cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
GAMBARAN MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Rio, Ivana Bella Putri; Rumayar, Adisti A.; Kolibu, Febi K.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48551

Abstract

Pelayanan kesehatan rawat jalan mengacu pada kualitas layanan yang diberikan kepada pasien tanpa perlu menjalani perawatan inap. Dalam hal ini, Puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat mengevaluasi tingkat kepuasan pasien menggunakan metode SERVQUAL (service quality), yang mencakup lima aspek utama, yaitu: tampilan fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai mutu pelayanan kesehatan rawat jalan bagi peserta JKN di Puskesmas Ranotana Weru. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei deskriptif, dan dilakukan pada April hingga Juni 2025. Responden dalam penelitian ini adalah 92 orang peserta JKN yang menggunakan layanan rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kelima dimensi mutu pelayanan. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya persentase jawaban “setuju” dan “sangat setuju” dibandingkan “tidak setuju” dan “sangat tidak setuju” dalam setiap pernyataan yang diajukan. Dimensi bukti fisik: Pernyataan terkait kebersihan dan kenyamanan gedung serta ruang pelayanan puskesmas paling banyak dipilih dengan responden “setuju” sebanyak 73 orang (79,3%), sementara hanya 9 responden (9,8%) yang menyatakan “tidak setuju” terkait kebersihan halaman puskesmas. Dimensi keandalan: Mayoritas memilih “setuju” terhadap pernyataan bahwa petugas kasir melayani dengan cepat, baik, dan ramah, yaitu sebanyak 72 responden (78,3%). Dimensi daya tanggap: Sebanyak 75 responden (81,5%) menyatakan “setuju” bahwa petugas apotek memberikan penjelasan obat secara jelas dan mudah dipahami. Dimensi jaminan: Pernyataan bahwa petugas memberikan layanan dengan baik dan memperhatikan keamanan pasien disetujui oleh 70 responden (76,1%). Dimensi empati: Sebanyak 70 responden (76,1%) juga menyatakan setuju bahwa mereka merasa aman dan percaya terhadap tindakan medis yang diterima. Kesimpulan secara keseluruhan, mutu pelayanan kesehatan rawat jalan di Puskesmas Ranotana Weru untuk peserta JKN berada pada kategori baik. Penilaian positif yang diberikan oleh sebagian besar responden pada semua dimensi menunjukkan bahwa pelayanan yang diterima telah memenuhi harapan pasien.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN FACE MIST EKSTRAK ETANOL DAUN KEMUNING (MURRAYA PANICULATA [L.] JACK) DENGAN METODE DPPH Kusumasedya, Willyana Pratiwi; Listyani , Tiara Ajeng; Rohmana, Vivin Marwiyati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48575

Abstract

Kulit memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari berbagai faktor lingkungan. Kerusakan kulit akibat radikal bebas dapat dicegah dengan meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang kaya antioksidan. Tanaman kemuning (Murraya paniculata [L.] Jack) merupakan salah satu sumber antioksidan alami, dengan daun yang mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah atau menunda reaksi oksidasi radikal bebas pada proses oksidasi lipid. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan face mist berbahan ekstrak etanol daun kemuning serta menguji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH (2,2 dipenyl-1-picrylhidrazyl). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian ekstrak diformulasikan dalam tiga konsentrasi: 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3), dengan kontrol negatif tanpa ekstrak (F0). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, daya semprot, waktu kering, viskositas, uji iritasi, dan uji hedonik. Aktivitas antioksidan diukur berdasarkan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula face mist memenuhi persyaratan mutu fisik yang baik, tidak menimbulkan iritasi, dan diterima panelis pada uji hedonik. Nilai IC50 ekstrak daun kemuning adalah 18,56 µg/mL (kategori sangat kuat), sedangkan face mist dengan konsentrasi 15% (F3) menunjukkan aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 sebesar 103,43 µg/mL tergolong kategori sedang. Dengan demikian, face mist ekstrak daun kemuning berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik alami dengan aktivitas antioksidan.
EFEKTIVITAS ECO ENZYME SEBAGAI DESINFEKTAN DALAM MENURUNKAN ANGKA KUMAN PADA PEMBERSIHAN LANTAI DI RSUD dr. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA Prihatin, Prihatin; Wahyuni, Ike Dian; Saktiawan, Yusup
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48613

