cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN DAN KECEPATAN GERAK OTOT TUNGKAI DENGAN DEPTH JUMP DAN COUNTERMOVEMENT JUMP TERHADAP PERFORMA VERTICAL JUMP PADA MAHASISWA Oktaviani, Vernanda; Asyhari, Atge Oktoreza; Fahri, Ana Mustafiyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31667

Abstract

Kemampuan biomotor menentukan apakah latihan atau gerakan yang dilakukan bersifat fungsional dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kekuatan dan kecepatan merupakan kemampuan biomotor yang penting pada penampilan atletik, kombinasi antara kekuatan dan kecepatan dapat menghasilkan power. Latihan plyometric dengan metode depth jump dan coutermovement jump dikenal efektif untuk peningkatan kekuatan dan kecepatan secara lebih seimbang tanpa efek cidera yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh latihan kekuatan dan kecepatan gerak otot tungkai dengan depth jump maupun countermovement jump serta latihan yang lebih berpengaruh antara depth jump dan countermovement jump terhadap performa vertical jump pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode experimental dengan desain two group pre test and post tes design with randomisation. Penelitian dilakukan selama 6 minggu pada 2 kelompok yang berbeda yaitu, pada kelompok 1 diberikan latihan depth jump sedang kelompok 2 diberikan latihan countermovement jump. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vertical Jump Test (VJT) pada sebelum dan setelah perlakuan. Pada uji Paired Sample T-Test untuk pre test dan post test kelompok I didapatkan hasil p = 0,000 dan untuk kelompok II didapatkan hasil p = 0,002. Pada selisih mean performa vertical jump sebelum dan setelah latihan menunjukan bahwa depth jump lebih besar daripada countermovement jump. Latihan kekuatan dan kecepatan gerak otot tungkai dengan depth jump dan countermovement jump berpengaruh terhadap performa vertical jump pada mahasiswa. latihan depth jump lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan latihan countermovement jump terhadap performa vertical jump pada mahasiswa.
HUBUNGAN WORK-FAMILY CONFLICT TERHADAP BURNOUT SYNDROME PADA PEGAWAI SWASTA JAKARTA SELATAN TAHUN 2024 Angelia, Meisya; Simanjorang, Chandrayani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31673

Abstract

Prevalensi gangguan mental emosional pada pegawai swasta di Indonesia sebesar 6,3%. Work-family conflict sebagai bentuk konflik peran menjadi salah satu faktor risiko burnout syndrome. Adanya tren generasi sandwich di Indonesia, dapat memicu terjadinya work-family conflict pada individu muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan work-family conflict terhadap burnout syndrome pada pegawai swasta Jakarta Selatan tahun 2024. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Juni 2024 di Jakarta Selatan dengan 154 responden yang dipilih secara purposive sampling dengan desain penelitian cross sectional.  Kriteria inklusi sampel mencakup pegawai swasta yang bekerja di gedung perkantoran Office 88 Kasablanka, Pondok Indah Office Tower, Gandaria 8 Office Tower, dan Pacific Place. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner karakteristik responden, kuesioner MBI-GS, kuesioner Work-Family Conflict Scale, dan kuesioner MSPSS. Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan uji cox regresi. Dari 154 responden, didapatkan 40,3% mengalami burnout, dan 51,3% mengalami work-family conflict tinggi. Uji cox regresi menunjukkan work-family conflict ( PR = 5,595, p-value < 0,001; 95% CI 2,406 – 13,013) memiliki hubungan yang signifikan terhadap burnout syndrome dengan dikontrol oleh variabel cofounder yang mencakup usia, tingkat pendidikan, lama masa kerja, dan dukungan sosial. Berdasarkan hasil analisis multivariat yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa variabel work-family conflict berisiko 5,6 kali terhadap burnout syndrome setelah dikontrol oleh variabel cofounder yang mencakup usia, tingkat pendidikan, lama masa kerja, dan dukungan sosial.
ANALISIS KANDUNGAN RHODAMIN B PADA LIPSTIK ILEGAL YANG BEREDAR DI PASAR LANGOWAN TIMUR Kamu, Priska Eliasa; Fatimawali; Suoth, Elly Juliana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31680

