cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN TERAPI BLANKET WARMER TERHADAP PASIEN YANG MENGALAMI HIPOTERMI PASCA OPERASI DI RECOVERY ROOM IBS RSUD DR. SOERATNO GEMOLONG Atmaja, Hanandhiya Intansari; Hudiyawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43609

Abstract

Pendahuluan : Tindakan pembedahan atau operasi adalah suatu penatatalaksanaan medis yang mempunyai tujuan untuk mendiagnosa atau mengobati berbagai gangguan yang terjadi pada tubuh. Tindakan bedah mempunyai banyak komplikasi, salah satunya yaitu hipotermia. Hipotermia adalah penurunan suhu tubuh yang tidak disengaja di bawah 36°C. Penanganan hipotermia dengan teknik non farmakologis salah satunya menggunakan terapi blanket warmer. Blanket warmer digunakan ketika pasien mengalami hipotermi, blanket warmer berfungsi untuk menjaga suhu tubuhnya stabil. Pada dasarnya, alat ini menggunakan panas yang dialirkan melalui blower sebagai penghantar panas, yang membuat pasien hangat. Tujuan penerapan EBP ini untuk mengetahui pengaruh blanket warmer terhadap pasien pasca operasi yang mengalami hipotermi. Didapatkan subjek bernama Tn. P berusia 66 tahun, dengan keluhan pasien mengeluh kedinginan, tampak menggigil, tampak pucat, teraba dingin dengan tanda-tanda vital sebelum diberikan blanket warmer S : 35,1˚C TD : 130/90 mmHg, N : 70x/mnt, RR : 20x/mnt, SPO2 : 97%. Metode : Metode yang digunakan yaitu asuhan keperawatan melalui pendekatan Evidence based practice pada pasien paska operasi yang mengalami hipotermi. Hasil : Pemberian terapi blanket warmer pada pasien pasca operasi yang mengalami hiportermi, didapatkan hasil terdapat peningkatan suhu tubuh sebelum S : 35,1˚ C dan sesudah diberikan terapi blanket warmer S : 36,7˚C. Simpulan : pemberian warm blanket dapat meningkatkan suhu tubuh pasien yang mengalami hipotermi pasca operasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, LAMA MENSTRUASI, DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 2 SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2024 Ajiyensi, Ajiyensi; Afrika, Eka; Anggraini, Arie; Amalia, Rizki
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43628

Abstract

Anemia merupakan berkurangnya sel darah merah (eritrosit) dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Dampak anemia pada remaja putri diantaranya menurunnya kesehatan reproduksi Terhambatnya perkembangan motorik, mental dan kecerdasan menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar. Kejadian anemia dapat disebabkan dari pengetahuan, lama menstruasi dan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lama menstruasi, dan status gizi pada remaja putri terhadap kejadian anemia di SMA N 2 Semendawai Barat Kabupaten OKU Timur Tahun 2024. Metode penelitian ini bersifat survey analitik kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional (potong lintang) yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengamatan pada saat bersamaan. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportional Random Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data dianalisis dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,001< 0,05, terlihat ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia. Hasil uji chi-square untuk lama menstruasi yaitu p value = 0,033< 0,05, artinya ada hubungan antara lama menstruasi terhadap kejadian anemia. Dan hasil uji statistik chi-square status gizi dengan nilai p value = 0,003 < 0,05 artinya ada hubungan antara status gizi terhadap kejadian anemia di SMA N 2 Semendawai Barat. Diharapkan dari hasil penelitian ini menjadi gambaran bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi penyuluhan mengenai faktor risiko kejadian anemia dan pemberian rutin tablet tambah darah.
MANFAAT BUAH BIT TERHADAP KENAIKAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI (SCOPING REVIEW) patimah, Siti; Aprianti, Nurul Azmi; Oktaviantry, Fara Sabrina; silviani, Shifa; Maula, Mithahul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43656

