cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EVALUASI KELENGKAPAN RESEP SECARA ADMINISTRATIF DAN FARMASETIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT MENTENG MITRA AFIA (MMA) PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2023 Hawari, Haviz; Puspita Sari, Dwi; Destiyana AP, Bunga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30623

Abstract

Rumah sakit sebagai fasilitas atau tempat kesehatan di masyarakat yang pasti memiliki standar pelayanan kefarmasian. Skrining kelengkapan resep dengan mengkaji aspek administratif dan farmasetik sesuai dengan Permenkes No. 72 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit, meliputi kelengkapan secara administratif yaitu nama pasien, umur pasien, jenis kelamin pasien, berat badan pasien, tinggi badan pasien, nama dokter, no SIP dokter, alamat, paraf dokter, tanggal resep dan ruangan asal resep. Sementara untuk aspek farmasetik yaitu nama obat, bentuk sediaan, kekuatan sediaan, jumlah obat dan aturan pakai. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kelengkapan resep secara administratif dan farmasetik pada pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Menteng Mitra Afia (MMA) periode Oktober – Desember 2023. Penelitian ini menggunakan metode random sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 396 lembar resep, dengan jumlah 132 lembar resep pada setiap bulan. Hasil penelitian keseluruhan pada aspek kelengkapan administratif didapatkan dengan rincian nama pasien 99,7%, umur pasien 98%, jenis kelamin 99,7%, berat badan pasien 0%, tinggi badan pasien 0%, nama dokter 100%, no SIP dokter 63%, alamat 100%, paraf dokter 62%, tanggal resep 99,7% dan ruangan asal resep 90%. Sementara pada aspek farmasetik didapatkan dengan rincian nama obat 100%, bentuk sediaan 100%, kekuatan sediaan 100%, jumlah obat 100% dan aturan pakai 100%. Kesimpulan dari penelitian ini masih ditemukan ketidak kelengkapan dalam penulisan resep dalam aspek administratif, sementara pada aspek farmasetik dalam penelitian memperoleh hasil kelengkapan 100% pada semua aspek.
METODE SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PENGARUH REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP MUTU PELAYANAN PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Prasetia, Ageng; Beddu, Erniaty; Buwana, Gusti Agung Adi Wira; Rochmawati, Triyana; Paramarta, ip
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30627

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu program, yang diberikan oleh petugas medis dalam memelihara Kesehatan masayarakat dan mencegah dan mengobati timbulnya penyakit. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian systematic literature review atau SLR. Diharapkan metode SLR ini dapat menggali lebih dalam dan tepat sasaran sehingga dapat mengamati, mengkaji, menilai serta mengartikan, penelitian yang ada dan tentunya menarik untuk dibahas terutama pembahasannya di sini adalah mengenai mutu pelayanan rekam medis dalam program kesehatan, Serta pembahasan mutu pelayanan rekam medis ini sangat dinamis karena terjadinya perubahan didalam masyarakat dari waktu ke waktu dan fenomena sosial selalu terus berubah di dalam masyarakat, dalam metode SLR ini sangatlah baik untuk dapat diterapkan dalam penelitian, kaitannya dalam ilmu kesehatan, pada metode SLR ini dapat dilakukan review atau menelaah suatu jurnal, artikel, buku, atau jenis dokumen lain secara runtut dan setiap langkahnya mengikuti tata cara atau aturan yang telah ditentukan. Sehingga dalam hasil akhir penelitian dapat menunjukkan hasil yang tepat tanpa di rekayasa dan lebih kompatibel.
HUBUNGAN KESIAPSIAGAAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT DAERAH RAWAN BENCANA BANJIR DI DESA DAENAA KECAMATAN LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Biu, Haikal Saputra; Monoarfa, Susanti; Yunus, Pipin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30646

Abstract

Mengidentifikasi kesiapsiagaan dan tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan bencana banjir di Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo serta menganalisis hubungan diantara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan desain desain cross-sectional, Penelitian ini dilaksanakan di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, yang mulai dilakukan pada bulan mei sampai juli tahun 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling. Teknik analisis data mengunakan analisa Univariat dan analisa Bivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Kesiapsiagaan masyarakat dengan kesiapsiagaan siap sebanyak 52 responden (56.5%) dan sangat siap yaitu 40 responden (43.5%). Berdasarkan penelitian tingkat kecemasan responden dalam penelitian ini ialah ringan yaitu 50 responden (54.3%), dan kecemasan sedang yaitu 19 responden (20.7%). Berdasarkan Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0.000 dengan, maka disimpulkan ada hubungan kesiapsiagaan dengan tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan bencana banjir di Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa adanya hubungan kesiapsiagaan dengan tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan bencana banjir di Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKTEPATAN KODE DIAGNOSA KASUS KECELAKAAN DI IGD RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2024 purba, immanuel; ginting, arjuna; gaol, hotmarina lumban
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30652

