cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 53 Documents clear
PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA: STUDI KUALITATIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA Fadiyah, Najwa; Mujab, Saeful
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6165

Abstract

This study aims to understand the forms, motivations, and barriers to political participation among young people in Indonesia's democratic governance system, focusing on students at Bhayangkara University, Jakarta Raya. A descriptive qualitative approach was used through interviews and observations. The subjects were active students from various study programs, particularly those involved in student organizations such as the Student Executive Board (BEM), the Departmental Student Association (Himpunan Mahasiswa Departemen), and non-organizational students as a comparison. The data used in this study were primary and secondary. Primary data was obtained through direct observation and documentation of student activities related to campus politics and responses to national issues. Secondary data came from scientific journals, academic articles, national survey reports (such as those from LIPI, KPU, BPS), and campus archives relevant to student political activity.This study found that students tend to be more active in non-conventional political participation such as social media campaigns, public discussions, and social movements. Their primary motivation is awareness of social issues and a desire for change. However, challenges such as apathy, lack of political education, and distrust of political institutions remain obstacles. This study emphasizes the need to strengthen relevant and participatory political education on campus. The results of this study are expected to contribute to designing strategies to increase political participation among young people more effectively and sustainably in Indonesia's democratic life. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk, motivasi, dan hambatan partisipasi politik generasi muda dalam sistem pemerintahan demokratis di Indonesia, dengan fokus pada mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian difokuskan pada mahasiswa aktif dari berbagai program studi, terutama yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan seperti BEM, Himpunan Mahasiswa Jurusan, serta mahasiswa non-organisatoris sebagai pembanding. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh observasi dan dokumentasi langsung terhadap aktivitas mahasiswa terkait politik kampus maupun respons terhadap isu nasional. Data sekunder bersumber dari jurnal ilmiah, artikel akademik, laporan survei nasional (seperti LIPI, KPU, BPS), serta arsip kampus yang relevan dengan aktivitas politik mahasiswa. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa cenderung lebih aktif dalam partisipasi politik non-konvensional seperti kampanye media sosial, diskusi publik, dan gerakan sosial. Motivasi utama mereka adalah kesadaran terhadap isu sosial dan keinginan akan perubahan. Namun, tantangan seperti apatisme, kurangnya pendidikan politik, serta ketidakpercayaan terhadap institusi politik masih menjadi penghambat. Studi ini menekankan perlunya penguatan pendidikan politik yang relevan dan partisipatif di lingkungan kampus. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi dalam merancang strategi peningkatan partisipasi politik generasi muda secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.
ANALISIS SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM NOVEL”RESIGN” KARYA ALMIRA BASTARI Manik, Wira; Simorangkir, Clara
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6169

Abstract

This study aims to study or analyze the semiotics in the book Resign by Almira Bastari based on the perspective of sign expert Charles Sanders Peirce, namely trichotomy, which consists of icons, indexes, and symbols. Charles Sanders Peirce views semiotics from the perspective of the three sign systems, namely icons, indexes, and symbols. In this study, qualitative methods are used. The results of the research or analysis are shown with clear, concise, concise, and easy-to-understand explanations. In this study, the researcher used the method of reading, recording, and analyzing. The results are excerpts or quotes from the book Resign by Almira Bastari. One of the most popular literary works in society, especially among teenagers, is the novel. The focus of this research is semiotics, especially signs, sign references, and the use of signs because they are interesting to discuss or study. One of Almira Bastari's best works, Resign, which won the Khatulistiwa literary award, is the source of data for this research. This research also found a number of data in the form of quotes from the novel about icons, indexes, and symbols that can be used as references for further research. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari atau menganalisis semiotika yang ada dalam buku Resign karya Almira Bastari berdasarkan perspektif ahli tanda Charles Sanders Peirce, yaitu trikotomi, yang terdiri dari ikon, indeks, dan simbol. Charles Sanders Peirce melihat ilmu semiotika dari perspektif ketiga sistem tanda, yaitu ikon, indeks, dan simbol. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan. Hasil penelitian atau analisis ditunjukkan dengan penjelasan yang jelas, singkat, padat, dan mudah dipahami. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode membaca, mencatat, dan menganalisis. Hasilnya adalah penggalan kalimat atau kutipan dari buku Resign karya Almira Bastari.  Salah satu karya sastra yang paling diminati masyarakat, terutama di kalangan remaja, adalah novel. Fokus penelitian ini adalah semiotika, khususnya tanda, acuan tanda, dan penggunaan tanda karena menarik untuk dibahas atau dipelajari. Salah satu karya terbaik Almira Bastari, Resign, yang memenangkan penghargaan sastra Khatulistiwa, merupakan sumber data penelitian ini. Penelitian ini juga menemukan sejumlah data yang berupa kutipan dari novel tersebut tentang ikon, indeks, dan simbol yang dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian lanjutan.
ANALISIS KINERJA ASN DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA SELATAN Lisdiana, Lisdiana; Hestiriniah, Deby Chintia; Muliawati, Imelda; Novaria, Eva
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6170

