cover
Contact Name
Sukemi
Contact Email
kekem.basri@gmail.com
Phone
+6282199660776
Journal Mail Official
bivalencsj@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
H Building, Bachelor Degree Program of Chemical Education, Teacher Training and Education Faculty, Mulawarman University Muara Pahu Road, Gunung Kelua Campus, Samarinda City, East Kalimantan - Indonesia 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bivalen: Chemical Studies Journal
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26158418     EISSN : 26158426     DOI : https://doi.org/10.30872/bcsj
Core Subject : Science, Education,
Bivalen: Chemical Studies Journal (e-issn: 2615-8426; p-issn: 25\615-8418), disingkat Biv. Chem. Stud. J., dipublikasikan oleh Program Studi S-1 Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, Indonesia. Frekuensi publikasi terdiri 2 isu (nomor) per tahun (Maret dan September) dan menerima artikel (dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia) hasil penelitian dan review atau short communication pada bidang pendidikan kimia, kimia, dan bidang lain yang mengkaji secara dalam isu-isu terkait pendidikan kimia dan kimia. Jurnal ini free submission charge (bebas biaya submit), Rp. 300,000 (US$ 30,00) untuk biaya publikasi (setiap artikel yang diterbitkan) dan waiver policy for charges dimungkinkan bagi penulis yang memiliki keterbatasan pendanaan khususnya dari penulis yang berasal dari negara berkembang.
Articles 66 Documents
Perbandingan analisis proksimat gelatin, bilangan iodium, dan bilangan penyabunan antara lidah babi dan lidah sapi sebagai acuan produk halal Muflihah, Muflihah; Rismawati, Rismawati; Mulyana, Yuni; Geordy, Kevin; Senobaan, Yeny; Devi, Sri; Wati, Fatholi Ambar
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar proksimat gelatin, bilangan iodin, dan bilangan penyabunan yang terkandung pada lemak babi dan lemak sapi sebagai acuan produk halal. Penelitian ini akan menggunakan lidah babi dan lidah sapi murni untuk mengetahui sifat-sifat kimianya yaitu analisis proksimat gelatin yang mencakup penentuan kadar abu, kadar air dan protein. Sifat lain yang dibandingkan adalah besarnya bilangan iodium dan bilangan penyabunan sebagai penentu kualitas lemak tersebut. Lidah sapi dan lidah babi terlebih dahulu di extrak lalu dirubah menjadi gelatin. Selanjutnya dilakukan parameter-parameter di atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin dari lidah sapi pada semua penentuan lebih tinggi dari gelatin lidah babi. Hal ini menandakan bahwa konsumsi lidah sapi mempunyai banyak kandungan proksimat dibandingkan lidah babi. Begitu pula kualitas gelatin lidah sapi juga cukup tinggi dibandingkan gelatin lidah babi.
Persepsi siswa SMA tentang pembelajaran kimia menggunakan Google classroom Sukemi, Sukemi; Rindoi, Muhammad; Kusumawardani, Ratna; Watulingas, Maasje C.
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang pembelajaran kimia secara daring menggunakan Google classroom. Populasi dalam penelitian ini adalah 216 siswa kelas X IPA SMA N 2 Samarinda tahun ajaran 2020/2021. Sampel penelitian adalah 68 siswayang terdiri atas 20 laki-laki dan 48 perempuan yang dipilih secara acak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Persepsi siswa yang diukur adalah kemudahan akses, manfaat, komunikasi dan interaksi, pengiriman instuksi, dan kepuasan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif tentang pembelajaran kimia secara daring menggunakan Google classroom. Penelitian ini mengindikasikan bahwa Google classroom merupakan solusi bagi guru, khususnya guru kimia, dalam melaksanakan pembelajaran daring.
Pemanfaatan tulang bebek sebagai adsorben metilen biru pada limbah industri tekstil Widiyowati, Iis Intan; Arif, Ainun Rezkiva; Habibah, Sitti; Andriani, Ega; Sari, Lovya Riska; Izzati, Zakiyah Ayu Noor
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil saat ini, menimbulkan masalah baru yaitu limbah. Salah satunya di Kalimantan Timur, merupakan penghasil tesktil dibidang tenun sarung Samarinda. Dalam pewarnaan tenun, menggunakan pewarna alami dan sintesis. Penggunaan pewarna sintesis dapat menghasilkan limbah yang sangat berbahaya jika di buang langsung ke lingkungan, terutama sungai. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi limbah cair zat warna adalah dengan menggunakan adsorben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui massa optimum, waktu kontak optimum, dan pH optimum terhadap adsorbsi metilen biru dengan menggunakan adsorben teraktivasi dari tulang bebek serta penentuan model kinetika adsorbsi dan isoterm adsorbsi. Teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massa optimum adsorben yang diperoleh pada 0,75 gram yang diaktivasi selama 6 jam dengan suhu 600℃, waktu kontak optimum diperoleh pada 40 menit, dan derajat keasaman (pH) optimum berada pada pH 5, serta model kinetika adsorbsi yang diperoleh ialah pada model pseudo orde 2 dan model isoterm adsorpsi Freundlich.
Karakterisasi simplisia kulit batang selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack.) Handayani, Fitri; Apriliana, Anita; Arlanda, Desi
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v5i2.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spesifik dan non spesifik simplisia kulit batang selutui puka. Penelitian merupakan penelitian eksperimental yang dimulai dari determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, karakterisasi spesifik yang meliputi pengujian makroskopik dan mikroskopik, penentuan kadar ekstrak larut etanol dan air, dan skrining fitokimia, karakterisasi non spesifik meliputi penentuan kadar air, kadar abu, dan kadar abu tidak larut asam. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa simplisia memiliki permukaan luar kasar dan bercak putih, permukaan dalam halus, memiliki tekstur keras dan rapuh, berwarna coklat muda, beraroma khas dan berasa pahit, memiliki fragmen pengenal seperti sel gabus tangesial, serabut, sel batu, hablur kalsium oksalat dan butir pati, memiliki kadar ekstrak larut air dan etanol secara berurutan adalah 7% (b/b) dan 4% (b/b), dan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Kadar air, abu, dan abu tidak larut asam dari simplisia berturut-turut adalah 8% (b/b), 5,08% (b/b) dan 0,68% (b/b). Dapat disimpulkan bahwa kulit batang selutui puka memiliki karakteristik spesifik dan non spesifik yang berpotensi sebagai obat tradisional dan acuan penelitian selanjutnya mengenai aktivitas senyawa bioaktif.
Kandungan total senyawa fenol, total senyawa flavonoid dan aktivitas antioksidan ektsrak etanol kulit batang sekilang (Embelia borneensis Scheff.) Sundu, Reksi; Supriningrum, Risa; Fatimah, Nurul
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v5i2.1388

