cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN PANTANGAN MAKANAN DAN BUDAYA SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-59 BULAN DI DESA KOTO MENGGAMAT Hafiza, Jikral; Farisni, Teungku Nih; Muliadi, T. Muliadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40899

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan pantangan makanan dan budaya selama kehamilan dengan kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di Desa Koto Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pantangan makanan dan budaya selana kehamilan dengan kejadian stnting pada anak usia 0-59 bulan di Desa Koto menggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.Jenis penelitian ini yatu kuantitatif dengan desan penelitian yang digunakan dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 96 ibu kandung balita usia 0-59 bulan dan teknik samplingnya menggunakan total sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pantangan makanan dan budaya ibu selama hamil. Sedangkan variabel dependent pada penelitian ini adalah stunting yang diperoleh dari data Puskesmas. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pantangan makanan ibu (p=0,000) dengan status gizi balita pada kuesioner pantangan makanan serta budaya ibu (p=0,003) dengan status gizi balita pada kuesioner kepercayaan dan praktik budaya.Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara pantangan makanan ibu dengan status gizi balita serta budaya ibu dengan status gizi balita. Diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat membantu responden dalam meningkatkan pengetahuan terkat masalah gizi pada ibu hamil dan balita serta bagi tenaga gizi dapat terus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya asupan gizi pada saat hamil dan menyusui dengan memberikan edukasi bak berupa penyuluhan maupun pendampingan mendalam.  
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT : STUDI LITERATUR Putri, Fadillah Andriani; Dhamanti, Inge
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40923

Abstract

Terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap di rumah sakit disebabkan oleh beberapa faktor dan akan memberikan dampak bagi proses pelayanan pasien. Oleh karena itu, rumah sakit harus memperhatikan proses pengisian berkas klaim, sehingga dapat mengurangi terjadinya pending klaim. Faktor internal dapat menjadi pemicu terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan seperti kurang lengkapnya pengisian berkas dan ketidaktelitian dalam proses pengkodingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab yang mempengaruhi terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap di rumah sakit. Metode penelitian adalah literature review. Artikel didapatkan melalui database Google Scholar dan Garuda yang dipublikasikan pada tahun 2019-2024 menggunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris yang berjumlah 49. Cleaning artikel dengan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan artikel yang dianalisis berjumlah tujuh artikel. Terdapat faktor penyebab antara lain, ketidaklengkapan dalam berkas resume medis, ketidaklengkapan berkas klaim, ketidaksesuaian dalam pengkodingan. Terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap di rumah sakit mengakibatkan klaim yang telah diberikan pada verifikator BPJS akan dikembalikan, dan hal tersebut sangat memberikan dampak yang besar bagi proses pelayanan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU MENGENAI MANAJEMEN DEMAM: TEPID WATER SPONGE PADA ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GERUNGGANG KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Safitri, Putri; Lestari, Indri Puji; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40945

Abstract

Anak yang menderita Demam Berdarah Dengue akan mengalami kenaikan suhu tubuh secara drastis. Demam dapat membahayakan keselamatan anak jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan menimpulkan komplikasi lain seperti kejang demam dan penurunan kesadaran. Salah satu penanganan terhadap demam adalah tepid water sponge. Intervensi ini dapat menurunkan suhu pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai manajemen demam: tepid water sponge pada anak demam berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pre-experiment one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probabilitas. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak demam berdarah Dengue di Wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2024. Adapun sampel pada penelitian ini sebanyak 18 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value = 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pengetahuan ibu mengenai manajemen demam: tepid water sponge pada anak demam berdarah Dengue sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2024. Saran untuk ibu yang mempunyai anak demam diharapkan ibu dapat memahami pentingnya melakukan tepid water sponge untuk menurunkan suhu tubuh pada anak. Serta sebagai sarana informasi.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI PANTI BHAKTI KASIH SITI ANNA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Wisnu diarti, Sundari; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40971

Abstract

Penuaan merupakan suatu keadaan dimana manusia akan melewati proses kehidupan secara alamiah dari anak, dewasa sampai menua. Stres merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan tidak dapat dihindari, terutama perubahan yang memerlukan adaptasi. Hal ini dimulai dari ketidakseimbangan antara tuntunan dan sumber daya yang tersedia bagi seorang individu, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat stres adalah aktivitas fisik dan kualitas tidur karena keduanya saling terkait apabila lansia kurang aktivitas fisik dan buruknya kualitas tidur maka lansia lebih rentan mengalami stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada lansia di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu 32 lansia yang ada di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. Data ini dianalisis menggunakan Uji chi square. penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik ringan dengan tingkat stres pada lansia dengan nilai p-value (0,011 <0,05) dan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat stres dengan nilai p-value (0,000 < 0,05).ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada lansia di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan dapat menjadi pedoman meningkatkan peran perawat dan pramulansia untuk selalu melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola tidur pada lansia agar dapat mengurangi tingkat stres.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA HIPERTENSI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARDIMULYO KABUPATEN MALANG Gega Luron, Natalia; Soelisyoningsih, Dwi; Satiti, Ika Arum Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40983

