cover
Contact Name
Luthfiana Tarida
Contact Email
luthfianataridawibis@gmail.com
Phone
+6281567696903
Journal Mail Official
jurnalsaintara@amn.ac.id
Editorial Address
Jalan Kendeng No. 307, Sidanegara, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. 53223
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Saintara : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim
ISSN : 25286676     EISSN : 27466353     DOI : https://doi.org/10.52488
Saintara adalah jurnal ilmiah dan penelitian ilmu - ilmu maritim yang diterbitkan mulai September 2016 secara print-out. Saintara terbit dua tahun sekali, pada bulan Maret dan September dengan ISSN 2528-6676 dan e-ISSN 2746-6353. Saintara diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap. Saintara bertujuan untuk menghimpun artikel ilmiah dengan ruang lingkup keilmuan nautika, permesinan kapal, pengelolaan pelabuhan, ekonomi maritim, MIPA maritim, hukum maritim, pendidikan maritim, maritime english dan ilmu-ilmu ilmiah lain yang berkaitan dengan kemaritiman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Kapal di MV. Sumatera Leader Muhammad Zainur Rahman; Ari Sriantini; Nyoman Ardiana Listriyawati
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas kapal di MV. Sumatera Leader. Penelitian dilaksanakan selama 12 bulan terhitung sejak tanggal 9 Februari 2023 sampai 9 Februari 2024. Penelitian ini dilakukan di kapal MV. Sumatera Leader milik PT. NYK Spill Indororo, yang mana termasuk jenis kapal pure car carrier atau Ro-Ro. Teknik analisis data penelitian ini adalah kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah lima orang kru kapal yang terdiri dari Kapten, Chief Officer, Mualim II, Bosun, dan Foreman. Teknik pengumpulan data berupa observasi secara langsung dan wawancara terhadap subjek peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas kapal adalah penataan muatan, optimalisasi ruang muat, teknik pelashingan muatan, adanya rampdoor, pengaturan ballast, stowage plan yang baik, draft kapal, dan perhitungan GM yang benar. Agar stabilitas kapal tetap terjaga pada saat kapal berlayar disarankan untuk melakukan pengecekan terhadap clinometer secara berkala, mengikat muatan dengan baik dan kuat sehingga tidak bergeser, melakukan penataan muatan sesuai dengan stowage plan, serta melakukan perhitungan GM untuk mendapatkan GM kapal yang positif dan ideal setelah pemuatan selesai.
Evaluasi Infrastruktur Pelabuhan Oransbari Papua untuk Mendukung Program Tol Laut dalam Mewujudkan Efisiensi Distribusi Logistik Maritim Ainun Nasihah; Sudirman Sudirman
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi infrastruktur Pelabuhan Oransbari di Papua yang memfokuskan pada infrastruktur pendukung efisiensi distribusi logistik maritim pada Program Tol Laut. Latar belakang penelitian ini ingin mengungkap pentingnya infrastruktur pelabuhan yang handal dalam memfasilitasi distribusi logistik, khususnya di wilayah Papua yang terisolasi secara geografis. Dengan adanya peningkatan infrastruktur pelabuhan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau maupun distribusi logistik maritim yang sudah berparadigma door to door. Penelitian kali ini memfokuskan pada analisis infrastruktur pelabuhan Oransbari sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan efisiensi distribusi logistik maritim melalui Program Tol Laut. Penelitian ini melibatkan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, seperti otoritas pelabuhan, pengelola logistic maritim, dan pihak terkait lainnya, serta penyebaran kuesioner kemudian survei lapangan terkait aktivitas pelabuhan, Tahapan penelitian melibatkan pemetaan infrastruktur pelabuhan, evaluasi kapasitas, analisis kecepatan bongkar muat, dan identifikasi potensi perbaikan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan infrastruktur yang konkret untuk meningkatkan efisiensi distribusi logistik di pelabuhan Oransbari, sehingga dapat mendukung kesuksesan Program Tol Laut di wilayah tersebut.
Implementasi Aturan Komunikasi di Atas Kapal Niaga untuk Menunjang Keselamatan Pelayaran Elva Febriana Anggraeny; Mudiyanto Mudiyanto; Yudha Eka Putra
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.350