Abstract

The purpose of this study is to analyze the Performance of ASN in the Work Area of ??the South Sumatra Provincial Health Office. This study uses a qualitative approach supported by quantitative data. In this study, the researcher intends to obtain an in-depth and comprehensive picture of the analysis of ASN performance in the work area of ??the South Sumatra Provincial Health Office. The approach used in this study is a qualitative approach. The conclusions of the study are: 1). The performance of ASN in the work area of ??the South Sumatra Provincial Health Office is categorized as good. The performance of State Civil Apparatus (ASN) in the work area of ??the South Sumatra Provincial Health Office includes various aspects such as ability and expertise, knowledge, work design, personality, work motivation, leadership, leadership style, organizational culture, job satisfaction including the work environment, and the performance report of government agencies of the South Sumatra Provincial Health Office can provide a more detailed picture of ASN performance in various fields, including achievements, challenges, and efforts made to improve the performance of employees of the South Sumatra Provincial Health Office. 2). Problems in ASN Performance in the South Sumatra Provincial Health Office Work Area are: many employees have a high school education level, the South Sumatra Provincial Health Office can find a solution, including employees who arrive and go home not on time, a breakthrough and system is made that can improve employee performance. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kinerja ASN Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didukung data kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti bermaksud untuk memperoleh gambaran secara mendalam dan menyeluruh mengenai analisis kinerja ASN diwilayah kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Kesimpilan dari penelitian yaitu: 1). Kinerja ASN diwilayah kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dikategorikan baik. Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan meliputi berbagai aspek seperti kemapuan dan keahlian, pengetahuan, rancangan kerja, kepribadian, motivasi kerja, kepemimpinan, gaya kepemimpinan, budaya organisasi, kepuasan kerja termasuk lingkungan kerja, serta laporan kinerja instansi pemerintah Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan gambaran yang lebih detail mengenai kinerja ASN di berbagai bidang tersebut, termasuk pencapaian, tantangan, dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. 2). Permasalaham dalam Kinerja ASN Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan adalah: banyak pegawai yang tingkat pendidikan SMU, dapat dicarikan solusinya oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, termasuk pegawai yang datang dan pulang tidak tepat waktu dibuatkan dilakukan sebuah terobosan dan sistem yang dapat meningkatkan kinerja pegawai.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN (STUDI KUALITATIF KOMPETENSI TEKNIS DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR) Hernawati, Hernawati; Sundjoto, Sundjoto; Rahayu, Sri
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6171

