cover
Contact Name
-
Contact Email
akper.insada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
akper.insada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Sutoyo Gg. Jodhipati No.10, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 23385375     EISSN : 26559870     DOI : -
Core Subject : Health,
Intan Husada Jurnal Ilmiah Keperawatan menerbitkan tentang informasi ilmu yang berkenaan dengan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan, yang dapat digunakan dalam rangka pembelajaran pada jenjang Perguruan Tinggi Kesehatan.
Articles 191 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEMATIAN JANIN DALAM RAHIM (KJDR) PADA IBU HAMIL DENGAN MALARIA DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Yogi, Ruth; Setyaning Suci, Eka; Wahyuni, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2021): Vol. 9 No. 1, Januari 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i1.209

Abstract

Pendahuluan. Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan yang utama di Indonesia. Penyakit malaria mempunyai pengaruh yang sangat besar pada angka kesakitan dan kematian bayi, anak balita dan ibu hamil serta dapat menyebabkan penurunan produktifitas kerja. Risiko malaria akan mengakibatkan anemia 3-15%, berat badan lahir rendah 13-70% dan kematian neonatal 3-8%. Pengaruh Infeksi malaria pada kehamilan terhadap janin akan menyebabkan abortus, persalinan prematur, BBLR (Berat Badan Lahir Rendah, dan KJDR (Kematian Janin Dalam Rahim). Tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuirisiko umur, paritas, suku ibu, penyakit malaria pada kehamilan terhadap kejadian Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR)diPuskesmas Sentani.Metode.Penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan rancanganpenelitiancase control. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang mengalami KJDR dari tahun 2010-2018 di Puskesmas Sentani sejumlah 36 orang. Teknik Pengambilan Sampel dengan Teknik Total Sampling dengan jumlah sampel adalah 72 dengan perbandingan 36 kelompok kasus (yang mengalami KJDR) dan 36 kelompok Kontrol. Sumber data yang digunakan berasal dari rekam medik dari tahun 2010-2018. Analisis data uji bivariat dengan chi square, uji multivariat dengan regresi logistic berganda.Hasil.Pada Uji Bivariat didapatkan umur, paritas, dan suku bangsa bukan merupakan factor risiko terhadap kejadian KJDR dg p value >0,05. Hanya Penyakit malaria yang berisiko terhadap kejadian malaria dengan p value 0,005 (<0,05) dan nilai OR 5,5547. Secara uji Multivariat, faktor paling berisiko terhadap kejadian KJDR adalah penyakti Malaria dengan p value 0,007 (<0,05) dan nilai Exp (B) paling besar yaitu 5,043 dengan CI 1,563-16,276.Simpulan. Faktor yang paling berisiko terhadap kejadian KJDR adalah penyakit malaria. Kata Kunci:KJDR, Hamil dengan malaria
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN SIKAP SEKS PRANIKAH PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 9 SURAKARTA Prananingrum, Ratih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2021): Vol. 9 No. 1, Januari 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i1.210

Abstract

Pendahuluan. Pengetahuan merupakan hasil tahu remaja tentang HIV/AIDS akan mengurangi seks pranikah. Sikap yang didasari dengan pengetahuan akan bersifat abadi. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap seks pranikah di SMP Negeri 9 Surakarta.Metode. Jenis penelitian deskriptif korelasional dengan dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 53 remaja dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisa data menggunakan chi square.Hasil. Pengetahuan responden tentang HIV/AIDS sebagian kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak 31 orang (58,5%). Sikap responden tentang seks pranikah termasuk dalam kategori tidak mendukung yaitu sebanyak 37 orang (69,8%).Kesimpulan. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap seks pranikah pada siswa kelas IX di SMP Negeri 9 Surakarta dengan nilai p value = 0,042 (p< 0,05). Kata kunci : pengetahuan, sikap, HIV/AIDS, Seks Pranikah
PENGARUH KONSELING CARA MENYUSUI TERHADAP PRAKTIK MENYUSUI YANG BENAR DI BPM RAHMA PRANANINDITA, SST SURAKARTA Prananingrum, Ratih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i2.214

