cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN KENIKIR (COSMOS CAUDATUS K) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT PROPIONIBACTERIUM ACNES ATCC 6919 Yuliana, Silvia; Hidayat, Rahmat; Listyani, Tiara Ajeng
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45310

Abstract

Jerawat merupakan suatu kondisi kulit yang ditandai dengan tersumbatnya pori-pori dan munculnya bintik-bintik di wajah. Penggunaan obat sintetik dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya iritan dan kerusakan organ. Tanaman obat tradisional mulai banyak diminati karena minim efek samping, salah satu tanaman obat yang dapat digunakan yaitu daun kenikir (Cosmos caudatus K) yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol, fraksi dari daun kenikir (Cosmos caudatus K) yang memiliki aktivitas antibakteri paling aktif dalam proses menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian berikut diklasifikasikan menjadi penelitian eksperimental laboratories. Ekstraksi yangmana digunakan yakni metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, selanjutnya akan difraksi memakai pelarut n-heksan, etil asetat, serta air. Ekstrak etanol dan fraksi digunakan untuk uji aktivitas antibakteri metode difusi cakram dengan konsentrasi yang telah dipilih yaitu 30%, 40%, dan 50%. Hasil penelitian aktivitas antibakteri ini menegaskan bahwasanya ekstraksi etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, serta fraksi air dari daun kenikir (Cosmos caudatus K) dapat menjadi penghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes ATCC 6919. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya zona bening pada sekitar cakram. Fraksi etil asetat merupakan fraksi yang paling aktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dimana konsentrasi 30%, 40%, dan 50% mempunyai rata-rata diameter zona hambat 4.40 mm; 5.63 mm; dan 6.53 mm diklasifikasikan sedang.
EFEKTIVITAS IKAN CUPANG (BETTA SPLENDENS) SEBAGAI PREDATOR ALAMI LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Akasa, Vivin Asniyah; Lusno, Muhammad Farid Dimjati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45315

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya, dan Zika yang saat ini kerap menjadi permasalahan kesehatan di ranah global. Indonesia sebagai negara endemis DBD menunjukkan tren peningkatan angka kesakitan dari tahun ke tahun serta wilayah penyebaran semakin meluas. Adapun penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor sering menghadapi kendala resistensi dan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas ikan cupang (Betta splendens) sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelaah artikel ilmiah terpublikasi lima tahun terakhir yang diakses melalui database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Analisis dilakukan terhadap jumlah larva yang dikonsumsi, waktu predasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas predasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan cupang memiliki kemampuan predasi 97-98% terhadap larva Aedes aegypti dalam waktu 24 jam. Varietas ikan cupang plakat multiwarna dan plakat koi multicolor memiliki waktu predasi tercepat (2,0-2,9 menit untuk 25 larva). Efektivitas predasi dipengaruhi oleh varietas ikan, volume air, dan suhu lingkungan. Kesimpulan penelitian ini yaitu ikan cupang (Betta splendens) terbukti sangat efektif sebagai predator alami larva nyamuk Aedes aegypti dan dapat direkomendasikan sebagai agen pengendalian biologis yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan dapat diintegrasikan dalam strategi pengendalian vektor terpadu untuk mengatasi penyakit tular vektor.
LITERATURE REVIEW : DAMPAK PAPARAN PM2.5 TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PEKERJA YANG BERISIKO TINGGI Safitri, Berliana Putri; Lusno, Muhammad Farid Dimjati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45316

