cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN ASUPAN GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING METODE SYSTEMATIC REVIEW Ifra Hayana; Dessyka febria; Wanda Lasepa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20587

Abstract

Indonesia ialah salah satu negara yang mengesahkan Sustainble Development Goals (SDGs) sebagai kesepakatan di seluruh dunia. Salah satu tujuan SDGs yang kedua yaitu meningkatkan gizi. Gizi merupakan salah satu faktor yang menentukan kesehatan individu terutama pada ibu hamil. Asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan gizi ibu hamil atau untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi akibat kurangnya asupan gizi pada ibu hamil diantaranya adalah kelahiran bayi dengan berat lahir rendah dan stunting. Tujuan penelitian adalah untuk meninjau kembali penelitian tentang hubungan asupan gizi ibu hamil dengan kejadian stunting. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan melakukan beberapa seleksi hingga terpilih 20 artikel. Hasil yang diperoleh 20 artikel menyebutkan kekurangan asupan protein dan zink selama kehamilan dapat meyebabkan terjadinya stunting, ibu hamil memiliki asupan vitamin A, C dan D dalam jumlah sedikit sehingga dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan liner bayi yang dilahirkan, selian itu ibu hamil juga mengalami kekurangan asupan energi, lemak, karbohidrat, asam folat, vitamin B12, zat besi juga menyebabkan kejadian BBLR yang berpotensi mengalami stunting sehingga dapat menyebabkan perkembangan kognitif lebih lambat dibandingkan dengan bayi berat badan lahir normal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan asupan protein dan zink pada ibu hamil dengan kejadian stunting. Oleh karena itu perlunya peningkatan asupan zat gizi selama masa kehamilan sangatlah penting terutama pada protein dan zink agar tidak terjadi permasalahan pada kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita.
EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN TERHADAP GANGGUAN EMOSIONAL PADA ANAK : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Umy Yonaevy; Ratih Prananingrum
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20703

Abstract

Gangguan mental emosional adalah keadaan dimana seseorang mengalami perubahan dalam perilaku dan suasana hati yang tidak sehat. Faktor-faktor seperti stres, trauma, dan ketidakseimbangan kimia otak dapat menyebabkan gangguan ini. Dalam penanganannya, penting untuk memperhatikan faktor lingkungan dan dukungan sosial yang ada untuk individu yang mengalami gangguan mental emosional. Salah satu medote yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi gangguan mental emosional anak adalah dengan menggunakan terapi bermain, karena usia anak masih pengedepankan pentingnya bermain dalam tumbuh kembangnya. Terapi bermain adalah metode terapi yang dirancang khusus untuk anak-anak agar mereka dapat mengungkapkan dan memahami perasaan, pikiran, dan pengalaman mereka melalui bermain. Terapi bermain menggunakan permainan sebagai alat komunikasi untuk membantu anak-anak mengatasi masalah emosional dan sosial yang mereka hadapi. Tujuan dari penyusunan literature review ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan terapi bermain dalam mengurangi atau bahkan menyembuhkan gangguan mental emosional pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Literature review. Metode literature review merupakan bentuk penelitian dengan penelusuran penelitian dan literatur yang telah ada. Penelitian dilakukan dengan mengkaji kepustakaan untuk mendapatkan referensi yang sesuai dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil telaah dan analisis literatur penelitian, terapi bermain telah dibuktikan efektivitasnya untuk menurunkan gangguan mental emosional dengan beberapa jenis media permainan. Selain untuk mengurangi gangguan mental emosinal dirumah sakit, terapi bermain juga bisa digunakan di sekolah untuk mengurangi gangguan mental emosional seperti pada anak yang hiperaktif, anak yang kesulitan belajar dll. Juga dalam bencana alam terapi bermain juga terbukti menurunkan post Traumatic tress disorder dengan catatan terapis atau konselor bisa memilih jenis permainan yang tepat.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT RESILIENSI DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU REMAJA DENGAN DM TIPE 1 Ainul Yaqin Salam; Dodik Hartono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20715