Abstract

Pendahuluan. Ketidaktahuan ibu nifas tentang cara menyusui yang benar bisa menyebabkan kurangnya produksi ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konseling dengan metode ceramah disertai diskusi dan media leaflet, terhadap praktik menyusui yang benar di Rumah Bersalin Wilayah Surakarta bulan Maret – Mei 2021. Metode. Penelitian ini disusun dengan desain eksperimental kuasi, non equivalent pre test post test control group design . Subjek penelitian berjumlah 30 ibu nifas di Rumah Bersalin Surakarta. Sampel dipilih dengan simple random sampling, dan dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol secara non random. Analisis data dengan menggunakan t-test independen dengan taraf signifikansi 95% dengan program komputer SPSS versi 17.00. Hasil. Pre test kelompok eksperimen dan kontrol dengan mean masing-masing 11,10 dan 10,65. Mean post test untuk kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 13,87 dan 11,20. Setelah dilakukan uji t independen didapatkan hasil p value 0,001 (p < 0,05) dan t-hitung (3,788) > t-tabel (2.028) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan. Terdapat pengaruh positif pemberian konseling dengan metode ceramah disertai diskusi terhadap praktik menyusui yang benar. Kata kunci : Konseling, Praktik , Menyusui
GAMBARAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KEBIASAAN MENCUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI SIBELA BARAT Kusuma Astuti, Ratna; Trisnowati, Tatik
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i2.215

Abstract

Pendahuluan. Anak usia sekolah (6-12) tahun memiliki ciri banyak bermain di luar rumah, melakukan aktifitas fisik yang tinggi, dan beresiko terpapar sumber penyakit dan perilaku hidup yang tidak sehat. Orang tua memiliki peranan dalam mendidik, menjadi panutan bagi anak, serta mengingatkan anak untuk menjaga kebersihan diri. Tujuan. Untuk mengetahui gambaran peran orang tua terhadap kebiasaan mencuci tangan pada anak usia sekolah di SD Negeri Sibela Barat. Metode. Penelitian ini menggunakan deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua murid kelas I SD Negeri Sibela Barat. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling sebanyak 20 orang tua. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Hasil. Menunjukkan orang tua berperan baik sebanyak 18 orang (90%) dan kurang berperan baik sebanyak 2 orang (10%). Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun yang baik sebanyak 18 anak (90%) dan yang kurang baik sebanyak 2 anak. Kesimpulan. Semakin baik peran orang tua maka semakin baik pula kebiasaan anak dalam mencuci tangan. Peran orang tua mutlak dibutuhkan untuk terbentuknya kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: peran orang tua, kebiasaan, mencuci tangan, anak usia sekolah
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD KARANGANYAR Icha Afiatantri , Anggi Nur; Nur Solikah, Siti
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i2.216

Abstract

Pendahuluan. Anak merupakan individu yang berusia 0-18 tahun secara bertahap anak akan mengalami tumbuh kembang yang dimulai dari bayi sampai remaja. Tindakan pemasangan infus pada anak adalah pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh, melalui sebuah jarum, ke dalam pembuluh vena (pembuluh balik) untuk menggantikan kehilangan cairan atau zat-zat makanan dari tubuh. Tindakan yang dilakukan perawat di IGD membuat anak menjadi tidak nyaman dan menimbulkan kecemasan pada anak. Cemas adalah perasaan tidak nyaman atau ketakutan yang tidak jelas dan gelisah disertai respon otonom (sumber terkadang tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu). Prosedur pemasangan infus juga dapat menimbulkan rasa nyeri pada anak sehingga menyebakan terjadinya trauma dan kecemasan pada anak. Tujuan. Untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan saat pemasangan infus pada anak di instalasi gawat darurat RSUD Karanganyar Metode. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional yaitu penelitian yang dilakukan malalui pengamatan (observasi) baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menggambarkan tentang suatu keadaan objek. Subjek penelitian yang digunakan adalah pasien anak yang sedang dilakukan tindakan pemasangan infus di IGD RSUD Karanganyar berjumlah 10 responden. Penelitian ini dilakukan pada 2 Maret-10 Maret 2020. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan data responden berdasarkan usia terbanyak yaitu usia ≤5 tahun sebanyak 5 responden (50%). Berdasarkan tingkat kecemasan paling banyak adalah kecemasan sedang 5 responden (50%), kecemasan ringan 2 responden (20%), kecemasan berat 2 responden (20%), dan panik sebanyak 1 responden (10%). Kesimpulan. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kecemasan pemasangan infus pada anak di IGD RSUD Karanganyar rata-rata mengalami kecemasan kategori sedang. Kata kunci : Pasien Anak, Pemasangan Infus, Kecemasan
GAMBARAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Aseta, Pandu; Siswanto
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i2.218