Abstract

Polusi udara akibat aktivitas industri merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan kadar PM2.5. Paparan PM2.5 dapat menyebabkan efek merugikan bagi kesehatan seperti iritasi saluran pernapasan bahkan penyakit pernapasan kronis. Gangguan pernapasan yang disebabkan oleh PM2.5 tidak hanya berpengaruh pada produktivitas pekerja, tetapi juga terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Pada pekerja yang bekerja di sektor industri pertambangan, manufaktur, pelabuhan, dan industri kapal berisiko tinggi terhadap paparan PM2.5. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan data sekunder dari penelitian lima tahun terakhir dan berkaitan dengan topik pembahasan. Teknik pengambilan data menggunakan database Google Scholar, Pubmed, dan Scopus yang sesuai dengan kriteria inklusi. Artikel yang tidak relevan akan dieliminasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari sembilan artikel berbeda, variabel yang diteliti memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan pernapasan pada pekerja. Sebagian besar artikel yang diteliti memiliki konsentrasi PM2.5 yang tinggi. Dampak paparan PM2.5 menyebabkan gangguan pernapasan ringan pada pekerja hingga gangguan fungsi paru. Selain itu, terdapat faktor risiko lain yang berhubungan dengan gangguan pernapasan pada pekerja seperti karakteristik pekerja (seperti umur, status gizi, dan riwayat penyakit), perilaku pekerja (status merokok, dan penggunaan APD), serta karakteristik pekerjaan (lama kerja, masa kerja). Hasil analisis terhadap sembilan artikel menunjukkan bahwa paparan PM2.5 dengan konsentrasi yang melebihi nilai ambang batas memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan pernapasan pekerja.
ANALISIS PENGARUH PAPARAN MEDIA TERHADAP KEJADIAN BERHENTI MEROKOK PADA PEROKOK DEWASA : STUDI BERDASARKAN DATA GATS INDONESIA 2021 Tahta, Oryza; Indawati, Rachmah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45317

Abstract

Pada tahun 2021, tercatat terdapat 69,1 juta perokok di Indonesia, meningkat dari 60,3 juta pada tahun 2011. Dalam kurun waktu 10 tahun, terjadi peningkatan sebesar 8,8 juta perokok. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih efektif, salah satunya melalui kampanye berhenti merokok berbasis media. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh berbagai jenis paparan media terhadap upaya berhenti merokok pada perokok dewasa. Media yang dianalisis mencakup koran, televisi, radio, baliho, internet, dan peringatan pada bungkus rokok. Penelitian menggunakan rancangan non-reaktif berbasis data sekunder dari survei GATS. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik biner untuk mengukur pengaruh paparan media terhadap kemungkinan berhenti merokok dalam 12 bulan terakhir. Hasil analisis dilaporkan dalam bentuk odds ratio (OR), nilai p, dan interval kepercayaan 95% (CI), dengan tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada α = 0,05. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak R Studio. Hasil menunjukkan bahwa paparan melalui internet dan peringatan pada bungkus rokok berpengaruh signifikan terhadap perilaku berhenti merokok. Responden yang terpapar informasi dari internet memiliki peluang 2,03 kali lebih besar untuk berhenti merokok (OR = 2,03; 95% CI = 1,52–2,73; p < 0,001), sementara mereka yang memperhatikan peringatan pada bungkus rokok memiliki peluang 1,64 kali lebih besar (OR = 1,64; 95% CI = 1,26–2,15; p < 0,001).
MANAJEMEN KONFLIK DALAM TIM KEPERAWATAN: IMPLIKASINYA TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES KEPERAWATAN Tiranie, Dian; Setyoningrum, Fatmaghita; Ridwan, Heri; Ramadhan, Muhamad Gilang; Al-Farisi, Muhammad Keysa; Safarina, Raisya Putri Azlyna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45325

Abstract

Perawat merupakan profesi yang berperan penting dalam memberikan pelayanan pada pasien, perawat dianggap harus mampu untuk menampilkan kinerja yang optimal dan professional. Dengan beban kerja yang cukup tinggi, dapat mempengaruhi kinerja perawat seperti perbedaan persepsi, komunikasi tidak efektif, termasuk adanya konflik dalam tim. Manajemen konflik merupakan aspek krusial dalam dunia keperawatan yang secara langsung memengaruhi efektivitas proses keperawatan. Jika konflik ini tidak ditangani dengan baik, hal tersebut dapat menurunkan produktivitas, menghalangi pelayanan kesehatan serta merusak hubungan professional antara petugas kesehatan. Untuk mengatasi konflik dalam tim, kami melakukan penelitian dengan metode literature review yaitu dengan melakukan pengkajian dan mengevaluasi bagaimana cara agar perawat bisa memiliki manajemen konflik yang baik dengan penelitian membaca sumber-sumber literatur seperti jurnal dan artikel dengan topik yang diambil lalu di evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik sangatlah berpengaruh pada efektivitas proses keperawatan, ini dikarenakan konflik yang tidak dikelola dengan baik akan menurunkan produktivitas, menghambat pelayanan, dan mengurangi asuhan keperawatan yang diberikan. Strategi kolaborasi terbukti efektif dalam meningkatkan dokumentasi keperawatan dan komunikasi dalam tim, sementara pendekatan menghindar (avoiding) dan mengakomodasi (accommodating) berpotensi menurunkan kepuasan kerja. Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen konflik yang konstruktif, terutama melalui kolaborasi penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, meningkatkan kinerja perawat dan memastikan proses keperawatan yang optimal. Pada Institusi Kesehatan disarankan untuk mengembangkan pelatihan manajemen konflik guna mendukung efektivitas tim keperawatan.
HUBUNGAN KEYAKINAN TERAPI TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD PROVINSI NTB Alfayzah, Faradillah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45328

