cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 49 Documents clear
DAMPAK KEBIJAKAN UTANG, DIVIDEN, DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR TERCATAT BEI Suryadi, Muhammad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.6992

Abstract

ABSTRACT Manufacturing is a vital industrial sector, playing a crucial role in the global and national economies. This sector involves converting raw materials into finished products using labor, machinery, and advanced technology, a manufacturing business is a business engaged in the production of goods, especially on a large scale, and is usually equipped with a processing process, making it an industrial company. This business includes purchasing raw materials and then processing them, such as new commodities that are ready for use or reprocessed. The processed goods are then selected, sorted, packaged, purchased, and sold. For the 2020-2022 period, the purpose of this study was to determine the impact of dividend regulations, debt policies, and profitability on the value of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Annual financial reports were used as a data source for the documentation research data collection method. All 193 manufacturing companies listed on the IDX in 2020–2022 became the population of this study. Descriptive UIJ analysis, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis were the methods used in this study. The hypothesis test used was a partial test (t-test). The study's findings indicate that while debt policy impacts firm value, dividend policy does not. Profitability also has an effect. ABSTRAK Manufaktur adalah salah satu sektor industri yang vital, memainkan peran penting dalam perekonomian global dan nasional. Sektor ini melibatkan konversi bahan mentah menjadi produk jadi menggunakan tenaga kerja, mesin, dan teknologi canggih, bisnis manufaktur adalah bisnis yang bergerak di kegiatan produksi barang terutama dalam skala besar dan biasanya dilengkapi dengan proses pengolahan, yang menjadikannya perusahaan industri. Dalam bisnis ini meliputi pembelian barang mentah kemudian di proses, seperti komoditas baru yang siap digunakan atau pun diolah kembali, yang kemudian barang olahan tersebut dipilih, disortir, dikemas, dibeli, dan dijual. Untuk periode 2020-2022, tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dampak aturan dividen, kebijakan utang, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan keuangan tahunan digunakan sebagai sumber data untuk metode pengumpulan data penelitian dokumentasi. Seluruh 193 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2020–2022 menjadi populasi penelitian ini. Analisis deskriptif UIJ, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji parsial (uji-t). Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun kebijakan utang berdampak pada nilai perusahaan, kebijakan dividen tidak berpengaruh. Profitabilitas juga berpengaruh.
SEGMENTASI PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MAKANAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING: STUDI KASUS DI PRINGSEWU, LAMPUNG Widodo, Teguh; Ardianto, Andi; Syam, Syahrul; Heikal, Jerry
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7120