Abstract

Kulit batang sekilang (Embelia borneensis Scheff.) secara empiris oleh suku Dayak Kenyah digunakan untuk penangkapan ikan di sungai dan mengusir lintah. Flavonoid merupakan kelompok terbesar dari senyawa fenolik yang memiliki sifat sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan total senyawa fenol, total senyawa flavonoid dan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol kulit batang sekilang. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi, penetapan kadar fenol dengan metode Folin-Ciocalteu, penetapan kadar flavonoid dengan metode AlCl3 dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2 -diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol kulit batang sekilang mengandung total senyawa fenol sebesar 42,605 mg GAE/g ekstrak dan total senyawa flavonoid sebesar 6,165 mg QE/g ekstrak. Ekstrak etanol kulit batang sekilang memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 141,27 ppm dengan kategori aktivitas sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa kulit batang sekilang memiliki potensi sebagai agen antioksidan alami.
Kondisi optimum pewarnaan serat daun doyo menggunakan pewarna alami dari ekstrak kulit akar Rhizopora stylosa Sukemi, Sukemi; Adha, Syahida; Suprianto, Edy; Fadjri, Luthfi Talitha Fairuzy; Ishmah, Rismananda; Gunawan, Rony; Kusumattaqiin, Fataa
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v5i2.1796

Abstract

Kain tenun (ulap) doyo merupakan produk tekstil suku Dayak Benuaq, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kain ini dibuat dari serat daun doyo yang memiliki warna dasar putih-krem dan pewarna alami digunakan untuk mewarnainya. Bakau mengandung tanin yang dapat dijadikan pewarna alami. Pada proses pewarnaan benang atau serat dari daun doyo terjadi proses penyerapan warna oleh serat. Penelitian ini dirancang untuk menentukan kondisi optimum pewarnaan serat daun doyo menggunakan ekstrak kulit akar bakau (EKAB) spesies Rhizopora stylosa. Pembuatan zat warna dilakukan dengan perebusan kulit akar bakau kering menggunakan aquades. Pewarnaan serat doyo menggunakan teknik pencelupan. Uji beda warna (DI) serat yang diwarnai dianalisis menggunakan applikasi ImageJ. Hasil penelitian menunjukan pewarna alami dari EKAB berwarna cokelat tua. Kondisi optimum pewarnaan serat daun doyo menggunakan pewarna alami EKAB adalah: pH larutan pewarna 3, suhu pewarnaan 92°C, waktu pencelupan/pewarnaan 130 menit, material to liquor ratio (MLR) 1:100 (b/v), dan konsentrasi larutan pewarna pada tiga kali pemekatan. Hasil pewarnaan serat daun doyo menggunakan ekstrak kulit akar bakau adalah cokelat. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit akar bakau dapat diaplikasikan sebagai sumber zat warna pada pewarnaan serat daun doyo.
Karakteristik trayek pH indikator alami dan aplikasinya pada titrasi asam dan basa Agustina, Reny; Rahma, Sitti; Arni, Arni; Sandhira, Aura Chrismania; Sukemi, Sukemi
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indikator asam basa merupakan senyawa kompleks yang mampu bereaksi dengan asam atau basa yang disertai dengan perubahan warna. Indikator asam basa memiliki trayek pH yang ditunjukkan oleh perubahan warnanya pada kondisi asam dan basa. Penggunaan indikator asam basa sintesis membutuhkan biaya dan dapat mencemari lingkungan sehingga dibutuhkan suatu indikator pengganti yang lebih murah dan ramah lingkungan. Indikator sintesis dapat diganti dengan indikator alami yang dapat dibuat dengan mengekstrak bagian dari tanaman, seperti batang, daun, bunga dan buah. Beberapa jenis dan bagian tanaman seperti buah karamunting, bunga dadap merah, bunga kembang merak, bunga kembang sepatu, bunga rosella, bunga telang, bunga waru, daun adam hawa, kayu secang, ketan hitam, kubis ungu, kulit buah naga, pucuk daun pucuk merah, dan ubi jalar ungu berpotensi sebagai indikator asam basa. Hal ini dapat dilihat dari trayek pHnya, perubahan warnanya, dan aplikasinya pada titrasi asam basa. Indikator asam-basa alami dapat dijadikan laternatif sebagai pengganti indikator asam basa sisntesis.
Pemanfaatan kulit buah dan kulit ubi sebagai indikator asam-basa alternatif alami dengan variasi suhu pengeringan Nathalia, Nyda; Sundu, Reksi; Supriningrum, Risa
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v6i1.2009

