cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 584 Documents
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KEGIATAN MONITORING DAN KONSULTASI PADA PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI PUSKESMAS CIJAKU KABUPATEN LEBAK Setiawan, Muhammad Faridz; Purwadhi, H.; Santoso, Budi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10722

Abstract

The Chronic Disease Management Program (Prolanis) is a BPJS Kesehatan initiative aimed at improving the quality of life of patients with chronic diseases through structured activities such as education, monitoring, and consultation. However, its implementation at primary health care facilities is often suboptimal. This study aims to determine the factors influencing optimization, organization, implementation, and control of Prolanis monitoring and consultation activities at Cijaku Public Health Center. A qualitative case study design was applied. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews from six key informants. Thematic analysis with method and source triangulation was conducted. The results indicate that optimization is influenced by human resource readiness, leadership of the program coordinator, recording systems, and cross-sector support. Clear role allocation and routine scheduling support service regularity, although geographic constraints and participant attendance remain challenges. Continuous monitoring and internal evaluation are essential to ensure sustainable implementation of Prolanis. ABSTRAK Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan strategi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta dengan penyakit kronis melalui pelayanan terstruktur berupa edukasi, monitoring, dan konsultasi kesehatan. Namun pada tingkat fasilitas kesehatan primer, implementasi Prolanis sering kali belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi, bagaimana pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian implementasi kegiatan monitoring dan konsultasi Prolanis di Puskesmas Cijaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap enam informan kunci. Analisis dilakukan secara tematik dengan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, kepemimpinan koordinator program, sistem pencatatan, serta dukungan lintas sektor. Pengorganisasian berbasis pembagian peran yang jelas dan pelaksanaan berbasis jadwal rutin mendukung keteraturan layanan, meskipun kendala geografis dan partisipasi peserta masih menjadi hambatan. Pengendalian melalui monitoring dan evaluasi internal berperan penting dalam menjaga kesinambungan implementasi Prolanis.  
FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA ANGKA PERNIKAHAN DINI PADA CIRCLE PEMUDA DI BEKASI Jati, Muhammad Yuskandi Satrio; Husaini, Akhmad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10723

Abstract

The phenomenon of early marriage among young people in Bekasi City is driven by complex social dynamics and financial pressures. This study aims to analyze various factors driving the high rate of early marriage in the region through a qualitative approach using semi-structured interviews. The results identified that social variables such as promiscuous social interactions, low levels of education, limited knowledge, the influence of lifestyles in the mass media, and pressure from parental parenting styles are the main triggers. Furthermore, premarital pregnancy and coercion from partners contribute to this trend. From an economic perspective, family financial constraints and parental debt often position marriage as a quick solution to alleviate financial burdens or repay material obligations. Field findings indicate that most informants aged 19 to 20 decided to marry due to this combination of pressures, despite less than optimal physical and mental preparation. The main conclusion of the study confirms that the high rate of early marriage is the result of the interaction between economic vulnerability and a lack of understanding of socio-reproductive issues. Therefore, preventive measures are needed through family economic empowerment and extensive strengthening of sexual and reproductive education for adolescents to reduce the rate of underage marriage and ensure the quality of life for future generations. ABSTRAK Fenomena pernikahan dini pada kalangan pemuda di Kota Bekasi dilatarbelakangi oleh dinamika sosial dan tekanan finansial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor pendorong tingginya angka pernikahan usia muda di wilayah tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa variabel sosial seperti pergaulan lingkungan yang bebas, rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan pengetahuan, pengaruh gaya hidup di media massa, serta tekanan pola asuh orang tua menjadi pemicu utama. Selain itu, faktor kehamilan di luar nikah dan paksaan pasangan turut memperkuat tren ini. Dari aspek ekonomi, keterbatasan finansial keluarga dan jeratan hutang orang tua sering kali memosisikan pernikahan sebagai solusi instan untuk meringankan beban ekonomi atau melunasi kewajiban materiel. Temuan lapangan menunjukkan bahwa mayoritas informan berusia 19 hingga 20 tahun memutuskan menikah akibat kombinasi tekanan tersebut, meski persiapan fisik dan mental belum optimal. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa tingginya angka pernikahan dini merupakan hasil interaksi antara kerentanan ekonomi dan minimnya pemahaman sosial-reproduksi. Oleh karena itu, diperlukan langkah preventif melalui pemberdayaan ekonomi keluarga serta penguatan edukasi seksual dan reproduksi yang masif bagi remaja guna menekan angka pernikahan di bawah umur demi menjamin kualitas hidup generasi masa depan.    
MENGHIDUPKAN TRADISI SHALAWAT UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SPIRITUAL SANTRI RIYADHUL AWAMIL DALAM KEGIATAN PENGAJIAN Mayasari, Siti; Zulfa, Umniyati; Sabilillah, Ibnu; Olivia, Kamia Ade; Khoirunnisa, Shafira; Yanti, Irma; Febriani, Ina Salmah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10724

