cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Ode Yahyu Herliany Yusuf; Nadia Utami; Endang Lestari; Nurwia Sandy; Irlika Taunar; Karni Karni; Darwat Sutiana; Rohani Rohani; Wa Aya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.078 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3580

Abstract

AbstrakSebagian orang tua banyak yang menganggap perkembangan pada Anak Usia Dini tidak penting, mereka lebih mementingkan untuk mencari nafkah demi menghidupkan anak-anaknya, sehingga tidak memperhatikan perkembangan yang terjadi pada Anak Usia Dini. Maka dari itu, kami tertarik untuk sosialisasi di Desa Morikana, untuk memberikan pemahaman kepada orang tua tentang betapa pentingnya perkembangan pada Anak Usia Sini, agar orang tua mengetahui dan mampu untuk membantu dan mengontrol perkembangan yang telah di capai oleh Anak Usia Dini. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang “Sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Usia dini” ini dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat secara langsung, pada saat melakukan kegiatan ini ada tiga tahapan yang telah dilaksanakan antara lain Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Evaluasi. Terbentuknya orang tua bijak dan mampu berperan dalam perkembangan anak usia dini, Terbentuknya kesadaran orang tua tentang perilaku kesehatan yang harus di berikan pada anak usia dini dan dengan adanya peran orangtua terhadap perkembangan anak usia dini, anak akan lebih mudah untuk bisa memahami nilai-nilai dari aspek perkembangan. Terselenggaranya Pengabdian Kepada Mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terutama orang tua bahwa peran orangtua terhadap perkembangan anak usia dini itu sangat penting di dalam keluarga, Agar perkembangan anak usia dini sedini mungkin kita harus menanamkan nilai-nilai yang ada dalam perkembangan enam aspek tersebut, sehingga ini dapat diterapkan dilingkungan sosial atau lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Anak, Orangtua, Perkembangan AbstractSome parents think that development in Early Childhood is not important, they are more concerned with earning a living to revive their children, so they do not pay attention to the developments that occur in Early Childhood. Therefore, we are interested in socializing in Morikana Village, to provide understanding to parents about the importance of development in Early Childhood, so that parents know and are able to assist and control the developments that have been achieved by Early Childhood. Implementation of Community Service Activities on "Socialization of the Role of Parents in Early Childhood Development" is carried out with a direct approach to the community, when carrying out this activity there are three stages that have been carried out including the Preparation Stage, Implementation Stage, and Evaluation Stage. The formation of wise parents who are able to play a role in the development of early childhood, The formation of parental awareness about health behaviors that must be given to early childhood and with the role of parents in early childhood development, children will be easier to understand the values of developmental aspect. The implementation of Student Service as an effort to increase public awareness, especially parents that the role of parents in early childhood development is very important in the family, so that early childhood development as early as possible we must instill the values that exist in the development of these six aspects, can be applied in the social environment or community environment.Keywords: Children, Parents, Development
Pengaruh Budaya Kerja, Beban Kerja dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan RSU Muhammadiyah Ponorogo Lilik Dwi Wulandari; Umi Farida; Sri Hartono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.128 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3583

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terhadap Kinerja Karyawan Rsu Muhammadiyah Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian lapangan yaitu observasi/pengamatan dan angket/kuesioner.Dalam penelitian ini adalah Karyawan tetap Non medis RSU Muhammadiyah Ponorogo sebanyak 98 Karyawan.Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 98 responden.Metode analisis data dengan menggunakan regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Budaya Kerja, Beban kerja dan Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Rsu Muhammadiyah Ponorogo.Kata Kunci: Budaya Kerja, Beban Kerja, Kompetensi, Kinerja Karyawan AbstractThe purpose of this study was to determine the effect on employee performance at Rsu Muhammadiyah Ponorogo. The type of research used in this research is quantitative research with data collection methods used is field research, namely observation and questionnaires. to 98 respondents. The data analysis method used multiple linear regression, coefficient of determination, t test and F test. The results of this study indicate that work culture, workload and competence have a significant effect on employee performance at Rsu Muhammadiyah Ponorogo.Keywords: Work Culture, Workload, Competence, Employee Performance
Sosialisasi Kecerdasan Anak (Multiple Intelegence) di Baubau Rezky Wulandari; Dewi Dewi; Heriana Heriana; Harliani Harliani; Yuti Sarmin; Lisna Wati Sarpan; Erfina Erfina; Naniar Naniar; Nurhayani Nurhayani; Sahidin Sahidin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.343 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3584

