cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
TERAPI PURSED LIPS BREATHING TERHADAP POLA NAFAS PASIEN PPOK DI RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR wiryani, luh nisha; Kresnayana, Gede Ivan; Antariksawa, I Wayan; Sundayana, I Made
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45413

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang berlangsung lama dan ditandai dengan aliran udara yang terbatas dalam saluran pernafasan yang tidak dapat diperbaiki. Pada pasien PPOK akan mengalami pola nafas yang tidak adekuat di karena pasien merasakan sesak, kesulita dalam bernafas serta batu berdahak hal ini dapat diberikan terapi non farmakologi Pursed Lips Breathing. Tujuan untuk menjelaskan asuhan KMB dengan masalah keperawatan uatama pola nafas tidak efektif pada pasien PPOK melalui intervensi terapi relaksasi nafas (Pursed Lips Breathing). Metode dalam penelitian ini, desain analisis deskriptif digunakan. Studi kasus ini memiliki dua pasien sebagai sampel, dan format asuhan keperawatan medikal bedah digunakan sesuai dengan peraturan institusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan terapi Pursed Lips Breathing yang diberikan selama 3 kali pertemuan, dimana setiap pasien diberikan intervensi selama 5-10 menit sebanyak 30kali dalam sehari dan hal ini menunjukan bahwa terapi dengan Pursed Lips Breathing dapat memperbaiki pola nafas pasien menjadi normal dan adekuat pada pasien PPOK.
Pengaruh Edukasi Perawatan Luka Cedera Terhadap Tingkat Pengetahuan Pertolongan Pertama Berbasis Media Audio Visual Pada Siswa Di Smpn 4 Belinyu Tahun 2024 Amanda, Dea; Meilando, Rizky; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45431

Abstract

Kecelakaan dan cedera adalah bagian dari peristiwa sehari-hari. Kecelakan dan cedera dapat terjadi di rumah, di jalan dan di sekolah. Kecelakaan dan cedara dapat menyebabkan masalah serius bila tidak ditangani dengan benar. Prevalensi kejadian cedera pada siswa di sekolah mengalami peningkatan dan penurunan setiap tahunnya. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh edukasi perawatan cedera terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama berbasis media audio visual pada siswa di SMPN 4 Belinyu Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pra experiment dengan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah 212 siswa. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini membuktikkan bahwa ada pengaruh edukasi perawatan luka cedera terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama sebelum dan sesudah diberikan edukasi perawatan luka cedera dengan p-value (0,000) < 0,05. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan seluruh tenaga pendidik rutin melakukan penyuluhan kepada siswa bagaimana cara pertolongan pertama dengan cepat dan tepat.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN KARTU TRUTH OR DARE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI WANITA DI SMKN 14 SAMARINDA Kamiliya, Nurjihan; Pramono, Joko Sapto; Ardyanti, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45467

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja penting untuk mencegah masalah keputihan tidak normal hingga kanker serviks Pengetahuan yang minim dan kebiasaan personal hygiene pada remaja putri yang kurang baik berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk pada sistem reproduksi wanita seperti kanker serviks. Edukasi yang interaktif dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran mereka, salah satunya menggunakan media permainan kartu Truth or Dare. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kartu Truth or Dare terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri menjaga kesehatan reproduksi di SMKN 14 Samarinda. Jenis penelitian ini menggunakan pre eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel penelitian berjumlah 67 siswi dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan pengetahuan siswi dengan kategori baik saat pretest sebanyak 69,8% meningkat menjadi 100% dan sikap siswi dengan kategori positif saat pretest sebanyak 73% meningkat menjadi 96,8%. Hasil analisis menunjukkan terdapat efektivitas kartu Truth or Dare terhadap peningkatan pengetahuan (ρ = 0,000) dan sikap (ρ = 0,000) siswi dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kesimpulan yang didapat yaitu terdapat efektivitas kartu Truth or Dare terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap menjaga kesehatan reproduksi wanita di SMKN 14 Samarinda.
FENOMENA DIABETES MELITUS BERDASARKAN USIA DAN JENIS KELAMIN DI DESA WINOWANGA KABUPATEN POSO Putrie, Intania Riska; Putri, Isramita Cahyani; Devie, Devie; Rahmah, Fauziah; Violen, Syella Jesica; Hasanuddin, Bintang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45474