Abstract

Latar Belakang: Menurut WHO, anemia merupakan masalah gizi paling signifikan yang dihadapi oleh remaja, yang dapat berdampak buruk pada kinerja dan perkembangan mental mereka. Untuk mengatasi anemia pada remaja putri, salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi suplemen zat besi, seperti yang terdapat pada buah bit. Tujuan: Penelitian ini menginformasikan manfaat buah bit yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Metode: Studi penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan ruang lingkup yang melibatkan serangkaian langkah sistematis untuk mengumpulkan, menyaring, dan mensintesis pustaka yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil: Dari 11 jurnal yang dianalisis, terdapat manfaat buah bit, yaitu dapat meningkatkan hemoglobin pada remaja putri. Kesimpulan: Pemanfaatan buah bit dapat memberikan manfaat bagi kesehatan seperti meningkatkan hemoglobin dan dapat mencegah anemia pada remaja.
GAMBARAN PENGETAHUN DAN SIKAP PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 1 MOPUYA TERHADAP BAHAYA ROKOK ELEKTRIK PADA KESEHATAN Amalia, Selvina Putri; Malonda, Nancy S. H.; Adam, Hilman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap peserta didik di SMK Negeri 1 Mopuya terhadap bahaya rokok elektrik pada kesehatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross sectional study. Sampel penelitian terdiri dari 193 responden yang merupakan siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai bahaya rokok elektrik, dengan 133 responden (68,91%) memiliki pengetahuan baik dan 60 responden (31,09%) memiliki pengetahuan kurang baik. Selain itu, sikap peserta didik terhadap bahaya rokok elektrik juga tergolong baik, dengan 122 responden (63,2%) menunjukkan sikap positif. Meskipun demikian, terdapat beberapa responden yang masih kurang memahami risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan rokok elektrik. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah mengadakan program edukasi yang rutin mengenai bahaya rokok elektrik dan dampaknya terhadap kesehatan, serta mendorong siswa untuk meningkatkan kesadaran kesehatan melalui akses informasi yang positif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PEMERIKSAAN IVA-TEST PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OLAK KEMANG KOTA JAMBI 2024 Syahfira, Azzahra; Siregar, Sri Astuti; Perdana, Silvia Mawarti; Asparian, Asparian; Herwansyah, Herwansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43949

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab utama kematian wanita. Tetapi di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang kunjungan pemeriksaan IVA yang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pemeriksaan IVA di puskesmas lain (5,9%). Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, akses informasi, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pelaksanaan pemeriksaan IVA pada wanita pasangan usia subur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional menggunakan teknik Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square pada SPSS versi 24. Hasil: Prevalensi responden tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 84 orang (91,3%), memiliki pengetahuan baik sebanyak 47 orang (51,1%), memiliki sikap positif sebanyak 48 orang (52,2%), mendapatkan akses informasi yang mendukung sebanyak 51 orang (55,4%), mendapat dukungan suami sebanyak 48 orang (52,2%), dan mendapat dukungan tenaga kesehatan sebanyak 47 orang (51,1%). Hasil uji statistik menunjukkan variabel pengetahuan (p-value <0,06), sikap (p-value <0,06), akses informasi (p-value <0,08), dukungan suami (p-value <0,06), dukungan tenaga kesehatan (p-value <0,06). Simpulan: Pengetahuan, sikap, akses informasi, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan secara signifikan dengan pelaksanaan pemeriksaan IVA. Untuk itu, diperlukan upaya peningkatan Pengetahuan, sikap, akses informasi, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan untuk meningkatkan angka pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWA KEDOKTERAN Utami, Katifa Agniansyah Idznie; Pitaloka, Pritha; Setiawan, Shellita Melanie Astuti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43961

Abstract

Stres adalah reaksi emosional maupun fisik yang dialami seseorang karena ketidaksesuaian antara tuntutan yang dihadapi dan sumber daya yang dimiliki. Reaksi ini dipicu oleh faktor eksternal maupun faktor internal yang disebut stressor. World Health Organization (WHO) menyatakan stres merupakan suatu kondisi psikologis peringkat ke-4 sebagai penyakit yang umum terjadi di dunia. Stres dapat berdampak negatif terhadap berbagai aspek kesehatan, termasuk pola makan seseorang, yang pada akhirnya memengaruhi terhadap perubahan Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat stres dengan IMT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dan desain cross sectional. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan mulai dari tahun angkatan 2020 sampai 2023 menjadi sampel penelitian kali ini yang berjumlah 80 responden. Data didapatkan dari kuesioner Perceived Stress Scale -10 (PSS-10) dari hasil analisis berdasarkan karakteristik responden, mahasiswa dengan jenis kelamin perempuan yang berusia 22 tahun banyak mengalami stres. Kemudian, angkatan yang paling banyak berkontribusi berasal dari angkatan tahun 2022 dan 2023. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan kategori tingkat stres sedang mencapai 76,3% terutama angkatan 2020 yang sedang menjalani Co-Ass, sedangkan hasil perhitungan Indeks Massa Tubuh diperoleh 38 responden (47,5%) berada dalam kategori normal. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat stres dengan Indeks Massa Tubuh dengan hasil p-value (P> 0,05).
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNJA Naibaho, Tyoma Saryance; Sitanggang, Hendra Dhermawan; Sari, Puspita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.44106

