cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 758 Documents
CIRCUIT TRAINING MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PEMAIN GARUDA FC Muhammad Yazid Fikri; Soemardiawan Soemardiawan; Noor Akhmad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10969

Abstract

ABSTRACT Dribbling ability is one of the most important basic skills in soccer because it plays a significant role in maintaining ball possession, bypassing opponents, creating attacking opportunities, and supporting overall team performance. Based on observations conducted on Garuda FC Masbagik players, the players’ dribbling ability was still not optimal, particularly in maintaining speed and ball control during directional changes. This study aimed to analyze the effect of circuit training on the dribbling ability of Garuda FC Masbagik soccer players in 2025. The study employed a quasi-experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 12 players aged approximately 17 years selected through a simple random sampling technique. The research instrument used was a zig-zag dribbling test measured in seconds. The treatment was conducted through 15 sessions of circuit training integrating lower-body strength, speed, agility, coordination, and ball control exercises. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and a paired sample t-test. The results showed that circuit training significantly improved the players’ dribbling ability, as indicated by the decrease in average completion time from 20.77 seconds to 19.30 seconds, representing a performance improvement of 7.09%. These findings indicate that integrated circuit training is effective for developing the skills of youth soccer players. ABSTRAK Kemampuan menggiring bola merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola karena berperan dalam mempertahankan penguasaan bola, melewati lawan, membuka ruang serangan, dan mendukung efektivitas permainan tim. Berdasarkan hasil pengamatan pada pemain Garuda FC Masbagik, kemampuan dribbling pemain masih belum optimal, terutama dalam menjaga kecepatan dan kontrol bola saat melakukan perubahan arah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap kemampuan menggiring bola pemain sepak bola Garuda FC Masbagik Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 12 pemain usia sekitar 17 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes zig-zag dribbling dengan satuan waktu tempuh dalam detik. Perlakuan diberikan dalam bentuk latihan circuit training selama 15 pertemuan yang mengintegrasikan latihan kekuatan tungkai, kecepatan, kelincahan, koordinasi, dan kontrol bola. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan circuit training mampu meningkatkan kemampuan menggiring bola pemain secara signifikan, ditunjukkan oleh penurunan rata-rata waktu tempuh dari 20,77 detik menjadi 19,30 detik dengan peningkatan performa sebesar 7,09%. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan terpadu berbasis circuit training efektif digunakan dalam pembinaan pemain sepak bola usia muda.
LATIHAN INTERVAL EKSTENSIF UNTUK DAYA TAHAN DAN KECEPATAN LARI 400 METER ATLET PPLP NTB Mahdalena Sari; Herman Syah; Ali Imran
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10970

Abstract

ABSTRACT Endurance and speed are important components in the 400-meter sprint event because athletes are required to maintain sprint performance until the finish line. One of the common problems experienced by sprint athletes is a decrease in speed during the final phase of the race due to high levels of fatigue. This study aimed to analyze the effect of extensive interval training on improving the endurance and speed abilities of 400-meter runners at PPLP NTB athletics. The study employed an experimental method using a one group pretest-posttest design. The research sample consisted of 10 PPLP NTB athletics athletes selected through a total sampling technique. The training program was conducted for six weeks with a frequency of three sessions per week and a total of 16 meetings. The training program consisted of 500-meter runs with a target time of 80 seconds, two sets, two-minute recovery, and a gradual increase in repetitions from three to seven repetitions. The research instrument used was a 400-meter running test measured in seconds. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that the average 400-meter running time decreased from 61.92 seconds in the pretest to 55.68 seconds in the posttest. Statistical analysis revealed that the t-count value of 6.333 was higher than the t-table value of 1.833. These findings indicate that extensive interval training is effective in improving the endurance and speed performance of 400-meter athletes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan daya tahan dan kecepatan dalam lari 400 meter, karena nomor ini menuntut kemampuan mempertahankan kecepatan tinggi sampai garis akhir. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan interval ekstensif terhadap peningkatan kemampuan daya tahan dan kecepatan lari 400 meter atlet atletik PPLP NTB. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet atletik PPLP NTB yang diambil dari seluruh populasi penelitian. Instrumen penelitian berupa tes lari 400 meter dengan satuan detik, menggunakan lintasan atletik, start block, stopwatch, cone, dan blangko pencatatan. Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali setiap minggu dan total 16 kali pertemuan. Program latihan menggunakan lari 500 meter dengan target waktu 80 detik, dua set, repetisi bertahap dari tiga sampai tujuh kali, dan recovery dua menit. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kelompok interval menurun dari 61,92 detik pada pretest menjadi 55,68 detik pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 6,333 lebih besar daripada t-tabel 1,833 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, latihan interval ekstensif berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan daya tahan dan kecepatan lari 400 meter atlet atletik PPLP NTB.
LATIHAN BEBAN KETTLER UNTUK MENINGKATKAN KECEPATAN TENDANGAN DOLLYO CHAGI ATLET TAEKWONDO Udo Mahardika Anugrah; Dadang Warta Candra K; Sri Erny Muliani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10983

