cover
Contact Name
Heri Nurdiyanto
Contact Email
redaksi.jpdw@dharmawacana.ac.id
Phone
+6272543241
Journal Mail Official
redaksi.jpdw@dharmawacana.ac.id
Editorial Address
Jalan Kenanga No. 3, Mulyojati, Metro Barat, Kota Metro, Lampung, Kode Pos 34125
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
ISSN : 27757749     EISSN : 27760030     DOI : https://doi.org/10.37295
urnal Pengabdian Dharma Wacana (JPDW) diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Dharma Wacana publishing dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Dahrma Wacana. JPDW terbit secara berkala setiap 3 bulan sekali yakni setiap bulan Maret, Juni,September, dan Desember dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil pengabdian khususnya di bidang: Pendidikan dan pembangunan berkelanjutan; pelatihan, pemasaran, teknologi dan desain tepat guna; pemberdayaan masyarakat; layanan masyarakat; ketahanan pangan lokal; layanan komunitas mahasiswa; kesehatan; pembangunan manusia; manajemen; sosial masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Membangun Internet Desa dan Sosialisasi Penggunaan Media Sosial dalam Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Suhardoyo Suhardoyo; Cepi Cahyadi; Vito Triantori
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i1.266

Abstract

Desa Balekambang Kecamatan Jonggol kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat, merupakan desa yang memiliki cukup banyak pelaku usaha dengan komidi hasil pertanian dari kalangan warga dan pemuda tetapi hasil pendapatan mereka  belum bisa meningkat dari waktu ke waktu. Keinginan untuk penggunaan teknologi informasi sangat tinggi , namun terjadi adanya  kesulitan dalam akses jaringan internet diwilayah desa tersebut. sehingga berpengaruh dalam  usaha bisnis yang dijalani dengan mengunakan sarana internet baik sebagai sarana untuk menjual maupun  promosi produk. Serta belum mampu memanfaatkan sarana komunikasi atau smartphone  yang dimiliki untuk meningkatkan usaha tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu memberikan solusi dalam bentuk membangun penguat akses Internet dengan memberikan hotspot desa dengan router modem hotspot, memberikan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan media  internet dengan media sosial  seperti instagram, facebook, wa group, dan sejenisnya untuk digunakan sebagai sarana promosi, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku bisnis dan pemuda dengan pemanfaatan jaringan internet yang kuat sehingga kepemilikan smartphone dapat dimanfaatkan sebagai alat promosi untuk  meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakt  desa Balekambang kecamatan Jonggol, Bogor Jawa Barat.Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta khusunya dan masyarakat umumnya, hal ini dilihat dari respon saat evaluasi dan monitoring peserta memberikan respon puas sebesar 40 % dan sangat puas 60%.
Penyuluhan dan Pelatihan Diversifikasi Olahan Ubi Ungu di Kelompok Pengajian Nurul Huda Kelurahan Kotabaru Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung Novita Herdiana; Maria Erna; Ribut Sugiharto; Deary Amethy
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i1.264