Abstract

Komunikasi internal di atas kapal terbagi menjadi berbagai macam bagian, yaitu komunikasi antara awak kapal bagian deck dengan awak kapal bagian mesin, awak kapal bagian deck dengan awak kapal bagian dapur, atau komunikasi internal antara awak kapal sesama bagian. Banyaknya jenis komunikasi tersebut juga memicu adanya ketidakefektifan kerja akibat terjadinya miskomunikasi antara awak kapal satu dengan lainnya yang memiliki perbedaan sistem kerja, apalagi jika awak kapal yang berkomunikasi tersebut berasal dari dua atau lebih bangsa dan bahasa yang berbeda. Penelitian ini memiliki dua tujuan penelitian, pertama, untuk menjelaskan pengaruh penerapan aturan komunikasi di atas kapal niaga terhadap keselamatan pelayaran. Sementara itu, tujuan penelitian kedua adalah untuk mendeskripsikan bentuk implementasi penggunaan komunikasi di atas kapal sesuai dengan aturan komunikasi tentang pelayaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksplanatori yang bertujuan untuk memahami hubungan antara variabel eksogen dan endogen. Dalam penelitian ini, hipotesis diuji menggunakan uji statistik yang dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak Smart PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aturan komunikasi International Code of Signal yang digunakan diatas kapal sangat perlu, karena kapal-kapal yang berlayar mempunyai bahasa yang berbeda-beda, sehingga seluruh awak kapal harus paham terhadap International Code of Signal. Awak kapal juga perlu bersinergi saat berkomunikasi antar kapal dan antara kapal dengan Vessel Traffic Service (VTS) saat berlayar dialur pelayaran. Ship reporting system dalam mandatory ship reporting juga berpengaruh terhadap keselamatan pelayaran dalam mencegah tubrukan antar kapal atau keadaan darurat yang lainnya.
Penerapan Model Simulasi Kemudi Kapal untuk Mata Kuliah Elektronika Arif Rakhman Suharso; Ario Hendartono; Yulius Oscar; Akhmad Nuriyanis; Prijantono Dilyanto
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.363

Abstract

Salah satu penerapan pembelajaran berbasis proyek untuk mata kuliah elektronika di kampus Politeknik Maritim Negeri Indonesia dilaksanakan dengan membuat peralatan kemudi kapal dengan berpedoman pada salah satu capaian pembelajaran pada mata kuliah elektronika untuk jurusan Teknika yaitu menguasai dasar-dasar kelistrikan, elektronika, hidrolik, dan pneumatik yang berkaitan dengan sistem pengendalian kapal. Pembelajaran dengan metode ini dapat diterapkan secara daring dan luring dimana ketika saat efisiensi anggaran dari pemerintah untuk mengurangi belanja peralatan dan belanja pemeliharaan. Untuk mengurangi biaya dalam pembelian komponen elektronika maka digunakan software Proteus dimana software ini merupakan software open source yang dapat didownload secara gratis. Selain itu taruna tidak perlu membeli komponen sehingga meminimalisir biaya pembelian komponen elektonik. Pembelajaran diawali dengan teori tentang simulasi kemudi kapal dengan mendemonstrasikan kemudi kapal yang terdiri atas komponen potensiometer, arduino serta terkoneksi ke komputer melalui serial USB untuk dilihat datanya di komputer dilanjutkan dengan siswa praktikum membuat project tersebut dengan diawali mendownload dan menginstal software Proteus, mendownload dan menginstal software Arduino IDE kemudian dilanjutkan membuat rangkaian potensiometer, Arduino dan serial monitor menggunakan software Proteus. Dalam pembuatan project ini siswa dituntut untuk belajar mandiri dengan mencari panduan dan literature yang dapat dicari di internet maupun youtube. Model atau alat peraga simulasi kemudi kapal ini merupakan hasil penelitian DAPTV yang digunakan untuk menjelaskan simulasi kemudi kapal kepada mahasiswa di jurusan Teknika pada mata kuliah elektronika dengan biaya murah.
Strategi Mitigasi Risiko dalam Operasi Transfer Batubara Ship to Ship: Analisis Keselamatan Operasional MV. Lumoso Jaya di Bojonegara Idham Nur Kholiq; Endra Winarni; Candra Oktyasari Putri; Retno Anggoro
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.366