Abstract

This study aims to examine the role of the shalawat recitation tradition in instilling the values of the Qur’an and Hadith at the Riyadhul Awamil Islamic Boarding School. The interest in exploring this topic arises from the uniqueness of the tradition practiced in the pesantren, particularly in the way the shalawat is performed. The recitation is not limited to the Mahallu Qiyam, but is also accompanied by verses in Sundanese and Javanese that contain moral messages, reminders, and lessons related to worship and religious life. These poetic verses function as a form of advice and reflection for the congregation. The main focus of this research is to analyze how the routine practice of shalawat recitation contributes to reviving and internalizing the values of the Qur’an and Hadith in the daily lives of the participants. This research employs a qualitative descriptive method with an ethnographic approach to gain an in-depth understanding of how the concept of the Living Qur’an and Hadith is manifested through this tradition. Data were collected through observation, interviews, and literature review, including relevant journals and books that discuss similar themes. The research subjects consisted of students of the pesantren as well as female participants from the surrounding community. The findings indicate that the activity is conducted regularly once a week, specifically every Tuesday. The recitation is led by the pesantren leaders, known as Syaikhuna (Abi and Umi), and is fully supported by the pesantren administrators from the preparation stage until the completion of the event. The chanting of shalawat serves not only as a form of expressing love and reverence for the Prophet Muhammad, but also as a medium for delivering religious advice, strengthening Islamic brotherhood, and deepening spiritual awareness. Overall, the congregation responds positively to this activity and considers it an important means of enhancing religious understanding and seeking blessings in everyday life. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisi bagaimana tradisi bersholawat dalam pengajian di Pondok Pesantren Riyadhul Awamil berperan dalam mengidupkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadits.Alasan tertarik mengambil judul tentang teradisi bersholawat di Pondok Pesantren Riyadhul Awamil adalah karena tradisi ini sangat menarik yaitu dari segi cara membacanya. Shalawat yang dibacakan tidak hanya Mahallu Qiyam, tapi juga diselingi dengan syair-syair berbahasa Sunda dan Jawa yang berisi pelajaran dan pengingat dalam beribadah atau bisa disebut dengan pepeling. Fokus utama dari penelitian ini adalah menyelidiki peran kebiasaan bershalawat dalam kegiatan pengajian di Pondok Pesantren Riyadhul Awamil sebagai cara guna menghidupkan nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam keseharian para jamaah pengajian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk menganalisis secara mendalam bagaimana menghidupkan living Al-Qur’an dan Hadits melalui tradisi bersholawat dalam pengajian. Teknik analisis yang digunakan yaitu observasi, wawancara serta kajian pustaka untuk mendapatkan data-data dari jurnal dan buku yang berkaitan dengan judul ini. Subjek dalam penelitian ini yaitu (santriawati dan jamaah ibu-ibu). Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap seminggu sekali yaitu pada hari selasa, Tradisi ini dipimpin oleh Syaikhuna (Abi dan Umi)  dan didukung penuh oleh para pengurus pesantren dalam segala aspek dari persiapan sampai selesai. Lantunan Sholawat tidak hanya menjadi sarana pengagungan dan kecintaan kepada Nabi, tetapi juga berisi pelajaran dan pengingat dalam beribadah termasuk sholawat yang dituangkan melalui syair-syair berbahasa sunda dan jawa. Secara umum jamaah memberikan respon positif dan menganggap sholawat sebagai sarana penting dalam memperdalam ilmu agama dan memperkuat ukhwah islamiyah serta keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.    
DETERMINASI KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR OLEH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN WAJIB PAJAK, SOSIALISASI PERPAJAKAN, DAN SANKSI PAJAK DI PROVINSI JAWA BARAT Alfian, Alfian; Suparyati, Agustina
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10725