Abstract

Penggunaan bahan-bahan tertentu yang dapat membahayakan kesehatan konsumen menjadi permasalahan yang timbul dalam peredaran produk kosmetik. Salah satu bahan berbahaya yang digunakan pada lipstick adalah Rhodamin B yang dapat menyebabkan kanker jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengetahui kadar Rhodamin B pada lipstik ilegal yang beredar di pasar Langowan Timur. Pengujian secara kualitatif yaitu dengan metode Kromatografi Lapis Tipis dan secara kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil dari penelitian ini secara kualitatif yaitu dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) terdapat 2 sampel lipstik yang teridentifikasi mengandung Rhodamin B dengan nilai Rf 0,77. Analisis kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis, kadar Rhodamin B sampel B sebesar 11,4 µg/mL  ± 0,010 dan pada sampel C sebesar 11,1 µg/mL  ± 0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat 2 merek lipstik yang beredar di pasar Langowan Timur mengandung Rhodamin B, sehingga perlu adanya pengawasan dari pihak terkait terhadap peredaran kosmetik yang illegal.
HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI IKAN DAN ASUPAN PROTEIN HEWANI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS PULAU PANGGANG KEPULAUAN SERIBU Akhyar Puady; Sartika, Arindah Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31685

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi balita di seluruh dunia adalah stunting, dan Indonesia merupakan salah satu dari lima negara dengan proporsi balita terbesar yang menderita stunting. Seorang anak dianggap stunting jika tinggi badan lebih pendek dari kategori normalnya. Fokus utama SDGs tahun 2030 adalah stunting, yang bertujuan untuk memberantas segala jenis malnutrisi, mengurangi stunting dan wasting pada anak balita, serta memenuhi kebutuhan gizi remaja putri, ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak. Dalam pendekatan ini, peneliti mengumpulkan data variabel independen dan dependen secara bersamaan tanpa melibatkan intervensi, sehingga dapat memberikan gambaran korelasi diantara mereka. Seluruh anak balita di wilayah Puskesmas kelurahan Pulau Panggang kepulauan Seribu menjadi populasi penelitian ini dengan total populasi sebanyak 116 balita. Variabel penelitian meliputi status giz, frekuensi konsumsi ikan, dan asupan protein hewani. Status gizi diukur menurut Z-score dengan indikator PB berdasarkan usia atau TB berdasarkan usia dengan klasifikasi -2SD sampai dengan 2 SD. Kategori cukup 100% AKG dan Kurang 100% AKG merupakan kategori yang dipakai untuk frekuensi konsumsi ikan. Kategori cukup  65 (median) dan kurang 65 (median) merupakan kategori asupan protein hewani. Pengumpulan data penelitian memakai kuisioner food frequency questionare (FFQ) dan food recall 24 hours dengan wawancara secara langsung. Penelitian ini memakai uji chi-square menghasilkan p-value frekuensi konsumsi ikan sebesar 0,367 (p-value a (0,05)) dan p-value asupan protein hewani sebesar 0,061 (p-value a (0,05)). tidak ada hubungan antara frekuensi konsumsi ikan dan asupan protein hewani dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggang.
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PADA PENJUAL BAKSO DI PASAR TINGKAT LAMONGAN TERHADAP KONTAMINASI BAKTERI Eschrechia coli ANDRYA PRASIDYA, DENAYA; Nur Aini, Istiqomah; Hanif , Muhammad; Rahadian Wicaksono , Rizky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31686

Abstract

Makanan merupakan hal yang penting bagi kesehatan manusia. Kasus keracunan dan infeksi karena makanan cenderung semakin meningkat. Berdasarkan data Dinkes Lamongan tahun 2021, kasus diare yang dkitangani pada tahun 2021 sebanyak 17.315 (53,2%) orang dari 32.520 orang target penemuan di segala usia. Penyebab penyakit bawaan pada makanan 80% di sebabakan oleh bakteri patogen salah satunya adalah Escherechia coli, dimana bakteri ini disebabkan karena higiene dan sanitasi yang kurang dalam proses pengelolaan makanan. Penelitian ini bertiujuan untuk mengetahui hubungan higiene dan sanitasi makanan dengan keberadaan E. coli pada bakso yang di jual di Pasar Tingkat Kabupaten Lamongan tahun 2024. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan observasi, menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pedagang bakso di Pasar Tingkat Kabupaten Lamongan sebanyak 5 pedagang bakso. Pengambilan data melalui lembar observasi serta pemeriksaan makanan secar mikrobiologis di Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan terhadap adanya kontaminasi bakteri Escherechia coli, dari hasil yang ditemukan terdapat 2 sampel ( pada sampel D dan E ) yang terindikasi positif mengandung bakteri Escherechia coli. Hal tersebut dikarenakan pengolahan sampel yang kurang tepat dan juga kebersihan tempat yang kurang layak yang menyebabkan vektor penyakit seperti lalat hinggap. Saran penelitian ini yaitu memberikan pelatihan khusus dan pembinaan terkait higiene dan sanitasi kepada para penjamah makanan, selain itu memastikan makanan yang dijual matang dengan sempurna.
KANDUNGAN ZAT BESI DAN DAYA TERIMA BROWNIES PANGGANG TEPUNG HATI AYAM DAN TEPUNG KACANG HIJAU Sukmadewi, Marcella; Adi, Annis Catur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31695

