cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISA FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA OVERLOAD DI PEDAGANG BESAR FARMASI (STUDI KASUS PT. SAPTA SARI TAMA KOTA MANADO) Shalsa Shafira Firdaus; Gayatri Citraningtyas; Imam Jayanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.15994

Abstract

Pengelolaan obat dalam proses pendistribusian obat-obatan dibuat secara terorganisir sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat menghambat pelayanan terhadap konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya overload di PT. Sapta Sari Tama dan mengetahui upaya apa saja yang dapat  meminimalisir terjadinya hal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di  PT. Sapta Sari Tama Kota Manado pada bulan Januari hingga Maret 2023. Berdasarkan hasil penelitian melalui observasi dan wawancara dengan 5 orang dan menggunakan analiisis periode waktu (retrospektif), diketahui adanya ketidaksesuaian Standar Operasional Prosedur (SOP) umum PBF dengan sistem operasional PT. Sapta Sari Tama. Terdapat empat faktor penyebab terjadinya Overload yaitu ruang penyimpanan yang kurang mencukupi, minimnya transportasi dan tenaga pengantar, ketidak sesuaian kondisi obat dengan faktur, dan adanya pengembalian produk obat. Upayanya ialah perluasan lahan gudang yang cukup dan memperbaiki kondisi ruangan untuk menyimpan obat yang belum sempat di keluarkan serta meningkatan operasional secara optimal, perekrutan pegawai serta penambahan alat transportasi, menarik kembali barang kemudian dibuatkan faktur yang baru untuk penggantian barang yang tidak sesuai, menerapkan sistem pengecekan kembali ketersediaan barang dan menyarankan untuk peningkatan penjualan di outlet.
INSPECTION, TESTING AND MAINTENANCE PUMP ELECTRIC & INDOOR HYDRANT DI PT. KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL RU VI BALONGAN-INDRAMAYU Ira Puspita Windiari; Edu Jaya Sijabat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16006

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu persoalan besar dalam industri, terutama pada industri Minyak dan Gas. Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tidak ada tempat kerja yang menjamin bebas risiko dari kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui program, prosedur dan implementasi Inspection, Testing and Maintenance Pump Electric dan Indoor Hydrant di PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan – Indramayu. Inspection, Testing and Maintenance merupakan cara yang dilakukan untuk mencari dan menemukan faktor-faktor kesalahan yang bisa menyebabkan kurang efesiensinya penanggulangan kebakaran diawal kejadian yang selanjutnya akan mengambil langkah-langkah atau tindakan yang diperlukan untuk pemeliharaan peralatan. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dan study literatur. Waktu pelaksanaan penelitian 23 Mei 2022 – 23 Juni 2022. Populasi pada penelitian ini adalah HSSE Departemen. Sampling yang digunakan nonprobality. Teknik yang digunakan Purposive Sampling. Data dianalisis dengan membandingkan dengan Per-Men PU No: 26/PRT/M2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan, NFPA 20 dan NDPA 25. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada program Inspection, Testing and Maintenance program sudah dilaksanakan dari Inspection sampai Maintenance dan Inspection dilakukan oleh pihak HSSE Emergency and Insurance sedangkan untuk Testing and Maintenance dilakukan oleh pihak MA-4. Selanjutnya untuk prosedur Inspection, Testing and Maintenance telah dilaksanakan sesuai dengan Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA). Implementasi Inspection, Testing and Maintenance pada pump electric dan fire indoor hydrant kegiatan Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA) telah mengacu NFPA 20 & NFPA 25. Dapat disimpulkan bahwa Inspection, Testing and Maintenance di PT Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan – Indramayu telah dilaksanakan sesuai dengan Tata Kerja Penggunaan Alat.
PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI MASYARAKAT PESISIR Mahmuda Syahri; Susilawati Susilawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16024

