cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 605 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIGITAL DIGIRATIO ASSESS BERBASIS PROBLEM SOLVING MENGGUNAKAN WAYGROUND PADA MATERI RASIO DAN PROPORSI DI SMP Dimas Rumahorbo; Lisda Karolin Br Barus; Erika Simangunsong; Derma Sarah Tia Wanka Purba; Eri Widyastuti
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11553

Abstract

The mathematical problem-solving ability of junior high school students in the topic of ratio and proportion remains relatively low, particularly in understanding contextual problems and constructing solution strategies. Meanwhile, the assessments commonly used by teachers have predominantly taken the form of conventional tests that emphasize final answers over students' thinking processes. The advancement of digital technology has prompted a need for innovative assessment instruments capable of measuring problem-solving skills in a more interactive and authentic manner. This study aims to develop DigiRatio Assess as a problem solving-based digital assessment instrument using the Wayground platform on the topic of ratio and proportion at the junior high school level. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model, which consists of the define, design, develop, and Disseminate stages. The research subjects were 20 seventh-grade junior high school students and one mathematics teacher selected through purposive sampling. The developed instrument consists of 25 contextual items, comprising 20 multiple-choice questions and 5 fill-in-the-blank questions, arranged according to problem solving indicators. Validation results at the develop stage indicated that DigiRatio Assess received a very valid category from the content expert, assessment expert, and language expert, with an average percentage of 90.21%. At the Disseminate stage, student response results showed 41.5% in the strongly agree category and 56.5% in the agree category, while teacher responses reached 100% in the strongly agree category. The findings demonstrate that DigiRatio Assess is feasible for use as a practical, interactive, and effective digital assessment instrument to support the evaluation of students' mathematical problem-solving abilities on the topic of ratio and proportion at the junior high school level. ABSTRAK Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi rasio dan proporsi masih tergolong rendah, terutama dalam memahami masalah kontekstual dan menyusun strategi penyelesaian. Di sisi lain, asesmen yang digunakan guru selama ini masih dominan berbentuk tes konvensional yang lebih menekankan jawaban akhir dibandingkan proses berpikir siswa. Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya inovasi instrumen asesmen yang mampu mengukur kemampuan pemecahan masalah secara lebih interaktif dan autentik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan DigiRatio Assess sebagai instrumen asesmen digital berbasis problem solving menggunakan platform Wayground pada materi rasio dan proporsi di SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas VII SMP dan satu guru matematika yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang dikembangkan terdiri atas 25 soal berbasis konteks kehidupan sehari-hari, meliputi 20 soal pilihan ganda dan 5 soal isian, yang disusun berdasarkan indikator problem solving. Hasil validasi pada tahap develop menunjukkan bahwa DigiRatio Assess memperoleh kategori sangat valid dari ahli materi, ahli asesmen, dan ahli bahasa dengan rata-rata persentase sebesar 90,21%. Pada tahap Disseminate, hasil respon siswa menunjukkan 41,5% pada kategori sangat setuju dan 56,5% pada kategori setuju, sementara respon guru mencapai 100% pada kategori sangat setuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DigiRatio Assess layak digunakan sebagai instrumen asesmen digital yang praktis, interaktif, dan efektif dalam mendukung evaluasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi rasio dan proporsi di SMP.
ANALISIS BISNIS CAPTIKUS DI DESA TONDEI KECAMATAN MOTOLING BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN Rivaldo Kumayas; Johny Taroreh; Edwin Wantah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11599

