cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG AFIKSIA NEONATORUM DI WILAYAH KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DEPATI BAHRINSUNGAILIAT TAHUN 2024 Kusnadi, Rizky; Nurvinanda, Rezka; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45375

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan dimana bayi baru lahir mengalami gagal bernapas secara teratur dan spontan setelah lahir,bayi dengan gawat janin sebelum lahir, umumnya mengalami asfiksia pada saat dilahirkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode penelitian Pre-Experimen dengan Pre-test dan Post-test one group desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan ketika peneliti sudah punya target individu dengan karakteristik yang sesuai dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Poli Kebidanan wilayah kerja Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Desember tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 Ibu Hamil. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan nilai p value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Sehingga dapat disimpulkan pula bahwa. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pihak rumah sakit untuk memberikan edukasi secara rutin terutama kepada ibu hamil dan juga meningkatkan pelayanan terhadap ANC untuk mencegah resiko terpantau asfiksia neonatorum.
The EFFECT OF FINGER-GRIP RELAXATION AND DHIKR TO REDUCE PAIN IN APPENDICITIS POST-OPERATIVE PATIENTS: CASE STUDY Hanifah, Nurul; Noviani, Wulan; Wahyuni, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45376

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Appendicitis merupakan peradangan akut yang terjadi pada appendiks vermiformis dengan panjang bervariasi antara 7 hingga 15 cm. Pasien dengan appendicitis akan menjalani appendiktomi atau operasi pengangkatan usus buntu. Ketidaknyamanan merupakan efek samping dari post operasi appendicitis. Nyeri post operasi yang tidak kunjung sembuh membuat perilaku dan aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi nyeri secara non farmakologis dengan menggunakan relaksasi genggam jari dan dzikir. Relaksasi genggam jari dapat diawali dengan relaksasi nafas dalam dan dikombinasikan dengan menyebut nama Allah SWT. Hal tersebut dapat memberikan efek rasa nyaman, rileks, jasmani dan rohani terhindar dari stres maupun rasa tegang yang dapat menyebabkan nyeri. Sedangkan seseorang yang melakukan dzikir akan merasa lebih tenang dan rileks. Ketika berdzikir akan menyeimbangkan kadar serotonin dan norepineprin yang akan bekerja di dalan otak sehingga menimbulkan rasa tenang dalam hati dan pikiran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 3 pasien post operasi appendicitis dengan skala nyeri sedang (4-6). Hasil: Penerapan relaksasi genggam jari dan dzikir yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10-20 menit efektif mengurangi skala nyeri mulai dari sedang (6) menjadi ringan (1) pada pasien post operasi appendicitis. Perubahan tersebut dapat dilihat setelah dilakukan penilaian skala nyeri sebelum dan sesudah dilaksanakan relaksasi genggam jari dengan kombinasi dzikir. Kata kunci: dzikir, nyeri, post operasi appendicitis, relaksasi genggam jari ABSTRACT Introduction: Appendicitis is an acute inflammation of the appendix vermiformis, which ranges in length from 7 to 15 cm. Patients with appendicitis will have their appendix surgically removed. Appendicitis can cause discomfort in the postoperative period. Postoperative pain that does not go away makes daily life and activities uncomfortable. Non-pharmacological pain relief methods include finger-clasp relaxation and dhikr. Deep breath relaxation can come before finger-grip relaxation, which can then be paired with dhikr. This can produce a sense of comfort, relaxation, and physical and spiritual avoidance of stress and tension, all of which can induce pain. Meanwhile, those who practice dhikr will feel calmer and more relaxed. Dhikr will regulate serotonin and norepinephrine levels in the brain, resulting in a sensation of tranquility in the heart and mind. Methods: This study used a case study technique with a descriptive design. The study included three postoperative appendicitis patients with a moderate pain scale (4-6). Results: In postoperative appendicitis patients, applying finger-grip relaxation and dhikr for three days with a duration of 10-20 minutes effectively reduces pain from moderate (6) to mild (1). This difference can be detected by comparing the pain scale before and after practicing finger-grip relaxation with dhikr. Keywords: dhikr, finger-grip relaxation, pain, post operative appendicitis
PENGETAHUAN KADER POSYANDU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN EDUKASI TENTANG STUNTING Ramadhaniah, Febthia Rika; Anggorodiputro, Raden Roro Ratuningrum; Nastiti, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45381