Abstract

Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayur, yang mengandung senyawa aktif seperti asam asetat, enzim Tripsin, Amilase, dan Lipase yang memiliki sifat antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Eco Enzyme sebagai desinfektan dalam menurunkan angka kuman pada pembersihan lantai di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design, menggunakan tiga jenis bahan pembuatan Eco Enzyme, yaitu sayur, buah, dan kombinasi keduanya. Sampel penelitian berupa 18 usap lantai toilet ruang rawat inap, yang terdiri dari 9 sebelum dan 9 sesudah perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa Eco Enzyme memiliki karakteristik pH asam dengan nilai terendah pada bahan buah (pH 3,3), diikuti campuran (3,4), dan sayur (3,5). Warna cairan umumnya coklat tua. Terdapat penurunan signifikan angka kuman setelah pembersihan, dengan rata-rata penurunan tertinggi oleh Eco Enzyme buah sebesar 98,7%, diikuti sayur 95,7% dan campuran 87,4%. Analisis statistik One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan, serta antar jenis bahan. Regresi logistik menunjukkan bahwa Eco Enzyme sayur dan campuran berpengaruh signifikan terhadap pencapaian standar angka kuman, sementara Eco Enzyme buah tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini membuktikan bahwa Eco Enzyme efektif digunakan sebagai alternatif desinfektan ramah lingkungan dalam menurunkan angka kuman pada lantai rumah sakit.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SPIRITUALITAS TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT TAHUN 2024 Agustiana, Resma; Anggraini, Rima Berti; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48622

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah kondisi fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan pada organ ginjal yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan cairan elektrolit serta mengeluarkan beberapa hormon (renin, eritopoietin, prostatglandin). Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan resiko dterjadi kerusakan ginjal lebih lanjut dengan menjalani tindakan hemodialisa untuk mempertahankan usia dan harapan hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan spiritualitas terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Desain penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien hemodialisa pada pada bulan agustus 2024 berjumlah 47 orang. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap kecemasan pasien GGK yang menjalani HD (p=0,001 < 0,05) dan terdapat hubungan spiritualitas terhadap kecemasan pasien GGK yang menjalani HD (p= 0,003 <0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa dengan adanya dukungan dan kepercayaan spiritualitas bisa memotivasi individu menghadapi penyakitnya dan dapat mengurangi kecemasan yang dirasakan. Saran pada penelitian ini diharapkan selalu memberikan dukungan berupa perhatian, motivasi, semangat serta menjalani hubungan yang baik dan harmonis kepada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, diharapkan juga kepada pasien untuk lebih meningkatkan spiritualitas agar menjadi sumber kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi situasi seperti kecemasan dengan rajin beribadah dan selalu berserah kepada Tuhan sehingga kecemasan yang dirasakan saat menjalani hemodialisa dapat berkurang.
PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF PADA ORIENTASI PASIEN BARU TERHADAP KEPUASAN PASIEN Zaini, Syakila; Astuti, Andriani Mei; Setyawan, Agus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48623

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit. Komunikasi efektif menjadi kunci dalam menciptakan hubungan yang baik antara tenaga kesehatan dan pasien, terutama pada tahap orientasi pasien baru. Orientasi ini memiliki peran penting dalam memberikan informasi awal, membangun rasa percaya, dan menciptakan kesan pertama terhadap pelayanan rumah sakit. Pelayanan orientasi yang dilakukan secara komunikatif dan profesional akan menciptakan pengalaman positif yang berdampak pada peningkatan kepuasan serta loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan komunikasi efektif pada orientasi pasien baru terhadap tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Penelitian ini menggunakan observasional dengan desain studi kasus pada dua responden pasien baru rawat inap di salah satu bangsal rumah sakit. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara setelah pelaksanaan orientasi pasien baru oleh perawat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi yang jelas, empatik, dan informatif oleh perawat berdampak positif terhadap kepuasan pasien. Kedua responden menyatakan puas terhadap proses orientasi yang dilakukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan komunikasi efektif saat orientasi dengan tingkat kepuasan pasien. Pasien dan keluarga merasa lebih dihargai, dipahami, dan memiliki kepercayaan lebih terhadap layanan yang diberikan. Oleh karena itu, penerapan komunikasi efektif dalam proses orientasi perlu menjadi perhatian utama untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan keperawatan.
PENERAPAN TERAPI FISIK BRANDT DAROFF TERHADAP REHABILITASI PASIEN BENIGNA PAROXYSMAL VERTIGO POSITIONAL (BPPV) DENGAN RESIKO JATUH DI RUANG IGD RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU Putri, Adinda Laras Sri Karno; Irawan. AM, Ady; Prakoso, Adi Buyu; Kurniawan, Yanti Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48625