Abstract

Kompleksitas regimen perawatan diri berdampak pada sulitnya remaja dengan DM Tipe 1 untuk menyesuaikan diri dalam tugas perkembangannya sebagai remaja. Indikator klinis dan psikologis pada remaja dengan DM tipe 1 dipengaruhi oleh faktor resiliensi (ketahanan). Remaja dengan DM tipe 1 memiliki kontrol glikemik rata-rata paling buruk dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat resiliensi dengan kadar glukosa darah sewaktu remaja dengan DM tipe 1 di Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian  ini  dilaksanakan  pada  bulan  Juli 2023.  Populasi sebanyak 32 remaja dengan DM tipe 1 dan didapatkan sebanyak 29 reponden menggunakan Teknik Purposive Sampling. Tingkat resiliensi diukur menggunakan kuesioner yang sudah dinyatakan valid dan reliabel  dengan Alpha  croncbach 0,816 . Kadar glukosa darah sewaktu diukur menggunakan alat Glucose Test Digital yang telah terkalibrasi. Hasil penelitian dianalisis  dengan  menggunakan  rumus Chi  square.  Hasil: Berdasarkan hasil uji statistikdengan chi-square nilai P value yang dihasilkan sebesar 0,021< 0,05, dimana dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat resiliensi dengan kadar glukosa darah sewaktu remaja dengan DM tipe 1 di Kabupaten Probolinggo. Tingkat resiliensi yang tinggi secara signifikan berhubungan dengan kadar glukosa darah yang lebih rendah. Perawat perlu mengenali pendekatan holistik untuk mengintegrasikan tidak hanya aspek fisiologis tetapi juga aspek psikologis termasuk intervensi untuk meningkatkan resiliensi remaja dengan DM tipe 1.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PEMBERIAN INFORMED CONSENT PADA PASIEN PRE OPERASI DI UPT. RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGGAI LAUT I Wayan Sugamiasa; Yulta Kadang; Abdul Rahman; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20879

Abstract

Informed consent diartikan sebagai persetujuan yang diberikan oleh pasien atau kerabat dekatnya setelah mendapat penjelasan lengkap tentang tindakan pengobatan yang akan dilakukan, persetujuan tindakan dapat melaui lisan atau secara tertulis, kesesuaian harapan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan  dapat mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan kepadanya. Untuk mendukung hal tersebut, pemberian informed consent pre operasi juga harus memperhatikan sisi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang informed consent terhadap kepuasan pemberian informed consent pada pasien pre operasi di UPT. RSUD Banggai Laut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Observasional Analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling, penelitian ini mengunakan beberapa sumber data yang menjadi acuan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, serta penelitian ini di analisis mengunakan dua uji yang berbeda yaitu untuk analisis univariat uji yang digunakan adalah uji distribusi frekuensi dan untuk analisis bivariat mengunakan uji fisher exact test.  Hasil penelitian dengan menggunakan uji fisher exact test 0,000 (< 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepuasan pasien.  Kesimpulan ada hubungan  antara tingkat pengetahuan dengan kepuasan pemberian Informed consent. Saran Bagi profesi perawat menambah pengetahuan dibidang keperawatan dalam rangka pengembangan profesi keperawatan
HUBUNGAN PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN OESAPA, KOTA KUPANG Plaituka, Bendelina; Junias, Marylin S.; Missa, Yudishinta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20940

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh gigitan Nyamuk Aedes aegypti yang saat ini menjadi penyakit endemis di berbagai belahan dunia dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi masalah kesehatan di masyarakat. Kota Kupang merupakan salah satu daerah di Propinsi NTT yang mengalami Kejadian Luar Biasa (2018-2020). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasi analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dimulai pada bulan Mei sampai Juni Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh jumlah KK sebanyak 9.674 KK, dengan jumlah sampel 95 KK yang diperoleh dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan ?=(0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat responden yang memiliki pengetahuan baik tetapi masih ada Kejadian Demam Berdarah Dengue, ada juga responden yang memiliki Sikap positif dan masih ada Kejadian Demam Berdarah Dengue, dan masih ada juga responden yang memiliki tindakan buruk tetapi tidak adanya Kejadian Demam Berdarah Dengue. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu, dari ketiga variabel yang diteliti, dua variabel tidak memiliki hubungan perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan kejadian Demam Berdarah Dengue, dimana nilai p-value pada variabel pengetahuan (0,775), sikap (0,319) dan satu variabel yang memiliki hubungan yaitu variabel tindakan (0,000).
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERAWATAN KEBERSIHAN DIRI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI & KELAS X2 SMA N 1 AIRMADIDI MINAHASA UTARA Tessa A. D. Pinontoan; Sulaemana Engkeng; Ribka E. Wowor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20955