Abstract

ABSTRACT Kick speed is one of the essential components in kyorugi taekwondo performance because it is closely related to attack effectiveness and the opportunity to score points during matches. The problem identified among Taekwondo athletes at Dojang Patriot was the lack of specific training programs capable of improving the speed of the dollyo chagi kick. This study aimed to analyze the effect of kettler weight training based on elastic resistance on improving the speed of the dollyo chagi kick in taekwondo athletes. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of seven Taekwondo athletes from Dojang Patriot who participated in a five-week training program conducted three times per week. The treatment was carried out using elastic bands attached to the athletes’ ankles to provide resistance during kicking movements. The research instrument used was a 15-second dollyo chagi kick frequency test performed with both the right and left legs. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed that kettler weight training significantly improved kick speed in both legs. These findings indicate that elastic resistance training specifically applied to kicking movement patterns is effective in enhancing explosive ability, movement coordination, and the technical performance of taekwondo athletes. Therefore, kettler weight training can be used as an alternative specific training method in taekwondo athlete development programs. ABSTRAK Kecepatan tendangan merupakan salah satu komponen penting dalam performa kyorugi taekwondo karena berhubungan dengan efektivitas serangan dan peluang memperoleh poin dalam pertandingan. Permasalahan yang ditemukan pada atlet Taekwondo Dojang Patriot adalah belum optimalnya latihan spesifik yang mampu meningkatkan kecepatan tendangan dollyo chagi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan beban kettler berbasis tahanan elastis terhadap peningkatan kecepatan tendangan dollyo chagi pada atlet taekwondo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas tujuh atlet Taekwondo Dojang Patriot yang mengikuti program latihan selama lima minggu dengan frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Perlakuan diberikan menggunakan karet elastis yang dipasang pada pergelangan kaki untuk memberikan tahanan saat melakukan gerakan tendangan. Instrumen penelitian menggunakan tes jumlah tendangan dollyo chagi selama 15 detik pada tungkai kanan dan kiri. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan beban kettler mampu meningkatkan kecepatan tendangan pada kedua tungkai secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan tahanan elastis yang diterapkan secara spesifik pada pola gerak tendangan efektif mendukung peningkatan kemampuan eksplosif, koordinasi gerak, dan performa teknik atlet taekwondo. Dengan demikian, latihan beban kettler dapat digunakan sebagai alternatif metode latihan spesifik dalam pembinaan atlet taekwondo.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KEBUGARAN JASMANI LANSIA DESA TAWALI Umul Fadilah; Subakti Subakti; Sri Erny Muliani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10984

