cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
STUDI KASUS PERAN APARAT DESA DALAM MITIGASI BANJIR DAN TSUNAMI DI DESA LOMPIO Rusli, Sfandi; Masiti, Masiti; Badaruddin, Helda F.; Raharjo, Slamet; Amalinda, Finta; Delvi, Delvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran aparat desa dalam penanggulangan bencana banjir dan tsunami di Desa Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, relawan, serta warga terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat desa berperan penting dalam enam aspek utama: pengetahuan dan pengalaman, kesiapsiagaan komunitas, dukungan pemerintah, penyaluran bantuan, sistem peringatan dini, dan penanganan pascabencana. Meskipun terdapat kemajuan, seperti pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem peringatan dini dan terbentuknya komunitas penanggulangan bencana, pelatihan kebencanaan masih terbatas pada sosialisasi bersifat informatif. Konflik sosial juga sempat muncul akibat ketimpangan distribusi bantuan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan praktis yang berkelanjutan, mekanisme distribusi bantuan yang adil, serta sosialisasi rutin untuk membangun budaya siaga bencana yang kuat di tingkat desa.
PENGARUH PIJAT ENDORPHINE TERHADAP KUALITAS SEKSUAL PEREMPUAN PADA MASA MENOPAUSE DI PUSKESMAS SUNGAI DUA BANYUASIN Maria, Lisda; Arisandy, Desy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48775

Abstract

Menopause menyebabkan perubahan hormonal yang berdampak pada penurunan fungsi seksual, termasuk hasrat, lubrikasi, dan orgasme. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan fungsi seksual adalah pijat endorphine, melalui mekanisme stimulasi hormon endorphin dan oksitosin, sejalan dengan hal tersebut maka dilakukanlah penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorphine terhadap fungsi seksual pada perempuan menopause di wilayah kerja Puskesmas Sungai Dua Banyuasin. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran fungsi seksual dilakukan menggunakan kuesioner FSFI (Female Sexual Function Index) sebelum dan sesudah intervensi pijat endorphine selama 4 minggu (3 kali seminggu, masing-masing 15–20 menit). Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05, rata-rata skor FSFI sebelum intervensi sebesar 22,83 meningkat menjadi 29,20 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menandakan bahwa pijat endorphine memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan fungsi seksual pada perempuan menopause. Pijat endorphine terbukti efektif meningkatkan fungsi seksual perempuan menopause dan diharapkan dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis di layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan menopause, kedepannya untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan melibatkan kelompok kontrol dan mengamati efek jangka panjang pijat endorphine. Selain itu, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk mempertimbangkan pijat endorphine sebagai bagian dari edukasi dan penanganan komprehensif bagi perempuan menopause.
HUBUNGAN SANITASI RUMAH MAKAN DENGAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI PASAR LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Rahayu, Rauza Lestari; Aditama, Wiwit; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48803

Abstract

Rumah makan merupakan setiap tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi rumah makan dengan tingkat kepadatan lalat di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh rumah makan di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar berjumlah 35 rumah makan. Sampel dari penelitian ini seluruh dari populasi yang diambil menggunakan teknik total population. Penelitian ini dilaksanakan pada 11 Agustus - 03 September tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan fly grill, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan menggunakan SPSS. Hasil uji univariat menunjukkan bahwa tingkat kepadatan lalat padat (65,7%), tempat pencucian peralatan tidak memenuhi syarat (60,0%), tempat penyimpanan makanan saji tidak memenuhi syarat (57,1%), sarana pencegahan lalat tidak tersedia (57,1%), kondisi tempat sampah tidak memenuhi syarat (62,9%), waktu pembuangan sampah tidak memenuhi syarat (62,9%). Hasil uji bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara tempat pencucian peralatan (p-value 0,000), sarana pencegahan lalat (p-value 0,040), kondisi tempat sampah (p-value 0,000), waktu pembuangan sampah (p-value 0,009), tidak ada hubungan antara tempat penyimpanan makanan saji (0,411) dengan kepadatan lalat di rumah makan Pasar Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Untuk menjaga sanitasi, pemilik rumah makan/warung nasi di Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, diharapkan menyediakan tempat cuci makanan yang higienis, memperbanyak pencegah lalat, memperbarui tempat sampah, dan rutin membuang sampah setiap hari. Kata kunci: kepadatan lalat, sanitasi dasar, rumah makan
PENGARUH EDUKASI PERSONAL HYGIENE TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS SEKIP PALEMBANG Maria, Lisda; Angraini, Dwi Sella
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48804