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, ditandai dengan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu yang lama. pencegahan stunting menjadi prioritas nasional yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini dan mencegah stunting melalui edukasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta intervensi gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan Kader Posyandu sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai stunting. Metode penelitian semi quasi-experimental dan metode pre-test dan post-test without control. Pengambilan data dilakukan pada 30 Kader Posyandu di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran dengan purposive sampling. Rata-rata skor pengetahuan kader sebelum mendapatkan edukasi tentang stunting adalah sebesar 47 poin, sedangkan setelah mendapatkan edukasi sebesar 72,67 poin. Hasil uji statistik didapatkan nilai p sebesar 0,000 (p-value < 0,05), yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan kader posyandu sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi. Pengetahuan Kader Posyandu tentang stunting merupakan faktor kunci dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat komunitas. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu pengadaan pelatihan dan pemberian edukasi kepada Kader Posyandu secara rutin serta berkelanjutan dengan materi komprehensif meliputi pengertian stunting, dampak, pencegahan, teknik pengukuran antropometri, dan intervensi gizi.
EKSPLORASI PENGETAHUAN PRAKONSEPSI TERKAIT KURANG ENERGI KRONIS PADA REMAJA PUTRI Helieniastuti, Riris Chintya; Yuliningsih, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45384

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang signifikan, terutama pada remaja putri, yang berisiko memengaruhi kesehatan reproduksi dan kehamilan di masa depan. Prevalensi KEK di Indonesia masih tinggi, dengan angka tertinggi pada remaja usia 15–19 tahun. Minimnya pengetahuan dan edukasi tentang KEK serta kesehatan prakonsepsi menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kejadian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan remaja putri tentang KEK dan kesehatan prakonsepsi guna memberikan gambaran mendalam terkait persepsi, pemahaman, serta tantangan edukasi di kalangan remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tujuh remaja putri usia 16–18 tahun di SMAN 1 Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Data dianalisis secara tematik menggunakan metode Braun dan Clarke, dan penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta. Ditemukan empat tema utama: (1) pemahaman terbatas remaja terhadap kesehatan reproduksi dan prakonsepsi, (2) rendahnya pengetahuan tentang KEK dan faktor risikonya, (3) kurangnya kesadaran akan dampak KEK terhadap kehamilan dan janin, dan (4) belum optimalnya edukasi serta perlunya pendekatan yang lebih interaktif seperti media digital. Rendahnya literasi remaja putri mengenai KEK dan kesehatan prakonsepsi menjadi tantangan dalam pencegahan masalah gizi kronis. Diperlukan strategi edukasi yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik remaja, termasuk pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang efektif, menarik, dan berkelanjutan.
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DAN MEROKOK DALAM RUMAH DENGAN KELUHAN PERNAPASAN PADA BALITA DI KELURAHAN SUMUR WELUT Setya Putra, Diaz Galant; Pawitra, Aditya Sukma; Candraning D, Khuliyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45388

Abstract

Balita memiliki risiko yang lebih besar dalam mengalami keluhan pernapasan. Hal ini dikarenakan sistem imunitas yang masih belum terbentuk dengan sempurna. Terdapat faktor yang mempengaruhi balita dalam mengalami keluhan pernapasan yaitu pemberian ASI eksklusif dan anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Pemberian ASI eksklusif merupakan faktor yang mempengaruhi dalam diri balita sedangkan perilaku anggota keluarga yang merokok di dalam rumah merupakan sebuah faktor dari lingkungan sekitar balita.Pada Kelurahan Sumur Welut terdapat peningkatan kasus keluhan pernapasan pada balita di Kelurahan Sumur Welut. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan atara pemberian ASI eksklusif dan merokok di dalam rumah dengan kasus keluhan pernapasan pada balita di Kelurahan Sumur Welut. Penelitian ini termasuk kedalam observasional analitik dengan menggunakan desain case control dengan perbandingan 1:2 .Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu kasus keluhan pernapasan pada balita di Praktik Mandiri Dokter Nara pada bulan Desember tahun 2014 di Kelurahan Sumur Welut. Sampel pada kelompok kasus sebanyak 18 sampel dan kelompok kontrol 36 sampel, sehingga total sampel 54 sampel. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif (p=0,008, OR=0,167) dan merokok di dalam rumah (p=0,042, OR=5,091) terhadap kasus keluhan pernapasan pada balita di Kelurahan Sumur Welut. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan merokok di dalam rumah.
HUBUNGAN DIMENSI KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DEWASA DI RSUD Dr. (H.C) Ir. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 mardyanti , lelly; Maryana, Maryana; Ruslan, Hermain
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45393