Abstract

The local food business sector in semi-urban areas such as Pringsewu, Lampung, is increasingly influenced by the complex and dynamic shifts in consumer preferences. A limited understanding of market segmentation has made it difficult for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to develop effective product and marketing strategies. Therefore, this study aims to identify consumer preference segmentation for food products using the K-Means Clustering method and statistical analysis with SPSS, with a case study in Pringsewu, Lampung. The resulting segmentation is expected to provide a more structured understanding of consumer characteristics and the potential for local food business development by MSMEs. Data were collected through an online questionnaire distributed via platforms such as Google Forms and shared across local community WhatsApp groups in Pringsewu. Respondents came from diverse occupational backgrounds, including civil servants, teachers, police officers, private sector employees, and entrepreneurs. The questionnaire consisted of three main sections: demographic data, food preferences, and business potential. The data analysis identified five distinct consumer clusters: Spicy Instan, a group that prefers spicy and ready-to-serve meals; Mama Fit & Fresh, health-conscious consumers who prioritize nutrition; Petualang Rasa, adventurous individuals drawn to culinary variety and new experiences; Mas-mas Hemat, a price-sensitive and practical segment, particularly active in the field; and Sultan Rasa, consumers who associate high-quality food with professional lifestyle aspirations. This study highlights the importance of marketing strategy differentiation based on consumer segmentation, enabling businesses to reach their target markets more effectively. The resulting segmentation provides strategic insights for food entrepreneurs and MSMEs in designing more targeted products and marketing approaches. ABSTRAK Persaingan usaha makanan lokal di daerah semi-perkotaan seperti Pringsewu, Lampung, semakin dipengaruhi oleh perubahan preferensi konsumen yang kompleks dan dinamis. Minimnya pemahaman terhadap segmentasi pasar menyebabkan pelaku UMKM kesulitan dalam merancang strategi produk dan pemasaran yang tepat sasaran.Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi segmentasi preferensi konsumen terhadap produk makanan menggunakan metode K-Means Clustering dan analisis statistik dengan SPSS, dengan studi kasus di Pringsewu, Lampung. Segmentasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terstruktur mengenai karakteristik konsumen dan potensi pengembangan usaha makanan lokal oleh UMKM. Data dikumpulkan melalui survei kuisioner daring seperti Google Forms serta didistribusikan melalui media sosial seperti WhatsApp grup komunitas lokal masyarakat Pringsewu dengan responden berasal dari berbagai latar belakang seperti ASN, Guru, Polri, Karyawan Swasta hingga Wiraswasta. Kuisioner penelitian ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Data Diri, Preferensi Makanan, dan Potensi Usaha. Analisis data menghasilkan lima klaster konsumen yang berbeda secara karakteristik, yaitu, Spicy Instan, kelompok yang menyukai makanan bercita rasa pedas dan mudah disajikan. Mama Fit & Fresh, konsumen yang memprioritaskan aspek kesehatan dan nutrisi dalam konsumsi pangan. Petualang Rasa, individu dengan ketertarikan tinggi terhadap variasi dan pengalaman kuliner baru. Mas-mas hemat, segmen yang mengutamakan efisiensi harga dan kepraktisan, terutama untuk aktivitas lapangan; dan Sultan Rasa, konsumen yang memilih produk makanan berkualitas tinggi sebagai bagian dari gaya hidup profesional. Penelitian ini menekankan pentingnya diferensiasi strategi pemasaran berdasarkan segmentasi konsumen, agar bisnis dapat secara optimal menjangkau target pasar yang sesuai. Segmentasi ini memberikan wawasan strategis bagi pelaku usaha maupun UMKM dibidang makanan dalam merancang produk dan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.
PERANCANGAN DESAIN UI (USER INTERFACE) LANDING PAGE MATASEHATKU DENGAN METODE DESIGN THINKING Habiba, Putri Ghanim Septia; Doringin, Ferry; Simarmata, Murni Marlina
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7209

Abstract

Excessive use of gadgets has led to a significant increase in cases of asthenopia and visual impairment. Lack of awareness and access to preventive care methods means eye health problems are increasingly growing in society. Therefore, a MataSehatKu landing page was developed which can help users get to know and download the MataSehatKu application. The MataSehatKU landing page displays an explanation and mockup of the MataSehatKU mobile-based application which provides features such as eye exercises, independent eye examinations for initial screening, graphs of refractive errors over time, and education about healthy lifestyles for the eyes, which are designed to reduce risk. visual impairment. The design of the MataSehatKU landing page was carried out using the design think method which consists of the stages empathize, define, ideate, prototype and test. The initial stage is to collect primary and secondary data through observation, questionnaires, competitor analysis, and literature studies for analysis. Data related to problems faced by users is used as a basis for forming feature design solutions and prototypes. The prototype is then tested on users to evaluate the obstacles and problems faced, so that improvements can be made. This development resulted in a UI design for the MataSehatKU landing page which provides optimal experience and convenience for users in achieving their goals with a SUS value of 84.6 and UEQ obtained on an attractiveness scale of 1.51 is at an above average level, a clarity scale of 1.69 is at an above average level, an efficiency scale of 1.74 is at a good level, an accuracy scale of 1.81 is at an excellent level, a stimulation scale of 1.03 is at an above average level, a novelty scale of 0.78 is at an above average level.  ABSTRAKPenggunaan gadget yang berlebihan telah menyebabkan peningkatan signifikan pada kasus astenopia dan gangguan penglihatan. Kurangnya kesadaran dan akses terhadap metode perawatan preventif membuat masalah kesehatan mata semakin berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, dikembangkan landing page MataSehatKu yang dapat membantu pengguna untuk mengenal dan mengunduh aplikasi MataSehatKu. Landing page MataSehatKu menampilkan penjelasan dan mockup aplikasi berbasis mobile MataSehatKU yang menyediakan fitur-fitur seperti latihan mata, pemeriksaan mata mandiri untuk screening awal, grafik kelainan refraksi dari waktu ke waktu, dan edukasi tentang pola hidup sehat untuk mata, yang dirancang untuk mengurangi risiko gangguan penglihatan. Perancangan landing page MataSehatKu dilakukan dengan metode design thinking yang terdiri dari tahapan emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Tahap awal adalah mengumpulkan data primer dan sekunder melalui observasi, kuesioner, analisa kompetitor, dan studi literatur untuk kemudian dianalisis. Data terkait masalah yang dihadapi pengguna digunakan sebagai dasar dalam pembentukan solusi perancangan fitur dan prototype. Prototype kemudian diujicobakan kepada pengguna untuk mengevaluasi hambatan dan masalah yang dihadapi, sehingga dilakukan perbaikan. Pengembagan ini menghasilkan desain UI landing page MataSehatKu yang memberikan pengalaman dan kemudahan optimal bagi pengguna dalam mencapai tujuannya dengan nilai SUS 84,6 dan UEQ diperoleh skala daya tarik sebesar 1,51 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala kejelasan sebesar 1,69 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala efisiensi sebesar 1,74 berada pada tingkatan baik, skala ketepatan sebesar 1,81 berada pada tingkatan luar biasa, skala stimulasi sebesar 1,03 berada pada tingkatan di atas rata-rata, skala kebaruan sebesar 0,78 berada pada tingkatan di atas rata-rata.
ANALISIS STABILITAS GANGGUAN TRANSIENT PADA JARINGAN DISTRIBUSI DI WILAYAH ULP. MANADO UTARA Kojoh, Anugrani Elisa
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7276