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal. Dalam mewujudkan hidup sehat bagi masyarakat, banyak hal yang perlu dilakukan diantaranya adalah pelayanan kesehatan. Standar Pelayanan Minimal merupakan ketentuan pelayanan bermutu yang secara minimal dilaksanakan oleh Pemerintah daerah dengan target pencapaian SPM 100% setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus (Case Study). Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam hal-hal yang terkait dengan belum tercapainya indikator program kesehatan ibu dan anak di wilayah pesisir saat ini. Program pelayanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat pesisir sangat penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut. Masyarakat pesisir sering menghadapi tantangan kesehatan yang unik, seperti terbatasnya akses ke layanan kesehatan, sanitasi yang buruk, dan prevalensi penyakit menular yang tinggi. Program layanan kesehatan ibu dan anak dapat membantu mengatasi tantangan ini dengan menyediakan akses ke layanan kesehatan esensial, seperti perawatan sebelum melahirkan, layanan persalinan, dan perawatan setelah melahirkan. Program-program ini juga dapat memberikan pendidikan dan dukungan kepada ibu dan keluarga tentang topik-topik seperti gizi, menyusui, dan tumbuh kembang anak.
ANALISIS FAKTOR PERILAKU KEPEMILIKAN JAMBAN KELUARGA MASYARAKAT PESISIR LINGKUNGAN 20 BELAWAN Meutia Nanda; Aminuddin Aminuddin; Arini Fajriani; Dina Anggreini; Intan Sadillah; Rizka Adinda Saragih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16046

Abstract

Kepemilikan jamban merupakan salah satu bagian dari sanitasi dasar, jika sanitasi buruk maka akan berdampak negatif pada aspek kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban keluarga pada masyarakat pesisir Lingkungan 20, Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional berdasarkan teknik simple random sampling dengan analisis uji Chi Square. Populasi penelitian sebanyak 358 orang dengan sampel 76 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan formulir observasi. Variabel yang diteliti terdiri dari tingkat pendidikan, status pekerjaan, perilaku, pengetahuan, ketersediaan air bersih, dan peran petugas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan dengan (p-value = 0,582), status pekerjaan (p-value = 0,288), perilaku (p-value = 0,018), pengetahuan (p-value = 0,098), ketersediaan air bersih (p-value = 0,197) dan peran petugas kesehatan (p-value = 0,069). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, ketersediaan air bersih dan peran petugas kesehatan responden mengenai kepemilikan jamban sehat. Akan tetapi, ada hubungan perilaku responden mengenai kepemilikan jamban sehat. Diharapkan pemerintah bersama masyarakat dapat memperhatikan dan saling bekerjasama untuk mencari jalan keluar dalam menangani permasalahan jamban di Lingkungan 20, Kelurahan 7 Belawan I, Kecamatan Medan Belawan sehingga permasalahan jamban dan kualitas lingkungan dapat menjadi lebih baik.
GAMBARAN PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DAN KEADAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA PANTAI CERMIN KANAN KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Sabila Pratiwi; Romiza Arika; Alvi Nur Ilmi br. Ginting; Zahrani Nabilah; Nabila Inne Azri; Shelly ebrina; Lutfia Nurfadillah Manurung; Taufik Hilmi; Citra Aulia Amanda; M.Abu Fattahilah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16082

Abstract

Masyarakat pesisir yaitu sekelompok masyarakat yang mempunyai tempat tinggal di daerah pesisir dan bergantung hidup dengan hasil laut, sehingga masyarakat pesisir terus bergelut dengan berbagai aspek kemiskinan, ditambah dengan faktor pendidikan yang tidak memadai menyebabkan pengetahuan masyarakat pesisir sangatlah rendah dan kurang peka terhadap lingkungan sekitar, sehingga ditemukan masih banyak sekali permasalahan pada masyarakat pesisir yang hingga saat ini belum dapat diselesaikan. Satu dari beberapa permasalahan yang sering ditemui pada wilayah pesisir yaitu penerapan PHBS yang rendah pada masyarakat pesisir. Survey ini menggunakan metode survey cepat. Survey ini dilakukan pada wilayah pesisir Kecamatan Pantai Cermin pada tanggal 17-19 Mei 2023. Dalam mengumpulkan data pada survey ini menggunakan kuesioner lalu didistribusikan via Google Form. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Indonesia, pada tanggal 17-19 Mei 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dimana populasi dalam survey ini yaitu seluruh masyarakat di Desa Pantai Cermin Kanan. Teknik yang dilakukan adalah secara acak atau biasa disebut dengan Simple Random Sampling. Hasil survey menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai PHBS sudah sangat baik akan tetapi dikarenakan rendahnya ekonomi menyebabkan rendahnya penerapan PHBS masyarakat yang dikarenakan terbatasnya dana untuk menerapkan konsep rumah sehat. Masyarakat memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, keadaan ekonomi masyarakat masih rendah sehingga sulit untuk menerapkan konsep rumah sehat dalam PHBS.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2022 Shinta Chayani; Basri Aramico; Vera Nazhira Arifin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16100

