cover
Contact Name
Muhajirah. B
Contact Email
muhajirahb@gmail.com
Phone
+6285240409979
Journal Mail Official
el-Idarah@parahikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Mustafa Daeng Bunga No.191, Paccinongang, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25991523     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Management Pendidikan islam (el-Idarah) menerbitkan naskah artikel 2 kali dalam setahun (Juni dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Pendidikan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Manajemen Pendidikan Islam, Sistem Informasi Manajemen, dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan dewan redaksi untuk dipublikasikan.el- Idarah: Jurnal Managemen Pendidikan Islam Jalan Mustafa Daeng Bunga No 191 Paccinongan Gowa, Sulawesi Selatan 92113
Articles 109 Documents
Reorientasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Self Management Concept Muhammad Rusydi
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2021): el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab merupakan suatu aktivitas peda-andragogis yang kompleks dengan segala hambatan yang menuntut kreativitas semuah pihak yang terlibat dalam penanganannya. Munculnya berbagai hambatan dalam pembelajaran bahasa Arab, baik yang sifatnya linguistik ataupun non linguistik, menuntut adanya penguatan self management concept dari peserta didik yang dalam konteks ini dapat dilihat dari pengelolaan waktu, hubungan antar manusia seerta perspektif diri. Ketiga komponen dari self management concept tersebut merupakan satu kesatuan yang terjalin sistemik-konstruktif satu sama lain. Manajemen pengeloaan pembelajaran meniscayakan fungsi-fungsi manajemen yang terbangun atas perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, serta pengawasan harus diarahkan dalam menguatkan pengelolaan waktu peserta didik yang terdiri atas penetapan tujuan, penyusunan prioritas, penyusunan jadwal, asertif, tegas, dan pencegahan penundaan, hubungan antar manusia yang terdiri atas hubungan yang bersifat vertikal ataupun horizontal, perspektif diri yang terdiri atas perspektif diri yang bersifat positif ataupun negatif.
Evaluasi Motivasi Kerja Dalam Manajemen Pendidikan Islam Mukdar Boli
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2021): el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagai suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai segala sesuatu dalam dunia pendidikan atau segala sesuatu yang ada hubungannya dengan dunia pendidikan. Pada hakikatnya sikap seseorang ditentukan oleh keinginannya untuk mencapai suatu tujuan. Arti lainnya dari kemauan adalah motivasi. Motivasi adalah motivasi bagi seseorang untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuannya. Kekuatan motivasi seseorang dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan tersebut terjadi karena adanya kepuasan terhadap kebutuhan. Kebutuhan yang terpuaskan tersebut telah memotivasi sikap seseorang. Motivasi diperlukan karena dengan motivasi ini diharapkan setiap orang dapat bekerja keras dan bersemangat untuk mencapai produktivitas kerja yang tinggi. Menanamkan motivasi pada dasarnya adalah menanamkan nilai-nilai. Oleh karena itu komunikasi dan pembinaan yang berkesinambungan menjadi kuncinya, dengan adanya motivasi kerja dalam melaksanakan tugas dapat mengoptimalkan pencapaian proses yang berjalan dengan mudah, tertib, dan kondusif dalam mencapai tujuan. Dengan motivasi yang meningkat dapat membantu karyawan berperilaku dan berperilaku dengan tanggung jawab. Motivasi tersebut perlu dikembangkan untuk meningkatkan prestasi kerja dan kepuasan kerja yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas organisasi di bidang pendidikan yaitu kualitas sekolah sebagai lembaga pendidikan.
Supervisi Akademik Mansyur Mansyur
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2021): el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pelaksanaan supervisi akademik, salah satu program yang dapat diselenggarakan dalam rangka pemberdayaan guru ialah supervisi akademik. Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru dalam mengembangkan kemampuannya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan ini berarti esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai untuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya. Guru akan bekerja secara professional apabila memiliki kompetensi yang memadai. Profesional guru terhadap mutu pendidikan ini mengandung rti bahwa semakin baik profesionalguru maka akan baik mutu pendidikannya. Meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu guru melalui implimentasi supervisi akademik. Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah merupakan usaha untuk memperbaiki pengajaran, termasuk menstimulasi,menyeleksi pertumbuhan jabatan dan perkembangan guru guru serta merevisi tujuan pembelajaran, bahan pengajaran, metode, evaluasi atau penilaian pengajaran. Supervisi akademik dapat membantu guru untuk mempelajari dan memahami tugas dan perannya sebagai seorang pendidik.