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun. Aktivitas fisik yang dilakukan dengan teratur dapat meningkatkan konsumsi energi, sekresi endorfin dan suhu tubuh yang dapat  tidur dalam proses pemulihan tubuh. Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ardimulyo Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian analitik observasional dengan purposive sampling dan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 67 lansia. Kriteria Inklusi: usia lansia dari 60 tahun, lansia yang bersedia menjadi responden, lansia yang kooperatif, dan kriteria eklusi: lansia yang bed rest, lansia yang terdiagnosa demensia dan lansia yang mengonsumsi obat tidur. Instrumen penelitian untuk aktivitas fisik International Physical Activity (IPAQ) dan kualitas tidur menggunakan Pittsurgh Sleep Quality Index (PSQI). Korelasi kedua variabel diuji menggunakan uji Chi Square. Responden lansia yang memiliki usia rerata 60 tahun, mayoritas respoden lansia adalah perempuan sebanyak 58 lansia dan mayoritas lansia hipertensi sebanyak 26 lansia masuk dalam kategori tekanan darah hipertensi tingkat satu. Penilaian aktivitas fisk didapatkan mayoritas kategori sedang sebanyak 57 lansia (85,1%), sedangkan penilaian kualitas tidur didapatkan mayoritas kategori kualitas tidur buruk sebanyak 60 lansia (89,6%). Hubungan antara aktivitas dengan kualitas tidur pada lansia hipertensi didapatkan nilai p-value 0,01. Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ardimulyo dengan p-value sebesar 0,01. Penelitian selanjutnya diharapkan meneliti aktivitas fisik dengan variable berbeda, contohnya tingkat stress, kecemasan dan lain-lain.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN DEMAM TIFOID PADA ANAK DI PUSKESMAS MELINTANG KOTA PANGKAL PINANG TAHUN 2024 Ghandi, Ira; Kusumajaya, Hendra; Fitri, Nurwijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41000

Abstract

Salmonella typhi adalah bakteri penyebab demam tifoid, penyakit infeksi usus yang ditandai dengan demam, nyeri perut, dan ruam kulit. Penyebarannya melalui makanan, tangan kotor, muntah, lalat dan feses. Pada tahun 2023, terdapat 57 kasus demam tifoid di Kota Pangkal Pinang dengan jumlah 34 kasus di Puskesmas Melintang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan demam tifoid pada anak di Puskesmas Melintang Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan sampel 89 orang, dipilih melalui purposive sampling. Variabel independen meliputi pendidikan, pengetahuan, dan sikap, sedangkan variabel dependen adalah tindakan pencegahan demam tifoid. Data dianalisa menggunakan Uji  statistic chi square. Penelitian ini didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan demam tifoid diantaranya pendidikan (p=0,002, POR=0,254), pengetahuan (p=0,002, POR=3,875), sikap (p=0,007, POR=3,176) yang berarti ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dan sikap terhadap tindakan pencegahan demam tifoid di Puskesmas Melintang Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan, pengetahuan, dan sikap dengan tindakan pencegahan demam tifoid pada anak di Puskesmas Melintang Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan mengembangkan program penyuluhan untuk orang tua atau masyarakat umum tentang pentingnya menjaga kebersihan diri seperti untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah beraktivitas,terutama setelah buang air besar untuk mencegah penularan demam tifoid.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS PILAR CIKARANG UTARA Priatna, Agung; Asror, Safira Hafsari; Sartika, Mila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41002

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat terjadi pada bayi, anak dan orang lanjut usia. Meskipun ISPA dapat menyerang siapa saja kapan saja, anak-anak kecil lebih berisiko. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ditandai dengan panas disertai gejala sakit tenggorokan atau nyeri telan, flu, batuk kering atau berdahak yang dapat ditularkan melalui droplet penderita. ISPA menjadi salah satu diantara penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan dari faktor-faktor risiko terhadap kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pilar Cikarang Utara. Variabel independen dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA. Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian ISPA. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah software komputer yaitu SPSS. Dalam penelitian ini didapatkan hasil distribusi frekuensi usia balita di Puskesmas Pilar Cikarang yang diperoleh dari 30 responden. Tingginya angka kejadian ISPA menunjukkan bahwa ini adalah masalah kesehatan yang signifikan di kalangan balita. Faktor utama yang memengaruhi terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di lingkungan rumah adalah ventilasi, kepadatan hunian, dan kebiasaan merokok. Untuk menurunkan risiko ISPA di suatu wilayah, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya menjaga kondisi lingkungan rumah yang sehat.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT RAWAT INAP RSUD DEPATI HAMZAH KOTA PANGKAL PINANG TAHUN 2024 Metty, Metty; Maryana, Maryana; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41006