Abstract

Penyakit yang menjadi penyebab kematian cukup tinggi setiap tahunnya adalah Penyakit Tidak Menular (PTM), contohnya diabetes. Diabetes Melitus dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau gender. Namun, faktor penuaan mengakibatkan peningkatan resiko Diabetes Melitus akibat penurunan sensitivitas insulin yang menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenomena penyakit Diabetes Melitus berdasarkan usia dan jenis kelamin di Desa Winowanga Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Penelitian ini melakukan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu menggunakan Glukometer Easy Touch. Sampel penelitian ini berjumlah 50 orang. Hasil pemeriksaan didapatkan nilai Gula Darah Sewaktu (GDS) normal sebanyak 42 orang  (84%), dan pre-DM 8 orang (16%). Sampel pre-DM sebanyak 8 orang berjenis kelamin wanita dengan kategori usia Dewasa (1 orang), Pre-Lansia (4 orang) dan Lansia (3 orang). Diharapkan dapat memperbanyak sampel penelitian serta dapat dilakukan pula pengukuran Gula Darah Puasa (GDP) berbasis laboratorium.
INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PASIEN SCHIZOPHRENIA HALUSINASI PENDENGARAN MENGGUNAKAN TERAPI OKUPASI MENGGAMBAR Nurfalah, Muhammad Fajar; Adiyatma, Raditya; Maharani, Maharani; Fitrah, Nursabillah; Aulia, Zahrotul; Ridwan, Heri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45592

Abstract

Pasien dengan schizophrenia sering mengalami halusinasi pendengaran yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Selama ini, penanganan yang diberikan lebih banyak bersifat medis atau farmakologis, sementara pendekatan non-obat seperti terapi okupasi belum banyak dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu terapi yang bisa digunakan adalah menggambar, karena aktivitas ini dapat membantu menenangkan pikiran dan mengalihkan perhatian dari suara halusinasi. Namun, belum banyak penelitian yang melihat secara khusus apakah terapi menggambar benar-benar efektif dalam mengurangi halusinasi pendengaran pada pasien schizophrenia. Oleh karena itu, penting untuk meneliti bagaimana pengaruh terapi okupasi menggambar dalam membantu pasien dengan schizophrenia yang mengalami halusinasi pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terapi okupasi menggambar efektif dapat membantu mengurangi halusinasi pendengaran pada pasien schizophrenia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian scoping review dengan database Google Scholar, Crossref, dan OpenAlex dengan rentang waktu 5 tahun dari tahun 2019-2024. Pencarian artikel menggunakan kata kunci Halusinasi pendengaran, skizofrenia, terapi okupasi. Hasil penelitian didapatkan tujuh artikel penelitian yang relevan. Hasil dari penelitian menunjukkan terapi okupasi menggambar terbukti efektif mengurangi gejala halusinasi, memperbaiki kemampuan kontrol diri, ekspresi emosi, serta meningkatkan fungsi sosial pasien. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa terapi okupasi menggambar merupakan sebuah intervensi yang efektif, mudah untuk diterapkan, dan aman sebagai bagian dari perawatan pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi pendengaran.
PENERAPAN INTERVENSI LATIHAN GERAK SENDI TERHADAP TINGKAT KELELAHAN PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS Saadah, Nezta Alfyati; Rochmawati, Erna; Zuhri, Ahkmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45615