Abstract

Dunia sedang dilanda pandemik yang cukup mengkhawatirkan dengan adanya virus COVID-19. COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 atau SARS-CoV-2) (Setiawan, 2020). Penerapan pembelajaran online sebagai upaya pencegahan penyebaran covid dapat memunculkan kecemasan dan perasan tertekan pada mahasiswa. Tujuan penelitian diskriptif ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan mahasiswa dalam pembelajaran online di masa pandemi dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Hasil Penelitian ini diperoleh data bahwa kebanyakan responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 29 mahasiswa (72.5%) dan paling sedikit responden mengalami kecemasan berat sebanyak 2 mahasiswa (5%) dengan pembagian jenis kelamin responden terbanyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 25 mahasiswa (62,5%) dengan umur responden terbanyak berusia 20 tahun sebanyak 15 mahasiswa (37,5%) dan paling sedikit berumur 19 tahun sebanyak 11 mahasiswa (27,5%). Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kecemasan responden terbesar adalah kurang semangat dengan jumlah responden terbesar sebanyak 30 mahasiswa (75%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebanyakan responden mengalami kecemasan dari ringan dengan pengaruh factor internal dan eksternal berupa rasa malas dan lingkungan yang kurang kondusif. Kata Kunci : Kecemasan , pembelajaran daring, Covid-19
GAMBARAN KEJADIAN BULLYING DAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 JAMBANGAN KELURAHAN DESA JAMBANGAN KECAMATAN GEYER KABUPATEN GROBOGAN Kristika, Pupung; Lestari, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i2.219

Abstract

Pendahuluan. Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh sesorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dari waktu ke waktu terhadap seseorang korban yang tidak dapat mempertahankan dirinya denga mudah. Salah satu riset yang telah dilakukan oleh LSM Plan International dan International Center for Research on Women (ICRW) yang diunggah pada 5 februari 2016 ini menunjukkan hasil fakta mencengangkan terkait kekerasan anak di sekolah. Ditingkat Asia,kasus bullying yang terjadi pada siswa di sekolah mencapai 84%. Tujuan. Untuk mengetahui gambaran kejadian bullying dan tingkat kecemasan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 4 Jambangan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, variable penelitian ini adalah kejadian bullying dan tingkat kecemasan dengan poulasi siswa SDN 4 Jambangan Geyer Grobogan Hasil. (1)perilaku bullying yang sering terjadi di sekolah diantaranya bullying fisik yang banyak terjadi kejadian itu dilakukan oleh anak laki-laki (2) tingkat kecemasan akibat perlakuan bullying dari 44 siswa didapatkan tingkat kecemasan ringan tidak ada, sedang 2,5%, berat 93% dan panik 4,5%. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara bullying dengan kecemasan pada siswa-siswi SD korban bullying di SDN 4 Jambangan. Kata kunci. bullying, kecemasan, siswa SD
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABEPANTAI KOTA JAYAPURA Dondi, Siana; Maryam
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2022): Vol. 10. No. 1, Januari 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v10i1.222