Abstract

Vertigo merupakan keluhan medis yang ditandai dengan sensasi berputar, baik terhadap diri sendiri (vertigo subjektif) maupun lingkungan sekitar (vertigo objektif). Jenis vertigo yang paling umum adalah Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), yang sering disertai gejala pusing, mual, muntah, hingga gangguan keseimbangan yang meningkatkan risiko jatuh. Pengobatan vertigo dapat berupa terapi farmakologis dan non-farmakologis, salah satunya adalah terapi fisik Brandt-Daroff. Penelitian ini menggunakan  observasional dengan menggunakan rancangan studi kasus pada dua responden dengan kasus vertigo resiko jatuh dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek berjumlah dua orang, pengambilan kasus dilakukan di IGD RS Indriati Solo Baru. Terapi brandt daroff dilakukan selama 10 menit dengan frekuensi pemberian terapi 1 set terdiri dari 5 kali penggulangan gerakan. Pengukuran skala vertigo dan penilaian resiko jatuh dilakukan sebelum dan sesudah melakukan terapi brandt daroff. Alat ukur skala vertigo dan penilaian resiko jatuh menggunakan VSS SF. Studi kasus ini menunjukan setelah dilakukan terapi brandt daroff pada kedua subjek studi kasus didapatkan hasil adanya penurunan skala VSS SF. Sebelum dilakukan intervensi terapi fisik Brandt Daroff kategori vertigo dengan resiko jatuh berat. Setelah dilakukan intervensi terapi fisik brandt daroff selama 2 sesi terjadi penurunan gejala resiko jatuh pada klien menjadi ringan. Hal ini menunjukan adanya penurunan gejala resiko jatuh pada klien yang mengalami vertigo. Setelah diberikan intervensi terapi fisik brandt daroff menunjukan adanya penurunan gejala resiko jatuh pada klien yang mengalami vertigo.
BRONCOPNEUMONIA DENGAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lamansiang, Deibi; Manorek, Drova G; Kaligis, Yosua Aldrin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48632

Abstract

Bronkopneumonia merupakan suatu kondisi peradangan pada sistem pernapasan yang melibatkan saluran bronkus hingga ke alveoli paru-paru. Penyakit ini termasuk dalam kelompok infeksi saluran pernapasan dan ditandai dengan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Gejala-gejala ini dapat menyebabkan gangguan dalam efektivitas bersihan jalan napas, khususnya pada anak-anak. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan kepada anak yang mengalami bronkopneumonia, dalam hal ini pada pasien An. K.L yang dirawat di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pasien yang menerima perawatan akibat bronkopneumonia, termasuk intervensi berupa pemberian nebulizer sebagai bagian dari tindakan keperawatan. Hasil dari pelaksanaan intervensi menunjukkan bahwa pemberian terapi nebulizer pada An. K.L memberikan dampak positif terhadap kondisi pernapasan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengkajian terhadap efektivitas terapi nebulizer dalam penanganan bronkopneumonia pada anak, di mana terapi tersebut terbukti membantu memperbaiki pola pernapasan hingga mendekati kondisi normal.
GAMBARAN PENERAPAN (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA TOLOK KECAMATAN TOMPASO Onibala, Nathalia; Adam, Hilman; Wowor, Ribka E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48637