Abstract

ABSTRACT Physical fitness in older adults is an important factor in maintaining independence, mobility, and quality of life during aging. However, physical activity among older adults in rural areas tends to remain low, increasing the risk of declining physical capacity and functional health. This study aimed to analyze the effect of elderly exercise programs on the physical fitness of older adults in Tawali Village, Wera District, Bima Regency. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental one group pretest-posttest design. The participants consisted of 15 older adults who regularly took part in the elderly exercise program during the research period. Physical fitness was measured using a 1-mile fast walking test conducted before and after the intervention. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a significance level of 0.05. The findings indicated an improvement in physical fitness following the implementation of the elderly exercise program. Most participants experienced increased fitness scores, with an average improvement of 34.29%. Statistical analysis revealed a significant difference between the pre-test and post-test results, indicating that the elderly exercise program was effective in improving physical fitness among older adults. These findings suggest that community-based elderly exercise programs can serve as a safe, simple, and practical form of physical activity to help older adults maintain physical health, mobility, and quality of life in rural communities. ABSTRAK Kebugaran jasmani pada lansia menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kemandirian, mobilitas, dan kualitas hidup pada usia lanjut. Namun, aktivitas fisik lansia di lingkungan pedesaan masih cenderung rendah sehingga berisiko mempercepat penurunan kemampuan fisik dan kesehatan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap kebugaran jasmani lansia di Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 15 lansia yang mengikuti program senam lansia secara teratur selama periode penelitian. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes jalan cepat 1 mil sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani setelah pelaksanaan program senam lansia. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor kebugaran dengan rata-rata peningkatan sebesar 34,29%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test sehingga program senam lansia dinilai efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani lansia. Temuan ini menunjukkan bahwa senam lansia berbasis komunitas dapat menjadi alternatif aktivitas fisik yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan untuk membantu lansia mempertahankan kesehatan fisik, mobilitas, dan kualitas hidup di lingkungan masyarakat pedesaan.
MARAKNYA JUDI ONLINE DI KALANGAN PELAJAR: TINJAUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG REMAJA Siti Rahmah Maibang; Rafida Khairani; Sekar Loka Pratiwi; Julia Hafni Br Panjaitan; Dinda Cantika Sari; Hapni Laila Siregar
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9981

Abstract

ABSTRACT The rapid development of digital technology in the modern era has brought numerous conveniences to human life, but it has also given rise to various new social problems, one of which is the phenomenon of online gambling among students. This study aims to determine the level of knowledge, perceptions, and attitudes of students toward the phenomenon of online gambling, as well as to examine the role of Islamic Religious Education (IRE) in preventing such behavior. This study employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected via an online questionnaire distributed through Google Forms to 53 respondents using a Likert scale. The results indicate that the majority of respondents are aware of online gambling and recognize its negative impacts, such as addiction, impaired academic concentration, financial problems, and moral decay. Factors influencing students’ involvement in online gambling include peer influence, easy access to digital technology, and a lack of parental supervision. From the perspective of Islamic Religious Education, gambling is a prohibited act because it involves elements of maisir. Therefore, Islamic Religious Education plays a strategic role in instilling moral and spiritual values to strengthen students’ self-control in facing the challenges of the digital age. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang pesat di era modern telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, namun juga memunculkan berbagai permasalahan sosial baru, salah satunya adalah fenomena judi online di kalangan pelajar dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, persepsi, serta sikap mahasiswa terhadap fenomena judi online, serta meninjau peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form kepada 53 responden dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengetahui tentang judi online serta menyadari dampak negatifnya, seperti kecanduan, gangguan konsentrasi belajar, masalah keuangan, dan kerusakan moral. Faktor yang mempengaruhi keterlibatan pelajar dalam judi online antara lain pengaruh teman sebaya, kemudahan akses teknologi digital, serta kurangnya pengawasan dari orang tua. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, judi merupakan perbuatan yang diharamkan karena mengandung unsur maisir. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual guna memperkuat kontrol diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital.
ISLAMIC MACROECONOMICS AS AN ALTERNATIVE SYSTEM IN ADDRESSING GLOBAL ECONOMIC CRISES: A BIBLIOMETRIC CO-OCCURRENCE ANALYSIS USING VOSVIEWER Muhammad Abrar; Azharsyah Ibrahim; Muhammad Arifin; Fithriady Ilyas
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10709

