cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EVALUASI POTENSI TERJADINYA INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT AR BUNDA PRABUMULIH Hairun Niza; Sarah Hanifah Az-Zahra Anwar; Rhatih Arimbi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21889

Abstract

Kombinasi beberapa obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 selama terapi dapat memicu timbulnya masalah interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi terjadinya interaksi antara obat antidiabetik dan obat antibiotik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit AR Bunda Prabumulih. Data diambil secara retrospektif melalui pengkajian resep secara klinis pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang menggunakan obat Diabetes Melitus (DM) oral. Analisis data hubungan usia, jenis kelamin, penyakit penyerta dengan penggunaan obat DM tipe 2, antibiotik, dan interaksi obat menggunakan metode Chi-square. Hasil penelitian ditemukan 9 pasien (25%) yang berpotensi mengalami kejadian interaksi obat. Interaksi obat yang paling berpotensi adalah interaksi antara obat glimepirid dan metformin dengan antibiotik levofloxacin yaitu sebanyak 8 pasien (22,2%). Hasil analisis yang dilakukan menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, penyakit penyerta dengan penggunaan obat DM tipe 2, antibiotik, dan interaksi obat (p> 0,05).
DETERMINAN KINERJA PERAWAT DIMASA COVID-19: SYSTEMATIC REVIEW Naura Parida; Jaslis Ilyas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21940

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Dampak dari pandemi Covid?19 telah dirasakan hampir oleh seluruh masyarakat di dunia dan tidak terkecuali perawat. Dengan adanya kasus Covid?19 ini, perawat mendapatkan tantangan tersendiri dalam memberikan asuhan keperawatan karena dihadapkan dengan risiko terpaparnya Covid?19. Akibat dari tingginya kasus COVID-19, banyak petugas kesehatan dan perawat yang menjadi korbannya. Peran keperawatan sangat penting dalam menangani COVID-19 di antara pasien dengan beragam reaksi, namun hal ini juga mengorbankan pengorbanan pribadi perawat dan tantangan serta tekanan psikologis yang mereka rasakan sehingga dapat mempengaruhi produktivitas kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic review. Database yg digunakan diantaranya google scholar, ProQuest, dan Scopus dengan menggunakan kata kunci kinerja perawat dan covid-19, beban kerja dan kinerja perawat, serta setres kerja dan kinerja perawat. Sumber data yang digunakan berdasarkan artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingginya beban kerja dapat mempengaruhi kelelahan kerja yang akan berdampak negative terhadap kinerja perawat. Di kondisi tertentu setres kerja dapat berdampak positif namun disisi lain setres kerja dapat berpengaruh negative terhadap kinerja jika mencapai fase kelelahan. Kecemasan pada perawat dapat berpengaruh negative terhadap kinerja perawat. Lingkungan kerja yang baik, motivasi yang tinggi, dan komitmen organisasi yang dimiliki perawat dalam bekerja, serta pemimpin yang mampu berperan sebagai pionir dapat membuat kinerja perawat menjadi lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa keseluruhan variable memiliki pengaruh terhadap kinerja perawat di masa pandemic covid-19.
TINJAUAN KEPUASAN PASIEN DI BAGIAN PELAYANAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN RSUD KEMBANGAN JAKARTA BARAT Tia Ivany; Siswati Siswati; Laela Indawati; Dina Sonia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21941