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri. Balita menjadi kelompok yang sering terkena ISPA, gejala yang dialami pada umumnya berbeda-beda tergantung jenis infeksi yang diderita oleh balita, dampak yang ditimbulkan dapat berupa gangguan pada tumbuh kembang balita.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh berjumlah 259 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 72 responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 02 sampai dengan 28 Desember 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square menggunakan aplikasi SPSS.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 68,1% kejadian ISPA, 69,4% pendidikan ibu rendah, 54,2% pengetahuan ibu kurang baik, 56,9% anggota keluarga ada merokok, 61,1% tidak ada pemberian kolostrum, 52,8% tidak ada pemberian ASI-Eksklusif dan 56,9% kondisi hunian tidak memenuhi syarat. Dari hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu (p-value 0,000), pengetahuan ibu (p-value 0,001), anggota keluarga merokok (p-value=0,002), pemberian kolostrum (p-value=0,000), pemberian ASI-Eksklusif (p-value=0,000), kondisi hunian (p-value=0,002) dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lampaseh Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Tahun 2022.
HUBUNGAN KONDISI FISIK AIR BERSIH DAN FAKTOR KENDALANYA DI KAMPUNG NELAYAN TENGAH DAN UJUNG KARANG KELURAHAN BELAWAN I Meutia Nanda; Sri Fatimah; T.Syazanani Syazanani; Dewi Febriani; Yuli Atfrikahani; Syahputra Syahputra; Qori Fauziah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16161

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan banyak orang yang berasal dari sumber daya alam, tidak hanya itu tetapi air penting bagi kelangsungan hidup seluruh mahluk yang hidup di bumi. Adanya PDAM, saluran perpipaan, sumur bor, sumur yang digali serta air hujan yang ditampung dijadikan sebagai sumber air bersih. Kebutuhan air bersih berkisar antara 2 liter hingga 4 liter per hari. Sedangkan kebutuhan harian membutuhkan 2.000-5.000 liter per hari. Pencemaran air akan mengakibatkan banyak penyakit yang timbul atau berkembang akibat ketersediaan sarana nya tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ada.Kemiskinan nelayan meliputi kemiskinan infrastruktur dan kemiskinan keluarga. Miskin akan infrastruktur dapat direpresentasikan dengan tersedianya infrastruktur nyata di desa nelayan yang seringkali masih sedikit. Kampung Nelayan Tengah dan Ujung Karang menjadi pilihan dari banyaknya kampung nelayan di Kota Medan. Kawasan Ujung Kerang terletak di pinggiran kota, Muara dan laut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik air di wilayah kampung Nelayan Tengah dan Ujung Karang Kelurahan Belawan I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di desa Nelayan Tengah dan Ujung Karang Kelurahan Belawan I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kampung Nelayan Tengah dan Ujung Karang Kelurahan Belawan I terdapat sumber air dengan kondisi fisik berwarna kuning. Disisi lain faktor ekonomi menjadi kendala dalam penyediaan air bersih di desa Nelayan Tengah dan Ujung Karang Kelurahan Belawan I.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA/I FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN MATARAM TENTANG ANEMIA Melda Putri Zakiah; Candra Eka Puspitasari; Ni Made Amelia Ratnata Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16166

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di Indonesia karena pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang mengikuti trend modern. Ketidakseimbangan nutrisi dan kurangnya pengetahuan terkait anemia dapat menjadi faktor penyebab peningkatan risiko kejadian anemia di kalangan remaja akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram tentang anemia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Maret 2023 di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram. Populasi pada penelitian ini terdiri dari seluruh mahasiswa/i aktif Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram yang berjumlah 5595 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari 110 mahasiswa/i yang diambil dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibuat melalui Google forms dan disebarkan secara online. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan diferensial dengan bantuan Microsoft Excel dan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram memiliki tingkat pengetahuan rendah (0,91%), sedang (60,91%), dan tinggi (38,18%) tentang anemia. Setelah diuji secara statistik, tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata tingkat pengetahuan responden berdasarkan jenis kelamin, usia, dan program studi dengan p-value masing-masing sebesar 0,317; 0,433; dan 0,437. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram dominan memiliki tingkat pengetahuan sedang tentang anemia (60,91%).
MAKANAN MANIS SEBAGAI FAKTOR RISIKO KARIES GIGI PADA ANAK DI SD NEGERI BUNI BAKTI 04 Sephia Maharani; Olivia Charissa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16191

