cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN PERMENKES RI NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MEDAN JOHOR Sitorus, Nasya Eliza Inggit; Harahap, Reni Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32597

Abstract

Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada konsumen. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 menyatakan bahwa setiap Depot Air Minum (DAM) wajib menjamin Air Minum yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu atau persyaratan kualitas Air Minum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memenuhi persyaratan Higiene Sanitasi dalam pengelolaan Air Minum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Permenkes RI No.43 Tahun 2014 Tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum di Wilayah Kerja Puskemas Medan Johor. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Waktu pelaksanaan penelitian ini pada bulan Juli-Agustus 2024. Populasi dari penelitian ini adalah depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor sebanyak 58 depot. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sehingga semua populasi menjadi sampel sebanyak 58 depot air minum isi ulang. Instrumen penelitian menggunakan lembar Inpeksi Sanitasi Depot Air Minum (DAM) sesuai dengan Permenkes Nomor 43 Tahun 2014. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat dengan mendeskripsikan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Depot air di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor belum sepenuhnya menerapkan Permenkes Nomor 43 tahun 2014, karena ada beberapa depot ditemukan yang belum memenuhi syarat pada aspek tempat, peralatan dan penjamah. Simpulan: Pada aspek tempat, peralatan dan penjamahan yang belum terpenuhi sebaiknya dilakukan perbaikan, pemeliharaan serta menerapkan perilaku higiene sanitasi dalam usaha depot air minum agar air minum yang dihasilkan aman dan sehat.
PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DAN PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MELALUI ECOBRICK Sitorus, Nasya Eliza Inggit; Nanda, Mutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32598

Abstract

Sampah plastik merupakan penyumbang terbesar kedua sampah yang ada di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah plastik ialah dengan pengelolaan Ecobrick. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat di UIN Sumatera Utara terkait pengelolaan sampah plastik dan Pengetahuan pemanfaatan Ecobrick. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Waktu pelaksanaan penelitian ini pada bulan Juli-Agustus 2024. Lokasi Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa/i Program Studi Kesehatan Masyarakat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat dengan mendeskripsikan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan secara umum mahasiswa mengetahui tentang pengelolaan sampah dan konsep 4R (reduce, reuse, recycle, replace), terdapat kesalahpahaman terkait pembakaran sampah sebagai metode pengelolaan yang benar. Pengetahuan mereka tentang ecobrick juga cukup baik, namun banyak yang belum memahami bahwa ecobrick mengikuti prinsip reuse, bukan recycle. Sebagian besar responden setuju bahwa ecobrick merupakan solusi efektif untuk mengatasi masalah sampah plastik, meskipun hanya 50,6% yang pernah membuat Ecobrick. Ecobrick menjadi cara pemanfaatan sampah plastik dengan mudah, murah, dan bernilai ekonomis.Adanya Pemahaman ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah lingkungan.
HUBUNGAN MANAJEMEN KOPING DAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS WIDYA NUSANTARA lakamati, wasti puspita; Siauta, viere Allanled; Fadhli, Wendi Muh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32599

Abstract

Skripsi dianggap sebagai salah satu tuntutan akademik yang dapat menimbulkan tingkat stres. Stres adalah keadaan ketegangan emosional dan dapat mempengaruhi tahap perkembangan seseorang. Setiap individu menggunakan berbagai strategi untuk mengurangi stres, baik secara internal maupun eksternal. Manajemen koping berbeda-beda antar individu, tergantung pada reaksi unik mereka terhadap stres. Memberikan dukungan yang tinggi kepada mahasiswa yang sedang menulis skripsi memilik dampak positif, karena dapat menghasilkan rasa optimis dan keterampilan dalam menangani masalah saat proses penyusunan. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan hubungan manajemen koping dan peran teman sebaya terhadap stres akademik mahasiswa tingkat akhir Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan rancangan penelitian cross sectional design. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir 117 orang, sampel 54 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling dan menggunakan uji chi square. Dari 54 responden manajemen koping adaptif dan mengalami stres sedang 6 responden (11,1%), mengalami stres berat 1 responden (1,9%), peran teman sebaya tinggi mengalami mengalami stres sedang 4 responden (7,4%), mengalami stres berat 4 responden (7,4%). Hasil penelitian didapatkan Mekanisme koping terhadap stres dengan p-valiu 0,000 dan peran teman sebaya terhadap stres dengan p-value 0,023. Terdapat hubungan mekanisme koping terhadap stres akademikdan terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap stres akademik mahasiswa tingkat akhir Universitas Widya Nusantara.
PENGARUH PEMBERIAN DIET BUBUR TEMPE TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI BAB PADA ANAK DENGAN DIARE DI PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2024 Apriyanti, Dea; Puji Lestari, Indri; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32639