Peran Pendidikan Agama Terhadap Hubungan Sosial Kemasyarakatan Antar Umat Beragama Mukdar Boli
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk menjawab peranan pendidikan agama terhadap hubungan sosial kemasyarakatan antar umat beragama. Data diperoleh dengan mengadakan tinjauan pustaka lalu dianalisa untuk menjawab tema di atas. Dari hasil tinjauan pustaka ini dapat disimpulkan bahwa peranan pendidikan agama terhadap hubungan sosial kemasyarakatan antar umat beragama sangat berpengaruh oleh lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Analisis Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren Mansyur
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini diangkat sebagai sebuah deskripsi yang terlahir dari berbagai fenomena yang cukup dilematis, dapat dilihat, dicermati dan dianalisis dalam dinamika kehidupan pesantren. Dengan berangkat dari asumsi dasar yang mengilhami peneliti bahwa pondok pesantren menempati posisi strategis di tengah komunitas masyarakat religi, perlu ditata dan dikembangkan dengan manajemen yang handal, sehingga pondok pesantren tidak larut dengan pola tradisionalnya dan terisolir di tengah percaturan global. Masalahnya, mungkinkah pesantren tetap eksis dengan tradisinya dalam mengakomodir tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Penerapan hasil penelitian ini ditekankan pada aspek manajerial pondok pesantren dalam upaya pengembangan pendidikan, dengan suatu temuan berdasarkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan kajian pustaka. Pengembangan pendidikan Islam secara konseptual dan empirik mengacu pada reposisi dan refungsionalisasi peran pimpinan dan pesantren sebagai lembaga pendidikan sesuai visi dan misi yang tertuang dalam tridarma Pondok Pesantren yang perlu dikaji dan dikembangkan dalam konteks realitatif dan kompetitif tanpa harus bergeser dari tata nilai yang ada. Manajemen pendidikan pondok pesantren pada tataran aplikatif, diarahkan pada aspek pengembangan pendidikan dan aspek penerapan fungsi-fungsi manajemen. Aspek pengembangan pendidikan orientasinya adalah materi kajian, metodologi, prinsip dan kultur pesantren dalam pengembangan manajemen Pondok dan Madrasah. Aspek manajerial orientasinya adalah pengembangan fungsi pimpinan sebagai otoritas tunggal ke arah pemberdayaan fungsi-fungsi manajemen dan kendala pengembangannya. Kedua aspek tersebut dalam kondisi objektif masih tergolong lemah dan belum terkelola secara profesional dan proporsional.
Kesetaraan Gender Pendidikan di Indonesia Nurul Haeriyah
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dekade terakhir, Indonesia telah datang jauh dalam meningkatkan kesetaraan gender dalam akses pendidikan. Indonesia berada di trek untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Milenium untuk pendidikan dasar universal dan kesetaraan gender. Kini kesetaraan gender sebagian besar telah dicapai di semua tingkat sistem pendidikan, dan ada paritas di tingkat melek huruf bagi orang-orang muda (15-24 kelompok umur). Keberhasilan ini merupakan hasil dari kombinasi kebijakan yang efektif dan investasi nasional yang berkelanjutan di bidang pendidikan yang telah memperluas ketersediaan sekolah di daerah pedesaan dan menurunkan biaya langsung dan kesempatan pendidikan, misalnya melalui program subsidi netral gender seperti Dana Operasional Sekolah (BOS). Namun, Pemerintah mengakui bahwa akses saja tidak sama dengan hasil pendidikan dan dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak perhatian telah diberikan kepada kualitas, relevansi dan prestasi. Kesetaraan gender dalam pendidikan juga mencakup anak perempuan dan anak laki-laki 'pengalaman di sekolah, dalam hal yang sama dan adil perlakuan oleh guru dan responsif gender dari kurikulum, buku pelajaran dan bahan pembelajaran, serta lingkungan belajar dan hasil pendidikan. Mencapai kesetaraan kesempatan dalam proses pembelajaran, prestasi dan hasil belajar untuk kedua anak laki-laki dan perempuan merupakan tantangan utama bagi Pemerintah di Indonesia dalam dekade berikutnya.
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Metode Index Card Match (ICM) Abdulah Jawawi
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The learning of Arabic language through method will be more interest and easy to be learned, remembered, understood, memorized and to be practiced by students. In order to make the learning of Arabic language more effective, the teachers must choose an appropriate method with the purpose, approach and the technique of Arabic language learning. Arabic language have specific character and difficulty level which relatively high. In its presentation, this condition requires the appropriate approach, according to student character and its materials. The appropriate approach can derive into strategy that guarantying learning process that more enthusiasm so that can grow the learning motivation and active learning. And the one of good method is Index Card Match method.