Abstract

AbstrakMultiple Intelligences yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai kecerdasan majemuk atau kecerdasan ganda merupakan salah satu teori kecerdasan yang memperoleh banyak pengakuan akhir-akhir ini. Teori ini dicetuskan oleh Howard Gardner, psikolog dari Harvard. Mula-mula Gardner menemukan tujuh jenis kecerdasan tetapi kemudian mengembangkannya menjadi delapan, dan membahas kemungkinan kecerdasan yang ke sembilan. Kecerdasan menurut Gardner diartikan sebagai suatu kemampuan, dengan proses kelengkapannya, yang sanggup menangani kandungan masalah yang spesifik di dunia. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa orang yang memiliki jenis kecerdasan tertentu, kecerdasan musikal misalnya, akan menunjukkan kemampuan tersebut dalam setiap aspek hidupnya. Dikatakan lebih lanjut bahwa setiap orang memiliki delapan jenis kecerdasan dalam tingkat yang berbeda-beda. Kedelapan jenis kecerdasan itu memiliki komponen inti dan ciri-ciri. Kehadiran ciri-ciri pada individu menentukan kadar profil kecerdasannya. Dalam kehidupan nyata, kecerdasan-kecerdasan itu hadir dan muncul bersama-sama atau berurutan dalam suatu atau lebih aktivitas. Dalam kasus khusus, ditengarai adanya individu savant, yakni orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi pada satu jenis kecerdasan, namun rendah dalam kecerdasan yang lain. Dalam dunia pendidikan, teori multiple intelligences mulai diterima karena dianggap lebih melayani semua kecerdasan yang dimiliki anak. Konsep MI menjadikan pendidik lebih arif melihat perbedaan, dan menjadikan anak merasa lebih diterima dan dilayani. Konsep ini “menghapus” mitos anak cerdas dan tidak cerdas, karena menurut konsep ini, semua anak hakikatnya cerdas. Hanya saja konsep cerdas itu perlu diredefinisi dengan landasan baru.Kata Kunci: Kecerdasan Anak, Anak Usia Dini AbstractMultiple Intelligences which in Indonesian translated as compound intelligence or multiple intelligences is one of the theories of intelligence that has gained a lot of recognition recently. This theory was coined by Howard Gardner, a psychologist from Harvard. At first Gardner discovered seven types of intelligence but later developed them into eight, and discussed the possibility of a ninth intelligence. Intelligence according to Gardner is defined as an ability, with its completeness process, that is able to deal with the content of problems specific to the world. Despite this, it does not mean that a person who has a certain type of intelligence, musical intelligence for example, will show such abilities in every aspect of his life. It is further said that everyone has eight types of intelligence in different levels. All eight types of intelligence have core components and traits. The presence of traits in the individual determines the level of his intelligence profile. In real life, those intelligences are present and appear together or sequentially in an activity or more. In special cases, it is suspected that there is a savant individual, that is, a person who has a very high level of intelligence in one type of intelligence, but is low in intelligence in another. In the world of education, the theory of multiple intelligences began to be accepted because it was considered to better serve all the intelligence that the child had. The MI concept makes educators wiser to see differences, and makes children feel more welcome and served. This concept "erases" the myth of intelligent and unintelligent children, because according to this concept, all children are essentially intelligent. It's just that the intelligent concept needs to be redefined with a new foundation.Keywords: Child Intelligence, Early Childhood
Efek Bullying Terhadap Psikologis Anak Usia Dini di Desa Morikana Ode Yahyu Herliany Yusuf; Dino Rizadman Rahia; Nur Susi Saltifa; Harmawati Harmawati; Dahlia Dahlia; Surya Surya; Fina Fina; Salma Rudi; Raina Raina
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.366 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3585

