cover
Contact Name
Anita Heru Kusumorini
Contact Email
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Phone
+62285423223
Journal Mail Official
pekalongankota.bappeda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sriwijaya No. 44, Podosugih, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 41111
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Litbang Kota Pekalongan
ISSN : 20850689     EISSN : 25030728     DOI : -
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kota Pekalongan merupakan laporan penelitian atau penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan jurnal dilaksanakan oleh Dewan Redaksi sebagai wahana untuk mendokumentasikan laporan penelitian dalam bentuk jurnal yang dapat dibaca sebagai bahan referensi dalam mendukung pengambilan keputusan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 332 Documents
Meningkatkan daya saing umkm batik kota pekalongan dalam menghadapi era masyarakat ekonomi asean melalui pembangunan pusat informasi berbasis web yang mengintegrasikan umkm batik dengan masyrakat umum, kalangan perbankan, kalangan akademik, Kadin dan Pemerintah Kota Pekalongan Christianto, Paminto Agung; Ariyanto, Tory; Susanto, Eko Budi; Kurniawan, M. Faizal
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 8 (2015)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1737.766 KB)

Abstract

Pada akhir tahun 2015 ini kita akan memasuki era masyarakat ekonomi asean (mea) yang tentunya akan meningkatkan persaingan di dunia usaha, begitupun Kondisi persaingan yang akan dialami oleh umkm batik kota pekalongan. Agar UMKM Batik mampu bertahan dan memenangkan persaingan di era mea tersebut, Dibutuhkan suatu media yang dapat memberikan umkm batik suatu keunggulan Tersendiri serta mampu memberikan penguatan daya saingnya. Media tersebut harus Mampu mengintegrasikan kalangan pemerintah, kalangan akademisi, kalangan Pengusaha dan masyarakat umum. Untuk membangun media tersebut, peneliti Menggunakan menggunakan metode action research, dengan model pengembangan System development life cycle (sdlc) dan teknik analisis dan desain terstruktur. Dengan terbentuknya pusat informasi berbasis web tersebut maka umkm batik Pekalongan akan memiliki keunggulan tersendiri dalam menghadapi persaiangan di Era masyarakat ekonomi asean (mea) melalui percepatan komunikasi dengan Beberapa pihak terkait dan peningkatan daya saing melalui kemudahan Mendapatkan informasi, baik berupa informasi pembiayaan dari lembaga keuangan, Informasi peluang bisnis dari kadin pekalongan, informasi inovasi dari akademisi Dan informasi peningkatan sdm dari skpd terkait, informasi-informasi terkait lainya Dari komunitas pemerhati batik/masyarakat umum.
BUBUR SIMBUT SEBAGAI PERINTANG WARNA PADA KAIN DENGAN MENGGUNAKAN CANTING CAP D. S., Bayu Wirawan; Rozaq, Abdul
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 18 (2020)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.955 KB)

Abstract

Simbut fabric is part of history in the color barrier process that exists in Indonesia. Initially the sticking process of simbut porridge used glutinous rice porridge which was still warmly smeared with crushed bamboo stems. Dry glutinous rice porridge is easily cracked. The tool for applying it to cloth is still very simple. Because of that the decoration of simbut fabrics is also simple, not complicated. Therefore it is necessary to make research and innovation so that glutinous rice porridge (porridge simbut) is not easily cracked and can be applied with various tools. The purpose of this study was to apply simbut porridge, as a color barrier to the fabric using a wooden stamp canting. The method used is an experimental method. The experimental method is a study that seeks to find the effect of primary data applied to secondary data obtained under controlled conditions. The object of this research is glutinous rice porridge (simbut), where the attachment process uses wooden canting cap. From the results of the study, it was concluded that the simbut porridge could be used as a color barrier on the fabric by tasting technique. Keywords: Porridge simbut, Resist technique, Canting cap
PENGEMBANGAN SMART ECONOMY KOTA PEKALONGAN MELALUI PENERAPAN E-RETRIBUSI PELAYANAN PASAR Christianto, Paminto Agung; Nurhayati, Siti; Mujiyono, Mujiyono; Imtikhanah, Sobrotul; Angkasa, Projo; Rismawati, Shinta Dewi; Latief, Vita Nur
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 13 (2017)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.026 KB)