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator paling penting bagi rumah sakit. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan seseorang setelah menerima pelayanan yang dirasakan dan membandingkan dengan harapannya. Adapun lima indikator yang menjadi kualitas pelayanan yaitu reliability, responsiveness, assurance, emphaty, dan tangibles. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat inap dewasa di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan teknik sampling non random sampling dan pengambilan sampel dengan menggunakan quota sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 397 orang dengan sampel sebanyak 88 responden di ruang rawat inap dewasa RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 16-21 Desember 2024. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dimensi reliabillity (p = 0,002, POR = 4,432), responsiveness (p = 0,039, POR = 2,761), assurance (p = 0,012, POR = 3,394), emphaty (p = 0,011, POR = 3,361), dan tangibles (p = 0, 017, 3,278) dengan kepuasan pasien rawat inap dewasa RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024. Disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan dapat memperhatikan pelayanan reliability agar petugas atau tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap dan meningkatkan jaminan keamanan dan kepercayaaan terhadap pelayanan assurance.
HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA TAHUN 2024 Hartati, Susi; Wilda, Ifni; Selviana, Selviana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45398

Abstract

ABSTRAK Persentase wanita usia 10-59 tahun yang mengalami menstruasi tidak teratur yaitu sekitar 14,5%, dengan persentase remaja sebanyak 11.7% dengan rentan usia 15-19 tahun. Faktor yang dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi antara lain gangguan hormonal, status gizi, tinggi atau rendahnya imt, stres, usia, penyakit metabolik seperti diabetes mellitus, pemakaian kontrasepsi, tumor pada ovarium, dan kelainan pada sisitem saraf pusat-Hipotalamus-Hipofisis. Indeks massa tubuh yang tinggi atau rendah menyebabkan gangguan menstruasi yaitu tidak menstruasi atau amenorea, terganggunya menstruasi dan nyeri saat menstruasi. Adapun faktor- faktor yang dapat mempengaruhi IMT antara lain: usia, jenis kelamin ,genetik, pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui Hubungan Indeks Masa Tubuh dengan Siklus Menstruasi pada Remaja di Kelurahan Maharatu Kota Pekanbaru Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini merupakan cross sectional.Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan November 2023-April 2024. Populasi berjumlah 38 orang dan sampel berjumlah 35 orang dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil uji chi- square di peroleh nilai P-Value 0,01 , artinya ada Hubungan Antara Indeks Masa Tubuh Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Kelurahan Maharatu Kota Pekanbaru Tahun 2024. Diharapkan pada pihak responden untuk mengetahui informasi tentang siklus menstruasi pada remaja di Kelurahan Maharatu Kota Pekanbaru. Kata Kunci : Indeks Masa Tubuh , Siklus Menstruasi, Remaja Abstract The percentage of women aged 10-59 years who experience irregular menstruation is around 14.5%, with the percentage of teenagers being 11.7% and those aged 15-19 years. Factors that can cause menstrual cycle disorders include hormonal disorders, nutritional status, high or low BMI, stress, age, metabolic diseases such as diabetes mellitus, use of contraception, tumors on the ovaries, and abnormalities in the central nervous system-Hypothalamus-Pituitary. Having a high or low body mass index can cause menstrual disorders including absence of menstruation or amenorrhea, disruption of the menstrual cycle and pain during menstruation. The factors that can influence BMI include: age, gender, genetics, diet and physical activity. Based on a study, high and low BMI can affect menstrual disorders, including amenorrhea, menstrual cycle irregularities and pain during menstruation. The aim of this research is to determine the relationship between Body Mass Index and the Menstrual Cycle in Adolescents in Maharatu Village, Pekanbaru City in 2024. This type of research is quantitative. The design of this research is cross sectional. The research was carried out in November 2023-April 2024. The population was 38 people and the sample was 35 people using consecutive sampling technique. The data analysis used is univariate and bivariate. The results of the chi-square test obtained a P-Value value of 0.01, meaning that there is a relationship between Body Mass Index and the Menstrual Cycle in Adolescents in Maharatu Village, Pekanbaru City in 2024. It is hoped that the Maharatu Village, Pekanbaru City will provide information about body mass index by menstrual cycle in subdistrict city Pekanbaru. Keywords : Menstrual Cycle, Body Mass Index, Teenager
HUBUNGAN PEMBERIAN SUPLEMEN ZAT BESI DENGAN PENURUNAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI zurhayati, zurhayati; Hidayah, Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45399