Abstract

Kepuasan pasien merupakan respon pasien terhadap kinerja petugas yang ada. Tujuan penelitian yaitu untuk mendapat gambaran Kepuasan Pasien Dibagian Pelayanan Pendaftaran Rajal di RSUD Kembangan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di RSUD Kembangan Kota Jakarta Barat pada bulan November 2022 hingga Juni 2023. Sampel penelitian ini seluruh pasien rawat jalan di RSUD Kembangan yaitu sebanyak 71 responden. Teknik dan instrument data pada penelitian ini adalah observasi, kuisioner dan checklist. Data yang didapat lalu akan dianalisis dengan menggunakan softwere SPSS. Dalam penyusunan angket penelitian ini menggunakan skala Likert. Tangible sebanyak 4,2% menyampaikan tidak puas, sedangkan yang tertinggi sebanyak 83,1% yang menyatakan puas. Dimensi reliability yang terendah bernilai 1,4% yang menyampaikan tidak puas, sedangkan nilai tertinggi sebanyak 91,5% menyampaikan puas. Dimensi responsivenes terendah bernilai 1,4% yang menyampaikan tidak puas, sedangkan nilai tertinggi sebanyak 85,9% menyampaikan puas. Dimensi assurance terendah bernilai 1,4% yang menyampaikan tidak puas, sedangkan nilai tertinggi sebanyak 90,1% menyampaikan puas. Dimensi empathy terendah bernilai 1,4% yang menyampaikan tidak puas, sedangkan nilai tertinggi sebanyak 84,5% menyampaikan puas. Hasil analisis pada masing-masing dimensi, dapat dilihat kepuasan pasien pada dimensi tangibles di tempat pendaftaran pasien rajal di RSUD Kembangan, dari 71 responden menunjukan kepuasan pasien secara keseluruhan pasien pada 5 dimensi sebanyak 51,4% yang menyatakan tidak puas dan 48,6% yang menyatakan puas. 
KECENDERUNGAN KEJADIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN FAKTOR RISIKONYA DI PUSKESMAS SEMPUR KOTA BOGOR Muhammad Nuzul Azhim Ash Siddiq; Fahrul Rozi; Masyhuri Majiding
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21959

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi fokus perhatian global dan nasional, terutama di Indonesia, karena prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kenaikan angka kejadian PTM ini secara erat berkaitan dengan perubahan pola hidup manusia, khususnya dalam hal pola makan dan aktivitas fisik, yang semakin cenderung memburuk. Perkembangan ini menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran akan dampak gaya hidup terhadap kesehatan dan mendesak perlunya upaya pencegahan yang lebih intensif untuk mengatasi masalah kesehatan ini secara efektif. Oleh karena itu, penanganan dan pencegahannya menjadi sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran epidemologi penyakit tidak menular (PTM) dan fakor risikonya di wilayah Puskesmas Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Desain penelitian menggunakan cross sectional study yang dilaksanakan pada bulan Maret 2018, di Puskesmas Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Penelitan ini menggunakan data sekunder yaitu kuesioner kasus dan faktor risiko penyakit tidak menular pada tahun 2015, 2016, dan 2017. Data yang didapatkan melibatkan 5070 responden. Hasil analisis menunjukkan persentase lima PTM dengan sebaran tertinggi pada tahun 2015, 2016, dan 2017 adalah hipertensi (74,36%; 74,58%; 69,69%), diabetes mellitus (17,03%; 17,27%; 14,45%), asma (8,25%; 7,72%; 14,94%), dan stroke (0,36%; 0,43%; 0,64%). Faktor risiko tertinggi berkaitan dengan PTM pada tahun 2015, 2016, dan 2017 adalah konsumsi makanan asin dan tinggi lemak, kurangnya konsumsi sayur dan buah, serta kurangnya aktivitas fisik.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT MUYANG KUTE BENER MERIAH Nuchalisa Nurchalisa; Agustina Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21963

Abstract

Terdapat masalah terkait beban kerja yang yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja perawat. Hal ini berdampak pada tingkat kepuasan kerja dirasakan oleh perawat, yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara beban kerja dengan produktivitas perawat di instalasi rawat inap Rumah Sakit Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah sangat relevan untuk dilakukan pada tahun 2023. Penelitian ini bersifat  deskriftif  kuantitatif dengan pendekatan  Cross- Sectional  populasi pada penelitian ini adalah perawat  di rawat Inap Rumah Sakit Muyang Kute sebanyak 212 dan sampel sebanyak 68 orang diperoleh menggunakan rumus slovin. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Juli - 1 Agustus 2023 dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa  82.4 % responden  berstatus menikah, 91,2 % responden tidak berstatus merokok, 38.2 %  responden bekerja pada shift malam dan siang, 75% responden tidak produktif, 69,1 % responden  merasakan beban kerja berat, dan 79,4 % responden  tidak puas dengan produktivitas kerja.  Hasil analisis bivariate diperoleh adanya hubungan status pernikahan (P value = 0,022), Lama Kerja (P value =0,034 ), Status Merokok (P value =0,287) , Shift Kerja (P value =0,034), Beban Kerja (P value =0,010) dan kepuasan kerja ( P value = 0,004) dengan produktivitas kerja perawat di rawat inap Rumah Sakit Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023.             Diharapkan kepada Rumah Sakit Muyang Kute agar lebih meningkatkan tersedianya fasiltas kesehatan yang memadai demi meningkatkan produktivitas kerja perawat,melakukan  terkait bagaimana langkah tepat untuk meningkatkan produktivitas kerja perawat  di  Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah.
FAKTOR RISIKO DENGAN PENGONTROLAN ASMA BRONCHIAL PADA PENDERITA ASMA BRONCHIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAXA Uswatul Khaira; Tahara Dilla Santi; Putri Ariscasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21979