Abstract

Masalah kesehatan karena kurang menjaga kebersihan diri seperti, dermatitis pada kulit, infeksi pada mata serta telinga, gangguan pada kuku, serta karang gigi karena kurang merawat kebersihan gigi dan mulut. Pengetahuan yang baik dalam perawatan kebersihan diri akan mempengaruhi praktik kebersihan diri sehingga menjauhkan dari berbagai penyakit untuk itu diperlukannya pemberian edukasi kesehatan agar dapat menumbuhkan kesadaran akan kebersihan diri. Penyuluhan sebagai proses peningaktan pengetahuan untuk aktif dalam menjaga dan memelihara kebersihan agar dapat berpengaruh pada kebiasaan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian yaitu pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap serta perlakuan yaitu penyuluhan tentang perawatan kebersihan diri. Penelitian ini memakai analisis univariat serta analisis bivariat dengan uji statistik non parametric yakni uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini memastikan bahwa nilai P Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 pada variabel pengetahuan dan sikap setelah penyuluhan. Sesuai hasil itu kesimpulan bahwasanya terdapat pengaruh signifikan antara penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada peserta didik kelas X1 dan X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BERBAGAI BAGIAN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL) Meutia Yusnitasari; Citra Aulia; Sucilawaty Ridwan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20982

Abstract

Alpukat (Persea americana Mill)  merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat pada berbagai bagian, seperti pada bagian daging buah, kulit, biji, serta daun. Menurut beberapa penelitian, alpukat memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid. Kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam bagian tanaman alpukat memiliki manfaat sebagai antibakteri. Akan tetapi, terdapat variasi kandungan metabolit sekunder pada berbagai bagian tanaman alpukat serta perbedaan metode ekstraksi seperti menggunakan cara panas (refluks dan sokletasi) dan cara dinggin (maserasi dan perkolasi .  menyebabkan perbedaan efektivitas antibakteri. Keberadaan bakteri jahat dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, contoh nya bakteri akteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi terbanyak di dunia. Ulasan review ini melaporkan mengenai aktivitas antibakteri disertai metode ekstraksinya dari berbagai bagian dari tanaman alpukat. Semua data ulasan dari database google scholar dan Reaxys yang diseleksi berdasarkan kata kunci Persea americana Mill dan antibacterial activity ,  dengan batasan waktu 10 tahun terakhir.  Pertimbangan pemilihan di lihat dari tahun terbitnya jurnal yakni 10 tahun terakhir serta dilihat dari kesamaan jurnal yang membahas mengenai aktivitas antibakteri dari bagian tanaman alpukat disimpulkan bahwa bagian tumbuhan alpukat yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik adalah bagian biji Alpukat dengan nilai Konsentrasi hambat minimum <500 mikrogram/mL dengan daya hambat.
PENGARUH STERILISASI UV BOXSTER TERHADAP PENURUNAN JUMLAH BAKTERI DI RUMAH PASIEN TB KELURAHAN MAYANGAN KOTA PROBOLINGGO Martina Aida Kuswardani; Dodik Hartono; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21204

