cover
Contact Name
Oriza Candra
Contact Email
jtein@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281364999013
Journal Mail Official
jtein@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr. Hamka Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27230589     DOI : https://doi.org/10.24036/jtein.v1i1.8
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Fokus pada bidang yang terkait dengan Teknik Elektro.
Articles 329 Documents
Rancang Bangun Monitoring Kadar Udara Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Whatsapp Alferinanda, Yuda; Elfizon, Elfizon
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.570

Abstract

Udara bersih atau udara segar menjadi hal yang diinginkan dalam beraktifitas, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Namun, seiring berkembangnya zaman pencemaran udara semakin meningkat. Oleh sebab itu dibuatlah sebuah alat yang bertujuan untuk memonitoring kadar udara. Alat ini digunakan untuk mengetahui kadar Nitrogen Dioksida(NO2), Sulfur Dioksida (SO2) dan Karbon Monoksida (CO). Alat ini menggunakan mikrokontroler Wemos ESP32 Uno sebagai pusat kontrol kerja alat dan modul wifi sebagai kontroler jaringan. Input dari alat ini yaitu sensor MQ135 berfungsi mendeteksi kadar NO2 dan SO2, sensor MQ9 untuk mendeteksi kadar CO. Output alat ini adalah LCD dan WhatsApp berfungsi untuk menampilkan status udara, kadar NO2, SO2 serta CO, menggunakan LED sebagai indikator dan Buzzer sebagai alarm. Berdasarkan hasil pengujian dan analisa menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik merespon setiap perbedaan data sensor yang terdeteksi dan menampilkan status udara, kadar gas pada LCD dan Whatsapp. Hasil tampilan jika dibawah 500 ppm maka kondisi udara baik, jika nilai di antara 500 – 1000 ppm maka kondisi udara tidak baik dan jika berada di atas 1000 ppm maka kondisi udara buruk.
Pengembangan Prototipe PLTPH Untuk Efisiensi Energi Penerangan Jalan Di Desa Ngisong Kota Batu Aripriharta, Aripriharta; Fazi, Muhammad Yusril; Bagaskoro, Muhammad Cahyo; Nikmah, Revalina Nazilatun
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 2 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i2.571

Abstract

Saat ini keperluan energi listrik semakin bagus dan meningkat baik untuk keperluan pabrik maupun domestik, akan tetapi selama ini energi listrik terutama dihasilkan dari sumber daya yang tidak terbarukan (batubara), yang akan semakin menipis seiring dengan peningkatan penggunaannya. Antara lain solusi untuk kasus ini adalah dengan menggunakan sumber daya terbarukan seperti air, udara, angin dan panel surya. Energi terbarukan merupakan energi alam yang dapat digunakan secara bebas dan langsung. Selain itu, energi terbarukan tersedia tanpa batas waktu dan dapat digunakan secara terus menerus. Salah satunya adalah penggunaan aliran pegas, yang berpotensi dapat diubah menjadi energi listrik. Fakta menunjukkan potensi besar untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di semua wilayah untuk menghasilkan listrik dengan proses teknologi PLTPH. Dengan ini, PLTPH diharapkan menjadi salah satu pembangkit yang dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Nghi Son, Punten. PLTPH merupakan teknologi yang memanfaatkan ketinggian air terjun untuk mengubah saluran irigasi, sungai, air terjun, dan saluran drainase lainnya di sekitar kita menjadi energi listrik. Jadi, ia terdiri dari 3 bagian utama: air sebagai sumber listrik, turbin dan akhirnya generator. Kemudian hasil dari putaran turbin akan dirubah menjadi energi listrik oleh generator.
Rancang Bangun Pintu Air Otomatis Berbasis Arduino dan Monitoring Menggunakan Android Fathana, M.Riski Arif; Mukhaiyar, Riki
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.572

Abstract

Bendungan merupakan suatu tempat yang dibuat untuk tujuan menampung air dengan volume yang besar dan di kontrol oleh manusia, karena itu bendungan saat ini memiliki fungsi yang sangat baik di daerah yang aliran air sungai nya besar dan curah hujann yang cukup tinggi, disamping itu bendungan juga bermanfaat dalam mengontrol aliran air di persawahaan yang ada di perdesaan. Saat ini sering terjadi human error pada petugas yang mengontrol kapan pintu air bendungan di buka dan juga saat pengontrolan ketinggian air. Penelitian pada skripsi ini berisikan tentang rancangan pintu air otomatis berbasis arduino dan monitoring menggunakan android. Prototype ini akan di rancang dengan bentuk yang menyerupai seperti bendungan. Fitur yang tedapat dalam prototype tersebut antara lain arduino sebagai kontroler dan blyink sebagai pengntrol ketinggian air dan membuka pintu air pada prototype dari jarak jauh melalui android. Bersdasarkan hal tersebut, dibuatlah rancangan prototype pintu air otomatis berbasis arduino dengan sensor ultrasonik yang mengukur ketinggian air dan motor Dc sebagai penggerak pembuka pintu air secara otomatis melalui android. Sehingga ketika diterapkan dapat mengurangi kelalaian dan human eror dari petugas penjaga bendungan kedepannya.
Borax Detection Tool in Foodstuffs Using Color Recognition Detection Method on HuskyLens Camera Asyani, Emil Hani; Candra, Oriza; Mirshad, Emilham; Yolarita, Elsa
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.574

