cover
Contact Name
Muhsana El Cintami Lanos
Contact Email
elcintami14@gmail.com
Phone
+6282299490330
Journal Mail Official
jurnalwahanadedikasi@gmail.com
Editorial Address
Street. Jendral A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang South Sumatera Telp. 0711-510043, Faks. 0711-514782 email jurnal: jurnalwahanadedikasi@univpgri-palembang.ac.id , jurnalwahanadedikasi@gmail.com situs web: http://www.univpgri-palembang.ac.id
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
ISSN : 26555069     EISSN : 26555077     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/dedikasi
Core Subject : Education,
Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. Education, 2. Social, 3. Human resource development, 4. Health, 5. Appropriate technology 6. Human development and national competitiveness 7. Small and medium enterprises and environmentally sound technological development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 254 Documents
Penguatan Peran Guru BK dalam Membangun Ketahanan Emosional Remaja di Tengah Tantangan Digital Handayani, Arri; Fitriana, Siti; Kusdaryani, Wiwik; Ricky Rozzaqi , Ade
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v8i1.19590

Abstract

The advancement of digital technology brings significant benefits to life but also creates serious challenges for adolescents’ mental health. Adolescents have become increasingly vulnerable to cyberbullying, social media addiction, and social pressures that harm their emotional well-being. However, many Guidance and Counseling (BK) teachers still possess a limited understanding of digital issues and have not optimized their roles in strengthening adolescents’ emotional resilience. This limitation weakens the effectiveness of school counseling services in helping students address mental health problems caused by digital technology. To address this issue, this community service program provided a solution through training for BK teachers. The program attempted to enhance their understanding of digital issues and their impact on adolescents’ mental health, optimize the role of BK teachers in building emotional resilience through simulations, and assist them in developing Service Implementation Plans (RPL) that incorporate Social-Emotional Learning (SEL) elements. The training used lectures, group discussions, simulations, practice, and Q&A sessions. This program ran for two weeks, covering planning, implementation, and evaluation stages. The training successfully improved BK teachers’ abilities to provide more effective counseling services for students, helping adolescents maintain emotional resilience amid rapid digital advancements. Pre-test and post-test results indicate a 30.1% average increase in understanding scores, demonstrating the training’s effectiveness.
Peningkatan Kompetensi Guru PJOK Berbasis IPTEK dalam Implementasi Pendidikan Jasmani, Olahraga, Kesehatan, Rekreasi, dan Pariwisata Olahraga Melalui Penggunaan Tes TKSI Sebagai Alat Ukur Pembelajaran di Kabupaten Pali Jujur Gunawan Manullang; Widya Handayani; Muhsana El Cintami Lanos; Bayu Iswana; Hikma Lestari; Grace Kharisma Tambunan
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/64vswb84

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Kabupaten PALI melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam implementasi pembelajaran berbasis tes TKSI sebagai instrumen asesmen. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan intensif, serta praktik penggunaan tes TKSI untuk menghasilkan evaluasi pembelajaran yang objektif, akurat, dan terintegrasi dengan pengelolaan data digital. Selain peningkatan kompetensi teknis, program ini juga mendorong guru untuk mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal, khususnya melalui penguatan unsur rekreasi dan pariwisata olahraga sebagai pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Pemanfaatan potensi sport tourism di Kabupaten PALI menjadi dasar dalam merancang model pembelajaran yang tidak hanya menekankan keterampilan fisik, tetapi juga membangun pemahaman siswa terhadap potensi olahraga rekreatif berbasis kearifan lokal. Pelaksanaan PKM dilakukan secara kolaboratif bersama MGMP PJOK, Dinas Pendidikan, komunitas olahraga, dan pengelola wisata olahraga daerah. Hasil program menunjukkan terbentuknya peningkatan kompetensi guru PJOK, terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan IPTEK, serta kontribusi terhadap penguatan budaya hidup sehat dan pengembangan pariwisata olahraga di daerah.
Perfect Pronunciation Though AI Reading Aloud Tool and Palembang Legends in English Fun Learning Magdad Hatim; Etty Pratiwi; Noviati Noviati; Evi Rosmiyati; Dewi Kartika Sari; Amiruddin Amiruddin; Ana Theriana; M. Ali Akbar Zam
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dhrf6488