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan komplikasi umum yang dapat terjadi selama kehamilan akibat perubahan hormonal dan anatomi yang memengaruhi sistem urogenital ibu. Salah satu faktor risiko utama adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai personal hygiene yang benar. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh edukasi personal hygiene terhadap kejadian ISK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 51 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan dan format pencatatan kejadian ISK. Intervensi edukasi diberikan dalam bentuk booklet dan sesi penyuluhan. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test untuk pengetahuan dan McNemar test untuk kejadian ISK. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu hamil setelah edukasi (p=0,000), serta penurunan kejadian ISK secara signifikan (p=0,022) setelah intervensi. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa edukasi personal hygiene efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kejadian ISK pada ibu hamil. Edukasi ini perlu dijadikan program rutin dalam pelayanan antenatal care untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu selama kehamilan. Saran: Sebaiknya puskesmas secara aktif memberikan pencegahan ISK pada ibu hamil.
PENGARUH PIJAT REFLEKSI TERHADAP NAFSU MAKAN PADA KATEGORI ENJOYMENT OF FOOD (EF) PADA ANAK USIA TODDLER Suryati, Suryati; Setyawan , Aris; Hartiningsih , Sri Nur; Sari , Dian Nur Adkhana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48807

Abstract

Masa toddler atau balita merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak, di mana asupan gizi yang cukup sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan optimal. Namun, banyak anak mengalami kesulitan makan, termasuk kehilangan nafsu makan, yang dapat berdampak negatif pada status gizi dan perkembangan mereka. Pijat refleksi dianggap sebagai metode non-farmakologi yang aman dan efektif untuk meningkatkan nafsu makan pada toddler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat refleksi terhadap nafsu makan pada anak usia toddler di Dusun Bali, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. Metode penelitian ini mengunakan pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 15 anak usia 1-3 tahun yang mengalami masalah nafsu makan, diambil melalui metode random sampling. Intervensi pijat refleksi dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan durasi 15 menit setiap sesi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Child Eating Behaviour Questionnaire (CEBQ) dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nafsu makan anak setelah pijat refleksi, subskala Enjoyment of Food (EF) meningkat dari 2,93 menjadi 3,51. Hasil uji komparasi pijat refleksi sebelum dan sesudah diberikan intervensi pijat refleksi didapatkan nilai subkala rata-rata p <0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pijat refleksi terbukti efektif dalam meningkatkan nafsu makan dan berat badan anak usia toddler, sehingga dapat dijadikan intervensi non-farmakologi yang bermanfaat.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN TINGKAT ANSIETAS PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA Putri, Ananda Melia; Fitria, Dian; Setyaningsih, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48808

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa pada jenjang awal perkuliahan sedang berada dalam fase peralihan dari pendidikan menengah menuju perguruan tinggi, yang kerap menimbulkan tekanan psikologis. Adaptasi terhadap lingkungan akademik dan sosial yang baru dapat menimbulkan kecemasan atau ansietas. Salah satu bentuk dukungan yang dianggap mampu mereduksi tingkat ansietas tersebut adalah dukungan dari teman sebaya. Penelitian ini dilakukan guna mengidentifikasi adanya hubungan antara dukungan teman sebaya dan tingkat ansietas pada mahasiswa tingkat pertama di STIKes RS Husada. Metode: Penelitian ini dirancang dengan desain kuantitatif melalui pendekatan potong lintang (cross-sectional). Penelitian ini melibatkan populasi seluruh mahasiswa tingkat pertama yang berjumlah 114 orang. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik simple random sampling dan diperoleh sebanyak 101 responden. Penelitian ini menetapkan dukungan teman sebaya sebagai variabel independen, dan tingkat ansietas sebagai variabel dependen. Instrumen pengumpulan data menggunakan dua jenis kuesioner, yaitu kuesioner dukungan teman sebaya dan kuesioner tingkat ansietas. Data yang terkumpul dianalisis melalui uji korelasi Spearman. Hasil: Temuan penelitian ini mengindikasikan adanya korelasi yang bermakna secara statistik antara dukungan teman sebaya dan tingkat ansietas (p < 0,001), dengan koefisien korelasi senilai r = -0,610. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin besar dukungan emosional yang berasal dari teman sebaya, maka kecenderungan mengalami ansietas menjadi lebih rendah. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan dari teman sebaya berperan signifikan dalam membantu mahasiswa menghadapi ansietas pada awal masa perkuliahan. Meningkatkan kualitas interaksi sosial yang positif antar mahasiswa dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam menunjang kesehatan mental mahasiswa baru.
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH (BODY IMAGE) DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI (SELF-CONFIDENCE) PADA REMAJA PUTRI Handayani, Eka Wuri; Fitria, Dian; Setyaningsih, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48809