Abstract

The use of Borax as a food additive has adverse effects on public health. In an effort to prevent contaminated foodstuffs from becoming public consumption and to detect this contamination quickly and effectively, this research proposes the design of an Internet of Things (IoT)-based borax detection tool using color recognition technology from the HuskyLens Camera. This tool is designed to detect the presence of borax in food with high accuracy and in a short time. This research uses the HuskyLens Camera as a sensor that is sensitive to the target contaminant, and the data obtained from this sensor is transmitted through the IoT network to the MIT App Inventor platform. Optimized detection methods and data processing algorithms are used to accurately interpret the sensor results, providing authorities with immediate information on the safety status of the tested foodstuffs. Experimental test results show that the proposed detection tool has good performance in detecting borax in various types of foodstuffs. It provides an efficient and reliable solution to the challenge of food contamination. With the integration of IoT technology, the detector is able to provide real-time information to authorities, potentially raising awareness about overall food safety. Thus, the design of this IoT-based borax detector has great potential to overcome the problem of food contamination and make a significant contribution to maintaining public health.
Design And Construction Of An Automatic Sluice Control System On Dams Husni, Muhamad; Candra, Oriza
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.578

Abstract

Pada bendungan-bendungan yang sudah ada, digunakan pintu air untuk mengatur banyaknya air dalam bendugan itu. Pintu air dikendalikan oleh manusia yang bertugas menjaga supaya air dalam bendungan tetap stabil. Dalam hal ini tidak melebihi batas yang sudah ada. Oleh karena itu, petugas penjaga pintu air harus siap siaga setiap saat. Alat ini berguna sebagai pengganti tenaga manusia. Dengan pernyataan semakin berkembangnya teknologi yang canggih, dengan mengkombinasikan antara aurduiono nano dengan motor dc sebagai pengangkat pintu air. Pengendali pintu air ini bekerja secara otomatis. Sensor ultrasonik ping mendeteksi ketinggian air dan diolah oleh aurduiono nano lalu data berupa ketinggian air yang dideteksi akan ditampilkan pada layar LCD. Sedangkan buzzer sebagai tanda apabila air melebihi ketinggian 5 cm dan buzzer akan berbunyi.. Untuk dapat membuka dan menutup pintu air digunakan motor DC. Setelah dilakukan pengujian alat maka diperoleh hasil bahwa alat dapat bekerja dengan baik sesuai dengan perancangannya dan mengendalikan pintu air secara otomatis sesuai dengan data ketinggian air yang telah diinputkan pada program yaitu <= 2 cm dengan keadaan AMAN, 3-5 cm dengan keadaan NORMAL dan >5 cm dengan keadaan WASPADA. Pada saat keadaan WASPADA buzzer akan aktif maka pintu air akan terbuka secara otomatis dan akan tertutup jika ketinggian air <= 2cm dengan keadaan AMAN.
Pemodelan Sistem Monitoring dan Kontrol Kadar Gas Amonia pada Kandang Ayam sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Kualitas Wakidah, Riska Nur; Haq, Siti Zaenab Nurul; Andrianto, Yeremia Agus; Damayanti, Annisa Maulidia
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.579

Abstract

The success of a broiler chicken business is determined by the harvest results obtained. A good cage and chicken care system can maximize the harvest that will be obtained. The ideal chicken coop is one that has air quality, temperature and humidity that comply with the provisions. Detecting levels of ammonia gas and other gases that are harmful to chickens can be done using an air quality detector. However, what is becoming an obstacle for breeders is that the price of the detector equipment is quite expensive. So a more economical and efficient ammonia gas detection system is needed. In this research, a system for detecting temperature, humidity and ammonia gas levels was created which can be monitored remotely. This research starts from analysis, design, implementation and continues with evaluation. From the research results it was found that the control system can work well, if the ammonia gas level is high then the blower will be ON, and if the ammonia gas has reached the ideal value then the blower will be Off. And when the cage temperature is lower than specified, the incandescent lamp will be on, and vice versa. Apart from that, measured parameters can be displayed on the IoT (Internet of Things) system so that it can increase the efficiency of farmer performance.
The Optimal Capacitors Allocation and Sizing in Radial Distribution System for Power Losses Reduces Astrid, Erita; Solihin, Muhammad Dani; Siregar, Rosma; Waluyo, Bakti Dwi
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.580