Abstract

Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var Ayumurasaki) atau biasa disebut Ipomoea batatas L. merupakan salah satu jenis ubi jalar yang banyak tumbuh di Negara Indonesia. Ubi ungu ini memiliki kulit dan daging umbi yang berwarna ungu kehitaman (ungu pekat).Selain ubi ungu, ubi juga memiliki beberapa jenis yaitu ubi putih, merah, dan kuning. Ubi jalar ungu menjadi sumber vitamin C dan betakaroten (provitamin A) yang sangat baik. Kandungan betakaroten ubi jalar ungu lebih tinggi dibandingkan ubi jalar kuning. Selain vitamin C, betakaroten, dan vitamin A, komponen yang terpenting adalah kandungan antosianin (Nurdjanah dan Yuliana, 2016). Salah satu diversifikasi dari olahan ubi ungu adalah donat. Donat (Donut) adalah sejenis cake mini ataupun kue kering dengan bentuk yang khas, yaitu berlubang di tengah seperti cincin dan berbentuk bulat jika diisi sesuatu.Donat dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu bread doughnut dan cake doughnut. Cake doughnut adalah jenis donat yang dibuat dengan tepung kue dan mengembang dengan bantuan baking powder sementara bread doughnut adalah donat yang dibuat dengan tepung khusus roti dan difermentasi dengan bantuan ragi (Pratiwi, 2020). Kelompok Pengajian Nurul Huda Kelurahan Kotabaru Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung terdiri dari kaum ibu –ibu yang kebanyakan berprofesi sebagai ibu rumah tangga.Secara umum perekonomian Kelompok Pengajian Nurul Huda Kelurahan Kotabaru Kecamatan Tanjung Karang Timur Bandar Lampung termasuk ekonomi sedang. Dimana rata – rata latar belakang pendidikan kelompok pengajian ini umumnya hanya tamatan SMP dan SMA namun ada juga yang Sarjana. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok Pengajian Nurul Huda Kelurahan Kotabaru mengenai keamanan pangan, pembuatan donat ubi ungu, sanitasi dan higiene analisis usaha pembuatan diversifikasi produk olahan ubi ungu yaitu donat ubi ungu. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi : Universitas lampung, yaitu sebagai sarana untuk menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya memberikan sumbangan bagi pelaksanaan pembangunan sedangkan untuk kelompok Pengajian Nurul Huda Kelurahan Kotabaru, yaitu sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat diversifikasi produk olahan ubi ungu (donat ubi ungu)
Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Demokrasi bagi Pelajar dan Mahasiswa di Kota Bandar Lampung dalam Membangun Semangat Nasionalisme dan Demokrasi Himawan Indrajat; Robi Cahyadi Kurniawan; Dedy Hermawan; Bendi Juantara
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i1.274

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendidikan wawasan kebangsaan dan demokrasi bagi pelajar dan mahasiswa di Kota Bandar Lampung. Karena seperti kita ketahui bahwa hasil dari survey Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Tahun 2017 menempatkan provinsi Lampung dalam provinsi dengan tingkat radikalisme tertinggi. Kemudian hasil penelitian FKPT (Forum Kordinasi Penanggulangan Terorisme) Provinsi Lampung Bandar Lampung merupakan yang masuk dalam daerah rawan radikalisme. Berdasarkan hasil penelitian BNPT dan FKPT Provinsi Lampung maka sasaran pendidikan wawasan kebangsaan dan demokrasi ini adalah generasi muda yang terdiri dari pelajar sekolah menengah atas dan mahasiswa yang ada di Kota Bandar Lampung. Dan bertujuan agar dapat memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara serta nilai-nilai demokrasi sehingga bisa mencegah pemahaman radikalisme dan memiliki tingkat melek politik yang demokratis.Pengabdian dilakukan dalam bentuk penjajagan pengetahuan dan pemahaman peserta dengan menggunakan evaluasi awal melalui pre test. Cara ini digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta pendidikan wawasan kebangsaan dan demorasi mengenai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika serta Sistem Politik Indonesia. Evaluasi akhir  melalui post test dan diskusi atas masalah-masalah yang belum dipahami berkaitan dengan materi yang disampaikan. Diharapkan dengan Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Demokrasi ini mampu meningkatkan rasa nasionalisme, toleransi dan melek politik.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedamaian melalui Program Tabur Kompas Darat Syaiful Bahri; Lina Marlina; Rasmi Zakiah Oktarlina; Yuli Ambarwati; Mulyono Mulyono; Aspita Laila
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i1.275