Abstract

Latar belakang : Penularan HIV pada bayi lebih dari 90% tertular dari ibu HIV positif. Penularan tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, saat persalinan dan selama menyusui. Kurangnya pengetahuan, sikap, paritas, dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan akan berdampak pada upaya pencegahan penularan HIV oleh ibu hamil ke bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari Ibu ke Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskripitif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah yang melakukan skrining HIV pada bulan November – Desember 2019 sebanyak 51 orang dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan hasil data rekam medik dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : diperoleh bahwa factor-faktor yang berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi di wilayah kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura adalah pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,004), dan dukungan petugas kesehatan (p-value 0,026). Sedangkan faktor yang yang tidak berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari dari ibu ke bayi di wilayah kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura adalah paritas (p-value 0,743) dan dukungan suami (p-value 0,070). Kesimpulan : faktor yang berhubungan dengan pencegahan penularan HIV adalah pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan. Saran : Kurangnya upaya ibu hamil dalam mencegah penularan HIV dari ibu ke bayi disebabkan karena kurangnya pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan, sehingga disarankan petugas Puskesmas lebih meningkatkan penyuluhan tentang penyakit HIV dan penularannya dari ibu ke bayi.
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENANGANAN DISMINOREA DI MTS NURUL HUDA KEMBANG BOYOLALI Nurjanah, Tri; Trisnowati, Tatik; Kusuma Astuti, Ratna
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2022): Vol. 10. No. 1, Januari 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v10i1.224

Abstract

Pendahuluan. Perkembangan masa remaja (usia 10-19 tahun) merupakan masa yang khusus dan penting karena merupakan periode pematangan organ reproduksi manusia dan sering disebut masa pubertas. Pada remaja wanita sebagai tanda kematangan organ reproduksi adalah ditandai dengan datangnya haid/menstruasi. Tujuan. Untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang penanganan Disminorea di MTS Nurul Huda Kembang Boyolali . Metode. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian studi observasional (non eksperimental) dengan rancangan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah Orang tua dari siswa MTS Nurul Huda yang mempunyai anak usia 13-15 tahun yang sudah menstruasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling sebanyak 30 orang tua. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Hasil. Gambaran orang tua dalam pengetahuan menagani Disminorea pada anak paling banyak berpengetahuan cukup sebanyak 18 0rang tua (60%) dan yang sudah berpengetahuan baik sebanyak 5 orang tua (17%) dan yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 7 orang tua (23%). Kesimpulan. Gambaran Pengetahuan orang tua dalam penaganan Disminorea paling banyak berpengetahuan baik sebanyak 27 anak (90%) dan yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 3 anak (10%).
PENGARUH SELF HYPNOSIS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA TINGKAT AKHIR MENGHADAPI UKOM EXIT EXAM DI POLITEKNIK INSAN HUSADA SURAKARTA Aseta, Pandu; Trisnowati, Tatik; Siswanto
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2022): Vol. 10. No. 1, Januari 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v10i1.231

Abstract

Surat Tanda registrasi (STR) menjadi syarat bukti bahwa seorang perawat mendapatkan bukti pengakuan kompetensinya dan mendapat ijin praktik. Penerapan peraturan.ujian kompetensi exit exam sebagai syarat kelulusan dan pengajuan STR memunculkan perasaan cemas bagi lulusan atau mahasiswa tingkat akhir. Self hypnosis merupakan metode berkomunikasi secara persuasif yang dapat dilakukan oleh setiap orang dengan berusaha memasuki wilayah sub consius dalam pikiranya untuk memberikan sugesti positif terhadap perubahan kognitif, sikap dan perilaku. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisi pengaruh self hypnosis terhadap tingkat kecemasan mahasiswa menghadapi ujian kompetensi exit exam. Desain penelitian menggunakan pra eksperiman dengan one group pre test post test design. Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling mahasiwa tingkat akhir jurusan D3 Keperawatan Politeknik Insan Husada Surakarta sebanyak 50 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kecemasan HARS dan modul self hypnosis dengan analisa uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh adanya pengaruh self hypnosis terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi self hypnosis mampu menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa yang menghadapi ujian kompetensi exit exam.

Page 10 of 20 | Total Record : 191