Abstract

A stable and secure supply of electrical energy to consumers is paramount and of primary importance. In the distribution system, disturbances often occur, especially during peak load times, which of course can result in a decrease in power, equipment damage, and power outages. This study aims to analyze the transient stability of the electric power distribution system, especially in PLN ULP North Manado, which focuses on one feeder, namely SR 8. By using ETAP 19.00 software, a Single Line Diagram simulation was carried out which includes 18 buses on the SL 8 feeder, especially the frequency and voltage response to disturbances on Bus 102. This simulation shows that after the load shedding, the system voltage condition reaches 150% of the nominal voltage, which states that the system is unstable (overhead) which causes significant changes in the voltage waveform and after that experiences damped oscillations and then returns to a stable condition. The results of the frequency show a linear decrease due to an increase in the system frequency, which is modeled through a linear equation as a form of system damping. From this study, it can be concluded that the distribution system in ULP North Manado experiences transient instability during load shedding, which is indicated by an excessive voltage response and a significant decrease in frequency. Therefore, a strategy is needed to improve system reliability, namely the implementation of Distributed Generation (DG), which can control system stability, particularly voltage and frequency, during disturbances. ABSTRAKPasokan energi listrik yang stabil dan aman pada konsumen adalah hal terpenting dan yang utama. Pada sistem distribusi seringkali terjadi gangguan apalagi pada waktu beban puncak yang tentunya dapat mengakibatkan adanya penurunan daya, kerusakan peralatan, dan pemadaman listrik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas transien pada sistem distribusi tenaga listrik khususnya di PLN ULP Manado Utara, yang berfokuskan pada satu penyulang yaitu SR 8. Dengan menggunakan perankat lunak ETAP 19.00 maka dilakukan simulasi Single Line Diagram yang mencakup 18 bus pada penyulang SL 8 khususnya respon frekuensi dan tegangan terhadap gangguan pada Bus 102. Simulasi ini menunjukkan hasil bahwa setelah adanya pelepasan beban kondisi tegangan sistem mencapai 150% dari tegangan nominal yang menyatakan bahwa sistem tersebut tidak stabil (overhead) yang menyebabkan perubahan signifikan pada bentuk gelombang tegangan dan setelah itu mengalami osilasi teredam dan kemudian kembali dalam kondisi stabil. Hasil dari frekuensi menunjukkan adanya penurunan linier dikarenaan peningkatan pada frekuensi sistem,yang dimodelkan lewat persamaan linear sebagai bentuk redaman sistem. Dari penelitian ini bisa isimpulkan bahwa sistem distribusi di ULP Manado Utara terjadi ketidakstabilan transien pada saat adanya pelepasan beban, yang ditunjukkan oleh respon tegangan yang berlebih dan adanya penurunan frekuensi yang signifikan. Sehingga diperlukan strategi yang dapat meningkatkan keandalan sistem, yakni penerapan Distributed Generation (DG) yang bisa mengontrol kestabilan sistem khususnya tegangan dan frekuensi ketika terjadi gangguan.
INSTAGRAM @dishubkotabogor SEBAGAI MEDIA PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI LALU LINTAS Utami, Arizka Dewi; Fitriah, Maria; Agustini, Agustini
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7281