Abstract

Masa remaja merupakan periode pertumbuhan pesat yang meningkatkan kebutuhan akan zat besi, sementara pola makan yang tidak seimbang sering kali menyebabkan asupan zat besi yang tidak mencukupi. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri, terutama akibat kekurangan zat besi. kekurangan zat besi dapat menyebabkan penurunan kadar hemoglobin yang berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, kelelahan, dan gangguan pertumbuhan fisik. Untuk mengatasi masalah ini, pemberian suplemen zat besi seperti tablet Fe menjadi salah satu intervensi yang efektif dan direkomendasikan oleh berbagai lembaga kesehatan, seperti WHO dan Kementerian Kesehatan, terutama pada populasi remaja putri di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian suplemen zat besi (tablet Fe) dengan penurunan kasus anemia pada remaja putri di SMP IT AL-HUSNA Kampar. Penelitian ini menggunakan metode analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 orang remaja putri kelas VII dan VIII yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe selama 4 minggu, dengan dosis satu tablet per minggu yang diminum secara teratur menggunakan air putih. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai P value sebesar 0.000 (P < 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian suplemen tablet Fe dengan penurunan anemia pada remaja putri di SMP IT AL-HUSNA Kampar.
STUDI PEMANFAATAN ANTIBODI MONOKLONAL SEBAGAI TERAPI DAN DIAGNOSIS PADA PASIEN : ARTIKEL REVIEW Yuningsih, Rizma Kurniawati; Attaya, Kalisa; Yustitia, Nur Tahany; Maziya, Raehanul; Utari, Widi Gustita; Listyacahyani, Anggit
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45406

Abstract

Antibodi monoklonal adalah protein yang diproduksi dari satu klon sel dan diklasifikasikan ke dalam empat jenis: murine, chimeric, humanized, dan antibodi manusia. Artikel ini bertujuan untuk meninjau pemanfaatan antibodi monoklonal dalam terapi dan diagnosis berbagai penyakit. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dari 13 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Hasil studi menunjukkan bahwa antibodi monoklonal efektif dalam mendiagnosis penyakit menular (seperti MERS-CoV, TBC, malaria, zika, schistosomiasis) dan tidak menular (seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer), dengan memanfaatkan interaksi spesifik antara antibodi-antigen melalui teknik seperti ELISA dan imunokromatografi. Sebagai terapi, antibodi ini digunakan untuk menangani berbagai penyakit seperti Alzheimer, asma, migrain vestibular, sepsis, HIV-1, rheumatoid arthritis, dan penyakit mata. Beberapa antibodi bekerja dengan mengikat target seperti amiloid, IL-13, CGRP, atau TNF-α untuk memodulasi respons imun dan mengurangi gejala penyakit. Efektivitas dan spesifisitas tinggi dari antibodi monoklonal menjadikannya alat penting dalam bidang kedokteran modern, baik dalam mendiagnosis secara akurat maupun memberikan terapi yang ditargetkan dengan efek samping minimal.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI KUALITAS HIDUP PENDERITA SKIZOFRENIA Dewi, Jasmine Palupi; Fani, Gresia; Pradani, Ashifa Wulan; Amala, Qoshdan; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45409

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang kompleks dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Namun, kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia  dari berbagai penelitian sebelumnya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menjadi dasar pendekatan penanganan yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui pengumpulan artikel dari Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kata kunci “Skizofrenia”, “Faktor Risiko”, dan “Kualitas Hidup” dan kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2025, full text, original article, open access, artikel tidak menggunakan metode literature review, serta penelitian tidak dibatasi pada wilayah indonesia. Diperoleh 10 artikel  memenuhi kriteria untuk ditinjau, ditemukan bahwa kualitas hidup penderita skizofrenia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut antara lain dukungan sosial, pengobatan dan kepatuhan minum obat, dan faktor sosiodemografi (status pekerjaan, status perkawinan, usia, jenis kelamin, pendidikan), gejala negatif, depresi, harga diri, dan penyakit komorbiditas terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia. Hasil kajian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita skizofrenia secara menyeluruh melalui pendekatan multidisiplin dalam penanganan skizofrenia.