Abstract

Kota Pekalongan memiliki 11 titik pasar tradisional yang masing-masing pasar memiliki puluhan hingga ratusan kios dan berdasarkan data yang tercatat dalam buku “Pekalongan Dalam Angka Tahun 2016”, jumlah pedagang yang ada sebanyak 4.531 pedagang. Kesulitan yang dialami oleh petugas Dinas Pasar Kota Pekalongan dalam mengelola retribusi pelayanan pasar untuk 4.531 pedagang tersebut adalah karena sistem yang digunakan masih manual yaitu dengan menggunakan karcis dan buku catatan, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan pencatatan atau terjadinya kecurangan dari oknum petugas atau pedagang yang tidak jujur. Kesulitan lain adalah dinas terkait sulit memantau dan mengawasi proses penarikan dan pelaporan dana retribusi pelayanan pasar, sehingga dimungkinkan penerimaan retribusi pelayanan pasar menjadi tidak optimal. Hasil kajian ini berupa rekomendasi kepada Pemerintah Kota Pekalongan dan khususnya dinas pasar kota Pekalongan untuk segera membangun dan menerapkan sistem e-retribusi pelayanan pasar di kota Pekalongan, sehingga proses penarikan dana retribusi pelayanan pasar dapat dipantau dan diawasi dengan mudah yang akhirnya akan berdampak pada optimalnya penerimaan dana retribusi pelayanan pasar yang dapat digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kota Pekalongan.
KELAYAKAN BUKU POP UP PEKALONGAN THE WORLD’S CITY OF BATIK: WARNA-WARNI BATIK PEKALONGAN SEBAGAI MEDIA EDUMOTIK (EDUKASI DAN PROMOSI BATIK) Aulia, Hanindya Restu; Pramitasari, Afrinar; Widadi, Zahir
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 9 (2015)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.688 KB)

Abstract

THE PROBLEM OF THIS RESEARCH WAS HOW FEASIBILITY OF THE PEKALONGAN THE WORLD'S CITY OF BATIK: COLORFUL BATIK PEKALONGAN POP UP BOOKS AS MEDIA EDUCATION AND THE PROMOTION OF PEKALONGAN BATIK (EDUMOTIK). THE PURPOSE OF THIS STUDY TO DETERMINE THE FEASIBILITY OF A POP UP BOOK PEKALONGAN THE WORLD'S CITY OF BATIK: COLORFUL BATIK PEKALONGAN AS MEDIA EDUCATION AND THE PROMOTION OF PEKALONGAN BATIK (EDUMOTIK). THIS RESEARCH USES DESCRIPTIVE METHOD. BASED ON FEASIBILITY ANALYSIS OF POP-UP BOOKS PEKALONGAN THE WORLD'S CITY OF BATIK: COLORFUL BATIK PEKALONGAN AS MEDIA EDUCATION AND THE PROMOTION OF PEKALONGAN BATIK (EDUMOTIK) CAN BE DRAWN THE CONCLUSION THAT (1) THE MATERIAL PRESENTED IN ACCORDANCE WITH THE THEORY OF PEKALONGAN BATIK; (2) THE LANGUAGE USED IS APPROPRIATE TO THE AGE OF THE TARGET; (3) POP UP WHICH PRESENTED INTERESTING AND APPROPRIATE TO THE STORY; (4) ABLE TO ATTRACT READERS. OVERALL THE BOOK POP UP PEKALONGAN THE WORLD'S CITY OF BATIK: COLORFUL BATIK PEKALONGAN HAS BEEN QUALIFIED AS A MEDIUM OF EDUCATION AND PROMOTION OF PEKALONGAN BATIK (EDUMOTIK).
PENGEMBANGAN BUKU POP-UP KULINER SEBAGAI UPAYA PROMOSI WISATA KULINER KOTA PEKALONGAN Alfaticha, Anisha; Utari, Sari; Salimah, Habibatus; Ulya, Inayatul
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 17 (2019)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1429.27 KB)