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan umum pada remaja putri di Indonesia, disebabkan kurangnya asupan zat besi, meningkatnya kebutuhan zat besi, dan menstruasi bulanan, yang dapat menurunkan produktivitas dan konsentrasi. Hati ayam dan kacang hijau yang kaya akan zat besi dapat diolah menjadi tepung fungsional untuk meningkatkan kandungan zat besi pada brownies panggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh substitusi tepung hati ayam dan tepung kacang hijau terhadap kandungan zat besi dan daya terima. Penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan Acak lengkap (RAL). Panelis yang terlibat adalah 30 panelis tidak terlatih remaja putri usia 16-18 tahun. Kemudian, hasil uji daya terima dilakukan analisis data menggunakan uji friedman test. Kandungan zat besi pada formula terbaik dilakukan uji laboratorium dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa Formula 1 paling disukai. Uji statistik friedman test menunjukkan bahwa karakteristik tekstur dan aroma tidak memiliki pengaruh signifikan (sig>0,05), sedangkan karakteristik warna dan rasa memiliki pengaruh signifikan (sig<0,05). Uji wilcoxon test menunjukkan perbedaan signifikan antara Formula 0 dengan Formula 1 dan Formula 0 dengan Formula 2. Uji laboratorium dilakukan pada formula terbaik dari hasil uji daya terima yang menunjukkan bahwa kandungan zat besi Formula 1 sebesar 1,31 mg per 100 gram, lebih tinggi dibandingkan formula kontrol. Substitusi tepung hati ayam dan tepung kacang hijau pada Formula 1 memiliki pengaruh terhadap daya terima tetapi masih dapat diterima dengan baik dan meningkatkan kandungan zat besi.
HUBUNGAN FAKTOR PENDIDIKAN, PELATIHAN, PENGETAHUAN, EKONOMI DAN PENGGUNAAN APD DALAM PENGGUNAAN PESTISIDA DI DESA CINTA RAKYAT TAHUN 2023 Tarigan, Wida Yosa Br; Siregar, Santy Deasy; Hartono, Hartono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31696

Abstract

Penggunaan pestisida tidak hanya dapat memberikan manfaat terhadap hasil panen, namun juga memberikan dampak negatif terhadap kesehatan pengguna, masyarakat, perekonomian dan lingkungan. Menurut Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), sektor pertanian Indonesia memiliki jumlah kecelakaan kerja tertinggi kedua atau ketiga dibandingkan industri lainnya. Permasalahan utama yang terjadi adalah penggunaan pestisida yang semakin meningkat dari tahun ke tahun karena petani bergantung pada pestisida karena kemudahan penggunaannya dan efisiensinya yang tinggi. Penggunaan pestisida yang berlebihan dapat menyebabkan degradasi lingkungan bahkan residu yang dihasilkan berbahaya bagi manusia khususnya petani. Faktor internal dan eksternal penggunaan pestisida oleh petani merupakan akibat dari dampak berbahaya pestisida baik terhadap manusia maupun lingkungan. Melihat permasalahan tersebut, penulis ingin mengetahui bagaimana hubungan faktor internal dan eksternal petani dalam penggunaan pestisida. Berdasarkan hasil survei awal, masih banyak penggunaan pestisida yang tidak tepat oleh petani di Desa Cinta Rakyat. Sehingga menyebabkan penggunaan pestisida tidak sesuai dengan peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, pelatihan, pengetahuan, ekonomi dan penggunaan alat pelindung diri terhadap penggunaan pestisida. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan desain penelitian observasional analitik. Jumlah sampel sebanyak 193 orang dengan populasi 372 orang. Dengan data yang diperoleh melalui wawancara kuesioner terstruktur. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan, pelatihan, pengetahuan dengan penggunaan APD, penggunaan pestisida di Desa Cinta Rakyat tahun 2023, namun terdapat hubungan yang signifikan antara perekonomian dengan penggunaan pestisida di Desa Cinta Rakyat tahun 2023.
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA DI AREA BERISIKO PT X MEULABOH Sastia, Elsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31717