Abstract

Jumlah sampah yang ditimbun di TPA Kota Agung mencapai 9,73 ton per hari berdasarkan data per tahun 2018 yang secara keseluruhan tidak terkelola dimana dominasi  sampah rumah tangga mencapai 87,75 % dengan komposisi sekitar 55,20 % adalah sampah organik, 16 % sampah sisa makanan, dan sisanya sampah anorganik.  Kegiatan ini didasari oleh rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah.  Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan Program Tabung Biru Komposter Sampah Dapur Rumah Tangga (Tabur Kompas Darat) ini adalah drum composting yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir penumpukan sampah organik khususnya sampah dapur, sampah sayuran, sampah sisa makanan.  Pengomposan dengan memanfaatkan sampah organik tersebut diperoleh pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC) yang secara langsung dapat dimanfaatkan oleh petani khususnya di Desa Kedamaian, Kota Agung, Tanggamus, Provinsi Lampung, Indonesia. Selain itu, program ini sebagai sarana untuk mengedukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan, serta membangun kerjasama tripartit melalui perguruan tinggi, perangkat desa, dan masyarakat yang diwakili oleh BUMDES untuk menerapkan pengelolaan sampah yang mandiri dan terpadu dengan konsep reuse, reduce, dan recycle (3R). 
PENGEMBANGAN UNIT USAHA BUMDES PEKON LUGUSARI KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU Sumaryo Sumaryo; Lina Marlina; Rabiatul Adawiyah; Muhammad Irfan Affandi
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i1.295

Abstract

Kepengurusan BUMDes Sari Makmur Pekon Lugusari sebagian masih diisi oleh aparat pekon, padahal keberadaan badan ini sangat diharapkan dapat mengangkat ekonomi masyarakat melalui berbagai usaha ekonomi produktif yang berpotensi untuk dapat dikembangkan. Kegiatan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus dan aparat pekon dalam mengelola dan mengembangkan BUMDes Sari Makmur secara produktif, profesional, dan berkelanjutan. Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk: meningkatkan kemampuan pengurus dalam pengelolaan dan pengembangan BUMDesa secara profesional; (2) meningkatkan produktivitas usaha ekonomi yang dijalankan BUMDes; (3) meningkatkan kemampuan pengurus dalam memanfaatkan peluang usaha, dan (4) meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pengurus dalam perolehan sumber modal usaha. Untuk mencapai tujuan tersebut tim melakukan kegiatan berupapenyuluhan bagi pengurus/calon pengurus. Topik materi dalam pelatihan adalah pengisian buku administrasi, pembukuan keuangan sederhana, penyusunan proposal pengembangan modal usaha dan pelaksanaan diskusi.Hasil kegiatan menunjukkan: (1) Pengelolaan BUMDes Sari Makmur oleh pengurus periode 2017-2021 dinilai belum optimal dalam memanfaatkan peluang usaha yang ada. Kepengurusan baru akan dimusyawarahkan pada bulan November 2021, dengan memasukkan personil yang lebih gesit dan lebih berintegritas; (2) Pengetahuan peserta tentang pentingnya penguatan kelembagaan BUMDes, penerapan fungsi manajemen dalam BUMDes, pengembangan unit usaha, dan pengembangan modal BUMDes meningkat sebesar 19,80 poin; (3) Diperlukan tindak lanjut implementasi hasil penyuluhan dengan melakukan pelatihan analisis pengembangan usaha dan perencanaan bisnis yang akan dilakukan oleh BUMDes Sari Makmur agar kontribusinya terhadap pendapatan asli desa lebih meningkat
Optimalisasi Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 dengan Praktik Penyiapan Bahan Makanan Akbar Rizki; Barokaturrizkia Ameliani; Faiz Khoerul Anam; Rizky Amelia Kusumanti; Nadya Nida Hasanah; Alifah Mar’atul Husna; Arindria Sekar Putri Valentinna; Herfiana Anggun Mustika Dewi; Ars Wahyu Sejati
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i2.312