Abstract

The digital era has transformed how government institutions communicate with the public, with social media becoming an effective medium for information dissemination. Instagram, as a visual-based platform, plays an essential role in delivering traffic-related information interactively and in real time. This study aims to analyze the utilization of Instagram features by the Bogor City Transportation Department in fulfilling traffic information needs among followers of the @dishubkotabogor account and to examine the effect of feature utilization on information fulfillment. This research employed a quantitative descriptive approach using a survey method. The sample consisted of 394 respondents, all followers of the department’s official Instagram account, selected through simple random sampling. Data were analyzed using simple linear regression to determine the relationship between feature usage and the fulfillment of information needs. The results show that the use of Instagram features falls into the “good” category, with feed posts being the most effective feature in disseminating traffic conditions, weekend operational schedules of Uncal vehicles, and public transportation services such as BISKITA. The overall information fulfillment level was also categorized as good, with the Current Need Approach showing the highest level among other need approaches. These findings indicate a positive and significant influence between the utilization of Instagram features and the fulfillment of traffic information needs. Thus, social media plays a strategic role in enhancing public communication and transparency within government institutions, particularly in the Bogor City Transportation Department. ABSTRAKPerkembangan era digital telah mengubah cara instansi pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat, salah satunya melalui media sosial. Instagram menjadi platform efektif untuk menyebarkan informasi secara cepat dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan fitur Instagram oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor dalam memenuhi kebutuhan informasi lalu lintas para pengikut akun @dishubkotabogor serta menguji pengaruh antara pemanfaatan fitur tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 394 responden yang merupakan pengikut akun Instagram Dinas Perhubungan Kota Bogor. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur Instagram tergolong baik, dengan feed post menjadi fitur paling dominan dalam penyebaran informasi terkait kondisi lalu lintas, jadwal operasional kendaraan Uncal, dan layanan transportasi publik seperti BISKITA. Pemenuhan kebutuhan informasi juga berada pada kategori baik, dengan pendekatan Current Need Approach menunjukkan capaian tertinggi dibandingkan pendekatan lainnya. Temuan ini menegaskan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pemanfaatan fitur Instagram dan pemenuhan kebutuhan informasi lalu lintas. Artinya, media sosial berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas komunikasi publik dan transparansi informasi di lingkungan pemerintahan, khususnya pada Dinas Perhubungan Kota Bogor.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN HYBRID UNTUK PENENTUAN PROYEK STRATEGIS DI KECAMATAN PINANG Septiani, Noer Azni; Akbar, Cahyadi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7312

Abstract

ABSTRAKDevelopment at the sub-district level requires careful and systematic planning, especially in determining strategic projects that suit the needs of the community. So far, the process of determining projects is often still subjective so that it can cause a mismatch between the needs of the community and the chosen project. Based on this, this study aims to design and implement a hybrid-based decision support system by combining Simple Additive Weighting and Weighted Product methods to assist the process of determining strategic projects in the Development Economics Section of Pinang District. The Simple Additive Weighting method is used to calculate the weight of the assessment linearly while the Weighted Product method considers the aspect of proportional multiplication between criteria so as to produce a more comprehensive calculation. In this study, there are five main criteria used, namely priority needs, project costs, implementation time, project benefits, and community support, as well as six alternative project proposals. The calculation results showed that the alternative Kampung Terang Development (A6) obtained the highest combined score, so it was recommended as a priority project. The hybrid model applied has been proven to improve accuracy and objectivity in the decision-making process related to the determination of strategic projects in the region.Pembangunan di tingkat kecamatan memerlukan perencanaan yang matang dan sistematis, terutama dalam menentukan proyek strategis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selama ini, proses penentuan proyek sering kali masih bersifat subjektif sehingga dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan masyarakat dengan proyek yang dipilih. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem penunjang keputusan berbasis hybrid dengan menggabungkan metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product untuk membantu proses penentuan proyek strategis pada Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Pinang. Metode Simple Additive Weighting digunakan untuk menghitung bobot penilaian secara linear, sedangkan metode Weighted Product mempertimbangkan aspek perkalian proporsional antar kriteria sehingga menghasilkan perhitungan yang lebih komprehensif. Dalam penelitian ini, terdapat lima kriteria utama yang digunakan, yaitu prioritas kebutuhan, biaya proyek, waktu pelaksanaan, manfaat proyek, dan dukungan masyarakat, serta enam alternatif usulan proyek. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alternatif Pembangunan Kampung Terang (A6) memperoleh skor gabungan tertinggi, sehingga direkomendasikan sebagai proyek prioritas. Model hybrid yang diterapkan terbukti dapat meningkatkan akurasi dan obyektivitas dalam proses pengambilan keputusan terkait penentuan proyek strategis di wilayah tersebut.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD), PARTUS LAMA DAN PERSALINAN PRETERM TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUP RIVAI ABDULLAH PALEMBANG Magumi, Novita; Qur’andini, Dalinur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7313