Abstract

Sterilisasi dengan Radiasi ultraviolet adalah salah satu tindakan pengendalian lingkungan yang paling umum yang dapat digunakan untuk membunuh mikroorganisme menular seperti TBC. Lampu UV hemat biaya, mudah diakses, dan mudah dipasang, sehingga sangat direkomendasikan oleh berbagai badan pemerintah Kesehatan di seluruh dunia (Mamahlodi, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah penurunan jumlah bakteri setelah di lakukan UV Boxster di rumah pasien TB Kelurahan Mayangan. Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimen, dengan desain studi One-group pre-post test design. Dengan menggunakan populasi total sampling sejumlah 40 pasien. Untuk mengukur jumlah bakteri sebelum dan sesudah bekerja sama dengan Labkesda kota Probolinggo, dengan cara meletakkan cawan media bakteri selama 20 menit sebelum dan sesudah dilakukan intervensi sterilisasi menggunakan UV Boxster di rumah pasien TB. Kemudian data dikumpulkan melalui proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian sebelum dilakukan sterilisasi UV Boxster pada rumah pasien TB di kelurahan Mayangan memiliki mean 98,73 bakteri, median 75,50 bakteri, nilai yang sering muncul adalah 73 bakteri dan setelah dilakukan sterilisasi UV Boxster mengalami penurunan jumlah bakteri yakni dengan memiliki nilai mean 41,48 bakteri, median 40,0 bakteri, nilai yang sering muncul 41 bakteri. Uji statistik yang dilakukan peneliti dengan menggunakan Wilcoxon Tests SPSS menunjukan nilai p-value sebesar 0,000. maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Artinya ada perbedaan antara jumlah bakteri sebelum dan sesudah dilakukan sterilissi UV Bokster di rumah pasien TB kelurahan Mayangan. Sterilisasi UV Boxster sangat penting untuk dikembangkan agar dapat meningkatan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan menerapkan intervensi mengenai penanganan TB
HUBUNGAN ASUPAN KALSIUM DENGAN TINGKAT RISIKO OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI LKS BERINGIN Ervina Alwin Biki; Rona Febriyona; Andi Nuraina Sudirman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21205

Abstract

Osteoporosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Selain karena prevalensinya yang terus meningkat, akibat yang ditimbulkan penyakit osteoporosis juga cukup berat. Selain berkaitan dengan factor demografi yaitu factor penuaan, pola konsumsi makanan lansia yang kurang memperhatikan kandungan gizi terutama asupan kalsium yang diketahui merupakan factor preventif risiko terjadinya osteoporosis. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan asupan kalsium dengan tingkat risiko osteoporosis pada lansia di LKS Beringin. Desain penelitian kuantitatif pendekatan Cross Sectional Study. Populasi lansia di LKS Beringin Kabupaten Gorontalo sebanyak 140 orang, teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling sebanyak 58 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square (a= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan asupan kalsium pada lansia sebagian besar normal (58,6%). Tingkat risiko osteoporosis sebagian besar kategori rendah (67,2%). Hasil uji chi square nilai X2 hitung 21,748 dan nilai ? 0,000. Hasil penelitian menunjukkan asupan kalsium pada lansia sebagian besar normal (58,6%). Tingkat risiko osteoporosis sebagian besar kategori rendah (67,2%). Hasil uji chi square nilai X2 hitung 21,748 dan nilai ? 0,000. Disimpulkan ada hubungan asupan kalsium dengan tingkat risiko osteoporosis pada lansia di LKS Beringin. Asupan nutrisi yang kurang, utamanya kalsium berperan peran penting dalam pembentukan tulang. Asupan kalsium yang tidak mencukupi akan menyebabkan pembentukan abnormal tulang dan jaringannya
HUBUNGAN PENDAMPINGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU INPARTU DI RUANG BERSALIN RSIA SITI KHADIJAH KOTA GORONTALO Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Dewi Modjo; Nurillah Avelia Putri Camaru
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21206

Abstract

Ibu yang bersalin didampingi suami cenderung mengalami proses persalinan yang lebih lancar dibandingkan dengan ibu bersalin yang tanpa didampingi suami, hal ini menunjukkan bahwa dukungan mental berdampak positif bagi keadaan psikis ibu dan dapat berpengaruh juga pada kelancaran proses persalinan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu inpartu di Ruang Bersalin RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian adalah jumlah ibu bersalin RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo pada bulan November tahun 2022 sebanyak 52 orang, sampel sebanyak 34 ibu inpartu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusif, serta menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan ringan mayoritas didampingi suami saat inpartu sebanyak 16 responden (47.1%) dan tidak didampingi suami saat inpartu sebanyak 1 responden (2.9%), tingkat kecemasan sedang mayoritas didampingi suami saat inpartu sebanyak 6 responden (17.6%) dan tidak didampingi suami saat inpartu sebanyak 3 responden (8.8%), serta keseluruhan responden yang mengalami kecemasan berat tidak didampingi suami saat inpartu sebanyak 8 responden (23.5%),  hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0.000 (<? 0.05). Dapat disimpulkan ada hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu inpartu di Ruang Bersalin RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo. Oleh karena itu, diharapkan rumah sakit dalam hal ini perawat dapat mendorong suami dari ibu yang sedang inpartu untuk menemani ibu menghadapi proses persalinan.