Abstract

The development of technical competence of State Civil Apparatus (ASN) is a strategic element in supporting bureaucratic transformation and improving the quality of public services. This study aims to analyze the strategy for developing technical competence of ASN in BPSDM of East Java Province using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis approach. The research method used is qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation of instructors, structural officials, and training participants. The results of the study indicate that the implementation of training has adopted a needs-based learning model and digital technology, such as blended learning and e-learning. The main strengths lie in the competence of instructors and regulatory support, while weaknesses include limited human resources and suboptimal performance-based evaluation. Opportunities are open through cross-sector collaboration and the use of learning technology, but challenges remain such as resistance to change and the digital literacy gap between ASN. The recommended strategies include strengthening corporate universities, improving digital infrastructure, level-based competency mapping, and forming a learning intelligence team. This study recommends the need for an adaptive, sustainable, and integrated training approach with the ASN career development system to face digital disruption and the dynamics of public policy that continue to develop. ABSTRAKPengembangan kompetensi teknis Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan elemen strategis dalam mendukung transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi teknis ASN di BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap widyaiswara, pejabat struktural, dan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan telah mengadopsi model pembelajaran berbasis kebutuhan dan teknologi digital, seperti blended learning dan e-learning. Kekuatan utama terletak pada kompetensi widyaiswara dan dukungan regulasi, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan SDM dan belum optimalnya evaluasi berbasis kinerja. Peluang terbuka melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, namun tantangan tetap ada seperti resistensi perubahan dan kesenjangan literasi digital antar ASN. Strategi yang disarankan mencakup penguatan corporate university, peningkatan infrastruktur digital, pemetaan kompetensi berbasis level, dan pembentukan tim pemantau pembelajaran (learning intelligence team). Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pelatihan yang adaptif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan sistem pengembangan karier ASN guna menghadapi disrupsi digital dan dinamika kebijakan publik yang terus berkembang.
TRANSFORMASI DIGITAL PEMERINTAHAN MELALUI SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE): STRATEGI EFEKTIF MENGHADAPI POLITIK DINASTI PADA PILKADA DI OKU TIMUR (STUDI KASUS PILKADA OKU TIMUR) Lukitasari.WA, Widia Novita; Nurdin, Ismail; Indrayani, Etin
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6172

Abstract

The implementation of the Electronic-Based Government System (EBS) is a crucial component in bureaucratic reform to improve the quality of public services through the use of information technology. However, the success of its implementation in Indonesia still faces challenges related to infrastructure, human resources, and local political contexts such as the practice of dynasty politics. This study aims to examine the impact of EBS on the quality of public services, with a particular focus on its potential to increase transparency and accountability to mitigate dynasty politics in the context of the East OKU Pilkada. Through a literature review approach that reviews relevant theories such as SERVQUAL, the Technology Acceptance Model, and Public Value Theory, this study analyzes the determinants of the success of EBS. The main findings show that EBS can theoretically improve the reliability and responsiveness of services, and strengthen accountability. However, its effectiveness in the field is highly dependent on the ease of use of the system by the community and is hampered by infrastructure gaps between regions. Therefore, it is concluded that to achieve the full potential of EBS, the government needs to prioritize the development of equitable digital infrastructure, provide comprehensive training for civil servants, and conduct continuous evaluation of the running system. ABSTRAKPenerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan komponen krusial dalam reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Namun, keberhasilan implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan terkait infrastruktur, sumber daya manusia, dan konteks politik lokal seperti praktik politik dinasti. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak SPBE terhadap kualitas layanan publik, dengan fokus khusus pada potensinya dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas untuk memitigasi praktik politik dinasti pada konteks Pilkada OKU Timur. Melalui pendekatan kajian literatur yang meninjau teori relevan seperti SERVQUAL, Model Penerimaan Teknologi, dan Teori Nilai Publik, penelitian ini menganalisis faktor penentu keberhasilan SPBE. Temuan utama menunjukkan bahwa SPBE secara teoretis dapat meningkatkan keandalan dan responsivitas layanan, serta memperkuat akuntabilitas. Akan tetapi, efektivitasnya di lapangan sangat bergantung pada kemudahan penggunaan sistem oleh masyarakat dan terhambat oleh kesenjangan infrastruktur antarwilayah. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa untuk mencapai potensi penuh SPBE, pemerintah perlu memprioritaskan pengembangan infrastruktur digital yang merata, menyelenggarakan pelatihan aparatur secara komprehensif, dan melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap sistem yang berjalan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR (STUDI KUALITATIF TERHADAP PERSEPSI PESERTA DAN IMPLEMENTASI HASIL PELATIHAN DI TEMPAT KERJA) AKA, Biasworo Adisuyanto
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6173