Abstract

Pengucapan yang akurat merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Inggris karena mendukung komunikasi efektif dan meningkatkan kepercayaan diri pembelajar. Namun, metode tradisional sering kurang interaktif dan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan latihan pronunciation secara personal. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), pelatihan ini menghadirkan solusi inovatif dengan memanfaatkan AI Reading Aloud Tool untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan. Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan keterlibatan aktif pembelajar melalui pembelajaran berbasis proyek. Penggunaan teknologi AI memungkinkan pemberian umpan balik langsung serta latihan berulang yang mendukung perkembangan kognitif dan penguasaan pronunciation secara optimal. Kegiatan PkM ini berfokus pada peningkatan keterampilan pengucapan pembelajar melalui media cerita rakyat Palembang, sehingga teknologi dan budaya lokal dapat terintegrasi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pengucapan bahasa Inggris pembelajar secara signifikan serta menumbuhkan generasi yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi
Pemberdayaan Mahasiswa Prodi PBSI, Universitas Baturaja melalui Pelatihan Analisis Citraan pada Lagu guna Meningkatkan Pemahaman Stilistika Nazwa Disalsabila Hasanah; Zyckra Zeva Az Zahra; Hanipa Dwi Agustia Ningsih; Ayu Desta Lestari; Nervia Octa Yolanda; Muhamad Doni Sanjaya
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/acrj5m13

Abstract

Pelatihan analisis citraan pada lagu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Baturaja terhadap stilistika, khususnya dalam hal analisis citraan dalam karya sastra berupa lirik lagu. Berdasarkan hasil observasi, banyak mahasiswa yang kesulitan dalam mengidentifikasi jenis-jenis citraan dalam karya sastra, terutama pada lirik lagu. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberdayakan mahasiswa dalam memahami dan mengaplikasikan konsep stilistika melalui analisis citraan. Dalam pelatihan ini, mahasiswa diajarkan untuk mengenal berbagai jenis citraan seperti citraan penglihatan, pendengaran, gerak, perabaan, dan perasaan yang terkandung dalam lirik lagu. Metode pelatihan yang digunakan mengedepankan pendekatan teori dan praktik secara langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil mengidentifikasi citraan dengan tepat pada dua lagu yang dianalisis, yaitu "Bunda" karya Mely Goeslaw dan "Lihat Kebunku" karya Aku Jeje. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap stilistika dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam pembelajaran sastra di masa depan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Alat Permainan Edukasi (APE) dalam Pelatihan Pembuatan Denah Sederhana untuk Menumbuhkan Kesadaran Wilayah Kelas 5 dan 6 MI PSM Desa Martajaya Kecamatan Lubuk Raja Stefvi Dwi Pasha; Intan Ramadani; Selly Meftila Sari; Vebio Montella; Aldhy Fajarsyah
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/2tby2y41

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran wilayah dan kemampuan orientasi spasial pada siswa sekolah dasar tingkat atas kelas 5 dan 6. Hal ini disebabakan oleh metode pembelajaran geografi dasar yang cenderung teoritis dan kurang menaik bagi anak-anak. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunan Metode Permainan Edukatif (APE) dalam pelatihan pembuatan denah sederhana terhadap peningkatan kesadaran wilayah siswa di MI PSM, Desa Marta Jaya Kecamata Lubuk Raja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas 5 dan 6 di MI PSM Desa Marta Jaya Kecamatan  Lubuk Raja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, tes praktik pembuatan denah sebelum dan sesuai investasi, serta sosialisasi tentang denah sederhana. APE yang digunakan berupa sterofom yang dibuat dengan nenggunakan bahan-bahan yang tidak terpakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguanan APE memberikan dampak yang signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai konsep ruang, arah mata angin, dan letak geografis lingkun angin sekitar. Melalui visualisasi yang konkret dari metode APE, siswa mampu menerjemahkan lingkunagan nyata ke dalam  bentuk denah sederhana dengan akurasi simbol yang meningkat sebesar 35 %. Selain itu, antusias belajar siswa meningkat karena proses pelatihan dilakukan melalui pendekatan bermain samnil belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah metode APE efektif dalam menumbuhkan kesadaran wilayah sejak dini, yang menjadi pondasi penting bagi kemampuan literasi geografi siswa di masa depan.
Penguatan Literasi Numerasi Melalui Media Interaktif pada Siswa SMA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Bagi Siswa SMA Negeri 1 BPR Ranau Tengah Juaidah Agustina; Yenny Puspita; Hetilaniar Hetilaniar; Darwin Effendi; Masnunah Masnunah; Riyanto Riyanto; Achmad Wahidy; Hayatun Nufus
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/1r3fdw49

Abstract

Program "Penguatan Literasi Numerasi Melalui Media Interaktif pada Siswa SMA Negeri 1 BPR Ranau Tengah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif” yang dilaksanakan oleh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Pelatihan ini dirancang secara interaktif, memadukan kemampuan membaca, menulis, serta menalar informasi kuantitatif dari berbagai jenis teks, grafik, dan tabel yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui media pembelajaran kontekstual seperti infografik, cerita bergambar, dan soal berbasis narasi, siswa diajak untuk memahami konsep numerasi dengan cara yang lebih komunikatif dan aplikatif. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami informasi numerik melalui teks, sekaligus membangun minat belajar yang menyenangkan dan relevan dengan dunia nyata. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa literasi numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab bidang eksakta, tetapi juga dapat dikuatkan melalui pendekatan bahasa.
Edukasi Parenting Sinergi Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini  di PAUD An-Nuur Sukabumi Siti Rohmah; Opik Hidayat; Iqbal Ramdhoni; Nanong Sudarna; Asep Sutarji
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ey9rng93