Abstract

Stres kerja perawat diartikan sebagai kondisi yang muncul kibat tekanan berlebihan dari tuntutan pekerjaan, lingkungan kerja yang kompleks, dan kurangnya dukungan. Menurut WHO setres kerja meningkat setiap tahunnya dengar besar 35 % menyebabkan kematian kemudian sekitar 50-60% perawat melaporkan mengalami stress kerja tahun 2021 pada tahun 2022 perawat mengalami stress yang lebih tinggi mencapai 64% dan mengalami peningkatan di tahun 2023 dengan skor 50,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pada Perawat Rawat Inap di RSUD depati hamzah kota Pangkal Pinang tahun 2024. Penelitian ini menggünakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan uji chi square dengan hasil berupa Analisa univariat dan bivariate. Teknik pengumpulan sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat rawat inap RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang yang berjumlah 112 perawat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 97 perawat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara beban kerja dengan (p value = 0,000), Shif kerja (p value = 0,000) dan Lingkungan kerja (p value 0,000) dengan stres kerja perawat. Saran dari penelitian ini diharapkan pihak rumah sakit untuk lebih memperhatikan kondisi pekerjaan perawat dengan melakukan evaluasi terhadap uraian kerja dan komunikasi yang efektif secara rutin setiap sabelum bekerja. Bagi perawat yang mengalami stres kerja dapat melakukan penilaian diri sendiri yang positif dan menenangkan pikiran dengan berbagai cara seperti meditasi dan relaksasi dan juga aktivitas diluar pekerjaan seperti rekreasi maupun hiburan berguna untuk meringankan stres kerja yang berlebihan di tempat kerja.
3 NURSE LEADERSHIP STYLES AND THE WORK PERFORMANCE OF NURSES AT AISYIYAH GENERAL HOSPITAL OF WEST SUMATERA INDONESIA : A CROSS SECTIONAL STUDY oktizulvia, conny; Asmawati, Asmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41015

Abstract

Kinerja perawat memainkan peran penting dalam mencapai tujuan rumah sakit. Gaya kepemimpinan perawat sangat penting dalam meningkatkan kinerja perawat, terutama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan memastikan keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan perawat dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, cross-sectional, dengan total populasi 45 perawat. Variabel independen adalah gaya kepemimpinan perawat dan variabel dependen adalah kinerja perawat. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total populasi, dengan jumlah sampel sebanyak 45 perawat. Pengumpulan data untuk gaya kepemimpinan dan kinerja perawat dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakananalisa univariat dan bivariat untuk menilai hubungan antar variabel dengan nilai p-value 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang dominan digunakan di Rumah Sakit Umum Aisyiyah adalah kepemimpinan demokratis (53,33%). Selain itu, lebih dari separuh perawat (60%) menunjukkan kinerja yang baik. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik dengan p-value =0,012 antara gaya kepemimpinan dan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Aisyiyah.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2020-2022 Ramdhani, Eva Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41021

Abstract

Stunting adalah kondisi di mana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Stunting merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia dan kemampuan daya saing bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting di Provinsi Jawa Timur tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan studi korelasi. Analisis deskriptif dalam penelitian ini menggunakan aplikasi QGIS versi 3.34.9, analisis analitik menggunakan software Google Colab dengan bahasa pemrograman Phyton, sedangkan uji korelasi populasi menggunakan uji bivariat Spearman Rho. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Uji korelasi pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting menunjukkan variasi kekuatan dan arah korelasi. Pada tahun 2020, hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting menunjukkan korelasi positif yang cukup (0.434). Pada tahun 2021, hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting memiliki korelasi positif yang cukup kuat (0.838). Pada tahun 2022, hubungan pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting menunjukkan korelasi positif yang cukup (0.487). Berdasarkan hasil dari uji korelasi Spearman Rho pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting di Jawa Timur tahun 2020, 2021, dan 2022 menunjukkan adanya korelasi antara pemberian asi eksklusif dengan kejadian stunting. Namun, nilai rho menunjukkan hubungan positif yang cukup dan sangat kuat, sehingga pemberian asi eksklusif meningkat, kasus stunting juga meningkat. Hal tersebut tidak sesuai dengan teori dan hasil dari jurnal sebelumnya, sehingga dibutuhkan analisis lebih lanjut serta diiringi dengan langkah pencegahan maupun tatalaksana lainnya.