Abstract

Asphyxia is the failure to start and continue breathing spontaneously and regularly at the time of the newborn baby or some time after birth, Asphyxia is caused by several factors such as: multiple pregnancy, preterm labour, pre-eclampsia, antepartum haemorrhage, and long labour. Foetal asphyxia can also occur if there is a sudden disorder in the placenta such as placental abruption and placental bleeding. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.003 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between premature amniotic rupture (KPD) and the incidence of asphyxia in newborns. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.001 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between long labour and the incidence of asphyxia in newborns. From the results of the Chi-Square statistical test, a p value of 0.000 (? = ? 0,05) was obtained, meaning that there was a meaningful relationship between preterm labour and the incidence of asphyxia in newborns. It is hoped that it will be able to provide complete communication, information and education to the people in their working area about maternal and neonatal services. ABSTRAKAsfiksia adalah kegagalan untuk memulai dan melanjutkan pernapasan secara spontan dan teratur pada saat bayi baru lahir atau beberapa saat sesudah lahir,Asfiksia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor seperti: kehamilan ganda, persalinan preterm, pre-eklampsia, perdarahan antepartum, dan partus lama. Asfiksia janin bisa juga akan terjadi bila terdapat gangguan mendadak pada plasenta misalnya solusio plasenta dan perdarahan plasenta. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,003 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini (KPD) dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,001 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara partus lama dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Dari hasil uji statistic Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0,000 (? = ? 0,05), artinya ada hubungan yang bermakna antara persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Diharapkan agar dapat memberikan komunikasi, informasi dan edukasi yang lengkap kepada masyarakat yang berada di wilayah kerjanya tentang pelayanan maternal dan neonatal.
ANALISIS MODAL SOSIAL DALAM AKTIVITAS EKONOMI PEDAGANG KULINER DI PASAR CIDU’ KOTA MAKASSAR Loise, Mariani; Syukur, Muh.
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7314

Abstract

This research is motivated by the socio-economic dynamics of culinary traders in Cidu Market, Makassar City, which has become one of the most vibrant and influential culinary centers in the region. Economic activities in this area are not solely dependent on financial capital but also on the strength of social capital built through networks of trust, social norms, and reciprocal relationships among traders. The main focus of this study is to analyze the dominant characteristics of social capital among culinary traders in Cidu Market and to identify the constraints they face in utilizing it within their daily economic activities. This study employed a qualitative method with a descriptive approach, involving ten key informants who have been operating as culinary traders for more than five years. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, with data validity ensured through source and method triangulation. The findings reveal that the social capital of culinary traders in Cidu Market is dominated by trust and social solidarity, internal economic cooperation networks, and strong norms of reciprocity. However, this potential is constrained by limited external networking and institutional access, social inequality between senior and new traders, and resistance to innovation and change. Overall, the study concludes that social capital plays a crucial role in sustaining the traders’ economic activities, yet it needs to be expanded toward bridging and linking social capital in order to become a more adaptive and sustainable economic force amid the development of Makassar’s modern culinary market. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika social ekonomi pedagang kuliner di Pasar Cidu’ Kota Makassar yang menjadi salah satu sentra kuliner rakyat paling ramai dan berpengaruh di kota tersebut. Aktivitas ekonomi di kawasan ini tidak hanya bergantung pada modal finansial, tetapi juga pada kekuatan modal sosial yang terbangun melalui jaringan kepercayaan, norma sosial, dan hubungan timbal balik antar pedagang. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik modal sosial yang dominan di kalangan pedagang kuliner Pasar Cidu’ serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pemanfaatannya terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan sepuluh narasumber utama yang merupakan pedagang kuliner dengan pengalaman berjualan lebih dari lima tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pedagang kuliner di Pasar Cidu’ didominasi oleh kepercayaan dan solidaritas sosial, jaringan kerja sama ekonomi internal, serta norma timbal balik yang kuat. Namun, potensi tersebut menghadapi kendala berupa terbatasnya jaringan eksternal dan akses kelembagaan, ketimpangan sosial antara pedagang senior dan pendatang baru, serta resistensi terhadap inovasi dan perubahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial berperan penting dalam menopang keberlangsungan ekonomi pedagang, tetapi perlu diperluas menuju bridging dan linking social capital agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang adaptif dan berkelanjutan di tengah perkembangan pasar kuliner modern Kota Makassar.
PENDEKATAN TRAUMA HEALING SEBAGAI UPAYA PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK Adha, Sasi Kirana
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7013