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja adalah periode krusial dalam pertumbuhan psikososial seseorang yang dicirikan oleh bermacam perubahan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Pada tahap ini, pembentukan citra tubuh dan kepercayaan diri menjadi aspek penting. Persepsi negatif terhadap tubuh dapat menurunkan rasa percaya diri dan memengaruhi kesehatan mental remaja putri. Penelitian ini dilakukan guna mengkaji korelasi antara citra tubuh (body image) dan tingkat kepercayaan diri (self-confidence) pada remaja putri. Metode: Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Yang menjadi populasi dalam studi ini ialah seluruh siswi kelas VIII yang terdaftar di SMPN 23 Jakarta., dengan sebanyak 87 responden dijadikan sampel penelitian melalui penerapan metode acak sederhana. Unsur yang berperan sebagai variabel independen dalam studi ini ialah citra tubuh, sementara itu variabel dependennya ialah kepercayaan diri. Alat ukur pengumpulan data meliputi kuesioner MBSRQ-AS untuk menilai citra tubuh dan kuesioner self-confidence untuk menilai tingkat kepercayaan diri. Data dianalisis dengan memanfaatkan metode Spearman Rank. Hasil: Temuan studi ini memperlihatkan bahwa mayoritas remaja putri mempunyai citra tubuh yang positif serta tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Uji statistik memperlihatkan adanya keterkaitan signifikan antara persepsi citra tubuh dan kepercayaan diri, dengan koefisien korelasi sebesar 0,687 dan tingkat signifikansi (p-value) 0,000. Simpulan: Ditemukan keterkaitan yang signifikan antara persepsi citra tubuh dan tingkat kepercayaan diri pada remaja putri. Individu yang mempunyai persepsi yang baik terhadap tubuhnya seringkali menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG MENGHADAPI UJIAN AKHIR SKRIPSI Widiastuti, Michelina; Fitria, Dian; Setaningsih, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48810

Abstract

Penelitian yang bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal dengan tingkat stres akademik mahasiswa tingkat akhir menjadi penting, mengingat kompleksitas dan dampak signifikan dari stres ini terhadap kesehatan mental, performa akademik secara keseluruhan, dan bahkan risiko putus kuliah (drop out). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional untuk menganalisis data yang terkumpul. Populasi studi ini meliputi semua mahasiswa tingkat akhir Program Studi S1 Keperawatan STIKes RS Husada, dengan jumlah total 69 responden. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik total sampling, yang bertujuan untuk memastikan representasi komprehensif dari seluruh populasi target. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang dirancang untuk mengukur variabel-variabel penelitian. Analisis data kemudian dilakukan dengan menggunakan uji Spearman Rank, sebuah metode statistik non-parametrik yang sesuai untuk menguji korelasi antar variabel ordinal atau interval yang tidak memenuhi asumsi normalitas distribusi. Hasil penelitian menyoroti stres akademik sebagai masalah signifikan di kalangan mahasiswa tingkat akhir, dengan mayoritas responden melaporkan tingkat stres sedang hingga berat. Studi ini menemukan korelasi antara tingkat stres akademik dan faktor internal seperti pola pikir, kepribadian, dan keyakinan diri. Faktor eksternal seperti tekanan untuk berprestasi, dorongan status sosial, pengaruh dosen pembimbing, keterbatasan waktu, dan ketersediaan referensi juga berperan dalam meningkatkan stres. Temuan ini menekankan perlunya strategi coping yang efektif serta dukungan eksternal yang memadai untuk mengurangi stres akademik yang mahasiswa alami. Tingkat stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor internal dan eksternal.
PENGARUH EDUKASI MANAJEMEN BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI MENGHADAPI BENCANA Phalis, Annisa Putri Ana; Sukmawati, Sukmawati; Yasin, Agustina M.; Amalinda, Finta; Delvi, Delvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48814