Abstract

AbstrakAnak yaitu manusia muda dalam umur, muda dalam jiwa dan perjalanan hidupnya karena mudah terpengaruh dengan keadaan sekitarnya. Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu mereka mengembangkan diri, dan memecahkan masalah yang dihadapinya, melalui pemahaman dengan faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Berbagai upaya untuk menfasilitasi perkembangan tersebut, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Saat ini banyak faktor internal maupun eksternal yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak salah satunya bullying. Tujuan kegiatan sosialisasi ini di desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah, yaitu bagaimana cara meningkatkan kesadaran orang tua dan guru tentang bahaya bullying terhadap psikologis anak dan mengedukasi masyarakat tentang apa saja jenis bullying dan apa yang harus dilakukan ketika anak mengalami bullying. Metode yang dilakukan melalui tiga tahap ialah tahap persiapan, tahap implementasi atau pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Para orang tua sangat antusias mendengarkan dan memberi pertanyaan dari materi yang disampaikan. Sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi intensitas dari kegiatan bullying di desa Morikana tersebut.Kata Kunci: Sosialisasi, Orang Tua, Bullying, Psikologis Anak AbstractChilidren are humans who are young age, young in spirit and in their journey of life because they are easly influenced by their surroundings. Knowledge of child development can help them develop themselves, and solve the problems they face, trough under standing the factors that influence childrens development. Various efforts to facilitate this development, both in the family, school,and community environment. Currently, there are many internal and external factors that can interfere with the process of child development, one of wich is bullying. The purpose of this socialization activity in Morikana village, Mawangka Tengah District, is how to increase the awareness of parents and teachers abou the psychological dengers of bullying on children and educate public about what types of bullying are and what to do when children experience bullying. The method is carried out thorugh theree stages, preparation phase namely the implementation or implementation stage and the monitoring and evaluation stage. The parents were very enthuasuastic about listening and asking questions from the material presented. So it is hopped that this activity can reduce the intensity of bullying activities the Morikana village.Keywords: Socialization, Parents, Bullying Effect, Child Psychology
Pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian pada Showroom Mobil Manggala Motor Desa Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Adham Rizky Pratama; Edi Santoso; Sri Hartono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.882 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3590

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu data yang dapat dihitung berupa angka-angka. Penelitian dengan metode kuantitatif ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap kinerja konsumen pada Showroom Mobil Manggala Motor Desa Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan hasil pembahasan sesuai dengan data yang dikelola dengan model analisis regresi linear berganda disimpulkan bahwa; Berdasarkan hasil uji t variabel independen Pengaruh Promosi, diperoleh nilai t hitung < t table (5,730 < 1,984 ), maka Ho diterima, artinya tidak terdapat pengaruh. Pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Harga, diperoleh nilai t hitung > t table (10,397 > 1,984 ) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas Pelayanan, diperoleh nilai t hitung > t table (2,297 > 1,984 ) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil uji F variabel dependen Keputusan Pembelian, diperoleh nilai F hitung > F table (151,352 > 2,84) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama/simultan terhadap Keputusan Pembelian.Kata Kunci: Promosi, Harga, Kualitas Pelayanan, Keputusan Pembelian AbstractThis study uses a quantitative approach, namely data that can be calculated in the form of numbers. Research with quantitative methods is intended to determine the effect of Promotion, Price and Service Quality on consumer performance at the Manggala Motor Car Showroom, Janti Village, Slahung District, Ponorogo Regency. Based on the results of the discussion in accordance with the data managed by the multiple linear regression analysis model, it is concluded that; Based on the results of the t-test of the independent variable Effect of Promotion, obtained the value of t count < t table (5.730 < 1.984), then Ho is accepted, meaning that there is no influence of Promotional Influence on Purchase Decisions. Price, the value of t arithmetic > t table (10.397 > 1.984 ) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of price on purchasing decisions. Quality of Service, obtained the value of t arithmetic > t table (2.297 > 1.984 ) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of Service Quality on Purchase Decisions. “Based on the results of the F test of the dependent variable of Purchasing Decision, the calculated F value > F table (151.352 > 2.84) then Ho is rejected, meaning that there is an effect of Promotion, Price and Service Quality together/simultaneously on the Purchase Decision.”Keywords : Promotion, Price, Service Quality, Buying Decision
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pemalsuan Surat Rapid Test Antigen (Studi Putusan No: 1129/Pid.B/2021/PN.TJK) Dinda Salsabilla Januardhi; Lukmanul Hakim; Angga Alfiyan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.643 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3591