Abstract

Proses menetapkan kode untuk menunjukkan diagnosis penyakit, tindakan, atau layanan yang diterima dikenal sebagai kodifikasi. Konsisten berarti penentuan kodifikasi penyakit dan tindakan secara akurat, terus menerus tepat dalam pengkodean. Misalnya, ketika menetapkan kode penyakit dalam suatu kasus, alasan untuk menetapkan kode penyakit untuk penyakit harus kuat. Kodifikasi adalah penyediaan kode untuk mewakili diagnosis penyakit, prosedur atau tindakan, dan layanan yang diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kode diagnosa kasus kecelakaan di IGD Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Rancangan penelitian analisis univariat dengan mendeskripsikan penemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah 19 pegawai IGD, 3 admiting service dan 10 perekam medis, sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar cheklist. Analisa data menggunakan analisa univariat untuk melihat faktor man,method,material,dan machine. Hasil penelitian ini diperoleh faktor man sebanyak 7 (22%) sudah mengikuti pelatihan dan 25 (78%) responden yang belum mengikuti kaidah//pelatihan, faktor method sebanyak 19 (59%) mengatakan tidak tersedia SOP tentang koding kasus kecelakaan dan 13 (41%) responden yang mengatakan bahwa SOP tersedia tentang koding kasus kecelakan, faktor materyal sebanyak 32 (100%) responden mengatakan kode diagnosis kasus kecelakaan tertulis pada komputer, faktor machine sebanyak 15 (47%) responden menyatakan tidak ada tabel pendukung tentang koding kasus kecelakaan, namun ada 17 (53%) responden yang mengatakan ada tabel pendukung tentang koding kasus kecelakan. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih mendalami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketidaktepatan kode diagnosa.
HUBUNGAN SCREEN TIME, AKTIVITAS FISIK, POLA KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS, DAN ASUPAN ENERGI DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA ANAK SEKOLAH DASAR Sukma, Aida Bella
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30733

Abstract

Masalah gizi lebih dan obesitas pada anak merupakan tantangan kesehatan global yang signifikan, dengan prevalensi yang terus meningkat. Anak sekolah dasar adalah kelompok usia dengan beragam masalah gizi, termasuk gizi lebih. Adaptasi perkembangan teknologi yang masif menyebabkan penurunan aktivitas fisik, peningkatan asupan energi, serta peningkatan screen time dan konsumsi minuman berpemanis pada anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara screen time, aktivitas fisik, pola konsumsi minuman berpemanis, dan asupan energi dengan gizi lebih pada siswa MI Kahasri Kota Probolinggo. Penelitian dengan desain scross sectional ini melibatkan populasi sebanyak 174 siswa dari kelas IV dan V. Besar sampel adalah 67 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan serta wawancara menggunakan kuesioner SCREENS-Q, PAQ-C, dan SQ-FFQ. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi gizi lebih di MI Kahasri Kota Probolinggo sebesar 46,3%. Ditemukan hubungan yang signifikan antara screen time (p=0,017), aktivitas fisik (p=0,001), asupan minuman berpemanis (p=0,006), frekuensi konsumsi minuman berpemanis (p=0,018), dan asupan energi (p=0,003) dengan status gizi lebih. Dapat disimpulkan bahwa screen time, aktivitas fisik, pola konsumsi minuman berpemanis, dan asupan energi berhubungan secara signifikan dengan status gizi lebih pada anak sekolah dasar. Orang tua dan pihak sekolah diharapkan berperan aktif dalam upaya penurunan screen time dan konsumsi minuman berpemanis, peningkatan aktivitas fisik, dan penerapan pola makan yang sehat pada siswa.
AMELOBLASTOMA INCIDENCE IN CHILDREN : A SCOPING REVIEW Yolanda Pratiwi; Williyanti Suwondo; Harmas Yazid Yusuf
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30735

