cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU, RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKAM TAHUN 2024 Apriyanti, Riska; Lestari, Indri Puji; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41245

Abstract

Diare merupakan penyakit yang di tandai dengan perubahan bentuk dan konsitensi tinja serta bertambahnya frekuensi buang air besar dari biasanya hingga 5 kali atau lebih dalam sehari. Kandungan air dalam tinja lebih banyak dari biasanya. Diare juga masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dan menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian anak didunia dan menjadi penyebab kematian kedua setelah peneumonia pada anak balita dibawah lima tahun. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode cross-sectional dan uji Chi– Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Dengan menggunakan teknik probability sampling. Populasi pada penelitian ini adalah balita umur 1-5 tahun yang terkena  diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 56 orang dengan teknik menghitung menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan hasil dari uji statistik yang berhubungan dengan kejadian diare tingkat pengetahuan ibu  (p- value 0,001 < 0,05 ), riwayat asi eksklusif ( p- value 0,001 < 0,05 ) dan kebiasaan mencuci tangan ( p- value 0,004 < 0,05 ) yang artinya terdapat suatu hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu, riwayat ASI eksklusif dan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare pada balita  di Wilayah Kerja Puskesmas Bakam tahun 2024.
HUBUNGAN BURNOUT DAN STRESS KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH DEPATI HAMZAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Devita, Melindia; Maryana, Maryana; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41250

Abstract

Hubungan antara burnout dan stress kerja terhadap kinerja perawat di RSUDDepati Hamzah Kota Pangkalpinang berdasarkan data tahun 2024, jumlah perawat di RSUD Depati Hamzah sebanyak 200 orang dengan jumlah pasien rawat inap mencapai 56.293 orang, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dan stress kerja terhadap kinerja perawat Di RSUD depati hamzah tahun 2024. menunjukan peningkatan beban kerja yang signifikan. sebanyak 50,9% perawat melaporkan mengalami stress kerja yang tinggi dan 34% di antaranya menderita Burnout dengan tingkat kelelahan fisik dan mental yang mempengaruhi produktivitas mereka. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan kriteria tertentu. Sampel yang diambil sebanyak 55 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan pada 18-24 November 2024 di RSUD Depati Hamzah dengan membagikan kuesioner kepada responden sebagai instrumen pengumpulan data. Data yang terkumpul akan dianalisis untuk menguji hipotesis penelitian.  Penelitian ini didapatkan hubungan burnout dan stress kerja terhadap kinerja perawat diantaranya sress kerja (p=0,000, POR=20.000), Burnout (p=0,000, POR=11,025) yang berarti ada hubungan antara stress kerja dan burnout terhadap kinerja perawat di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang Tahun 2024. Penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat burnout dan stres kerja yang dialami perawat, semakin buruk kinerja mereka dalam memberikan pelayanan. Sebaliknya, burnout dan stres kerja yang rendah dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja perawat. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi manajemen rumah sakit untuk mengelola burnout dan stres kerja demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN KERJA DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) KOTA BANDA ACEH Arya, Rahmat; Agustina, Agustina; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41253

Abstract

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja akibat bahan bakar yang mudah terbakar, sehingga penerapan budaya keselamatan kerja menjadi penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya keselamatan kerja pada SPBU di Kota Banda Aceh beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 38 pekerja di 4 SPBU di Kota Banda Aceh yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square menggunakan perangkat lunak STATA MP-17. Hasil menunjukkan bahwa 71,05% pekerja memiliki budaya keselamatan kerja yang baik, 97,37% pekerja mengikuti pelatihan keselamatan, 78,95% memiliki peran pengawas yang baik, 63,16% memiliki peran personal yang baik, dan 63,16% menunjukkan pengaruh rekan kerja yang baik. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara peran pengawas (p=0,0001), peran personal (p=0,0001), dan pengaruh rekan kerja (p=0,0001) terhadap budaya keselamatan kerja. Namun, pelatihan keselamatan tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap budaya keselamatan kerja (p=0,112). Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran pengawas, peran personal, dan pengaruh rekan kerja secara signifikan memengaruhi budaya keselamatan kerja, sedangkan pelatihan keselamatan tidak memiliki pengaruh signifikan. Oleh karena itu, disarankan agar SPBU meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat peran personal, serta membangun dukungan antar pekerja untuk menciptakan budaya keselamatan kerja yang optimal.
PENERAPAN METODE CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DALAM KLASIFIKASI STROKE DI RS X Pangestuti, ayu; Indawati, Rachmah; Indriani, Diah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41257