Abstract

Penyiapan bahan makanan merupakan metode dalam menyiapkan bahan makanan mentah menjadi bahan makanan siap masak. Penyiapan bahan makanan yang tidak benar dapat berdampak bagi kesehatan. Kegiatan ini dilakukan secara daring dan luring selama empat puluh hari dengan pesertanya adalah ibu-ibu PKK. Materi pelatihan disampaikan menggunakan media poster dan video secara daring. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara luring dengan mempraktikkan penyiapan bahan makanan secara bersama-sama. Seluruh peserta merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Hal tersebut dikarenakan setelah menerapkan materi pelatihan seluruh peserta merasakan bahwa masa simpan bahan makanan menjadi lebih lama sehingga frekuensi dan jumlah makanan yang terbuang sangat berkurang. Akibat dari hal tersebut peserta menjadi lebih hemat yang dibuktikan dengan hasil pengujian dengan uji-t untuk data berpasangan pada taraf nyata 5% menyatakan bahwa penerapan penyiapan bahan makanan dapat mengurangi pengeluaran belanja konsumsi rumah tangga. Manfaat lain yang dirasakan oleh seluruh peserta adalah waktu yang dihabiskan untuk memasak menjadi lebih sedikit karena semua bahan yang akan digunakan untuk memasak telah dibersihkan dan dipersiapkan dengan baik.
Pendampingan Pemetaan Sosial Masyarakat Pekon Kiluan Negeri, Kec. Kelumbayan, Kab. Tanggamus dalam Mendukung Pencapaian SDSs Desa Yulianto Yulianto; Astiwi Inayah; Teuku Fahmi; Dewi Ayu Hidayati; Selvi Diana Meilinda
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i3.321

Abstract

Pekon Kiluan Negeri merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus yang status Indeks Desa Membangun (IDM)-nya di tahun 2022 berada pada kategori “Berkembang”. Hal ini dapat dikatakan cukup ironi mengingat desa di wilayah pesisir Lampung ini memiliki banyak potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan Pekon Kiluan Negeri dengan mengedepankan SDGs Desa sebagai "arus utama" diharapkan mampu meningkatkan kualitas masyarakat desa setempat.  Hal tersebutlah yang melatarbelakangi aktivitas pengabdian oleh Tim PkM Desa Binaan Universitas Lampung dalam melakukan pendampingan pemetaan sosial aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat Pekon Kiluan Negeri dalam mendukung pencapaian SDGs Desa. Metode kegiatan yang dilakukan mencakup aktivitas sosialisasi, penyuluhan, hingga pendampingan pemetaan sosial yang dilakukan secara bersama-sama dengan para partisipan. Secara khusus kegiatan pengabdian ini telah mengarah pada beberapa capaian tujuan yang diharapkan. Tim PkM Desa Binaan bersama masyarakat lokal telah berhasil memetakan potensi Pekon Kiluan Negeri yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Hasil pemetaan tersebut menunjukkan bahwa potensi Pekon Kiluan Negeri cukup menunjang dalam mendukung pencapaian SDGs Desa.
Pendampingan Baskomas dalam Penguatan Kesadaran Lingkungan bagi Pemuda di Kota Malang Mochamad Aan Sugiharto; Awan Setia Dharmawan; Tutik Sulistyowati; Shahnaz Mutiara Deniar
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i2.279