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of training programs organized by the Human Resources Development Agency (BPSDM) of East Java Province through a qualitative case study approach. The main focus of this study is to explore participants' perceptions of the quality of training and to assess the extent to which the training results are implemented in the work environment. Data were collected through in-depth interviews, documentation studies, and limited observations of training participants, instructors, organizers, and direct superiors of participants in various Regional Apparatus Organizations (OPD). The results showed that most participants considered the training materials relevant to their job duties, especially in technical and managerial training. The quality of facilitators, especially experienced instructors, was also considered to be very supportive of learning success. However, obstacles were still found in the implementation of training results such as limited facilities, a work culture that was resistant to change, and a lack of structural support. These findings emphasize the importance of training planning based on needs analysis, an adult learning approach, and post-training work environment support. This study provides recommendations for BPSDM to strengthen training needs assessment, optimize practice-based training methods, and encourage institutional commitment to training transfer in work units. With a holistic approach, ASN training is not only a routine activity, but is able to provide real contributions to improving organizational performance. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Fokus utama penelitian ini adalah menggali persepsi peserta terhadap kualitas pelatihan serta menilai sejauh mana hasil pelatihan tersebut diimplementasikan di lingkungan kerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi terbatas terhadap peserta pelatihan, widyaiswara, penyelenggara, dan atasan langsung peserta di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menilai materi pelatihan relevan dengan tugas jabatan mereka, terutama dalam pelatihan teknis dan manajerial. Kualitas fasilitator, khususnya widyaiswara berpengalaman, juga dinilai sangat mendukung keberhasilan pembelajaran. Namun, masih ditemukan hambatan dalam implementasi hasil pelatihan seperti keterbatasan fasilitas, budaya kerja yang resisten terhadap perubahan, serta kurangnya dukungan struktural. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan pelatihan yang berbasis analisis kebutuhan, pendekatan pembelajaran orang dewasa, dan dukungan lingkungan kerja pasca-pelatihan. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar BPSDM memperkuat training need assessment, mengoptimalkan metode pelatihan berbasis praktik, serta mendorong komitmen institusi terhadap transfer pelatihan di unit kerja. Dengan pendekatan holistik, pelatihan ASN tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi.
ANALISIS HUBUNGAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, JUMLAH PENDUDUK, DAN PEREKONOMIAN TERHADAP TIMBULAN SAMPAH DI SULAWESI UTARA Sigar, Brenda Risita; Tulis, Daniel Harvey; Wijaya, Yosia Nico; Pangauw, Kindly Anugrah Imanuel; Ramadhani , Nur Fitri
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6174