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of low tax compliance among vehicle owners in West Java Province, despite the significant annual growth in the motorized vehicle population. The primary focus of this study is to evaluate the determinants of taxpayer compliance, based on knowledge, individual awareness, the intensity of socialization, and the effectiveness of tax sanctions. The research procedure was carried out using a systematic quantitative approach by distributing questionnaires to relevant respondents. The collected data were then processed using a Structural Equation Model analysis technique based on Partial Least Squares to deeply analyze the causal relationships between variables. The statistical analysis revealed that all indicators used met the required validity and reliability standards. Quantitatively, hypothesis testing demonstrated that tax knowledge contributed positively by 0.31, taxpayer awareness by 0.29, and socialization by 0.27. Interestingly, the variable of tax sanctions emerged as the most dominant factor driving compliance, with a coefficient value of 0.35. The main conclusion of this research confirms that compliance integrity can be optimized through strengthening public education and consistent and firm enforcement of legal regulations for violators. The researcher recommends developing future studies by expanding the geographic scope and integrating other relevant external variables to refine regional revenue strategies through the vehicle tax sector in a sustainable and measurable manner. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya tingkat ketaatan pemilik kendaraan dalam membayar pajak di Provinsi Jawa Barat, meskipun pertumbuhan populasi kendaraan bermotor terus melonjak secara signifikan setiap tahunnya. Fokus utama studi ini adalah untuk mengevaluasi determinan kepatuhan wajib pajak yang ditinjau dari aspek pengetahuan, kesadaran individu, intensitas sosialisasi, serta efektivitas sanksi perpajakan. Prosedur penelitian dijalankan melalui pendekatan kuantitatif sistematis dengan menyebarkan kuesioner kepada responden terkait. Data yang terkumpul kemudian diproses menggunakan teknik analisis Structural Equation Model berbasis Partial Least Square untuk membedah hubungan kausalitas antarvariabel secara mendalam. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa seluruh indikator yang digunakan telah memenuhi standar validitas serta reliabilitas yang dipersyaratkan. Secara kuantitatif, pengujian hipotesis membuktikan bahwa pengetahuan perpajakan berkontribusi positif sebesar 0,31, kesadaran wajib pajak sebesar 0,29, dan sosialisasi sebesar 0,27. Menariknya, variabel sanksi pajak muncul sebagai faktor pendorong ketaatan yang paling dominan dengan nilai koefisien mencapai 0,35. Simpulan utama riset ini menegaskan bahwa integritas kepatuhan dapat dioptimalkan melalui penguatan edukasi publik dan penegakan aturan hukum yang konsisten serta tegas bagi para pelanggar. Peneliti menyarankan pengembangan kajian pada masa yang akan datang dengan memperluas cakupan geografis dan mengintegrasikan variabel eksternal lain yang relevan demi menyempurnakan strategi penerimaan daerah melalui sektor pajak kendaraan secara berkelanjutan dan terukur.    
PENGEMBANGAN KONVERGENSI MEDIA BERBASIS WEBSITE “GUNUNG API PURBA DENGAN METODE R&D Dhevasya, Ida Bagus Made Linggabayu; Astuti, Aprilina Dwi; Hakim, Herry Abdul
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10726