Abstract

Prevalensi asma tertinggi sebesar 3,17% yang terdapat di kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko dengan pengontrolan asma bronchial pada penderita asma bronchial di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menderita asma bronchial di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh berjumlah 112 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 53 responden,  penetapan sampel dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data di lakukan dari tanggal 1 s/d 17 juni 2023 dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh di analisis menggunakan uji chi square dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asma bronchial yang tidak terkontrol sebanyak 60,4% sedangkan yang terkontrol sebagian sebanyak 39,6%, pada variabel independen yang ada riwayat keluarga sebanyak 75,5%, aktivitas fisik ringan persentase 50,9% persentase yang ada paparan asap rokok sebanyak 60,4%, dan alergi sebesar 56,6%,  dan stres sedang sebesar 52,8%. Hasil analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan antara riwayat keluarga (p =0,007), aktivitas fisik (p=0,000), paparan asap rokok (p =0,002), alergi (p=0,004) dan stres (p =0,001) dengan pengontrolan asma bronchial diwilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk terus memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat agar menghindari segala bentuk faktor pencetus terjadinya asma bronchial.
SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA DIBUTILTIMAH (IV) N-ETIL-O-TOLUIDIN DITIOKARBAMAT TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI, STREPTOCOCCUS MUTANS, PROPIONIBACTERIUM ACNES DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Mukhlis Sanuddin; Armini Hadriyati; Intan Yusi Safira; M. Sa’id Ridha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22047

Abstract

Terapi infeksi bakteri mayoritas menggunakan antibiotik, antibiotik yang digunakan akan mengakibatkan resistensi dan efek samping yang berbahaya jika salah dalam cara penggunaan, maka diperlukan pengembangan antibiotik dari senyawa baru yang efektif melawan bakteri serta mampu menghindari terjadinya resistensi antibiotik dengan menggunakan senyawa organotimah dan ditiokarbamat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan cara mensintesis senyawa dibutiltimah (IV) N-Etil-O-Toluidin Ditiokarbamat dan dicirikan dengan spektroskopi FTIR dan spektroskopi FTNMR. Sedangkan untuk pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi dengan media Mueller Hinton Agar (HMA). Hasil analisa FTIR diperoleh gugus fungsi C=C, C-H, C-C, C-N, C-S, Sn-C, Sn-S, dan C=S. Hasil analisa FTNMR spektrum 1H menghasilkan proton CH2 (alifatik) dan C6H5CH3 (aromatik). Hasil analisa FTNMR spektrum 13C diperoleh karbon CH3 (alifatik), CH2, CN, CS2 dan aromatik. Hasil pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Streptococcus mutans diperoleh zona hambat tertinggi pada konsentrasi 100 ppm yaitu sebesar 10,9 mm pada bakteri Escherichia coli dan 12,4 mm pada bakteri Streptococcus mutans, sedangkan pada bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis diperoleh zona hambat tertinggi pada konsetrasi 90 ppm yaitu sebesar 13,46 mm pada Propionibacterium acnes dan 12,9 mm pada Staphylococcus epidermidis. Kesimpulan senyawa ini berhasil disintesis dan membentuk gambaran struktur senyawa kompleks serta mempunyai aktivitas sebagai agen antibakteri dengan kategori kuat.
EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN BUDAYA POLA MAKAN DENGAN PEMBERIAN PRODUK DAUN KELOR MELALUI FORTIFIKASI DALAM PENANGANAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG KERAMAT KABUPATEN ACEH UTARA Eka Sutrisna; Husna Maulida; Esar Alkautsar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22104