Abstract

AbstrakTindakan kejahatan mendefinisikan kejahatan sebagai pelanggaran terhadap hukum pidana. kejaharan dalam kehidupan manusia merupakan indikasi sosial yang akan selalu dialami oleh setiap manusia, masyarajat terlebih lahi negara. maraknya perbuatan melanggar hukum dalam tindak kejahatan sudah menjadi bukti bahwa moralitas dan akhlak masyarakat sudah mulai berkuranh salah satunya dengan objek pemalsuan surat keterangan dokter. surat yang akhir akhir ini marak dipalsukan adalah surat pemalsuan surat rapid test covid 19. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaui faktor dan petanggung jawaban pidana yang dilakukan oleh oknum pemalsuan surat rapid test antigen (studi putusan 1129/Pid.B/2021/PN.Tjk).Kata Kunci: Kejahatan, Surat, Pertanggungjawaban AbstractA criminal act defines a crime as a violation of criminal law. Crime in human life is a social indication that will always be experienced by every human being, the community especially the state. The rise of unlawful acts in crime has become evidence that the morality and morals of the community have begun to decrease, one of which is the object of forging a doctor's certificate. The letter that has recently been widely falsified is the letter for falsification of the COVID-19 rapid test letter. The purpose of this study is to find out the factors and responsibility for the criminal response carried out by the person who falsified the rapid test antigen letter (study of decision 1129/Pid.B/2021/PN.Tjk ).Keywords: Criminal, Letter, Responsibility
Pengaruh Bermain Pop It Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Nadya Oktaviana; Heri Yusuf Muslihin; Risbon Sianturi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.853 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3593

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengungakapkan pengaruh bermain Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara efektif dalam penggunaan permainan Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Studi Kasus (Case Study) dan penelitian ini menggunakan pemdekatan kualitatif yang melibatkan 2 orang guru di kelas B, data yang dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dan dokumen analisis. Lalu data dianalisis dengan cara kualitatif dengan menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil peneltian ini menunjukan upaya dan cara guru memainkan permainan Pop It untuk untuk mengembangkan permainan Pop It.Kata Kunci: Motorik Halus, Pop It AbstractThis study reveals the effect of playing Pop It to develop fine motor aspects. And this study aims to find out how to effectively use the Pop It game to develop fine motor aspects. The research used is case study research and this study uses a qualitative approach involving two teacher in class B. Data collected using interviews and document analysis then the data was analyzed qualitatively using data reduction, data display and withdrawal conclusion. The results of this study show the teacher’s efforts and ways to play the Pop It game to develop the Pop It game.Keywords: Fine Motor, Pop It
Upaya Pengembangan UMKM Berbasis Digital di Provinsi Kalimantan Timur Melalui Kampus UMKM Shopee Devy Indah Paramitha; Annisa Fuji Yanti; Cindiana Mi’raj; Indah Novita Sari; Putri Novianti; Muhammad Rizzami Aliffatarani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.546 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3594