Abstract

Indikator asam basa alami dapat dibuat dengan mengesktrak bagian dari tanaman, seperti batang, daun, bunga, buah dan kulit buah atau kulit ubi. Antosianin merupakan pigmen warna yang terdapat pada berbagai jenis tumbuhan. Kadar antosianin akan menurun pada suhu 100oC karena terjadi degradasi pada antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan pada kulit buah dan kulit ubi terhadap pembuatan indikator asam-basa dan mengetahui potensi ekstrak kulit buah dan kulit ubi untuk dijadikan indikator asam-basa. Tahapan penelitian ini dimulai dengan persiapan sampel, mengeringkan sampel dengan variasi suhu 30, 40, 50, 60 dan 70°C selama 10 jam, pembuatan ekstrak dan pengujian indikator asam-basa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi suhu pengeringan berpengaruh terhadap hasil kertas indikator asam-basa alami. Kulit buah naga, kulit buah manggis dan kulit ubi ungu memiliki potensi untuk dijadikan indikator asam-basa alternatif dan ekstrak dari kulit ubi ungu yang dikeringkan dengan suhu 60 dan 70°C memiliki potensi yang paling besar untuk dijadikan kertas indikator asam-basa alternatif karena dapat memberikan hasil perbedaan warna ketika diujikan dengan larutan asam kuat, basa kuat, asam lemah dan basa lemah
Karakteristik pengembangan e-book interaktif berbasis science, environment, technology, and society (SETS) Munawwarah
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v6i1.2086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar berupa e-book interaktif berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) pada Termokimia yang dikembangkan untuk siswa SMA. Tahapan pengembangan dimulai dari tahapan seleksi, karakterisasi, penataan, dan reduksi didaktis sehingga sesuai dengan kebutuhan siswa. Storyboard disusun sebagai acuan untuk mengembangkan e-book interaktif. Beberapa aspek interaktif dari bahan ajar ini antara lain video terkait materi, soal latihan pada setiap indikator, dan soal uji kompetensi diakhir pembelajaran dilengkapi dengan kunci jawaban dan skor yang diperoleh siswa. E-book interaktif ini mencakup aspek Science, Environment, Technology, and Society sebagai pendekatan yang menyajikan kasus-kasus kontekstual dalam mata kuliah Termokimia. E-book interaktif ini valid setelah melalui dua jenis validasi yaitu validasi isi dan validasi media. Ada dua validator di setiap jenis validasi. Angket validasi merupakan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Angket validasi isi terdiri dari aspek ketepatan subjek, kebaharuan, dan komunikasi. Kuesioner validasi media terdiri dari desain media dan navigasi/pengoperasian
The The effect of the usage of inquiry training model on colloid material outcomes Nazihah, Diyani Septihadi; Watulingas, Maasje C.; Nurhadi, Mukhamad
Bivalen: Chemical Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Bachelor Degree Program of Chemical Education - Mulawarman University | Program Studi S-1 Pendidikan Kimia - Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bcsj.v6i1.2132

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi koloid. Jenis Penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain posttest only control group design. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPA 2 yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Kepada kelas XI IPA 1 diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training dan kelas XI IPA 2 diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran direct learning. Hasil belajar siswa diperoleh melalui tes yang diberikan pada posttest di setiap akhir pertemuan. Ada atau tidaknya pengaruh diuji menggunakan uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inquiry training memperoleh hasil 79,99. Hal ini berbeda signifikan dengan rata-rata hasil model pembelajaran direct learning yang memperoleh hasil 65,33. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh dari penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi koloid.