Abstract

Keselamatan dan efisiensi operasional dalam kegiatan pemindahan muatan batubara melalui operasi ship-to-ship (STS) memerlukan evaluasi risiko dan pengembangan strategi yang komprehensif, khususnya mengingat karakteristik lingkungan maritim yang dinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen risiko dan efektivitas strategi pengendalian dalam operasi transfer muatan batubara pada MV. Lumoso Jaya yang beroperasi di Perairan Bojonegara. Pendekatan kualitatif melalui studi kasus, penelitian ini melakukan pemetaan risiko operasional, analisis dampak, serta pengembangan strategi mitigasi yang sesuai. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan sistem evaluasi risiko yang sistematis, dikombinasikan dengan strategi pengendalian yang terukur, berperan signifikan dalam meminimalisir insiden dan memastikan pemenuhan standar regulasi maritim. Faktor kritikal dalam keberhasilan operasi meliputi sinkronisasi antar pemangku kepentingan serta komitmen terhadap standar operasional yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan protokol keselamatan kerja dan peningkatan program pelatihan kompetensi bagi personel kapal untuk mengoptimalkan keamanan operasional.
Studi Pengaruh Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir Desa Tanjung Limau terhadap Literasi Maritim untuk Mendukung Sustainable Ocean Indrawati Indrawati; Rakhel Lia; Maulita Maulita; Herdi Syam
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.367

Abstract

Kawasan pesisir Muara Badak memiliki potensi sumber daya alam serta keanekaragaman hayati yang mampu menarik perhatian para wisatawan. Potensi ini menjadikan kawasan tersebut berpeluang untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kecamatan Muara Badak. Beberapa pantai di wilayah ini dikelola oleh masyarakat setempat. Namun, kawasan pesisir masih menghadapi masalah kerusakan ekosistem laut disebabkan oleh praktik penangkapan ikan ilegal dan masalah sampah. Sekitar 6 hektar terumbu karang di Pangempang, Desa Tanjung Limau, telah mengalami kerusakan akibat aktivitas penangkapan ikan. Kerusakan ini terjadi karena penggunaan bom, pukat harimau, dan pukat hela (trawls) oleh kapal-kapal nelayan di area pertumbuhan terumbu karang. Salah satu tantangan dalam pengelolaan sumber daya pesisir adalah rendahnya kesadaran masyarakat lokal dalam memahami dan memanfaatkan potensi sumber daya pesisir dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran hukum masyarakat pesisir akan literasi maritim seperti penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan, larangan membuang sampah ke laut, pentingnya mematuhi aturan mengenai laut, dan pengelolaan sumber daya pesisir untuk mendukung Indonesia Sustainable Oceans Program (ISOP). Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif yang meliputi observasi, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar masyarakat sudah memiliki tingkat kesadaran hukum akan pentingnya mematuhi aturan mengenai laut, pengelolaan sumber daya pesisir dan pentingnya melindungi lingkungan pesisir yang dapat mendukung perikanan yang berkelanjutan serta mata pencaharian masyarakat pesisir, membangun ekosistem laut dan pesisir yang sehat, serta mengurangi pencemaran laut dalam mendukung Indonesia Sustainable Oceans Program (ISOP).
Optimalisasi Pemeliharaan Permesinan Kapal Berbasis Artificial Intelligence sesuai Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran Aris Sarjito
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.368

Abstract

Penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pemeliharaan permesinan kapal telah menjadi solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan, terutama dalam industri maritim Indonesia yang berhadapan dengan tantangan biaya dan keselamatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemeliharaan prediktif berbasis AI yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan di bidang pelayaran, yang menekankan pentingnya keselamatan dan keberlanjutan dalam operasional kapal. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder. Data yang digunakan mencakup dokumen pemerintah, laporan industri, serta literatur akademik terkait pemeliharaan prediktif dan efisiensi energi dalam permesinan kapal. Analisis tematik terhadap data sekunder dilakukan untuk mengidentifikasi pola dan hubungan dalam penerapan AI pada pemeliharaan kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berperan signifikan dalam menurunkan biaya operasional serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan yang diatur dalam regulasi pemerintah. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pemeliharaan permesinan kapal berbasis AI tidak hanya mendukung efisiensi dan keberlanjutan lingkungan tetapi juga memastikan operasional kapal yang lebih aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Implementasi teknologi AI ini diharapkan dapat mendorong industri pelayaran Indonesia untuk lebih berdaya saing dalam aspek keberlanjutan dan keselamatan.
Rancang Bangun Prototype Sistem Tangki Hydrophore Kapal Niaga sebagai Alat Praktikum Mata Kuliah Permesinan Bantu Khaeroman; Susanto; Widar Bayu Wantoro
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.369