Abstract

ABSTRACT Recurring global economic crises have exposed the limitations of conventional economic systems in ensuring stability and economic justice, thereby increasing attention toward Islamic macroeconomics as an alternative framework based on risk sharing, distributive justice, and the integration of the real sector. This study aims to map the development of the Islamic macroeconomics literature in addressing global crises and to identify its thematic structure, research trends, and existing research gaps. This study employs a bibliometric approach using keyword co-occurrence analysis with VOSviewer. The data were obtained from Web of Science covering the period 2000–2025. The initial search yielded 2,710 documents, which were refined to 391 articles for the final analysis using network, overlay, and density visualizations. The findings indicate that the literature is still dominated by themes related to financial system stability and Islamic banking. In contrast, studies on Islamic fiscal policy, Islamic social finance, and the integration of maqāṣid al-sharīʿah at the macroeconomic level remain limited and peripheral. Temporally, there is a shift toward sustainability and distributive justice issues; however, this shift has not been accompanied by strong conceptual integration. These findings suggest that Islamic macroeconomics is still developing in a partial manner. This study recommends the development of a more integrative and application-oriented Islamic macroeconomic model, as well as the strengthening of cross-country empirical research. ABSTRAK Krisis ekonomi global yang berulang menunjukkan keterbatasan sistem ekonomi konvensional dalam menjaga stabilitas dan keadilan ekonomi, sehingga mendorong perhatian terhadap ekonomi makro Islam sebagai alternatif berbasis risk sharing, keadilan distributif, dan keterkaitan sektor riil. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan literatur ekonomi makro Islam dalam menghadapi krisis global serta mengidentifikasi struktur tematik, tren, dan celah penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan bibliometrik melalui analisis co-occurrence kata kunci dengan bantuan VOSviewer. Data diperoleh dari Web of Science pada periode 2000–2025. Pencarian awal menghasilkan 2.710 dokumen yang disaring menjadi 391 artikel untuk analisis akhir melalui network, overlay, dan density visualization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian masih didominasi oleh tema stabilitas sistem keuangan dan perbankan Islam, sementara kebijakan fiskal Islam, keuangan sosial, dan integrasi maqāṣid al-sharīʿah pada level makro relatif terbatas dan bersifat periferal. Secara temporal, terdapat pergeseran menuju isu keberlanjutan dan keadilan distributif, namun belum diikuti integrasi konseptual yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ekonomi makro Islam masih berkembang secara parsial. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model makroekonomi Islam yang integratif dan aplikatif serta penguatan kajian empiris lintas negara.
IDENTIFIKASI JENIS IKAN KERAPU (FAMILI SERRANIDAE) YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA Rozik Ismuhu; Dewi Shinta Achmad; Susan Mokoolang
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11037

Abstract

Groupers (Family Serranidae) are among the most economically valuable reef fishes exploited by coastal communities in Indonesia. Increasing fishing pressure on grouper resources, including those in Kwandang Bay, highlights the need for species composition data to support sustainable fisheries management. However, information regarding grouper species landed at the Kwandang Fish Landing Base (PPI Kwandang) remains limited. This study aimed to identify grouper species landed at PPI Kwandang, North Gorontalo Regency, and analyze their frequency of occurrence. The study was conducted from September to November 2025 using direct observation of fish landed by local fishermen. Species identification was carried out based on morphological characteristics, including body shape, coloration, color patterns, fins, and head profile. The results revealed ten grouper species, namely Variola albimarginata, Plectropomus leopardus, Epinephelus faveatus, Epinephelus coioides, Epinephelus fuscoguttatus, Cromileptes altivelis, Epinephelus fasciatus, Variola louti, Epinephelus bleekeri, and Epinephelus maculatus. The highest frequency of occurrence was recorded for Variola louti (20%), followed by Epinephelus fasciatus (18.95%), while Cromileptes altivelis showed the lowest frequency (3.16%). Differences in occurrence frequency indicate variations in species abundance influenced by habitat characteristics, biological behavior, and fishing pressure. The findings provide baseline information on grouper species composition that can support fisheries management strategies and reef fish conservation efforts in Kwandang Bay. ABSTRAK Ikan kerapu (Famili Serranidae) merupakan salah satu kelompok ikan karang bernilai ekonomi tinggi yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir Indonesia. Tingginya intensitas penangkapan kerapu di berbagai wilayah perairan, termasuk Teluk Kwandang, menuntut tersedianya informasi mengenai komposisi spesies yang tertangkap sebagai dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Namun, data mengenai jenis-jenis kerapu yang didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kwandang masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan kerapu yang didaratkan di PPI Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, serta menganalisis frekuensi kemunculannya. Penelitian dilaksanakan pada September–November 2025 menggunakan metode observasi langsung terhadap hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di PPI Kwandang. Identifikasi spesies dilakukan berdasarkan karakter morfologi meliputi bentuk tubuh, warna, pola warna, sirip, dan profil kepala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh spesies kerapu yang berhasil diidentifikasi, yaitu Variola albimarginata, Plectropomus leopardus, Epinephelus faveatus, Epinephelus coioides, Epinephelus fuscoguttatus, Cromileptes altivelis, Epinephelus fasciatus, Variola louti, Epinephelus bleekeri, dan Epinephelus maculatus. Spesies dengan frekuensi kemunculan tertinggi adalah Variola louti sebesar 20%, diikuti Epinephelus fasciatus sebesar 18,95%, sedangkan frekuensi terendah ditemukan pada Cromileptes altivelis sebesar 3,16%. Perbedaan frekuensi kemunculan menunjukkan adanya variasi kelimpahan spesies yang dipengaruhi oleh karakteristik habitat, perilaku biologis, dan tekanan penangkapan. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai komposisi spesies kerapu yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan perikanan dan upaya konservasi sumber daya ikan karang di Teluk Kwandang.
PENGARUH BRANDING HALAL DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK MEREK HANASUI Ratih Andalusi; Ahmad Maulana Irfanudin
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11086