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) adalah kondisi medis yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan memerlukan terapi pengganti berupa hemodialisis. Salah satu dampak fisik yang signifikan pada pasien hemodialisis adalah kelelahan ekstrem atau kelelahan. Intervensi non-farmakologis seperti latihan gerak sendi (Range of Motion/ROM) dapat membantu mengurangi tingkat kelelahan pada pasien tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh latihan gerak sendi terhadap tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode: Desain penelitian menggunakan laporan kasus dengan pendekatan observasional. Penelitian dilakukan di Ruang Hemodialisa RSUD Temanggung pada tanggal 28 April – 3 Mei 2025. Partisipan terdiri dari dua pasien dengan diagnosis gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis rutin dan mengalami kelelahan. Data dikumpulkan melalui kuesioner FACIT-Fatigue Scale sebelum dan sesudah intervensi latihan gerak sendi. Intervensi diberikan dua kali dalam satu minggu dengan durasi 20 menit setiap sesi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tingkat kelelahan pada kedua partisipan setelah intervensi. Responden 1 mengalami peningkatan skor dari 16 (kelelahan berat) menjadi 27 (kelelahan sedang), sementara responden 2 meningkat dari 14 (kelelahan berat) menjadi 15 (kelelahan sedang). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan gerak sendi berpotensi menurunkan kelelahan pada pasien hemodialisis, meskipun terdapat variasi respon pada setiap individu. Simpulan: Latihan gerak sendi efektif dalam mengurangi tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif non-farmakologis yang membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.
PENGARUH OBESITAS DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO KANKER KOLOREKTAL DI INDONESIA Andini, Regita Dwi; Aghna, Safira; Farrazafir, Nabhan Basyar; Izzah, Shichachul; Nafisah, Lu’lu; Sistiarani, Colti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45884

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kanker kolorektal merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia, menempati posisi ketiga dengan lebih dari 1,9 juta kasus baru dan hampir 1 juta kematian pada tahun 2020. Di Indonesia, kanker ini menempati peringkat keempat dengan insidensi 39,2 per 100.000 penduduk dewasa. Peningkatan ini erat kaitannya dengan gaya hidup modern, termasuk pola makan tinggi kalori, rendah serat, kurangnya aktivitas fisik, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan obesitas dan aktivitas fisik dengan risiko kanker kolorektal di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain tinjauan sistematis dengan panduan PRISMA. Artikel diidentifikasi melalui Google Scholar dan ResearchGate menggunakan kata kunci terkait obesitas, aktivitas fisik, dan kanker kolorektal di Indonesia. Dari 653 artikel yang ditemukan, 10 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu artikel kuantitatif dengan desain cross-sectional atau case-control yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya aktivitas fisik memiliki hubungan signifikan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal. Namun, pengaruh obesitas bervariasi tergantung pada indikator yang digunakan. Simpulan: Aktivitas fisik terbukti memiliki peran protektif yang signifikan terhadap risiko kanker kolorektal. Penelitian ini menekankan pentingnya mempromosikan aktivitas fisik sebagai strategi pencegahan dan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mendukung pengembangan kebijakan promotif dan preventif yang berbasis bukti di Indonesia.
Faktor Perilaku Ibu dalam Pencegahan Kematian Bayi di Puskesmas Singah Mulo Aceh Nika, Zel Via; Amin, Fauzi Ali; Wardiati, Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46051

Abstract

Neonatus atau bayi berusia kurang dari satu bulan berada pada periode risiko kesehatan tertinggi dalam siklus kehidupan anak. Penelitian mengenai pencegahan kematian bayi telah banyak dilakukan, namun pemahaman mengenai faktor spesifik yang memengaruhi perilaku ibu dalam konteks lokal, terutama di wilayah kerja Puskesmas Singah Mulo, masih terbatas. Selain itu, masih minim kajian yang mengintegrasikan faktor internal dan pelayanan kesehatan dalam menjelaskan perilaku ibu terkait upaya pencegahan kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam mencegah kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Singah Mulo, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 35 ibu yang memiliki bayi berusia 6–12 bulan dari lima desa, dan seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan pada 3–5 Agustus 2024 melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square melalui aplikasi SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 40,0% ibu memiliki perilaku pencegahan kematian bayi yang baik. Faktor yang berhubungan signifikan meliputi paritas (p=0,001), kunjungan ANC (p=0,001), pengetahuan ibu (p=0,001), dukungan suami (p=0,027), dan peran petugas kesehatan (p=0,009). Kesimpulan menunjukkan bahwa pengetahuan ibu, dukungan suami, dan peran petugas kesehatan merupakan determinan utama dalam upaya pencegahan kematian bayi. Diperlukan intervensi melalui edukasi kesehatan dan penguatan dukungan keluarga serta pelayanan kesehatan untuk menurunkan risiko kematian bayi di wilayah tersebut.
PERBANDINGAN KUALITAS TELUR STH MENGGUNAKAN VARIASI PELARUT ETANOL DAN AQUADES PADA EKSTRAK UBI UNGU (Ipomea batatas poiret) Hermawan Kamiyani, Eko; Solikah, Monika Putri; Putri, Novita Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46167