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit yang bisa menyebabkan keluarnya fases yang lebih dari 3x sehari dengan konsistensi yang cair dan dapat disertai dengan darah atau lendir dan frekuensinya yang lebih sering daripada keadaan normal pada umumnya. Pemberian diet bubur tempe pada penderita diare dapat membantu mempersingkat durasi diare akut serta mempercepat penambahan berat badan setelah menderita diare akut. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Quast Eksperiment dengan pretest posttest with control group. Hasil analisis didapatkan ada perbedaan yang signifikan frekuensi BAB pada anak dengan diare sesudah antara kelompok intervensi pemberian diet bubur tempe dengan kelompok kontrol karena p-value 0,004 (p-value < 0,05) maka Ho ditolak artinya ada perbedaan rata-rata (mean) frekuensi BAB pada anak dengan diare setelah diberikan diet bubur tempe dengan rata-rata (mean) frekuensi BAB pada anak sesudah pada kelompok kontrol. Saran untuk penelitian ini yaitu dengan pemberian tempe tersebut pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan secara lebih pasti meningkat dan diare yang diderita menjadi sembuh dalam waktu singkat.  
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL HIGIENE DENGAN PENYAKIT SKABIES DI PONDOK PESANTREN: LITERATURE REVIEW 2014-2023 Alvikri, Ahmad Alvi; Yudhastuti, Ririh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32652

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei var hominis yang terjadi pada individu, kelompok, atau masyarakat yang tinggal di lingkungan yang padat hunian seperti pondok pesantren dan sebagainya. Seorang santri akan lebih mudah terkena penyakit skabies ketika memiliki personal higiene yang buruk dan sanitasi lingkungan di sekitarnya kurang memadai. Kasus skabies menjadi sebab menurunnya tingkat konsentrasi dan prestasi belajar para santri. Secara global, selain negara Cina, Timor Leste, Vanuatu, dan Fiji, Indonesia menjadi salah satu dari lima negara dengan beban skabies terbesar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara sanitasi lingkungan dan personal higiene dengan kejadian skabies pada santri di pondok pesantren. Metode penelitian ini adalah literature review. Penelitian terpilih dan digunakan adalah sebanyak 25 artikel penelitian tahun 2014-2023 dan telah memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang telah ditetapkan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah sanitasi lingkungan dan personal higiene. Adapun variabel terikat yaitu kejadian skabies. Hasil penelitian adalah hampir semua artikel menunjukkan hubungan bermakna antara sanitasi lingkungan (56%) dan personal higiene (92%) dengan kejadian skabies di pondok pesantren. Faktor-faktor lain yang berkaitan dengan kejadian skabies pada santri di pondok pesantren adalah akses ke rumah sakit, jenis kelamin, pengetahuan, ketersediaan peraturan tentang jenis kelamin, pengetahuan, usia, status sosial ekonomi dan tingkat pendidikan. Disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan dan personal higiene memiliki hubungan dengan kejadian skabies di pondok pesantren. Pondok pesantren hendaknya melakukan upaya pencegahan melalui kerjasama dengan pemerintah dan tenaga kesehatan setempat guna mewujudkan kesehatan santri dari ancaman skabies.
HUBUNGAN DEPRESI DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA LANSIA DI DESA TILOTE KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO Ilham, Rosmin Ilham; Suwadak, Fricilia Vivi; Sudirman, Andi Nur Aina Sudirman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32666