Abstract

The Gunung Api Purba Ecotourism Area possesses significant tourism potential; however, the utilization of digital platforms to support digital tourism implementation has not been fully optimized. The previous website exhibited several issues, including a complex and ineffective navigation structure, a less responsive user interface design, and limited integration with social media platforms. This study aims to develop a website-based media convergence platform for “Gunung Api Purba” by applying user experience principles, focusing on usability, usefulness, and emotional impact aspects.The research methodology included redesigning the information architecture, improving the user interface design, adding functional features, and integrating social media platforms. The website development process was conducted through stages of redesign, development, and testing. Evaluation was carried out through user testing using the Maze.co platform and questionnaire distribution to 65 respondents.The testing results indicate that 89.2% of responses fell into the positive category (Agree and Strongly Agree), consisting of 60% Strongly Agree and 29.2% Agree, while negative responses accounted for only 0.7%. These findings demonstrate that the implementation of user experience principles in the website development was highly successful. The developed website, accessible at https://gunungapipurba.id/, shows significant improvement in information accessibility and overall user experience quality.In conclusion, the development of the Gunung Api Purba website based on media convergence and a user experience approach successfully meets good UX criteria and has strong potential to support the optimization of digital tourism in nature-based tourism destinations. ABSTRAK Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba memiliki potensi pariwisata yang tinggi, namun pemanfaatan platform digital dalam mendukung implementasi digital tourism belum optimal. Website sebelumnya menunjukkan berbagai permasalahan, antara lain struktur navigasi yang kompleks dan tidak efektif, desain antarmuka yang kurang responsif, serta minimnya integrasi dengan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konvergensi media berbasis website “Gunung Api Purba” dengan menerapkan prinsip user experience pada aspek usability, usefulness, dan emotional impact. Metode yang digunakan meliputi perancangan ulang arsitektur informasi, pengembangan desain antarmuka, penambahan fitur fungsionalitas, serta integrasi media sosial. Proses pengembangan website dilakukan melalui tahapan perancangan ulang, pengembangan, dan pengujian. Pengujian dilakukan menggunakan user testing pada platform Maze.co serta penyebaran kuesioner kepada 65 responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 89,2% respons berada pada kategori positif (Setuju dan Sangat Setuju), dengan rincian 60% Sangat Setuju dan 29,2% Setuju, sedangkan respons negatif hanya 0,7%. Capaian ini mengindikasikan bahwa penerapan user experience dalam pengembangan website telah berhasil secara signifikan.Website hasil pengembangan dapat diakses melalui https://gunungapipurba.id/ dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aksesibilitas informasi serta kualitas pengalaman pengguna. Kesimpulannya, pengembangan website Gunung Api Purba berbasis konvergensi media dengan pendekatan user experience berhasil memenuhi kriteria UX yang baik dan berpotensi mendukung optimalisasi digital tourism pada destinasi wisata alam.
ANALISIS ANGGARAN SEDERHANA PADA UMKM: STUDI KASUS KEDAI MASAKANNA PANYILEUKAN Indriyani, Diva; Azzahra, Novia Fitria; Sabila, Alifia Faza Najwah; Juniarti, Rizza Amandatia; Suhendi, Suhendi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10833