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi di era globalisasi menjadikan digital marketing sebagai alternatif dalam memasarkan produk. Kemajuan teknologi dan basis pengguna internet yang besar membuat banyak pelaku usaha yang beralih dari teknik pemasaran konvensional ke pemasaran digital dengan memanfaatkan e-commerce. Sebagai salah satu platform e-commerce yang memiliki jangkauan pemasaran cukup besar di Indonesia, Shopee menjadi salah satu peluang untuk UMKM dalam memasarkan dan mengembangkan bisnisnya di era digital. Dengan menggunakan konsep transformasi digital tulisan ini mencoba untuk menjelaskan mengenai bagaimana kampus UMKM Shopee berperan sebagai fasilitator dalam upaya pengembangan pelaku usaha berbasis digital di provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran UMKM Shopee sebagai pusat layanan pelatihan dan pendampingan UMKM Lokal menjadi peluang besar bagi pelaku usaha dalam pemasaran serta pengembangan bisnis di era digital khususnya di Provinsi Kalimantan Timur.Kata Kunci: Globalisasi, E-Commerce, Transformasi Digital, Kampus UMKM Shopee AbstractThe development of information technology in the globalization era makes digital marketing being an alternative in marketing. Technological advances and large internet user base have made many business actors decided to switch from conventional marketing techniques to digital marketing by utilizing e-commerce platform. As one of the e-commerce platforms that has a large marketing reach in Indonesia, Shopee is an opportunity for UMKM to develop their business in the digital era. By using the concept of digital marketing, this paper aims to describe how UMKM Shopee campus acts as a facilitator to develop digital-based business actors in the East Kalimantan Province. The presence of UMKM Shopee campus as a training and mentoring service center for local UMKM is a great opportunity for any business actor in marketing and business development in the digital era, especially in East Kalimantan Province. Keywords: Globalization, E-Commerce, Digital Transformation, UMKM Shopee Campus
Analisis Peran Posyandu di Masa Pandemi Covid-19 dalam Pemenuhan Hak Kesehatan Balita Ontran Sumantri Riyanto; Retno Mawarini Sukmariningsih; Anggraeni Endah Kusumaningrum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.051 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3595

Abstract

AbstrakSetiap anak dan balita memiliki hak yang sama dengan orang dewasa, antara lain hak atas kesehatan, rasa aman, tumbuh kembang yang sehat, dan lingkungan yang baik. Selama situasi pandemi Covid-19, fasilitas pelayanan kesehatan membatasi pelayanannya karena mengutamakan penanganan pasien covid-19, sedangkan untuk pelayanan balita yaitu posyandu di masyarakat untuk sementara ditiadakan. Hal ini dikarenakan posyandu perlu melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan penularan covid-19. Selain itu juga posyandu memiliki peranan yang sangat penting di masyarakat dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemberdayaan dan peran aktif masyarakat dalam mengubah perilaku dan lingkungan khususnya untuk pelayanan kesehatan bagi balita. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksplanatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hubungan antara variabel satu dengan variabel lainnya tentang kajian yuridis peran Posyandu di masa pandemi Covid-19 dalam pemenuhan hak kesehatan pada balita. Hasil penelitian ini bahwa Posyandu memiliki peran yang baik di masa pandemi Covid-19 dalam pemenuhan hak kesehatan pada balita dan sudah berjalan. Kendala yang terjadi di posyandu pada masa pandemi Covid-19 dalam pemenuhan hak atas kesehatan pada balita disebabkan oleh faktor-faktor seperti jumlah kader, partisipasi masyarakat untuk menjadi kader, kondisi ekonomi kader yang menurun sehingga mereka harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga dan fasilitas yang dimiliki di posyandu.Kata Kunci: Posyandu, Hak kesehatan, Balita, Covid-19 AbstractEvery child and toddler has the same rights as adults, including the right to health, a sense of security, healthy growth and development, and a good environment. During the Covid-19 pandemic situation, health service facilities limited their services because they prioritized handling covid-19 patients, while for toddler services, namely posyandu in the community, it was temporarily suspended. This is because posyandu needs to make various efforts to prevent the transmission of covid-19. In addition, posyandu also has a very important role in the community in realizing community independence in maintaining health through empowerment and the active role of the community in changing behavior and the environment, especially for health services for toddlers. This research uses the approach method used, namely the sociological juridical approach. The research carried out is explanatory research. This study aims to obtain a relationship between one variable and another about the juridical study of the role of Posyandu during the Covid-19 pandemic in fulfilling health rights in toddlers. The results of this study are that Posyandu has a good role during the Covid-19 pandemic in fulfilling health rights for toddlers and is already running. The obstacles that occurred at the posyandu during the Covid-19 pandemic in fulfilling the right to health in toddlers were caused by factors such as the number of cadres, community participation to become cadres, the declining economic condition of cadres so that they had to work to help the family economy and facilities owned at the posyandu.Keywords: Posyandu, Right to health, Toddler, Covid-19
Evaluasi Penerapan PSAK Nomor 14 dalam Penilaian dan Pencatatan Persediaan Sparepart pada PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado Hana Maria Yosefin Kapojos; Jacqualine Greety Wenas; Anie Valora Mundung; Raykes Hinrich Tuerah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.745 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3596