Abstract

ABSTRACT Trauma healing is a psychological approach aimed at helping child victims of violence overcome emotional, behavioral, and social impacts resulting from traumatic experiences. This study aims to analyze the trauma healing efforts implemented by the Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA) in Lima Puluh Kota Regency. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, documentation, and in-depth interviews with key informants and related parties. The findings indicate that the Office of Women’s Empowerment, Child Protection, Population Control, and Family Planning (DPPKBPPA) plays a central role in handling cases, including victim outreach, legal and medical assistance, as well as psychological recovery through trauma healing. The intervention process conducted by psychologists involves several stages: initial assessment to map the victim’s psychological condition, counseling sessions, progress evaluation, and continuous follow-up monitoring. These efforts have proven effective in helping child victims reduce psychological distress, increase their sense of safety, restore self-confidence, and improve adaptive social functioning. This study emphasizes that trauma healing becomes more effective when integrated with legal and medical services, and requires collaboration among professionals, institutions, and families to ensure sustainable child protection and recovery. ABSTRAK Trauma healing merupakan pendekatan psikologis yang bertujuan membantu anak korban kekerasan dalam mengatasi dampak emosional, perilaku, dan sosial akibat pengalaman traumatis. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya trauma healing yang dilaksanakan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap informan kunci dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKBPPA) memiliki peran sentral dalam penanganan kasus, meliputi penjangkauan korban, pendampingan hukum dan medis, serta pemulihan psikologis melalui trauma healing. Proses intervensi dilakukan oleh psikolog melalui beberapa tahap, yaitu asesmen awal untuk memetakan kondisi psikologis korban, pelaksanaan sesi konseling, evaluasi perkembangan, serta tindak lanjut dengan monitoring berkelanjutan. Upaya ini terbukti membantu anak korban dalam mengurangi tekanan psikologis, meningkatkan rasa aman, memulihkan kepercayaan diri, dan memperbaiki keberfungsian sosial secara lebih adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa trauma healing akan lebih efektif apabila diintegrasikan dengan layanan hukum dan medis, serta membutuhkan kolaborasi antara profesional, lembaga terkait, dan keluarga untuk menjamin keberlanjutan perlindungan dan pemulihan anak.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN HANDPHONE DI NS PHONE KOTA MOJOKERTO Naryanti, Riris Wanda
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7014

Abstract

ABSTRACT With the rapid growth of information technology, the business world is now in a highly competitive digital era, where marketing strategies play a crucial role for companies to survive and grow, particularly in increasing sales. This study aims to analyze the marketing strategies implemented by NS PHONE in Mojokerto City to improve smartphone sales. Data were collected through documentation, interviews, and observation, using a qualitative approach and descriptive analysis. The findings show that NS PHONE effectively applies the 4P marketing mix strategy. The products offered are adjusted to customer needs and current market trends, competitive pricing is maintained, the store is located in a strategic area, and promotions are actively carried out through social media platforms such as TikTok, WhatsApp, and Facebook. Furthermore, friendly service and a personal approach contribute to customer satisfaction and long-term loyalty. Based on sales data from February to May 2025, the number of units sold increased, indicating that the marketing strategy successfully supported sales growth at NS PHONE Mojokerto. ABSTRAK Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, dunia bisnis kini berada di era digital yang sangat kompetitif, di mana strategi pemasaran menjadi kunci penting bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan NS PHONE Kota Mojokerto dalam meningkatkan penjualan handphone. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi dengan pendekatan kualitatif serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NS PHONE secara efektif menggunakan strategi bauran pemasaran 4P. Produk yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan dan tren pasar terkini, harga yang dipatok relatif bersaing, Lokasi took berada di area strategis, serta promosi dilakukan secara aktif melalui media social seperti TikTok, WhatsApp, dan Facebook. Selain itu pelayanan ramah serta pendekatan personal terbukti mampu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus membangun loyalitas jangka panjang. Berdasarkan data penjualan Februari hingga Mei 2025, terjadi peningkatan jumlah unit terjual, yang menunjukkan efektivitas strategi pemasaran dalam mendukung peningkatan penjualan handphone di NS PHONE Kota Mojokerto.