Abstract

ABSTRACT Captikus is a traditional Minahasan beverage that holds economic and cultural value for local communities. However, studies on the development of Captikus businesses that integrate business management and local wisdom remain limited, resulting in a lack of adequate management strategies. This study aims to analyze Captikus business practices in Tondei Village, South Minahasa Regency, and identify its development potential and challenges. A descriptive qualitative approach was employed through observations and interviews with 10 informants consisting of Captikus producers, community leaders, and individuals knowledgeable about Captikus production and marketing activities. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Captikus production is still carried out through traditional methods by utilizing local knowledge in raw material selection, palm sap tapping, and processing practices. Marketing activities are still dominated by local networks and word-of-mouth promotion, while business management is not yet supported by systematic financial record-keeping. The main challenges include limited capital, fluctuations in raw material availability, low managerial capacity, and business legality issues. On the other hand, Captikus has considerable development potential through institutional strengthening, product diversification, business legalization, and the utilization of digital marketing based on local cultural values. This study concludes that Captikus has the potential to be developed as a local wisdom-based MSME that can increase community income while preserving Minahasan cultural heritage. The findings provide a foundation for formulating sustainable local economic development strategies. ABSTRAK Captikus merupakan minuman tradisional khas Minahasa yang memiliki nilai ekonomi dan budaya bagi masyarakat lokal. Namun, kajian mengenai pengembangan usaha Captikus yang mengintegrasikan aspek bisnis dan kearifan lokal masih terbatas sehingga strategi pengelolaannya belum terdokumentasi secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik bisnis Captikus di Desa Tondei, Kabupaten Minahasa Selatan, serta mengidentifikasi potensi dan kendala pengembangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap 10 informan yang terdiri atas pelaku usaha Captikus, tokoh masyarakat, dan pihak yang memahami aktivitas produksi serta pemasaran Captikus. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi Captikus masih dilakukan secara turun-temurun dengan memanfaatkan pengetahuan lokal dalam pemilihan bahan baku, penyadapan nira, dan proses pengolahan. Pemasaran masih didominasi jaringan lokal dan promosi dari mulut ke mulut, sementara pengelolaan usaha belum didukung pencatatan keuangan yang sistematis. Kendala utama meliputi keterbatasan modal, fluktuasi bahan baku, rendahnya kapasitas manajerial, dan permasalahan legalitas usaha. Di sisi lain, Captikus memiliki peluang pengembangan melalui penguatan kelembagaan usaha, diversifikasi produk, legalisasi usaha, serta pemanfaatan pemasaran digital berbasis budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Captikus berpotensi dikembangkan sebagai UMKM berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya Minahasa. Temuan penelitian memberikan dasar bagi penyusunan strategi penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
TRANSFORMASI SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA DI ERA DIGITAL: KAJIAN KEBIJAKAN DAN IMPLIKASI SISTEMIK Ahmad Saeful Ahyar; Muhammad Ihsan Dacholfany; Ayub Kumalla; Akbar Rahman; Darul Mustofa
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11799

Abstract

Educational transformation in the digital era requires comprehensive changes in the education system, not merely the use of technological devices in learning. This article aims to analyze the transformation of the Indonesian education system in the digital era through the perspective of educational systems and policy document analysis. This study employs qualitative research based on document analysis using content analysis. The sources include literature on educational systems and five national regulations, namely Minister of Education, Culture, Research, and Technology Regulation Number 12 of 2024, Minister of Primary and Secondary Education Regulation Number 13 of 2025, Government Regulation Number 17 of 2025, Minister of Communication and Digital Affairs Regulation Number 9 of 2026, and the 2026 Joint Ministerial Decree on Guidelines for the Utilization and Learning of Digital Technology and Artificial Intelligence. The findings show that digital education transformation is a systemic change involving curriculum, learning processes, teachers, students, families, school governance, and child protection. The distinctive contribution of this article lies in mapping digital education transformation as a systemic process that integrates curriculum policy, artificial intelligence literacy, academic ethics, and child protection into a single analytical framework. This article concludes that the transformation of the Indonesian education system in the digital era requires integration among policy, educational practice, school readiness, family roles, digital literacy, academic integrity, personal data protection, and the safety of the digital ecosystem. ABSTRAK Transformasi pendidikan di era digital menuntut perubahan sistem pendidikan secara menyeluruh, bukan hanya penggunaan perangkat teknologi dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi sistem pendidikan Indonesia di era digital melalui perspektif sistem pendidikan dan analisis dokumen kebijakan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi dokumen dengan teknik analisis isi. Sumber kajian meliputi literatur tentang sistem pendidikan serta lima regulasi nasional, yaitu Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, PP Nomor 17 Tahun 2025, Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026, dan SKB Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan digital merupakan perubahan sistemik yang melibatkan kurikulum, pembelajaran, guru, peserta didik, keluarga, tata kelola satuan pendidikan, dan pelindungan anak. Kontribusi khas artikel ini terletak pada pemetaan transformasi pendidikan digital sebagai proses sistemik yang mempertemukan kebijakan kurikulum, literasi kecerdasan artifisial, etika akademik, dan pelindungan anak dalam satu kerangka analisis. Artikel ini menyimpulkan bahwa transformasi sistem pendidikan Indonesia di era digital memerlukan keterpaduan antara kebijakan, praksis pendidikan, kesiapan satuan pendidikan, peran keluarga, literasi digital, integritas akademik, pelindungan data pribadi, dan keamanan ekosistem digital.
PEMBUATAN APLIKASI PENJUALAN DAN MANAJEMEN STOK BERAS DENGAN FIFO BERBASIS WEBSITE Noel Chrisdian Dyto; Handoko Handoko
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11869