Abstract

The Indonesian MSME sector often faces challenges in effective decision-making due to suboptimal financial management. This study aims to evaluate the implementation of simple budgeting practices at the Kedai Masakanna Panyileukan MSME and analyze budget variances that impact its operational financial performance. Using a descriptive qualitative approach through a case study method, data were collected through semi-structured interviews with the business owner and literature review. The results indicate that Kedai Masakanna routinely prepares a monthly budget, which serves as a planning mechanism and cost control instrument. However, the effectiveness of this system is hampered by an unsystematic evaluation process and reliance on inaccurate manual recording. The findings identified significant discrepancies between budget and actual expenditures, driven by external factors such as fluctuations in the prices of basic raw materials. Despite these discrepancies, the existence of a budget has been shown to positively contribute to financial stability and production cost efficiency through supplier adjustment strategies. The main conclusion of the study emphasizes that optimizing MSME financial performance is highly dependent on a comprehensive budget cycle, which includes periodic evaluation and modernization of digital recording systems. This step is necessary to enable business actors to implement more precise cost controls and mitigate the impact of budget variances on long-term profitability for competitive business sustainability. ABSTRAK Sektor UMKM di Indonesia sering kali menghadapi kendala dalam efektivitas pengambilan keputusan akibat pengelolaan keuangan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan praktik anggaran sederhana pada UMKM Kedai Masakanna Panyileukan serta menganalisis selisih anggaran yang memengaruhi kinerja keuangan operasionalnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi kasus, data dikumpulkan melalui teknik wawancara semi-terstruktur bersama pemilik usaha dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Masakanna secara rutin telah menyusun anggaran bulanan yang berfungsi sebagai mekanisme perencanaan serta instrumen pengendalian biaya. Namun, efektivitas sistem ini terhambat oleh proses evaluasi yang belum sistematis dan ketergantungan pada pencatatan manual yang kurang akurat. Temuan mengidentifikasi adanya perbedaan signifikan antara anggaran dan realisasi pengeluaran yang dipicu oleh faktor eksternal berupa fluktuasi harga bahan baku pokok. Meski terdapat selisih, keberadaan anggaran terbukti memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas finansial dan efisiensi biaya produksi melalui strategi penyesuaian pemasok. Simpulan utama penelitian menekankan bahwa optimalisasi kinerja keuangan UMKM sangat bergantung pada kelengkapan siklus anggaran yang mencakup evaluasi berkala dan modernisasi sistem pencatatan digital. Langkah ini diperlukan agar pelaku usaha dapat melakukan kontrol biaya yang lebih presisi serta memitigasi dampak varians anggaran terhadap profitabilitas dalam jangka panjang demi keberlangsungan bisnis yang kompetitif.  
LATIHAN VARIASI PLANK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN SMASH BULUTANGKIS Nabhan, Lalu Syauqi; Mujriah, Mujriah; Taufik, Kurnia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10965

Abstract

ABSTRACT Badminton requires good physical ability and body stability, especially in producing fast, powerful, and accurate smash shots. One of the important components supporting the quality of a smash is arm muscle strength and core stability because both play a role in force transfer and body control during the execution of the shot. This study aimed to analyze the effect of plank variation exercises on arm muscle strength and badminton smash ability of PB Klywon players in 2025. The study employed an experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 22 male players selected through a purposive sampling technique. The training program was conducted over 16 sessions with a frequency of three times per week through several exercise variations, including basic plank, front plank, side plank, leg plank, and plank arm reach. Data were collected using an arm muscle strength test and a badminton smash accuracy test. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, and paired sample t-test. The results showed that plank variation exercises significantly improved arm muscle strength and smash ability with a significance value of p<0.001. These findings indicate that body weight-based exercises can be used as a simple alternative physical training method to improve body stability, arm strength, and the effectiveness of badminton smash performance. ABSTRAK Permainan bulutangkis menuntut kemampuan fisik dan stabilitas tubuh yang baik, terutama dalam menghasilkan pukulan smash yang cepat, kuat, dan akurat. Salah satu komponen penting yang mendukung kualitas smash adalah kekuatan otot lengan serta stabilitas inti tubuh karena keduanya berperan dalam proses transfer tenaga dan kontrol gerak saat melakukan pukulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan variasi plank terhadap kekuatan otot lengan dan kemampuan smash pemain bulutangkis PB Klywon Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 22 pemain putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Program latihan diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali setiap minggu melalui variasi basic plank, front plank, side plank, leg plank, dan plank arm reach. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kekuatan otot lengan dan tes ketepatan smash bulutangkis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan variasi plank memberikan peningkatan signifikan terhadap kekuatan otot lengan dan kemampuan smash dengan nilai signifikansi p<0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan berbasis body weight dapat digunakan sebagai alternatif latihan fisik sederhana untuk meningkatkan stabilitas tubuh, kekuatan lengan, dan efektivitas smash pemain bulutangkis.
LATIHAN SAQ INTERVAL 1:1 MENINGKATKAN VO₂ MAX PEMAIN VOLI Akrom, Lalu Tri Mardika; Satrianingsih, Baiq; Susilawati, Indri
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10966