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan wilayah di Indonesia yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami akibat keberadaan sesar aktif. Bencana ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di daerah pesisir. Oleh karena itu, pendidikan manajemen bencana sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh edukasi manajemen bencana terhadap kesiapsiagaan masyarakat di Desa Lompio, Kecamatan Tompe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-eksperimen dengan satu kelompok, yang meliputi pra uji sebelum dan pasca uji setelah pelaksanaan pendidikan manajemen bencana. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 30 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pendidikan manajemen bencana dan kesiapsiagaan masyarakat. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Kesimpulannya, edukasi manajemen bencana berpengaruh positif terhadap peningkatan tindakan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat pesisir pantai di Desa Lompio. Saran bagi Puskesmas dan tenaga kesehatan setempat adalah untuk terus mensosialisasikan manajemen bencana guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan.
EKSTRAK BUAH ANGGUR HITAM (VITIS VIVIFERA) SEBAGAI ANTI AGING : KAJIAN LITERATUR REVIEW Aurelia, Firly; Rahayu, Mika; Aisya, Firly Aurelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48815

Abstract

ABSTRAK Kulit memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, yaitu sebagai pelindung utama yang memisahkan organ dalam dari paparan lingkungan, juga membantu mengatur suhu tubuh, menjaga keseimbangan air dan zat elektrolit, serta menjadi tempat berbagai reseptor sensorik seperti reseptor sentuhan, nyeri, dan tekanan. Penuaan yang terjadi sering ditandai dengan rusaknya sel-sel kulit sehingga kulit terlihat kusam dan tidak sehat, tidak segar, kasar, keriput, muncul bintik-bintik hitam, dan elastisitas berkurang. Resveratrol adalah zat alami yang termasuk dalam kelompok antioksidan kuat, disebut polifenol. Resveratrol banyak ditemukan di kulit anggur. Sifat anti-penuaan resveratrol berasal dari kemampuannya menghambat berbagai protein dan enzim yang memicu kerusakan dan peradangan sel kulit. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Literatur diperoleh dengan cara menelaah artikel atau jurnal ilmiah yang diunduh dari PubMed, NCBI (National Library Of medicine) dan Google Scholar. Hasil kajian literatur dan analisis terhadap berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa resveratrol, senyawa polifenol alami yang terkandung dalam kulit dan biji buah anggur hitam (Vitis vinifera L.), memiliki potensi yang sangat signifikan dalam mencegah proses penuaan kulit (anti-aging). Resveratrol mampu menghambat pembentukan radikal bebas , meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen , serta menurunkan ekspresi faktor transkripsi proinflamasi resveratrol juga berperan penting dalam memperbaiki kerusakan sel dan memperlambat proses apoptosis serta penuaan sel kulit. Dengan demikian, resveratrol dari ekstrak anggur hitam dapat dikembangkan sebagai bahan aktif kosmetik dermatologis yang berfungsi dalam pencegahan penuaan dini kulit. Kata kunci: anggur hitam, anti penuaan, resveratrol ABSTRACT The skin has many important functions for the body, namely as the main barrier that separates internal organs from environmental exposure, also helps regulate body temperature, maintains water and electrolyte balance, and is the location of various sensory receptors such as touch, pain, and pressure receptors. Aging that occurs is often characterized by damage to skin cells so that the skin looks dull and unhealthy, not fresh, rough, wrinkled, the appearance of dark spots, and reduced elasticity. Resveratrol is a natural substance that belongs to a group of powerful antioxidants, called polyphenols. Resveratrol is found abundantly in grape skin. The anti-aging properties of resveratrol come from its ability to inhibit various proteins and enzymes that trigger skin cell damage and inflammation. This study used a literature review method. The literature was obtained by reviewing scientific articles or journals downloaded from PubMed, NCBI (National Library of Medicine), and Google Scholar. The results of the literature review and analysis of various studies can be concluded that resveratrol, a natural polyphenol compound contained in the skin and seeds of black grapes (Vitis vinifera L.), has very significant potential in preventing the skin aging process (anti-aging). Resveratrol can inhibit free radical formation, increase the expression of endogenous antioxidant enzymes, and reduce the expression of pro-inflammatory transcription factors. Resveratrol also plays a key role in repairing cell damage and slowing apoptosis and skin cell aging. Therefore, resveratrol from black grape extract can be developed as an active ingredient in dermatological cosmetics that functions to prevent premature skin aging. Keywords: anti aging, black grapes, resveratrol