Abstract

Fresh water on the ship must flow from the lowest compartment in the engine room to the top of the platform. The pressure tank, or hydrophore, is a freshwater distribution system widely used in multi-storey buildings, including ships. Hydrophores are used in multi-storey building construction, including on ships, only as temporary holding tanks. The system acts to raise water from storage tanks or wells that are located lower. These systems need to be operated and maintained by competent people. The competence of competent crew members will be able to overcome the problems that occur. Issues that arise in the hydrophore system are very diverse. However, one thing that impacts a hydrophore system disruption is that the supply of fresh water to the entire ship is disrupted or does not flow. The purpose of this study is to design a hydrophore system so that it becomes a prototype that can be used for learning. When the hydrophore prototype has become a practical medium, it can be used as an engineering tool to study many phenomena. The results of the study can be concluded that when water flows through 1 pipe alternately, the pressure difference with the tank is about 0.1 - 0.2 bar. When water is flowed through 2 pipes, the pressure difference with the tank is about 0.2 - 0.4 bar. There is a pressure differential of roughly 0.2 to 0.5 bar when three flow pipes are opened at the same time.
Model Perhitungan Volume Pekerjaan Lambung Kapal Niaga Dolok Joko Kencono; Bagiyo Suwasono; Ali Azhar
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.383

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang sebagian besar wilayahnya berupa lautan, sehingga masyarakatnya banyak yang memanfaatkan sumber daya lautnya. Laut saat ini banyak dimanfaatkan sebagai media transportasi, baik untuk orang maupun logistik yang mempergunakan kapal niaga. Dengan banyaknya kapal niaga di Indonesia maka industri reparasi kapal juga semakin dibutuhkan, karena menurut aturan klasifikasi kapal membutuhkan perawatan serta perbaikan secara berkala. Perlakuan pekerjaan reparasi lambung kapal meliputi sekrap, pencucian dengan air tawar, blasting (full blasting, sweep blasting, dan spot blasting), pengecatan (painting), dan replating (berdasarkan hasil ultrasonic thickness test). Dalam penelitian ini akan lebih difokuskan untuk kapal peti kemas (container ship), kapal curah (bulk carrier) dan kapal tanker (oil tanker). Dalam reparasi kapal yang paling diperhatikan yaitu kondisi badan kapal terutama lambung kapal. Perhitungan volume pekerjaan lambung kapal pada setiap galangan berbeda, sehingga membuat owner kapal kesulitan untuk memperkirakan waktu perbaikan yang akan dilakukan. Dalam hal ini maka tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efisiensi volume pekerjaan reparasi lambung pada kapal niaga agar pekerjaan perawatan/perbaikan bisa berjalan secara optimal. Metode yang digunakan yaitu perhitungan Lloyd’s Registers dengan Analytichal Hierarchy Process (AHP). Hasil perhitungan menunjukkan pekerjaan lambung kapal memiliki perbedaan yang besar yaitu pada kapal MT. Cosmic 15 karena memiliki selisih perhitungan dari galangan dengan Lloyd’s yaitu 203,636 m2. Pada analisa Analytichal Hierarchy Process (AHP) perhitungan CR (Consistency Ratio) mendapatkan hasil tidak konsisten karena nilai lebih dari 0,1 yaitu 5,303. Hal ini dikarenakan data luasan lambung kapal MT. Cosmic 15 berbeda pada setiap galangan tempat docking kapal.
Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Keselamatan Pelayaran melalui Manajemen Perawatan Mesin Kapal Tug Boat (Survei pada Perusahaan Pelayaran di Semarang 2024) Khaeroman; Fitri Suprapti; Retno Anggoro; Endra Winarni
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja keselamatan pelayaran dengan manajemen perawatan mesin kapal sebagai variabel mediasi. Variabel independen meliputi Selection and Recruitment, Training and Development, Reward Management, dan Teamwork Management. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 92 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keselamatan pelayaran. Selection and Recruitment (t=2,166, sig=0,033), Training and Development (t=3,376, sig=0,001), Reward Management (t=4,728, sig=0,000), dan Teamwork Management (t=2,636, sig=0,010) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai t tabel 1,894. Manajemen perawatan mesin kapal terbukti memediasi hubungan antara praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) dan kinerja (t=21,136, sig=0,000). Model penelitian menunjukkan tingkat penjelasan yang tinggi dengan Adjusted R Square sebesar 84,7%. Penelitian merekomendasikan peningkatan sistem rekrutmen, pengembangan program pelatihan, perbaikan sistem reward, optimalisasi manajemen waktu, serta penguatan sistem perawatan mesin kapal untuk meningkatkan kinerja keselamatan pelayaran.