Abstract

Lansia adalah seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun, yang mengalami perubahan, menurunya daya tahan tubuh hingga berakhir dengan kematian. Lansia sangat perlu untuk dapat mempertahankan hubungan dan interaksi sosial dengan lingkungannya dikarenakan interaksi sosial berpengaruh terhadap kehidupan kejiwaan lanjut usia. Hubungan sosial yang tercipta dan terjalin baik dengan sesama akan menciptakan kejiwaan yang sehat, begitupun sebaliknya hubungan sosial yang buruk rentan terhadap gangguan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungandepresi dengan interaksi sosial pada lansia di Desa Tilote, Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain Survey Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel diambil menggunakan teknik Non Probality Sampling jenis Accidental Sampling dengan jumlah sebanyak 63 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat depresi normal sedangkan interaksi sosial rendah ada sebanyak 5 lansia (7,9%), kemudian tingkat depresi lansia ringan sedangkan interaksi sosial rendah ada sebanyak 22 lansia (34,9%) dan  interaksi sosial sedang terdapat 1 lansia (1,6%), selanjutnya tingkat depresi sedang dengan interaksi sosial sedang sebanyak 30 lansia (4,7%), sedangkan lansia yang memiliki tingkat depresi berat dengan interaksi sosial rendah terdapat 1 lansia (1,6%) dan interaksi berat terdapat 4 lansia (6,3%).Hasil uji statistik chi-square di dapatkan nilai p value=0,001 dengan a < 0,002, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan depresi dengan interaksi sosial pada lansia di Desa Tilote Kecamatan Tilango.  
EFEKTIVITAS INTERVENSI MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI KESEHATAN REMAJA : LITERATURE REVIEW Safitri Dinata, Aindah; Harahap, Reni Agustina; Dinata, Aindah Safitri; Novi, Salwa Luthfiyyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32670

Abstract

Remaja menghadapi banyak masalah kesehatan yang rumit, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka. Obesitas, yang telah menjadi epidemi di seluruh dunia dan semakin mempengaruhi remaja, merupakan masalah utama. Faktor utama penyebab peningkatan jumlah kasus obesitas di kalangan remaja adalah pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda, serta gaya hidup yang tidak aktif. Media sosial adalah alat yang potensial untuk menyebarkan informasi kesehatan karena jumlah platform digital yang digunakan oleh remaja. Media sosial memungkinkan akses cepat dan luas ke konten edukasi, meningkatkan literasi kesehatan, dan mendorong remaja untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan mereka sendiri. Riset ini menggunakan studi kajian literatur. Dengan melakukan tinjauan literatur, penelitian ini menemukan elemen yang berhubungan dengan seberapa efektif intervensi media sosial dalam mendorong kesehatan remaja, seperti kemudahan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan mereka dan mendorong mereka untuk berperilaku sehat. Penyebaran informasi yang tidak akurat, keterbatasan akses dan literasi digital, dan masalah privasi dan keamanan data adalah beberapa faktor yang memengaruhi efisiensi prosedur layanan kesehatan publik. Untuk mengatasi masalah ini, pendekatan yang tepat diperlukan, seperti mengajarkan literasi digital kepada anak-anak dan membuat peraturan untuk memastikan akurasi informasi. Studi yang menggabungkan media sosial dengan intervensi tatap muka dapat meningkatkan efektivitas promosi kesehatan.
KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KATUP DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE TAHUN 2017-2020 Putri Aulia Rachman Salloko; Pratiwi, Dian; The, Fera
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32672