Abstract

Metode klasifikasi, baik parametrik maupun non-parametrik, sering digunakan dalam penelitian untuk mengelompokkan data secara sistematis. Namun metode parametrik memiliki keterbatasan seperti pemenuhan asumsi dan penyederhanaan interpretasi. Metode non-parametrik, meskipun lebih mudah diinterpretasikan. Prevalensi stroke di Indonesia meningkat, dengan data rekam medis pasien stroke menunjukkan pentingnya penerapan metode klasifikasi dalam memahami dan mengelola risiko stroke untuk penanganan yang lebih cepat dan tepat. Penelitian ini menggunakan data rekam medis pasien stroke yang dirawat inap di RS X dan mengaplikasikan metode CART untuk klasifikasi faktor risiko dengan jumlah 480 kasus stroke pertama kali dengan 14 variabel prediktor. Metode yang digunakan dalam analisis menggunakan Classification and Regression Tree (CART). Tahapan analisis CART meliputi pembentukan pohon klasifikasi maksimal, pemilahan variabel prediktor, perhitungan keberagaman data, pemilahan simpul berdasarkan indeks gini, dan pemangkasan pohon untuk mendapatkan pohon optimal. Setelah dilakukan analisis, maka dapat dihitung akurasi, sensitivity, specivity, APER, dan presisi dalam metode yang dihasilkan CART. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa ada 8 variabel yang penting, yaitu GCS UGD, gejala klinis muntah, tekanan darah sistolik rawat inap, riwayat diabetes mellitus, tekanan darah diastolik rawat inap, GDA dan kolesterol total. Hasil prediksi untuk metode CART pada akurasi sebesar 81%, sensitivity 82%, specivity 75%, APER 19%, dan presisi 95%. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan metode CART efektif dalam klasifikasi faktor risiko stroke dengan akurasi 81%. Delapan variabel utama telah diidentifikasi, menunjukkan pentingnya penerapan metode klasifikasi untuk memahami dan mengelola risiko stroke guna meningkatkan efektivitas penanganan pasien.
GAMBARAN PERENCANAAN PENANGANAN KEADAAN DARURAT PADA PEKERJAAN DIKETINGGIAN DI PT. WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG, TBK. PROYEK PEMBANGUNAN STASIUN KERETA CEPAT HALIM Madhona, yenny Frisca
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41258

Abstract

Wijaya Karya Bangunan Gedung TBK adalah perusahaan konstruksi, investasi, dan konsesi yang sangat rentan terhadap bahaya dan faktor risiko tinggi, terutama kecelakaan kerja di tempat tinggi yang dapat menyebabkan keadaan darurat. Oleh karena itu, perencanaan tanggap darurat bekerja di ketinggian sangat penting untuk mencegah kerugian yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Program, Prosedur, dan Implementasi penanganan keadaan darurat saat bekerja di ketinggian di PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. Proyek Pembangunan Stasiun Kereta Cepat Halim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi lapangan, Studi literatur, dan Wawancara. Berbagai program telah diimplementasikan, termasuk fit to work, pemeriksaan keseimbangan, dan program lainnya yang mencakup pelatihan, peralatan, dan prosedur untuk memastikan keselamatan pekerja di tempat tinggi. Semua pekerja baik kontraktor maupun subkontraktor diwajibkan untuk mengikuti pelatihan khusus dan menggunakan peralatan yang sesuai untuk bekerja di tempat tinggi. Selain itu, program ini juga melibatkan pengawasan dan monitoring yang ketat untuk memastikan keamanan dan efektivitas pekerjaan di tempat tinggi. Dengan demikian, program ini membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dan menjaga keselamatan pekerja di tempat tinggi. PT.Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Proyek Kereta Cepat Halim telah menetapkan Prosedur terkait tanggap darurat dan pengendalian bahaya bekerja di tempat tinggi. Emergency Response Plan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012 dan Peraturan Mentri Tenaga Kerja No. 9 tahun 2016.
HUBUNGAN ANTARA DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA UNIT RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT GRHA PERMATA IBU TAHUN 2024 Azzahra, Salsabila; Ningsih, Desy Kartika; Nursanty, Oci Etri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41268