Abstract

Ameloblastoma is a benign tumor originating from odontogenic epithelial, slow growth and locally invasive. Ameloblastoma rarely occurred in children. Ameloblastoma in Western countries was estimated around 8.7 – 15%, meanwhile in Asia African countries the incidence was around 14.6 – 25%. This study aims to discover the incidence of ameloblastoma in children. This is a literature review study using scoping review approach and applying PRISMA ScR (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses-Scoping Review) approach on searches utilizing Boolean Operators on databases PubMed, Science Direct, Sage Journals, and EBSCOhost with pre-arranged keywords using PCC framework, with keywords “((Ameloblastoma) AND (Pediatric) OR (Ameloblastoma) AND (Children))”. Total 11 articles eligible in this study. Ameloblastoma incidence in children was about 10 – 15%, where 11 – 18% occurred in children aged 14.7-year-old. The highest mean age was reported in Jordan with mean 16.0-year-old, while the lowest mean age was in Argentine with mean 10.8-year-old. The Incidence of ameloblastoma in children was about 10-15% based on eleven articles that have been identified using different sample collection techniques.
PENGARUH MENGKONSUMSI MINUMAN REBUSAN JAHE, KAYU MANIS, SERAI DAN MADU TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Qasanah, Septina Nur; Mustain, Mustain; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30757

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak di jumpai di masyarakat. Hipertensi dapat diartikan sebagai tekanan persisten dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan tekanan diastolic >90 mmHg. Seiring bertambahnya usia seseorang juga mengalami perubahan fisiologis, seperti penurunan elastisistas arteri dan kekakuan pembuluh darah, yang menjadi faktor mengindikasikan seseorang menderita tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat dikendalikan dengan pengobatan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu pengobatan non farmakologis yaitu dengan mengkonsumsi minuman herbal, seperti rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi minuman rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental. Desain penelitian menggunakan control group pre test- post tets design. Populasi pada penelitian ini adalah lansia sebanyak 175 yang menderita hipertensi di Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo. Sampel pada penelitian ini sebanyak 64 responden, pengambilan sampel teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon, karena data tidak berdistribusi normal. Didapatkan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah di berikan minuman rebusan jahe, kayu manis, serai dan madu yaitu tekanan darah sistole sebelum 161,06 mmHg, sesudah diberikan 122,34 mmHg, dan tekanan darah diastole sebelum 93,81 mmHg, sesudah diberikan 81,56 mmHg. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh mengkonsumsi minuman rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dengan nilai signifikasi diperoleh 0,000.
ANALISA KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS SAMBUNGMACAN 1 SRAGEN Parwanti, Yeni Dwi; Astuti, Andriani Mei; Mulyono, Puput
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30758

Abstract

Komunikasi sangatlah penting dalam profesi keperawatan, Komunikasi bertujuan untuk menstransfer pesan kepada pasien atau tenaga kesehatan profesional lainnya. Terciptanya pelayanan kesehatan yang baik tentunya berkaitan dengan kualitas mutu pelayanan kesehatan yang diidentifikasi sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, sistematis dan objektif sebagai salah satu indikator pelayanan kesehatan yang baik dalam meningkatkan mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi perawat terhadap kepuasan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktu penelitian di lakukan pada bulan Maret 2024. Sampel penelitian ini sebanyak 34 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik pada kategori terapeutik sebanyak 27 orang (79.4%) dan tidak terapeutik sebanyak 7 orang (20.6%). Tingkat kepuasan pasien pada kategori puas sebanyak 27 orang (79.4%) dan tidak puas sebanyak 7 orang (20.6%). Berdasarkan Uji Statistic Spearman Rank didapatkan hasil nilai p=0.000 maka p-value tersebut <0.05, hasil tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Simpulan : penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien rawat inap di UPTD Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen. kan pemberi layanan kesehatan yang memberikan pelayanan perawatan selama 24 jam, sehingga komunikasi sangatlah penting dalam profesi keperawatan. Komunikasi bertujuan untuk menstransfer pesan kepada pasien atau tenaga kesehatan profesional lainnya. Terciptanya pelayanan kesehatan yang baik tentunya berkaitan dengan kualitas mutu pelayanan kesehatan yang diidentifikasi sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, sistematis dan objektif sebagai salah satu indikator pelayanan kesehatan yang baik dalam meningkatkan mutu pelayanan. Pada Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen belum dilakukannnya pengukuran indeks kepuasan pada komunikasi terapeutik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi perawat terhadap kepuasan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktu penelitian di lakukan pada bulan Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap di UPTD Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen yaitu dari bulan  September - November 2023 dengan total pasien 142 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 34 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik pada kategori terapeutik sebanyak 27 orang (79.4%) dan tidak terapeutik sebanyak 7 orang (20.6%). Tingkat kepuasan pasien pada kategori puas sebanyak 27 orang (79.4%) dan tidak puas sebanyak 7 orang (20.6%). Berdasarkan Uji Statistic Spearman Rank didapatkan hasil nilai p=0.000 maka p-value tersebut <0.05, hasil tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Simpulan : penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kepuasan pasien rawat inap di UPTD Puskesmas Sambungmacan 1 Sragen.
PENGERAUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA RELAWAN MAHASISWA TENTANG TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS TERSEDAK Afifah, Ana Nur; Firdaus, Insanul; Astuti, Andriani Mei
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30760