Abstract

Karies gigi adalah infeksi kronis umum yang mendemineralisasi struktur gigi dari waktu ke waktu. Makanan manis merupakan salah satu faktor risiko dari karies gigi. WHO merekomendasikan bahwa konsumsi gula tambahan yang ideal tidak boleh lebih dari 5% total asupan energi, namun anak-anak merupakan populasi yang rentan mengkonsumsi makanan manis berlebih. untuk mengetahui hubungan antara mengonsumsi makanan manis dengan karies gigi pada anak usia sekolah. Penelitian ini adalah studi potong lintang yang dilaksanakan di SDN Buni-Bakti 04 pada bulan Januari-Februari 2023. Sampel penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SDN Buni-Bakti 04. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner food frequency untuk menghitung konsumsi makanan manis dan pen light untuk membantu diagnosis karies gigi. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS versi 21. Sebanyak 67,9% anak kelas 4, 5, dan 6 SDN Buni-Bakti 04 mengkonsumsi makanan manis berlebih dan sebanyak 73,2% anak kelas 4, 5, dan 6 SDN Buni-Bakti 04 mengalami karies gigi. Terdapat hubungan signifikan antara mengonsumsi makanan manis dengan karies gigi pada anak usia sekolah di SDN Buni-Bakti 04 dengan Prevalence Ratio (PR) 2,8; 95%CI=1,9-4,0; dan nilai p<0.001. Konsumsi makanan manis yang banyak akan meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Dikarenakan sebagian besar anak-anak mengkonsumsi makanan manis berlebihan dan mengalami karies gigi, sebaiknya dilakukan edukasi kepada anak kelas 4, 5, dan 6 SDN Buni-Bakti 04 untuk mengurangi konsumsi makanan manis.
UJI FITOKIMIA DAN KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN EKSTRAK BIJI PETAI (PARKIA SPECIOSA ) Chika Natulewi; Siufui Hendrawan; Frans Ferdinal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16195

Abstract

Indonesia saat ini banyak terjadi masalah kesehatan karena keadaan stres oksidatif yang terjadi akibat ketidakseimbangan jumlah radikal bebas dengan antioksidan dalam tubuh. Stres oksidatif aktif berperan pada patofisiologi dalam berbagai macam penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, aterosklerosis, kanker, dan penyakit degeneratif lainnya. Dihasilkan Reactive Oxygen Species (ROS) yang berperan dalam proses fisiologis sistem pertahanan tubuh. Diperlukan juga antioksidan didalam tubuh untuk menyeimbangi, meskipun terdapat antioksidan endogen dalam tubuh manusia, namun pada kondisi stres oksidatif, tubuh perlu tambahan antioksidan dari sumber eksternal. Petai (Parkia speciosa) adalah tanaman yang banyak dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa petai memiliki kandungan tinggi antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kandungan antioksidan dalam Petai. Pembuatan ekstrak Parkia speciosa dengan teknik perkolasi menggunakan pelarut metanol untuk mendapatkan ekstrak petai. Sampel ekstrak petai dilakukan uji fitokimia, uji kapasitas antioksidan. Pada penelitian ini ditemukan kandungan fitokimia ekstrak biji petai yaitu berupa alkaloid, betacyanin, kardio glikosida, flavonoid, glikosida, fenol, kuinon, saponin, steroid, terpenoid, tanin. Nilai kapasitas total antioksidan pada ekstrak biji petai dinyatakan dengan IC50, yakni kadar ekstrak yang dibutuhkan untuk menghambat 50% radikal bebas. Hasil didapatkan IC50 sebesar 178,661 µg/mL pada metode DPPH, 39,167 µg/mL dengan metode ABTS dan , 78,656 µg/mL dengan metode FRAP

Page 48 of 435 | Total Record : 4346