Abstract

The use of capacitors in electrical systems is widely known for their function to improve power factor and voltage profile while minimizing power losses. It results from the reactive power correction provided by capacitors within the system. It is believed that proper placement and size of capacitors can enhance the electricity quality in power systems. Therefore, numerous methods have been developed regarding the allocation and sizing of capacitors. In this research, a meta-heuristic method, Particle Swarm Optimization (PSO) is applied to find the optimal allocation and sizing of capacitors in order to reduce losses. The method has also been improved by modifying the value of inertia weight to optimize the algorithm's performance in finding the solution. The method is tested on an IEEE 34 bus radial distribution system to observe its performance and effectiveness in identifying the solution. The power loss in the distribution system plays the most important role in the economic operation of the power system. It will be used as a fitness function for each particle in the algorithm. The obtained test results include the size of the capacitor and the optimal placement of the capacitor installation.
Implementation of Internet of Things (IoT) In Heart Rate Measurement Tool Zhafira, Mutia; Sardi, Juli
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.581

Abstract

The heart is one of the vital organs that plays an important role. Checking the condition of the heart is done by measuring the heart rate to find out whether it is beating normally or not as a first step to prevent heart disease. Therefore, this research aims to create an IoT-based heart rate monitor that is easy to use at any time. This research consists of making hardware which includes ESP32-C3, MAX30102 heart rate sensor, Beitian Bn-220 gps, 96''oled display and buzzer and software which includes Arduino IDE as system coding and Thinger.io platform as a medium for receiving and storing sensor data to facilitate a monitoring process. After testing, it was found that the average error of the MAX30102 heart rate sensor was 1.02%, and the difference between the distance of the coordinate points obtained by the Beitian gps with google maps was 3.79 metres indoors and 3.17 metres outdoors. Heart rate data and location points can also be stored in real time on Thinger.io and alerts can be received within 2 to 5 seconds. The results show that the system is working in line with the desired objectives.
Water PH Monitoring and Control System in Aquariums Based on Internet of Things Adry, Rifaldi; Candra, Oriza
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.582

Abstract

Indonesia is one of the countries that has the richest biodiversity in the world such as the diversity of fish species, so many people use them to keep at home as ornamental fish. However, keeping fish with various activities outside the house can result in uncontrolled fish feeding, when excessive feed is given it can affect the environment of the aquarium where the fish are kept, namely the pH value of the water. Based on this, a tool was created that can monitor the pH of aquarium water which is equipped with a control system. Taking advantage of technological advances in this era, monitoring can be done on smartphones via the WhatsApp application. The microcontroller used ESP 32, is equipped with a Wifi module for internet access, so that it can store cloud-based water pH value reading data on the twilio web. Control will be carried out with the aim of maintaining the pH value of the water in the aquarium, namely if the reading results of the pH value are not at a value of 6-8. When the pH value is too low, a liquid that can increase the pH value will be pumped into the aquarium. The same thing will be done when the pH value is high, liquid to lower the pH value will be pumped into the aquarium.
Pendeteksian warna dengan image processing menggunakan model warna HSB Arifin, Tri Nur; Pratiwi, Ganjar Febriyani; Ilman, Syaeful
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 1 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i1.584

Abstract

Pada pengolahan citra terdapat banyak model-model warna yang dapat digunakan untuk melakukan pendeteksian warna, salah satunya yaitu model warna HSB. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai-nilai setiap variabel HSB dari objek-objek warna yang dideteksi menggunakan kamera, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan yang memiliki pencahayaan yang berbeda. Metode yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu melakukan literasi tentang pengolahan citra (image processing) dan model warna HSB. Lalu ketika literasi sudah cukup, maka dilakukan perancangan perangkat lunak (software) agar citra dapat di olah. Lalu ketika perancangan perangkat lunak telah selesai, maka dilakukan penerapan pada kamera dan ujicoba. Hasil ujicoba di luar ruangan dan di dalam ruangan memiliki selisih nilai, yaitu pada nilai H (Hue) objek warna merah selisihnya 2,05 (0,8%), objek warna biru selisihnya 0,77 (0,3%) dan warna ungu selisihnya 3,67 (1,4%). Pada nilai S (Saturation) objek warna merah selisihnya 47 (18,43%), objek warna objek biru selisihnya 32,15 (12,61%) dan warna ungu selisihnya 2,33 (0,91%). Pada nilai B (Brightness) objek warna biru selisihnya 34 (13,33%) dan objek warna ungu selisihnya 36 (14,12%), namun objek warna merah tidak ada selisih nilai. Dapat disimpulkan bahwa model warna HSB waluapun pencahayaannya berbeda tetap dapat mendeteksi katagori warna yang sama dengan selisih nilai H (Hue) kurang dari 1,5%, namun pencahayaan berpengaruh pada ketajaman dan kecerahan objek warna dengan selisih nilai S (Saturation) dan nilai B (Brightness) kurang dari 20%.