Manajemen Berbasis Sekolah Husnussaadah
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen berbasis sekolah merupakan paradigma baru pendidikan yang memberikan otonomi luas pada tingkat sekolah dalam kerangka kebijakan pendidikan nasional. Otonomi diberikan agar sekolah leluasa mengelola sumber daya dan sumber dana dengan mengalokasikan sesuai dengan prioritas kebutuhan, serta lebih tanggap terhadap kebutuhan setempat. Pelibatan masyarakat dimaksudkan agar mereka lebih memahami, membantu, dan mengontrol pengelolaan pendidikan. Pada sistem manajemen berbasis sekolah, sekolah dituntut secara mandiri menggali, mengalokasikan, menentukan prioritas, mengendalikan, dan mempertanggungjawabkan pemberdayaan sumber-sumber, baik kepada masyarakat maupun pemerintah. Secara konseptual, manajemen berbasis sekolah dipahami sebagai salah satu alternatif pilihan formal untuk mengelola struktur penyelenggaraan pendidikan yang terdesentralisasi dengan menempatkan sekolah sebagai unit utama peningkatan. Konsep ini menempatkan redistribusi kewenangan para pembuat kebijakan sebagai elemen paling mendasar, untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan. Implementasi manajemen berbasis sekolah menuntut dukungan tenaga kerja yang terampil dan berkualitas agar dapat membangkitkan motivasi kerja yang lebih produktif dan memberdayakan otoritas daerah setempat, serta mengefesienkan dan memberdayakan sistem serta menghilangkan birokrasi yang tumpang tindih. Dengan demikian, dituntut kemandirian dan kreatifitas sekolah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran di balik otonomi yang dimilikinya. Sekolah harus mampu dan bertanggung jawab dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Eksistensi Guru Mata Pelajaran Agama Islam Dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik Pada Madrasah Aliyah Negeri Gurabati Kecamatan Tidore Selatan Provinsi Maluku Utara Abdullah muhammad
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas tentang Eksistensi Guru Mata Pelajaran Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik pada Madrasah Aliyah Negeri Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Provinsi Maluku Utara. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Provinsi Maluku Utara, dengan pendekatan pedagogis, sosiologis dan psikologis. Hasil penelitian menunjukan Pertama bahwa eksistensi guru mata pelajaran agama Islam dalam menanamkan nilai karakter peserta didik yang terdiri dari: nilai karakter relegius, disiplin, dan rasa ingin tahu, kedua bahwa karakter peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, dikategorikan dalam dua kategori yaitu kategori karakter baik dan buruk. Ketiga bentuk pembinaan karakter yang dilakukan guru mata pelajaran agama Islam Madrasah Aliyah Negeri Gurabati meliputi: Tazkiyatun al-Nafs (penyucian jiwa) dan memberikan bimbingan dan nasihat. Kempat hasil pembinaan karakter peserta didik yang dilakukan guru mata pelajaran agama Islam yaitu: taat beribadah, disiplin, menambah motivasi belajar, menghargai sesama teman yang berbeda pendapat, dan mampu meninggalkan perilaku-perilaku yang tidak berkarakter.
The Students’ Integrated Personal Development In Islamic College To Face Future Careers Through Life Skill Enhancement And Faith Enlightenment Program Aminah Aminah
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In some majority Moslems country, there are found Islamic colleges which offer their curriculum to provide and enhance human resource of the students enrolling in one of the campuses. The students attending the universities absolutely prepare themselves to compete in the real life especially in workplaces. They need extra knowledge which focuses on their human resource in intellectual, emotional, and spiritual. Thus, integrated personal development is offered to overcome this problem. Life skill enhancement and faith enlightenment program is the alternative of pursuing their future challenges. Input, environment, and output (I-E-O) are urgent factors to be synergy to apply. The enhancement of life skill including professionalism in the chosen field of study, ICT mastery, English proficiency, and self -management program aims to improve their intellectual and emotional intelligences. Besides, faith enlightenment program is another thing to highlight by providing them Islamic discussion forums and spiritual advice to increase their spirituality. The program is expected to boost the youth personal development and to evoke qualified personal human resource that will be ready to face the real world especially the workforces by thinking smartly and wisely. In addition, family involvement, bureaucracy, lecturers, staffs, and friends also play the important roles in bringing those programs into reality.

Page 5 of 11 | Total Record : 109