Abstract

Tidur adalah kegiatan alami dimana tubuh melakukan proses perbaikan, waktu yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mendapatkan tidur yang berkualitas berbeda-beda, untuk usia dewasa 18 – 40 tahun membutuhkan tidur kurang lebih 7- 9 jam. Kualitas tidur yang kurang baik dapat  memberikan dampak negatif bagi kesehatan baik fisik maupun mental, termasuk penyakit metabolisme dan kardiovaskular, kecemasan dan depresi, serta penurunan fungsi kognitif. Di Indonesia kualitas tidur yang buruk pada remaja hingga dewasa awal sangat tinggi sebanyak 62,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa Ilmu Kesehatan masyarakat Universitas Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif Angkatan 2021 hingga Angkatan 2024 program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi, dengan besar sampel 147 informan yang dipilih menggunakan metode stratified random samping. Variable dependen penelitian kualitas tidur, variable independen penelitian penggunaan media social, lingkungan kamar, aktivitas fisik, overweight/kegemukan. Analisis data menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan tida ada hubungan antara kulaitas tidur dengan penggunaan media social p-value = 0,06, didapatkan hubungan signifikan antara kualitas tidur dengan lingkungan kamar p-value = 0,015, tidak didapat hubungan antara kualitas tidur dengan aktivitas fisik p-value = 1,00, tidak terdapat hubungan kualitas tidur dengan overweight/kegemukan p-value = 1,00. Faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi adalah Faktor lingkungan.  
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN PERAN KADER KESEHATAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DI DESA TOUNDANOUW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Akay, Meiliv Melinda; Maino, Irny E.; Adam, Hilman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.44139

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu atau posyandu adalah suatu kegiatan kesehatan berbasis komunitas yang diselenggarakan oleh, dari, dan untuk masyarakat, dengan maksud meningkatkan kemandirian dan memfasilitasi pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan balita. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahuai hubungan antara pengetahuan ibu dan peran kader kesehatan dengan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu di Desa Toundanouw Kabupaten Minahasa Tenggara. Desain studi yang digunakam adalah pendekatan kuantitatif melalui desain studi cross sectional. Sampel terdiri atas 53 ibu memiliki balita serta sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pengetahuan dengan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu di Desa Toundanouw Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki hubungan dengan uji chi square yaitu p= 0,001 α < = 0,05, dan peran kader kesehatan dengan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu di Desa Toundanouw Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki hubungan didapati uji chi square P = 0,014 α < = 0,05.
EFEKTIVITAS SUPPORTIVE EDUCATIVE SYSTEM TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERMASALAHAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO PADA REMAJA DI KECAMATAN KRAKSAAN Laili, Nurul; Ro’isah, Ro’isah; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.44219

Abstract

Remaja memiliki perasaan yang labil, merasa penting untuk punya teman dekat, berusaha mencari pelarian selain kedua orang tua dan sibuk mencari jati diri. Remaja kebingunan dengan identitasnya karena tidak mampu untuk mencapainya. Perilaku menyimpang remaja seperti aktivitas berpacaran yaitu, berpegangan tangan, berciuman, dan petting (meraba/merangsang bagian tubuh yang sensitif). Faktor munculnya perilaku menyimpang remaja adalah dukungan keluarga. Remaja yang tidak mendapatkan dukungan keluarga memiliki motivasi kurang, sehingga hal remaja berperilaku kurang baik. Saat ini masih banyak remaja yang belum mendapatkan dukungan keluarga secara optimal, hal tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya adalah pengetahuan, budaya, ekonomi, sosial dan media masa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas supportive educative system terhadap dukungan keluarga dengan permasalahan perilaku seksual beresiko pada remaja. Metode penelitian menggunakan quasy experiment dengan pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini: 84, dibagi menjaDI 42 kelompok kontrol dan 42 kelompok intervensi. Pengambilan data menggunakan kuesioner data demografi dan kuesioner dukungan keluarga. Kegiatan penelitian dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan, diawali dengan pre test kemudian dikahiri post test. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil analisa data menunjukkan bahwa Supportive Educative System efektif meningkatkan Dukungan Keluarga Dengan Permasalahan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja dengan P value < 0,05 yaitu 0,001<0,05.
EVALUASI PENANGANAN STROKE PADA MASA GOLDEN PERIODE DI RUMAH SAKIT INDONESIA Projokusuma, Rachmad; Wasir, Riswandy; Istanti, Novita Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.44240

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh kecepatan penanganan dalam 4,5 jam pertama (golden period). Namun, masih banyak pasien yang terlambat mendapat penanganan karena kendala struktural dan sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penanganan stroke selama golden period di rumah sakit Indonesia, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan utama, dan strategi perbaikannya. Metode: Penelitian ini merupakan literature review terhadap 14 artikel yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2013–2023), diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan Scopus. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, akses terbuka, dan keterkaitan dengan penanganan stroke dalam golden period. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan yang konsisten. Hasil: Sebagian pasien memiliki peluang mendapatkan intervensi dalam golden period, tetapi sebagian besar masih mengalami keterlambatan. Faktor pendukung mencakup edukasi keluarga dan kesiapan fasilitas kesehatan. Hambatan utama meliputi rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala stroke, keterbatasan akses transportasi gawat darurat, serta kendala biaya. Simpulan: Penanganan stroke pada masa golden period belum berjalan optimal. Strategi perbaikan perlu diarahkan pada edukasi masyarakat, penguatan sistem rujukan dan transportasi darurat, serta peningkatan kesiapan fasilitas layanan stroke di rumah sakit.