Abstract

The promotion which was done by the owner of culinary tourism included 10 % using radio, 20 % private television, 10% social media, and 60 % no promotion. Knowing this condition, in this research the researchers aimed to develop pop -up book as media to promote Pekalongan culinary. This research used Research and Development design. It was done in 9 Pekalongan culinary tourist resort, they are Warung Mbak I bah Sorogenen, Pak Bon Sorogenen, Kopi Tahlil Pak Usman, Garang Asem Masduki, Sekoteng Pak Woh, Tauto Bang Dul dan Rohmani, Mie So Krapyak, Oriental Nyonya Silhuet, Gulai Kacang Ijo Pak Boy dan Pak Leman, Es Durian Merak dan Keripik Tahu Pusat Oleh-Oleh Pekalongan. The researchers did exploration to get the information of culinary menus and their history from the owner, next it was continued by making design and prototype. After that, the prototype was validated by the head of Tourism, Culture, Youth, and Sport Minis try. After doing the revision, the product of “Jelajah Kuliner Kota Pekalongan’ pop-up books were printed and published. The researchers gave recommendation to the Pekalongan government to use this pop -up book in introducing Pekalongan culinary to students and societies. In addition, this pop-up book can be used as media in promoting Pekalongan culinary through annual exhibitions. Keyword: Development, Pop-up, Tourism, Culinary
Hubungan pengetahuan ibu dengan tahap pencapaian tumbuh kembang balita usia 4-5 tahun di kelurahan medono Kota pekalongan Sudirman, Sudirman; Hartati, Hartati; Wulansari, Ayu
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 12 (2017)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.71 KB)

Abstract

latar belakang: balita merupakan masa periode emas (golden age) sebagai masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat, agar sedini mungkin ibu dapat mengetahui apabila terjadi kelainan pada anaknya. kelainan yang tidak terdeteksi pada masa ini akan berdampak negatif terhadap tahapan pencapaian pertumbuhan dan perkembangan balita selanjutnya. ibu sebagai edukator yang paling dekat terhadap balita masih belum mengetahui lebih banyak proses tumbuh kembang balitanya,biasanya ibu baru menyadari adanya kelainan setelah segalanya sudah terlambat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan tahap pencapaian tumbuh kembang balita usia 4-5 tahun. metode:penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. populasinya yaitu ibu yang memiliki balita usia 4-5 tahun di paud asri mandiri kelurahan medono kota pekalongan. teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling yaitu sebanyak 63 responden. instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, kms dan kpsp. analisis data menggunakan uji rank spearman. hasil: hasil penelitian menunjukkan ibu memiliki kategori pengetahuan baik (71,4%) tentang tumbuh kembang balita usia 4-5 tahun. berdasarkan uji statistik didapatkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan tahap pencapaian pertumbuhan balita usia 4-5 tahun (ρ:0,034), dan ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan tahap pencapaian perkembangan balita usia 4-5 tahun (ρ:0,004). simpulan: ibu yang memiliki tingkat pengetahuan baik maka pertumbuhan balitanya baik dan tahap perkembangan balita sesuai dengan tahapan umurnya. kerjasama yang baik antara ibu dan petugas kesehatan untuk memantau dan melakukan deteksi dini penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan balita sangat diperlukan,agar intervensi dini dapat dilakukan bila balita mengalami masalah tumbuh kembang.
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN SAK-ETAP NO. 15 PADA KOPERASI PT. PISMA PUTRA TEXTILE PEKALONGAN Ariyanti, Rizka; Murniati, Sri
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 16 (2019)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.703 KB)

Abstract

Assets still have sufficient material value in the financial statements and are an important part in supporting cooperative operations. Therefore cooperatives need to implement fixed asset accounting policies in accordance with the Entity Financial Accounting Standards without Public Accountability (SAK-ETAP) No.15. This study aims to obtain empirical evidence and analyze the accounting treatment of fixed assets applied to the co operatives of PT. Pisma Putra Textile. The research method used is descriptive method with a qualitative approach and data collection techniques by means of field studies and literature. The types of data used in the study are primary data and secondary da ta. After an analysis of the results of interviews and searches for documents related to the classification of fixed assets, the recognition and presentation of assets can still be known that the cooperative PT. Pisma Putra Textile has not applied the treatment of its fixed assets in accordance with the Entity Financial Accounting Standards without Public Accountability (SAK-ETAP) No.15. Keywords: Classification of fixed assets, Recognition, Presentation, SAK-ETAP No.15.
URGENSI PENERAPAN MUATAN LOKAL BATIK PADA SISWA TUNA RUNGU WICARA Ulya, Inayatul
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 15 (2018)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.305 KB)