Abstract

ABSTRACT The halal cosmetics industry in Indonesia has experienced rapid growth along with increasing public awareness, especially among younger generations, regarding the importance of using halal-certified products. University students, as critical consumers, consider halal branding and product quality as important factors in purchasing decisions for cosmetic products. This study aims to analyze the influence of halal branding and product quality on purchasing decisions for Hanasui cosmetics among students of the Faculty of Economics and Business at Universitas Pamulang. The research employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires, observation, and documentation involving 100 respondents selected as the research sample. The results showed that halal branding had a positive and significant effect on purchasing decisions with a contribution of 53.5%, while product quality also had a positive and significant effect with a contribution of 64.2%. Simultaneously, both variables demonstrated a positive and significant influence on purchasing decisions with a contribution of 77.8%. The novelty of this study lies in examining the simultaneous influence of halal branding and product quality on local Hanasui cosmetic products among university students as young consumers with high halal awareness and strong product selectivity. The findings confirm that halal branding and product quality are key factors in increasing consumers’ purchasing decisions toward Hanasui cosmetics. ABSTRAK Industri kosmetik halal di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap penggunaan produk yang terjamin kehalalannya. Mahasiswa sebagai konsumen yang kritis menjadikan branding halal dan kualitas produk sebagai pertimbangan penting dalam keputusan pembelian kosmetik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh branding halal dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kosmetik Hanasui pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan dokumentasi terhadap 100 responden yang dipilih sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 53,5%, sedangkan kualitas produk memberikan pengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 64,2%. Secara simultan, kedua variabel menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 77,8%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian pengaruh branding halal dan kualitas produk secara simultan pada kosmetik lokal Hanasui di kalangan mahasiswa sebagai konsumen muda yang memiliki tingkat kesadaran halal dan selektivitas produk yang tinggi. Temuan penelitian menegaskan bahwa branding halal dan kualitas produk menjadi faktor utama dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap kosmetik Hanasui.
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, KEMUDAHAN, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN APLIKASI KEUANGAN BERBASIS SELULER PADA UMKM DI KABUPATEN MOJOKERTO Anzalna Rahma Rabulizat; Nur Aini Anisa
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11098