Abstract

ABSTRACT VO₂ Max is an important indicator of cardiorespiratory endurance in volleyball players because it plays a role in the recovery process following explosive activities during rallies. The problem identified among volleyball players at SMA Negeri 1 Terara, East Lombok, was the suboptimal endurance capacity that caused players to experience decreased performance during prolonged training sessions and matches. This study aimed to analyze the effect of Speed, Agility, Quickness (SAQ) training with a 1:1 interval ratio on improving the VO₂ Max of high school volleyball players. The study employed a quasi-experimental method using a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players, including 8 male and 12 female athletes, selected through a purposive sampling technique. The treatment was administered through a six-week SAQ training program with a 30-second work and 30-second rest ratio. The research instrument used was the Multistage Fitness Test or Bleep Test, while data analysis was conducted using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed that the average VO₂ Max increased from 36.97 to 39.75 ml/kg/min, with a percentage increase of 7.53%. These findings indicate that SAQ training with a 1:1 interval ratio is effective in improving the cardiorespiratory capacity of volleyball players and can be implemented as a practical, measurable, and game-specific conditioning program in school sports environments. ABSTRAK VO₂ Max merupakan salah satu indikator penting dalam daya tahan kardiorespirasi pemain bola voli karena berperan dalam proses pemulihan setelah aktivitas eksplosif selama rally berlangsung. Permasalahan yang ditemukan pada pemain bola voli SMA Negeri 1 Terara Lombok Timur adalah kemampuan daya tahan yang belum optimal sehingga pemain mudah mengalami penurunan performa saat latihan dan pertandingan berlangsung lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Speed, Agility, Quickness (SAQ) dengan interval 1:1 terhadap peningkatan VO₂ Max pemain bola voli tingkat SMA. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang terdiri atas 8 pemain putra dan 12 pemain putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan diberikan melalui program latihan SAQ selama enam minggu dengan pola kerja dan istirahat 30 detik : 30 detik. Instrumen penelitian menggunakan Multistage Fitness Test atau Bleep Test, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO₂ Max meningkat dari 36,97 menjadi 39,75 ml/kg/menit dengan persentase peningkatan sebesar 7,53%. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan SAQ interval 1:1 efektif meningkatkan kapasitas kardiorespirasi pemain bola voli serta dapat diterapkan sebagai alternatif program conditioning yang praktis, terukur, dan sesuai dengan karakter permainan bola voli di lingkungan sekolah.
KETERAMPILAN TEKNIK DASAR OPEN SPIKE PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRA SMA Roiyan, Lalu; Mujriah, Mujriah; Sanrijaya, Sanrijaya
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10967