Abstract

Tersedak adalah penyumbatan saluran napas seluruhnya atau sebagian akibat benda asing(makanan, mainan, dll), sehingga korbannya kesulitan bernapas dan dapat menyebabkan kekurangan oksigen. Ppertolongan yang diberikan secara dini dapat membantu tingkat kelangsungan hidup bisa mencapai 95%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap relawan mahasiswa terhadap tindakan pertolongan pertama pada kasus tersedak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif metode quasi experiment dengan desain penelitian yang digunakan yaitu one group only with pre test-post test design. Populasi sebanyak 60 anggota KRS. Sampel penelitian sebanyak 42 dilakukan uji menggunakan Wilcoxon Signed Ranks. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dari penelitian ini didapatkan pengetahuan relawan mahasiswa sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan berpengetahuan cukup yaitu 31 responden (73,8 %) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan relawan mahasiswa meningkat yaitu 20 (47,6 %) berpengetahuan baik dan cukup. Sikap relawan mahasiswa sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan cukup baik yaitu 41 responden (97,6%) dan setelah dilakukan Pendidikan kesehatan sikap relawan mahasiswa meningkat menjadi baik yaitu 42 responden (100 %). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap relawan mahasiswa terhadap pertolongan pertama pada kasus tersedak dengan nilai 0,00 (p<0,05).
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHARAP SKALA NYERI DISMENORE PADA SISWISMK CITRA MEDIKA SRAGEN Indriastuti, Ayuk; witriyani, witriyani; Utomo, Endrat Kartiko; Probowati, Rovica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30778

Abstract

Disminore dalam bahasa indonesia adalah nyeri menstruasi, sifat dan derajat rasa nyeri ini bervariasi. Mulai dari yang ringan sampai yang berat. Dismenore dapat diatasi dengan penanganan farmakologi maupun non farmakologi. Pemberian kompres hangat merupakan salah satu tindakan mandiri dalam menangani dismenore. Efek hangat dari kompres dapat menyebabkan vasodilatasi pada pembuluh darah yang nantinya akan meningkatkan aliran darah yang dapat mengurangi rasa nyeri haid. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kompres hangat terhadap tingkat nyeri dismenore pada siswi SMK Citra Medika Sragen. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode Quasy eksperiment (two group pre test-post test) dengan kelompok kontrol. Populasi ini sebanyak 180, dengan sampel sebanyak 36 dengan 18 responden pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol, penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Sidned Rank Test dan Uji Mann Whiyney, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar NRS. Hasil dari penelitian pada kelompok eksperiment sebelum dilakukan tindakan mememiliki rerata skala nyeri 4,56 dan sesudah dilakukan tindakan memiliki rata-rata skala nyeri 1,89 dan untuk kelompok kontrol ada perbedaan anta pretest posttest tetapi tidak signifikan dengan rata-rata nilai pretest 4,61 dan posttest 4,00. Dari Hasil uji Mann Whitney memiliki nilai p-value 0,008 (<0,05), dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan rerata penurunan nilai skala nyeri antara kelompok eksperimen dan kontrol. Rata-rata penurunan skala nyeri kelompok eksperimen sebesar 2,67 sedangkan kelompok kontrol 0,61. Kesimpulannya kompres hangat dapat digunakan siswi SMK Citra Medika Sragen sebagai alternatif penalaksanaan dismenore..