Abstract

AbstrakPT. Hasjrat Abadi Tendean Manado merupakan salah satu perusahaan dagang terbesar yang ada di Sulawesi Utara. PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado menjalakan usaha yaitu Penjualan Mobil Toyota, dan Sparepart. Dalam permasalahan ini pelaksanaan kegiatan operasi usaha, terkadang dalam pencatatan ataupun perlakuan akuntansi belum dilakukan dengan baik atau belum sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengevaluasi penerapan PSAK Nomor 14 dalam penilaian dan pencatatan persediaan sparepart pada PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado sudah sesuai statement atau belum, objek dari penelitian ini adalah persediaan sparepart yang terjadi di perusahaan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara kepada pihak perusahaan, dokumentasi dan observasi secara langsung di PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado. Hasil penelitian analisis menunjukan bahwa penilaian dan pencatatan persediaan telah dilakukan pada umumnya sesuai PSAK Nomor 14 menggunakan sistem pencatatan perpetual dan fisik serta metode yang di gunakan adalah FIFO (First In First Out) dimana persediaan yang pertama kali masuk itu yang akan menjadi barang pertama kali dijual. Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis di PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa akuntansi persediaan barang dagang pada PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado sudah sesuai dengan PSAK No. 14. Namun, perushaan tidak melakukan pencatatan dalam penilaian persediaan tidak terdapat metode penilaian secara manual. Peneliti merekomendasikan agar pencatatan dalam metode penilaian persediaan sebaiknya PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado tidak hanya menginput secara komputerisasi namun juga membuat pencatatan secara manual yaitu dengan membuat kartu stok atau kartu FIFO agar dapat dilakukan multi control jika terjadi perbedaan antara jumlah persediaan digudang dengan yang ada di program DMS.Kata Kunci: Akuntansi Perlakuan, Persediaan Penilaian dan Pencatatan, PSAK NO. 14. AbstractPT. Hasjrat Abadi Tendean Manado is one of the largest trading companies in North Sulawesi. PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado runs a business, namely Toyota Car Sales and Spare Parts. In this case, the implementation of operational activities, as well as recording or recording have not been carried out properly or not in accordance with accounting standards applicable in Indonesia. This research is a qualitative descriptive, which aims to develop the application of PSAK No. 14 in the assessment and recording of spare parts inventory at PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado is in accordance with the statement or not, the object of this research is the supply of spare parts that occur in the company. Data collection in this study was conducted by interviewing the company, documentation and direct observation at PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado. The results showed that 'inventory checks have generally been carried out according to PSAK No. 14 using a perpetual and physical recording system and the method used is FIFO (First In First Out) where the first inventory that comes in will be the first item. for sale. From research conducted by the author at PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado, it can be concluded that the accounting for merchandise inventory at PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado has not fully complied with PSAK No. 14, because the recording system has not been realized directly in the company such as a general journal for every transaction that occurs. The researcher recommends that the recording of inventory should be PT. Hasjrat Abadi Tendean Manado not only inputs computerized but also keeps records manually, namely by making a general journal so that multi-control can be carried out if there is a difference between the amount of inventory in warehouse and that in the DMS program.Keywords: Accounting Treatment, Inventory Valuation and Recording, PSAK NO. 14.

Page 76 of 168 | Total Record : 1679