Abstract

Penyakit jantung katup merupakan kelainan dimana katup jantung tidak berfungsi secara normal bisa berupa penyempitan (stenosis), kebocoran (regurgitasi) katup ataupun kombinasi steosis dan regurgitasi. Berdasarkan Riskesdas 2018, penyakit jantung pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Setidaknya, 15 dari 1000 orang menderita penyakit jantung di Indonesia. Belum ada penelitian mengenai karakteristik penderita penyakit jantung katup di Maluku Utara. Dari data rekam medik RSUD Dr. H. Chasan Boesirie dari tahun 2017-2020 didapati sebanyak 123 pasien didiagnosis mengalami penyakit jantung katup. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan total sampling dari 68 sampel yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan penyakit jantung katup paling banyak ditemukan pada usia 46-65 tahun (32,4%), dengan rasio laki-laki : perempuan 1:1, etiologi terbanyak berupa penyakit jantung rematik (69,1%), kelainan katup terbanyak berupa multivalvular heart disease (54,4%) yang melibatkan katup mitral, aorta, dan trikuspid. Sejumlah 83,8% pasien tidak memiliki penyakit komorbid, dengan komplikasi terbanyak berupa gagal jantung kongesti (38,2%). Hampir semua kasus ditatalaksana dengan medikamentosa (95,6%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa usia 46-56 tahun, etiologi penyakit jantung rematik, kelainan katup multivalvular heart disease, tanpa komorbid, komplikasi gagal jantung kongesti, dan tatalaksana medikamentosa adalah karakteristik sebagian besar penderita penyakit jantung katup di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate tahun 2017-2020.
ANALISIS SPASIAL KASUS DIARE BERDASARKAN SANITASI LINGKUNGAN DI KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2022 Rusydy, Muhammad Al Himny; Wahyudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32680

Abstract

Diare adalah menjadi salah satu penyakit terutama di negara berkembang di antara Indonesia. Di Indonesia penyakit diare ini masih menjadi salah satu penyebab kematian utama setelah infeksi saluran pernafasan. Di dunia sebanyak 2,5 miliar tidak tersedianya sanitasi yang aman dan baik diare ini akibat dari infeksi yang menyebar luas di berbagai negara berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kasus diare di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik di mana desain studi menggunakan korelasi. Adapun cara memperoleh data Yakni dengan data sekunder dari profil Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022. Sampel yang digunakan dalam pembuatan peta kasus diare pada seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dengan semua umur pada Tahun 2022. Kasus diare terbanyak berada pada kecamatan Tanggulangin dan sanitasi lingkungan aman tertinggi berada pada kecamatan Taman. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan yang aman dengan kejadian diare pada kecamatan di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022 dengan p-value =  0,503.
FORMULASI DAN KANDUNGAN GIZI COOKIES GLUTEN FREE CASEIN FREE (GFCF) BERBAHAN MODIFIED CASSAVA FLOUR (MOCAF), GARUT DAN TEMPE KORO Muniroh, Puput Lu’lu’ul; Hasanah, Laeli Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32696

Abstract

Tepung Modified Cassava Flour (Mocaf), Garut, dan Tempe Koro dapat menjadi salah satu bahan pangan lokal  yang berpotensi sebagai pengganti tepung terigu dalam olahan cookies. Anak autis memiliki kebutuhan gizi yang berbeda salah satunya pemilihan bahan pangan bebas gluten dan kasein. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima dan kandungan gizi cookies bebas gluten dan kasein berbahan tepung mocaf, garut, dan tempe koro. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu alternatif makanan bagi sasaran khusus anak autis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain Rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini dilaksanakan di Bantul, DI Yogyakarta pada bulan Maret hingga Juli 2024. Formula pembuatan cookies terdiri dari 4 yaitu F0 sebagai cookies kontol (tepung terigu 200 g), F1 (mocaf 50%, garut 25%, dan tempe koro 25%), F2 (mocaf 37,5%, garut 25%, tepung tempe koro 37,5%) dan F3 (mocaf 25%, garut 50%, tepung tempe koro 25%). Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa formula cookies terpilih yang memiliki daya terima tertinggi adalah F1 (mocaf 50%, garut 25%, dan tempe koro 25%). Cookies bebas gluten dan kasein ini dalam 100 gram mengandung energi sebesar 465 kkal,  air sebesar 7.54 g, abu 1.81 g, serat 4.49 g, protein 5.31 g, lemak 51.87 g dan karbohidrat 55.41 g. Berat cookies per keping adalah 8 gram atau 37 kkal. Penelitian selanjutnya disarankan perlu dilakukan modifikasi warna dan bentuk agar warna dan bentuk menjadi lebih menarik.