Abstract

Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) tidak hanya berfungsi dalam membentuk lingkungan kerja yang aman, sehat, serta menghindari infeksi, tetapi juga untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara perilaku serta pemakaian APD di area berisiko di PT X Meulaboh. Studi ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, yang langsungkan pada bulan April 2024 di PT X Meulaboh. Sampel terdiri dari 30 responden yang ditentukan dengan metode total sampling. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat, dengan uji statistik Chi Square pada tingkat signifikansi 95% atau a 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0,447) dan sikap (p-value 0,156) dengan penggunaan APD. Namun, terdapat hubungan signifikan antara tindakan pekerja (p-value 0,000) dan penggunaan APD. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara tindakan dengan penggunaan APD di area berisiko di PT X Meulaboh.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PENERAPAN PROGRAM KESEHATAN KARYAWAN DI MINE OFFICE PT MIFA BERSAUDARA Wahyu, Rahmatun; Anwar, Sufyan; Saputra, Firman Firdauz; Fahlevi, M .Iqbal; Musnadi Is, Jun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31718

Abstract

Perubahan dalam industri pertambangan bisa memicu berbagai masalah, terutama masalah kesehatan. Data dari BPJS Kesehatan tahun 2020 menunjukkan bahwa ada 50.085 kasus kecelakaan kerja di kalangan penambang di Indonesia, dengan 70-90% kecelakaan pada pertambangan batubara diakibatkan oleh perilaku tidak aman. Pengetahuan sangat berperan dalam menentukan sikap pekerja; pekerja yang memiliki pengetahuan yang baik akan cenderung berpikir dan berusaha menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. Sikap ini dikenal sebagai sikap yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Pengetahuan dan Penerapan Program Kesehatan Karyawan di Mine Office PT Mifa Bersaudara. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari 91 pekerja. Pengambilan sampel dilakukan dengan seluruh anggota populasi dijadikan subjek penelitian (total sampling). Penelitian berlangsung pada 5-15 Desember 2023, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% pekerja tambang batubara memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan kerja, dan 67% pekerja aktif mengikuti program kesehatan di Mine Office PT Mifa Bersaudara. Perusahaan diharapkan memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja tambang kepada pekerja yang memiliki pengetahuan rendah dan sikap negatif terhadap kesehatan kerja.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PADA WANITA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DENGAN GEJALA GANGGUAN KECEMASAN DI KOTA AMBON TAHUN 2024 Latuheru, Grace; Pattinama, Daniel; Kailola, Nathalie E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31724

Abstract

Keluarga seharusnya menjadi tempat perlindungan dan rasa aman, namun juga bisa menjadi sumber kekerasan. Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) biasanya adalah perempuan dan anak-anak. Dampak dari KDRT salah satunya adalah gangguan kecemasan, ditandai dengan rasa cemas berlebihan dan tidak realistis terhadap situasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kekerasan dalam rumah tangga terhadap gangguan cemas pada wanita di kota Ambon tahun 2024 dengan melihat karakteristik responden, yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, serta status pernikahan terhadap KDRT dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Pengumpulan data akan dilakukan di Kota Ambon pada tiga kecamatan dan lima desa, yaitu pada Kecamatan Baguala di Desa Hutumuri, Kecamatan Sirimau di Desa Kayu Tiga dan Ahuru/Arbes, serta Kecamatan Nusaniwe di Desa Air Salobar. Pengambilan data menggunakan total sampling dan analisis data menggunakan SPSS. Hasil uji analisis menunjukkan karakteristik yang berhubungan dengan kecemasan adalah usia (p=0,326), pendidikan (p=0,141), pekerjaan (p=0,158), dan status pernikahan (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, pendidikan dan jenis pekerjaan pada wanita yang mengalami KDRT dengan gejala gangguan kecemasan di Kota Ambon, tetapi terdapat hubungan yang signifikan antara status pernikahan pada wanita yang mengalami KDRT dengan gejala gangguan kecemasan di Kota Ambon.