Abstract

Jumlah stunting di Indonesia pada tahun 2022 adalah sebanyak 15.798.153 balita dengan angka prevalensi 21,6%. Angka ini merupakan angka yang tinggi, stunting dapat menjadi ancaman bagi generasi masa depan. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya salah dalam menangani stunting, salah satunya melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita. Saat ini, pada makanan bayi mengandung daun kelor, produk yang mengandung daun kelor dianggap dapat memberikan manfaat dalam mengatasi kondisi stunting pada bayi. Penggunaan daun kelor juga digunakan di Kabupaten Aceh Utara. Kecamatan  tertinggi  di  Kabupaten  Aceh  Utara  prevalensi  stunting  salah satunya adalah Kecamatan  Simpang  Keramat  (35%). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas pengembangan budaya pola makan dengan pemberian produk  daun  kelor  melalui  fortifikasi  dalam  penanganan  balita stunting. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperiment, jumlah sampel sebanyak 50 balita stunting yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 25 orang kelompok perlakuan dan 25 orang kelompok non perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi badan balita meningkat setelah diberikan pengembangan budaya pola makan dengan pemberian produk daun kelor melalui fortifikasi. Secara rata-rata, tinggi badan balita mengalami peningkatan sebesar 2,9 cm. berdasarkan hasil uji paired sample t test didapati bahwa nilai signifikansi adalah sebesar 0,003 < 0,05, yang artinya terdapat efektifitas pengembangan budaya pola makan dengan pemberian produk daun kelor melalui fortifikasi dalam penanganan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Keramat.
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM OBAT DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Reanita Jesi Markus; Dina Victoria Rombot; Jeini Ester Nelwan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22797

Abstract

Kualitas hidup dijadikan persepsi individu dalam konteks budaya dan nilai kehidupan dimana berkaitan dengan tujuan, harapan, standar dan kekhawatiran sebagai aspek untuk menggambarkan kondisi kesehatan seseorang termasuk pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kualitas hidup masyarakat penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Amurang Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif yang dilakukan pada April-Juni 2023 di Puskesmas Amurang Minahasa Selatan. Sebanyak 171 penderita hipertensi menjadi responden yang diambil secara consecutive sampling. Variabel yang diukur yaitu kualitas hidup yang diukur menggunakan kuesioner WHOQoL-Bref. Data dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan nilai tertinggi kualitas hidup responden ditemukan pada domain sosial (53,2) dan terendah pada domain psikologis (50,9) dimana secara keseluruhan termasuk dalam kategori sedang (skor 33-66). Selanjutnya berdasarkan total skor kualitas hidup diperoleh nilai rata-rata secara keseluruh sebesar 52,0 yang masuk pada kategori kualitas hidup sedang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hidup penderita hipertensi di Puskesmas Amurang memperoleh skor rata-rata 52,0 yang masuk pada kategori kualitas hidup sedang.
THE EFFECT OF FRANGIPANI FLOWER (PLUMERIA ACUMINATA AIT) EXTRACT WITH GRANULE FORMULATION ON MORTALITY OF AEDES AEGYPTI LINN INSTAR III LARVAE Syulistia, Rafika; Sulistiyani, Sulistiyani; Hestiningsih, Retno
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.11702

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a disease transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito and is widely found in Indonesia. The main key in dealing with Aedes aegypti mosquitoes is to control their spread and eradicate larvae. Vegetable larvicide frangipani flower extract formulated in granule form can be an alternative in vector control. The purpose of this study was to analyze the effect of frangipani flower (Plumeria acuminata Ait) extract with granule formulation as vegetable larvicide against Aedes aegypti Linn instar III larvae. The study was conducted in the laboratory of B2P2VRP Salatiga in 2015. The research method used was a pure experiment with 6 concentrations of 1.6%; 1.9%; 2.7%; 3.4%; 4.3% and 4.7% were accompanied by 4 repetitions. The total sample of larvae in the study amounted to 800 heads. Observations were made for 2,4,6 and 24 hours. Based on the results of study, the effective concentration of frangipani flower extract with granule formulation against the mortality of Aedes aegypti larvae is 4.7% because it is able to kill larvae 100%. The results of probit analysis obtained LC50 values of 1.572% and LC90 3.025%, while the LT50 value at an effective concentration of 4.7% was 2.902 or 3 hours and the LT90 value is 9.421 or 9 hours. The ANOVA test obtained p value = 0.000 (p<0.05). The results showed that there were significant differences in various concentrations of frangipani flower extract granules on the mortality of Aedes aegypti larvae. The conclusion was that the 4.7% concentration in the formulation of frangipani flower extract granule (Plumeria acuminata Ait) was effective as a vegetable larvicide