Abstract

Hasil rekapitulasi angket kepuasan pasien dalam bentuk excel per satu bulan pada periode Desember tahun 2023 – Februari tahun 2024 dimana pada unit rawat jalan 3 bulan terakhir belum mencapai standar Indikator Nasional Mutu yaitu bulan Desember tahun 2023 sebesar 52,34% dengan pengisian angket yang mewakili hanya 0,0279%, bulan Januari tahun 2024 sebesar 89,84% dengan pengisian angket yang mewakili hanya 0,0125% dan bulan Februari sebesar 61,11% dengan pengisian angket yang mewakili hanya 0,062%. Selanjutnya, pasien juga menyampaikan ketidakpuasan mengenai layanan yang diterima melalui kolom masukan & saran pada angket serta ulasan google review seperti perawat dan dokter yang kurang maksimal dalam menangani karena terlalu banyak pasien, dan dokter yang tidak datang sesuai jam praktik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien pada unit rawat jalan di Rumah Sakit Grha Permata Ibu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kualitas pelayanan pada dimensi bukti fisik (p=0,000), kehandalan (p=0,000), dan daya tanggap (p=0,000) terhadap kepuasan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan pada dimensi bukti fisik, kehandalan, dan daya tanggap terhadap kepuasan pasien pada unit rawat jalan di rumah sakit grha permata ibu dengan nilai p<0,05.
EFEKTIFITAS PROGRAM ”SEHATI” SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA KAUMAN MENGENAI HIPERTENSI Damayanti, Nabila; Muthmainnah, Muthmainnah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41269

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan jumlah pengidap terbanyak di Desa Kauman. Dari sebanyak 523 pra-lansia dan lansia yang mengidap hipertensi di Desa Kauman, sebagian besarnya diketahui tidak mau mengkonsumsi obat secara rutin, sehingga berakibat pada tekanan darah tinggi yang tidak stabil. Selain itu, gaya hidup masyarakat yang gemar mengkonsumsi makanan tinggi garam juga diketahui menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada kejadian hipertensi. Program “SEHATI” yang merupakan akronim dari “Semangat Hidup Aktif Tanpa Hipertensi”  merupakan suatu program sosialisasi mengenai klasifikasi tekanan darah, gejala, penyebab, dampak, kepada sasaran yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan memotivasi untuk mengkonsumsi obat secara rutin. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan memanfaatkan data sekunder dan primer yang diperoleh melalui wawancara, metaplan, dan kuesioner. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2024 di Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Populasi penelitian ini adalah penduduk Desa Kauman yang berusia 45 tahun ke atas yang terkena hipertensi dengan total 523 penduduk. Jumlah sampel akhir adalah 125 orang yang ditentukan melalui teknik simple random sampling dengan bantuan software SampleSize Tingkat pengetahuan dari sasaran diukur dengan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang kemudian dianalisis melalui perhitungan N-Gain dan Paired T-Test. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah diketahui bahwa program “SEHATI” secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi sebesar 79%. Sehingga, pemberian sosialisasi melalui program “SEHATI” efektif terhadap peningkatan pengetahuan sasaran mengenai hipertensi.  
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GIRIMAYA KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2023-2024 Miani, Deska; Ardiansyah, Ardiansyah; Hermain, Hermain
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41283