Abstract

Municipal solid waste generation at the regency level has become an increasingly pressing issue, driven by the growth of social and economic activities. This study aims to examine the relationship between regional development factors and the volume of waste produced across 15 regencies in North Sulawesi. Using a quantitative associative framework, the analysis draws on panel data from 2022 to 2024 and is conducted using a Random Effects regression model with a between-effects estimation method. The dependent variable in this study is waste generation, while the independent variables consist of Human Development Index (HDI), Gross Regional Domestic Product (GRDP) and population. The results indicate that both HDI and population are positively and significantly associated with waste generation across regions, whereas Gross Regional Domestic Product shows no statistically significant relationship. These findings suggest that regions with higher levels of welfare and larger populations tend to generate more waste. However, the between-effects approach is limited, as it reflects only cross-sectional variation and does not account for temporal dynamics or support direct conclusions about causality. As such, the interpretations are correlational, reflecting structural differences across regions rather than dynamic developments. This study provides meaningful insights for urban and regional planning, particularly in guiding the development of waste management policies that align with the socio-economic conditions of each region. ABSTRAKPermasalahan timbulan sampah di tingkat kabupaten/kota semakin kompleks seiring meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara karakteristik pembangunan wilayah dan volume timbulan sampah di 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data panel periode 2022–2024, yang dianalisis menggunakan regresi Random Effects dengan pendekatan between-effects. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah timbulan sampah, sementara variabel independen terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Jumlah Penduduk. Hasil analisis menunjukkan bahwa IPM dan Jumlah Penduduk memiliki hubungan positif dan signifikan secara statistik terhadap timbulan sampah antar wilayah, sedangkan PDRB tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa daerah dengan tingkat kesejahteraan dan populasi yang lebih tinggi cenderung menghasilkan timbulan sampah yang lebih besar. Namun, pendekatan model antara-wilayah ini tidak dapat menjelaskan perubahan dari waktu ke waktu maupun hubungan kausal secara langsung. Interpretasi hasil bersifat korelasional dan mencerminkan kondisi struktural antar daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian perencanaan wilayah dan kota, khususnya dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sampah yang berbasis pada karakteristik sosial-ekonomi wilayah.
ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN COMMON SIZE DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT CHAROEN POKPHAND TBK Prameswari, Nia Adela; Nur, Dhani Ichsanuddin; Haryanto, Albertus Eka Putra; Fauzi, Indra Nur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6175

Abstract

The occurrence of the COVID-19 pandemic tends to decrease the operational performance and market performance of the chicken farming, processed food and animal feed industries in particular. In addition, COVID-19 causes disruptions to supply chains, increases in raw material prices, and pressure on prices from companies. Nevertheless, there are companies that are able to maintain operational performance and market performance consistently amid the pandemic. One of these companies is PT CPIN (CPIN) which is one of the companies in the LQ45 index. The purpose of this study is to look at financial performance through a combination of financial ratio and common size methods which are expected to be able to show the company's financial condition not only in terms of financial ratio values, but also in terms of the company's financial statements. This study uses data sourced from PT CPIN's annual financial statements in 2020-2024. The results of the common size analysis show that in 2020-2024 there tends to be an increase in current assets, but had a slight decrease in 2023. In terms of financial ratios, liquidity and solvency ratios are above the industry average standards. Although the profitability ratio decreased during the pandemic due to the increase in production costs, the company was still able to survive due to good cash management. ABSTRAKTerjadinya pandemi COVID-19 cenderung memberikan penurunan khususnya pada kinerja operasional dan kinerja pasar pada industri peternakan ayam, makanan olahan, dan pakan ternak. Selain itu, COVID-19 menyebabkan gangguan pada rantai pasok, kenaikan harga bahan baku, dan tekanan terhadap harga dari perusahaan. Meskipun demikian, terdapat perusahaan yang mampu mempertahankan kinerja operasional dan kinerja pasar secara konsisten di tengah pandemi. Salah satu perusahaan tersebut yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang termasuk  salah satu perusahaan pada indeks LQ45. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kinerja keuangan melalui kombinasi metode rasio keuangan dan common size yang diharapkan mampu menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tidak sebatas dari sisi nilai rasio keuangan, namun juga dari sisi laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan data yang bersumber dari laporan keuangan tahunan PT CPIN pada tahun 2020-2024. Hasil analisis common size menunjukkan bahwa pada tahun 2020-2024 cenderung mengalami peningkatan pada aset lancar, namun sempat mengalami sedikit penurunan pada tahun 2023. Dari sisi rasio keuangan, rasio likuiditas dan solvabilitas berada di atas standar rata-rata industri. Meskipun rasio profitabilitas menurun selama pandemi akibat kenaikan biaya produksi, namun perusahaan tetap mampu bertahan karena pengelolaan kas yang cukup baik.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN PELATIHAN TERHADAP MOTIVASI KERJA: STUDI KASUS PT REGIONAL ECONOMIC DEVELOPMENT INSTITUTE Farel, Kholin Gio; Yuniningsih, Yuniningsih; Haryanto, Albertus Eka Putra; Fauzi, Indra Nur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6176