Abstract

SMALB PRI Pekalongan (Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Persatuan Rakyat Indonesia) menerapkan muatan lokal Bahasa Jawa pada siswa tuna rungu wicara. Sebagaimana diketahui bahwa Siswa tuna rungu wicara mempunyai keterbatasan dalam mendengar dan berkomunikasi, sehingga perlu diteliti apakah penerapan muatan lokal tersebut sesuai untuk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pada penerapan muatan lokal Bahasa Jawa pada siswa Tuna Rungu Wicara, 2) mendeskripsikan urgensi penerapan muatan lokal Batik pada siswa Tuna rungu wicara. Peneliti menggunakan desain deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan memberikan angket kepada kepala sekolah, guru muatan lokal Bahasa Jawa, dan siswa tuna rungu wicara. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) guru muatan lokal Bahasa Jawa menghadapi permasalahan dalam proses belajar mengajar dikerenakan tidak tersedianya buku muatan Lokal Bahasa Jawa yang dibuat khusus untuk anak tuna rungu wicara. Selain itu, keterbatasan pendengaran dan tidak mampu berbicara menjadikan siswa sangat terbatas untuk menggunakan kosa kata Bahasa Jawa, 2) muatan Lokal Batik sangat penting untuk diterapkan dengan pertimbangan bahwa lokasi sekolah berada di Kota Pekalongan dengan batik sebagai salah satu kearifan lokal. Selain itu, keterampilan siswa tuna rungu wicara perlu untuk dikembangkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan muatan Bahasa Jawa kurang tepat diberikan kepada siswa tunarungu wicara, sedangkan muatan lokal batik dapat dijadikan salah satu pilihan untuk diterapkan. Dengan diterapkannya muatan lokal batik, diharapkan pada saat siswa lulus, mereka memiliki ketrampilan membatik dan dapat dijadikan sumber perekonomian mereka. Tentunya penerapan muatan lokal batik perlu adanya dukungan dari pemerintah kota Pekalongan dengan disedikannya fasilitas berupa ruang workshop batik dan peralatan proses pembuatan batik serta galeri batik untuk memasarkan batik hasil buatan mereka. Kata Kunci: Urgensi, Batik, Muatan lokal
PENERAPAN BUKU PEDOMAN POLA ASUH ”ANAK SEKOLAH, BAPAK BUNGAH” KEPADA WARGA KAMPUNG PABEAN UNTUK MENGUBAH MINDSET ORANG TUA TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN Permanasari, Pradnya; Panuntun, Ida Ayu; Fitri, Amalia
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 13 (2017)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.719 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat menentukan masa depan anak. Namun demikian tidak setiap anak mendapatkan kesempatan mengenyam proses pendidikan tersebut. Hal ini yang dialami oleh sebagian masyarakat di Pabean, Padukuhan Keraton Lor. Ada sebanyak 39 keluarga yang memiliki anak putus sekolah yang dikarenakan pola asuh orang tua yang masih kurang tepat. Dengan demikian peneliti menyusun buku mengenai pola asuh orang tua agar dapat memotivasi anak dalam menempuh pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan buku pedoman pola asuh “Anak Sekolah Bapak Bungah” dapat mengubah mindset orang tua mengenai pentingnya pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 39 warga yang memiliki anak putus sekolah. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah perubahan pola pikir orang tua tentang pendidikan. Dari 39 sampel yang ada, 75% dengan jumlah 29 orang tua merasa sangat perlu mengubah pola asuh mereka dari Permisif menjadi Demokratis. Dengan demikian penerapan buku pedoman pola asuh “Anak Sekolah Bapak Bungah” dapat mengubah mindset orang tua mengenai pentingnya pendidikan.
PENGEMBANGAN E-MODUL WRITING FOR PROFESSIONAL CONTEXT BERSTANDAR CEFR BERDASARKAN KARAKTERISTIK PEKALONGAN KOTA KREATIF DUNIA Ulya, Inayatul; Sidqi, M. Fajru
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 19 (2020)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.014 KB)

Abstract

The development of technology demanded the teaching material to be designed digitally. This study was aimed to develop CEFR (Common European Framework) -standard Writing for Professional Context teaching material in the form of Pekalongan the world creative city e-module. Research and development (R &D) was used in conducting this research. Observasion sheet, questionnaire and interview were used to collect the data. The results showed that E-Model of Writing for professional context was needed by the students. Therefore, the researcher did a plan of developing an e-module. After it was designed, it was validated by the validators for getting the suggestion of the betterment. Finishing the validation process, next the e-module of Writing for Professional Context standardized by CEFR with the characteristic of Pekalongan the World Creative city was revised and published. The title of the e-modul is Let’s Write: Pekalongan the World Creative City. The texts types in this e-modul were written with their social functions, generic structure and linguistic. The content of the texts described Pekalongan as the World Creative City. Keywords: CEFR, e-module, writing, creative