Abstract

Digital transformation has become an essential requirement for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to improve operational efficiency, data management accuracy, and market reach. However, Toko Beras AD still relied on manual processes for sales transactions, inventory management, and order recording, creating risks of data inaccuracies, service delays, and inventory monitoring difficulties. This study aimed to develop a web-based sales and rice inventory management application to support the digitalization of business processes at Toko Beras AD. The system was developed using an iterative development method consisting of requirements, design, implementation and testing, and review stages. The application was built using the MERN stack (MongoDB, Express.js, React.js, and Node.js) and integrated with the Midtrans payment gateway to support digital payment transactions. The results indicate that the developed application successfully automated transaction recording, enabled real-time inventory monitoring through the First In First Out (FIFO) method, and facilitated online product ordering. The User Acceptance Test (UAT) conducted with 10 respondents revealed a user acceptance rate of 98.89%, with 61.11% strongly agreeing, 37.78% agreeing, and 1.11% moderately agreeing with the system’s performance. These findings demonstrate that the application effectively improves transaction management efficiency, inventory control, and customer service quality. This study contributes by providing an integrated web-based digital solution for rice-trading MSMEs that combines inventory management, online transactions, and digital payment services within a single platform. ABSTRAK Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pengelolaan data, serta memperluas jangkauan pemasaran. Namun, Toko Beras AD masih menjalankan proses penjualan, pencatatan transaksi, dan pengelolaan stok secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelayanan, serta kesulitan dalam pemantauan persediaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi penjualan dan manajemen stok beras berbasis website yang mampu mendukung digitalisasi proses bisnis pada Toko Beras AD. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode iteratif yang meliputi tahapan requirements, design, implementation and testing, serta review. Aplikasi dikembangkan menggunakan teknologi MERN (MongoDB, Express.js, React.js, dan Node.js) serta terintegrasi dengan payment gateway Midtrans untuk mendukung transaksi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu mengotomatisasi pencatatan transaksi, memfasilitasi pemantauan stok secara real-time menggunakan metode First In First Out (FIFO), serta mendukung proses pemesanan produk secara daring. Hasil User Acceptance Test (UAT) terhadap 10 responden menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 98,89%, yang terdiri atas 61,11% responden menyatakan sangat setuju, 37,78% setuju, dan 1,11% cukup setuju terhadap kinerja sistem. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan transaksi, pengendalian persediaan, dan kualitas layanan kepada pelanggan. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan solusi digital berbasis web bagi UMKM sektor perdagangan beras yang mengintegrasikan manajemen stok, transaksi daring, dan pembayaran digital dalam satu platform.
EFEKTIFITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE DAN SEREH SEBAGAI FITOBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Azwar G Mamba; Dewi Shinta Achmad; Susan Mokoolang
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11870

Abstract

Nile tilapia farming faces various challenges, particularly in improving fish growth and survival in a sustainable manner without relying on synthetic chemicals. One potential alternative is the use of natural phytobiotics derived from ginger (Zingiber officinale) and lemongrass (Cymbopogon citratus), which contain bioactive compounds that may enhance fish health and growth performance. This study aimed to determine the effect of a combination of ginger and lemongrass extracts as phytobiotics on the growth and survival of Nile tilapia (Oreochromis niloticus). The study employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments with three replications: P0 (control without extract), P1 (ginger extract at 5.63 g/kg feed), P2 (lemongrass extract at 5.63 g/kg feed), and P3 (combination of ginger extract 2.8 g/kg and lemongrass extract 2.8 g/kg feed). Observed parameters included absolute length growth, absolute weight gain, survival rate (SR), and water quality parameters consisting of temperature, pH, and dissolved oxygen. The results showed that the administration of ginger and lemongrass extracts had a significant effect (p<0.05) on the length growth of Nile tilapia but did not significantly affect weight gain. The combination treatment produced the highest average length growth of 5.25 cm and a weight gain of 1.00 g. The highest survival rate was observed in the lemongrass extract treatment, reaching 89%, while the lowest survival rate was recorded in the control treatment at 75.57%. In conclusion, ginger and lemongrass extracts have the potential to be used as natural phytobiotics to support the growth and survival of Nile tilapia. Their application may serve as an alternative strategy for promoting healthy, environmentally friendly, and sustainable aquaculture practices. ABSTRAK Budidaya ikan nila menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan secara berkelanjutan tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintetis. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah fitobiotik berbahan alami, seperti jahe (Zingiber officinale) dan daun sereh (Cymbopogon citratus), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif berpotensi meningkatkan kesehatan dan performa pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak jahe dan daun sereh sebagai fitobiotik terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol tanpa ekstrak), P1 (ekstrak jahe 5,63 g/kg pakan), P2 (ekstrak daun sereh 5,63 g/kg pakan), dan P3 (kombinasi ekstrak jahe 2,8 g/kg + ekstrak daun sereh 2,8 g/kg pakan). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertambahan bobot mutlak, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), serta kualitas air yang mencakup suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jahe dan daun sereh memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan panjang ikan nila, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot. Perlakuan kombinasi ekstrak jahe dan daun sereh menghasilkan pertumbuhan panjang tertinggi dengan rata-rata 5,25 cm dan pertambahan bobot sebesar 1,00 g. Sementara itu, tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan ekstrak daun sereh sebesar 89%, sedangkan tingkat kelangsungan hidup terendah terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 75,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak jahe dan daun sereh berpotensi dimanfaatkan sebagai fitobiotik alami untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila, sehingga dapat menjadi alternatif dalam pengembangan budidaya ikan yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.