Abstract

Diabetes Melitus menjadi beban masalah kesehatan masyarakat global termasuk Indonesia. Indonesia masuk ke dalam 10 negara dengan prevalensi Diabetes Melitus tertinggi pada tahun 2019. Jumlah kasus Diabetes Melitus di Provinsi Nusa Tenggara Barat terus meningkat pada tahun 2019, 2020, dan 2023 dengan jumlah kasus 53.139, 59.606 dan 65.599 kasus pasien Diabetes Melitus. Pengobatan yang tidak efektif pada pasien Diabetes Melitus dapat menyebabkan komplikasi akut. Namun, sebanyak 9,44% pasien Diabetes Melitus di Indonesia masih tidak patuh dalam melakukan pengobatan. Dalam penelitian ini terdapat satu sikap individu yang ingin dilihat korelasinya terhadap kepatuhan terapi yaitu keyakinan terapi. Penelitian berupa penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sebanyak total 80 responden diambil dengan metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan case report form, kuesioner BMQ-Spesific (keyakinan) dan kuesioner MARS (kepatuhan). Analisis univariat menunjukkan bahwa 63,75% pasien patuh terhadap pengobatan dan 58,75% pasien memiliki keyakinan yang positif terhadap pengobatan. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keyakinan terapi dengan kepatuhan terapi (p = 0,000).
TEKNIK PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM DENGAN KLINIS GERIATRIC SYNDROME DI INSTALASI RADIOLOGI DR.SARDJITO Yurizqy, Syafira Dwi; Yusnida, Arnefia Mei; Mahanani, Ayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45334

Abstract

Pemeriksaan radiografi OMD merupakan metode pencitraan saluran cerna bagian atas dengan bantuan media kontras positif untuk mendeteksi kelainan anatomi maupun fungsi dari organ-organ tersebut (Lampignano & Kendrick, 2018). Salah satu kondisi klinis yang terkait dengan OMD adalah geriatric syndrome, yaitu suatu syndrome yang umum dijumpai pada lansia, namun tidak diklasifikasikan sebagai penyakit spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prosedur pemeriksaan OMD pada pasien dengan geriatric syndrome di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Sardjito. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Sardjito pada September 2024 - Maret 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, transkripsi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur pemeriksaan OMD pada pasien dengan geriatric syndrome diawali dengan puasa 6–8 jam untuk mencegah aspirasi dan mengosongkan bagian lambung kemudian pasien diminta melepas benda logam yang dapat menyebabkan artefak. Pemeriksaan dilakukan bertahap mulai dari foto polos AP, dilanjutkan pemasukkan media kontras water soluble 130 volume zat kontras dari spuit melalui NGT hingga ke lambung dengan pengenceran 1:3 dilanjutkan foto dengan proyeksi AP dan , serta proyeksi AP dan LPO untuk esophagus diberikan per oral dengan pengenceran 1:3, guna memperoleh visualisasi optimal dari struktur anatomi yang diperiksa. Prosedur ini memerlukan persiapan khusus, teknik proyeksi yang tepat, serta penggunaan fluoroskopi untuk mendukung diagnosis yang akurat pada pasien lansia dengan gangguan saluran cerna atas.
PERSPEKTIF ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN DI SUMEDANG UTARA TERHADAP PENGGUNAAN GELATIN BABI Faturahman, Fauzan; Rizkia, Clara; Khoirunnisa, Anafi; Agustin, Dita; Khoirunnisa, Nazwa; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45337