Abstract

ABSTRACT Volleyball requires good mastery of basic techniques, one of which is the open spike technique as a primary attacking strategy to gain points. This study aimed to determine the level of basic open spike skills among male volleyball extracurricular participants at SMAN 4 Praya in 2025. The study employed a quantitative descriptive approach using a survey method. The sample consisted of 18 participants selected through purposive sampling based on criteria including active participation in training, competition experience, and being free from injury. The research instrument used an open spike skill observation sheet consisting of 20 movement indicators covering the preparation, execution, and landing phases. Data collection was conducted through skill tests and direct observation of participants’ movements. The data were analyzed descriptively using frequency distribution and percentage techniques. The results showed that no participants were categorized as very poor, while the poor and very good categories each consisted of 1 participant (5.56%). A total of 8 participants (44.44%) were in the moderate category, and another 8 participants (44.44%) were in the good category. These findings indicate that the basic open spike skills of male volleyball extracurricular participants at SMAN 4 Praya were generally well developed, although improvements are still needed in movement consistency, jump timing, ball contact quality, and landing technique to optimize spike performance. ABSTRAK Permainan bolavoli menuntut penguasaan teknik dasar yang baik, salah satunya teknik open spike sebagai bentuk serangan utama dalam memperoleh poin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan teknik dasar open spike peserta ekstrakurikuler bolavoli putra SMAN 4 Praya tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Sampel penelitian berjumlah 18 peserta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria aktif mengikuti latihan, memiliki pengalaman bertanding, dan tidak mengalami cedera. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan open spike yang terdiri atas 20 indikator gerakan meliputi fase awalan, pelaksanaan, dan pendaratan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan dan observasi langsung terhadap gerakan peserta. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat peserta pada kategori sangat kurang, sedangkan kategori kurang dan sangat baik masing-masing berjumlah 1 peserta (5,56%). Sebanyak 8 peserta (44,44%) berada pada kategori sedang dan 8 peserta lainnya (44,44%) berada pada kategori baik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa keterampilan teknik dasar open spike peserta ekstrakurikuler bolavoli putra SMAN 4 Praya secara umum telah berkembang cukup baik, tetapi masih memerlukan peningkatan pada aspek konsistensi gerak, ketepatan timing loncatan, kualitas perkenaan bola, dan teknik pendaratan agar performa spike menjadi lebih optimal.
PENGARUH HIIT TERHADAP KELINCAHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI PEMAIN BOLA VOLI FAMILY SUELA Alparizi, Muhammad Andika; Yundarwati, Susi; Taufik, Kurnia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10968

Abstract

ABSTRACT Physical condition is one of the main factors determining volleyball players’ performance because this sport requires athletes to move quickly, change direction accurately, and perform explosive jumps during both offensive and defensive situations. However, physical training programs at the local club level still tend to emphasize general exercises, resulting in less optimal improvement in agility and leg muscle power. This study aimed to analyze the effect of High Intensity Interval Training (HIIT) on agility and leg muscle power among volleyball players of Club Family Suela. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 14 active players selected through purposive sampling from a population of 20 athletes. The HIIT program was conducted for six weeks with a training frequency of three sessions per week. Agility was measured using the Illinois Agility Test, while leg muscle power was assessed through the Vertical Jump Test. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed an improvement in physical performance after the intervention, indicated by a decrease in agility time from 18.31 seconds to 16.21 seconds and an increase in average vertical jump performance from 56.21 cm to 58.50 cm. Statistical analysis revealed a significance value of p < 0.001, indicating that HIIT had a significant effect on improving agility and leg muscle power. These findings suggest that HIIT can be used as an effective and efficient alternative physical training method to support volleyball players’ performance. ABSTRAK Kondisi fisik menjadi salah satu faktor utama yang menentukan performa pemain bola voli karena olahraga ini menuntut kemampuan bergerak cepat, melakukan perubahan arah secara tepat, dan menghasilkan lompatan eksplosif saat menyerang maupun bertahan. Namun, pembinaan fisik pemain pada tingkat klub lokal masih sering berfokus pada latihan umum sehingga peningkatan kelincahan dan power otot tungkai belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap kelincahan dan power otot tungkai pemain bola voli Club Family Suela. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 14 pemain aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 20 pemain. Program HIIT dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi latihan tiga kali setiap minggu. Pengukuran kelincahan dilakukan menggunakan Illinois Agility Test, sedangkan power otot tungkai diukur melalui Vertical Jump Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fisik setelah perlakuan, ditandai dengan penurunan rata-rata waktu kelincahan dari 18,31 detik menjadi 16,21 detik serta peningkatan rata-rata vertical jump dari 56,21 cm menjadi 58,50 cm. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 sehingga latihan HIIT terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan dan power otot tungkai. Temuan ini menunjukkan bahwa HIIT dapat digunakan sebagai alternatif metode latihan fisik yang efektif dan efisien dalam mendukung performa pemain bola voli.