Abstract

ABSTRACT The development of information technology has encouraged Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to utilize mobile-based financial applications in managing their businesses. However, the interest in using financial applications among MSMEs is still influenced by several factors, such as perceived usefulness, ease of use, and user trust in the applications. This study aims to analyze the influence of perceived usefulness, ease of use, and trust on the intention to use mobile-based financial applications among MSMEs in Mojokerto Regency. The study employed a quantitative approach with data collected through online questionnaires distributed to MSME business owners. The research sample consisted of 102 respondents selected randomly. Data analysis was conducted using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and coefficient of determination (R Square). The findings revealed that perceived usefulness had a negative and significant effect on the intention to use mobile-based financial applications, while ease of use and trust had a positive and significant effect on the intention to use mobile-based financial applications among MSMEs. Furthermore, perceived usefulness, ease of use, and trust simultaneously had a significant influence on the intention to use mobile-based financial applications. This study indicates that ease of use and user trust are the main factors in increasing the intention to use mobile-based financial applications among MSMEs in Mojokerto Regency. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan aplikasi keuangan berbasis seluler dalam pengelolaan usaha. Namun, minat penggunaan aplikasi keuangan pada UMKM masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti persepsi manfaat, kemudahan, dan kepercayaan pengguna terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, kemudahan, dan kepercayaan terhadap minat penggunaan aplikasi keuangan berbasis seluler pada UMKM di Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner secara online kepada pelaku UMKM. Sampel penelitian berjumlah 102 responden yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat penggunaan aplikasi keuangan berbasis seluler, sedangkan kemudahan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan aplikasi keuangan berbasis seluler pada UMKM. Selain itu, secara simultan persepsi manfaat, kemudahan, dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan aplikasi keuangan berbasis seluler. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan tingkat kepercayaan pengguna menjadi faktor utama dalam meningkatkan minat penggunaan aplikasi keuangan berbasis seluler pada UMKM di Kabupaten Mojokerto.
ONTOLOGI BARANG BUKTI: MENGEMBALIKAN MARWAH HUKUM DARI TONTONAN KE KEADILAN SUBSTANTIF Elwindra Elwindra; Yudhi Hertanto
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11227

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of displaying confiscated cash derived from corruption cases by law enforcement agencies in large amounts has become an increasingly prominent practice in the public communication of law enforcement in Indonesia. This practice raises an ontological question concerning the nature of confiscated money, namely whether it functions as an instrument for recovering state losses or merely as a symbolic representation of successful law enforcement. This study aims to examine the ontology of confiscated money and critically analyze the spectacle of law enforcement through the perspective of Guy Debord’s Society of the Spectacle and legalistic ethics. This study employs a normative-philosophical legal research method using philosophical and conceptual approaches and utilizes secondary data consisting of legislation, institutional reports, and scientific literature related to asset recovery. The findings reveal that confiscated money possesses material, juridical, and symbolic dimensions; however, the practice of visual exposure risks creating a legal spectacle that obscures the accountability of asset recovery. Therefore, strengthening evidence-tracking transparency, reforming asset governance, and accelerating the enactment of the Asset Forfeiture Bill are necessary to promote substantive justice and the restoration of public rights. ABSTRAK Fenomena ekspos uang sitaan hasil tindak pidana korupsi oleh aparat penegak hukum dalam jumlah besar telah menjadi praktik yang semakin menonjol dalam komunikasi publik penegakan hukum di Indonesia. Praktik ini memunculkan persoalan ontologis mengenai hakikat keberadaan uang sitaan, yakni apakah diposisikan sebagai instrumen pemulihan kerugian negara atau sekadar representasi simbolik keberhasilan penindakan hukum. Penelitian ini bertujuan membedah ontologi uang sitaan serta mengkritik praktik tontonan hukum melalui perspektif Society of the Spectacle Guy Debord dan etika legalistik. Penelitian menggunakan metode hukum normatif-filosofis dengan pendekatan filosofis dan konseptual serta memanfaatkan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, laporan kelembagaan, dan literatur ilmiah terkait pemulihan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uang sitaan memiliki dimensi material, yuridis, dan simbolis, namun praktik ekspos visual berpotensi membentuk spektakularisasi hukum yang mengaburkan akuntabilitas pemulihan aset. Oleh karena itu, penguatan transparansi alur barang bukti, reformasi tata kelola aset, dan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset diperlukan untuk mendorong keadilan substantif dan pemulihan hak publik.