Abstract

Work motivation is one of the key aspects that influences individual performance within an organization, including in research projects with limited timeframes. PT Regional Economic Development Institute (REDI) is an independent research institution that conducts data collection with the assistance of contract workers (enumerators). Enumerators play a crucial role in collecting data, which can determine the success of a research project; therefore, high work motivation among enumerators is essential. This study aims to examine the influence of organizational culture and training on the work motivation of enumerators at PT REDI. A quantitative approach was employed in this research, using a survey method through Likert-scale questionnaires distributed to enumerators at PT REDI who were actively involved in research projects during the period January–May 2025. Data analysis was carried out using multiple linear regression as one of the statistical methods to explain the influence of organizational culture and training on work motivation. The results of the study show that, partially, organizational culture has a positive and significant effect on work motivation, while training has a positive direction but does not show a significant effect on the work motivation of enumerators. ABSTRAKMotivasi kerja ialah salah satu aspek penting yang memengaruhi kinerja individu pada suatu organisasi, termasuk dalam proyek penelitian dengan durasi waktu terbatas. PT Regional Economic Development Institute (REDI) merupakan lembaga penelitian independen yang melakukan pengumpulan data dengan bantuan tenaga kerja kontrak (enumerator). Enumerator memiliki peran utama dalam pengumpulan data yang dapat menentukan keberhasilan suatu proyek penelitian, sehingga motivasi kerja yang tinggi pada enumerator sangat diperlukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh budaya organisasi serta pelatihan terhadap motivasi kerja enumerator di PT REDI. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei melalui kuesioner berskala likert yang diberikan kepada enumerator di PT REDI yang aktif terlibat pada proyek penelitian pada periode Januari–Mei 2025. Analisis data menggunakan regresi linear berganda sebagai salah satu metode statistik yang dapat menjelaskan pengaruh budaya organisasi dan pelatihan terhadap motivasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan pelatihan memiliki arah positif namun tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja enumerator.
PENGARUH REMUNERASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS ENUMERATOR DI PT REGIONAL ECONOMIC DEVELOPMENT INSTITUTE (REDI) Lestari, Sukma Puji; Yuniningsih, Yuniningsih; Haryanto, Albertus Eka Putra; Fauzi, Indra Nur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6177

Abstract

Employee loyalty is a crucial factor in maintaining the stability and effectiveness of organizational performance, particularly in project-based institutions such as the Regional Economic Development Institute (REDI), which relies on contract-based workers, commonly referred to as enumerators. Enumerators play a key role in the successful completion of REDI's projects, as they are responsible for the data collection process. Therefore, high enumerator loyalty is essential to ensure smooth project implementation at PT REDI. This study aims to analyze the influence of remuneration and work environment on the loyalty of REDI enumerators during the period of January to May 2025. The research uses primary data collected through a Likert-scale-based survey questionnaire completed by all enumerators who were actively working during the study period. A quantitative approach was employed, with multiple linear regression used to examine the effects of the independent variables on enumerator loyalty. The findings indicate that the work environment has a positive and significant partial effect on enumerator loyalty, while remuneration does not have a significant partial effect. ABSTRAKLoyalitas karyawan merupakan faktor dalam menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja organisasi, terutama pada institusi berbasis proyek seperti Regional Economic Development Institute (REDI) yang mengandalkan tenaga kerja kontrak, atau biasa disebut enumerator. Enumerator merupakan salah satu kunci keberhasilan PT REDI dalam menyelesaikan proyek pekerjaan yang memiliki peran penting dalam proses pengumpulan data, sehingga loyalitas enumerator yang tinggi sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran pelaksanaan proyek PT REDI. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas enumerator PT REDI periode bulan Januari–Mei 2025. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner survei berbasis skala likert, dan diisi oleh seluruh enumerator yang bertugas selama periode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis data berupa regresi linier berganda untuk menguji pengaruh faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap loyalitas enumerator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas enumerator, sedangkan remunerasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas enumerator.