Abstract

Rendahnya sinergi antara guru dan orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini menjadi tantangan utama dalam optimalisasi pendidikan karakter di PAUD An-Nuur Sukabumi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kolaborasi orang tua serta guru dalam menerapkan pola asuh yang selaras guna membentuk karakter positif anak sejak dini. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi parenting, diskusi interaktif untuk mengidentifikasi permasalahan nyata, serta refleksi bersama sebagai evaluasi dan komitmen tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya konsistensi nilai antara rumah dan sekolah, terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka, serta munculnya kesepakatan strategi bersama dalam pembiasaan karakter anak. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan kesiapan untuk menerapkan pola asuh kolaboratif secara berkelanjutan. Dengan demikian, edukasi parenting berbasis sinergi guru dan orang tua efektif dalam memperkuat pembentukan karakter anak usia dini secara holistik dan berkesinambungan.
Penguatan Literasi dan Numerasi Anak di Gereja HKBP Melati Resort Helvetia Sada Melalui Pendampingan Belajar Monalisa Frince S; Bulan Yusnita Haloho; Lisna Damaiyanti Tambunan; Agnes Rebecca Banjarnahor; Didiex A Pasaribu
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jw53qt13

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Namun, masih terdapat anak-anak yang mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, dan melakukan operasi hitung dasar. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada anak-anak di lingkungan Gereja HKBP Melati Resort Helvetia Sada. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak melalui kegiatan pendampingan belajar. Program dilaksanakan melalui kegiatan les Bahasa Indonesia dan matematika dengan menggunakan media sederhana seperti papan tulis dan spidol, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan gereja seperti Sekolah Minggu dan Naposo Bulung. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis kalimat sederhana, serta berhitung dasar pada anak-anak. Selain itu, minat belajar dan kepercayaan diri anak juga mengalami peningkatan. Program PKM ini menunjukkan bahwa pendampingan belajar di lingkungan gereja dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam memperkuat literasi dan numerasi anak.
Efektivitas Program Kemitraan Keluarga Melalui Manajemen Kelas Orang Tua di KB Aisyiyah Barukan Maharani Maharani; Muhammad Syafe’i; Mar’atus Sholihah
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/09p63543

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab kolaboratif yang krusial antara lembaga pendidikan dan lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi program kemitraan keluarga melalui manajemen kelas orang tua di KB Aisyiyah Barukan, Kecamatan Manisrenggo. Fokus penelitian mencakup aspek manajerial yang meliputi perencanaan kurikulum parenting, pelaksanaan kegiatan bulanan, serta mekanisme evaluasi program sebagai wadah penyelarasan pola asuh antara sekolah dan rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam bersama pengelola serta wali murid, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas orang tua yang terstruktur dan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan wali murid secara signifikan dalam mendukung program-program strategis sekolah. Temuan penelitian mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai tahapan perkembangan anak dan penguatan konsistensi stimulasi pendidikan karakter. Kemitraan ini menjadi kunci utama dalam meminimalisir kesenjangan komunikasi dan mewujudkan kesinambungan pendidikan yang holistik bagi anak usia dini. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas kelas orang tua sangat bergantung pada perencanaan yang berbasis kebutuhan wali murid dan koordinasi yang intensif dari pihak pengelola lembaga.  
Sekolah Tangguh Bencana: Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bahaya Hidrometeorologi di SMA Negeri 2 Muaradua Kisam Heri Setianto; Nina Damayati; Monanisa Monanisa; Eni Heldayani; Siti Asiyah; Deni Puji Hartono
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/99waf188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi melalui program Sekolah Tangguh Bencana di SMA Negeri 2 Muaradua Kisam, Kabupaten OKU Selatan. Indonesia sebagai negara yang rawan bencana memerlukan upaya pengurangan risiko bencana sejak dini, salah satunya melalui pendidikan di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi dan simulasi mitigasi bencana dengan melibatkan 90 siswa sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi pre-test dan post-test serta observasi untuk mengukur peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 62 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 22 poin. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, meliputi pengetahuan jenis bencana, penyebab, dampak, mitigasi, dan kesiapsiagaan. Hal ini menunjukkan bahwa program edukasi dan simulasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan kapasitas siswa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Dengan demikian, program Sekolah Tangguh Bencana dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah