   ABSTRAK Penyakit tuberkulosis merupakan penyebab kematian paling banyak di dunia, setiap tahun terdapat 10 juta kasus tubekulosi. Peran keluarga sangat berpengaruh terhadap kesembuhan penyakit tuberculosis, dan kepatuhan minum obat juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan pengobatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien minum obat adalah dukungan keluarga, Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis hasil pemeriksaan TCM (+) di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni I Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif, pengumpulan dengan kuesioner sebanyak 68 responden, tekhik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, Analisa menggunakan uji Kolmogorov-smirnov Hasil penelitian peran keluarga yang mendukung pasien sebanyak 94,1% sedangkan tingkat kepatuahn minum obat kategori tinggi 80,6%, Uji bivariat menunjukan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis dengan p-value > 0,05 Tidak ada hubungan yang signifikan antara  dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis hasil pemeriksaan TCM (+) di wilayah kerja Puskesmas Kedungwuni I Kabupaten Pekalongan.
Spotting dan Amenorea pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan: Spotting and Amenorrhea in Acceptors of 3 Monthly Injectable Birth Control Ana Riandari; Cahyaningrum; Masruroh
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.442

Abstract

Injectable contraception is the contraception most frequently used by family planning acceptors. Injectable birth control contraception, especially the 3 month injection contraceptive, has side effects, including spotting and amenorrhea. Based on the results of a preliminary survey conducted at TPMB Ari Budiyanti Ciberem, Banyumas. The majority use 3-month injectable contraceptives. Based on the results of initial interviews with 5 acceptors of 3-month injections at TPMB Ari Budiyanti, 4 acceptors said they had used 3-month injection contraception for more than 1 year and had not experienced menstruation. But there is 1 The acceptor said that in the first month of use the acceptor experienced menstrual disorders in the form of spotting bleeding, then in the following month he did not experience menstruation. The aim of the research was to find out the description of menstrual disorders in 3-month injection contraceptive acceptors at PMB Ari Budiyanti Ciberem Banyumas. Quantitative descriptive research design. The population in this study were mothers who were acceptors of 3-month contraceptive injections at PMB Ari Budiyanti, totaling 206 acceptors. The sampling technique uses purposive sampling technique so that the number of samples is 198 acceptors at PMB Ari Budiyanti. The research instrument uses a master table. Data analysis uses univarate analysis in the form of frequency distribution. The research results showed that the majority of 3-month injectable contraceptive users experienced the side effect of amenorrhea as many as 169 respondents (85.4%) and experienced the side effect of spotting as many as 29 respondents (14.6%). From this research, the majority of respondents experienced amenorrhea, 169 respondents (85.4%) and 29 respondents experienced spotting (14.6%). Suggestions for health workers are to add to and develop existing knowledge, especially regarding the characteristics of 3-month contraceptive injection acceptors with spotting and amenorrhea.   ABSTRAK Kontrasepsi Suntik merupakan kontrasepsi yang paling sering digunakan oleh Akseptor KB. Kontrasepsi KB suntik khusunya KB Suntik 3 Bulan memiliki efek sampingantara lain  spotting dan Amenorea.  Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan di TPMB Ari Budiyanti Ciberem, Banyumas,  Berdasarkan hasil wawancara awal dengan 5 akseptor suntik 3 bulan di TPMB Ari Budiyanti, 4 akseptor mengatakan lebih dari 1 tahun menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan dan tidak mengalami menstruasi. Tetapi ada 1 akseptor mengatakan pada penggunaan bulan pertama akseptor mengalami gangguan menstruasi berupa perdarahan bercak, kemudian pada bulan berikutnya tidak mengalami menstruasi.tujuan penelitian adalah  Untuk mengetahui gambaran gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik 3 bulan di PMB Ari Budiyanti Ciberem Banyumas. Desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang menjadi akseptor KB suntik 3 bulan di PMB Ari Budiyanti yang berjumlah 206 Akseptor. Teknik sampling menggunakan Teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel adalah 198 Akseptor di PMB Ari Budiyanti. Instrumen penelitian menggunakan master table. Analisa data menggunakan Analisa univarat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar pengguna KB suntik 3 bulan mengalami efek samping amenorea sebanyak 169 respoden (85,4%) dan mengalami efek samping spotting sebanyak 29 responden (14,6%). dari penelitian ini adalah sebagian besar responden mengalami amenorea sebanyak 169 responden (85,4%) dan yang mengalami spotting sebanyak 29 responden (14,6%). Saran untuk tenaga kesehatan yaitu dapat menambah dan mengembangkan ilmu yang sudah ada terutama mengenai karakteristik akseptor KB suntik 3 bulan dengan Spotting dan Amenorea.
Prenatal Yoga untuk Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Hamil : Prenatal Yoga for Back Pain Intensity in Pregnant Women Vanisa; Hapsari Windayanti
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.453

Abstract

Back pain in pregnant women in the second and third trimesters is a common complaint that often occurs in pregnant women. Several physical changes occur that cause discomfort for pregnant women in the second and third trimesters, such as frequent urination, dizziness, back pain. Factors that can influence the occurrence of back pain during pregnancy include changes in body posture and increasing body weight. Back pain can be treated with non-pharmacological methods, namely prenatal yoga. Preliminary study on 24 mothers in Bajangan Village, Bringin District, 6 (42.86%) pregnant women experienced back pain. The aim of this research was to determine the differences before and after prenatal yoga on back pain in pregnant women in Bajangan Village, Bringin District.This type of research is quantitative research. Quasi-experimental research design with One Group Pretest Posttest design. The population of this study was 24 pregnant women in the second and third trimesters, with a sample size of 15 people. The sampling technique uses purposive sampling. The research instrument uses a Numeric Branch Scale (NRS) observation sheet. The average research result before being given prenatal yoga was 4.27, while the average after doing prenatal yoga was 2.20. Based on statistical analysis, it was found that the p-value was 0.002 <0.05. This shows that 0.003 is smaller than 0.05, namely Ha is accepted. There is a difference before and after prenatal yoga on back pain for pregnant women in the second and third trimesters in Bajangan Village, Bringin District, Semarang Regency. It is hoped that pregnant women will apply prenatal yoga classes to reduce back pain   ABSTRAK Nyeri punggung pada ibu hamil trimester II dan III merupakan keluhan umum yang sering terjadi pada ibu hamil. Beberapa perubahan fisik yang terjadi sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil di trimester II dan III seperti sering buang air kecil, pusing, nyeri punggung. Faktor yang bisa memengaruhi terjadinya nyeri punggung selama kehamilan salah satunya yaitu perubahan pada postur tubuh, dan berat badan yang semakin bertambah. Nyeri punggung dapat diatasi dengan metode nonfarmakologi yaitu prenatal yoga. Studi pendahuluan pada 24 ibu hamil di Desa Bajangan Kecamatan Bringin 6 (42,86%) ibu hamil mengalami nyeri punggung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil di Desa Bajangan Kecamatan Bringin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi dari penelitian ini adalah 24 ibu hamil trimester II dan III, dengan jumlah sampel 15 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instument penelitian menggunakan lembar observasi skala Numeric Ranting Scale (NRS). Hasil penelitian rata-rata sebelum diberikan prenatal yoga 4,27, sedangkan rata-rata setelah dilakukan prenatal yoga 2,2. Berdasarkan dari analisis statistik didapakan nilai p-value 0,002 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima. Ada perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan prenatal yoga terhadap nyeri punggung ibu hamil di Desa Bajangan Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Diharapkan ibu hamil mau melakukan prenatal yoga, sebagai salah satu cara mengurangi nyeri punggung.
Pengetahuan Orang Tua Tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) terhadap Balita di Desa Gogik: Parental Knowledge About Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in Toddlers in Gogik Village Qonitatun, Anisa; Putri, Risma Aliviani
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.489

Abstract

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) is an abnormal behavioral disorder that can occur in children characterized by excessive activity or what we usually call hyperactivity. Apart from excessive activity, children with ADHD will tend to have low concentration. To find out the description of parents' knowledge about Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) among toddlers in Gogik Village. This research uses quantitative descriptive methods. The population and sample in this study were parents of toddlers aged 1-5 years at posyandu roses in Gogik Village, West Ungaran District, totaling 41 respondents. The data collection tool in this research used a questionnaire. Univariate analysis showed that the level of knowledge of parents at posyandu rose 1 in Gogik Village had insufficient knowledge, namely 41 (19%) respondents. Most of the knowledge of parents of toddlers is in the poor knowledge category, namely 19 people (46.3%). It is hoped that parents will increase information about Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) through health people, social media, and via the internet. So you can find out if your child has ADHD and can do further treatment.   ABSTRAK Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perilaku tidak ormal yang bisa terjadi pada anak ditandai dengan aktivitas yang berlebih atau biasa kita sebut hiperaktif, selain aktivitas yang berlebih anak dengan ADHD akan cenderung memiliki konsentrasi yang rendah. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) terhadap balita di Desa Gogik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah orang tua balita umur 1-5 tahun di posyandu mawar Desa Gogik Kecamatan Ungaran Barat sebanyak 41 responden. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa univariat menunjukkan tingkat pengetahuan orang tua di posyandu mawar 1 di Desa Gogik memiliki pengetahuan yang kurang yaitu 41 (19%) responden. Sebagian besar pengetahuan orang tua balita dalam kategori pengetahuan kurang yaitu sebanyak 19 orang (46,3%). Diharapkan orang tua untuk lebih meningkatkan informasi tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) melalui orang kesehatan, media sosial, dan bisa melalui internet. Sehingga dapat mengetahui anaknya bila mengalami ADHD dan dapat dilakukan penanganan lebih lanjut.
Lingkar Pinggang Berkorelasi dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia dengan DM: Waist Circumference Correlates with Random Blood Sugar Levels in Elderly with DM Tanty Anggi Wulandari; Suwanti
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.491

Abstract

Indonesia is one of the top 10 countries with the highest number of DM sufferers. It is predicted to rise to fifth place in 2025 ( number of sufferers of 12.4 million people). One of the factors that influences the occurrence of DM is nutritional status, both obesity and central obesity. Central obesity can be seen from measuring the waist circumference ratio. Achieving good nutritional status is always associated with blood glucose levels. This study aims to determine and analyze the relationship between waist circumference and blood sugar levels in the elderly. The research design used is quantitative research with a cross-sectional survey approach. The population is all elderly people suffering from DM at the Pandu Senjaya Community Health Center in March-April 2024, totaling 58 people. The sample was 58 respondents with a total enumerative sampling technique. The results were 27 elderly people had a waist circumference in the normal category and 31 elderly people had an abnormal waist circumference. Most of the elderly had poor GDS, 38 elderly (65.5%). There is a relationship between waist circumference and blood sugar levels in the elderly at the Pandu Senjaya Community Health Center(p value 0.033)(α=0.05)). It is recommended that the elderly maintain their diet, increase physical activity and manage stress  to avoid obesity which results in DM.   ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar negara dengan jumlah penderita DM terbanyak. Diprediksikan akan menjadi peringkat ke-5 pada tahun 2025 (jumlah penderita 12,4 juta jiwa). Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya DM adalah status gizi baik obesitas maupun obesitas sentral. Obesitas sentral dapat dilihat dari pengukuran rasio lingkar pinggang. Pencapaian status gizi yang baik berkaitan dengan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yaitu seluruh lansia penderita DM di Puskesmas Pandu Senjaya bulan Maret-april 2024 sejumlah 58 orang. Sampel sebanyak 58 responden dengan teknik total enumerative sampling. Hasil dari penelitian yaitu lansia dengan lingkar pinggang kategori normal sejumlah 27 lansia dan tidak normal 31 lansia. Sebagian besar lansia  memiliki GDS (Gula Darah Sewaktu) buruk sebanyak 38 lansia (65.5%). Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Puskesmas Pandu Senjaya (p value  0.033) (α=0.05). Disarankan kepada lansia agar menjaga pola makan, meningkatkan aktifitas fisik, dan mengelola stres sehingga terhindar dari obesitas yang berakibat terkena penyakit DM.

Filter by Year

2019 2026