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kebiasaan sehat. Di tingkat rumah tangga, PHBS menjadi indikator penting dalam menilai kesadaran dan tindakan kesehatan individu dan keluarga. Desa Tolok, yang terletak di Kecamatan Tompaso, menunjukkan tantangan dalam penerapan PHBS meskipun memiliki akses terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan PHBS pada tatanan rumah tangga di Desa Tolok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 205 rumah tangga dan jumlah responden sebanyak 186 rumah tangga. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis secara univariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga telah menerapkan PHBS dengan cukup baik. Indikator seperti penggunaan air bersih, cuci tangan pakai sabun, dan pemanfaatan jamban sehat berada di atas 99%, sedangkan indikator yang masih memerlukan perhatian adalah kebiasaan merokok di dalam rumah (masih dilakukan oleh 52,2% responden). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan PHBS di Desa Tolok tergolong tinggi pada sebagian besar indikator, namun edukasi dan pendampingan lebih lanjut tetap diperlukan untuk meningkatkan kualitas perilaku hidup sehat, khususnya dalam aspek merokok dan aktivitas fisik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan program intervensi kesehatan berbasis masyarakat.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DAN ICU RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN Istiqamah, Istiqamah; Millati, Rida’; Sari, Rohni Taufika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48643

Abstract

Pendahuluan: Motivasi kerja yakni satu di antara faktor penting yang bisa memengaruhi perilaku caring perawat dalam memberi pelayanan keperawatan kepada pasien. Berdasarkan temuan studi pendahuluan melalui wawancara bersama perawat di RSI Banjarmasin, diketahui bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam dunia keperawatan. Studi ini memiliki tujuan menganalisis korelasi antara motivasi kerja dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap dan ICU RSI Banjarmasin. Metode: Mempergunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif dengan sampel sebanyak 75 perawat yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data mempergunakan kuesioner motivasi kerja berdasarkan teori Herzberg serta kuesioner perilaku caring CBI-24. Hasil: penelitian memperlihatkan bahwasanya mayoritas perawat mempunyai tingkat motivasi kerja yang Baik (74,7%) serta perilaku caring yang baik (81,33%). Analisis bivariat mempergunakan uji Spearman rank memperlihatkan terdapat korelasi signifikan antara motivasi kerja serta perilaku caring perawat dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) serta nilai koefisien korelasi r = 0,752, yang memperlihatkan tingkat korelasi yang kuat. Simpulan: Semakin tinggi motivasi kerja perawat, dengan demikian semakin baik juga perilaku caring yang ditunjukkan dalam praktik keperawatan. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak rumah sakit menaikkan motivasi kerja perawat melalui pendekatan manajerial serta program pengembangan profesional guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan keperawatan.
PENERAPAN KANTIN SEHAT DI SEKOLAH DASAR NEGERI 009 LOA JANAN ILIR KOTA SAMARINDA Rani, Tista; Hendriani, Dwi; Chifdillah, Nino Adib; Pramono, Joko Sapto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48666

Abstract

Kantin sehat berperan penting dalam menyediakan makanan bergizi demi mendukung tumbuh kembang siswa. Di Kota Samarinda, masih banyak ditemukan jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah, sehingga penerapan kantin sehat perlu diperkuat secara berkelanjutan. Sekolah Dasar Negeri 009 Loa Janan Ilir merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan konsep kantin sehat sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyehatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen input, activity, dan output dalam pelaksanaan kantin sehat di sekolah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan berjumlah enam orang yang terdiri dari satu informan kunci, tiga informan utama, dan dua informan pendukung. Hasil menunjukkan bahwa pada aspek input terdapat kerja sama antara pihak sekolah, pedagang, Puskesmas, dan BPOM, serta ketersediaan fasilitas dan bahan makanan yang umumnya memenuhi standar kesehatan. Pada aspek activity, pengelolaan dilakukan melalui pembagian tugas, pengawasan rutin, penyusunan aturan, serta edukasi tentang gizi dan perilaku hidup bersih. Pada aspek output, program menghasilkan tersedianya makanan sehat, meningkatnya kesadaran siswa terhadap gizi, serta terciptanya lingkungan sekolah yang mendukung hidup bersih dan sehat. Secara keseluruhan, program kantin sehat terbukti efektif membentuk kebiasaan konsumsi makanan sehat di kalangan siswa, meskipun masih diperlukan peningkatan kedisiplinan pedagang serta inovasi menu agar minat siswa tetap tinggi.