Abstract

TB Paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis,yang di lepaskan ke udara melalui Batuk. TB paru adalah penyakit yang penularannya sangat cepat. Salah satu cara penularannya yaitu melalui udara, bersin, dan percikan dahak. Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung pada tahun 2023 kasus TB Paru mencapai 1610 kasus. Data pravelensi jumlah kasus TB Paru tahun 2023 di Puskesmas Girimaya yaitu 60 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang Tahun 2023-2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan hasil berupa Analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini tidak dilakukan sampling dan semua elemen populasi menjadi subjek penelitian (total populasi). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB Paru yang telah menyelesaikan pengobatan selama 6 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang Tahun 2023-2024. Hasil penelitian di dapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru diantaranya pendidikan (p=0,002, POR=8,840), sikap penderita (p=0,002, POR=9,000), dukungan keluarga (p=0,001, POR=11, 700), peran petugas kesehatan (p=0,000, POR=17,000), peran PMO (p=0,000, POR=20,000). Kesimpulan pentingnya PMO dalam mendampingi pasien TB Paru dan peran petugas kesehatan yang baik terhadap penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Girimaya Kota Pangkalpinang Tahun 2023-2024.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, POLA MAKAN, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN RESIKO DIABETES MELITUS PADA SISWA/I DI SMA NEGERI 1 TOBOALI KABUPATEN BANGKA SELATAN TAHUN 2024 Malia, Desi; Faizal, Kgs. Muhammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41290

Abstract

Diabetes melitus adalah kondisi di mana tubuh tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif. Insulin, hormon yang dihasilkan oleh pankreas, berfungsi mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah. Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kondisi dimana tubuh tidak mampu menghasilkan atau tidak dapat menggunakan insulin dan dapat diketahui dengan adanya peningkatan glukosa dalam darah (hiperglikemia). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan, pola makan, dan aktivitas fisik dengan risiko diabetes melitus pada siswa SMA Negeri 1 Toboali Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode cross-sectional, dengan variabel independen (pengetahuan, pola makan, aktivitas fisik) dan variabel dependen (risiko diabetes melitus). Populasi penelitian berjumlah 954 orang, dan sampel sebanyak 101 orang ditentukan melalui cluster sampling. Penelitian dilakukan pada 14–21 Oktober 2024. Hasil analisis menggunakan uji statistik Chi Square menunjukkan p-value untuk variabel pengetahuan (0,000 < 0,05), pola makan (0,000 < 0,05), dan aktivitas fisik (0,000 < 0,05). Hasil ini mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan, pola makan, dan aktivitas fisik dengan risiko diabetes melitus pada siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai langkah pemantauan kesehatan siswa serta upaya deteksi dini terhadap risiko diabetes melitus di kalangan pelajar SMA Negeri 1 Toboali.
STIGMA KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN ORANG GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR. SAMSI JACOBALIS KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Sugiarsih, Sugar; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41293

Abstract

Gangguan pemikiran, kognisi, dan perilaku yang menghalangi seseorang untuk beradaptasi dengan lingkungannya, orang lain, masyarakat, atau dirinya sendiri dikenal sebagai gangguan jiwa. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh pasien yang mengalami halusinasi adalah kehilangan kontrol dirinya dimana pasien mengalami panik dan perilakunya dikendalikan Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui stigma keluarga dalam merawat pasien dengan orang gangguan jiwa di rumah sakit jiwa dr.Samsi Jacobalis Bangka Belitung tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap 3 orang keluarga yang mengantarkan pasien berobat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungailiat tahun 2024. Hasil wawancara di analisa dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 3 tema yang menggambarkan stigma keluarga dalam merawat anggota keluarga pasien (ODGJ) yaitu : 1) persepsi keluarga dengan 2 kategori yaitu : Sikap keluarga  dan pengetahuan keluarga 2) beban keluarga dengan 2 kategori yaitu : hubungan sosial dan respon kehilangan. 3) Aspek-aspek Stigma 2 kategori yaitu : stigma nasyarakat dan stigma keluarga oleh Masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  Penelitian ini dapat di manfaatkan untuk memberikan gambaran tetang stigma keluarga  dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa khususnya di bidang keperawatan jiwa. Serta menigkatkan dukungan bagi keluarga yang merawat pasien dengan gangguan jiwa.