Abstract

Tahun 2023, Data dari World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa populasi orang di dunia yang mengalami infeksi parasit STH sudah mencapai sekitar 24% atau 1,5 milliar. Identifikasi telur cacing menggunakan metode natif (direct slide) biasanya menggunakan pewarna eosin 2% agar mempermudah identifikasi. Ubi ungu dapat digunakan sebagai pewarna alternatif sebelumnya dijadikan sebagai ekstrak. Pembuatan ekstrak ubi ungu harus memperhatikan pelarut yang digunakan. Pemilihan jenis pelarut dapat mempengaruhi senyawa yang diekstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kualitas hasil pemeriksaan telur STH menggunakan variasi pelarut pada esktrak ubi ungu (Ipomea batatas poiret). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini ialah sampel feses yang diperoleh dari Laboratorium Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Semarang. Sampel penelitian ini yaitu feses positif telur cacing STH. Variabel bebas dalam penelitian yaitu variasi pelarut etanol dan aquades pada ekstrak ubi ungu (Ipomea batatas poiret). Variabel terikat yaitu telur cacing Soil transmitted helminth (STH). Hasil yang didapatkan yakni ekstrak ubi ungu pelarut aquades memiliki nilai mean rank yang hampir mendekati eosin sedangkan ekstrak ubi ungu pelarut etanol memiliki nilai mean rank yang paling rendah. Kualitas pewarnaan ekstrak ubi ungu pelarut aquades lebih baik dibandingkan ekstrak ubi ungu pelarut etanol.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PASIEN SEBAGAI KONSUMEN ATAS PENUNDAAN PELAYANAN KESEHATAN SETELAH MEMBERIKAN PERSETUJUAN TINDAKAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PERJANJIAN TERAPEUTIK Saripudin; Mufidi, M. Faiz; Caecielia, Caecielia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46185

Abstract

Pendahuluan Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum bagi pasien atas tertundanya pelayanan kesehatan setelah memberikan Persetujuan Tindakan Pelayanan Kesehatan (PTPK), dengan studi kasus di sebuah rumah sakit swasta di Karawang. Fokus utama adalah pada ketidakterbukaan dokter penanggung jawab pasien (DPJP) dalam memberikan informasi mengenai tertundanya tindakan medis, yang menimbulkan kekecewaan dan ketidakpercayaan dari pihak pasien dan keluarga. Rumusan masalah dalam tesis ini meliputi tertundanya pelayanan medis dalam hubungannya dengan hak-hak pasien menurut Undang-Undang No. 17 Tahun 2023, serta bentuk perlindungan hukum dan penyelesaian penyelesaian yang tersedia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan analisis peraturan-peraturan terkait, termasuk Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit bertanggung jawab secara hukum atas kelalaian tenaga medis, sebagaimana diatur dalam Pasal 193 UU No. 17 Tahun 2023. Penundaan pelayanan tanpa dasar medis melalui asas pelayanan tepat waktu dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Kesimpulan Perlindungan hukum dapat bersifat internal melalui perjanjian pasien-rumah sakit, maupun eksternal melalui peraturan pemerintah. Penyelesaian penyelesaian dilakukan melalui pendekatan negosiasi sebagai bentuk alternatif penyelesaian non-litigasi.