Abstract

Baskomas (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) adalah gerakan kepedulian masyarakat tentang berbagai permasalahan yang timbul, salah satunya adalah permasalahan lingkungan. Dengan melihat realita saat ini, terutama di Malang Raya terkait semakin berkurangnya keberadaan lahan hijau, maka penting untuk dilakukan peningkatan kesadaran kepada masyarakat terutama pemuda untuk memiliki sikap peduli dan menjaga kelestarian alam. Baskomas meyakini bahwa hubungan antara manusia dengan lingkungan adalah hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme, sehingga slogan Baskomas adalah “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita”. Untuk itu, melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skim Mitra Masyarakat memberikan solusi berupa pendampingan peningkatan kesadaran menjaga lingkungan dengan tahapan: 1). Sosialisasi dan Diskusi yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan mahasiswa tentang pentingnya kesadaran untuk menjaga lingkungan, 2). Memberikan bantuan sarana dan Prasarana kepada Baskomas untuk menunjang kegiatan gerakan peduli lingkungan. 3). Pendampingan Tim Pengabdian dan Baskomas dalam proses peningkatan kesadaran menjaga lingkungan melalui FGD bersama pihak Perhutani, Koramil Junrejo dan Kecamatan Junrejo. Luaran dari pengabdian ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat dan mahasiswa tentang kesadaran menjaga lingkungan, kegiatan penanaman bibit pohon di lahan sekitar Desa Junrejo.   
Pemanfaaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana Evaluasi Pembelajaran di SMA Pondok Karya Pembangunan Jakarta Timur Ika Widiastuti
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i3.349

Abstract

Keberhasilan pembelajaran dapat diketahui melalui proses evaluasi, namun terdapat kendala yang sering dihadapi oleh guru dalam melaksanakan evaluasi yaitu ketersediaan alat evaluasi bahkan bentuk dan format yang seragam dari evaluasi, sehingga kurang sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta didik. Kemajuan yang terjadi dalam dunia teknologi, informasi dan komunikasi memunculkan tantangan baru dalam dunia pendidikan. Di era globalisasi saat ini, kita tidak bisa menghindar dari kecanggihan teknologi yang semakin berkembang pesat. Oleh karena itu perlu diadakannya workshop training mengenai evaluasi pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan Juli 2019 di SMA Pondok Karya Pembangunan Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 25 guru berbagai bidang studi. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu para guru sesuai dengan bidangnya telah dapat membuat soal berbasis TIK dengan menggunakan aplikasi kahoot. Kegiatan ini dilaksanakan supaya guru dapat berkompetensi dan beradaptasi dengan teknologi.
Pendampingan Pokdarwis Agrowidyawisata dalam Konsep Penataan Ruang Wisata Rajabasa Jaya, Kota Bandar Lampung Yunita Kesuma; Citra Persada; M. Shubhi Yuda Wibawa
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i2.329

Abstract

Kampung Agrowidyawisata Sinar Harapan yang direncanakan sejak tahun 2016 ini terletak di pinggiran Kota Bandar Lampung dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Lampung Selatan. Kawasan kampung Agrowidyawisata yang semula direncanakan sebagai kawasan wisata edukasi bidang pertanian perkotaan di wilayah Bandar Lampung dirasakan belum memberikan nilai ekonomi secara maksimal, terutama di masa pandemi Covid-19 dimana jumlah pengunjung semakin menurun. Belum tertatanya ruang wisata yang ada, menjadi salah satu isu permasalahan yang dihadapi mitra, sehingga diperlukan pendampingan Pokdarwis dalam penataan ruang wisata kampung Agrowidyawisata dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 dan dukungan kegiatan rencana program kampung kreatif Agrowidyawisata Rajabasa Jaya,. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain; metode wawancara, quisioner, survey kondisi lokasi dan analisis ruang kawasan, dan diskusi dengan Pokdarwis dalam mengidentifikasi kebutuhan fasilitas pendukung wisata dan menentukan konsep penataan ruang wisata. Melalui kegiatan pendampingan ini menghasilkan beberapa capaian yaitu; Pokdarwis kampung Agrowidyawisata dapat saling memberikan ide dalam menata kampung berdasarkan potensi sebagai objek daya tarik wisata tematik dan menyusun rencana pengadaan event berupa pasar kuliner, membuat rute wisata untuk memaksimalkan potensi lahan sempit sebagai daya tarik wisata kampung, serta menyediakan ruang komunal di bangunan bekas bengkel sebagai area berkumpul maupun memasarkan produk wisatanya.

Page 7 of 13 | Total Record : 126