Abstract

Penggunaan gelatin babi dalam industri farmasi telah menimbulkan perdebatan yang kompleks di kalangan umat Muslim, terutama di Sumedang Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif ulama dan tenaga kesehatan mengenai penggunaan gelatin babi dalam konteks kehalalan produk farmasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap dua narasumber yaitu seorang ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan seorang apoteker dari RSUD Wirahadikusumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun gelatin babi sering digunakan dalam produk farmasi karena efisiensi biaya dan stabilitas, penggunaannya menimbulkan dilema etis dan religius. Dalam kondisi darurat, prinsip darurat dalam Islam memungkinkan penggunaan gelatin babi jika tidak ada alternatif halal. Namun, pada kondisi normal, umat Muslim diharapkan untuk menghindari produk yang mengandung gelatin babi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya transparansi informasi dan sertifikasi halal dalam industri farmasi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan, ulama, dan produsen farmasi untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan etis, serta mendukung pengembangan alternatif halal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman interaksi antara aspek medis, etika, dan keagamaan dalam praktik pelayanan kesehatan di masyarakat Muslim.
LITERATUR REVIEW : KONTAMINASI TIMBaKONTAMINASI TIMBAL (Pb) PADA IKAN : LITERATUR REVIEWAL (Pb) PADA IKAN Luckycia, Viela; Sulistyorini, Lilis; Fadholi, Firda Azkiya Nisa; Arumdapta, Khansa Abida; Kresnaya, Wildy Ariabima
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45343

Abstract

Peningkatan aktivitas industri menyebabkan pencemaran, termasuk kontaminasi logam berat seperti timbal (Pb). Timbal, yang bersifat toksik dan dapat terakumulasi pada tubuh ikan, menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia melalui proses biomagnifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontaminasi timbal pada ikan dan dampaknya terhadap kesehatan manusia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah 25 artikel penelitian relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2014–2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb dalam air di sebagian besar lokasi penelitian masih berada di bawah ambang batas baku mutu menurut PP No. 82 Tahun 2001, yaitu 0,01 mg/L. Namun, di Sungai Gajah Wong dan Sungai Winongo, Yogyakarta, kadar Pb masing-masing mencapai 0,228 mg/L dan 0,054 mg/L. Meskipun kadar Pb dalam air rendah di beberapa lokasi, kadar Pb dalam ikan melebihi baku mutu SNI 7387:2009, yaitu 0,3 mg/kg, dengan kadar tertinggi sebesar 11,35 mg/kg pada organ viscera ikan di Sungai Winongo. Pencemaran ini terutama disebabkan oleh limbah domestik, industri, dan aktivitas pelabuhan. Konsumsi ikan yang terkontaminasi Pb berisiko menyebabkan gangguan organ, gangguan reproduksi, hingga peningkatan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Langkah strategis diperlukan untuk mengurangi dampak pencemaran, seperti pengelolaan limbah dan pengawasan aktivitas industri.
BUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN MOTIVASI TERHADAP KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SELINDUNG TAHUN 2024 rezki, rezki; Ardiansyah, Ardiansyah; Arjuna, Arjuna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45345

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2021 jumlah kasus diabetes melitus dari 36.038 orang penduduk berusia > 15 tahun ditemukan sebanyak 9.471 orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2. Berdasarkan data International Diabetes Federation melaporkan 463 juta orang dewasa di dunia menyandang diabetes dengan prevalensi global mencapai 9,3%. Namun, kondisi yang membahayakan adalah 50,1% sedangkan menurut riset dasar kesehatan (Riskesdas) tercatat, pravelensi diabetes indonesia mencapai 10,9%. Kini prevalensi mencapai 11,7% pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan dukungan sosial keluarga dan motivasi terhadap kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas selindung tahun 2024. Penelitian ini dilakukan untuk menggunakan desain cross sectional dan uji chi square dengan hasil analisis univariat dan bivariat. Populasi penelitian ini adalah penderita DM 4 bulan terakhir dipuskesmas selindung tahun 2024. Responden  dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang terpilih menjadi responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan motivasi di proleh nilai p-value (0,000) ≤ α (0,05) dukungan sosial keluarga p-value (0,000) ≤ α (0,05) dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus di puskesmas selindung tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah agar pasien lebih memperhatikan manfaat dari kepatuhan diet terhadap penyakit diabetes melitus yang diderita. Tujuan khusus dari penelitian ini diketahui dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet pada pasein diabetes melitus tipe II di puskesmas selindung tahun 2024.